Anda di halaman 1dari 4

Business Transactions in Islam

1. in islam man is basically at liberty to possess commodities and goods and to effect transactions as required

Dalam islam pada dasarnya manusia bebas untuk memiliki komoditas dan barang dan transaksi efek sesuai
kebutuhan.

2. islamic economy has laid down certain laws to govern exchanges and transactions among individuals and
societies.

Ekonomi islam telah meletakkan hukum-hukum tertentu untuk mengatur pertukaran dan transaksi antara
individu dan masyarakat.

3. Islamic economy has differentiated between lawful and unlawful forms of sale.

ekonomi islam membedakan antara halal dan haram dalam jual beli.

4. islam prohibits in absolute term oppression despotism, injustice, exploitation, bribe,


nepotism, usury, fraud, monopoly, non reproductive saving, over weight in buying,
undercutting in sale, extravagance, niggardliness, cheating, forgery and the gamut of
political, social and economic improprieties.

islam melarang dalam jangka mutlak penindasan kelaliman, ketidakadilan, eksploitasi, suap, nepotisme, riba,
penipuan, monopoli, non reproduksi tabungan, lebih berat membeli, meremehkan dalam penjualan,
pemborosan, niggardliness, kecurangan, pemalsuan dan, mulai dari politik, sosial dan improprieties
ekonomi.

5. in islam a trader has to be a person of good conduct.

dalam islam seorang pedagang harus seseorang yang berkelakuan baik.


Companies in islamic jurisprudence
‫الشركات في الفقه اإلسالمي‬

1. Islam has clearly stipulated the rules that govern the formation of any type of the different companies. it has
ordained that contracts and deeds should be concluded in writing. Allah almighty says :

" Ye who believe! when ye deal with each other, in transactions involving future obligations in a fixed period
of time, reduce them to writing." Surah 2, verse 282.

Islam telah jelas menetapkan aturan-aturan yang mengatur pembentukan setiap jenis perusahaan yang
berbeda. telah ditahbiskan bahwa kontrak dan perbuatan harus disimpulkan secara tertulis. Mahakuasa
Allah mengatakan:
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu`amalah tidak secara tunai untuk waktu yang
ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya”

2. this means that at the issues relevant to the organization of a company should be
written such as the details related to aims, capital, mode of management, mode of
distributing profits etc.

ini berarti bahwa pada isu-isu yang relevan dengan organisasi perusahaan harus ditulis seperti rincian yang
terkait dengan tujuan, modal, cara manajemen, cara mendistribusikan keuntungan dan lain lain.

3. however, islam has it own reasoning for allowing and encouraging certain form of companies and for
mandatory intervention by the state to induce individuals to establish companies in generaly pooling of
separately small assets, through formation of companies would lead to the emergence of large productive
firms. likewise, islam encourages the formation of trace companies.

Namun, islam memiliki penalaran itu sendiri untuk memungkinkan dan mendorong bentuk perusahaan
tertentu dan untuk wajib intervensi oleh negara untuk mendorong orang untuk mendirikan perusahaan-
perusahaan pada umumnya terpisah pengumpulan aset kecil, melalui pembentukan perusahaan akan
menyebabkan munculnya perusahaan besar yang produktif. pula, islam mendorong pembentukan
perusahaan jejak.
4. from the islamic economic perspective, grouping of individual small resources owned by small shareholders
would promote collective work. co-operation in what is righteous and prous.

ٙ‫ انتؼأٌ ف‬.ٙ‫ؼصش انؼًم انجًاػ‬ٚ ٌ‫ٍ يٍ شأَّ أ‬ًْٛ‫ًهكٓا صغاز انًسا‬ٚ ٙ‫سة انت‬ٛ‫ت انصغ‬ٚ‫غ انًٕازد انفسد‬ًٛ‫ ٔتج‬ٙ‫يٍ يُظٕز االلتصاد اإلسالي‬
ٔ ‫يا ْٕ انصانخ‬

dari perspektif ekonomi islam, pengelompokan sumber daya kecil individu yang dimiliki oleh pemegang
saham kecil akan meningkatkan kerja kolektif. kerjasama dalam apa yang benar dan prous.

The islamic economic system

1. strikes a balance between the good of the individual and that of the society.

Penyeimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat.

2. Moderation is the key-word in islamic economy

ٙ‫ االلتصاد اإلسالي‬ٙ‫االػتدال ْٕ يفتاح كهًت ف‬


Moderasi adalah kata kunci dalam ekonomi islam.

3. The islamic economic system is interlinked with islam creed

‫دة اإلسالو‬ٛ‫ يتسابطت يغ ػم‬ْٙ ٙ‫انُظاو االلتصاد٘ اإلسالي‬


Sistem ekonomi islam berhubungan erat dengan aqidah islam.

4. islamic economy has an ethical humanitarian aspect.

َٙ‫ اإلَسا‬ٙ‫ذتٕ٘ ػهٗ انجاَب األخالل‬ٚ ٙ‫االلتصاد اإلسالي‬


Ekonomi islam mencakup ke dalam aspek kemanusiaan.

5. Zakat plays a great role in enhancing social solidarity.

٘‫ص انتضايٍ االجتًاع‬ٚ‫ تؼص‬ٙ‫سا ف‬ٛ‫انصكاة تهؼب دٔزا كب‬


Zakat memainkan peran besar dalam meningkatkan solidaritas social

Freedom and Equality in Islam


‫ اإلسالو‬ٙ‫ت ٔانًسأاة ف‬ٚ‫انذس‬

1. Islam has taught freedom, cherished it and guaranteed it for the muslim as well as for the non-muslim. From
the islamic point of view, the concept of freedom applies to all voluntary activities of men in all walks of life.

ٗ‫ت تُطبك ػه‬ٚ‫ ٔيفٕٓو انذس‬، ‫ت‬ٛ‫ يٍ ٔجٓت انُظس اإلسالي‬.ًٌٙ‫س انًسه‬ٛ‫ ٔكرنك نغ‬، ‫ضًٍ ذنك نهًسهى‬ٚٔ ّ‫ؼتص ب‬ٚٔ ، ‫ت‬ٚ‫االسالو ٔلد ػهًُا انذس‬
.‫اة‬ٛ‫ انذ‬ٙ‫غ يُاد‬ًٛ‫ ج‬ٙ‫ت نالإلَساٌ ف‬ٛ‫غ األَشطت انطٕػ‬ًٛ‫ج‬

Islam telah mengajarkan kebebasan, dihargai dan dijamin itu untuk muslim maupun non-muslim. Dari sudut
pandang islam, konsep kebebasan berlaku untuk semua kegiatan sukarela manusia dalam semua bidang
kehidupan.
2. Every man is entitled to exercise his freedom of belief, conscience, and worship because these thing would
be meaningless if included by force. in addition, one of the basic principles in islam is that there is no
compulsion in religion.

، ‫ باإلضافت إنٗ ذنك‬.‫كٌٕ نّ يؼُٗ إذا تضًُت بانمٕة‬ٚ ٍ‫ء ن‬ٙ‫س ٔانؼبادة ألٌ ْرِ انش‬ًٛ‫ت انًؼتمد ٔانض‬ٚ‫ دس‬ٙ‫ًازض دمّ ف‬ٚ ٌ‫ذك نّ أ‬ٚ ٌ‫كم إَسا‬

٘‫ اند‬ٙ‫ٕجد إكساِ ف‬ٚ ‫ اإلسالو ْٕ أَّ ال‬ٙ‫ت ف‬ٛ‫ٔاددة يٍ انًبادئ األساس‬

Setiap orang berhak untuk menjalankan kebebasan keyakinan, hati nurani, dan ibadah karena ini hal yang
akan bermakna jika disertakan dengan kekerasan. sebagai tambahan, salah satu prinsip-prinsip dasar dalam
Islam adalah bahwa tidak ada paksaan dalam agama.

3. Islam teaches that in the sight of Allah all men are equal.

ٌٔٔ‫غ انُاض يتسا‬ًٛ‫ اهلل ج‬ُٙٛ‫ ػ‬ٙ‫ؼهًُا أٌ ف‬ٚ ‫ٔاإلسالو‬


Islam mengajarkan bahwa di sisi Allah semua manusia adalah sama.

4. The only distinction which Allah recognizes is the distinction in piety.

ٖٕ‫ انتم‬ٙ‫ص ف‬ًٛٛ‫ؼتسف اهلل ْٕ انت‬ٚ ٘‫د انر‬ٛ‫انفسق انٕد‬


Satu-satunya perbedaan yang Allah nilai adalah perbedaan dalam ketaqwaan.

The Transmission of Hadith

The transmission of the practices and sayings of the Prophet PBUH from one person to another became
necessary during the prophet's lifetime. In fact, the prophet him self (PBUH) used to give instructions with
regard to the transmission of what he taught. Thus when a deputation of the tribe of Rabia came to wait
upon him in the early days of madina, the prophet (PBUH) concluded his instruction to them with the words :
"Remember this and report it to those whom you have left behind".