Anda di halaman 1dari 6

Tugas Personal 1

Management Support System


Week 1 - Decision Support Systems and Business
Intelligence

Nama
NIM

: SUYADI
: 1801423093

BINUS ONLINE LEARNING

12/12/2014

TUGAS PERSONAL 1
Minggu ke 1

SRC Automation membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih baik dengan
menggunakan Decision Support System.
Pengantar
SRC adalah suatu pemimpin global di teknologi yang memungkinkan pelanggan utilitas dan
industri untuk meningkatkan performa sementara mengurangi dampak lingkungan. SRC
memiliki kurang lebih 200.000 karyawan di lebih dari 100 negara. SRC terus menerus
mengembangkan solusi teknologi otomasi baru untuk membantu para pelanggannya
mengoptimalisasi produktivitas mereka. Solusi ini meliputi simulasi, strategi kontrol dan
optimalisasi, interaksi antara orang & mesin, perangkat lunak embeded, mechatronik, monitoing
& diagnosis. Tujuannya adalah untuk mengembangkan suatu arsitektur TI industrial umum untuk
solusi real-time pada lintas perusahaan bisnis.

Solusi DSS
SRC memiliki keahlian untuk mengembangkan sistem yang telah disebutkan, dan ia telah
mengembangkan satu sistem untuk ia gunakan sendiri di divisi tekstilnya. DSS SRC Automation
menangkap dan mengelola informasi dari paket Range MES milik SRC yang digunakan oleh
para manajer untuk menganalisis & mengambil keputusan. Tujuan utama DSS adalah
memberikan kepada para manajer teknologi dan peralatan untuk data warehousing, data mining
& pendukung keputusan yang secara ideal memimpin kepada pengambilan keputusan yang lebih
baik & lebih cepat. Sistem ini memberikan :
Penyimpanan data produksi dari sistem kontrol terdistribusi (DCS Distributed Control
System) pada suatu datawarehouse.
Data capture tanpa merusak perangkat keras sistem kontrol.
Akses site-wide ke data untuk dukungan keputusan melalui alat visualisasi data (antar muka
berbasis Web) yang dengan mudah digunakan oleh staf non teknis.
Pre-configured windows untuk data (untuk query terstruktur)
2

Kapailitas untuk mengakses data untuk laporan ad hoc & analisis data.
Akses ke data operasi real-time (untuk analisis)

Detail DSS & Kegunaanya


DSS memberikan metode untuk menyimpan (warehousing) secara fleksibel & menganalisis data
penting. DSS merupakan bagian dari Managerial Supervisory Control System (MSCS) &
meringkas data untuk setiap area proses di dalam pabrik. Selain DSS, MSCS juga memasukkan
lot-tracking, history, & data proses. DSS memiliki arsitektur yang fleksibel & dapat diakses yang
memfasilitasi pembuatan laopran, mencari informasi & menyimpan data secara fleksibel &
mudah diakses. Dashboard berbasis Web (portal informasi perusahaan) digunakan untuk melihat
data warehouse, status sistem produksi (efisiensi keseluruhan & setiap lot serta summary data)
dapat dimonitor secara grafis & mendekati real-time. Kegagalan peralatan, produksi yang tidak
memenuhi kualitas standar, & penyebab penyebab terjadinya hal tersebut dapat diidentifikasi
& diperbaiki dengan cepat. Perbaikan perbaikan terhadap proses dilacak. Analisis dilakukan
melalui teknologi data mining & OLAP dengan mengakses data produksi dari data warehouse.
Konsumsi sumber daya, energi, & faktor faktor produksi lainnya juga dimonitor.

Hasil
DSS memungkinkan pengguna membuat keputusan untuk operasi yang lebih konsisten & lebih
efisien, & untuk memonitor & mengelola biaya produksi produk produk high-quality. DSS
memberikan display data pengoperasian yang mendekati real-time, merinci rentang dimana
proses berhenti & downtime yang terkait dengan kejadian tersebut, untuk mengeliminasi
penyebab utama terjadinya downtime. Tantangan mendasar adalah meningkatkan manajemen
proses pemanufakturan dengan mendongkrak kuaantitas data produksi yang tersedia. DSS
memberikan kepada manajer akses tingkat pabrik ke data produksi plant-floor yang memimpin
kepada keputusan yang lebih jelas / pasti & profit yang meningkat.

Pertanyaan Kasus
1. Sebutkan model, data, & komponen antarmuka DSS SRC.
Jawaban :
Model :
-

Model yang digunakan adalah model strategis, karena DSS SRC Automation ditujukan
untuk menangkap dan mengelola informasi dari paket Range MES milik SRC yang
nantinya digunakan oleh para manajer untuk menganalisis & mengambil keputusan.
**Model Strategis : digunakan untuk mendukung manajemen puncak dalam menjalankan
tanggung jawab perencanaan strategis

Data :
-

Data warehouse yang terdiri atas data produksi dari sistem kontrol terdistribusi (DCS
Distributed Control System).

Data warehouse adalah suatu database penunjang

keputusan yang dikelola secara terpisah dari database operasional yang menyediakan
suatu platform kokoh untuk analisa data yang mengandung histori dan yang
terkonsolidasi.
-

Data capture

Data operasi real-time (untuk analisis)

Komponen antarmuka :
-

Action language, yaitu perangkat lunak yang digunakan user untuk berkomunikasi
dengan sistem, melalui berbagai media seperti : keyboard, mouse atau device lainnya.

Display, yaitu sarana tampilan berbasis Web, yang dengan mudah digunakan untuk
melihat data warehouse, status sistem produksi (efisiensi keseluruhan & setiap lot serta
summary data) dapat dimonitor secara grafis & mendekati real-time.

Knowledge base, yaitu bagian yang digunakan untuk mendukung pengambilan


keputusan.

Referensi :
http://www.mdp.ac.id/materi/2011-2012-2/MI412/061042/MI412-061042-862-4.ppt
http://lecturer.eepis-its.edu/~tessy/kuliah/db2/DataWarehouse.pdf
4

http://pbsabn.lecture.ub.ac.id/2012/05/komponen-komponen-dss/

2. Teknologi DSS apa yang digunakan oleh SRC untuk meningkatkan produktivitas
Jawaban :
Teknologi data mining & OLAP untuk proses analisis, dengan mengakses data produksi dari
data warehouse.
Teknlogi Data Mining adalah teknologi yang didalamnya terkandung kegiatan yang meliputi
pengumpulan, pemakaian data historis untuk menemukan keteraturan, pola dan hubungan
dalam set data berukuran besar. Kegunaan data mining adalah untuk menspesifikasikan pola
yang harus ditemukan dalam tugas data mining. Kehadiran data mining dilatar belakangi
dengan problema data explosion yang dialami akhir-akhir ini dimana banyak organisasi telah
mengumpulkan data sekian tahun lamanya (data pembelian, data penjualan, data nasabah,
data transaksi dsb.) Dengan penggunaan teknologi data mining menjadikan proses
pengambilan keputusan lebih cepat dan lebih baik, yang pada akhirnya akan berdampak pada
produktivitas.
Teknologi OLAP adalah sebuah teknologi pemprosesan data yang berbasis komputer yang
memungkinkan penggunanya untuk melihat data terkini dari berbagai sudut pandang atau
persepsi secara mudah dan cepat. Untuk memungkinkan terjadinya analisis, data-data OLAP
disimpan dalam multidimensional database. OLAP merupakan front-end application yang
dapat menjawab permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Dalam model OLAP,
informasi di gambarkan secara konseptual seperti kubus (cube), yang terdiri atas kategori
deskriptif (dimensions) dan nilai kuantitif (measures).

Referensi:
http://brainmatics.com/data-mining-techonology/
http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2DOC/BAB%20II_05-49.doc
http://www.researchgate.net/profile/Dewa_Adi/publication/260136197_PENERAPAN_OLAP_UN
TUK_MONITORING_KINERJA_PERUSAHAAN/links/0a85e52fb84107d412000000

3. Bagaimana SRC Automation menggunakan DSS untuk membuat keputusan yang lebih cepat
& lebih baik ?
Jawaban :
Penggunaan DSS oleh SRC Automation memberikan metode penyimpanan data
(warehousing) yang lebih fleksibel, mudah diakses & berfokus untuk menganalisis data
penting. SRC Automation membuat tampilan aplikasi dalam bentuk Dashboard berbasis Web
(portal informasi perusahaan) yang digunakan untuk melihat data warehouse, status sistem
produksi (efisiensi keseluruhan & setiap lot serta summary data) dan dapat dimonitor secara
grafis & mendekati real-time. Konsumsi sumber daya, energi, & faktor faktor produksi
lainnya juga dapat dimonitor. Dengan adanya dashboard ini, kegagalan peralatan, produksi
yang tidak memenuhi kualitas standar, & penyebab penyebab terjadinya hal tersebut dapat
diidentifikasi & diperbaiki dengan cepat. Proses pengambilanan keputusan menjadi lebih
cepat dikarenakan SRC Automation menanamkan teknologi data mining & OLAP pada DSS,
yang digunakan untuk mengakses data produksi dari data warehouse.

4. Apa maksud ulasan DSS pada bagian ini : mendongkrak data produksi untuk meningkatkan
manajemen proses pemanufakturan.
Jawaban :
Maksudnya adalah dengan mendongkrak kuantitas data produksi maka akan semakin banyak
informasi yang tersedia untuk di evaluasi ataupun digali pola- polanya sehingga dapat
membantu dalam meningkatkan kualitas keputusan yang diambil dalam perencanaan
strategis sehinggga tercapai peningkatan proses pemanufakturan yang lebih konsisten &
lebih efisien.

Referensi :
http://download.portalgaruda.org/article.php?article=114111&val=5222