Anda di halaman 1dari 13

SISTEMSISTEM RUJUKANRUJUKAN

Miftakhul Cahyati

SISTEMSISTEM RUJUKANRUJUKAN Miftakhul Cahyati

PENDAHULUANPENDAHULUAN

SALAH SATU TUJUAN PEMBANGUNAN KESEHATAN

menyediakan

pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau

SISTEMSISTEM RUJUKANRUJUKAN

PEMBANGUNAN KESEHATAN menyediakan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau SISTEMSISTEM RUJUKANRUJUKAN

UU Nomor 29 Tahun 2004

tentang Praktik Kedokteran

KEWAJIBAN DOKTER

merujuk

pasien ke dokter atau

dokter gigi lain yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan (Pasal 51)

melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan  (Pasal 51) • KETENTUAN PIDANA kurungan paling lama satu tahun

KETENTUAN PIDANA

kurungan

paling lama satu tahun

atau denda paling banyak Rp 50.000.000,- setiap dokter atau dokter gigi yang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban

tersebut

(Pasal 79)

dokter atau dokter gigi yang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban tersebut  (Pasal 79) SISTEMSISTEM RUJUKANRUJUKAN

SISTEMSISTEM RUJUKANRUJUKAN

dokter atau dokter gigi yang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban tersebut  (Pasal 79) SISTEMSISTEM RUJUKANRUJUKAN

*JENJANG*JENJANG RUJUKAN*RUJUKAN*

*JENJANG*JENJANG RUJUKAN*RUJUKAN*

*JENJANG*JENJANG RUJUKAN*RUJUKAN*

*JENJANG*JENJANG RUJUKAN*RUJUKAN*

ASASASAS RUJUKANRUJUKAN

••

RUJUKANRUJUKAN MEDIS/UPAYAMEDIS/UPAYA KESEHATANKESEHATAN PERORANGANPERORANGAN

Rujukan kasus

Bahan pemeriksaan

Ilmu pengetahuan

••

RUJUKANRUJUKAN UPAYAUPAYA KESEHATANKESEHATAN MASYARAKATMASYARAKAT

Rujukan sarana dan logistik

Rujukan tenaga

Rujukan operasional

KESEHATANKESEHATAN MASYARAKATMASYARAKAT – Rujukan sarana dan logistik – Rujukan tenaga – Rujukan operasional

KONSULTASI

• komunikasi antara dua profesional mengenai status pasien dan pilihan pengobatan dalam setiap masalah RUJUKAN

• kontak antara dua profesional dimana penyedia pelayanan utama meminta profesional lain berpartisipasi aktif dalam beberapa bagian dari perawatan pasien

dimana penyedia pelayanan utama meminta profesional lain berpartisipasi aktif dalam beberapa bagian dari perawatan pasien

MEKANISMEMEKANISME KOMUNIKASIKOMUNIKASI

• Surat menyurat

• Telepon

• Komunikasi dengan menggunakan catatan pasien di suatu institusi

• Diskusi informal

• Surat menyurat • Telepon • Komunikasi dengan menggunakan catatan pasien di suatu institusi • Diskusi

DalamDalam suratsurat rujukanrujukan terteratertera ::

• Identifikasi pasien nama pasien, data demografi (sex, usia, ras, nomor telp, alamat)

• Kesimpulan ttg pasien CC, riwayat penyakit, pemeriksaan klinis, diagnosis kerja

• Referensi diagnostik/pemeriksaan penunjang Ro, tes lab, konsultasi dgn dokter lain

• Permintaan konsul penjelasan konsultasi yang diminta sehingga harus merujuk

• Identifikasi klinisi yang diminta rujukan jenis spesialisasi

konsultasi yang diminta sehingga harus merujuk • Identifikasi klinisi yang diminta rujukan  jenis spesialisasi

Rujukan juga memuat :

tanggal rujukan nama dokter/dokter gigi/spesialis atau bidang spesialisasi yang dituju deskripsi singkat kasus diagnosis kerja permintaan rujukan menutup rujukan dan menandatangani surat rujukan

deskripsi singkat kasus  diagnosis kerja  permintaan rujukan  menutup rujukan dan menandatangani surat rujukan

PRINSIPPRINSIP MERUJUKMERUJUK

Meminimalkan duplikasi prosedur diagnostikPRINSIPPRINSIP MERUJUKMERUJUK Koordinasi perawatan Menunjang perawatan spesialistik Merancang rujukan

Koordinasi perawatanPRINSIPPRINSIP MERUJUKMERUJUK Meminimalkan duplikasi prosedur diagnostik Menunjang perawatan spesialistik Merancang rujukan

Menunjang perawatan spesialistik

Merancang rujukan

Meminimalkan duplikasi prosedur diagnostik Koordinasi perawatan Menunjang perawatan spesialistik Merancang rujukan
Contoh Surat Rujukan

Contoh Surat Rujukan

Contoh Surat Rujukan
Contoh Surat Rujukan