Anda di halaman 1dari 15

LEMBAR KERJA PRAKTIKUM

BIOLOGI

NAMA
: Donny Lesmana
NIM
: 145100900111008
JURUSAN : Keteknikan Pertanian
KELAS
:O
KELOMPOK
: O1

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN


UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2014

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Donny Lesmana
145100900111008
Keteknikan Pertanian
O
O1

PENGGUNAAN MIKROSKOP

PRE-LAB

1. Jelaskan prinsip dasar penggunaan mikroskop!


Mikroskop merupakan alat utama dalam melakukan pengamatan dan penelitian dalam
bidang biologi,karena dapat digunakan untuk mempelajari struktur dari benda-benda
yang kecil. Ada 2 prinsip dasar yang berbeda untuk mikroskop, yang pertama
mikroskop optik dan yang kedua mikroskop elektron. (Yudiaarti, dkk. 2006).
Mikroskop optik lebih sering digunakan dan sudah dimiliki oleh sebagian besar dari
sekolah menengah. Dari mikroskop optik ini perlu dibedakan antara mikroskop
biologi dan mikroskop stereo. Mikroskop biologi digunakan untuk pengamatan
benda-benda tipis dan transparan (Afi Latul, 2013).
2. Apa peranan mikroskop pada praktikum biologi?
Mikroskop merupakan alat dalam melakukan pengamatan dan penelitian dalam
bidang biologi. Karena dapat digunakan untuk mempelajari struktur dari benda
benda yang kecil. Mikroskop berguna untuk memberikan bayangan yang diperbesar
dari benda-benda yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop
terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsi tersendiri. Penemuan mikroskop
telah mendorong dilakukannya penelitian-penelitian objek yang sangat kecil, seperti
sel atau mikrooorganisme. Mikroskop biologi digunakan untuk pengamatan benda
benda tipis dan transparan. (Bayu Angga, 2013)

3. Sebutkan dan jelaskan empat (4) jenis mikroskop yang anda ketahui!
a. Mikroskop Cahaya
Mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1000 kali. Mikroskop
jenis ini memiliki tiga lensa, yaitu lensa objektif, lensa okuler, dan kondensor.
Lensa objektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop.
Lensa okuler pada mikroskop ada yang berlensa tunggal (monokuler) atau
ganda (binokuler). Lensa kondensor berperan untuk menerangi objek dan
lensa-lensa mikroskop lain. Dengan pengaturan yang tepat maka akan
diperoleh daya pisah maksimal.
b. Mikroskop Stereo
Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan
untuk benda yang relatif besar dengan perbesaran 7 hingga 30 kali. Benda

yang diamati dengan mikroskop ini dapat terlihat secara tiga dimensi.
Komponen pada mikroskop stereo hampir sama dengan mikroskop cahaya.
Perbedaannya pada ruang ketajaman lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi
dibandingkan dengan mikroskop cahaya sehingga kia dapat melihat bentuk
tiga dimensi benda yang diamati.
c. Mikroskop Elektron
Mikroskop elektron mempunyai perbesaran sampai 100 ribu kali. Elektron
digunakan sebagai pengganti cahaya. Ada dua tipe pada mikroskop elektron,
yaitu mikroskop elektroscanning (SEM) dan mikroskop elektron transmisi
(TEM) (Sugiarto,2010)
d. Mikroskop medan-terang
Mikroskop medan terang adalah suatu bentuk mikroskop dengan medan yang
mengelilingi spesimen dan terlihat terang sedangkan spesimennya berwarna
gelap. Dikarenakan cahaya sumber melewati sistem lensa ke atas sehingga
terbentuk medan yang terang. (Akmalia,2010)

4. Apa yang dimaksud dengan obyek mikroskopis? Sebutkan contohnya!


Segala sesuatu yang terlalu kecil untuk dilihat oleh mata secara langsung.(Kadaryanto,2006)
Agar dapat melihatnya dibutuhkan alat yang dapat memperbesarnya (dalam penglihatan)
hingga beberapa kali pembesaran.
Contoh : kuman, bakteri, sel, dan protozoa, dan jasad renik lainnya. (Sodikin,2012)
5. Apa yang membedakan mikroskop cahaya dengan mikroskop elektron? Jelaskan!
Mikroskop cahaya adalah sebuah mikroskop yang menggunakan cahaya sebagai
sumber pembentukan bayangan. Hanya dapat melakukan pembesaran hingga 0,2
mikrometer. (Sudjaji,2006)
Mikroskop elektron adalah sebuah mikroskop yang mengandalkan sumber elektron
sebagai pencahayaan . Mikroskop electron mampu untuk melakukan pembesaran
objek sampai 2 juta kali, yang menggunakan elektro statik dan elektro magnetik untuk
mengawal pencahayaan dan paparan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran
objek serta resolusi yang jauh lebih bagus daripada mikroskop cahaya. Mikroskop
elektron ini menggunakan jauh lebih banyak tenaga dan radiasi elektromagnetik yang
lebih pendek dibandingkan mikroskop cahaya. (Waluyo,2010)

Tanggal

Nilai

Paraf Asisten

LAPORAN PRAKTIKUM
Praktikum 1. Penggunaan Mikroskop
1. Buatlah diagram alir prosedur kerja penggunaan mikroskop!
A. Pembuatan Preparat
Satu potongan kertas koran
Diletakkan diatas gelas objek
Ditetesi satu tetes akuades
Ditutup dengan gelas penutup
Preparat huruf

B. Pengamatan Objek Dengan Mikroskop

Preparat huruf

Diletakkan di meja preparat

Diatur hingga tepat pada lingkaran cahaya

Ditentukan perbesaran lensa yang akan digunakan (40x , 100x, 400x)

Obyek yang terlihat pada mikroskop diamati dan digambar

Ha
2. Jelaskan peranan kertas koran (huruf) pada praktikum penggunaan mikroskop!
Kertas koran ( huruf) pada praktikum penggunaan mikroskop berfungsi sebagai bahan
yang diamati

3. Mengapa pengamatan obyek dilakukan pada perbesaran terkecil kemudian dilanjutkan


ke perbesaran yang lebih besar?
Dikarenakan

4. Mengapa permukaan gelas obyek yang sudah bersih tidak boleh disentuh dengan
tangan? Jelaskan!
Karena gelas objek yang sudah bersih bila dipegang dengan tangan maka akan
menyebabkan timbul bekas jari atau sidik jari yang menempel dan itu akan
mempengaruhi data dalam pengamatan menggunakan mikroskop.
Pada pengamatan akan muncul sidik jari

5. Selain dengan menggunakan alkohol, apakah gelas obyek dan penutup dapat
dibersihkan dengan bahan lain? Jelaskan!
Selain dengan alhokol bisa membersihkan gelas obyek dan penutup dapat
menggunakan aquades.

6. Mengapa pada penyiapan preparat huruf, ditambahkan aquades? Jelaskan!


Alkohol digunakan bila bahan praktikum menggunakan benda hidup, sedangkan
aquades digunakan bila bahan praktikum menggunakan benda mati.
Dikarenakan preparat huruf adalah benda mati maka menggunakan aquades.

7. Jelaskan apa saja kelebihan dan kekurangan mikroskop cahaya dibandingkan dengan
mikroskop elektron!
Kelebihan:
- Lebih hemat energi
- Lebih murah
- Lebih umum digunakan
Kekurangan:
-Keterbatasan dalam melihat obyek yang berukuran kurang dari 0,2 m
-Obyek harus diiris tipis agar cahaya dapat melalui obyek sehingga dapat dilihat.
-Tampilan gambar perbesaran kualitasnya tidak sebagus dan sebaik dibandingkan
menggunakan mikroskop elektron

8. Jelaskan masing-masing peranan bagian mikroskop!


1. Lensa okuler : untuk membentuk dan memperbesar bayangan benda dari bayangan benda
yang terbentuk lensa obyektif
2. Lensa obyektif : membentuk dan memperbesar bayangan obyek yang diamati dan
bayangan yang terbentuk nantinya akan dianggap obyek bagi lensa okuler.
3. Meja benda : tempat meletakkan preparat
4. Penjepit preparat: untuk menjepit preparat agar tidak bergeser ketika diamati
5. Kondensor : untuk mengumpulkan cahaya dan diteruskan ke lubang pada meja benda
6. Pengatur lampu: untuk mengatur intensitas cahaya yang digunakan
7. Sumber cahaya: menerangi obyek yang diamati
8. Skrup vertikal: menggeser meja obyek ke arah atas-bawah
9. Skrup horizontal: menggeser benda obyek ke arah kanan-kiri
10. Skrup kasar: menaikkan dan menurunkan meja obyek secara tidak teratur
11. Skrup halus: menaikkan dan menurunkan meja obyek secara halus

12. Pengatur diafragma: mengatur intensitas cahay yang masuk


9. Gambarlah hasil pengamatan preparat huruf anda dengan mikroskop pada tiap
perbesaran!

Perbesaran 100x

Perbesaran 400x

Perbesaran 1000x

10. Jelaskan sifat bayangan yang dibentuk pada pengamatan preparat huruf! Mengapa
demikian?

Kesimpulan

Daftar Pustaka

Tanggal

Nilai

Paraf Asisten

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Donny Lesmana
145100900111008
Keteknikan Pertanian
O
O1

KALIBRASI MIKROMETER

PRE-LAB

1. Apa yang dimaksud dengan mikrometer? Jelaskan pula perananya dalam pengamatan
obyek mikroskopis!
Dalam pengukuran benda mikroskopis, untuk pengukuran yang lebih teliti dipakai alat bantu
pengukuran yang disebut dengan mikrometer. Mikrometer merupakan kaca berskala dimana
dalam penggunaannya ada 2 jenis mikrometer yaitu mikrometer okuler dan mikrometer
objektif.. Mikrometer okuler dipasang pada lensa okuler mikroskop, sedangkan mikrometer
objektif berbentuk slide yang ditempatkan pada meja preparat mikroskop.(Ratnawati dkk,
2010)

2. Apa beda mikrometer obyektif dan mikrometer okuler? Jelaskan!


a. Mikrometer objektif
Mikrometer objektif terbuat dari kaca yang di dalamnya terdapat skala dengan ukuran
tertentu. Biasanya terbagi menjadi 10 skala besar yang masing-masing skala
berukuran 0,1 mm. setiap skala beesar di bagi lagi menjadi 10 skala yang lebih kecil
lagi masing-masing 0,01 mm.
b. Mikrometer okuler adalah suatu keeping kaca kecil dengan garis-garis kecil sekali
yang jaraknya sama dan dapat ditempatkan dalam lensa okuler mikroskop. Pada
beberapa mikroskop keeping tersebut sudah dibuat bersatu dengan lensa okuler. Pada
tipe lain, keping kaca tersebut dapat dikeluarkan dari susunan lensa okuler sehingga
dapat dipakai pada lensa okuler dari mikroskop tipe lain. (Kadaryanto, dkk,2006)

3. Jelaskan prinsip kalibrasi mikrometer okuler! Mengapa perlu dikalibrasi?


Untuk mengukur panjang atau lebar suatu objek, pertama adalah mengkalibrasi antara
mikrometer okuler dengan mikrometer objektif dengan : 1skala=0,01 mm. Lalu lakukan
kalibrasi mikrometer okuler dengan langakah sebagai berikut :
1. Menempatkan mikrometer objektif di atas kaca objektif dari objek yang diamati.
2. Lepaskan lensa okuler dan ganti dengan mikrometer okuler
3. Aturlah posisi dimana garis skala mikrometer okuler berimpitan dengan garis skala

mikrometer objektif, dengan cara memutar lensa okuler


4. Himpitkan kedua micrometer dan hitung jumlah garis skala pada kedua micrometer
tersebut.( Rizky dkk, 2013)
Kalibrasi dilakukan untuk mendapatkan skala yang sama yang akan digunakan untuk
standarisai. (Ratnawati, 2010)

4. Jelaskan maksud dari skala 1:100 pada mikrometer obyektif!


Pada micrometer obyektif yang panjangnya 1 mm terdapat 100 garis skala. Sehingga
besarnya skala micrometer obyrktif yaitu 1:100 atau sama dengan 0,01mm atau
10m. (Tim Dosen Biologi,2014)

Tanggal

Nilai

Paraf Asisten

LAPORAN PRAKTIKUM
Praktikum 2. Kalibrasi Mikrometer

1. Buatlah diagram alir prosedur/tahapan kerja dalam kalibrasi mikrometer okuler!


A. Persiapan Kalibrasi Mikrometer

Mikrometer Obyektif
Diletakkan di atas meja obyektif
Lensa okuler diambil dari perangkat lensa okuler

Micrometer okuler dimasukkan dalam perangkat


lensa okuler
Micrometer okuler & obyektif siap

B. Kalibrasi Mikrometer Okuler

Mikrometer Okuler dan Mikrometer Obyektif


Dicari bayangan skalanya (perbesaran 400x)
Dicari skala micrometer okuler dan obyektif yang
berhimpitan pertama kali dari sisi kiri
Dicari skala yang berhimpitan kedua kali
Dihitung banyak skala mikrometer obyektif dan
okuler diantara dua micrometer yang saling
berhimpitan
Dihitung nilai kalibrasi micrometer okuler

Hasil

2.

Buatlah diagram alir prosedur kerja pengukuran diameter dan luas bidang pandang
obyek mikroskopis!
C. Pengukuran Diameter dan Luas Bidang Pandang
Mikrometer Obyektif
Diatur perbesaran 1000x
Dihitung jumlah skala micrometer obyektif dalam satu
bidang pandang
Dihitung panjang diameter bidang pandang (mm)
Dihitung luas bidang pandang (mm2)
Micrometer obyektif diambil dan diganti preparat mikroba
Dihitung jumlah sel dalam satu bidang pandang
Dihitung kerapatan sel
Hasil

3. Mengapa pada proses kalibrasi, skala pada ujung kiri dari mikrometer obyektif harus
berhimpitan dengan mikrometer okuler? Jelaskan!

4. Jika banyaknya anak skala pada mikrometer obyektif 100 skala, sedangkan
banyaknya anak skala pada mikrometer okuler 12 skala. Panjang total skala pada
mikrometer obyektif yaitu 1 mm. Hitunglah hasil kalibrasi mikrometer okuler
tersebut!

5. Lengkapilah tabel berikut ini!


Perbesaran

Jumlah skala pada


diameter bidang
pandang

Panjang diameter
bidang pandang (mm)

400x
1000x
100x

6. Bahas data yang anda peroleh dilihat dari pertumbuhan koloni !

Luas bidang
pandang (mm2)

7. Mengapa dilakukan perhitungan luas bidang pandang dan diameter bidang pandang?
Jelaskan!

8. Jelaskan aplikasi pengukuran luas bidang pandang dan diameter bidang pandang pada
ilmu sains!

Kesimpulan

Daftar Pustaka

Tanggal

Nilai

Paraf Asisten