Anda di halaman 1dari 3

PROSEDUR HYDROSTATIC TEST PIPING

SYSTEM
1. Ruang Lingkup
Prosedur ini menjelasakan cara-cara kebutuhan dasar unruk melakukan pengujian dengan
tekanan atau Hydrostatic Test terhadap Pipa pada pekerjaan tersebut di atas.
2. Code & Standard
Kode dan Standard yang digunakan adalah disi terakhir, kecuali yang telah ditentukan lain di
prosedur ini, tetap sebagai bagian dari prosedur ini. Semua pengujian Hydrostatic Test akan
dikerjakan menurut standard sebagai berikut :
ASME SEC.IX
Standard for Pipe Refenery
ANSI
American National Standard Institute
B 31 8
Liquid LPG Gas
B 16.5
Flanges ang Flanged Fittings.
ASME
American Sociaty of Technical Engineers, Section V
Non Destructive Examination.
84 K/38/DJM/1998 Keputusan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.
3. Program Test
Uji Tekan pada Flow Line dapat dilaksanakan apabila :
Pekerjaan Konstruksi jalur pipa telah selesai seluruhnya
Hasil Penyambungan Pipa telah dinyatakan baik dan diterima oleh Pertamina
Prosedur Pengujian yang diajukan oleh sub-kontractor sudah disetujui oleh
Pertamina
Air yang dipakai adalah air tawar / air bersih yang di test kadar PH nya tidak boleh
lebih dari 6, Chemical Inhibitor akan ditambahkan bila perlu.
4. Persiapan Test
Sebelum dilakukan pengujian, terlebih dahulu pipa yang akan diuji harus dalam keadaan
bersih. Semua sambungan-sambungan dengan peralatan lain harus dilepas. Pada pelaksanaan
Hydrostatic Test ini jika terdapat katup / valve yang tidak digunakan untuk pengetesan harus
dilepas dan diganti dengan temporary spool :
Adapun urutan pekerjaan yang akan dilaksanakan anatara lain :
1.
Pembersihan bagian dalam pipa dengan menggunakan angin / udara dari Compressor.
2.
Pengisian pipa dengan air bersih / air tawar yang telah disetujui Pertamina
3.
Menaikan tekanan sesuai dengan spesifikasi
4.
Peralatan (Instrument) untuk mencatat data-data selama Hydrostatic Test dilaksanakan
5.
Equipment yang masih berfungsi baik harus sudah disiapkan seperti :
a. Fresh Water Source
b. Water Filling Pump

c.
d.
e.
f.

Air Compressor
Pressure Gauge
Thermometer (untuk pengukuran temperatus udara luar)
SW Flange Gasket

Khusus untuk Item. E telah dikalibrasi dan memenuhi sertifikatsi kalibrasi.


Pelaksanaan pengujian didasarkan pada kekuatan jenis material pipa yang telah disetujui dan
besarnya tekanan pengujian adalah 1 X Tekanan Operasi = 1.5 x 750 Psig = 1125 Psig
5. Hydrostatic Testing / Pelaksanaan Pengujian Dengan Hydrostatic
1) Sebelum dilakuan pengetesan yang diperiksa jalur pipa yang akan di test, apakah
sudah selesai sesuai yang direncanakan
2) Area dimana jalur pipa yang akan di test harus diberi tanda atau batas yang jelas dan
hanya petugas yang berwenang yang boleh masuk daerah tersebut.
3) Pompa air akan dipakai untuk mengisi air kedalam pipa dengan jumlah yang cukup.
4) Air yang dipergunakan adalah air baru tawar (air bersih) yang telah di Test kadar PH
nya dan sudah disetujui oleh Pertamina, Chemical Inhibitor akan ditambahkan, bila
perlu.
5) Kecepatan air pengisian lebih kecil dari 1 M / detik
6) Tekanan Uji / Pressure Test ditentukan sebagai berikut :
a. 1 X Desgin Pressure, atau
b. 1 X Max. Operating Pressure.
7) Pressure Test dan Waktu Test
Pelaksanaan Test dilakukan secara bertahap sebagai berikut :
c. 30% Holding Time 15 menit
d. 75% Holding Time 15 menit
e. 100% Holding Time 6 Jam
8) Nilai tekanan pada kedua Pressure Gauge dicatat
9) Selama tekanan 100% Pressure Test agar dilakukan pemeriksaan kemungkinan
adanya kebocoran pada sambungan-sambungan antara lain sambungan pipa, Flange to
flange, Blind Flange dll.
10) Dalam pengetesan digunaka 1 (satu) Pressure Gauge (telah dikalibrasi) dengan range
pressure gauge 1 sampai max. 2 X Pressure Test dan 1 (satu) temperatur gauge
dengan range 0 ~ 150F
11) Bila terjadi kebocoran maka tekanan didalam pipa harus dilakukan secara bertahap
sampai titik atmosphere, selanjutnya dilakukan perbaikan pada kebocoran tersebut.
12) Sesudah perbaikan dilakukan, pengujian diulangi lagi mulai butir 7 dan 8 sampai
pengujian baik dan diterima Pertamina..
6. Records
Data-data pengetesan / Hydrostasic Test tercantum informasi sebagai berikut :
Tanggal Test
Line Test of Pipe
Pressure Test / Tekanan Uji
Temperature Test
Waktu Test

Media yang dipakai


Pressure Gauge yang dipakai
Temperature Gauge yang dipakai
Pelaksanaan Pengetesan
Disaksikan oleh PT. Pertamina
Disaksikan oleh Jasa Inspeksi Teknik (bila diperlukan)

7.

Dewatering (pengeluaran air)


Line Pipe
a. Sesudah pengujian Hydrostastic Test selesai dilakukan dan disetujui oleh Pihak
Pertamina secara baik, maka air akan dikeluarkan dari dalam pipa dan didorong oleh
udara dengan memakai Air Compressor
b. Air akan dikeluarkan memalui pipa sementara dan ditempatkan pada tempat yang
diijinkan / disetujui oleh Pertamina
c. Ujung pipa yang mana didalamnya mengandung air yang akan dikeluarkan ditutup
dengan karton (kertas tebal), agar pada saat penekanan oleh compressore dapat
menghasilkan pembersihan yang baik
d. Air yang dikeluarkan akan disambungkan dengan drain yang dilengkapi dengan alat
penampung air.
e. System pengeluaran ini akan diatur dilapangan sesuai dengan petunjuk dan instruksi
Pertamina.

8.

Keselamatan Kerja
a. Uji tekan harus dilaksanakan oleh sub-kontraktor
b. Semua peralatan pengetesan / pengujian seperti Water Pump, Pressure Indicator,
Temperature Indicator dan lain-lain harus ditempatkan disuatu tempat/ area yang
sama, selama kondisi memungkinkan untuk memudahkan memonitor pelaksanaan
pengetesan.
c. Selama pengetesan berlangsung harus selalu dimonitor oleh petugas yang ditugaskan
untuk pengetesan tersebut.
d. Menggunakan kelengkapan keselamatan kerja bagi pekerja yang terlibat langsung.