Anda di halaman 1dari 17

INILAH ANCAMAN MATI

DARI ISLAMIS PENGECUT


From: zalamah atterawi <azzalma@yahoo.co.uk>
Date: Feb 9, 3:30 AM
Subject: BEWARE!

al munazzima liddifaa lillaahi wa rasuulih


International Organisation in The Defence of Allah & The Prophet Muhammad;
peace be upon him.
REF.NO.: 001/01
DEATH WARRANT (PERINTAH PEMBUNUHAN)
Menanggapi tulisan-tulisan menghina terhadap auwloh dan nabiNya yang paling
terhormat, Muhammad, dalam situsmu, kami dari organisasi internasional tersebut diatas,
dengan keputusan auwloh dalam QuranNya yang paling Mulia, Surah 02 ayat 190-195,
dengan ini menyatakan berlaku, dan bersumpah untuk melakukan, EKSEKUSI atas
orang-orang tersebut dibawah ini;
Mumin Salih, Sher Khan, Khalid Waleed, Imran Hossain, Faiyza Taffakur, Abul
Kasem, Ali Sina and Ayesha Ahmed. [Semua nama tersebut adalah mantan muslim. adm]
Dimanapun mereka bersembunyi di muka bumi ini, darah mereka sah (halal) untuk
dikucurkan akibat tindak PERUSAKAN YANG TIDAK TERHITUNG terhadap auwloh
maha kuasa, pribadi rasulullah dan seluruh ummah muslim sedunia.
Perintah kami ini akan dilaksanakan dimanapun dan kapanpun, pada saat yang paling
tidak diperkirakan.
Oleh karena itu, kami MEMERINTAHKAN nama-nama diatas agar segera memberitahu
keluarga mereka tentang hal ini sehingga kematian mereka tidak diragukan nantinya.
Regional cordinator; Albarshumi Assinafi.
Atterawi. Zonal Overseer, Abu Zalamah

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

JAWABAN ALI SINA


Kepada para assassin auwloh yang kosong otak,
Senang kami mendengar pengakuan kalian bahwa upaya kami membongkar Islam ini
mengakibatkan "kerusakan tidak terhitung". Ini memang sekaligus sebagai pengakuan
bahwa ISLAM BUKAN AGAMA DARI TUHAN. Bagaimana mungkin segelintir
penulis yang cuma berbekal pena bisa mengakibatkan "kerusakan tidak terhitung"
terhadap agama ciptaan Tuhan? Mengapa para akademisi dan intelektual islam selama ini
tidak berhasil juga membungkam kami dengan argumentasi yang masuk akal?
Setiap penjahat bisa membunuh. Pembunuhan, kerusuhan, pemboman, dan
kehancuran tidak membuktikan bahwa Islam adalah agama benar. Itu justru
menjadi bukti nyata bahwa Islam MEMANG biadab!
"Kerusakan tidak terhitung" terhadap Islam itu tidak diakibatkan oleh kami, tetapi oleh
kelakuan kalian sendiri, hai Muslim.
KAMI TIDAK BERBOHONG tentang ISLAM. KAMI MENUNJUKKAN
KEBENARAN.
Kami mengajarkan Islam sebenarnya. Kalau faktanya Islam ternyata bengis dan
memuakkan, itu bukanlah tanggung jawab kami. Sekarang sudah waktunya
menyingkirkan tirai kebodohan dan menunjukkan kebenaran. Jika apa yang kalian lihat
dalam kaca memang menjijikkan, jangan pecahkan kacanya.
Muhamad seorang pedofil. Ia meniduri anak gadis ingusan berumur 9 tahun ketika ia
sendiri sudah bangkotan, 53 tahun. Kalian tidak mengerti juga? Kalian mau adik kecil
kalian yang berumur 9 tahun ditiduri seorang om-om senang, bandot tua? Muhamad
menghabisi nyawa orang tidak bersalah dan setelah membunuh para lelaki tidak
bersenjata, pada hari yang sama, ia memperkosa dan memperbudak isteri-istri dan anakanak mereka. Ini sudah dituliskan berkali-kali oleh para sahabat Muhamad dan para pakar
Muslim seperti Ibn Ishaq, al Waqidi dan Tabari. Ini bukan isapan jempol kami. Kami
hanya mencantolkan kenyataan ini pada Internet agar dunia melihatnya. Sumber
kesaksian itu bukanlah dari cerita karangan kami, tetapi dari sumber suci kalian sendiri;
hadis-hadis yang telah kalian tetapkan sebagai sahih, valid dan harus di-imani disamping
Quran.
Kalian tidak takut pada kebenaran tapi jika orang lain berbicara tentang kebenaran kalian
ingin membunuhnya?
Tuhan macam apa auwloh kalian itu sampai dia terhina oleh tulisan beberapa individu,
sampai mereka harus dibunuh? Tuhan macam apa auwloh kalian itu bila ia kebakaran

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

jenggot karena kami menulis di website dan blogs? Sungguh menggelikan bukan?
Lagipula mengapa IA sendiri tidak mampu membunuh kami? Katanya IA saktimandraguna, maha kuasa. Apakah itu berarti auwloh kalian tidak berdaya sehingga IA
perlu dibantu oleh algojo dungu seperti kalian? Dan sekarang kalian ingin membunuh
kami demi membela tuhan bengis dan tidak berdaya milik kalian itu? Auwloh kalian
yang maha tahu itu Tidak Tahu dimana kami tinggal?
Auwloh...oohhh auwloh... kecian de loh..
Apa lagi yang bisa dilakukan auwloh kalian selain membohongi orang-orang tolol seperti
kalian agar membunuh, berbuat rusuh dan menjadi teroris? Mengapa auwloh perlu
menyewa algojo-algojo goblok seperti kalian? Bukankah ini cukup bukti bahwa auwloh
BUKAN Tuhan? Kalau ia memang Tuhan, mengapa IA tidak bisa menjawab pertanyaanpertanyaan kami yang sah-sah saja? "Kalau kalian tidak percaya pada-Ku, maka
pengikuntuku yang tidak punya otak itu akan membunuhmu" ... itukah jawaban logis
auwloh kalian?!?
Auwloh jelas-jelas bukan Tuhan. Tuhan tidak mungkin terhina dengan apa yang
dilakukan manusia fana. Ini seperti mengatakan kepada semut untuk memindahkan
antenanya, kalau tidak sang pemilik taman akan merasa terhina dan akan menyiksanya
dan menggorengnya selama-lamanya. Auwloh kalian = TOLOL, sesuai dengan otak-otak
primitif yang menciptakan dan mempercayainya.

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

KEPADA SEMUA MUSLIM:


Sebagai Muslim kau bukan manusia utuh. Persyaratan menjadi manusia adalah kau harus
memiliki rasa kemanusiaan, yaitu cinta kepada sesama manusia. Sebagai Muslim kau
diwajibkan membenci umat manusia yang tidak mau memeluk Islam. TIDAK
PERCAYA? BACA LAGI QURANMU!
Selama kau percaya pada Islam kau bukan manusia utuh. Ini kenyataan. Kalau kenyataan
ini menyinggung perasaanmu, maka silahkan kau merasa tersinggung.
Saya menampar mukamu sehingga kau bangun dan meninggalkan mimpi karangan iblis
itu. Kau tidak bisa percaya dalam aliran kebencian sambil sekaligus menganggap diri
bagian dari umat manusia.
TINGGALKAN ISLAM DAN BERGABUNGLAH dengan KEMANUSIAAN.
SUDAH BANYAK yang MENINGGALKAN ISLAM. Berpihak pada Muhamad sama
seperti berpihak pada Mao Tse Tung, Pol Pot, Stalin, Lenin, Hitler.
Muhamad tidak pernah mengenal Tuhan. Pengertiannya tentang Tuhan sangat primitif,
persis seperti otaknya. Ia orang tidak terpelajar, mirip aowloh-nya. Auwloh adalah
perwujudan ego Muhamad. Mirip sosok fiktif yang diciptakan anak-anak kecil dalam
forum internet yang selalu muncul untuk membela dan mendukung mereka.
Bagaimana kau membiarkan diri dibohongi seorang psychopath gurun pasir? Kau
dibohongi! Titik. Islam adalah kebohongan besar. Hadapilah kenyataan dan bangun
sekarang juga (wake up!!!). Islam memang milik penjahat-penjahat yang doyan
mengirimkan ancaman mati macam ini.
Kalau kalian masih memiliki sedikit saja rasa kemanusiaan, tinggalkan Islam sekarang
juga. Memalukan kalau kalian masih mau memuja muhammad, mahluk dagelan ini.

Sumber: klik ini

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

The Battle of Ghosts

PERTEMPURAN
ANTAR HANTU
By Ali Sina

etika Miss Ruby, Muslimah yang bergabung dengan FFI empat


bulan yang lalu, mengungkapkan keraguannya tentang Islam,
beberapa Muslim marah. Mereka malah mengirimkannya email
pribadi dengan menuntut agar ia segera meninggalkan situs ini
dan kembali ke Islam. "Kau membuat kesalahan besar!", kata
QuranSearch. "Kami ingin agar kau kembali ke Islam, dengan
mendidikmu kembali. Pertama-tama: segera tinggalkan forum ini!"
Goku, netter muslim lain juga dengan sombongnya mengatakan
bahwa banyak murtad kembali ke Islam dan bahkan ada situs yang
diciptakan oleh para eks-murtad.
Saya yakin ada saja murtad yang kembali ke Islam. Pertanyaannya
adalah: MENGAPA? Mengapa Muslim meninggalkan Islam terlebih
dahulu?
Kalau mereka hanya meninggalkan Islam karena mereka suka mabukmabukan dan perempuan, dan merasa bahwa Islam terlalu ketat,
begitu mereka dewasa dan anak-anak mereka mencapai pubertas,
maka mereka akan mau kembali ke aturan-aturan yang lebih ketat,
mana lagi kalau bukan Islam.
Kalau mereka meninggalkan Islam untuk agama lain tanpa
mempelajari kejahatan islam, maka kemungkinan besar begitu
mereka menemukan kekurangan dalam agama baru mereka,
mereka akan kembali ke Islam. Ini bukan karena Islam lebih
baik. Tapi mereka kembali ke Islam karena mereka tidak tahu
menahu tentang Islam.

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

Tetapi kalau orang meninggalkan Islam karena sudah melihat


ke'iblis'an Muhamad dan Auwloh ciptaannya itu, tidak mungkin
mereka akan kembali, kecuali mereka kesurupan dan memang
jiwa mereka penuh dengan kebencian dan merasa Islam
merupakan alat terbaik untuk menyalurkan kebencian mereka
itu.
Apa yang kami lakukan disini adalah mengupayakan agar Muslim
dapat melek mata-bathinnya untuk melihat kenyataan tentang Islam.
Para murtadin tidak akan pernah kembali ke Islam kecuali mereka
memang sakit jiwa. Orang yang sehat jiwanya tidak akan ingin
mengikuti orang yang membohong, memperkosa, membunuh dan
mencuri. Tidak ada orang waras akan mau memuja seorang psycopat
seperti Muhamad. untuk itu orang harus membunuh kewarasannya
dan mengubur dalam-dalam perasaan kemanusiaannya untuk kembali
ke Islam setelah mempelajari kebiadaban Muhamad.
Bagaimana kau dapat memuja orang yang menyiksa mati tawanan
perangnya agar menunjukkan tempat harta mereka dan lalu meniduri
isteri-istri mereka pada malam yang sama? Bagaimana orang dapat
memuja seseorang bangkotan yang pada umur 54 membohongi
sahabat terdekat dan pengikut setianya untuk kemudian meniduri
puteri kecilnya yang masih ingusan berusia 9 tahun?
Kejahatan yang dilakukan Muhamad tidak terhingga. Entah kau tidak
tahu menahu atau kau memang sama biadabnya dengan monster
gurun arab tersebut.
Beda paling besar situs kami dengan apa yang terjadi dengan muslim
selama ini: dulu, jutaan muslim berhenti mempraktekkan Islam
walaupun mereka masih menyebut diri Muslim. Mereka memeluk
modernitas dan menjadi kebarat-baratan. Ini terjadi di Turki, Iran,
Mesir, Tunisia, Indonesia dll. Tetapi Islam muncul kembali dengan
lebih beringas. Ini karena ular itu belum dipotong kepalanya. Ajaran
bengis itu masih tertanam dalam-dalam di benak orang dan begitu
materialisme hilang kecemerlangannya, Islam muncul kembali dengan
semakin ganas.
Yang kami lakukan sama sekali berbeda. Kami memotong kepala
Islam. Kami mencoba menghancurkannya dari atas sampai bawah,
sedikit demi sedikit, dengan menghancurkan fondasinya. Islam
dibangun di atas lantai pasir penuh kebohongan. Islam akan berdiri
selama masih ada pasir dibawahnya. Kami meng-ekspos fondasinya
dan pasirnya sedang dikikis habis. Kami mengguncang Islam dan

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

kehancurannya hanya tinggal menunggu waktu saja.


Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Selama 1400 tahun sejarah
Islam, belum pernah ada kampanye sistimatik oleh ex-Muslim untuk
meng-eradikasi Islam. Inilah pertama kalinya Islam diserang dari
akar-akarnya secara bersama-sama, sistimatis dan metodis. Ini
dimungkinkan karena Internet yang memudahkan para ex-muslim
untuk saling berbagi pengalaman dan menciptakan gerakan
'grassroots' tanpa membahayakan nyawa mereka.

Dari dulu sudah banyak orang yang menyadari kepalsuan Islam.


Tetapi kebanyakan tidak berani buka suara dan mereka yang nekad
harus menebus dengan nyawa mereka dan pemikiran mereka tidak
tersalurkan. Untuk pertama kalinya, bergulirnya sebuah gerakan yang
tidak dapat dikekang. Gerakan ini lama kelamaan akan menjadi
tsunami besar-besaran.
Sekarang gerakan ini belum terdeteksi massive. Tetapi sekali
membludak, maka kekuatannya akan kolosal. Begitu tsunami ini
menghantam pantai, ia akan menghancurleburkan setiap takhyul,
kepicikan, ketololan ideologi islam, dan sistem kepercayaan islam
hanya akan tinggal sejarah dan sebuah kenangan pahit dalam sejarah
hitam peradaban manusia di dunia.
Situs website FFI hanya sebuah cafe, sebuah tempat pertemuan.
Dengan menghancurkan FFI (dan blog-blog serta media jejaring sosial
yang mempublikasikan FFI), tidak akan pernah meruntuhkan gerakan
ex-muslim & blogger yang peduli terhadap ancaman maut islam.
Barisan tentara yang melawan islam kini ada diseluruh dunia, dan
semakin membesar. Ada yang membaca & ada yang menulis buletin.
Masih ada juga yang belum tahu kami eksis, tetapi mereka tetap garis
depan gerakan ini. Gerakan ini terdiri dari ex-muslim & non-muslim
dari bermacam-macam latar belakang dan negara. Gerakan ini tidak
memiliki kepala, pemimpin maupun zona perbatasan. Kami semacam
anti-thesis mesin teroris Islam. Terroris beroperasi dari bawah tanah.
Mereka sulit ditemukan atau dikalahkan. Mereka tidak memiliki negara,

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

markas ataupun pemimpin. Missi mereka adalah menghancurkan dan


membunuh. Para ex-muslim & non-muslim yang sadar juga bekerja
dibawah tanah. Mereka juga tidak kelihatan dan tidak dapat
dikalahkan. Tugas mereka adalah menyebarkan Kebenaran, untuk
menghancurkan kebencian dan mengajak Muslim keluar dari cult
kebencian ini dan kedalam persahabatan dengan seluruh umat
manusia.
Tidak ada negara super power yang dapat mengalahkan Islamic
terrorism. Memerangi terroris sama seperti memerangi hantu. Mereka
tidak terlihat dan tidak dapat disentuh. Tidak ada kekuatan militer
yang dapat mengalahkan musuh yang tidak nampak.
Pasukan iblis ini hanya bisa dikalahkan oleh saingan mereka, 'nemesis'
mereka. Kami juga hantu-hantu (ghosts) yang tak kasat mata. Tapi
kami hantu-hantu baik. Teroris mewakili kegelapan & iblis, sementara
kami membawa terang dan kebaikan. Mereka ingin menghancurkan
umat manusia lewat kebencian dan penipuan, kami ingin
menyelamatkan umat manusia dengan kebenaran dan cinta kasih.
Anda bisa mengatakan ini merupakan pertempuran antar para hantu
(ghosts; yang tak kasat mata). Hanya hantu yang dapat membunuh
hantu.
Pada akhirnya kami akan menang karena terang lebih kuat dari
kegelapan dan kebenaran lebih sakti dari kebohongan.
Sumber1 - Sumber2

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

Siapa yang Pengecut?


Saifan Taruc vs. Ali Sina
(2007/12/01)

Saifan Taruc wrote:


Saya cuma mau komentar sedikit saja karena tidak ada untungnya
berdebat dengan orang yang sudah menetapkan pendapatnya.
Anda bolak balik dengan posisi anda mengenai tuhan untuk
membuat argumen yang cocok buat anda. Anda bilang anda percaya
agama itu cuma mitos, tapi begitu seorang muslim bilang dia akan
menemui anda di neraka, anda mengatakan bahwa merekalah yang
akan masuk neraka. Sangat konsisten betul.
Saya bicara pada tiap orang dalam bahasa yang mereka mengerti. Apa
anda bicara pada balita anda dengan bahasa yang sama seperti anda
bicara pada boss anda? Apa ini berarti anda tidak konsisten? Saya
telah menetapkan posisi saya dengan jelas mengenai Tuhan, neraka
dan surga waktu bicara hal ini.
Tapi, kalau pengertian seorang muslim terbatas, dan dia mengancam
saya dengan nerakanya karena saya memilih jadi kafir, saya tidak
melihat ada gunanya berdebat dengan dia apa neraka itu ada atau
tidak. Orang ini tidak bisa menalar ide demikian. Jadi saya bicara
dengan bahasa dia sendiri agar dia bisa melihat bahwa meskipun
neraka itu ada, muslimlah yang harus takut akan itu dan bukan nonmuslim.
Muslim memakai Tuhan sebagai red herring (pengalih perhatian)
untuk menghindari diskusi tentang Muhammad. Meski tidak sulit
melihat fallacy dari konsep demikian, strategi ini membuat mereka
bisa sembunyi dibelakang agama dan menghindar untuk membela
Muhammad. Saya tahu akan taktik ini dan tidak akan masuk
perangkap mereka.
Untuk menunjukkan fallacy ala Muslim, saya anggap saja Allah itu ada.
Kadang bahkan saya setuju Allah itu pemarah dan tanpa ampun,
persis seperti yang digambarkan oleh Muhammad. Dengan dasar

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

pikiran itu saya buktikan bahwa islam itu sebuah kebohongan dan oleh
karena itu, muslimlah yang akan terjerumus ke dalam neraka karena
percaya pada doktrin yang palsu.
Sekali benih keraguan tertanam dalam pikiran mereka, proses
pencerahan bisa dimulai. Mereka bisa dengan mudah menemukan
kebenaran-kebenaran lain. Benih-benih pencerahan itu adalah
keraguan.

Saifan wrote:
Hadiah US$50.000-mu cuma tipuan menyedihkan belaka. Anda
hanya melihat segala sesuatu dalam sudut pandang anda saja, jadi
apapun bukti yang dijabarkan, anda tidak akan menganggapnya
sebagai bukti.
Ah, nggak tuh! Saya tidak bertindak sebagai juri. Para pembacalah
yang menilai. Bisakah anda tunjukkan argumen mana yang
disampaikan oleh lawan saya yang telah menyanggah tuduhantuduhan saya terhadap Muhammad? Bisakan anda melihat argumen
yang membuktikan bahwa Muhammad adalah utusan Tuhan? Jika
anda tidak dapat menemukannya, maka jelas tantangan saya belum
dipenuhi. Jika sudah, tolong post-kan dalam forum ini agar semua
orang tahu.

Saifan wrote:
Saya ingat mengambil kelas ENGL-1301 dan salah satu ajaran yang
saya dapat dalam penulisan tentang makalah argumentasi adalah
bahwa saya harus menghargai lawan agar membuat diri tidak berat
sebelah dihadapan pembaca. Seluruh situs anda berpihak pada satu
sisi saja, saya akan heran jika orang tidak melihat hal ini sebagai
materi-materi propaganda/berat sebelah belaka. Berapa banyak
saya lihat kata evil disini? Okay, kalau orang tak berwujud ini
bilang itu evil, pastilah evil. Please.
Saya menghargai lawan jika ia pantas dihargai. Contoh, saya hargai
anda karena anda sopan, (hal ini jarang diantara para muslim disini)
dan surat anda logis serta inggris anda bagus. Tapi saya tidak bisa
menghargai argumen anda yang jelas-jelas salah.
Evil (jahat) itu tidak subjektif. Perkosaan, perampokan, penjarahan,

email: namasamaran@riseup.net

10

twitter: @islamexpose

ketidakadilan gender, dan pelanggaran HAM itu jahat (evil). Ini bukan
karena saya yang bilang tapi karena semua itu bertentangan dengan
Aturan Emas (The Golden Rule). Memakai Aturan Emas sebagai
standar, kita bisa melihat islam itu sangat jahat. Para muslim tidak
mau diperlakukan seperti mereka memperlakukan pihak lain. Ini saja
bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa islam itu jahat.
Baru-baru ini seorang Iran yang masuk Kristen dipukuli dan toko
mesin jahitnya dirusak. Hakim mengatakan, itu salah dia sendiri
karena dia mencoba menyebarkan injil.
Perempuan ini berusaha menopang hidupnya dengan menjahit pakaian
dan secara sukarela mengajar keahlian menjahit kepada tiga orang
perempuan. Selagi ngobrol, dia berbicara tentang iman Kristennya dan
mulai mengajar mereka tentang agama Kristen. Tapi salah seorang
perempuan, yang kabarnya berasal dari keluarga muslim, marah. Ia
melaporkan hal ini dan akhirnya, toko si perempuan ini dirusak,
peralatan-peralatannya dihancurkan dan dia dipukuli dan diancam
untuk dibunuh. Perempuan ini bahkan diseret ke pengadilan, dan
hakim bilang para penuntutnya berhak menyerang dia dan merusak
toko dia. Klik disini sumbernya
Apa Muslim di negara non-Muslim menderita penganiayaan dan
diskriminasi yang sama? Apa yang terjadi pada perempuan itu bukan
sesuatu yang aneh. Minoritas di negara islam dianiaya terus menerus
dan keadilan disangkal bagi mereka, khususnya jika mereka mencoba
mengkhotbahkan agama mereka. Ini jahat. Jika Islam itu tidak jahat,
maka perkataan ini tidak ada artinya.
Ketidakadilan dan perlakuan jahat ini tidak terjadi karena muslim salah
mengerti tentang Islam, tapi karena mereka mengerti benar dan
mencoba mempraktekkannya. Jangan berasumsi karena anda tidak
langsung terlibat dalam kejahatan yang dilakukan para mullah dan
teman-teman muslim anda itu, anda lalu bebas dari dosa-dosa
tersebut. Jauh dari itu! Ajaran islam andalah yang memberi mereka
alasan untuk berbuat jahat. Jika anda meninggalkan Islam, mereka
akan tidak berdaya dan meninggalkan Islam juga. Anda memberi
mereka kekuatan dan itulah yang diinginkan para bajingan ini.
Para muslim mengikuti iman setan dan sepanjang anda tetap jadi
muslim, anda salah satu dari mereka. Jika ada neraka, sepantasnyalah
neraka berisi muslim. Sudah waktunya anda bangun dan keluar dari
kesintingan ini. Ketidaktahuan bukan lagi alasan. Anda sudah tahu
sekarang.

email: namasamaran@riseup.net

11

twitter: @islamexpose

Saifan wrote:
Nasihat saya dalam membuat argumen anda lebih kredibel:
- kurangi kata-kata yang menghina, atau sarkasme, tidak
membantu argumen (seperti keluhan anda tentang muslim gila)
- Konsisten dengan posisi anda
- Adil, hargai lawan anda. (anda membicarakan sebuah agama
dengan 1 milyar lebih pengikut, pastilah ada hal baik tentang
agama ini, benar? Atau hanya sebuah sekte jahat semua?)
Ini semua nasihat yang baik. Tapi tolong anda lebih spesifik, jadi saya
tahu argumen yang mana yang melanggar hal diatas.
Tak ada yang absolut. Hitam tidak hitam total dan putih tidak total
putih. Baik dan jahat diungkap dalam tahapan, seperti gradasi. Bahkan
nazisme, punya hal baik. Bahkan Hitler dan Saddam Hussein punya
kebaikan. TAPI kebaikan dalam nazisme, Islam, Hitler, Saddam dan
Muhammad begitu kecilnya hingga hampir tidak berarti.
Minus 10 derajat celcius itu dingin, tapi lebih hangat dari minus 30
derajat celcius. Ketika saya bilang islam itu jahat, ini dibandingkan
dengan hampir seluruh agama lain. Saya yakin jika saya menggali lagi,
saya akan bisa menemukan doktrin yang lebih jahat lagi. Lords
Resistance Army, agama yang diciptakan oleh Joseph Koni terlintas
dipikiran saya. Ya, Koni bahkan lebih jahat dari Muhammad. Apa itu
membuat anda sedikit lebih lega kalo tahu bahwa ada yang lebih jahat
dari Muhammad dimuka bumi ini?

Saifan wrote:
- buat percakapan terbuka alih-alih berpikiran tertutup. Terbuka
untuk ide bahwa mungkin anda salah.
Saya terbuka akan ide itu. Saya berdiskusi sekarang ini dengan pikiran
terbuka dan saya menantang siapapun yang bisa membuktikan saya
salah. Bandingkan dengan apa yang dilakukan Muhammad. Dia tidak
pernah memberi bukti apapun mengenai pengakuannya. Dia menuntut
penyerahan diri total dan tidak mentoleransi penolakan.
Saya tidak membuat pengakuan apapun, saya tidak menuntut apapun
dari orang lain dan saya menjabarkan arguman secara terbuka kepada
publik dan menyambut baik segala perdebatan. Muhammad tidak jujur.

email: namasamaran@riseup.net

12

twitter: @islamexpose

Saya jujur! Dia tantang orang untuk buat Surat Quran seperti yang dia
buat (http://www.faithfreedom.org/faq/65.htm) dan lalu
memerintahkan orang yang menentang dia untuk dibunuh. Saya telah
menunjukkan kejujuran saya dengan mengundang semua orang untuk
menyanggah saya dimuka umum. Kok anda tidak bisa menangkap
kesalahan-kesalahan saya?

Saifan wrote:
- jangan pengecut. Menyembunyikan identitas anda dan
memastikan andalah yang membuat argumen paling akhir, itu
semua pathetic/menyedihkan (saya yakin anda akan membuktikan
ini segera).
Good day
Saya bukan pengecut. Malah, saya sangat berani. Seorang pengecut
adalah orang yang takut pada hal-hal bohong, seperti monster
dibawah tempat tidur. Muslim bersifat pengecut karena mereka
ketakutan dan takut untuk meragukan kebohongan Muhammad.
Bahkan jika anda memberi mereka bukti-bukti yang tidak bisa mereka
sangkal, argumen satu-satunya yang mereka punya adalah, kau akan
masuk neraka karena tidak percaya. Satu-satunya yang menahan
muslim dalam islam adalah rasa takut takut akan auwloh, monster
lalim dalam pikiran mereka. Itulah tindakan pengecut.
Anda tidak bisa menyebut orang yang tahu bahaya dan mencoba
menghindarinya sebagai seorang pengecut. Orang yang berhati-hati
agar tetap hidup, bukan pengecut. Jika ada seseorang berjalan dengan
gagah dihadapan sekelompok singa lapar, dia bukan orang berani tapi
orang goblok.
Kepercayaan pada Muhammad telah menurunkan derajat orang
tersebut menjadi binatang buas. Perintah Muhammad untuk
membunuh mereka yang menentang islam sudah jelas dan dunia tidak
kekurangan orang patuh yang tanpa ragu akan mengikuti perintah
tersebut. Bodoh sekali saya jika mempertaruhkan nyawa saya,
padahal tahu benar realitas seperti ini.
Tolong jangan salah mengerti (keliru) akan kebuasan dan keberanian.
Dalam dunia manusia, keberanian artinya punya kemauan untuk
berpikir, untuk berenang melawan arus dan menolak konsepsi yang
salah meski konsep itu mayoritas. Galileo orang yang berani karena

email: namasamaran@riseup.net

13

twitter: @islamexpose

tidak takut berpikir berbeda. Tak seorangpun pikir dia itu pengecut
karena menarik pernyataan bumi bergerak memutari matahari hanya
agar tidak dibakar hidup-hidup. Bodoh sekali meregang nyawa untuk
memuaskan zombie-zombie haus darah dan otak mati yang telah
kehilangan kemanusiaan dan telah turun harkat jadi binatang buas.
Justru MUHAMMAD SEORANG PENGECUT TULEN! Tahukah anda, meski
dia memanas-manasi hati para pengikutnya agar menghadapi
kematian dan dengan berani bertempur serta mengambil harta
jarahan bagi Auwloh dan utusan-Nya, dia sendiri tidak pernah ikut
bertempur?! Muhammad tidak pernah bertempur secara langsung,
kecuali ketika dia masih muda (20 thn) dan ketika semua pamannya
ikut berperang dalam perang Keramat di Mekah. Si pengecut ini cuma
berani memunguti anak-anak panah setelah perang berakhir/gencatan
senjata.
Dalam semua perang yang dia kobarkan, si pengecut ini berdiri paling
belakang, memakai baju baja, bukan satu lapis baju baja, tapi dua
lapis, ini membuat dia harus dibantu ketika mau berdiri, duduk atau
berjalan. Dalam keadaan demikian, ketika perang berkobar jauh
didepannya, dia hanya meraup pasir, melemparkan kearah musuh dan
mengutuk mereka. Inilah yang dilakukan si pengecut ketika anak
buahnya berperang.
Berperang, sebenarnya perkataan yang berlebihan. Dia melakukan
Ghazwa (perampokan). Anda pikir seorang pengecut bukan orang
yang menyerang orang tidak bersenjata dan lengah? Korban-korban
Muhammad tidak mendapat peringatan apa-apa, tahu-tahu diserang.
Bahkan di tengah malam buta. Ini yang Muhammad lakukan dan yang
saudara-saudara muslim kalian lakukan sekarang. Para pejihad juga
menyerukan serangan mendadak dan Ghazwa terhadap orang-orang
sipil. Apakah ada yang lebih pengecut dari ini?
Menjadi muslim itu memalukan. Menjadi muslim itu menjijikan. Tidak
ada namanya Muslim yang baik. Yang ada hanya muslim yang tidak
tahu dan muslim yang jahat. Siapapun yang baca artikel ini dan masuk
ke situs ini, tidak bisa lagi mengaku tidak tahu. Meski sudah tahu
kenyataan, tapi masih jadi muslim, dia bukan lagi manusia yang baik.
Tidak ada manusia yang baik yang masih sudi disebut muslim setelah
tahu kenyataan tentang Muhammad. Muslim yang tidak tahu adalah
mereka yang tidak mengetahui kenyataan. Dengan kebenaran kita
akan memisahkan baik dari jahat seperti memisahkan gandum dari
ilalang.

email: namasamaran@riseup.net

14

twitter: @islamexpose

Karena mayoritas muslim adalah muslim yang tidak tahu, saya


berharap bahwa begitu kebenaran menyebar, jutaan muslim akan
murtad meninggalkan kultus kebencian ini. Islam akan menemukan
kematiannya dan seperlima dari umat manusia akan dibebaskan. Ini
sudah dimulai.
Saya bukan pengecut hanya karena tidak menawarkan nyawa
saya dihadapan sekelompok zombie tak berotak. Para muslim-lah
yang pengecut karena tidak berani memakai otak mereka, karena
tidak berani untuk ragu-ragu, karena percaya pada kebohongan dukun
klenik dan takut mempertanyakan iman buta mereka.
Muslim = pengecut karena melakukan terorisme dan membunuh orang
tak bersalah. Muslim-muslim seperti anda = pengecut karena berdiam
diri bengong kosong melompong saat muslim-muslim lain dan mullahmullah menganiaya dan melanggar HAM para murtadin dan minoritas
disekitar anda. Anda serta orang-orang tua, saudara, istri dan anakanak anda hanya melongok bak kambing congek, tanpa melakukan
apa-apa.
Muslim = pengecut karena takut mempertanyakan kebohongan
Muhammad. Pengecut karena tidak berani berpikir, dan karena,
meski tahu islam tidak masuk akal, tetap saja tidak punya nyali
untuk meragukannya.
Kemampuan terbesar --anugerah dari Tuhan-- yang dimiliki manusia
adalah kemampuan berpikir. Tanpa itu kita tidak lebih dari binatang.
Para muslim-lah yang tidak punya kemampuan itu, mereka takut
memakainya. Hasilnya sama saja seperti tidak punya otak. Saya tidak
bilang setiap muslim itu berbahaya. Terang saja itu tidak benar karena
mayoritas muslim adalah orang-orang baik. Saya dibesarkan diantara
mereka dan merasakan kebaikan mereka secara langsung. Tapi,
semua muslim itu pengecut karena mereka takut pada monster yang
disebut auwlloh dan takut untuk meragukan. Islam akan jadi tinggal
sejarah begitu muslim mulai berani meragukannya.

Salam,
ALI SINA

Sumber 1 - Sumber 2

email: namasamaran@riseup.net

15

twitter: @islamexpose

email: namasamaran@riseup.net

16

twitter: @islamexpose

Anda mungkin juga menyukai