Anda di halaman 1dari 4

CONTOH RANCANGAN PROGRAM

PEMUSATAN LATIHAN
45 HARI
KEBERSAMAAN DALAM KESEHARIAN DAN KESEHARIAN DALAM KEBERSAMAAN
BAGI PARA PEMAIN BERSAMA DENGAN PELATIH, OFISIAL DAN PENGURUS

PENGANTAR :
CONTOH RANCANGAN PROGRAM PEMUSATAN LATIHAN SELAMA L/K 45 HARI,
YANG MEMILIKI SASARAN AKSELARASI (PERCEPATAN) PENINGKATAN PRESTASI
PEMAIN, MENCAPAI JENJANG PRESTASI TIM TERTINGGI PADA EVEN YANG AKAN DI
IKUTI, MEMUAT APA SAJA YANG HARUS DI SIAPKAN, CONTOH GARIS BESAR
PROGRAM LATIHAN MENGHADAPI EVEN YANG AKAN DI IKUTI, DI BAGI DALAM 3
FASE LATIHAN DALAM GARIS BESARNYA DAN DI TAMBAH 1 FASE PEMELIHARAAN
KONDISI MENJELANG PERTANDINGAN .

SASARAN :
1. MEMBANGUN AKSELERASI (PERCEPATAN) PENINGKATAN KEMAMPUAN
PEMAIN.
2. MEMBANGUN KEBERSAMAAN DAN KEKOMPAKAN PEMAIN DI DALAM DAN DI
LUAR LAPANGAN.
3. MEMBANGUN KEINGINAN KUAT (WILL POWER) PARA PEMAIN UNTUK
MEMAJUKAN PRETASI MASING-MASING DAN MEMAJUKAN PRESTASI SECARA
TIM UNTUK MENCAPAI PRESTASI TERTINGGI.
4. MEMBANGUN KOMUNIKASI DUA ARAH DENGAN PARA PEMAIN ATAU UMPAN
BALI, TERMASUK MENDENGARKAN PENDAPATNYA TENTANG PROGRAM
KEGIATAN YANG DI IKUTINYA.
5. PUNCAKNYA, MEMBANGUN TEKNIK BERMAIN PERSEORANGAN YANG
TINGGI DAN YANG MEMILIKI CIRI KHAS BERMAIN TIM TERSENDIRI (WARNA
BERMAIN TIM) YANG MERUPAKAN KEKUATAN TIM YANG MAMPU
MENGALAHKAN SEMUA LAWAN BERTANDING YANG DI HADAPI, MENCAPAI
JENJANG PRESTASI TIM TERTINGGI PADA EVEN YANG AKAN DI IKUTI,
MENJADI TIM TERBAIK TINGKAT NASIONAL DAN MENJADI TIM WAKIL
INDONESIA KE EVEN TINGKAT DUNIA.

YANG HARUS DI SIAPKAN :


1. MENYIAPKAN NAMA-NAMA PARA PEMAIN YANG AKAN DI SERTAKAN
MENGIKUTI PEMUSATAN LATIHAN.
2. MENYUSUN NAMA-NAMA OFISIAL YANG BERTUGAS MENDAMPINGI PELATIH
DALAM PEMUSATAN LATIHAN.
3. SARANA FASILITAS PENAMPUNGAN (AKOMODASI) BAGI PARA PEMAIN YANG
MENGIKUTI
PEMUSATAN
LATIHAN,
TERMASUK
PENGATURAN
PENGELOMPOKAN
PEMAIN
DALAM
RUANGAN
TIDUR,
SEPERTI
PENGELOMPOKAN PENJAGA GAWANG, PEMAIN BELAKANG, PEMAIN
TENGAH DAN PEMAIN DEPAN.

4.

MENYIAPKAN LAPANGAN LATIHAN TERBUKA DAN TERTUTUP, BERIKUT


SEMUA PERALATAN LATIHAN SEPAKBOLA YANG DIPERLUKAN, TERMASUK
KOSTIM LATIHAN MAUPUN KOSTIM PERTANDINGAN SERTA SEMUA
PERLENGKAPAN PEMAIN.
5. MENYIAPKAN JURU MASAK YANG MENGIKUTI REFERENSI NUTRISI DAN GIZI
SERTA MENYIAPKAN VARIASI MASAKAN YANG MENGUNDANG SELERA
MAKAN PARA PEMAIN DI SETIAP HARINYA.
6. MENYIAPKAN DAFTAR MENU UNTUK SETIAP HARI TERMASUK EKSTRA
FOODING DAN SUPLEMEN VITAMIN.
7. AGENDA PEMERIKSAAN MEDIS (SPORT MEDICINE) UNTUK PEMAIN DAN
PENDEKATAN PSIKOLOGI DENGAN PEMAIN (SPORT PSYCHOLOGY)..
8. MENYIAPKAN TATA TERTIB BAGI PEMAIN PESERTA PEMUSATAN LATIHAN.
9. MENYIAPKAN MATERI PENDATAAN PEMAIN UNTUK MEMBANGUN DATA BASE
PEMAIN.
10.MENYIAPKAN MATERI KUISENER UNTUK MENGETAHUI KONDISI DAN
POTENSI PEMAIN.
11.MENYUSUN PROGRAM KEGIATAN HARIAN YANG BERVARIASI DAN
MENJAUHKAN DARI KEBOSANAN DAN KEJENUHAN, YANG MELIPUTI
KEGIATAN MULAI BANGUN TIDUR DI PAGI HARI SAMPAI SAATNYA ISTIRAHAT
TIDUR DI MALAM HARI.
12.MENYUSUN PROGRAM LATIHAN DAN UJI COBA, TERMASUK PRE TES, TES
LANJUTAN DAN TES AKHIR, BERIKUT EVALUASI DAN PENYEMPURNAAN
ATAU PENYESUAIAN PROGRAM BILA DI PERLUKAN PADA SAAT
PELAKSANAAN PEMUSATAN LATIHAN TERUTAMA BILA MENGHADAPI
PERUBAHAN SITUASI TERMASUK SESUAI HASIL PENGAMATAN KEKUATANKEKUATAN LAWAN SEBAGAI KOMPETITOR.
13.DENGAN MEMPERHATIKAN KESELARASAN ANTARA PROGRAM KEGIATAN
HARIAN DAN PEROGRAM LATIHAN YANG DI SUSUN, AGAR HASIL
PEMUSATAN LATIHAN MENCAPAI HASIL YANG DI INGINKAN, TERMASUK
MEMASUKAN UNSUR VARIASI KEGIATAN YANG SEBANDING DENGAN UNSUR
VARIASI
LATIHAN
YANG
MENYENANGKAN
PARA
PEMAIN
DAN
MENYEIMBANGKAN KEGIATAN DI TEMPAT PENAMPUNGAN, LATIHAN,
PEMULIHAN KONDISI, REKREASI, TERMASUK KEGIATAN SEKOLAH DAN
BELAJAR BAGI PARA PEMAIN.
14.MENDISKUSIKAN TERLEBIH DAHULU SECARA MATANG SEMUA HAL YANG
HARUS DI SIAPKAN SEPERTI TERSEBUT DI ATAS DENGAN SEMUA PIHAK
YANG TERLIBAT DALAM KEGIATAN PEMUSATAN LATIHAN, TERMASUK
MENUNJUK PEMBINA PEMUSATAN LATIHAN UNTUK MENDAMPINGI PELATIH.

CONTOH GARIS BESAR PROGRAM LATIHAN MENGHADAPI


EVEN :
(SESUAI HASIL EVALUASI EVEN TERAKHIR YANG DI IKUTI, PERBAIKAN DARI
KEKURANGAN YANG ADA)
1. PERSIAPAN MENGHADAPI EVEN SEPERTI PERSIAPAN YANG MENYANGKUT
ADMINISTRASI, TEKNIS, MENYIAPKAN SEMUA HAL TERMASUK SARANA
FASILITAS SEPERTI DI SEBUT DI ATAS SEBELUM PEMUSATAN LATIHAN DI
MULAI.
2. PRE TES (UNTUK MENGETAHUI KONDISI AWAL PEMAIN SEBELUM
MENGIKUTI PEMUSATAN LATIHAN).
3. FASE PERTAMA (15 HARI PERTAMA) ADALAH FASE PENDAHULUAN :

a. LATIHAN TEKNIK PERSEORANGAN : LATIHAN MEMAINKAN, MENGOLAH


DAN MENJINAKAN BOLA, LATIHAN BERBAGAI TEKNIK DASAR BERMAIN
SEPAKBOLA, LATIHAN PENJAGA GAWANG.
b. LATIHAN TAKTIK BERMAIN PERSEORANGAN.
c. LATIHAN TAKTIK BERMAIN LINI.
d. LATIHAN TAKTIK BERMAIN TIM.
e. LATIHAN BOLA MATI, SEPERTI TENDANGAN BEBAS, TENDANGAN SUDUT
DAN TENDANGAN PENALTI.
f. LATIHAN DALAM BENTUK SMALL SIDE GAME (20 X 20 M).
g. LATIHAN DALAM BENTUK MITRA LATIH INTERNAL DALAM UKURAN
LAPANGAN GRASSROOTS.
h. TES PERTAMA (TES PENDAHULUAN).
i. EVALUASI HASIL LATIHA FASE PERTAMA.
4. FASE KEDUA (15 HARI KE DUA) ADALAH FASE LANJUTAN :
a. UJI COBA DENGAN TIM YANG DI PERKIRAKAN LEBIH LEMAH
KEKUATANNYA.
b. UJI COBA DENGAN TIM YANG DI PERKIRAKAN SEPADAN KEKUATANNYA.
c. UJI COBA DENGAN TIM YANG DI PERKIRAKAN LEBIH KUAT.
(DI LAKSANAKAN DI KANDANG SENDIRI/DI LAPANGAN SENDIRI DAN
BERTANDANG KE LUAR).
d. MELAKSANAKAN LATIHAN SAMA DENGAN FASE PERTAMA SEPERTI DI
ATAS, YANG SUDAH DI SESUAIKAN DENGAN EVALUASI HASIL UJI COBA
SEBELUMNYA DAN UNTUK MENYIAPKAN UJI COBA BERIKUTNYA.
e. TES KEDUA (TES LANJUTAN).
f. EVALUASI HASIL LATIHAN FASE KEDUA.
5. FASE KETIGA (15 HARI KE TIGA) ADALAH FASE PENINGKATAN
SEBAGAI FASE PUNCAK :
a. PROGRAM LATIHAN YANG SUDAH DI SAMPAIKAN SEPERTI DI ATAS DI
TINGKATKAN BOBOTNYA.
b. DENGAN MENITIK BERATKAN KEPADA TAKTIK DAN STRATEGI BERMAIN,
DENGAN PENDEKATAN SUASANA PERTANDINGAN (GAME SITUATION)
DAN YANG ADA HUBUNGANNYA DENGAN PERTANDINGAN (GAMES
RELATED).
c. DI SESUAIKAN DENGAN KONDISI PERTANDINGAN ATAU LAWAN-LAWAN
YANG AKAN DI HADAPI, BERDASARKAN EVALUASI SELURUH HASIL UJI
COBA DAN PENGAMATAN TERAKHIR.
d. DI PERBANYAK MITRA LATIH INTERNAL UNTUK MEMATANGKAN TAKTIK
DAN STRATEGI BERMAIN.
e. TES KETIGA (TES PUNCAK).
f. EVALUASI HASIL LATIHAN FASE KE TIGA.
6. FASE KE EMPAT (MENJELANG PERTANDINGAN)
a. LATIHAN PEMELIHARAAN KONDISI MENJELANG PERTANDINGAN.
b. LATIHAN RINGAN DENGAN BERBAGAI SIMULASI TEKNIK BERMAIN
PERSEORANGAN, LINI DAN TIM.
c. MENGHASILKAN TEKNIK BERMAIN PERSEORANGAN YANG TINGGI DAN
MEMILKI CIRI BERMAIN YANG KHAS TERSENDIRI (WARNA BERMAIN),
MERUPAKAN KEKUATAN TIM YANG MAMPU MENGALAHKAN SEMUA
LAWAN BERTANDING YANG DI HADAPINYA.
d. MELAKUKAN REKREASI UNTUK MENGHILANGKAN KETEGANGAN
MENJELANG PERTANDINGAN.
7. SELANJUTNYA KEGIATAN MENYESUAIKAN DENGAN JADUAL PERTANDINGAN.

8. PROGRAM LATIHAN DI BUAT SESUAI KEBUTUHAN UNTUK MENYIAPKAN


MENGHADAPI DAN SESUDAH PERTANDINGAN.
JAKARTA, 5 DESEMBER 2014.
M. ACHWANI.
MANAJEMEN SPORT UTAMA.

Anda mungkin juga menyukai