Anda di halaman 1dari 32

ANALISIS (DATA)

DESKRIPTIF
1. Ukuran Tendensi Sentral
2. Ukuran Variasi (Dispersi)

Ruang Lingkup
Tendensi sentral atau nilai tengah ada-

lah angka yang menunjukkan nilai yang


terletak di tengah dari suatu hasil observasi pada suatu agregat
Ukuran nilai tengah yang lazim dipakai:
1.
2.
3.

Mean (rata-rata hitung)


Median (rata-rata letak)
Modus (nilai favorit)
LaOde Saafi

MEAN
Nilai yang diperoleh dgn jalan menjum-

lahkan semua nilai pengamatan dibagi


dgn jumlah semua pengamatan dalam
agregat
Sifat2 mean:
1.
2.
3.
4.

Mempertimbangkan semua nilai pengamatan


Dpt dimanipulasi secara matematis
Hanya berlaku untuk data kuantitatif
Dipengaruhi oleh nilai ekstrim besar/kecil
LaOde Saafi

Rumus Perhitungan
Data tunggal:

Data berkelompok:
atau

X
X

x
n

fx
f
i

X X d i.

fd
f
i

Dengan bobot:

x1.n1 x2 .n2 ... xk .nk


n1 n2 ...nk

LaOde Saafi

Keterangan
f = frekuensi
xi = titik tengah
n = jumlah pengamatan

xd = perkiraan mean = titik tengah yang

banyak frekuensinya
di = deviasi dari xd
X = mean
LaOde Saafi

Contoh X Data Tunggal

1.

Tinggi badan (cm): 149, 155, 161, 167, 161, 173, 161
Hitung X = ?

Perhitungan:
x = 149+155+161+167+161+173+161 = 1127
1127
X = -------- = 161
7
LaOde Saafi

Data Berkelompok
Umur

xi

20 29
30 39

10
30

25
35

40 49
50 59

30
20

60 - 69
Jumlah

10
100

fi.xi

di

fi.di

250
1050

-2
-1

- 20
- 30

45
55

1350
1100

0
+1

0
+ 20

65
-

650
4400

+2
-

+ 20
- 10

LaOde Saafi

Perhitungan X Data Berkelompok


4400
1) X = -------- = 44
100
- 10
2). X = 45 + 10 . ------ = 45 1 = 44
100

LaOde Saafi

MEDIAN
Merupakan nilai observasi yang terletak di-

tengah2 dari seri pengamatan yang sudah


diurutkan menurut besar-kecilnya (Array data)
Sifat2 nilai median:
1.
2.
3.
4.
5.

Mudah dihitung & dimengerti


Dipengaruhi jumlah observasi
Tidak dipengaruhi oleh nilai observasi
Sering digunakan pd dist. Frekuensi yg miring
Digunakan pd data kualitatif & kuantitatif (berskala ratio, interval dan ordinal)
LaOde Saafi

Rumus untuk Data Tunggal


Bila n genap, posisi median = n/2

Median = { X(n/2) + X(n/2 + 1) }


Bila n ganjil, posisi median = (n+1)/2

Median = X[(n+1)/2]

LaOde Saafi

10

Rumus Median untuk Data


Berkelompok
(n/2) - F
Med. = Tb + c. ---------f
Keterangan:
Tb = batas bawah kelas median
F = frekuensi kumulatif sebelum frekuensi
median
f = frekuensi kelas median
LaOde Saafi

11

Contoh Data Tunggal


Tinggi badan: 149, 155, 161, 167, 161, 173, 161

Hitung median = ?
Array Data: 149, 155, 161, 161, 161, 167, 173
Median = 161
Tinggi badan:
149, 155, 161, 161, 163, 165, 167, 173
Median = (161+163)/2 = 162
LaOde Saafi

12

Contoh Data Berkelompok


Tinggi Badan
(cm)
130 139
140 149
150 159
160 169
170 179
180 189
190 - 199

Titik Tengah
(X)
135
145
155
165
175
185
195
LaOde Saafi

Frekuensi
(f)
1
13
48
77
49
11
1

Frekuensi
Kumulatif
1
14
62
139
188
199
200
13

Perhitungan:
Posisi median: 200/2 = 100, terletak

pada kelas : 160 170


Tb = 159,5 c = 10
F = 62 f = 77
(200/2) - 62
Med = 159,5 + 10 { -----------------}
77
= 159,5 + 4,94
= 164,44
LaOde Saafi

14

MODUS
Modus adalah nilai yang memiliki freku-

ensi terbanyak atau sering muncul atau


menjadi favorit
Sifat2 modus:
1.
2.

Tidak terpengaruh nilai ekstrim


Digunakan untuk data kualitatif (nominal
& ordinal) dan kuantitatif (interval & ratio)

LaOde Saafi

15

Contoh Data Tunggal


Tinggi Badan: 149, 155, 161, 161, 161, 167, 173

Hitung Modus = ?
Perhitungan: Modus = 161
Jumlah tenaga pada RS-X: 8 dokter spesialis, 20

dokter umum, 40 perawat, 75 pembantu perawat.


Hitung Modus tenaga?
Modus = pembantu perawat (75)
LaOde Saafi

16

Rumus Modus
Data Berkelompok
S1
Rumus: Mo = Tb + c. --------S1 + S2
Keterangan:
S1 = selisih antara frekuensi kelas modus
dengan frekuensi kelas sebelumnya
S2 = selisih antara frekuensi kelas modus
dengan frekuensi kelas sesudahnya
LaOde Saafi

17

Contoh Data Berkelompok


Tinggi Badan
(cm)
130 139
140 149
150 159
160 169
170 179
180 189
190 - 199

Titik Tengah
(X)
135
145
155
165
175
185
195
LaOde Saafi

Frekuensi
(f)
1
13
48
77
49
11
1

Frekuensi
Kumulatif
1
14
62
139
188
199
200
18

Perhitungan Modus
S1 = 77 48 = 29

S2 = 77 49 = 28
Tb = 159,5 c = 10

29
Mo = 159,5 + 10 { ------------ }
29 + 28
= 159,5 + 5,09
= 164,59
LaOde Saafi

19

UKURAN DISPERSI
Penyebaran atau variasi dari data nilai mean:
Dispersi absolut

Range
Quartiles, Deciles, Percentiles
Deviasi Rata-rata
Variance
Standar Deviasi

Dispersi Relatif

Coeffisient of Variance
LaOde Saafi

20

RANGE
Selisih antara nilai yang paling tinggi & paling rendah
dalam suatu set observasi
Formula:
Ungroup data
Range = Nilai paling tinggi - Nilai paling rendah
Group data:
Range = True upper limit kelas interval paling tinggi
dikurangi true lower limit kelas interval paling
rendah
LaOde Saafi

21

Ukuran Kuartil
Data disusun menjadi suatu distribusi yang ter-

bagi menjadi 4 bagian yang sama atau kuartil


(K)
Selisih antara K3 K1 disebut rentang antarkuartil (interquartile range) yang sama dgn 50%
bagian tengah dari seluruh distribusi, sedangkan
setengah dari rentang antar kuartil disebut
simpangan kuartil (quartile deviation)
LaOde Saafi

22

Ukuran Kuartil (lanjutan)


Formula:
Ungroup data :

Letak: K3 = (n+1) dan


K1 = (n+1)
Nilai K: K3 dan K1 = L + b(S-L)
Keterangan:
L = nilai sebelum K3 dan K1
b = kekurangan unit untuk mencapai letak K3 dan K1
S = nilai di mana K3 dan K1 berada
LaOde Saafi

23

Ukuran Kuartil (lanjutan)


Contoh:
Kolesterol: 150, 152, 160, 165, 167, 169, 171, 174, 175, 193
Data ke : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Letak

K3 = (10+1) = 8,25
K1 = (10+1) = 2,75

Nilai

K3 = 174 + 0,25(175-174) = 174,25


K1 = 152 + 0,75(160-152) = 158

Rentang antar kuartil = K3 K1 = 174,25 158 = 16,25


LaOde Saafi

24

Ukuran Kuartil (lanjutan)


Group data:

Letak kuartil: x = (K x n) / 4
Nilai kuartil : Kk = L + i (x fkum)/f
Keterangan:
L

= tepi bawah kelas di mana kuartil berada


i = interval kelas
fkum = frekuensi kumulatif sebelum kuartil
f = frekuensi di mana kuartil berada
x = letak kuartil

LaOde Saafi

25

Contoh
Tinggi Badan
(cm)

Frekuensi
(f)

Frekuensi
Kumulatif

130 139

Titik
Tengah
(X)
135

140 149
150 159
160 169
170 179
180 189
190 - 199

145
155
165
175
185
195

13
48
77
49
11
1

14
62
139
188
199
200

LaOde Saafi

26

Perhitungan
Letak kuartil:

K3 = (3 x 200)/4 = 150
K1 = (1 x 200)/4 = 50

Nilai kuartil:

K3 = 159,5+10(150-62)/77
= 160,64
K1 = 139,5+10(50-1)/14
= 143
Rentang antar kuartil = 160,64 143 = 17,64
LaOde Saafi

27

DEVIASI RATA-RATA
Merupakan harga mutlak jumlah selisih antara hasil

setiap pengamatan dengan rata-rata dibagi dengan


banyaknya pengamatan
Formula:
x

Populasi

Sampel

MD

MD
n 1

Keterangan: MD = Mean Deviation

LaOde Saafi

28

VARIANCE
Merupakan pangkat dua standar deviasi data
nilai mean suatu observasi
Formula:
Ungroup data:
atau

2
x
x / n
2

s2

n 1

X / N
2

fx 2 fx / n
2

Group data:

s2

LaOde Saafi

n 1

29

STANDAR DEVIASI
Merupakan deviasi dari nilai mean suatu observasi

atau studi
Formula:

Ungroup data
atau

x 2 x / n

Group data

n 1

x / N
2

fx 2 fx / n

LaOde Saafi

n 1

30

Menghitung dgn Kalkulator (fx-3600PA)


Mean & Standar Deviasi
MODE

SHIFT KAC

70

DATA

72

DATA
DATA

DATA
80 DATA

76

DATA

81 DATA

77

DATA

85 DATA

78

DATA

86 DATA

SD

79

86

...

78.4

Rata-rata (Mean)

SHIFT

Standar Deviasi Sampel


Standar Deviasi Populasi

SHIFT

XQn-1

SHIFT

XQ

LaOde Saafi

5.0596
4.8

31

COEFFICIENT OF
VARIATION
Formula

s
CV 100
X

Keterangan:

CV = Coefficient variation
s = standar deviasi

LaOde Saafi

32