Anda di halaman 1dari 8

2.

Teori Penunjang uP8088

2.1. Mikroprosesor 8088


Berikut ini gambar kaki-kaki dari mikroprosesor 8088 dalam
mode minimum.

Gambar 2.1 Konfigurasi pin pada 8088

2.1.1 Fungsi kaki-kaki mikroprosesor 8088


Berikut ini adalah fungsi kaki-kaki 8088.

1. AD0-AD7 - Bus Alamat/Data :


jalur yang dimultipleks untuk menyalurkan data pada saat ALE
aktif (1) atau byte rendah alamat pada saat ALE tidak aktif (0).
2. A8-A15 - Bus Alamat :
bit-bit dimana alamat A8-A15 ada selama siklus bus.

Minimum sistem 8088

3. A19/S6, A18/S5, A17/S4 dan A16/S3 - Alamat/Status :


kaki-kaki yang dimultipleks yang digunakan untuk bus alamat bit
A16-A19 pada saat ALE berlevel logika 1 dan untuk sisa siklus
bus lainnya digunakan bit-bit status S3-S6. Bit status S6 selalu
berlogika 0, bit S5 menandakan kondisi dari bit flag I dan bit S3
dan S4 menandakan segmen yang diakses selama siklus bus yang
sedang berlangsung.

4. RD-Read :
sinyal kontrol akan berlevel logika 0 pada saat data bus siap
menerima data memori atau I/O.
Tabel 2.1 fungsi status bit S3 dan S4
S3
0
0
1
1

S4
0
1
0
1

STATUS
extra segment
stack segment
code segment
data segment

5. READY-Ready :
input ini diperiksa oleh 8088 pada akhir dari siklus T2. Jika
dalam kondisi logika 0, maka siklus pembacaan atau penulisan
data akan diperpanjang sampai input ini kembali ke logika 1.

6. INTR-Interrupt Request :
satu dari dua kaki yang digunakan untuk meminta interupt
hardware. Jika INTR diberi level logika 1 pada saat flag 1 set,
8088 masuk ke siklus interrupt acknowledge (INTA aktif)
setelah intruksi yang sedang berlangsung selesai.

Minimum sistem 8088

7. TEST- Test :
Kaki yang diperiksa oleh intruksi WAIT. Jika TEST berlogika 0,
maka intruksi WAIT akan meneruskan ke intruksi selanjutnya ,
dan jika TEST '1', WAIT akan menunggu sampai TEST ' 0'.

8. NMI-Nonmaskable Interrupt :
input yang mengaktifkan interupsi tipe 2 pada akhir dari instruksi
yang sedang dilaksanakan.

9. RESET-Reset :
kaki yang jika diberi level logika 1 untuk minimum 4 clock, akan
mereset 8088. Pada saat 8088 reset, 8088 mulai melaksanakan
instruksi pada alamat memori FFFF0H dan menon-aktifkan
interupsi dengan mereset flag I.

10. CLK-Clock :
sebuah input yang menyediakan pewaktu dasar untuk 8088. Clock
ini harus ber-duty-cycle 33 persen untuk memberikan pewaktu
yang benar ke 8088.

11. Vcc-Vcc :
input tegangan pencatu +5V,

12. GND-Ground :
hubungan ke ground.

13. MN/MAX-Minimum/Maximum Mode :


pin yang digunakan untuk memilih mode operasi minimum jika
dihubungkan ke +5V dan mode maksimum jika dihubungkan ke
ground.

Minimum sistem 8088

14. IO/M-Input/Output atau Memori :


pin yang yang menunjukkan isi dari bus alamat adalah informasi
pengalamatan memori atau I/O.

15. INTA-Interrupt Acknowledge :


respon untuk INTR. Selama permintaan interupsi, pin INTA akan
berlogika 0 yang menunjukkan bahwa bus 8088 menunggu
vector-number.

16. ALE-Address Latch Enable :


pin yang digunakan untuk menunjukkan bahwa bus alamat berisi
alamat memori atau alamat port I/O.

17. DT/-R-Data Transmite/-Receive :


pin yang digunakan untuk mengendalikan arah aliran data
melewati buffer data.

18. -DEN-Data Bus Enable :


pin yang aktif bila bus data telah berisi data.

2.1.2 Register-register 8088


Register 8088 bisa dikelompokkan dalam tiga bagian besar, yaitu
DATA REGISTER yaitu beberapa register aritmatik, POINTER
REGISTER yang mencakup register base dan register indek juga program
counter dan stack pointer, dan SEGMENT REGISTER yaitu kumpulan
register yang mempunyai kegunaan khusus. Semua lebarnya 16-bit.
Group register data terdiri dari AX, BX, CX, DX. Register-register
data bisa digunakan untuk menyimpan operand maupun hasil, dan

Minimum sistem 8088

kesemuanya bisa diakses secara penuh (16-bit) maupun byte tinggi dan
byte rendah secara terpisah.
AX

(Accumulator) sering digunakan untuk menyimpan hasil setelah


operasi logika dan aritmatika.

BX

(Base) sering digunakan untuk menyimpan basis alamat dari data


sebagai referensi dari instruksi translate (XLAT).

CX

(Count) digunakan sebagai register pencacah secara implisit


dalam beberapa instruksi.

DX

(Data) adalah register serba guna yang juga menyimpan bagian


tinggi dari hasil perkalian 16-bit, bagian penting dari data sebelum
proses pembagian, dan nomor I/O port untuk instruksi I/O.

Group pointer dan indek terdiri dari register IP, SP, BP, SI dan DI.
SP

(Stack Pointer) digunakan untuk mengalamati stack.

BP

(Base Pointer) register serba guna yang digunakan untuk


mengalamati array dari data dalam stack.

SI

(Source Index) digunakan untuk mengalamati sumber data secara


indirect untuk digunakan dalam instruksi string.

DI

(Destination Index) secara normal digunakan untuk mengalamati


data tujuan dan instruksi string, juga digunakan untuk menyimpan
offset suatu operan selama berlangsungnya suatu operasi string.

IP

(Instruction Pointer) selalu digunakan untuk mengalamati


instruksi selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh 8088. Lokasi
sebenarnya

dari

instruksi

selanjutnya

dibentuk

dengan

menambahkan isi dari IP dengan CS x 16.

Minimum sistem 8088

Group segmen terdiri dari register CS, SS, DS, dan ES. Register
yang bisa digunakan untuk pengalamatan, register BX, IP, SP, BP, SI dan
DI hanya selebar 16-bit. Sedangkan memori yang harus dialamati sebanyak
1 Mbyte atau membutuhkan alamat selebar 20 bit, sehingga register indek
dan pointer tidak cukup lebar untuk mengalamati keseluruhan memori
secara langsung. Sehingga untuk mengatasi hal ini 8088 menggunakan
segmen.
Sebuah segmen memori adalah sebuah blok memori sebanyak 64
byte yang dialamati oleh register khusus yang disebut register segmen.
Empat segmen berbeda bisa secara simultan ada dalam daerah memori:
code segment, data segmen, stack segment dan extra segment. Data bisa
diindek atau ditunjuk dalam segmen oleh register indek, register pointer,
register base atau instruction pointer.
Setiap segment register mempunyai fungsi khusus dan secara
normal berhubungan dengan satu atau lebih register indek atau register
pointer. Untuk menghasilkan lokasi memori, isi dari register segment
ditambah dengan offset alamat dalam sebuah register index atau register
pointer. Register segment secara normal mempunyai kegunaan khusus,
tetapi dapat di-override. Penggunaan secara normal atau default dari
register segment adalah sebagai berikut:
CS

(Code Segment) 64K-byte bagian dari memori yang berisi


program atau kode program. Register ini terutama diubah dengan
instruksi jump, call, atau return. Alamat dari instruksi selanjutnya
yang akan dilaksanakan oleh 8088 dibangkitkan dengan
menambahkan isi dari instruction pointer dengan isi dari CS x
16.

Minimum sistem 8088

10

DS

(Data Segment) 64K-byte bagian dari memori yang berisi data


yang direferensikan oleh hampir semua instruksi dan mode
pengalamatan memori.

SS

(Stack Segment) 64K-byte bagian dari memori yang digunakan


untuk stack.

ES

(Extra Segment) segment khusus yang secara normal digunakan


hanya untuk operasi string.

2.1.3. Basic Timing (Pewaktu dasar)


Basic timing sangat diperlukan dalam perencanaan rangkaian buffer
dan latch karena beberapa jalur pada 8088 di multipleks. Selain itu basic
timing juga diperlukan dalam perhitungan access time dari memori atau
peralatan I/O

2.1.4. Memori
Memori dapat dibagi dalam 2 golongan yaitu ROM (Read Only
Memory) dan RAM (Random Access Memory). Memori jenis ROM
bersifat non volatile, artinya data yang disimpan tidak hilang ketika
hubungan power supply ke ROM diputuskan. Jenis ROM yang banyak
digunakan adalah EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
EPROM mempunyai jalur address sesuai dengan kapasitas
memorinya, sebagai contoh EPROM 2764 mempunyai kapasitas 8 kbyte (
8192 x 8 = 2l13 x8 ) mempunyai 13 jalur address : A0 - A12. Pada EPROM
terdapat pin CS (Chip Select) yang berfungsi mengaktifkan rangkaian
buffer input/output internal dari EPROM. Pada EPROM ini juga terdapat

Minimum sistem 8088

11

pin OE (Output Enable) yang berfungsi mengaktifkan data output dari


EPROM.
Jalur address dari CPU yang tidak dihubungkan ke EPROM disebut
zone bit. Untuk EPROM 2764 yang mempunyai interval memori A0 - A12
(8 Kbyte) mempunyai zone bit A13 - A19 bila dihubungkan dengan
address bus uP 8088.
Memori jenis RAM digunakan untuk menyimpan data sementara
waktu. Data pada RAM akan hilang bila supply tegangan terputus.
Ada 2 jenis RAM, yaitu RAM statis dan RAM dinamis. RAM statis
mempunyai keuntungan dalam hal kemudahan pengoperasiannya, karena
tidak diperlukan refresh, row address strobe (RAS), column address
strobe (CAS). Tetapi kerugiannya adalah harga dan ukuran per bit lebih
besar daripada RAM dinamis. Pada RAM selain terdapat pin CS dan OE
seperti halnya EPROM, juga terdapat WE (Write Enable)

Minimum sistem 8088

12