Anda di halaman 1dari 4

How it Works

Antena Dipole
Salah satu bagian penting pada suatu stasiun radio adalah antena. Antena
adalah sebatang logam yang berfungsi menerima getaran listrik dari
transmitter dan memancarkannya sebagai gelombang radio. Antena dapat
berfungsi pula sebaliknya ialah menampung gelombang radio dan
meneruskan gelombang listrik ke receiver. Antena merupakan komponen
yang paling tua, sederhana , murah, dan banyak aplikasinya.
Gambar bentuk Antenna Dipole

Prinsip Kerja Antenna Dipole


Prinsip utama antenna ialah propagasi gelombang elektromagnet.

Gelombang elektromagnet
Perubahan medan listrik seperti pada listrik bolak balik akan menimbulkan
gelombang magnet begitu pula sebaliknya medan magnet yang berubah
ubah menyebabkan medan listrik. karena itulah kedua medan ini saling
membangkitkan satu sama lain. Sehingga bisa menjalar/merambat atau
berpropagasi. Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang sinusoidal

artinya gelombang pasti mempunyai naik dan turun, satu pasang nilai naik
dan turun itu lah yang disebut 1 gelombang, semakin kecil ukuran
gelombang/panjang gelombang maka semakin besar frekuensiya, artinya
dalam satu waktu yang sama gelombang dengan frekuensi tinggi akan lebih
sering terjadi naik dan turun dari pada gelombang dengan frekuensi yang
lebih rendah. Frekuensi ini lah yang menjadi identitas dari sebuah saluran
informasi(kanal). Frekuensi ini lah yang menjadikan radio satu dengan yang
lain berbeda dalam hal pengaksesan.

Cara Kerja Antenna Dipole


Pada antenna prinsip diatas digunakan dengan cara mengalirkan arus listrik
bolak balik, kita aliri dua buah logam dengan muatan listrik yang berbeda
dan berubah-ubah(biasanya berupa sinyal sinus), sehingga akan muncul
medan listrik yang akan membangkitkan gelombang

Antenna transmitter sinyal

Antenna receiver sinyal

elektromagnet yang merambat ke arah tertentu. Nah, dengan gelombang


inilah kita bisa menumpangkan sinyal informasi seperti suara, text sms, data
dan sebagainya. Ketika gelombang elektromagnet tersebut bertemu dengan

logam yang lain, maka gelombang tersebut akan mengakibatkan perubahan


muatan pada logam tujuan yang nantinya bisa diterjemahkan menjadi sinyal
listrik dan bisa diolah informasi yang dikirimkan, seperti pada antenna
penerima sinyal atau receiver pada radio, tv, dsb.

Sebatang logam yang panjangnya 14 Lambda () akan beresonansi dengan


baik bila ada gelombang radio yang menyentuh permukaannya. Jadi bila
pada ujung coax bagian inner kita sambung dengan logam sepanjang 14
dan outer-nya di ground, ia akan menjadi antena. Antena semacam ini hanya
mempunyai satu pole dan disebut monopole (mono artinya satu). Apabila
outer dari coax tidak di-ground dan disambung dengan seutas logam
sepanjang 14 lagi, menjadi antena dengan dua pole dan disebut dipole 12
(di artinya dua).
Antena dipole adalah sebuah antena yang dibuat dari kawat tembaga dan
dipotong sesuai ukuran agar beresonansi pada frekwensi kerja yang
diinginkan. Kawat yang dipakai sebaiknya ukuran AWG (American Wire
Gauge) diameter 2 mm atau lebih besar lebih baik secara mechanical
strength.
Agar dapat beresonansi, maka panjang total sebuah Dipole (L) adalah 0,5 x
K, adalah panjang gelombang diudara dan K adalah velocity factor pada
kawat tembaga.
Untuk kawat tembaga relatif kecil (hanya beberapa mm), jika dibandingkan
dengan setengah panjang gelombangSehingga nilai K diambil sebesar 0,95,
dan cukup memadai untuk start awal
Rumus yang digunakan untuk menghitung total panjang antena dipole
= 300 / f
L = 0,5 x K x
dimana :
= panjang gelombang diudara
f = frekwensi kerja yang diinginkan
L = panjang total antena dipole
K = velocity factor yang diambil sebesar 0,95

Perawatan & Penggunaan Antenna Dipole


Penempatan antena disarankan agak jauh dari kawat telepon dan kawat listrik
untuk menghindari timbulnya telephone interference dan television interference.
Bentangan antena yang sejajar dengan kawat telepon atau kawat listrik dengan
jarak kurang dari lima meter akan dapat menimbulkan gangguan pada pesawat
telepon, televisi dan perangkat audio lainnya.
Makin rendah letak antena, sayap-sayapnya cenderung makin pendek. Untuk itu
dalam pekerjaan matching, antena diletakkan pada ketinggian yang sebenarnya.
Begitu pula diameter kawat akan berpengaruh terhadap panjangnya, makin besar
diameter makin pendek antenanya, Hal ini disebabkan karena kapasitansi antena
terhadap bumi. Matching antena pada saat tanah basah, misalnya sehabis turun
hujan, sayap dipole menjadi lebih pendek.
Kecuali itu dalam pemasangan antena perlu memperhatikan lingkungan yang
mungkin mengganggu antena itu sendiri. Misalnya adanya atap dari bahan seng
atau atap rumah yang dilapisi dengan aluminium foil cenderung akan menyulitkan
matching antena.
Hal yang harus diperhatikan adalah antena dipole jangan diletakkan dengan pipa
logam, genteng-genteng alumunium, atap rumah dari metal, dan objek-objek lain
yang terbuat dari metal.

http://xa.yimg.com/kq/groups/22958331/1357447844/name/M.H.Murdana-Dipole
%26Reciprocal.ppt
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Gambaran_Umum_Antenna_Am
atir_Radio
http://hilalnuha.wordpress.com/2011/01/19/cara-kerja-antenna-dan-gelombangelektromagnet/