Anda di halaman 1dari 18

TUGAS ANATOMI TOPOGRAFI

ABDOMINAL CRANIALIS

Oleh :
1. Satria Yanuwardani S.
1109005001
2. Fidry R. I.
1109005010
3. M. Andry Rahim.1109005030
4. Irenius Rea Adja Dji
1109005033
5. Nur Hanifah S.
1109005034
6. Irma Rozalina
1109005041
7. Elsa Hidayati.
1109005042
8. Siereh Eugene M. Lapik 1109005087
9. Edi Suryawan
1109005093
10. M. Pahri A.
1109005109

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN


UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2011

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
segala berkat dan rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan paper hasil praktikum
Anatomi veteriner I dengan judul Otot Daerah Thoraks dan Abdomen pada
Anjing tepat pada waktunya, sebagai syarat untuk mengikuti Ujian Akhir
Semester matakuliah anatomi veteriner I. Paper ini dibuat sebagai hasil dari
praktikum yang kami lakukan sejak tanggal 6 Desember 25 Desember 2011.
Paper ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui anatomi dan fungsi otototot yang terdapat pada thorak dan abdomen serta untuk memenuhi tugas anatomi
veteriner I. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih yang sebesarbesarnya kepada :
1. Bapak Dr. drh. I Nengah Wandia, M. Si, selaku dosen penanggung jawab
matakuliah anatomi veteriner I.
2. Bapak Dr. drh. I Ketut Suatha, M. Si, selaku staf dosen matakuliah anatomi
veteriner I.
3. Seluruh asisten dosen yang bertanggung jawab dalam matakuliah anatomi
veteriner I.
4. Rekan-rekan semua yang telah membantu dan memberikan motivasi dan
dukungan sehingga paper ini dapat terselesaikan.
Dalam penulisan paper ini masih banyak kekurangannya, untuk itu kritik dan
saran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan guna kesempurnaan paper
ini. Semoga paper ini bermanfaat bagi kita semua dimasa yang akan datang.

Denpasar, Desember 2011

DAFTAR ISI

Halaman
Halaman judul

.........................................................................................

Kata pengantar

.........................................................................................

ii

................................................................................................

iii

Daftar isi

Daftar gambar
BAB I

BAB II

BAB III

BAB IV

.........................................................................................

iv

PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang

..........................................................

1.2

Tujuan

........................................................................

1.3

Manfaat

......................................................................

MATERI dan METODE


2.1

Materi

2.2

Metode

........................................................................

......................................................................

HASIL dan PEMBAHASAN


3.1

Otot Thoraks

3.2

Otot Abdomen

............................................................
..........................................................

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR GAMBAR

5
11

Halaman
1.

Musculus cutanius trunci

.............................................................

2.

Musculus latissimus dorsi

...........................................................

3.

Musculus pectoralis superfisial

...................................................

4.

Musculus pectoralis profundus

...................................................

5.

Musculus serratus ventralis

........................................................

6.

Musculus serratus dorsalis

..........................................................

7.

Musculus scalenus

......................................................................

8.

Musculus intercostalis Ext. dan Int.

9.

Musculus rectus thoracis

10.

Musculus obliquus abdominis externus

....................................

11

11.

Musculus obliquus abdominis internus

....................................

11

12.

Musculus transversus abdominis

................................................

12

13.

Musculus rectus abdominis

.........................................................

13

............................................

............................................................

BAB I

9
10

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Anatomi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang struktur
dan bentuk dari tubuh makhluk hidup.

Pada setiap hewan setiap organ

tertentu memiliki bentuk dan jumlah yang berbeda. Contohnya otot-otot yang
berada pada Thoraks berbeda dengan otot yang berada di Abdomen pada
anjing.
Otot pada Thoraks dan Abdomen adalah m.pectoralis superfisialis,
m.pectoralis profundus, m.serratus ventralis pars cervicis dan pars thorachis,
m.levator

costarum,

m.intercostalis

externa,

m.intercostalis

interna,

m.rectactor costae, m. transversus thoracis, m.rectus thoracis, m.diafragma,


m.obliques

externus

abdominis,

m.obliques

internus

abdominis,

m.transversus abdominis dan m.rectus abdominis.


Semua organ diatas sangat penting untuk proses kelangsungan hidup
makhluk hidup yang sesuai dengan fungsinya yaitu alat gerak aktif dan
memelihara keseimbangan tubuh, oleh karena itu perlu mengetahui
anatominya karena pasti akan sangat berguna nantinya dikemudian hari
setelah menjadi dokter hewan dan terjun di dilapangan.
1.2 Tujuan
Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui anatomi dan fungsi otot pada
daerah Thoraks dan Abdomen (Anjing).
Tujuan lain dari penulisan ini :
1. Dapat mengetahui fungsi otot pada daerah thoraks dan abdomen pada
anjing.
2. Dapat mengetahui bagian-bagian otot daerah thoraks dan abdomen pada
anjing.
3. Dapat menjelaskan arah serabut, origo,dan insersio dari otot-otot yang
terdapat pada daerah thoraks dan abdomen.

1.3 Manfaat

Manfaat yang dapat diperoleh dari praktikum yang dilakukan pada saat
kuliah akan dirasakan pada saat setelah lulus menjadi dokter hewan dan
bekerja di lingkungan masyarakat. Penulis dapat bekerja dimana saja yang
sesuai dengan bidangnya dalam dunia kedokteran hewan. Contoh: dokter
hewan yang ingin mengobati sapi, tentunya dokter hewan harus tau otot
bagian mana tempat dilakukannya aplikasi injeksi(suntik).

BAB II

MATERI DAN METODE


2.1 Materi
Materi yang digunakan dalam praktikum :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kadaver
Formalin
Air
Scalpel
Pinset
Masker
Sarung tangan

( 1 ekor anjing)
( 10 buah)
( 10 buah )
( 10 buah )
(12 buah )

2.2 Metode
Metode yang digunakan :
1. Pembedahan dan melihat secara langsung pada cadaver secara manual
dengan menggunakan scapel dan pinset dan dengan bimbingan dari asisten
dosen matakuliah anatomi veteriner.
2. Berpedoman pada buku dan atlas anatomi yang mahasiswa miliki.
3. Pengamatan langsung terhadap otot-otot yang terdapat pada daerah thoraks
dan abdomen pada anjing.
4. Pengambilan gambar terhadap otot-otot pada daerah thoraks dan abdomen
dengan menggunakan camera digital dan handphone.

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil pengamatan pada saat praktikum anatomi veteriner. Jenisjenis otot yang terdapat pada daerah thoraks dan abdomen adalah sebagai berikut:
1. Musculus cutaneus trunci
Menyebar dari daerah gluteal ke cranial dan ventral dan akhirnya

bergabung dengan Muscularis Pectoralis profundus di caudal daerah


axilaries, otot ini menempel pada kulit bagian thoraks dan abdomen.

Gambar 1. Musculus cutanius trunci


2. Musculus latissimus dorsi
Otot seperti kipas dan menguncup di craniolateral.
Origo : Fascia thoraco lumbal dan 2-3 costae akhir.

Insersio : Tuberositas teres mayor humerus.

Gambar 2. Musculus Latissimus dorsi


3.1 Otot Thoraks
1.

Musculus pectoralis superficialis

origo : garis median sternum 3 ruas sternum bagian depan. Otot ini
bertemu bagian kiri dan kanan pada origonya.

Insersio : crista humeri

Serabut otot : ke lateral menyusup di bawah M. cleidobrachialis

Fungsi : adductor kaki depan

Gambar 3. Musculus pectoralis superficial

2.

Musculus pectoralis profundus

Origo : garis medial ventral sternum dari bagian caudal M. pectoralis

superficialis cranial sampai daerah xephoideus.


Insersio :
o Bagian cranial otot pada tuberositas minor humerus bagian ini ditutupi
oleh M. pectoralis superficialis.
o Bagian fibrosa otot yang melewati M. biceps brachii di insertiokan pada
tuberositas mayor humeri.
o Bagian caudalnya di insertiokan lebih ke bawah pada humerus melalui
fascia.

Fungsi :
o Adductor kaki depan
o Menarik badan ke depan
o Retraksi bahu saat kaki depan menumpu

Serabut : craniolateral

Gambar 4. Musculus pectoralis profundus

3.

Musculus serratus ventralis


Terdiri dari 2 bagian yaitu pars cervicalis (merah) dan pars thoracis
(kuning).

Berbentuk

menyerupai

kipas.

Fungsinya

sebagai

penopang/penyokong tubuh.

Gambar 5. Musculus serratus ventralis

M. serratus ventralis pars cervicalis


Origo: memiliki origo yang luas dari vertebrae cervicalis IVsampai

costae X
Insersio: Bagian cervicalis m. serratus ventralis diinsersiokan pada

craniodorsal sumbu putar scapula


Letak berjalan ke dorsal danmelekat pada permukaan medialscapula
dankartilago scapula

Fungsinya Dapat mengerakkan kaki ke belakang. Jika berkontraksi


unilateral, bagian cervicalis akan menarik leher ke sisi yang
bersangkutan,tetapi kontraksi bilateral akan meninggikan leher.

M.serratus ventralis pars thorachis


Origo: berasal pada sisi lateral tulang rusuk ke VIII-IX
Insersio: diinsersiokan pada caudodorsalsumbu putar scapula
Letaknya berjalan ke dorsal dan melekat pada permukaan medial
scapula dan kartilago scapula.

Fungsinya dapat mengerakkan kaki ke depan. Bagian thoracalis juga


berperan sebagai otot inspirasi yang potensial.

4.

Musculus serratus dorsalis

Terdiri dari 2 bagian yaitu bagian cranial (merah) dan bagian caudal
(kuning). Otot ini melekat pada ujung ventral fascia thoracolumbal melintas
diatas otot longissimus dan illiocostalis dan akhirnya ditautkan pada costae.

Gambar 6.
caudal(kanan)

Musculus

seratus

dorsalis

bagian

cranial(kiri)

dan

M. serratus dorsalis cranialis


Serabut otot caudo-ventral
Insersio: costae II-X
Fungsinya adalah protaktor costae saat inspirasi

Terdiri dari 2 bagian. Otot inimelekat padaujung ventral Fascia


Thoracolumbal

M. serratus dorsalis caudalis


Serabut cranio lateral,terdiri atas 3 bendel yang terpisah-pisah sesuai

5.

insersionya.
Insersio: costae XI, XII, XIII

Fungsinya adalah retractor costae saat ekspirasi.

Musculus scalenus
Kelompok otot scalenus menempati posisi yang sama pada vertebrae
cervicales begian belakang. Otot ini berjalan menuju satu atau beberapa
costae pertama dan berfungsi membantu pernafasan saat inspirasi. Pada
beberapa spesies, otot scalenus dibedakan menjadi bagian dorsalis (merah),
dan medius (kuning)

Gambar 7. Musculus Scalenus


Origo: Os. Cervicalis I sampai Os. Cervicalis IV.
Insersio: Costae pertama.
Fungsinya mengangkat costae pertama dan memutar leher ke sisi
berlawanan.

6.

Musculus intercostalis

Gambar 8. Musculus intercostalis externus dan internus


Menempati spatium intercostae dari M. Levator costarum sampai
costochondra jungtions.
externus dan internus.

Musculus intercostalis di bagi dua bagian yaitu

Externus (merah) :
o Origo: margo caudal costae di depannya
o Insersio: Margo cranial costae dibelakangnya.
o Serabut otot: caudo ventral

7.

Internus (kuning) :
o Origo: Margo cranial costae di belakangnya
o Insersio: Margo caudal costae di depannya
o Serabut otot: cranio ventral
o Fungsi: bersama-sama otot intercostalis untuk inspirasi.
Musculus Rectus thorachis

Gambar 9. Musculus rectus thoracis


Origo: Costae I, dibelakang insersio M. Scalenus medius
Insersio: Cartilago costae ke IV
Serabut otot: caudo ventral
Fungsi: untuk inspirasi

3.2 Otot Abdomen


1. Musculus obliquus abdominis externus

Gambar 10. Musculus obliquus abdominis externus.

Origo: Pertengahan rusuk ke 3-12 dan lumbal.

Insersio: melalui aponerosa ke garis mediana ventral.

Serabut: Caudolateral.

2. Musculus obliquus abdominis internus

Gambar 11. Musculus obliquus abdominis internus

Origo: Fascia thoracolumbal

Insersio: Bagian cranial sepanjang arcus costae, bagian caudal melalui


aponeurosa ke garis mediana ventral (Linea alba)

Serabut: Cranioventral

Ada bagian otot ini menjadi bagian dari M. cremaster (pada jantan)

3. Musculus transversus abdominis

Gambar 12. Musculus transversus abdominis.

Origo: Bidang medial arcus costae

Insersio: Aponeurosis sampai ke M. Rectus Abdominis

Serabut: Transversal

4. Musculus rectus abdominis

Origo: Tendon cartilago costae sternal

Insersio: Tendon praepubicus

Serabut: Longitudinal
Fungsi: meningkatkan tekanan intraabdominal saat defekasi, urinasi,
ekspirasi, dan kelahiran saat berkontraksi. Juga untuk fleksor columna
vertebralis

Gambar 13. Musculus rectus abdominis

BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

Putra, Arta. 2011. Otot Thoraks dan Abdomen. Universitas Udayana. Bali.
Udayana University. 2011. Atlas of Topography Anatomi of Domestic Animal.
Universitas Udayana. Bali.

Anda mungkin juga menyukai