Anda di halaman 1dari 10

DISAMPAIKAN PADA

PERTEMUAN ILMIAH PERAWAT


RSUD BITUNG, 29 JANUARI 2015

Hipokalemia adalah deficit kalium atau kadar kalium


seum kurang dar 3,5 mEq/L. Kehilangan Kalium dari
gastrointestinal melalui muntah dan pengisapan lambung
merupakan penyebab umum hipokalemia (Kozier., et all,
2010).
PEMERIKSAAN

NILAI NORMAL

SATUAN

Natrium/Na

135 153

mEq/L

Klorida/Cl

98 109

mEq/L

Kalsium/Ca

8.5 10.5

mEq/L

Magnesium/Mg

1.5 2.5

mEq/L

Fosfat Organik/P

2 4.5

mg/dL

Kalium/K

3.5 5.1

mEq/L

Hipokalemia = Kehilangan Kalium dapat disebabkan karena:


Muntah dan penghisapan lambung
Diare
Perspirasi Berat
Penggunaan obat-obatan pembuangan Kalium (mis:
Diuretik)
Asupan Kalium yang buruk seperti pada klien yang lemah,
alkholik, anoreksia nervosa, Hiper Aldosteronisme.

Tanda Dan Gejala


Tingkat kesadaran yang berubah
Gelisah
Kelesuan kebingungan , koma
Kelemahan otot rangka yang dapat
menyebabkan flaccid paralysis
Dalam tendon hiporefleksia
Pulsasi tidak teratur
Respirasi dangkal
Dysrythmia
Penurunan motilitas ususileus paralitik
Penurunan berat jenis
Peningkatan output urin

Data Fokus Pengkajian :


Aktivitas
Gejala
Sirkulasi
Tanda

: Kelemahan Umum, Letargi, Kelelahan


: Hipotensi
Nadi lemah/menurun, tidak teratur
Bunyi jantung jauh
Perubahan karakteristik EKG
Disritmia : PVC, takikardia/fibrilasi ventrikel

Eliminasi
Tanda

: Nokturia, poliuria bila faktor pemberat pada hipokalemia meliputi Gagal ginjal atau DM
Penurunan bising usus, penurunan motilitas usus, ileus paralitik
Distensi abdomen
Makanan/Cairan
Gejala
: Anoreksi, Mual/Muntah
Neurosensori
Gejala
: Parastesia
Tanda
: Penurunan status mental/kacau mental, apatis, mengantuk, peka rangsang, koma. Hiporefleksia, tetani, paralisis
Nyeri/Keamanan
Gejala
: Nyeri / Kram otot
Pernapasan
Tanda
:
Hipoventilasi/penurunan kedalaman pernapasan karena kelemahan/paralisis otot diafrgama: apnea,
sianosis
Penyuluhan/Pembelajaran
: Diet
Pemeriksaan Diagnostik
Kalium serum : Penurunan < 3,5 mEq/L
Klorida serum : SeringTurun, < 98 mEq/L
Bikarbonat Plasma : Meningkat, lebih besar dari 29 mEq/L
Osmolalitas urine: Menurun
EKG : Voltase rendah. Gelombang T datar atau cekung, tidak ada gelombang U, depresi segmen ST, gelombang P memuncak,
interval Q-T Panjang, disritmia ventrikel

1. Ketidak seimbangan Elektrolit berhubungan dengan


penurunan asupan oral dan kehilangan berlebihan
elektrolit cairan dan berhubungan dengan muntah dan
nasogastric tube drainase
2. Pola Napas tidak efektif berhubungan dengan
penekanan otot-otot pernafasan
3. Penurunan curah jantung berhubungan dengan
disritmia
4. Intoleransi Aktivitas berhubungan dengan kelemahan
otot
5. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh berhubungan dengan berhubungan dengan
anoreksia, mual dan muntah, kram dan nyeri abdomen
6. Risiko injury berhubungan dengan kadar K+ rendah,
kelemahan , jatuh , atau kejang

7. Gangguan rasa nyaman; nyeri berhubungan dengan


proses penyakit hipokalemia
8. Gangguan integritas kulit berhubungan dengan
imobilisasi fisik akibat kelelahan
9. Hipertermi berhubungan dengan kegagalan untuk
mengatasi infeksi akibat penyakit hipokalemia
10.Intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelelahan
akibat penurunan fungsiotot dalam tubuh.
11.Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurang
informasi

1) Observasi :
Penurunan turgor kulit , membran mukosa kering ,
haus,
Penurunan berat badan secara tiba-tiba 2 % atau
lebih besar
Hipotensi postural dan / atau tekanan darah rendah
Denyut nadi Lemah dan cepat,
Waktu pengisian kapiler lebih dari 3 detik,
Perubahan status mental,
Penurunan output urin dengan peningkatan berat
jenis (mencerminkan yang sebenarnya daripada
potensi defisit volume cairan)
Peningkatan BUN dan HCT
Montior EKG.

Kaji dan laporkan tanda dan gejala : Hipokalemia (


Misalnya Detak Jantung Tak Beraturan , Hipotensi Postural
, Kelemahan Otot , Mual Dan Muntah , Distensi Perut ,
Hypoactive Atau Suara Tidak Ada Usus , Kalium Serum
Rendah )
2) Mandiri
Mempertahankan asupan cairan setidaknya 2.500 ml / hari
kecuali kontraindikasi ketika asupan oral diperbolehkan :
Membantu klien untuk memilih makanan / cairan :Tinggi
kalium ( misalnya pisang , kentang , melon)
3) Kolaborasi
Konsultasikan dengan dokter jika tanda-tanda dan gejala
cairan defisit volume dan elektrolit ketidakseimbangan
menetap atau memburuk