Anda di halaman 1dari 5

NAMA : ABAR RUSDI

NIM

: 101620363

DOSEN : HUSNA AMALYA MELATI

TERMODINAMIKA
Termodinamika adalah satu cabang fisika teoritik yang berkaitan dengan hukum-hukum
pergerakan panas,dan perubahan dari panas menjadi bentuk-bentuk energi yang lain.Istilah
ini diturunkan dari bahasa yunani Therme (panas) dan dynamis (gaya).Cabang ilmu ini
berdasarkan pada dua prinsip dasar yang aslinya diturunkan dari eksperimen,tapi kini
dianggap sebagai aksiom.prinsip pertama adalah hukum kekekalan energi,yang mengambil
bentuk hukum kesetaraan panas dan kerja.Prinsip yang kedua menyatakan bahwa panas itu
sendiri tidak dapat mengalir dari benda yang lebih dingin ke benda yang lebih panas tanpa
adanya perubahan dikedua benda tersebut.

Sistem termodinamika

Sistem termodinamika adalah bagian dari jagad raya yang diperhitungkan.semua batasan
yang nyata atau imajinasi memisahkansistem dengan jagad raya,yang disebut lingkungan.
Ada tiga jenis sistem termodinamika berdasarkan jenis pertukaran yang terjadi antara sistem
dan lingkungan:

Sistem Terisolasi

Sistem ini tidak terjadi pertukaran panas,benda atau kerja dengan lingkungan.Contoh dari
sistem terisolasi adalah wadah terisolasi,seperti tabung gas terisolasi.

Sistem Tertutup

Pada sistem ini terjai pertukaran energi tapi tidak terjadi pertukaran benda dengan
lingkungan.Rumah hijau adalah contoh dari sistem tertutup dimana terjadi pertukaran panas
tetapi tidak terjadi pertukaran kerja dengan lingkungan.Apakah suatu sistem terjadi
pertukaran

panas,kerja

atau

keduanya

biasanya

dipertimbangkan

sebagai

sifat

pembatasnya.Pembatas adibiatik yaitu tidak diperbolehkan pertukaran panas sedangkan


pembatas rigid yaitu tidak memperbolehkan pertukaran kerja.

Sistem Terbuka

Pada sistem ini terjadi pertukaran energi dan benda dan lingkungannya.sebuah pembatas
memperbolehkan pertukaran benda disebutpermeabel.Samudra merupakan contoh dari sistem
terbuka.
KeadaanTermodinamika
Ketika sistem dalam keadaan seimbang dalam kondisi yang ditentukan,ini disebut dalam
keadaan pasti (atau keadaan sistem).
Untuk

keadaan

termodnamika

tertentu,banyak

sifat

dari

sistem

di

spesifikasikan.Properti ini tidak bergantung dengan jalur dimana sistem ini membentuk
keadaan tersebut,disebut fungsi keadaan dari sistem.Bagian selanjutnya dalam seksi ini hanya
mempertimbangkan properti,yang merupakan fungsi keadaan.
Hukum hukum Dasar Termodinamika
Hukum hukum termodinamika pada prinsipnya menjelaskan peristiwa perpindahan
panas dan kerja pada proses termodinamika.Terdapat 4 hukum dasar yang berlaku di dalam
sistem termodinamika, yaitu:

Hukum Awal

Termodinamika hukum ini menyatakan bahwa apabila dua buah benda yang berada didalam
kesetimbangan thermal digabungkan dengan sebuah benda lain,maka ketiga-tiganya berada
dalam kesetimbangan thermal.

Hukum Pertama

Hukum termodinamika pertama berbunyi Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan
tetapi dapat dikonversi dari suatu bentu ke bentuk yang lain.Hukum pertama adalah prinsip
kekekalan energi yang memasukan kalor sebagai model perpindahan energi.Menurut hukum
pertama,energi didalam suatu benda dapat ditingkatkan dengan cara menambahkan kalor ke
benda atau dengan melakukan usaha pada benda.Hukum pertama tidak membatasi arah
perpindahan kalor yang dapat terjadi.

Aplikasi : Mesin-mesin pembangkit energi dan pengguna energi.Semuanya hanya


mentransfer dengan berbagai cara.

Hukum kedua
Termodinamika hukum kedua terkait dengan entropi.Entropi adalah tingkat keacakan

energi.Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi
cenderung untuk meningkatkan waktu,mendekati nilai maksimumnya.
Aplikasi : kulkas harus mempunyai pembuang panas dibelakangnya,yang suhunya lebih
tinggi dari udara sekitar.Karena jika tidak panas dari isi kulkas tidak bisa terbuang keluar.

Hukum ketiga
Hukum termodinamika ketiga terkait dengan temperatur nol absolut.Hukum ini

menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut,semua proses
akan berhenti da entropi sistem akan mendekati nilai minimum.Hukum ini juga menyatakan
bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol.
Aplikasi : kebanyakan logam bisa menjadi superkonduktor pada suhuyang sangat
rendah,karena tidak banyak acakan gerakan kinetik dalam skala mokuler yang mengganggu
aliran elektron.
Penerapan Hukum Termodinamika Pertama pada Beberapa proses Termodinamika
Hukum pertamatermodinamika dilakukan dalam empat proses,Yaitu:

Proses Isotermal

Dalam proses ini,suhu sistem dijaga agar selalu konstan.Suhu gas ideal
berbanding lurus dengan energi dalam gas ideal.
dan tekanan sistem berubah penjadi (tekanan sistem berkurang).

Proses Adiabatik

Dalam proses adibiatik,tidak ada kalor yang ditambahkan pada sistem atau meninggalkan
sistem (Q = O).Proses adibiatik bisa terjadi pada sistem tertutup yang terisolasi dengan
baik.Untuk sistem tertutup yang terisolasi dengan baik,biasanya tidak ada kalor yang dengan
seenaknya mengalir kedalam sistem atau meninggalkan sistem.Proses adibiatik juga bisa
terjadi pada sistem tertutup yang tidak terisolasi.Proses dilakukan dengan
sangat cepat sehingga kalor tidak sempat mengalir menuju sistem atau
meninggalkan sistem.

Proses Isokorik

Dalam prose isokorik,volume sistem dijaga agar selalu konstan.Karenavolume sistem selalu
konstan.Maka

sistem

tidak

bisa

melakukan

kerjapada

lingkungan.Demikian

juga

sebaliknya,lingkungan tidak bisa melakukan kerja pada sistem.

Proses Isobarik

Dalam proses isobarik,tekanan sistem dijaga agar selalu konstan.Karena yang konstan adalah
tekanan,maka perubahan energi dalam (del U),kalor (Q),dan kerja (W) pada proses isobarik
tidak ada yang bernilai nol.Dengan demikian,Persamaan hukum pertama termodinamika tetep
utuh seperti semula.
Penerapan HukumPertama Termodinamika pada Manusia
Kita bisa menerapkan hukum pertama termodinamika pada manusia agar dapat
bertahan hidup.Setiap mahluk hidup,baik manusia,hewan atau tumbuhan tentu saja
membutuhkan energi.Kita tidak bisa belajar,jalan-jalan,jika kita tidak berdaya karena
kekurangan energi.
Entropi dan Hukum-hukum termodinamika kedua.
Hukum termodinamika kedua menyatakan bahwa kondisi-kondisi alam selalu
mengarah kepada ketidak aturan atau hilangnya informasi.Hukum ini juga dikenalsebagai
Hukum Entropi.Entropi adalah selang ketidakteraturan dalam suatu sistem.Entropi sistem
meningkat ketika suatu keadaan yang teratur,tersususn dan terencana menjadi lebih tidak
teratur,tersebar

dan

tidak

terencana.Semakin

tidak

teratur,semakin

tinggi

pula

entropinya.Hukum entropi menyatakan bahwa seluruh alam semesta bergerak menuju


keadaan yang semakin tidak teratur,tidak terencana,dan tidak terorganisir.
Hukum ini disempurnakan pada tahun 1877 oleh Ludwig Boitzmann.Dalam versinya,entropi
nampak

sebagai

fungsi

peluang

darisatu

keadaan,semakin

tinggi

peluang

suatu

keadaan,semakin tinggi pula entropinya.Dalam versi ini,semua sistem cenderung menuju satu
keadaan setimbang.Dengan demikia,ketika suatu benda panas ditempatkan berdampingan
dengan sebuah benda dingin,energi akan mengalir dari yang panas ke yang dingin,sampai
mereka mencapai keadaan setimbang,yaitu memiliki suhu yang sama.
Keteraturan danKetidakteraturan (konsep Entropi)

Konsep ini diperkenalkan oleh Rudolf Clausius pada abad ke 19,seorang fisikawan dan
matematikawan jerman,untuk mengukurpelepasan energi menjadi anas danfriksi.Clausius
mendefinisikan entropi yang muncul dalam proses termal sebagai energi yang dihamburkan
dan dipisahkan oleh temperatur pada saat proses berlansung.
Seorang fisikawan Australia Ludwig Boltzmann pada awal abad ke-20 memberi arti
baru pada konsep entropi dan menetapkan hubungan antara entropi dan keteraturan
molekular.Konsep keteraturan yang diperkenalkan oleh Boltzmann adalah konsep
termodinamika ,dimana molekul-molekul berada dalam gerak yang konstan. Definisi
keteraturan di dalam termodinamika berbeda sekali dengan pengertian-pengertian kaku
mengenai keteraturan dan kesetimbangan dalam mekanika Newtonian.