Anda di halaman 1dari 5

1

Dilakukan penelitian di suatu komunitas. Diketahui bahwa persentase


HIV-AIDS di kota Z sebesar 20%. Dengan penderita laki-laki sebanyak
50% dari total penderita HIV. Dari jumlah tersebut. Dari hasil penelitian
tersebut,
laki-laki yang tidak menderita penyakit tersebut
menggunakan kondom saat berhubungan seks. Pencegahan apakah
yang dilakukan pada laki-laki tersebut?
a Health promotion
b Specific protection
c Early diagnosis
d Limitation disability
e Rehabilitation
1.

Pembahasan:
Promosi Kesehatan (Health Promotion)
Pencegahan yang dilakukan dengan pendidikan kesehatan yang
ditujukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap masalah
kesehatan.
Contoh:
- Masyarakat bergotong royong untuk membangun WC umum atau
membuat selokan untuk memperbaiki sanitasi lingkungan sekitar
mereka
- Memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai
pentingnya asupan gizi yang cukup bagi tubuh

2 General and specific protection


Upaya spesifik untuk mencegah terjadinya penularan penyakit
tertentu.
Contoh:
a. Memberikan immunisasi pada golongan yang rentan untuk
mencegah penyakit dengan adanya kegiatan Pekan Imunisasi Nasional
(PIN )
b. Pencegahan terjadinya kecelakaan baik di tempat umum maupun
tempat kerja dengan menggunakan alat perlindungan diri
c. Penggunaan kondom untuk mencegah penularan HIV/AIDS
d. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sbg tenaga
kesehatan
3

Early diagnosis and prompt treatment


Mendeteksi dini dan menentukan diagnosa awal untuk mencegah
penyebaran penyakit bila penyakit ini merupakan penyakit menular
dan untuk mengobati dan menghentikan proses penyakit,
menyembuhkan orang sakit dan mencegah terjadinya komplikasi dan
cacat.
Contoh :
a.
Pada ibu hamil yang sudah terdapat tanda tanda anemia
diberikan tablet Fe dan dianjurkan untuk makan makanan yang
mengandung zat besi
b.
Melaksanakan skrining untuk mendeteksi dini kanker

c.
Pengobatan
hipertensi

gratis

untuk

lansia

yang

menderita

penyakit

PEMBATASAN KECACATAN (dissability limitation)


Pada tahap ini cacat yang terjadi diatasi, terutama untuk mencegah
penyakit menjadi berkelanjutan hingga mengakibatkan terjadinya
cacat yang lebih buruk lagi.
Contoh :
a. Pengobatan dan perawatan yang sempurna agar penderita sembuh
dan tak terjadi komplikasi, misalnya menggunakan tongkat untuk kaki
yang cacat
b. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan dengan cara tidak
melakukan gerakan gerakan yang berat atau gerakan yang
dipaksakan pada kaki yang cacat.

PEMULIHAN KESEHATAN (rehabilitation)


Setelah sembuh dari suatu penyakit tertentu, kadang-kadang orang
menjadi cacat. Untuk memulihkan cacatnya tersebut kadang-kadang
diperlukan latihan-latihan tertentu.. Pada proses ini diusahakan agar
cacat yang di derita tidak menjadi hambatan sehingga individu yang
menderita dapat berfungsi optimal secara fisik, mental dan sosial.
a.
Mengembangkan
lembaga-lembaga
rehabilitasi
dengan
mengikutsertakan masyarakat misalnya, lembaga untuk rehabilitasi
mantan PSK, mantan pemakai NAPZA dan lain lain.
b. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dengan
memberikan dukungan moral setidaknya bagi yang bersangkutan
untuk bertahan, misalnya dengan tidak mengucilkan mantan PSK di
lingkungan masyarakat tempat ia tinggal.
c. untuk yang baru dalam tahap pemulihan cacat, misalnya cacat
kaki, diperlukan latihan latihan agar kaki ;ias cepat berfungsi normal
kembali, dengan melatih kaki lewat gerakan gerakan ringan, bangun,
duduk, berdiri, kemudian berjalan.
2. Dokter menasihatkan supaya selama pengobatan PMS pasien tidak
melakukan hubungan seksual dengan pasangannya sampai sembuh
Termasuk upaya pencegahan apakah hal tersebut?
a Health promotion
b Spesific protection
c Early detection & prompt treatment
d Disability limitation
e Rehabilitation
Pembahasan:
Early detection and prompt treatment merupakan mendeteksi dini dan
menentukan diagnosa awal untuk mencegah penyebaran penyakit bila
penyakit ini merupakan penyakit menular dan untuk mengobati dan
menghentikan proses penyakit, menyembuhkan orang sakit dan
mencegah terjadinya komplikasi dan cacat.

3. Seorang laki-laki umur 60 tahun datang kedokter membawa hasil


Ro photo setelah 6 bulan menjalani pengobatan. Dari hasil
rontgen
tersebut,
penderita
tersebut telah
dinyatakan sembuh dari penyakitnya,
tetapi dokter menyuruh
penderita kontrol lagi dalam waktu 1 bulan sampai 3bulan. Tindakan
dokter ini termasuk dalam kegiatan apa ? Pilihlah satu jawaban
dibawah ini:
A. Pencegahan primer
B. Pencegahan sekunder
C. Pencegahan tertier
D. Deteksi dini
E. Disability limitation
4. Seorang ibu umur 30 tahun datang ke dokter dengan gejala panas 4
hari tidak turun-turun. Hasil pemeriksaan: Suhu: 38 C , nadi 90x/menit,
dan dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan trombosit: 150.000.
Diagnosis ditegakkan menjadi DBD. Tindakan dokter tersebut termasuk
dalam kegiatan di bawah ini:
A. Pencegahan primer
B. Pencegahan sekunder
C. Pencegahan tertier
D. Promosi kesehatan
E. Perlindungan pribadi/specific protection
Pembahasan:
Pencegahan Primer
Pencegahan primer dilakukan pada fase prepathogenesis yaitu pada
tahap suseptibel dan induksi penyakit sebelum dimulainya perubahan
patologis. Tujuan pencegahan ini untuk mencegah atau menunda
terjadinya kasus baru penyakit dan memodifikasi faktor risiko atau
mencegah berkembangnya faktor risiko.
Pencegahan sekunder
Pencegahan sekunder merupakan pencegahan yang dilakukan pada
tahap pathogenesis yaitu mulai pada fase asimtomatis sampai fase klinis
atau timbulnya gejala penyakit atau gangguan kesehatan.
Pencegahan tersier
Pencegahan tersier dilakukan untuk mencegah perkembangan
penyakit ke arah yang lebih buruk untuk memperbaiki kualitas hidup klien
seperti untuk mengurangi atau mencegah terjadinya kerusakan jaringan,
keparahan dan komplikasi penyakit, mencegah serangan ulang dan
memperpanjang hidup.
Dissability Limitation
Pada tahap ini cacat yang terjadi diatasi, terutama untuk mencegah
penyakit menjadi berkelanjutan hingga mengakibatkan terjadinya cacat
yang lebih buruk lagi.
Contoh :
a. Pengobatan dan perawatan yang sempurna agar penderita sembuh dan
tak terjadi komplikasi, misalnya menggunakan tongkat untuk kaki yang
cacat

b. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan dengan cara tidak


melakukan gerakan gerakan yang berat atau gerakan yang dipaksakan
pada kaki yang cacat.
Rehabilitation
Setelah sembuh dari suatu penyakit tertentu, kadang-kadang orang
menjadi cacat. Untuk memulihkan cacatnya tersebut kadang-kadang
diperlukan latihan-latihan tertentu.. Pada proses ini diusahakan agar cacat
yang di derita tidak menjadi hambatan sehingga individu yang menderita
dapat berfungsi optimal secara fisik, mental dan sosial.

5. Anda sebagai pemimpin puskesmas, ingin mengadakan kegiatan


penyuluhan kesehatan di masyarakat dan intervensi perilaku masyarakat
terkait ekonomi, politik, organisasi. Hal ini dilakukan dengan :
a
b
c
d
e

Pendidikan kesehatan
Promosi kesehatan
Perilaku kesehatan
Komunikasi kesehatan
Advokasi kesehatan
Pembahasan
- Pendidikan kesehatan adalah suatu upaya atau kegiatan untuk
menciptakan perilaku masyarakat yang kondusif untuk
kesehatan. Artinya, pendidikan kesehatan berupaya agar
masyarakat menyadari atau mengetahui bagaimana cara
memelihara kesehatan mereka, bagaimana menghindari atau
mencegah hal-hal yang merugikan kesehatan. Pendidikan
kesehatan juga merupakan unsur program kesehatan dan
kedokteran yang didalamnya terkandung rencana untk merubah
perilaku perseorangan dan masyarakat dengan tujuan untuk
membantu tercapainya program pengobatan, rehabilitasi,
pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan.
- Promosi kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan
kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk
dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong dirinya
sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya
masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh
kebijakan publik yang berwawasan kesehatan.
- Perilaku
kesehatan
merupakan
segala
bentuk pengalaman dan interaksi individu dengan lingkungannya,
khususnya
yang
menyangkut pengetahuan dan sikap tentang
kesehatan, serta tindakannya yang berhubungan dengan
kesehatan. Cals dan Cobb mengemukakan perilaku kesehatan
sebagai perilaku untuk mencegah penyakit pada tahap belum
menunjukkan gejala (asymptomatic stage)

Komunikasi kesehatan merupakan proses kemitraan antara para


partisipan berdasarkan dialog dua arah yang didalamnya ada
suasana interaktif, ada pertukaran gagasan, ada kesepakatan
mengenai kesatuan gagasan mengenai kesehatan, juga
merupakan teknik dari pengirim dan penerima untuk
memperoleh informasi mengenai kesehatan yang seimbang
demi memperbarui pemahaman bersama
Advokasi kesehatan adalah kombinasi kegiatan individu dan
sosial yang dilakukan untuk memperoleh komitmen atau
dukungan dalam bidang kesehatan, atau yang mendukung
pengembangan lingkungan dan perilaku sehat