Anda di halaman 1dari 3

STIKES

Nahdlatul Ulama
Tuban

STANDARD OPERATING PROSEDUR (SOP)


PERAWATAN PAYUDARA

No. Dokumen:

Tanggal Terbit:
PROTAP

No. Revisi: -

Halaman:

Ditetapkan
Ketua STIKES NU TUBAN

21 04 - 2008

Petugas

( H. Miftahul Munir, SKM. M.KES)


NIP. 1971041219973031004
perawatan yang dilakukan pada ibu pasca persalinan atau post partum
1. Ibu post partum yang menyusui
2. Bila ASI ibu tidak teratur / tidak lancar (Bendungan ASI)
3. Saluran susu tersumbat karena tekanan bayi sewaktu
menyusui
4. Pemakaian bra yang ketat
a. Menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi
b. Menjaga elastisitas puting susu
c. Menjaga puting susu agar tetap menonjol
d. Mengetahui adanya kelainan payudara
e. Melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tersumbatnya
saluran susu sehingga memperlancar pengeluaran ASI
Bidan

Pengkajian

Kaji keadaan payudara klien

Pengertian
Indikasi

Tujuan

Persiapan Klien

Persiapan alat

Prosedur

1. Menjelaskan prosedur yang akan dilakukan.


2. Menyambut dengan sopan dan ramah serta memposisikan
klien
3. Memperkenalkan diri kepada klien
4. Merespon terhadap reaksi klien
5. Pasien dan kelurga diberi penjelasan tentang hal-hal yang
akan dilakukan.
- Baby oil/minyak kelapa
- dua buah baskom yang berisi air hangat dan air dingin
- dua buah waslap / handuk kecil
- dua buah handuk bersih
- kapas secukupnya
1. Cuci tangan

2. Buka baju pasien dan ganti dengan handuk yang lain

3. Puting susu dikompres dengan kapas minyak


4. Puting susu dipegangan dengan menggunakan ibu jari dan jari
telunjuk kemudian diputar ke arah dalam sebanyak 5-10 kali
dan ke arah luar 5-10 kali
5. Puting susu ditarik sebanyak 20 kali
6. Merangsang dengan menggunakan ujung waslap
7. Licinkan kedua tangan dengan minyak lalu tempatkan kedua
telapak tangan tadi diatas kedua payudara.
8. Pengurutan 1
Lakukan pengurutan, arah pengurutan dimulai kearah atas
kemudian kesamping, telapak tangan kiri dan telapak tangan
kanan kearah sisi kanan. Selanjutnya diteruskan kearah bawah
samping. Lakukan pengurutan ini sebanyak 15-30 kali.
Selanjutnya letakkan kedua telapak tangan disalah satu
payudara bagian bawahnya edengan posisi telapak tangan
yang satu diatas dan yang satu dibawah (posisi bertumpuk).
Lalu digerakkan secara bergantian keatas sambil menyentuh
sedikit payudara dan dilepas perlahan-lahan, lakukanlah
sebanyak 15-30 kali.
Dilanjutkan dengan arah garukan yang terakhir adalah
melintang yaitu tempatkan kedua telapak tangan dibawah
kedua payudara kiri dan kanan, kemudian secara bersamaan
digerak-gerakan keatassambil menyentuh sedikit payudara
dan dilepas perlahan-lahan, lakukanlah sebanyak 20-30 kali.
- Pengurutan II
Salah satu tangan menopang payudara sedang tangan yang
lainnya mengurut payudara dari pangkal menuju putting susu
dengan tangan dikepalkan. Lakukanlah sebanyak 20-30 kali
- Pengurutan III
Satu payudara dan telapak tangan menopang yang lainnya
mengatur payudara dari pangkal menuju ke putting susu.
Lakukanlah secara bergantian pada payudara kiri dan kanan,
lakukanlah sebanyak 20-30 kali.
- Pengurutan IV
Merangsang payudara dengan mengompreskan air hangat dan
air dingin secara bergantian dengan memakai waslap,
dilakukan sebanyak 20-30 kali. Bisa juga dilakukan oleh ibu
pada saat mandi dikamar mandi dengan menggunakan
Waskom kecil berisi air hangat diguyur atau diciprat-cipratkan
ke payudara dan untuk air dinginnya bisa dilakukan saat ibu
mandi dengan air dingin. Selanjutnya dikeringkan dengan
handuk dan alat-alat yang dipakai dibereskan
Pakailah BH khusus untuk menyusui bayi (BH yang
menyangga payudara)
Penting ;
-Jangan membersihkan putting susu dengan sabun atau
alcohol karena dapat menyebabkan putting susu lecet/sakit.
-Perawatan dilakukan 2 kali sehari sebelum mandi.
9. Merapikan kembali pasien

Referensi

10. Membereskan peralatan dan cuci tangan


books.google.co.id/books?isbn=9794482455
http://nonanda631.blogspot.com/2013/10/perawatanpayudara-pada-ibu-nifas.html