Anda di halaman 1dari 462

Foraminifera Plangtonik

No.
1.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

Globigerina praebulloides (BLOW)

Cangkang
trochospiral.
Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik.
Kamar menggembung, tersusun atas dua
setengah putaran, dengan empat kamar
pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus sempit. Aperture
interiomarginal, umbilical, dibatasi bibir
lemah.
Umur : N.1 N.17

Foraminifera bentonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

49.

Elphidium depressulum (CUSHMAN)

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,
aperture cribrate pada peripheral,
ornamentasi limbate suture dan inflated.
Kedalaman : 75,29 m.

Foraminifera Besar
1

Spiroclypeus sp.

Sayatan vertikal; berbentuk lensa;


terdapat pilar; mempunyai margin
yang
tebal;
kamar
lateralnya
berukuran besar.
Umur : Te Atas Tf Bawah
(Miosen Awal Miosen Tengah)

Red Algae

Amphistegina DORBIGNY
Sayatan vertikal; terdapat acute
margin pada kamar lateral; terdapat
marginal chord; pada setengah bagian
dari kamar lateral terlihat bagian
yang terkena erosi.
Umur : Tc Resen (Oligosen Awal Resen)
Lingkungan : Epifaunal; 0-130 m;
coral reef; lagoons.
Perbesaran : 10 x 25

Operculina sp.

Sayatan horizontal; evolute; tersusun


atas tiga putaran; kamar pada putaran
terakhir tidak terlihat.
Umur : Td Resen.

Miogypsinoides sp.

Sayatan vertikal; tidak terdapat


kamar lateral; terdapat pilar-pilar
berbentuk lensa.
Umur : Te Atas Tf Bawah
(Miosen Awal Miosen Tengah)

No. Stasiun

: MU54

Lokasi / Koordinat : Desa Bangunrejo / 6 46' 22" LS dan 111 30' 4.3" BT

Jenis Batuan

: Batugamping Berongga

Satuan Batuan

: Batugamping Berongga bagian tengah

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Globoquadrina altispira
(CUSHMAN &JARVIS)

Deskripsi
Cangkang trochospiral sedang hingga tinggi.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar menggembung pada tahap
awal, tertekan pada bagian akhir, tersusun atas
tiga setengah hingga empat putaran, dengan
empat hingga lima kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus lebar
hingga sangat lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, umbilical, ditutupi oleh
penutup panjang, tooth-like. Rugose.
Umur : N.5 N.19

Foraminifera bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Deskripsi
Cangkang
polythalamus,
Komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

50.

Elphidium depressulum
(CUSHMAN)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung, aperture
cribrate pada peripheral, ornamentasi

limbate suture dan inflated.


Kedalaman : 75,29 m.

Foram Besar
1

Lepidocyclina rutteni VAN DER VLERK


Sayatan vertikal; kamar lateral berbentuk
spatulate
besar;
kamar
equatorial
memanjang hingga ke tepi; kamar
embrionik berukuran besar; terdapat
prothocon dan deuterochon pada kamar
embrionik.
Umur : Lower Tf upper Tf (Miosen
Tengah Miosen Akhir)

Amphistegina DORBIGNY
Sayatan vertikal; terdapat acute margin
pada kamar lateral; terdapat marginal chord;
pada setengah bagian dari kamar lateral
terlihat bagian yang terkena erosi.
Terdapat Red algae.
Umur : Tc Resen (Oligosen Awal - Resen)
Lingkungan : Epifaunal; 0-130 m; coral
reef; lagoons.
Perbesaran : 10 x 25

Heterostegina sp.

Sayatan vertikal; tidak terdapat kamar


lateral; terdapat pilar pilar yang tidak
terlalu jelas; berbentuk lensa.
Umur : Tc Resen.
Lingkungan : 0 130 m; inner shelf
lagoons.

Cycloclypeus (k) annulatus CARPERTER


Sayatan vertikal; tidak terdapat kamar
lateral; berbentuk keping; sangat datar;
menonjol pada bagian pusat.
Umur : Lower Tf Upper Tf (Miosen
Tengah Miosen Akhir)
Lingkungan : 60 100 m; Shelf.

Lepidocyclina (n) subradiata DOUVILLE


Sayatan vertikal; kamar lateral berbentuk
spatulate; kamar equatorial memanjang
hingga ke tepi; terdapat beberapa bagian
yang mengalami erosi.
Umur : Te 5 Tf 2-3 (Miosen Awal
Miosen Akhir).
Lingkungan : 50 60 m. (shallowmoderately deep open marine)

Myogipsina sp.

Sayatan vertikal, terdapat kamar lateral;


terdapat saluran vertikal hingga ke tepi; inti
terdapat pada bagian tepi.
Umur : Upper Te-Upper Tf (Miosen Awal
Miosen Akhir).
Lingkungan : 0 35 m (very shallow to
open marine)
7

Amphistegina sp.
Sayatan vertikal; terdapat acute margin
pada kamar lateral; terdapat marginal
chord; pada setengah bagian dari kamar
lateral terlihat bagian yang terkena erosi.
Terdapat Red algae.
Umur : Tc Resen (Oligosen Awal Resen)
Lingkungan : Epifaunal; 0-130 m; coral
reef; lagoons.
Perbesaran : 10 x 25

Lepidocyclina sp.
Sayatan
tangensial;
kamar
lateral
berbentuk spatulate besar; terlihat kamar
equatorial memanjang hingga ke tepi.
Umur : Td Upper Tf (Oligosen Miosen
Akhir).
Lingkungan : 50 60 m. (shallowmoderately deep open marine)

No. Stasiun

: MU16

Lokasi / Koordinat : Desa Pamotan / 064537.3 LS dan 111302,03 BT

Jenis Batuan

: Batugamping berongga

Satuan Batuan

: Batugamping Berongga bagian atas

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Deskripsi
Cangkang trochospiral, bikonveks. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
spherical, kecuali pada kamar terakhir yang
memanjang, sack-like, tersusun atas tiga
setengah putaran, dengan tiga hingga empat
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus sempit. Aperture primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi bibir.
Beberapa kamar terakhir menunjukkan satu
aperture sekunder, sutural aperture, berlawanan
dengan aperture primernya. Lobulate.
Umur : N.6 N.23

Foram Besar
1

Amphistegina DORBIGNY
Sayatan vertikal; terdapat acute margin pada
kamar lateral; terdapat marginal chord; pada
setengah bagian dari kamar lateral terlihat
bagian yang terkena erosi.
Umur : Tc Resen (Oligosen Awal - Resen)
Lingkungan : Epifaunal; 0-130 m; coral reef;
lagoons.
Perbesaran : 10 x 25

Red Algae

Perbesaran : 10 x 25

Coral

Perbesaran : 10 x 25

No. Stasiun

: MU68

Lokasi / Koordinat : Desa ngulahan / 6 46' 6" LS dan 111 31' 13.5" BT

Jenis Batuan

: Batugamping

Satuan Batuan

: Batulempung bagian bawah

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Deskripsi
Cangkang
trochospiral
sangat
rendah,
tertekan, dengan kell jelas. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar tertekan, tersusun atas tiga putaran,
dengan lima hingga enam kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit hingga tertutup dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir tebal.
Umur : N.17 N.18

2.

Globorotalia tumida(BRADY)

Cangkang trochospiral rendah,


tertekan,
dengan kell masif. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus,
tebal. Kamar tertekan, tersusun atas tiga
putaran, dengan enam kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit dan dalam. Aperture interiomarginal,
extraumbilical-umbilical, bibir tebal.
Umur : N.18 N.23

3.

Globigerina
(BLOW)

praebulloides

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

4.

Globigerinoides ruber
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral rendah, biconvex.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori kasar, pemukaan berbintik-bintik.
Cangkang sangat tebal, tersusun atas dua
putaran, tiga kamar pada putaran terakhir
membesar perlahan namun jelas terpisah.
Umbilicus
sempit.
Aperture
primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir,
aperture sutural sekunder dengan posisi
sebaliknya pada kamar awal. Spinose.
Umur : N.18 N.23

5.

Globigerina
riveroae(BOLLI&BERMUDEZ)

Cangkang trochospiral sedang hingga tinggi,


komposisi dinding cangkang gampingan,
dinding berpori, permukaan berlubang. Kamar
hampir spherical, terdiri dari tiga hingga tiga
setengah putaran, dengan empat kamar pada
putaran
terakhir
membesar
perlahan.
Umbilicus sangat lebar dan dalam, Aperture
interiomarginal, umbilical, sangat lebar,
hampir membulat, dibatasi oleh bibir tipis.
Aperture pada kamar kedua terakhir terlihat.
Umur : N.18 N.19

6.

Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Cangkang trochospiral, bikonveks. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
spherical, kecuali pada kamar terakhir yang
memanjang, sack-like, tersusun atas tiga
setengah putaran, dengan tiga hingga empat
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus sempit. Aperture primer

interiomarginal, umbilical, dibatasi bibir.


Beberapa kamar terakhir menunjukkan satu
aperture
sekunder,
sutural
aperture,
berlawanan dengan aperture primernya.
Lobulate.
Umur : N.6 N.23

7.

Globorotalia acostaensis
(BLOW)

Cangkang
trochospiral
sangat
rendah.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintik-bintik.
Kamar membundar, tersusun atas tiga putaran,
dengan lima hingga enam kamar pada putaran
terakhir, kamar terakhir lebih kecil dari kamarkamar sebelumnya. Umbilicus sempit dan
dalam.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, dibatasi bibir.
Umur : N.16 N.20

8.

Globigerina seminulina
(SCWAGER)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, tebal, berpori,
pemukaan berbintik-bintik. Kamar spherical,
kamar terakhir memanjang, tersusun atas tiga
setengah putaran, tiga hingga lima kamar pada
putaran terakhir. Umbilicus kecil hingga lebar,
dalam. Aperture berupa celah memanjang,
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir.
Umur : N.9 N.19

9.

Globigerinoides obliquus
(BOLLI)

Cangkang trochospiral sedang, biconvex,


komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori kasar, dengan pemukaan belubang.
Cangkang terputar, kecuali pada kamar
terakhir, yang tertekan miring pada bagian
lateralnya, terputar sekitar tiga setengah
putaran, dengan tiga sampai empat kamar

pada putaran terakhir yang bertambah besar


dengan ukuran sedang. Aperture primer
interiomarginal, umbilical dibatasi oleh bibir,
pada beberapa kamar terakhir terdapat aperture
sutura sekunder berlawanan dengan aperture
primer dengan ukuran yang cukup besar juga.
Umur : N.8 N.19
10.

Globorotalia obesa (BOLLI)

Cangkang trochospiral sangat rendah, berpori


kasar, dengan pemukaan berlubang. Cangkang
sangat tebal, terputar, berkisar dua setengah
hingga tiga putaran, secara umum terdapat
empat kamar pada putaran terakhir, membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral dan
umbilical
berbentuk
radial,
tertekan.
Umbilicus cukup lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
dibatasi oleh bibir yang ramping.
Umur : N.5 - N.18

Foraminifera bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Ammomassilina alveoliniformis
(MILLET)

Deskripsi
Cangkang

polythalamus,

komposisi

dinding cangkang calcareous, cangkang


lonjong pipih, aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 71,63 m.

50.

Ammonia tepida (CUSHMAN)

Cangkang

polythalamus,

komposisi

dinding cangkang calcareous, cangkang


rotaloid, sutura tegak, aperture bulat pada
apertural face, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 113,34 m.

51.

Hyalinea florenceae
(MCCULLOCH)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang planispiral involute, sutura tegak,
aperture crecentic pada apertural face,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 71,29 m.

52.

Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Cangkang
polythalamus,
Komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

53.

Pseudonodosaria discreta (REUSS)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
cangkang elongate, uniserial, kamar
menggembung, membesar perlahan, sutura
tegak, aperture terminal dengan leher

pendek, ornamentasi smooth.


Kedalaman : 207,26 m.

54.

Pileolina wiesneri (PARR)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral evolute, sutura melengkung,
tersusun atas dua putaran, dengan banyak
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan cepat, aperture extraumbilical, siltlike, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 50,4 m.

55.

Bulimina marginata (DORBIGNY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, berpori
halus, cangkang elongate triserial- uniserial
atau oval, kamar jelas membesar perlahan,
batas bawah kamar tertarik tajam, batas
atas kamar menggembung, sutura tertekan,
aperture terminal loop-shaped dengan bibir
yang jelas, ornamentasi spines.
Kedalaman : 131,62 m.

56.

Anomalinoides colligerus
(CHAPMAN & PARR)

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang trochospiral, sutura tegak,
aperture crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 131,62 m.

57.

Glandulina suezensis
(MCCULLOCH)

Cangkang

polythalamus,

dinding cangkang
cangkang
apertur

calcareous

elongate,

menggembung,

komposisi

biserial,

sutura

terminal,

hyaline,

bulat

kamar

melengkung;
sederhana.

Ornamentasi costae pada aperture.


Kedalaman : 73,15 m.

58.

Fissurina circularis (TODD)

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang berbentuk bulat, pipih, terminal
aperture, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 53,34 m.

No. Stasiun

: MU62

Lokasi / Koordinat : Desa Candimulyo / 6 45' 8.9" LS dan 111 32' 19.2" BT
Jenis Batuan

: Batulempung

Satuan Batuan

: Batulempung bagian tengah

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Orbulina universa
(DORBIGNY)

Deskripsi
Cangkang globular, pada tahap awal
trochospiral, globigerine-like. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura,
dengan
dinding
tipis
diantaranya.
Ornamentasi spinose.
Umur : N.9 N.23.

2.

Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar tertekan, tersusun atas tiga putaran,
dengan lima hingga enam kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit hingga tertutup dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir tebal.
Umur : N.17 N.18

3.

Globorotalia pseudomiocenica
(BOLLI&BERMUDEZ)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell tipis. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar menyudut, tertekan, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar pada
putaran
terakhir,
membesar
perlahan.
Umbilicus
sempit,
dalam.
Aperture

interiomarginal, extraumbilical - umbilical,


slit-like, dibatasi bibir. Rugose.
Umur : N.16 N.18

4.

Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima hingga
tujuh kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus lebar dan dangkal.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, celah rendah, dibatasi bibir yang
jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

5.

Globigerinoides extremus
(BOLLI)

Cangkang trochospiral tinggi, biconvex,


komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori, pemukaan berbintik-bintik. Kamar
pada putaran akhir tertekan, tersusun atas tiga
hingga empat putaran, empat kamar pada
putaran terakhir membesar bertahap, pada
kamar terakhir tiba-tiba mengecil. Umbilicus
sempit,
dalam.
Aperture
primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir,
kamar terakhir menunjukkan aperture
tambahan berlawanan dengan aperture primer.
Umur : N.16 N.19

6.

Globoquadrina altispira
(CUSHMAN &JARVIS)

Cangkang trochospiral sedang hingga tinggi.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar menggembung pada tahap awal,
tertekan pada bagian akhir, tersusun atas tiga
setengah hingga empat putaran, dengan empat
hingga lima kamar pada putaran terakhir,

membesar perlahan. Umbilicus lebar hingga


sangat
lebar
dan
dalam.
Aperture
interiomarginal, umbilical, ditutupi oleh
penutup panjang, tooth-like. Rugose.
Umur : N.5 N.19

7.

Sphaeroidinellasubdehiscens
(BLOW)

Cangkang trochospiral rendah, padat.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori kasar, ditutupi oleh lapisan
kedua dari cangkang, mengkilat. Kamar
subglobular hingga radial elongate, tersusun
atas tiga putaran, dengan tiga kamar pada
putaran terakhir, membesar perlahan. Aperture
interiomarginal, umbilical, berupa celah
panjang. Smooth.
Umur : N.13 N.19

8.

Globigerina praebulloides
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

9.

Globigerina praebulloides
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,

dibatasi bibir lemah.


Umur : N.1 N.17

10.

Globigerina riveroae
(BOLLI&BERMUDEZ)

Cangkang trochospiral sedang hingga tinggi,


komposisi dinding cangkang gampingan,
dinding berpori, permukaan berlubang. Kamar
hampir spherical, terdiri dari tiga hingga tiga
setengah putaran, dengan empat kamar pada
putaran
terakhir
membesar
perlahan.
Umbilicus sangat lebar dan dalam, Aperture
interiomarginal, umbilical, sangat lebar,
hampir membulat, dibatasi oleh bibir tipis.
Aperture pada kamar kedua terakhir terlihat.
Umur : N.18 N.19

11.

Globigerinoides immaturus
(LEROY)

Cangkang trochospiral, biconvex, berpori


kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang
terputar, terputar sekitar tiga setengah putaran,
dengan tiga kamar pada putaran terakhir yang
bertambah besar dengan ukuran sedang.
Sutura pada sisi spiral melengkung rendah,
tertekan, pada sisi umbilical berbentuk radial,
tertekan. Aperture primer interiomarginal,
pada beberapa kamar terakhir terdapat
aperture sutura sekunder berlawanan dengan
aperture primer.
Umur : N.5 N.23

12.

Globorotalia obesa (BOLLI)

Cangkang trochospiral sangat rendah, berpori


kasar, dengan pemukaan berlubang. Cangkang
sangat tebal, terputar, berkisar dua setengah
hingga tiga putaran, secara umum terdapat
empat kamar pada putaran terakhir, membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral dan
umbilical
berbentuk
radial,
tertekan.

Umbilicus cukup lebar dan dalam. Aperture


interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
dibatasi oleh bibir yang ramping.
Umur : N.5 - N.18

Foraminifera bentonik
No.
37.

Nama dan Foto Fosil


Ammomassilina alveoliniformis
(MILLET)

Deskripsi
Cangkang

polythalamus,

komposisi

dinding cangkang calcareous, cangkang


lonjong pipih, aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 71,63 m.

38.

Heterolepa praecincta (KARRER)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
trochospiral. Cangkang berbentuk seperti
mangkuk,
bikonvek, terdapat
kell,
kamar-kamar tersusun atas tiga putaran,
sebelas kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan; sutura agak merebah
ke arah belakang, apertur interomarginal,
extraumbilical-umbilical,
silt-like.
Ornamentasi smooth.
Kedalaman :164,52 m.

49.

Operculina ammonoides
(GRONOVIUS)

Cangkang planispiral evolute, berbentuk


cakram, bagian tengah lebih tebal dari
pada bagian tepi; kamar tinggi, perbesaran
kamar pada awal pertumbuhan cepat

selanjutnya lambat (konsisten) pada akhir


pertumbuhan sehingga menghasilkan
putaran yang relatif menutup; bagian
tengah berpilar dengan sebuah pilar besar
di pusat; sutura radial melengkung ke arah
belakang, dan dihiasi barisan tonjolantonjolan kecil
Kedalaman : 38 m.

50.

Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Cangkang
polythalamus,
Komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

51.

Bolivina vadescens (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
elongate biserial, aperture memanjang
loop-shaped, ornamentasi costae.
Kedalaman : 91,4 m.

52.

Nonion depressulum (WALKER &


JACOB)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, berpori
halus, cangkang planispiral involute,
simetris, tertekan, biumbilical dengan
daerah
umbilical
tertekan.
Kamar
planispiral, membesar setiap pertambahan
kamar, Sembilan hingga sepuluh kamar
pada putaran terakhir. Sutura melengkung,
tertekan, aperture tak jelas, menyerupai

celah pada dasar


ornamentasi smooth.

apertural

face,

Kedalaman : 78 m.

53.

Fijiella simplex (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang elongate, biserial,
sutura
melengkung, tertekan, kamar aling
menindih,
aperture
terminal,
memanjang,slit-like, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 38,39 m.

54.

Clavulina pacifica (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
triangular.
Komposisi dinding cangkang agglutinin,
cangkang elongate, biserial, sutura
melengkung, aperture terminal dengan
leher pendek, Ornamentasi Costae.
Kedalaman : 146,24 m.

55.

Bolivina pygmaea (BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang elongate, biserial,
sutura
melengkung kearah belakang, tertekan,
aperture terminal, memanjang,slit-like,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 90 m.

56.

Amphycorina scalaris (BATSCH)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline.
Kamar-kamar tersusun uniserial, kamar
agak membulat, tersusun atas tiga kamar;
dinding cangkang dihiasi oleh banyak
pematang halus atau striae. Apertur
terletak pada ujung kamar terakhir dengan
leher yang dihiasi oleh beberapa cincin.
Kedalaman : 108,2 m.

57.

Bulimina marginata (DORBIGNY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, berpori
halus, cangkang elongate triserialuniserial atau oval, kamar jelas membesar
perlahan, batas bawah kamar tertarik
tajam, batas atas kamar menggembung,
sutura tertekan, aperture terminal loopshaped dengan bibir yang jelas,
ornamentasi spines.
Kedalaman : 131,62 m.

58.

Neouvigerina ampullacea (BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang agglutinin. Cangkang
bulat lonjong, kamar-kamar mengembang
tersusun triserial terputar, perbesaran
cepat; hiasan berupa pematang-pematang
tinggi, menerus dari kamar putaran
terdahulu ke kamar putaran berikutnya,
tidak terputus oleh sutura;
apertur

terminal, leher pendek, dikelilingi bibir.


Kedalaman : 146,24 m.

59.

Globocassidulina minima
(SAIDOVA)

Cangkang

polythalamus,

dinding cangkang

komposisi

calcareous hyaline.

Cangkang besar terdiri dari beberapa


kamar,

agak globular,

dengan

umbilikus

berbentuk

globular

periperi bulat

tertutup.

Kamar

tersusun

secara

biserial; sutura dangkal, licin, kadangkadang agak tertekan. Dinding tebal, licin,
berpori halus. Aperture dangkal, lonjong,
membentuk putaran miring dengan bibir
kecil.
Kedalaman : 95,06 m.
60.

Lagena laevis (MONTAGU)

Cangkang

monothalamus,

komposisi

dinding cangkang calcareous permukaan


berbintik-bintik
membulat

sampai

halus.
lonjong,

Cangkang
berbentuk

seperti botol, leher berbentuk silindris,


halus, dengan ujung membulat. Apertur
terminal, bulat sederhana.
Kedalaman : 66,6 m.

No. Stasiun

: MU41

Lokasi / Koordinat : Desa Gandrirejo / 6 44' 30.5" LS dan 111 33' 37.4" BT
Jenis Batuan

: Batulempung

Satuan Batuan

: Batulempung atas

Foraminifera Plangtonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

1.

Orbulina universa (DORBIGNY)

Cangkang globular, pada tahap awal


trochospiral, globigerine-like. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura,
dengan
dinding
tipis
diantaranya.
Ornamentasi spinose. N.9 N.23.

2.

Pulleniatina primalis
(BANNER&BLOW)

Cangkang trochospiral, berpori halus,


permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.
Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.
Aperture interiomarginal, extaumbilicalumbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.17 N.23

3.

Pulleniatina praecursor
(BANNER&BLOW)

Cangkang trochospiral rendah hingga sedang,


berpori halus, pada putaran pertama berpori
kasar, dan tebal, permukaan halus. Cangkang
spherical, bekisar sekitar tiga putaran, putaran
kedua terdiri dari empat kamar, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar

terakhir, membesar perlahan. Umbilicus


tertutupi oleh kamar terakhir. Aperture
interiomarginal,
extaumbilical-umbilical,
panjang, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.19 N.23

4.

Globorotalia mayeri (CUSHMAN


&ELLISOR)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


menggembung. Komposisi dinding cangkang
gampingan, cangkang berpori kasar. Kamar
menggembung tanggung, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir lebar. Smooth.
Umur : N.9 N.13

5.

Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima
hingga tujuh kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus lebar dan
dangkal.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, celah rendah,
dibatasi bibir yang jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

6.

Globorotalia tumida (BRADY)

Cangkang trochospiral rendah,


tertekan,
dengan kell masif. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori
halus, tebal. Kamar tertekan, tersusun atas
tiga putaran, dengan enam kamar pada
putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus sempit dan dalam. Aperture

interiomarginal,
bibir tebal.

extraumbilical-umbilical,

Umur : N.18 N.23

7.

Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori halus. Kamar tertekan, tersusun atas
tiga putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus sempit hingga tertutup dan dalam.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, dibatasi bibir tebal.
Umur : N.17 N.18

8.

Globoquadrina dehiscens
(CHAPMAN, PARR,
&COLLINS)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
menggembung pada tahap awal, tertekan pada
bagian akhir dengan bahu membundar hingga
menyudut, tersusun atas empat putaran,
dengan empat kamar pada putaran terakhir,
membesar dan bertambah tinggi dengan
cepat. Umbilicus sempit hingga lebar dan
dalam. Aperture interiomarginal, umbilical,
ditutupi oleh penutup panjang, tooth-like.
Rugose.
Umur : N.6 N.16

9.

Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Cangkang
trochospiral,
bikonveks.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar spherical, kecuali pada kamar
terakhir yang memanjang, sack-like, tersusun
atas tiga setengah putaran, dengan tiga hingga

empat kamar pada putaran terakhir, membesar


perlahan. Umbilicus sempit. Aperture primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi bibir.
Beberapa kamar terakhir menunjukkan satu
aperture
sekunder,
sutural
aperture,
berlawanan dengan aperture primernya.
Lobulate.
Umur : N.6 N.23

10.

Sphaeroidinella dehiscens
(PARKER&JONES)

Cangkang trochospiral, padat. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, ditutupi oleh lapisan kedua dari
cangkang, mengkilat. Kamar subglobular,
tersusun atas tiga putaran, dengan tiga kamar
pada putaran terakhir, membesar dengan
cepat. Aperture primer interiomarginal,
umbilical, aperture sekunder tak jelas.
Smooth.
Umur : N.18 N.23

11.

Globigerina praebulloides
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

12.

Globigerina praebulloides
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,

dibatasi bibir lemah.


Umur : N.1 N.17

13.

Globorotalia acostaensis (BLOW)

Cangkang trochospiral sangat rendah.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar membundar, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, kamar terakhir lebih
kecil
dari
kamar-kamar
sebelumnya.
Umbilicus sempit dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir.
Umur : N.16 N.20

Foraminifera bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Deskripsi
Cangkang polythalamus, Komposisi dinding
cangkang calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

50.

Lenticulina suborbicularis (PARR)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan

dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas


kamar-kamar yang tersusun
planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
menonjol, melengkung; apertur berbentuk
celah terletak periferal dengan hiasan
radiate.
Kedalaman : 207,26 m

51.

Hanzawaia grossepunctata
(EARLAND)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural face,
ornamentasi smooth dan berpori kasar.
Kedalaman : 473,45 m.

52.

Textularia paragglutinans
(ZHENG)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkangagglutinin, cangkang elongate,
biserial, sutura tegak, kamar membesar
cepat, aperture terminal, loop-shaped.
Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 274,2 m.

53.

Uvigerina bradyana (FORNASINI)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang elongate,
triserial, aperture terminal, bulat dengan
leher bibir, ornamentasi spines.
Kedalaman : 319 m.

54.

Globobulimina ovula
(DORBIGNY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate, triserial, kamar menggembung,
sutura melengkung;

apertur terminal,

berbentuk koma dengan bibir dan gigi.


Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 2528,12 m.

55.

Cassidelina davisi
(CHAPMAN&PARR)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate, biserial, kamar menggembung,
saling
apertur

menindih,

sutura

terminal,

bulat

melengkung;
sederhana.

Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 1782,3 m.

56.

Pseudonodosaria discreta
(REUSS)

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding


cangkang calcareouse hyaline, cangkang
elongate, uniserial, kamar menggembung,
membesar perlahan, sutura tegak, aperture
terminal dengan leher pendek, ornamentasi
smooth.

Kedalaman : 207,26 m.

57.

Bolivina spathulata
(WILLIAMSON)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate biserial dan ramping,
sutura
melengkung kearah belakang, tertekan,
aperture memanjang slit-like dengan gigi
yang menonjol, ornamentasi smooth dan
costae pada bagian kamar-kamar awal.
Kedalaman : 250 m.

58.

Loxostomina costatapertusa
(LEOBLICH&TAPPAN)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate,
biserial,
pipih,
sutura
melengkung, tertekan, aperture terminalslitlike dengan leher pendek, ornamentasi
costae.
Kedalaman : 153,92 m.

59.

Astacolus crepidulus (FICHTELL


&MOL)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, sangat pipih,
pada awal pertumbuhan involute planispiral,
selanjutnya sangat membuka dengan kamarkamar tersusun lurus dan tidak mencapai

pusat putaran lagi; aperture terminal, bulat


dengan leher pendek. Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 810 m.

60.

Siphotextularia mestayerae
(VELLA)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkangagglutinin, cangkang elongate,
biserial, triangular, sutura tegak, kamar
membesar cepat, aperture terminal, loopshaped. Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 274,2 m.

No. Stasiun

: MU8

Lokasi / Koordinat : Ngemplak / 064355,1 LS dan 1112920,4 BT.


Jenis Batuan

: Batugamping Keras

Satuan Batuan

: Batugamping Keras bagian bawah

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Orbulina Universa
(DORBIGNY)

Deskripsi
Cangkang globular, pada tahap awal
trochospiral, globigerine-like. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura,
dengan
dinding
tipis
diantaranya.
Ornamentasi spinose.
Umur : N.9 N.23.

2.

Globorotalia tumida (BRADY)

Cangkang trochospiral rendah,


tertekan,
dengan kell masif. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus,
tebal. Kamar tertekan, tersusun atas tiga
putaran, dengan enam kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit dan dalam. Aperture interiomarginal,
extraumbilical-umbilical, bibir tebal.
Umur : N.18 N.23

Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar tertekan, tersusun atas tiga putaran,
dengan lima hingga enam kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit hingga tertutup dan dalam. Aperture

interiomarginal, extraumbilical - umbilical,


dibatasi bibir tebal.
Umur : N.17 N.18

4.

Globorotalia miocenica
(PALMER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar angular, tersusun atas tiga putaran,
dengan enam hingga tujuh kamar pada
putaran
terakhir,
membesar
perlahan.
Umbilicus sempit dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
slit, dibatasi bibir atau pinggiran. Rugose.
Umur : N.18 N.19

5.

Sphaeroidinella dehiscens
(PARKER&JONES)

Cangkang trochospiral, padat. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, ditutupi oleh lapisan kedua dari
cangkang, mengkilat. Kamar subglobular,
tersusun atas tiga putaran, dengan tiga kamar
pada putaran terakhir, membesar dengan
cepat. Aperture primer interiomarginal,
umbilical, aperture sekunder tak jelas.
Smooth.
Umur : N.18 N.23

6.

Globorotalia tosaensis
(TAKAYANAGI&SAITO)

Cangkang trochospiral sangat rendah.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang
berpori
halus.
Kamar
menggembung tanggung, tertekan, tersusun
atas tiga hingga tiga setengah putaran, dengan
empat hingga lima kamar pada putaran
terakhir, membesar dengan cepat. Umbilicus

sempit hingga lebar dan dalam. Aperture


interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bagian atas oleh bibir rendah. Rugose.
Umur : N.19 N.22

7.

Globigerinoides fistulosus
(SCHUBERT)

Cangkang trochospiral, biconveks. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar. Kamar spherical, kecuali satu
atau dua kamar terakhir, yang memanjang,
membentuk tambahan sack-like, tertekan,
tersusun atas tiga putaran, dengan tiga
setengah hingga empat kamar pada putaran
terakhir, membesar dengan cepat. Umbilicus
lebar. Aperture primer
interiomarginal,
umbilical, lebar, bukaan asimetris dengan
bibir atau rim, aperture sekunder terdapat
pada sutura pada kamar awal.
Umur : N.19 N.23

8.

Globorotalia mayeri
(CUSHMAN &ELLISOR)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


menggembung. Komposisi dinding cangkang
gampingan, cangkang berpori kasar. Kamar
menggembung tanggung, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar pada
putaran
terakhir,
membesar
perlahan.
Umbilicus lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir lebar. Smooth.
Umur : N.9 N.13

9.

Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima hingga
tujuh kamar pada putaran terakhir, membesar

perlahan. Umbilicus lebar dan dangkal.


Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, celah rendah, dibatasi bibir yang
jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

10.

Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Cangkang trochospiral, bikonveks. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
spherical, kecuali pada kamar terakhir yang
memanjang, sack-like, tersusun atas tiga
setengah putaran, dengan tiga hingga empat
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus sempit. Aperture primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi bibir.
Beberapa kamar terakhir menunjukkan satu
aperture
sekunder,
sutural
aperture,
berlawanan dengan aperture primernya.
Lobulate.
Umur : N.6 N.23

11.

Globoquadrina dehiscens
(CHAPMAN, PARR,
&COLLINS)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
menggembung pada tahap awal, tertekan pada
bagian akhir dengan bahu membundar hingga
menyudut, tersusun atas empat putaran,
dengan empat kamar pada putaran terakhir,
membesar dan bertambah tinggi dengan cepat.
Umbilicus sempit hingga lebar dan dalam.
Aperture interiomarginal, umbilical, ditutupi
oleh penutup panjang, tooth-like. Rugose.
Umur : N.6 N.16

12.

Globigerina praebulloides
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah

putaran, dengan empat kamar pada putaran


terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

13.

Pulleniatina primalis
(BANNER&BLOW)

Cangkang trochospiral, berpori halus,


permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.
Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.
Aperture interiomarginal, extaumbilicalumbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.17 N.23

14.

Globigerinoides extremus
(BOLLI)

Cangkang trochospiral tinggi, biconvex,


komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori, pemukaan berbintik-bintik. Kamar
pada putaran akhir tertekan, tersusun atas tiga
hingga empat putaran, empat kamar pada
putaran terakhir membesar bertahap, pada
kamar terakhir tiba-tiba mengecil. Umbilicus
sempit,
dalam.
Aperture
primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir,
kamar terakhir menunjukkan aperture
tambahan berlawanan dengan aperture primer.
Umur : N.16 N.19

15.

Globigerinoides ruber
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral rendah, biconvex.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori kasar, pemukaan berbintik-bintik.
Cangkang sangat tebal, tersusun atas dua
putaran, tiga kamar pada putaran terakhir

membesar perlahan namun jelas terpisah.


Umbilicus
sempit.
Aperture
primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir,
aperture sutural sekunder dengan posisi
sebaliknya pada kamar awal. Spinose.
Umur : N.18 N.23

16.

Globigerina seminulina
(SCWAGER)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, tebal, berpori,
pemukaan berbintik-bintik. Kamar spherical,
kamar terakhir memanjang, tersusun atas tiga
setengah putaran, tiga hingga lima kamar pada
putaran terakhir. Umbilicus kecil hingga lebar,
dalam. Aperture berupa celah memanjang,
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir.
Umur : N.9 N.19

Foraminifera Bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Amphycorinaseparans (BRADY)

Deskripsi
Cangkang polythalamus, komposisi dinding
cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar
tersusun uniserial, kamar agak membulat,
tersusun atas dua kamar; dinding cangkang
dihiasi oleh banyak pematang halus atau
striae, kadang-kadang terdapat sebuah duri
pada ujung posterior. Apertur terletak pada
ujung kamar terakhir dengan leher yang
dihiasi oleh beberapa cincin.
Kedalaman : 108,2 m.

50.

Planularia californica

Cangkang polythalamus, komposisi dinding

(GALLOWAY&WISSLER)

cangkang calcareous hyaline. Cangkang


berbentuk lonjong dengan beberapa kamar
yang terlihat jelas serta sutura agak
melengkung dan membentuk galengan
(ridge), tersusun atas kamar-kamar yang
tersusun secara uniserial, apertur terletak di
ujung kamar terakhir yang meruncing dan
terdapat leher kecil.
Kedalaman : 207,26 m.

51.

Euvigerina Schwageri (BRADY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline. Cangkang
bulat lonjong, kamar-kamar mengembang
tersusun triserial terputar, perbesaran cepat;
hiasan berupa pematang-pematang tinggi,
menerus dari kamar putaran terdahulu ke
kamar putaran berikutnya, tidak terputus
oleh sutura, bagian atas kamar terakhir licin
tanpa pematang; apertur terminal, leher
pendek, dikelilingi bibir tipis.
Kedalaman : 146,24 m.

52.

Lenticulina suborbicularis (PARR)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline. Cangkang
berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi
simetris, periferi menyudut dan dilengkapi
dengan kell tipis, tersusun atas kamar-kamar
yang tersusun planispiral involut, putaran
agak
menutup;
sutura
menonjol,
melengkung; apertur berbentuk celah
terletak periferal dengan hiasan radiate.
Kedalaman : 207,26 m

53.

Gyroidina neosoldanii (BROTZEN)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, mengkellap,
berpori
halus,
cangkang
rotaloid,
planoconvex. Cangkang tersusun atas tiga
hingga empat putaran, membesar perlahan.
Sutura tegak dan melengkung, aperture
interiomarginal, umbilical-extraumbilical,

dengan bibir
smooth.

yang

kecil,

ornamentasi

Kedalaman : 150 m

54.

Pseudorotalia conoides
(DORBIGNY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang
calcareouse,
bikonveks,
trochospiral. Cangkang tersusun atas empat
hingga enam putaran, terdapat tigabelas
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan, sutura tegak, dan melengkung,
aperture
interiomarginal,umbilicalextraumbilical, ornamentasi limbate suture.
Kedalaman : 58,52 m

55.

Pseudorotalia conoides
(DORBIGNY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang
calcareouse,
bikonveks,
trochospiral. Cangkang tersusun atas empat
hingga enam putaran, terdapat tigabelas
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan, sutura tegak, dan melengkung,
aperture
interiomarginal,umbilicalextraumbilical, ornamentasi limbate suture.
Kedalaman : 58,52 m

56.

Lenticulina calcar (LINNE)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan
dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun
planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
melengkung; apertur berbentuk celah

terletak periferal dengan hiasan spines.


Kedalaman : 177,32 m

57.

Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Cangkang polythalamus, Komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

58.

Ammonia beccarii (LINNE)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, berpori,
biconvex, cangkang rotaloid, berputar
sekitar tiga hingga empat putaran, terdapat
enam hingga delapan kamar pada putaran
terakhir, sutura melengkung dan tebal,
aperture
interiomarginal,
umbilical,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 150 m.

59.

Operculina complanata
(DEFRANCE)

Cangkang planispiral evolute, berbentuk


cakram pipih, bagian tengah sama tebal
dengan bagian tepi; kamar tinggi,
perbesaran kamar pada awal pertumbuhan
cepat selanjutnya lambat (konsisten) pada
akhir pertumbuhan sehingga menghasilkan
putaran yang relatif menutup; sutura radial
melengkung ke arah belakang, bagian

periferi dilengkapi kell yang tebal.


Kedalaman : 45,45 m.

No. Stasiun

: MU25

Lokasi / Koordinat : Kali Genuk / 6 43' 55" LS dan 111 30' 16.6" BT
Jenis Batuan

: Batugamping Keras

Satuan Batuan

: Batugamping Keras bagian tengah

Foraminifera Plangtonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

1.

Orbulina Universa (DORBIGNY)

Cangkang globular, pada tahap awal


trochospiral, globigerine-like. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura,
dengan dinding tipis diantaranya.
Ornamentasi spinose. N.9 N.23.

2.

Globorotalia acostaensis (BLOW)

Cangkang trochospiral sangat rendah.


Komposisi dinding cangkang gampingan,

cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar membundar, tersusun atas tiga


putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, kamar terakhir lebih
kecil
dari
kamar-kamar
sebelumnya.
Umbilicus sempit dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir.
Umur : N.16 N.20
3.

Globorotalia tumida (BRADY)

Cangkang trochospiral rendah,


tertekan,
dengan kell masif. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori
halus, tebal. Kamar tertekan, tersusun atas
tiga putaran, dengan enam kamar pada
putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus sempit dan dalam. Aperture
interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
bibir tebal.
Umur : N.18 N.23

4.

Pulleniatina primalis
(BANNER&BLOW)

Cangkang trochospiral, berpori halus,


permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.
Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.
Aperture interiomarginal, extaumbilicalumbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.17 N.23

5.

Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori halus. Kamar tertekan, tersusun atas
tiga putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus sempit hingga tertutup dan dalam.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, dibatasi bibir tebal.
Umur : N.17 N.18

6.

Globorotalia pseudomiocenica
(BOLLI&BERMUDEZ)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell tipis. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori halus. Kamar menyudut, tertekan,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima
hingga enam kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus sempit,
dalam.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, slit-like, dibatasi
bibir. Rugose.
Umur : N.16 N.18

7.

Globorotalia multicamerata
(CUSHMAN &JARVIS)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell lebar.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan tujuh
hingga delapan kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus sempit,
dangkal.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, slit-like, dibatasi
bibir jelas. Rugose.
Umur : N.17 N.20

8.

Globorotalia tosaensis
(TAKAYANAGI&SAITO)

Cangkang trochospiral sangat rendah.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang
berpori
halus.
Kamar
menggembung tanggung, tertekan, tersusun

atas tiga hingga tiga setengah putaran,


dengan empat hingga lima kamar pada
putaran terakhir, membesar dengan cepat.
Umbilicus sempit hingga lebar dan dalam.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, dibatasi bagian atas oleh bibir
rendah. Rugose.
Umur : N.19 N.22

9.

Globigerina seminulina
(SCWAGER)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, tebal, berpori,
pemukaan berbintik-bintik. Kamar spherical,
kamar terakhir memanjang, tersusun atas
tiga setengah putaran, tiga hingga lima kamar
pada putaran terakhir. Umbilicus sempit
hingga luas, dalam. Aperture berupa celah
memanjang,
interiomarginal,
umbilical,
dibatasi oleh bibir.
Umur : N.9 N.19

10.

Globigerina cf.venezuelana
(HEDBERG)

Cangkang trochospiral rendah hingga sedang.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
tebal, berpori, pemukaan halus. Kamar
spherical, kamar pada putaran terakhir
tertekan, tersusun atas tiga setengah putaran,
empat kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus sempit
hingga
luas,
triangular.
Aperture
interiomarginal, umbilical, dalam pada
umbilicus.
Umur : N.2 N.19

11.

Globigerinoides extremus (BOLLI)

Cangkang trochospiral tinggi, biconvex,


komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori, pemukaan berbintik-bintik. Kamar
pada putaran akhir tertekan, tersusun atas tiga
hingga empat putaran, empat kamar pada
putaran terakhir membesar bertahap, pada
kamar terakhir tiba-tiba mengecil. Umbilicus

sempit,
dalam.
Aperture
primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh
bibir, kamar terakhir menunjukkan aperture
tambahan berlawanan dengan aperture
primer.
Umur : N.16 N.19

12.

Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Cangkang
trochospiral,
bikonveks.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar spherical, kecuali pada kamar
terakhir yang memanjang, sack-like, tersusun
atas tiga setengah putaran, dengan tiga
hingga empat kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus sempit.
Aperture primer interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir. Beberapa kamar terakhir
menunjukkan satu aperture sekunder, sutural
aperture, berlawanan dengan aperture
primernya. Lobulate.
Umur : N.6 N.23

13.

Globigerinoides immaturus
(LEROY)

Cangkang trochospiral, biconvex, berpori


kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang
terputar, terputar sekitar tiga setengah
putaran, dengan tiga kamar pada putaran
terakhir yang bertambah besar dengan ukuran
sedang. Sutura pada sisi spiral melengkung
rendah, tertekan, pada sisi umbilical
berbentuk radial, tertekan. Aperture primer
interiomarginal, pada beberapa kamar
terakhir terdapat aperture sutura sekunder
berlawanan dengan aperture primer.
Umur : N.5 N.23

14.

Globigerina praebulloides
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran

terakhir, membesar perlahan. Umbilicus


sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

15.

Globorotalia mayeri (CUSHMAN


& ELLISOR)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


menggembung. Komposisi dinding cangkang
gampingan, cangkang berpori kasar. Kamar
menggembung tanggung, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir lebar. Smooth.
Umur : N.9 N.13

Foraminifera bentonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

49.

Lenticulina suborbicularis (PARR)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan
dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
menonjol, melengkung; apertur berbentuk
celah terletak periferal dengan hiasan
radiate.
Kedalaman : 207,26 m

50.

Lenticulina calcar (LINNE)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,

kedua sisi simetris, periferi menyudut dan


dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
melengkung; apertur berbentuk celah
terletak periferal dengan hiasan spines.
Kedalaman : 177,32 m

51.

Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Cangkang
polythalamus,
Komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

52.

Euvigerina Schwageri (BRADY)

Cangkang bulat lonjong,


kamar-kamar
mengembang tersusun triserial terputar,
perbesaran cepat; hiasan berupa pematangpematang tinggi, menerus dari kamar
putaran terdahulu ke kamar putaran
berikutnya, tidak terputus oleh sutura,
bagian atas kamar terakhir licin tanpa
pematang; apertur terminal, leher pendek,
dikelilingi bibir tipis.
Kedalaman : 146,24 m.

53.

Clavulina pacifica (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
triangular.
Komposisi dinding cangkang agglutinin,
cangkang
elongate,
biserial,
sutura
melengkung, aperture terminal dengan leher
pendek, Ornamentasi Costae.

Kedalaman : 146,24 m.

54.

Planularia gemmata (BRADY)

Cangkang sangat pipih,


pada awal
pertumbuhan
involute
planispiral,
selanjutnya sangat membuka dengan
kamar-kamar tersusun lurus dan tidak
mencapai pusat putaran lagi; apertur bulat
dengan hiasan radier, periferal; hiasan
berupa tonjolan-tonjolan berbentuk bulat
hingga agak lonjong yang tersebar
disepanjang sutura.
Kedalaman : 55 m

55.

Dentalina subsoluta (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
cangkang elongate, uniserial, kamar
menggembung, membesar cepat, sutura
tegak, aperture terminal dengan leher
pendek, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 113 m

56.

Pseudonodosaria discreta (REUSS)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
cangkang elongate, uniserial, kamar
menggembung, membesar perlahan, sutura
tegak, aperture terminal dengan leher
pendek, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 207,26 m.

57.

Cylindroclavulina bradyi
(CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang agglutinin, cangkang
elongate, uniserial, kamar menggembung,
membesar perlahan, sutura tegak, aperture
terminal dengan leher pendek, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 207,26 m.

58.

Heterolepa praecincta (KARRER)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
trochospiral. Cangkang berbentuk seperti
mangkuk, bikonvek, terdapat kell, kamarkamar tersusun atas tiga putaran, sebelas
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan; sutura agak merebah ke arah
belakang,
apertur
interomarginal,
extraumbilical-umbilical,
silt-like.
Ornamentasi smooth.
Kedalaman :164,52 m.

59.

Clavulina subangularis
(ISHIZAKI)

Cangkang monothalamus, bulat lonjong.


Komposisi dinding cangkang agglutinin,
cangkang elongate, uniserial, kamar
menggembung, aperture terminal, bulat
sederhana.
Kedalaman : 207,26 m.

Planulina wuellerstrofi
(SCHWAGER)

Cangkang berbentuk cakram pipih,


trochospiral sangat rendah, terdapat kell.
Komposisi dinding cangkang calcareouse
hyaline, tersusun atas tiga putaran, 8-12
kamar pada putaran terakhir, sutura
melengkung dan mengkait ke arah
belakang; apertur berbentuk bulan sabit
pada dasar muka apertur, periferal.
Ornamentasi limbate suture.
Kedalaman : 74 m.

No. Stasiun

: MU5

Lokasi / Koordinat : Kali Gumbit / 064259, 4 LS dan 1113004,9 BT


Jenis Batuan

: Batulempung sisipan batugamping

Satuan Batuan

: Batugamping Keras bagian atas

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Pulleniatina primalis
(BANNER&BLOW)

Deskripsi
Cangkang trochospiral, berpori halus,
permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.
Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.
Aperture
interiomarginal,
extaumbilicalumbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.17 N.23

2.

Globorotalia mayeri (CUSHMAN


&ELLISOR)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


menggembung. Komposisi dinding cangkang
gampingan, cangkang berpori kasar. Kamar
menggembung tanggung, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar pada
putaran
terakhir,
membesar
perlahan.
Umbilicus lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir lebar. Smooth.
Umur : N.9 N.13

3.

Globorotalia obesa (BOLLI)

Cangkang trochospiral sangat rendah, berpori


kasar, dengan pemukaan berlubang. Cangkang
sangat tebal, terputar, berkisar dua setengah
hingga tiga putaran, secara umum terdapat
empat kamar pada putaran terakhir, membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral dan
umbilical
berbentuk
radial,
tertekan.

Umbilicus cukup lebar dan dalam. Aperture


interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
dibatasi oleh bibir yang ramping.
Umur : N.5 - N.18

4.

Globigerinoides conglobatus
(BRADY)

Cangkang trochospiral sedang, subglobular


sampai subquadrate, komposisi dinding
cangkang gampingan, dinding berpori kasar,
permukaan tebal berlubang jelas. Kamar pada
tahapan awal subspherical, kemudian tertekan
kuat, berkisar empat putaran, dengan tiga
hingga tiga setengah kamar pada putaran
terakhir membesar perlahan. Sutura pada sisi
spiral tidak jelas, pada sisi umbilical hampir
radial, tertekan. Umbilical sempit hingga
hampir tertutup, dalam. Aperture primer
interiomarginal. Aperture sekunder pada sisi
spiral, juga dengan apertural rim. Ornamentasi
spinose.
Umur : N.18 N.23

5.

Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima hingga
tujuh kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus lebar dan dangkal.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, celah rendah, dibatasi bibir yang
jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

6.

Globigerina praebulloides
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran

terakhir, membesar perlahan. Umbilicus


sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

7.

Globorotalia acostaensis
(BLOW)

Cangkang trochospiral sangat rendah.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintik-bintik.
Kamar membundar, tersusun atas tiga putaran,
dengan lima hingga enam kamar pada putaran
terakhir, kamar terakhir lebih kecil dari
kamar-kamar sebelumnya. Umbilicus sempit
dan
dalam.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, dibatasi bibir.
Umur : N.16 N.20

Foraminifera bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Ammonia beccarii (LINNE)

Deskripsi
Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
berpori, biconvex, cangkang rotaloid,
berputar sekitar tiga hingga empat putaran,
terdapat enam hingga delapan kamar pada
putaran terakhir, sutura melengkung dan
tebal, aperture interiomarginal, umbilical,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 150 m.

50.

Pseudorotalia conoides
(DORBIGNY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareouse, bikonveks,
trochospiral. Cangkang tersusun atas empat

hingga enam putaran, terdapat tigabelas


kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan, sutura tegak, dan melengkung,
aperture
interiomarginal,umbilicalextraumbilical, ornamentasi limbate suture.
Kedalaman :

51.

Heterolepa margaritiferus
(BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareouse, berbentuk
seperti cakram, bikonveks, trochospiral,
periferi menyudut tajam dan terdapat kell;
Cangkang tersusun atas lima putaran,
terdapat tigabelas kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan, sutura agak
melengkung dan menonjol, apertur bulan
sabit,
interomarginal,
umbilicalextraumbilical.
Kedalaman :

52.

Gyroidina neosoldanii (BROTZEN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
mengkellap, berpori halus, cangkang
rotaloid, planoconvex. Cangkang tersusun
atas tiga hingga empat putaran, membesar
perlahan. Sutura tegak dan melengkung,
aperture
interiomarginal,
umbilicalextraumbilical, dengan bibir yang kecil,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 150 m

53.

Lenticulina suborbicularis (PARR)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan
dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
menonjol, melengkung; apertur berbentuk
celah terletak periferal dengan hiasan
radiate.

Kedalaman : 207,26 m

54.

Elphidium depressulum
(CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,
aperture
cribrate
pada
peripheral,
ornamentasi limbate suture dan inflated.
Kedalaman : 75,29 m.

55.

Bolivinellina translucens
(PHLEGER&PARKER)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
elongate
biserial, aperture memanjang
loop-shaped, ornamentasi costae.
Kedalaman : 91,40 m.

56.

Aphelophragmina semilineata
(BELFORD)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
elongate biserial, aperture memanjang
loop-shaped, ornamentasi costae pada
kamar bagian bawah.

Kedalaman : 62,48 m.

57.

Bolivina pygmaea (BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
elongate biserial, aperture memanjang
loop-shaped, ornamentasi spines pada
ujung-ujung kamar.
Kedalaman : 33,53 m.

58.

Nonion subturgidum (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,
tersusun atas dua putaran, dengan banyak
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan cepat, aperture cresentic pada
apertural face, ornamentasi smooth dan
berpori halus.
Kedalaman : 130,45 m.

59.

Pileolina wiesneri (PARR)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral evolute, sutura melengkung,
tersusun atas dua putaran, dengan banyak
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan cepat, aperture extraumbilical, siltlike, ornamentasi smooth.

Kedalaman : 50,4 m.

60.

Neouvigerina ampullacea (BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang agglutinin. Cangkang
bulat lonjong, kamar-kamar mengembang
tersusun triserial terputar, perbesaran cepat;
hiasan berupa pematang-pematang tinggi,
menerus dari kamar putaran terdahulu ke
kamar putaran berikutnya, tidak terputus
oleh sutura;
apertur terminal,
leher
pendek, dikelilingi bibir.
Kedalaman : 146,24 m.

No. Stasiun

: MU8

Lokasi / Koordinat : Ngemplak / 064355,1 LS dan 1112920,4 BT.


Jenis Batuan

: Batugamping Putih Kekuningan

Satuan Batuan

: Batugamping Putih Kekuningan bagian bawah

Foraminifera Plangtonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

1.

Orbulina Universa
(DORBIGNY)

Cangkang globular, pada tahap awal


trochospiral, globigerine-like. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura, dengan
dinding tipis diantaranya. Ornamentasi
spinose.
Umur : N.9 N.23.

2.

Globorotalia tumida (BRADY)

Cangkang trochospiral rendah,


tertekan,
dengan kell masif. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus,
tebal. Kamar tertekan, tersusun atas tiga
putaran, dengan enam kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit dan dalam. Aperture interiomarginal,
extraumbilical-umbilical, bibir tebal.
Umur : N.18 N.23

Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar tertekan, tersusun atas tiga putaran,
dengan lima hingga enam kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit hingga tertutup dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir tebal.
Umur : N.17 N.18

4.

Globorotalia miocenica
(PALMER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar angular, tersusun atas tiga putaran,
dengan enam hingga tujuh kamar pada putaran

terakhir, membesar perlahan. Umbilicus


sempit dan dalam. Aperture interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, slit, dibatasi bibir
atau pinggiran. Rugose.
Umur : N.18 N.19

5.

Sphaeroidinella dehiscens
(PARKER&JONES)

Cangkang trochospiral, padat. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, ditutupi oleh lapisan kedua dari
cangkang, mengkilat. Kamar subglobular,
tersusun atas tiga putaran, dengan tiga kamar
pada putaran terakhir, membesar dengan
cepat. Aperture primer interiomarginal,
umbilical, aperture sekunder tak jelas.
Smooth.
Umur : N.18 N.23

6.

Globorotalia tosaensis
(TAKAYANAGI&SAITO)

Cangkang trochospiral sangat rendah.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar menggembung
tanggung, tertekan, tersusun atas tiga hingga
tiga setengah putaran, dengan empat hingga
lima kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan cepat. Umbilicus sempit hingga lebar
dan
dalam.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, dibatasi bagian atas
oleh bibir rendah. Rugose.
Umur : N.19 N.22

7.

Globigerinoides fistulosus
(SCHUBERT)

Cangkang trochospiral, biconveks. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar. Kamar spherical, kecuali satu
atau dua kamar terakhir, yang memanjang,
membentuk tambahan sack-like, tertekan,
tersusun atas tiga putaran, dengan tiga
setengah hingga empat kamar pada putaran

terakhir, membesar dengan cepat. Umbilicus


lebar. Aperture primer
interiomarginal,
umbilical, lebar, bukaan asimetris dengan bibir
atau rim, aperture sekunder terdapat pada
sutura pada kamar awal.
Umur : N.19 N.23

8.

Globorotalia mayeri
(CUSHMAN &ELLISOR)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


menggembung. Komposisi dinding cangkang
gampingan, cangkang berpori kasar. Kamar
menggembung tanggung, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar pada
putaran
terakhir,
membesar
perlahan.
Umbilicus lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir lebar. Smooth.
Umur : N.9 N.13

9.

Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima hingga
tujuh kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus lebar dan dangkal.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, celah rendah, dibatasi bibir yang
jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

10.

Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Cangkang trochospiral, bikonveks. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
spherical, kecuali pada kamar terakhir yang
memanjang, sack-like, tersusun atas tiga
setengah putaran, dengan tiga hingga empat
kamar pada putaran terakhir, membesar

perlahan. Umbilicus sempit. Aperture primer


interiomarginal, umbilical, dibatasi bibir.
Beberapa kamar terakhir menunjukkan satu
aperture
sekunder,
sutural
aperture,
berlawanan dengan aperture primernya.
Lobulate.
Umur : N.6 N.23

11.

Globoquadrina dehiscens
(CHAPMAN, PARR,
&COLLINS)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
menggembung pada tahap awal, tertekan pada
bagian akhir dengan bahu membundar hingga
menyudut, tersusun atas empat putaran,
dengan empat kamar pada putaran terakhir,
membesar dan bertambah tinggi dengan cepat.
Umbilicus sempit hingga lebar dan dalam.
Aperture interiomarginal, umbilical, ditutupi
oleh penutup panjang, tooth-like. Rugose.
Umur : N.6 N.16

12.

Globigerinoides praebulliodes
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

13.

Pulleniatina primalis
(BANNER&BLOW)

Cangkang trochospiral, berpori halus,


permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.

Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.


Aperture
interiomarginal,
extaumbilicalumbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.17 N.23

14.

Globigerinoides extremus
(BOLLI)

Cangkang trochospiral tinggi, biconvex,


komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori, pemukaan berbintik-bintik. Kamar
pada putaran akhir tertekan, tersusun atas tiga
hingga empat putaran, empat kamar pada
putaran terakhir membesar bertahap, pada
kamar terakhir tiba-tiba mengecil. Umbilicus
sempit,
dalam.
Aperture
primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir,
kamar terakhir menunjukkan aperture
tambahan berlawanan dengan aperture primer.
Umur : N.16 N.19

15.

Globigerinoides ruber
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral rendah, biconvex.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori kasar, pemukaan berbintik-bintik.
Cangkang sangat tebal, tersusun atas dua
putaran, tiga kamar pada putaran terakhir
membesar perlahan namun jelas terpisah.
Umbilicus
sempit.
Aperture
primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir,
aperture sutural sekunder dengan posisi
sebaliknya pada kamar awal. Spinose.
Umur : N.18 N.23

16.

Globigerina seminulina
(SCWAGER)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, tebal, berpori,
pemukaan berbintik-bintik. Kamar spherical,
kamar terakhir memanjang, tersusun atas tiga
setengah putaran, tiga hingga lima kamar pada

putaran terakhir. Umbilicus kecil hingga lebar,


dalam. Aperture berupa celah memanjang,
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir.
Umur : N.9 N.19

Foraminifera Bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Amphycorinaseparans (BRADY)

Deskripsi
Cangkang polythalamus, komposisi dinding
cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar
tersusun uniserial, kamar agak membulat,
tersusun atas dua kamar; dinding cangkang
dihiasi oleh banyak pematang halus atau
striae, kadang-kadang terdapat sebuah duri
pada ujung posterior. Apertur terletak pada
ujung kamar terakhir dengan leher yang
dihiasi oleh beberapa cincin.
Kedalaman : 108,2 m.

50.

Planularia californica
(GALLOWAY&WISSLER)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline. Cangkang
berbentuk lonjong dengan beberapa kamar
yang terlihat jelas serta sutura agak
melengkung dan membentuk galengan
(ridge), tersusun atas kamar-kamar yang
tersusun secara uniserial, apertur terletak di
ujung kamar terakhir yang meruncing dan
terdapat leher kecil.
Kedalaman : 207,26 m.

51.

Euvigerina SCHWAGERi (BRADY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding

cangkang calcareous hyaline. Cangkang


bulat lonjong, kamar-kamar mengembang
tersusun triserial terputar, perbesaran cepat;
hiasan berupa pematang-pematang tinggi,
menerus dari kamar putaran terdahulu ke
kamar putaran berikutnya, tidak terputus
oleh sutura, bagian atas kamar terakhir licin
tanpa pematang; apertur terminal, leher
pendek, dikelilingi bibir tipis.
Kedalaman : 146,24 m.
52.

Lenticulina

suborbicularis (PARR)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline. Cangkang
berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi
simetris, periferi menyudut dan dilengkapi
dengan kell tipis, tersusun atas kamar-kamar
yang tersusun planispiral involut, putaran
agak
menutup;
sutura
menonjol,
melengkung; apertur berbentuk celah
terletak periferal dengan hiasan radiate.
Kedalaman : 207,26 m

53.

Gyroidina neosoldanii (BROTZEN)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, mengkellap,
berpori
halus,
cangkang
rotaloid,
planoconvex. Cangkang tersusun atas tiga
hingga empat putaran, membesar perlahan.
Sutura tegak dan melengkung, aperture
interiomarginal, umbilical-extraumbilical,
dengan bibir yang kecil, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 150 m

54.

Pseudorotalia conoides
(DORBIGNY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang
calcareouse,
bikonveks,
trochospiral. Cangkang tersusun atas empat

hingga enam putaran, terdapat tigabelas


kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan, sutura tegak, dan melengkung,
aperture
interiomarginal,umbilicalextraumbilical, ornamentasi limbate suture.
Kedalaman :

55.

Pseudorotalia conoides
(DORBIGNY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang
calcareouse,
bikonveks,
trochospiral. Cangkang tersusun atas empat
hingga enam putaran, terdapat tigabelas
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan, sutura tegak, dan melengkung,
aperture
interiomarginal,umbilicalextraumbilical, ornamentasi limbate suture.
Kedalaman :

56.

Lenticulina calcar (LINNE)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan
dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun
planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
melengkung; apertur berbentuk celah
terletak periferal dengan hiasan spines.
Kedalaman : 177,32 m

57.

Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Cangkang polythalamus, Komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

58.

Ammonia beccarii (LINNE)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, berpori,
biconvex, cangkang rotaloid, berputar
sekitar tiga hingga empat putaran, terdapat
enam hingga delapan kamar pada putaran
terakhir, sutura melengkung dan tebal,
aperture
interiomarginal,
umbilical,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 150 m.

59.

Operculina complanata
(DEFRANCE)

Cangkang planispiral evolute, berbentuk


cakram pipih, bagian tengah sama tebal
dengan bagian tepi; kamar tinggi,
perbesaran kamar pada awal pertumbuhan
cepat selanjutnya lambat (konsisten) pada
akhir pertumbuhan sehingga menghasilkan
putaran yang relatif menutup; sutura radial
melengkung ke arah belakang, bagian
periferi dilengkapi kell yang tebal.
Kedalaman : 45,45 m.

No. Stasiun

: MU5

Lokasi / Koordinat : Kali Gumbit / 064259, 4 LS dan 1113004,9 BT


Jenis Batuan

: Batulempung

Satuan Batuan

: Batugamping Putih Kekuningan bagian tengah

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Pulleniatina primalis
(BANNER&BLOW)

Deskripsi
Cangkang trochospiral, berpori halus,
permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.
Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.
Aperture interiomarginal, extaumbilicalumbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.17 N.23

2.

Globorotalia mayeri
(CUSHMAN &ELLISOR)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


menggembung. Komposisi dinding cangkang
gampingan, cangkang berpori kasar. Kamar
menggembung tanggung, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir lebar. Smooth.
Umur : N.9 N.13

3.

Globorotalia obesa (BOLLI)

Cangkang trochospiral sangat rendah, berpori


kasar, dengan pemukaan berlubang. Cangkang
sangat tebal, terputar, berkisar dua setengah
hingga tiga putaran, secara umum terdapat
empat kamar pada putaran terakhir, membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral dan
umbilical
berbentuk
radial,
tertekan.

Umbilicus cukup lebar dan dalam. Aperture


interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
dibatasi oleh bibir yang ramping.
Umur : N.5 - N.18

4.

Globigerinoides conglobatus
(BRADY)

Cangkang trochospiral sedang, subglobular


sampai subquadrate, komposisi dinding
cangkang gampingan, dinding berpori kasar,
permukaan tebal berlubang jelas. Kamar pada
tahapan awal subspherical, kemudian tertekan
kuat, berkisar empat putaran, dengan tiga
hingga tiga setengah kamar pada putaran
terakhir membesar perlahan. Sutura pada sisi
spiral tidak jelas, pada sisi umbilical hampir
radial, tertekan. Umbilical sempit hingga
hampir tertutup, dalam. Aperture primer
interiomarginal. Aperture sekunder pada sisi
spiral, juga dengan apertural rim. Ornamentasi
spinose.
Umur : N.18 N.23

5.

Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima hingga
tujuh kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus lebar dan dangkal.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, celah rendah, dibatasi bibir yang
jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

6.

Globigerinoides praebulliodes
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran

terakhir, membesar perlahan. Umbilicus


sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

Foraminifera bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Ammonia beccarii (LINNE)

Deskripsi
Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
berpori, biconvex, cangkang rotaloid,
berputar sekitar tiga hingga empat putaran,
terdapat enam hingga delapan kamar pada
putaran terakhir, sutura melengkung dan
tebal, aperture interiomarginal, umbilical,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 150 m.

50.

Pseudorotalia conoides
(DORBIGNY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareouse, bikonveks,
trochospiral. Cangkang tersusun atas empat
hingga enam putaran, terdapat tigabelas
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan, sutura tegak, dan melengkung,
aperture
interiomarginal,umbilicalextraumbilical, ornamentasi limbate suture.
Kedalaman :

51.

Heterolepa margaritiferus
(BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareouse, berbentuk
seperti cakram, bikonveks, trochospiral,
periferi menyudut tajam dan terdapat kell;

Cangkang tersusun atas lima putaran,


terdapat tigabelas kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan, sutura agak
melengkung dan menonjol, apertur bulan
sabit,
interomarginal,
umbilicalextraumbilical.
Kedalaman :

52.

Gyroidina neosoldanii (BROTZEN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
mengkellap, berpori halus, cangkang
rotaloid, planoconvex. Cangkang tersusun
atas tiga hingga empat putaran, membesar
perlahan. Sutura tegak dan melengkung,
aperture
interiomarginal,
umbilicalextraumbilical, dengan bibir yang kecil,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 150 m

53.

Lenticulina suborbicularis (PARR)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan
dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
menonjol, melengkung; apertur berbentuk
celah terletak periferal dengan hiasan
radiate.
Kedalaman : 207,26 m

54.

Elphidium depressulum
(CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,
aperture
cribrate
pada
peripheral,
ornamentasi limbate suture dan inflated.
Kedalaman : 75,29 m.

55.

Bolivinellina translucens
(PHLEGER&PARKER)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
elongate
biserial, aperture memanjang
loop-shaped, ornamentasi costae.
Kedalaman : 91,40 m.

56.

Aphelophragmina semilineata
(BELFORD)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
elongate biserial, aperture memanjang
loop-shaped, ornamentasi costae pada
kamar bagian bawah.
Kedalaman : 62,48 m.

57.

Aphelophragmina pygmaea
(BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
elongate biserial, aperture memanjang
loop-shaped, ornamentasi spines pada
ujung-ujung kamar.

Kedalaman : 33,53 m.

58.

Nonion subturgidum (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,
tersusun atas dua putaran, dengan banyak
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan cepat, aperture cresentic pada
apertural face, ornamentasi smooth dan
berpori halus.
Kedalaman : 130,45 m.

59.

Pileolina wiesneri (PARR)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral evolute, sutura melengkung,
tersusun atas dua putaran, dengan banyak
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan cepat, aperture extraumbilical, siltlike, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 50,4 m.

60.

Neouvigerina ampullacea (BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang agglutinin. Cangkang
bulat lonjong, kamar-kamar mengembang
tersusun triserial terputar, perbesaran cepat;
hiasan berupa pematang-pematang tinggi,
menerus dari kamar putaran terdahulu ke
kamar putaran berikutnya, tidak terputus
oleh sutura;
apertur terminal,
leher

pendek, dikelilingi bibir.


Kedalaman : 146,24 m.

No. Stasiun

: MU25

Lokasi / Koordinat : Kali Genuk / 6 43' 55" LS dan 111 30' 16.6" BT
Jenis Batuan

: Batugamping Putih Kekuningan

Satuan Batuan

: Batugamping Putih Kekuningan bagian atas

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Orbulina Universa (DORBIGNY)

Deskripsi
Cangkang globular, pada tahap awal

trochospiral, globigerine-like. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura,
dengan dinding tipis diantaranya.
Ornamentasi spinose. N.9 N.23.
2.

Globorotalia mayeri (CUSHMAN


&ELLISOR)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


menggembung.
Komposisi
dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori
kasar. Kamar menggembung tanggung,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima
hingga enam kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus lebar dan
dalam.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, dibatasi bibir
lebar. Smooth.
Umur : N.9 N.13

3.

Globorotalia tumida (BRADY)

Cangkang trochospiral rendah, tertekan,


dengan kell masif. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori
halus, tebal. Kamar tertekan, tersusun atas
tiga putaran, dengan enam kamar pada
putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus sempit dan dalam. Aperture
interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
bibir tebal.
Umur : N.18 N.23

4.

Pulleniatina primalis
(BANNER&BLOW)

Cangkang trochospiral, berpori halus,


permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.
Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.
Aperture interiomarginal, extaumbilical-

umbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.


Umur : N.17 N.23

5.

Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori halus. Kamar tertekan, tersusun atas
tiga putaran, dengan lima hingga enam
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus sempit hingga tertutup
dan dalam. Aperture interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, dibatasi bibir
tebal.
Umur : N.17 N.18

6.

Globorotalia pseudomiocenica
(BOLLI&BERMUDEZ)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell tipis. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori halus. Kamar menyudut, tertekan,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima
hingga enam kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus sempit,
dalam.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, slit-like, dibatasi
bibir. Rugose.
Umur : N.16 N.18

7.

Globorotalia multicamerata
(CUSHMAN &JARVIS)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell lebar.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan
kuat, tersusun atas tiga putaran, dengan tujuh
hingga delapan kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus sempit,

dangkal.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, slit-like, dibatasi
bibir jelas. Rugose.
Umur : N.17 N.20

8.

Globorotalia tosaensis
(TAKAYANAGI&SAITO)

Cangkang trochospiral sangat rendah.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang
berpori
halus.
Kamar
menggembung tanggung, tertekan, tersusun
atas tiga hingga tiga setengah putaran,
dengan empat hingga lima kamar pada
putaran terakhir, membesar dengan cepat.
Umbilicus sempit hingga lebar dan dalam.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, dibatasi bagian atas oleh bibir
rendah. Rugose.
Umur : N.19 N.22

9.

Globigerina seminulina
(SCWAGER)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, tebal, berpori,
pemukaan berbintik-bintik. Kamar spherical,
kamar terakhir memanjang, tersusun atas
tiga setengah putaran, tiga hingga lima
kamar pada putaran terakhir. Umbilicus
sempit hingga luas, dalam. Aperture berupa
celah
memanjang,
interiomarginal,
umbilical, dibatasi oleh bibir.
Umur : N.9 N.19

10.

Globigerina cf.venezuelana
(HEDBERG)

Cangkang trochospiral rendah hingga


sedang.
Komposisi dinding cangkang
gampingan, tebal, berpori, pemukaan halus.
Kamar spherical, kamar pada putaran
terakhir tertekan, tersusun atas tiga setengah
putaran, empat kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus sempit

hingga
luas,
triangular.
Aperture
interiomarginal, umbilical, dalam pada
umbilicus.
Umur : N.2 N.19

11.

Globigerinoides extremus (BOLLI)

Cangkang trochospiral tinggi, biconvex,


komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori, pemukaan berbintik-bintik. Kamar
pada putaran akhir tertekan, tersusun atas
tiga hingga empat putaran, empat kamar
pada putaran terakhir membesar bertahap,
pada kamar terakhir tiba-tiba mengecil.
Umbilicus sempit, dalam. Aperture primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh
bibir, kamar terakhir menunjukkan aperture
tambahan berlawanan dengan aperture
primer.
Umur : N.16 N.19

12.

Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Cangkang
trochospiral,
bikonveks.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar spherical, kecuali pada kamar
terakhir yang memanjang, sack-like, tersusun
atas tiga setengah putaran, dengan tiga
hingga empat kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus sempit.
Aperture primer interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir. Beberapa kamar terakhir
menunjukkan satu aperture sekunder, sutural
aperture, berlawanan dengan aperture
primernya. Lobulate.
Umur : N.6 N.23

13.

Globigerinoides immaturus
(LEROY)

Cangkang trochospiral, biconvex, berpori


kasar,
dengan
pemukaan
belubang.
Cangkang terputar, terputar sekitar tiga
setengah putaran, dengan tiga kamar pada

putaran terakhir yang bertambah besar


dengan ukuran sedang. Sutura pada sisi
spiral melengkung rendah, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk radial, tertekan.
Aperture primer interiomarginal, pada
beberapa kamar terakhir terdapat aperture
sutura sekunder berlawanan dengan aperture
primer.
Umur : N.5 N.23
14.

Globigerinoides praebulliodes
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

Foraminifera bentonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

49.

Lenticulina suborbicularis (PARR)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan
dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
menonjol, melengkung; apertur berbentuk
celah terletak periferal dengan hiasan
radiate.

Kedalaman : 207,26 m

50.

Lenticulina calcar (LINNE)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan
dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
melengkung; apertur berbentuk celah
terletak periferal dengan hiasan spines.
Kedalaman : 177,32 m

51.

Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Cangkang
polythalamus,
Komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

52.

Euvigerina Schwageri (BRADY)

Cangkang bulat lonjong,


kamar-kamar
mengembang tersusun triserial terputar,
perbesaran cepat; hiasan berupa pematangpematang tinggi, menerus dari kamar
putaran terdahulu ke kamar putaran
berikutnya, tidak terputus oleh sutura,
bagian atas kamar terakhir licin tanpa
pematang; apertur terminal, leher pendek,

dikelilingi bibir tipis.


Kedalaman : 146,24 m.

53.

Clavulina pacifica (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
triangular.
Komposisi dinding cangkang agglutinin,
cangkang
elongate,
biserial,
sutura
melengkung, aperture terminal dengan leher
pendek, Ornamentasi Costae.
Kedalaman : 146,24 m.

54.

Planularia gemmata (BRADY)

Cangkang sangat pipih,


pada awal
pertumbuhan
involute
planispiral,
selanjutnya sangat membuka dengan
kamar-kamar tersusun lurus dan tidak
mencapai pusat putaran lagi; apertur bulat
dengan hiasan radier, periferal; hiasan
berupa tonjolan-tonjolan berbentuk bulat
hingga agak lonjong yang tersebar
disepanjang sutura.
Kedalaman :

55.

Dentalina subsoluta (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
cangkang elongate, uniserial, kamar
menggembung, membesar cepat, sutura
tegak, aperture terminal dengan leher
pendek, ornamentasi smooth.
Kedalaman : ? m.

56.

Pseudonodosaria discreta (REUSS)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
cangkang elongate, uniserial, kamar
menggembung, membesar perlahan, sutura
tegak, aperture terminal dengan leher
pendek, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 207,26 m.

57.

Cylindroclavulina bradyi
(CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang agglutinin, cangkang
elongate, uniserial, kamar menggembung,
membesar perlahan, sutura tegak, aperture
terminal dengan leher pendek, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 207,26 m.

58.

Heterolepa praecincta (KARRER)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
trochospiral. Cangkang berbentuk seperti
mangkuk, bikonvek, terdapat kell, kamarkamar tersusun atas tiga putaran, sebelas
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan; sutura agak merebah ke arah
belakang,
apertur
interomarginal,

extraumbilical-umbilical,
Ornamentasi smooth.

silt-like.

Kedalaman :164,52 m.

59.

Clavulina subangularis
(ISHIZAKI)

Cangkang monothalamus, bulat lonjong.


Komposisi dinding cangkang agglutinin,
cangkang elongate, uniserial, kamar
menggembung, aperture terminal, bulat
sederhana.
Kedalaman : 207,26 m.

Planulina wuellerstrofi
(SCHWAGER)

Cangkang berbentuk cakram pipih,


trochospiral sangat rendah, terdapat kell.
Komposisi dinding cangkang calcareouse
hyaline, tersusun atas tiga putaran, 8-12
kamar pada putaran terakhir, sutura
melengkung dan mengkait ke arah
belakang; apertur berbentuk bulan sabit
pada dasar muka apertur, periferal.
Ornamentasi limbate suture.
Kedalaman : 74 m.

No. Stasiun

: MU41

Lokasi / Koordinat : Desa Gandrirejo / 6 44' 30.5" LS dan 111 33' 37.4" BT
Jenis Batuan

: Batulempung

Satuan Batuan

: Batulempung bagian bawah

Foraminifera Plangtonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

1.

Orbulina universa (DORBIGNY)

Cangkang globular, pada tahap awal


trochospiral, globigerine-like. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura,
dengan
dinding
tipis
diantaranya.
Ornamentasi spinose. N.9 N.23.

2.

Pulleniatina primalis
(BANNER&BLOW)

Cangkang trochospiral, berpori halus,


permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.
Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.
Aperture interiomarginal, extaumbilicalumbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.17 N.23

3.

Pulleniatina praecursor
(BANNER&BLOW)

Cangkang trochospiral rendah hingga sedang,


berpori halus, pada putaran pertama berpori
kasar, dan tebal, permukaan halus. Cangkang
spherical, bekisar sekitar tiga putaran, putaran
kedua terdiri dari empat kamar, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar

terakhir, membesar perlahan. Umbilicus


tertutupi oleh kamar terakhir. Aperture
interiomarginal,
extaumbilical-umbilical,
panjang, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.19 N.23

4.

Globorotalia mayeri (CUSHMAN


&ELLISOR)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


menggembung. Komposisi dinding cangkang
gampingan, cangkang berpori kasar. Kamar
menggembung tanggung, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir lebar. Smooth.
Umur : N.9 N.13

5.

Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima
hingga tujuh kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan. Umbilicus lebar dan
dangkal.
Aperture
interiomarginal,
extraumbilical - umbilical, celah rendah,
dibatasi bibir yang jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

6.

Globorotalia tumida (BRADY)

Cangkang trochospiral rendah,


tertekan,
dengan kell masif. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori
halus, tebal. Kamar tertekan, tersusun atas
tiga putaran, dengan enam kamar pada
putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus sempit dan dalam. Aperture

interiomarginal,
bibir tebal.

extraumbilical-umbilical,

Umur : N.18 N.23

7.

Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori halus. Kamar tertekan, tersusun atas
tiga putaran, dengan lima hingga enam kamar
pada putaran terakhir, membesar perlahan.
Umbilicus sempit hingga tertutup dan dalam.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, dibatasi bibir tebal.
Umur : N.17 N.18

8.

Globoquadrina dehiscens
(CHAPMAN, PARR,
&COLLINS)

Cangkang trochospiral rendah. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
menggembung pada tahap awal, tertekan
pada bagian akhir dengan bahu membundar
hingga menyudut, tersusun atas empat
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar dan bertambah tinggi
dengan cepat. Umbilicus sempit hingga lebar
dan dalam. Aperture interiomarginal,
umbilical, ditutupi oleh penutup panjang,
tooth-like. Rugose.
Umur : N.6 N.16

9.

Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Cangkang
trochospiral,
bikonveks.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar spherical, kecuali pada kamar
terakhir yang memanjang, sack-like, tersusun
atas tiga setengah putaran, dengan tiga hingga

empat kamar pada putaran terakhir,


membesar perlahan. Umbilicus sempit.
Aperture primer interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir. Beberapa kamar terakhir
menunjukkan satu aperture sekunder, sutural
aperture, berlawanan dengan aperture
primernya. Lobulate.
Umur : N.6 N.23

10.

Sphaeroidinella dehiscens
(PARKER&JONES)

Cangkang trochospiral, padat. Komposisi


dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, ditutupi oleh lapisan kedua dari
cangkang, mengkilat. Kamar subglobular,
tersusun atas tiga putaran, dengan tiga kamar
pada putaran terakhir, membesar dengan
cepat. Aperture primer interiomarginal,
umbilical, aperture sekunder tak jelas.
Smooth.
Umur : N.18 N.23

11.

Globigerinoides praebulliodes
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

12.

Globigerinoides praebulliodes
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,

dibatasi bibir lemah.


Umur : N.1 N.17

Foraminifera bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Deskripsi
Cangkang polythalamus, Komposisi dinding
cangkang calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

50.

Lenticulina suborbicularis (PARR)

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks,


kedua sisi simetris, periferi menyudut dan
dilengkapi dengan kell tipis, tersusun atas
kamar-kamar yang tersusun
planispiral
involut, putaran agak menutup; sutura
menonjol, melengkung; apertur berbentuk
celah terletak periferal dengan hiasan
radiate.
Kedalaman : 207,26 m

51.

Hanzawaia grossepunctata
(EARLAND)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,

aperture crecentic pada apertural face,


ornamentasi smooth dan berpori kasar.
Kedalaman : 473,45 m.

52.

Textularia paragglutinans
(ZHENG)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkangagglutinin, cangkang elongate,
biserial, sutura tegak, kamar membesar
cepat, aperture terminal, loop-shaped.
Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 274,2 m.

53.

Uvigerina bradyana (FORNASINI)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang elongate,
triserial, aperture terminal, bulat dengan
leher bibir, ornamentasi spines.
Kedalaman : 319 m.

54.

Globobulimina ovula
(DORBIGNY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate, triserial, kamar menggembung,
sutura melengkung;

apertur terminal,

berbentuk koma dengan bibir dan gigi.

Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 2528,12 m.

55.

Cassidelina davisi
(CHAPMAN&PARR)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate, biserial, kamar menggembung,
saling
apertur

menindih,

sutura

terminal,

bulat

melengkung;
sederhana.

Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 1782,3 m.

56.

Pseudonodosaria discreta
(REUSS)

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding


cangkang calcareouse hyaline, cangkang
elongate, uniserial, kamar menggembung,
membesar perlahan, sutura tegak, aperture
terminal dengan leher pendek, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 207,26 m.

57.

Bolivina spathulata
(WILLIAMSON)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate biserial dan ramping,
sutura
melengkung kearah belakang, tertekan,
aperture memanjang slit-like dengan gigi
yang menonjol, ornamentasi smooth dan

costae pada bagian kamar-kamar awal.


Kedalaman : 250 m.

58.

Loxostomina costatapertusa
(LEOBLICH&TAPPAN)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate,
biserial,
pipih,
sutura
melengkung, tertekan, aperture terminalslitlike dengan leher pendek, ornamentasi
costae.
Kedalaman : 153,92 m.

59.

Astacolus crepidulus (FICHTELL


&MOL)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, sangat pipih,
pada awal pertumbuhan involute planispiral,
selanjutnya sangat membuka dengan kamarkamar tersusun lurus dan tidak mencapai
pusat putaran lagi; aperture terminal, bulat
dengan leher pendek. Ornamentasi smooth.
Kedalaman : 810 m.

60.

Siphotextularia mestayerae
(VELLA)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkangagglutinin, cangkang elongate,
biserial, triangular, sutura tegak, kamar
membesar cepat, aperture terminal, loopshaped. Ornamentasi smooth.

Kedalaman : 274,2 m.

No. Stasiun

: MU35

Lokasi / Koordinat : Kali Kempyong / 6 43' 13.8" LS dan 111 32' 48.4" BT
Jenis Batuan

: Batugamping Putih Kecoklatan

Satuan Batuan

: Batulempung

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Deskripsi
Cangkang trochospiral sangat rendah,
bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima hingga
tujuh kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus lebar dan dangkal.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, celah rendah, dibatasi bibir yang
jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

2.

Globigerina seminulina

Cangkang trochospiral rendah.

Komposisi

(SCWAGER)

dinding cangkang gampingan, tebal, berpori,


pemukaan berbintik-bintik. Kamar spherical,
kamar terakhir memanjang, tersusun atas tiga
setengah putaran, tiga hingga lima kamar pada
putaran terakhir. Umbilicus kecil hingga lebar,
dalam. Aperture berupa celah memanjang,
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir.
Umur : N.9 N.19

3.

Globigerinoides obliquus
(BOLLI)

Cangkang trochospiral sedang, biconvex,


komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori kasar, dengan pemukaan belubang.
Cangkang terputar, kecuali pada kamar
terakhir, yang tertekan miring pada bagian
lateralnya, terputar sekitar tiga setengah
putaran, dengan tiga sampai empat kamar
pada putaran terakhir yang bertambah besar
dengan ukuran sedang. Aperture primer
interiomarginal, umbilical dibatasi oleh bibir,
pada beberapa kamar terakhir terdapat
aperture sutura sekunder berlawanan dengan
aperture primer dengan ukuran yang cukup
besar juga.
Umur : N.8 N.19

Foraminifera bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Deskripsi
Cangkang polythalamus, Komposisi dinding
cangkang calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

50.

Bolivina pygmaea (BRADY)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate, biserial,
sutura melengkung
kearah belakang, tertekan, aperture terminal,
memanjang,slit-like, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 90 m.

51.

Bulimina fijiensis (CUSHMAN)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang elongate
biserial-uniserial, ovate, kamar tersusun atas
empat putaran, menggembung, biconveks,
aperture terminal loop-shaped, bukaan lebar,
dengan gigi yang kecil, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 131,62 m.

No. Stasiun

: MU62

Lokasi / Koordinat : Desa Candimulyo / 6 45' 8.9" LS dan 111 32' 19.2" BT
Jenis Batuan

: Batulempung

Satuan Batuan

: Batulempung bagian atas

Foraminifera Plangtonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

1.

Orbulina universa
(DORBIGNY)

Cangkang globular, pada tahap awal


trochospiral, globigerine-like. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura,
dengan
dinding
tipis
diantaranya.
Ornamentasi spinose. N.9 N.23.

2.

Globorotalia plesiotumida
(BLOW&BANNER)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell jelas. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar tertekan, tersusun atas tiga putaran,
dengan lima hingga enam kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit hingga tertutup dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
dibatasi bibir tebal.
Umur : N.17 N.18

3.

Globorotalia pseudomiocenica
(BOLLI&BERMUDEZ)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


tertekan, dengan kell tipis. Komposisi dinding
cangkang gampingan, cangkang berpori halus.
Kamar menyudut, tertekan, tersusun atas tiga
putaran, dengan lima hingga enam kamar pada
putaran
terakhir,
membesar
perlahan.

Umbilicus
sempit,
dalam.
Aperture
interiomarginal, extraumbilical - umbilical,
slit-like, dibatasi bibir. Rugose.
Umur : N.16 N.18

4.

Globorotalia menardii
(DORBIGNY)

Cangkang trochospiral sangat rendah,


bikonveks, tertekan, dengan kell nyata.
Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori halus. Kamar tertekan kuat,
tersusun atas tiga putaran, dengan lima hingga
tujuh kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus lebar dan dangkal.
Aperture interiomarginal, extraumbilical umbilical, celah rendah, dibatasi bibir yang
jelas. Rugose.
Umur : N.12 N.23

5.

Globigerinoides extremus
(BOLLI)

Cangkang trochospiral tinggi, biconvex,


komposisi dinding cangkang gampingan,
berpori, pemukaan berbintik-bintik. Kamar
pada putaran akhir tertekan, tersusun atas tiga
hingga empat putaran, empat kamar pada
putaran terakhir membesar bertahap, pada
kamar terakhir tiba-tiba mengecil. Umbilicus
sempit,
dalam.
Aperture
primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi oleh bibir,
kamar terakhir menunjukkan aperture
tambahan berlawanan dengan aperture primer.
Umur : N.16 N.19

6.

Globoquadrina altispira
(CUSHMAN &JARVIS)

Cangkang trochospiral sedang hingga tinggi.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori, permukaan berbintikbintik. Kamar menggembung pada tahap awal,
tertekan pada bagian akhir, tersusun atas tiga
setengah hingga empat putaran, dengan empat
hingga lima kamar pada putaran terakhir,

membesar perlahan. Umbilicus lebar hingga


sangat
lebar
dan
dalam.
Aperture
interiomarginal, umbilical, ditutupi oleh
penutup panjang, tooth-like. Rugose.
Umur : N.6 N.16

7.

Sphaeroidinellasubdehiscens
(BLOW)

Cangkang trochospiral rendah, padat.


Komposisi dinding cangkang gampingan,
cangkang berpori kasar, ditutupi oleh lapisan
kedua dari cangkang, mengkilat. Kamar
subglobular hingga radial elongate, tersusun
atas tiga putaran, dengan tiga kamar pada
putaran terakhir, membesar perlahan. Aperture
interiomarginal, umbilical, berupa celah
panjang. Smooth.
Umur : N.13 N.19

8.

Globigerinoides praebulliodes
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 N.17

9.

Globigerinoides praebulliodes
(BLOW)

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah
putaran, dengan empat kamar pada putaran
terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,

dibatasi bibir lemah.


Umur : N.1 N.17

10.

Globigerina riveroae
(BOLLI&BERMUDEZ)

Cangkang trochospiral sedang hingga tinggi,


komposisi dinding cangkang gampingan,
dinding berpori, permukaan berlubang. Kamar
hampir spherical, terdiri dari tiga hingga tiga
setengah putaran, dengan empat kamar pada
putaran
terakhir
membesar
perlahan.
Umbilicus sangat lebar dan dalam, Aperture
interiomarginal, umbilical, sangat lebar,
hampir membulat, dibatasi oleh bibir tipis.
Aperture pada kamar kedua terakhir terlihat.
Umur : N.18 N.19

11.

Globigerinoides immaturus
(LEROY)

Cangkang trochospiral, biconvex, berpori


kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang
terputar, terputar sekitar tiga setengah putaran,
dengan tiga kamar pada putaran terakhir yang
bertambah besar dengan ukuran sedang.
Sutura pada sisi spiral melengkung rendah,
tertekan, pada sisi umbilical berbentuk radial,
tertekan. Aperture primer interiomarginal,
pada beberapa kamar terakhir terdapat
aperture sutura sekunder berlawanan dengan
aperture primer.
Umur : N.5 N.23

12.

Globorotalia obesa (BOLLI)

Cangkang trochospiral sangat rendah, berpori


kasar, dengan pemukaan berlubang. Cangkang
sangat tebal, terputar, berkisar dua setengah
hingga tiga putaran, secara umum terdapat
empat kamar pada putaran terakhir, membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral dan
umbilical
berbentuk
radial,
tertekan.

Umbilicus cukup lebar dan dalam. Aperture


interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
dibatasi oleh bibir yang ramping.
Umur : N.5 - N.18

Foraminifera bentonik
No.
37.

Nama dan Foto Fosil


Ammomassilina alveoliniformis
(MILLET)

Deskripsi
Cangkang

polythalamus,

komposisi

dinding cangkang calcareous, cangkang


lonjong pipih, aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 71,63 m.

38.

Heterolepa praecincta (KARRER)

Cangkang
polythalamus.
Komposisi
dinding cangkang calcareouse hyaline,
trochospiral. Cangkang berbentuk seperti
mangkuk,
bikonvek, terdapat
kell,
kamar-kamar tersusun atas tiga putaran,
sebelas kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan; sutura agak merebah
ke arah belakang, apertur interomarginal,
extraumbilical-umbilical,
silt-like.
Ornamentasi smooth.
Kedalaman :164,52 m.

49.

Operculina ammonoides
(GRONOVIUS)

Cangkang planispiral evolute, berbentuk


cakram, bagian tengah lebih tebal dari
pada bagian tepi; kamar tinggi, perbesaran
kamar pada awal pertumbuhan cepat

selanjutnya lambat (konsisten) pada akhir


pertumbuhan sehingga menghasilkan
putaran yang relatif menutup; bagian
tengah berpilar dengan sebuah pilar besar
di pusat; sutura radial melengkung ke arah
belakang, dan dihiasi barisan tonjolantonjolan kecil
Kedalaman : 38 m.

50.

Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Cangkang
polythalamus,
Komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

51.

Bolivina vadescens (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
elongate biserial, aperture memanjang
loop-shaped, ornamentasi costae.
Kedalaman : 91,4 m.

52.

Nonion depressulum (WALKER &


JACOB)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, berpori
halus, cangkang planispiral involute,
simetris, tertekan, biumbilical dengan
daerah
umbilical
tertekan.
Kamar
planispiral, membesar setiap pertambahan
kamar, Sembilan hingga sepuluh kamar
pada putaran terakhir. Sutura melengkung,
tertekan, aperture tak jelas, menyerupai

celah pada dasar


ornamentasi smooth.

apertural

face,

Kedalaman : 78 m.

53.

Fijiella simplex (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang elongate, biserial,
sutura
melengkung, tertekan, kamar aling
menindih,
aperture
terminal,
memanjang,slit-like, ornamentasi smooth.
Kedalaman : 38,39 m.

54.

Clavulina pacifica (CUSHMAN)

Cangkang
polythalamus,
triangular.
Komposisi dinding cangkang agglutinin,
cangkang elongate, biserial, sutura
melengkung, aperture terminal dengan
leher pendek, Ornamentasi Costae.
Kedalaman : 146,24 m.

55.

Bolivina pygmaea (BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang elongate, biserial,
sutura
melengkung kearah belakang, tertekan,
aperture terminal, memanjang,slit-like,
ornamentasi smooth.
Kedalaman : 90 m.

56.

Amphycorina scalaris (BATSCH)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline.
Kamar-kamar tersusun uniserial, kamar
agak membulat, tersusun atas tiga kamar;
dinding cangkang dihiasi oleh banyak
pematang halus atau striae. Apertur
terletak pada ujung kamar terakhir dengan
leher yang dihiasi oleh beberapa cincin.
Kedalaman : 108,2 m.

57.

Bulimina marginata (DORBIGNY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang calcareous, berpori
halus, cangkang elongate triserialuniserial atau oval, kamar jelas membesar
perlahan, batas bawah kamar tertarik
tajam, batas atas kamar menggembung,
sutura tertekan, aperture terminal loopshaped dengan bibir yang jelas,
ornamentasi spines.
Kedalaman : 131,62 m.

58.

Neouvigerina ampullacea (BRADY)

Cangkang
polythalamus,
komposisi
dinding cangkang agglutinin. Cangkang
bulat lonjong, kamar-kamar mengembang
tersusun triserial terputar, perbesaran
cepat; hiasan berupa pematang-pematang
tinggi, menerus dari kamar putaran
terdahulu ke kamar putaran berikutnya,
tidak terputus oleh sutura;
apertur

terminal, leher pendek, dikelilingi bibir.


Kedalaman : 146,24 m.

59.

Globocassidulina minima
(SAIDOVA)

Cangkang

polythalamus,

dinding cangkang

komposisi

calcareous hyaline.

Cangkang besar terdiri dari beberapa


kamar,

agak globular,

dengan

umbilikus

berbentuk

globular

periperi bulat

tertutup.

Kamar

tersusun

secara

biserial; sutura dangkal, licin, kadangkadang agak tertekan. Dinding tebal, licin,
berpori halus. Aperture dangkal, lonjong,
membentuk putaran miring dengan bibir
kecil.
Kedalaman : 95,06 m.
60.

Lagena laevis (MONTAGU)

Cangkang

monothalamus,

komposisi

dinding cangkang calcareous permukaan


berbintik-bintik
membulat

sampai

halus.
lonjong,

Cangkang
berbentuk

seperti botol, leher berbentuk silindris,


halus, dengan ujung membulat. Apertur
terminal, bulat sederhana.
Kedalaman : 66,6 m.

No. Stasiun

: MU16

Lokasi / Koordinat : Desa Pamotan / 064537.3 LS dan 111302,03 BT


Jenis Batuan

: Batugamping Putih Kecoklatan

Satuan Batuan

: Batugamping Putih Kecoklatan bagian bawah

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Globigerinoides sacculiferus
(BRADY)

Deskripsi
Cangkang trochospiral, bikonveks. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
spherical, kecuali pada kamar terakhir yang
memanjang, sack-like, tersusun atas tiga
setengah putaran, dengan tiga hingga empat
kamar pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus sempit. Aperture primer
interiomarginal, umbilical, dibatasi bibir.
Beberapa kamar terakhir menunjukkan satu
aperture sekunder, sutural aperture, berlawanan
dengan aperture primernya. Lobulate.
Umur : N.6 N.23

No. Stasiun

: MU72

Lokasi / Koordinat : Desa Sidorejo / 6 46' 45.3" LS dan 111 29' 22" BT
Jenis Batuan

: Batugamping Putih Kecoklatan

Satuan Batuan

: Batugamping Putih Kecoklatan bagian tengah

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Globigerinoides praebulliodes
(BLOW)

Deskripsi
Cangkang
trochospiral.
Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik.
Kamar menggembung, tersusun atas dua
setengah putaran, dengan empat kamar
pada putaran terakhir, membesar
perlahan. Umbilicus sempit. Aperture
interiomarginal, umbilical, dibatasi bibir
lemah.
Umur : N.1 N.17

Foraminifera bentonik
No.

Nama dan Foto Fosil

Deskripsi

49.

Elphidium depressulum (CUSHMAN)

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,
aperture cribrate pada peripheral,
ornamentasi limbate suture dan inflated.
Kedalaman : 75,29 m.

No. Stasiun

: MU54

Lokasi / Koordinat : Desa Bangunrejo / 6 46' 22" LS dan 111 30' 4.3" BT

Jenis Batuan

: Batugamping Putih Kecoklatan

Satuan Batuan

: Batugamping Putih Kecoklatan bagian atas

Foraminifera Plangtonik
No.
1.

Nama dan Foto Fosil


Globoquadrina dehiscens
(CHAPMAN, PARR, dan
COLLINS)

Deskripsi
Cangkang trochospiral rendah. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori, permukaan berbintik-bintik. Kamar
menggembung pada tahap awal, tertekan pada
bagian akhir dengan bahu membundar hingga
menyudut, tersusun atas empat putaran,
dengan empat kamar pada putaran terakhir,
membesar dan bertambah tinggi dengan cepat.
Umbilicus sempit hingga lebar dan dalam.
Aperture interiomarginal, umbilical, ditutupi
oleh penutup panjang, tooth-like. Rugose.
Umur : N.6 N.16

Foraminifera bentonik
No.
49.

Nama dan Foto Fosil


Heterolepa subhaidingeri (PARR)

Deskripsi
Cangkang
polythalamus,
Komposisi
dinding cangkang calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth.
Kedalaman : 120,65 m.

50.

Elphidium depressulum
(CUSHMAN)

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung, aperture
cribrate pada peripheral, ornamentasi

limbate suture dan inflated.


Kedalaman : 75,29 m.

DESKRIPSI FOSIL FORAMINIFERA


1
1

Satuan Batupasir
Batulempung Karbonatan Bagian Atas Stasiun 91
Foraminifera Planktonik

Plate 91no. 1
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Umur N17 N18 (Postuma, 1971).

Orbulina universaD ORBIGNY

Plate 91 no. 2
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Globorotalia lobata
Plate 91 no. 3

Plate 91 no. 4
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 91 no. 5
Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip
Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Plate 91 no. 6
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d
Umur N9-N14 (Postuma, 1971)

Globorotalia dutetrei
Plate 91 no. 7

Plate 91 no.8
Cangkang trochospiral menengah sampai tinggi, equatorial periphery lobulate, dinding berpo

Globorotalia Venezuelana HEDBERG


Plate 91 no. 9

Plate 91 no. 10
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Plate 91 no. 11
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 91 no. 12
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Globigerina tripatria KOCH


Plate 91 no. 25

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 91 no. 26
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Plate 91 no. 27
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Pulleniatina obliquiloculata PARKER and JONES


Plate 91 no. 28

Pulleniatina primalis BANNER and BLOW


Plate 91 no. 29

Plate 91 no. 30

Cangkang planispiral, pada tahap awal trochospiral sangat rendah, kamar sub

Foraminifera Bentonik

Spiroluculina corrugata CUSHMAN and TODD


Plate 91 no. 13

Heterolepa subhaidingeri PARR


Plate 91 no. 14

Laevidentalina translucent PARR


Plate 91 no. 15

Amphicoryna separand BRADY


Plate 91 no. 16

Batulempung Karbonatan Bagian Bawah Stasiun76

Globigerinoides Primordius BLOW and BANNER


Plate 76 no.1

Plate 76 no.2
Cangkang trochospiral menengah sampai tinggi, equatorial periphery lobulate, dinding berpo

Plate 76 no.3
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 76 no.4
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Globigerina nephentes TODD


Plate 76 no.5

Pulleniatina primalis BANNER and BLOW


Plate 76 no.6

Globorotalia nana BOLLI


Plate 76 no.7

Plate 76 no.8
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 76 no.9
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Praeorbulina transitoria BLOW


Plate 76 no.10

Plate 76 no.11
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral, biconveks, periphery

Globigerina venezuelana HENBERG


Plate 76 no.12

Globorotalia archeomenardii BOLLI


Plate 76 no.25

Globigerinoides subquadratus BRONNMANN


Plate 76 no.26

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 76 no.26
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Foraminifera Bentonik

Angulogerina angulosa WILLIAMSON


Plate 76 no.13

Heterolepa subh

Plate 76 no.14
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su

Heterolepa ornanta
Plate 76 no.15

Quinqueloculina tropicdis
Plate 76 no.16

Bolivina nitida BRADY


Plate 76 no.17

Batulempung Karbonatan Bagian Tengah Stasiun 88

Plate 88 no.1
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 88 no.2
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Orbulina universa D ORBIGNY

Plate 88 no.3
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Plate 88 no 4
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 88 no 5
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 88 no 6
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Plate 88 no 7
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Foraminifera Bentonik

Heterolepa subh

Plate 88 no 13
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su

Heterolepa orna

Plate 88 no 14
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su

Neoponides bradyi LE CALVES


Plate 88 no 15

Lenticulina calcar LINNE


Plate 88 no 16

Batulempung Karbonatan Bagian Atas Stasiun 30

Plate 30 no. 1
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Globigerinoides venezuelana HEDBERG


Plate 30 no. 2

Plate 30 no3
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 30 no.4
Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip
Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Plate 30 no.5
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Pulleniatina primalis BANNER and BLOW


Plate 30 no.6

Plate 30 no. 7
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Globigerinoides conglobatus BRADY


Plate 30 no. 8

Foraminifera Bentonik

Heterolepa subh

Plate 30 no 13
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su

Elphidium indicum LINNE


Plate 30 no 14

Batulempung Karbonatan Bagian Tengah Stasiun 28

Globorotalia crassaformis GALLOWAY and WISSLER


Plate 28 no1

Globorotalia nana BOLLI


Plate 28 no.2

Plate 28 no.3
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d
Umur N9-N14 (Postuma, 1971)

Plate 28 no.4
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Hastigerina Bermudezi BOLLI


Plate 28 no.5

Pulleniatina primalis BANNER and BLOW


Plate 28 no.6

Plate 28 no.7
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 28 no 8
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Orbulina bilobata D ORBIGNY


Plate 28 no.9

Plate 28 no. 10
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 28 no11
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Foraminifera Bentonik

Amphicoryna scalaris BATSCH


Plate 28 no13

Nonion subturgidum CUSHMAN


Plate 28 no14

Cassidelina complata EGGER


Plate 28 no15

Ammonia
Plate 28 no16

Lenticulina suborbicularis PARR


Plate 28 no15

Batulempung Karbonatan Bagian Bawah Stasiun 31

Globorotalia pseudomiocenica BOLLI and BERMUDEZ


Plate 31 no1

Plate 31 no. 2
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 31 no.3
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d
Umur N9-N14 (Postuma, 1971)

Plate 31 no.4
Cangkang trochospiral, biconveks, equatorial peripheral membulat, dinding berpori, kamar sp

Plate 31 no5
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 31 no6
Cangkang trochospiral rendah, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori kasar, kam

Plate 31 no.7
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Globorotalia nana BOLLI


Plate 31 no.8

Foraminifera Bentonik

Bolivina nitida BRADY


Plate 31 no.13

Pseudolingulina advena MC CULLOCH


Plate 31 no.14

Heterolepa ornanta
Plate 31 no.15

Amphicoryna separans BRADY


Plate 31 no.16

Angulogerina angulosa WILIAMSON


Plate 31 no.17

Ammonia tepida
Plate 31 no.18

Amphicoryna scalaris BATSCH


Plate 31 no.19

Gyroidina neosoldanii VAN MARLE


Plate 31 no.20

Bolivinella translucent
Plate 31 no.21

Batugamping kecoklatan Bagian Atas Stasiun 23

Orbulina universaD ORBIGNY

Plate 23 no. 1
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Plate 23 no. 2
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 23 no.3
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Umur N17 N18 (Postuma, 1971).

Globoquadrina dehiscens
Plate 23 no.4

Foraminifera Bentonik

Pseudolingulina advena MC CULLOCH


Plate 23 no.13

Amphicoryna scalaris BATSCH


Plate 23 no.14

Laevindentalina translucent PARR


Plate 23 no.15

Bucella frigida CUSHMAN


Plate 23 no.16

Pseudolingulina kiensis BARKER


Plate 23 no.17

Batugamping Kecoklatan Bagian Tengah Stasiun 12

Pulleniatina obliquiloculata PARKER and JONES


Plate 12 no.1

Globigerina riveroae BOLLI and BERMUDEZ


Plate 12 no 2

Plate 12 no. 3
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 12 no. 4
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Plate 12 no. 5
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Batugamping kecoklatan Bagian Bawah Stasiun 49

Plate 49 no. 1
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Globorotalia nana BOLLI


Plate 49 no.2

Plate 49 no.3
Cangkang trochospiral menengah sampai tinggi, equatorial periphery lobulate, dinding berpo

Plate 49 no 4
Cangkang trochospiral rendah, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori kasar, kam

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 49 no. 5
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Globigerinoides extremus BOLLI and BERMUDEZ


Plate 49 no. 7

Plate 49 no. 8
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 49 no 9
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 49 no.10
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d
Umur N9-N14 (Postuma, 1971)

Plate 49 no. 11

Cangkang planispiral, pada tahap awal trochospiral sangat rendah, kamar sub

Plate 49 no.12
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral, biconveks, periphery

Plate 49 no13
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Foraminifera Bentonik

Laevidentalina translucent PARR


Plate 49 no 25

Amphicoryna scalaris
Plate 49 no 26

Uvigerina bradyana FORNASINI


Plate 49 no 27

Bulimina subornata BRADY


Plate 49 no 28

Nummulites venosus FICHTEL and MOLL


Plate 49 no 29

Neoponides bradyi LE CALVES


Plate 49 no 30

Ammonia tepida
Plate 49 no 31

Batugamping kecoklatan Bagian Bawah Stasiun 43

Orbulina bilobata DORBIGNY


Plate 43 no 1

Plate 43 no.2
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d
Umur N9-N14 (Postuma, 1971)

Globigerinoides Primordius BLOW and BANNER


Plate 43 no.3

Plate 43 no. 4
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Globorotalia acostaensis CHAPMAN, PARR, and COLLINS


Plate 43 no. 5

Globorotalia nana BOLLI


Plate 43 no.6

Plate 43 no.7
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Umur : N.17 N.23

Plate 43 no 9
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 43 no 10
Cangkang trochospiral sangat rendah, tertekan, dengan kell tipis. Komposisi dinding cangkan
Umur : N.16 N.18

Globorotalia pramenardii CUSHMAN and STAINFORTH


Plate 43 no 11

Foraminifera Bentonik

Pileolina wiesnori PARR


Plate 43 no 13

Plate 43 no 14
Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareouse hyaline, trochospiral. Cang
Kedalaman :164,52 m.

Bolivinella translucent PLHEGER and F.L PARKER

Plate 43 no 15
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang elongate biseria
Kedalaman : 91,40 m.

Bilimina ampliaperture CUSHMAN


Plate 43 no 16

Batugamping kecoklatan Bagian Tengah Stasiun 35

Orbulina universaD ORBIGNY

Plate 35 no.1
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Plate 35 no.2
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Umur : N.17 N.23

Plate 35 no3
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 35 no.4
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 35 no. 5
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 35 no. 6
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Deskripsi Core Shallow Delta Mahakam

No. Sample : CS 4 B no 1
No.
1

Nama Foraminifera
Trochammina pacifica

Jml
1

Deskripsi
Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
agglutinin, cangkangtrochospiral,
planoconvex, sutura tegak,
aperture slit-like, ornamentasi
smooth.

Nonionella pulchella Hada, Hypotype


(USNM 471594) from V-355, x 250 (p.
158) 111,25 m, Van Diemen Rise,
eastern Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
trochospiral, sutura jelas, aperture
cresentic dekat peripheral,
ornamentasi umbilical plug dan
berpori halus.

Nonion pacificum Cushman, Hypotype


(USNM 471389) from V-305, x 100
(p.157). 895,72 m. southern Timor
Trough, south of eastern Timor.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture cresentic pada apertural
face ,ornamentasi smooth dan
berpori halus.

Ammonia beccarii Linne.

Nonionella pulchella Hada, Hypotype


(USNM 471593) from V- 71, x 250 (p.
158). 53,34 m, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture
bulat pada apertural face,
ornamentasi smooth.
Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
trochospiral, sutura jelas, aperture
cresentic dekat peripheral,
ornamentasi umbilical plug dan
berpori halus.

Pygmaeoseistron hispidum (Reuss),


Hypotype (USNM 470401) from V-272,
x 150 (p. 80). 100,54 m. Bonaparte
Depression, central Timor sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk botol (falk-shaped),
terminal aperture, ornamentasi
pustulose.

Pytine maculata Side bottom, Hypotype


(USNM 470613) from V-334, x 200 (p.
96). 418,61 m. eastern Timor trough.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk botol (falk-shaped),
terminal aperture, ornamentasi
punctate.

Ammonia tepida Cushman, Hypotype


(USNM 471509) from sample V-274 at
113,34 m, Bonaparte Depression,
central Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture
bulat pada apertural face,
ornamentasi smooth.

10

Cibicides lobatulus Walk e. Jac. x 80.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline , cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture loop-shaped pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

11

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from V278, x 100 (p.163). 102,65 m. central
Bonaparte Gulf , western Timor sea.

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture slit
like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

12

Gyroidina soldani dOrb var nitidula


(Schw) x 80

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture silt
like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

13

Gyroidina neosoldanii Brotzen, 2636 m,


South pacific.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, planoconvex, sutura
tegak sampai melengkung,
aperture silt like pada apertural
face, ornamentasi smooth

PLANGTONIK
49

Neogloboquadrina dutertrei dOrbigny

Cangkang trochispiral, berpori


halus, dengan pemukaan belubang.
Cangkang terputar, sekitar tiga
putaran, terdapat empat sampai
tujuh kamar pada putaran terakhir
yang membesar perlahan. Sutura
pada sisi spiral radial, tertekan,
pada sisi umbilical berbentuk
radial, tertekan. Umbilicus kecil.
Aperture umbilical-extraumbilical
dibatasi oleh bibir yang tebal.

50

Tenuitella parkerae Bronniman and


Resig, hypotype (USNM 470719) from
V-33 x 300 (p.103). 261,52 m.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar
sekitar dua setengah putaran,
empat kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sedang. Sutura pada sisi spiral
radial, tertekan, pada sisi umbilical
berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

No Sampel : CS 4 B no 2 A
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Nonionella pulchella Hada,


Hypotype (USNM 471594) from V355, x 250 (p. 158) 111,25 m, Van
Diemen Rise, eastern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang trochospiral, sutura jelas,
aperture cresentic dekat peripheral,
ornamentasi umbilical plug dan
berpori halus.

Spiroloculina subimpressa Parr,


Hypotype (USNM 469916) from V230 x 100 (p. 44) 177,32 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang biloculine,
semua kamar terlihat dari luar,
aperture elongate, punya gigi pada

kamar terakhir, ornamentasi smooth.


3

Triloculinella parisa Leoblich and


Tappan, n. sp. Holotype (USNM
470092) from V-190 x 150 (p.57).
31,39 m, Bonaparte Gulf, Southern
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

Quinqueloculina latidentella
Leoblich and Tappan, n. sp.
Holotype (USNM 469998) from V279 x 100 (p.49) 48-50 m dalam
core. Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

Quinqueloculina seminulum Linne


x 60.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk single
tooth, ornamentasi smooth.

Spiroloculina scrobiculata
Cushman. Hypotype (USNM
469915) from V-41 x 75 (p.44).
73,15 m.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang biloculine,
semua kamar terlihat dari luar,
aperture elongate, punya gigi pada
kamar terakhir, ornamentasi smooth.

southern Sahul Rise, Timor Sea.


7

Astrononion stelligerum dOrbign,


Hypotype (USNM 483317) from V2-19, x 142 (p.158). 86,87 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang evolute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
retral processes.

Nonion pacificum Cushman,


Hypotype (USNM 471389) from V305, x 100 (p.157). 895,72 m.
southern Timor Trough, south of
eastern Timor.

Bolivinellina translucens (Phleger


and F. L. Parker), Hypotype
(USNM 470798) from V-219
(p.111). 86,87 m. northwest of Cape

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cresentic pada
apertural face ,ornamentasi smooth
dan berpori halus.
Cangkang polythalamus, komposisi
dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,

Londonderry, western Timor Sea.

ornamentasi costae.

10

Aphelophragmina brittanica Mc
Fadyen, Hypotype (USNM 470801)
from V-219 (p.110). 86,87m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped
pada terminal, ornamentasi smooth.

11

Eponides tumidulus Brady, 4959,4


m, north Atlantic (USNM Bull 104
pt.8, 1931, p.33)

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.

12

Conorboides advena Cushman


2941,25 m, Admiralty Island,
Pasific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

13

Quinqueloculina incisa Vella,


hypotype (USNM 469997) from V2 x 150 (p.49). 19.81 m. north of
Darwin, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

14

Buccella frigida Cushman, 99,55


m, Maggelan strait, Antartic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

15

Valvulineria humilis Brady, 4959,4


m, S.W. of the Canaries, Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
biconvex, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture slit pada apertural
face, ornamentasi smooth.

16

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471508) from
sample V-1 x 250 (p.166) above sea
level, near Darwin.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

17

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471508) from
sample V-1 x 250 (p.166) above sea
level, near Darwin.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

18

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from V69, x 75 (p.163). 43,89 m. between
Beagle Gulf and Bonaparte Gulf,
southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

19

Ammonia parkinsoniana dOrbigny,


Hypotype (USNM 471501) from
sample V-209 x 150 at 80,77 m,
southern Timor Sea, north of Cape
Londonderry.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

20

Laminononion tumidum Cushman,


Hypotype (USNM 471405) from
sample V-315 x 150, (p.159) at
276,03 m, northeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori halus.

21

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


3710,5 m, North pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

22

Ammonia parkinsoniana dOrbigny,


Hypotype (USNM 471501) from
sample V-209 x 150 at 80,77 m,
southern Timor Sea, north of Cape
Londonderry.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

23

Nonion cf. asterizans Fitch and


Moll, 19,91 m, Vigo bay, E.
Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
umpilical plug.

24

Heterolepa subhaidingeri Parr,

Cangkang polythalamus, Komposisi

Hypotype (USNM 471457) from V278, x 100 (p.163). 102,65 m.


central Bonaparte Gulf , western
Timor sea.
25

Paratrochammina simplissima
Cushman and McCulloch,
Hypotype (USNM 469621) from V17, x 150 (p.23). 32 m. southern
Van Diemen Rise.

dinding cangkang calcareous,


cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.
1

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkangrotaloid, sutura rebah,
aperture loop-shaped pada dasar
apertural face, ornamentasi smooth.

PLANGTONIK
49

Globorotalia obesa x 125. BOLLI

Cangkang trochospiral, berpori


kasar, dengan pemukaan belubang,
pada kamar awal mungkin sedikit
berkerut kasar. Cangkang sangat
tebal, terputar, berkisar dua hingga
tiga putaran, secara umum terdapat
empat kamar pada putaran terakhir,
membesar sangat cepat. Sutura pada
sisi spiral dan umbilical berbentuk
radial, tertekan. Umbilicus cukup
lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilicalumbilical, dengan sudut menengah
hingga tinggi, dibatasi oleh bibir
yang ramping.

50

Tenuitella parkerae Bronniman and


Resig, hypotype (USNM 470718)
from V-332 x 300 (p.103). 807, 98
m. Timor Trough, northeastern
Timor Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

51

Tenuitella parkerae Bronniman and


Resig, hypotype (USNM 470719)
from V-33 x 300 (p.103). 261,52
m. Sahul Banks, western Timor
Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi

spiral radial, tertekan, pada sisi


umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.
52

Tenuitella parkerae Bronniman and


Resig, hypotype (USNM 470720)
from V-11 x 300 (p.103). 1692,73
m. eastern Timor Trough.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

53

Pecah

54

Globigerinoides immaturus Leroy.

Cangkang trochospiral, biconvex,


berpori kasar, dengan pemukaan
belubang. Cangkang terputar,
terputar sekitar tiga setengah
putaran, dengan tiga kamar pada
putaran terakhir yang bertambah
besar dengan ukuran sedang. Sutura
pada sisi spiral melengkung rendah,
tertekan, pada sisi umbilical
berbentuk radial, tertekan. Aperture
primer interiomarginal, umbilical
dengan sudut rendah hingga sedang
dibatasi oleh bibir, pada beberapa
kamar terakhir terdapat aperture
sutura sekunder berlawanan dengan
aperture primer.

55

Globorotalia hirsuta dOrbigny,


hypotype (USNM 470685) from V290 x 100 (p.100). 473,45 m. south
central Timor Trough.

Cangkang trochospiral, biconvex,


dinding gampingan, berpori halus,
tak berduri, ditutupi oleh bintikbintik kasar yang terpisah. Terputar
sekitar dua setengah putaran, empat
kamar berbentuk belah ketupat pada
putaran terakhir. Kamar pada arah
dorsal, berbentuk sabit, pipih
hingga agak menggembung,
sebagian saling melingkup, sutura
menggembung, menekuk; pada

pandangan ventral, berbentuk segi


tiga-bulat, sedikit menggembung
dengan sutura yang jelas. Aperture
primer di bagian pusat sampai luar
pusat, dengan sudut rendah ke arah
dalam, terputar oleh
menggembungnya kamar terakhir
dan tergantung pada bibir yang tipis.
56

Globorotalia nana x 125. BOLLI

Cangkang trochispiral, berpori kasar,


dengan pemukaan belubang.
Cangkang terputar, sekitar tiga
putaran, terdapat tiga sampai empat
kamar pada putaran terakhir yang
membesar perlahan. Sutura pada sisi
spiral hampir radial, tertekan, pada
sisi umbilical berbentuk radial,
tertekan. Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal, dengan
sudut yang kecil, dibatasi oleh bibir
yang tebal.

No Sampel : CS 4 B no 2B
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Triloculinella parisa Leoblich


and Tappan, n. sp. Holotype
(USNM 470092) from V-190,
x 150 (p.57). 31,39 m.
Bonaparte Gulf, southern
Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous porselen,
cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi
smooth.

Bolivina vadescens Cushman


Hypotype (USNM 470817)
from V-226, x 193 (p.111).
102,37m. western Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, hyaline cangkang
elongate biserial, aperture
memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Foto

Bolivina vadescens Cushman


Hypotype (USNM 470815)
from V-6, x 250 (p.111). 53,34
m. Beagle Gulf south of
Bathurst Island, southeast
Timor sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, hyaline cangkang
elongate biserial, aperture
memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Triloculina sommeri Tinoco,


Hypotype (USNM 470064)
from V-2, x 200 (p.56).
19,81m. Beagle Gulf.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous porselen,
cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi
smooth.

Astrononion stelligerum
dOrbign, Hypotype (USNM
483317) from V-2-19, x 142
(p.158). 86,87 m. western
Timor Sea.

18

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang evolute,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi retral processes.

Quinqueloculina latidentella
Leoblich and Tappan, n. sp.
Holotype (USNM 469998)
from V-279 , x 100 (p.49).
120,65 m. from 48-50 in the
core, Bonaparte Depression,
central Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous porselen,
cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi
smooth.

Quinqueloculina
vandiemeniensis Leoblich and
Tappan, n. sp. Holotype
(USNM 470003) from V-353 ,
x 200 (p.51). 32,92 m. Van
Diemen Rise, eastern Timor
Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous porselen,
cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi
smooth.

Bulimina marginata
dOrbigny

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
elongated triserial- uniserial,
aperture terminal bulimine,
ornamentasi spines.

Conorboides advena
Cushman. 2941,25 m,
Admiralty Island, Pasific.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

10

Nonion depressulum Walker


and Jacob. 10,86 m, Sydney,
Australia.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura
melengkung, aperture
cresentic pada apertural
face ,ornamentasi smooth dan
berpori halus.

11

Elphidiononion poeyanum
dOrbigny. 705,9 m, West
Indie.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
planispiral involute, sutura
melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi limbate suture.

12

Cribrononion oceanicus
Cushman, 1933, tropical
Pacific, inlet channels of
coastal lagoons, open
estuaries.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate
pada peripheral, ornamentasi
limbate suture.

13

Gavelinopsis praegeri Heron


Allen and Earland, Hypotype
(USNM 471194) from V-209,
x 150 (p.138). 80,77 m. north
of Londonderry, western
Australia, southeast Timor
Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi
smooth berpori halus.

14

Heterolepa subhaidingeri
Parr, Hypotype (USNM
471460) from V-69, x 75
(p.163). 43,89 m. between
Beagle Gulf and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

15

Eponides tumidulus Brady,


4959,4 m, north Atlantic
(USNM Bull 104 pt.8, 1931,
p.33)

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, biconvex, sutura
melengkung, aperture slit like
pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding
berpori halus.

16

Gavelinopsis praegeri Heron


Allen and Earland, Hypotype
(USNM 471192) from V-25, x
250 (p.138). 73,12 m. west of
Malita Shelf Valley, northeast
Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi
smooth berpori halus.

17

Heterolepa subhaidingeri
Parr, Hypotype (USNM
471458) from V- 222, x 100
(p.163). 102,37 m. western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

18

Nonionoides auris dOrbigny,


Hypotype (USNM 471398)
from V-34, x 250 (p.158).
271,27 m.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura
melengkung, aperture
cresentic pada apertural
face ,ornamentasi smooth dan
berpori halus.

19

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471508)
from sample V-1 x 250
(p.166) above sea level.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak,
aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

20

Ammonia beccarii Linne

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak,
aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

21

Triloculinella pseudooblonga,
Hypotype (USNM 470080)
from V-2, x 150 (p.57). 19,81
m. Beagle Gulf, Eastern Timor
sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous porselen,
cangkang quinqueloquline,
aperture terminal single tooth,
ornamentasi smooth.

22

Heterolepa subhaidingeri
Parr, Hypotype (USNM
471457) from V- 278, x 100
(p.163). 102,65 m. central
Bonaparte Gulf , western
Timor sea.

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

23

Rosalina sp., inland sea, Japan

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, concave
convex, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture
slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

24

Gyroidinoides laevigatus
dOrbigny. X 80

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak,
aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

25

Discorbis sp
CushmanCushman

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

26

Heterolepa bellincionii Gianni


e Tavani. X 80

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

27

Eponides puntulatus
dOrbgny, 705,9 m, West
Indie.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, biconvex, sutura
melengkung, aperture slit like
pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding
berpori halus.

28

Heterolepa subhaidingeri
Parr, Hypotype (USNM
471459) from V- 205, x 100
(p.163). 72,68 m. western
Bonaparte Gulf, southern
Timor sea.

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

29

Oridorsalis umbonatus Reuss,


x 80

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkangrotaloid,
sutura tegak, aperture slit like
pada apertural face,
ornamentasi smooth dan
berpori halus.

30

Discorbis sp Cushman
Cushman

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

31

Gyroidina pulisukiensis
Saidova, Hypotype (USNM
471469) from V-299, x 200
(p.164). 263,23 m, northern
margin of Timor Trough,
northeast Timor sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

32

Gavelinopsis praegeri Heron


Allen and Earland, Hypotype
(USNM 47119?) from V-, x
(p.138). m.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi
smooth berpori halus.

33

Ammonia paucipora Zheng,


Hypotype (USNM 471504)
from V-318, x 146 (p.165).
2248,44 m.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

34

Oridorsalis umbonatus Reuss,


x 80

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkangrotaloid,
sutura tegak, aperture slit like
pada apertural face,
ornamentasi smooth dan
berpori halus.

35

Rosalina sp. Nov. 27,15 m,


Inland Sea, Japan.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, concave
convex, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture
slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

36

Discorbina rosea dOrbigny

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture loop-shaped pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
trochospiral, sutura
melengkung, aperture loopshaped pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Shore sand, Cuba

37

Cibicidoides
pseudoungerianus Cushman x
80

38

Gyroidina neosoldanii
Brotzen, 2624,5 m, south
Pacific.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, planoconvex, sutura
tegak sampai melengkung,
aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

39

Valvulineria bradyana (Forn)


x 80

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, biconvex,
cangkang rotaloid, sutura
melngkung, aperture slit pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

PLANGTONIK
49

Tenuitella parkerae
Bronniman and Resig,
hypotype (USNM 470719)
from V-33 x 300 (p.103).
261,52 m.

23

Cangkang trochospiral,
globular, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang
terputar, Terputar sekitar dua
setengah putaran, empat
kamar globular pada putaran
terakhir yang membesar
sedang. Sutura pada sisi spiral
radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak,
tertekan. Umbilicus kecil dan
dalam. Aperture
interiomarginal.

50

Tenuitella parkerae
Bronniman and Resig,
hypotype (USNM 470720)
from V-11 x 300 (p.103).
1692,73 m.

Cangkang trochospiral,
globular, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang
terputar, Terputar sekitar dua
setengah putaran, empat
kamar globular pada putaran
terakhir yang membesar
sedang. Sutura pada sisi spiral
radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak,
tertekan. Umbilicus kecil dan
dalam. Aperture

interiomarginal.
51

Globigerinoides cyclostomus
Galloway, Hypotype (USNM
470756) from V-33, x 200
(p.106). m.

Cangkang trochospiral,
dinding gampingan, berpori
besar. Terputar sekitar 3
putaran, tiga kamar yang
membulat pada putaran
terakhir. Kamar berbentuk
bulat hingga lonjong,
membesar perlahan tetapi
padat menjadikannya lebih
berbentuk segiempat.
Aperture primer terletak pada
sisi umbilikus, bukaannya
lonjong kecil, kamar-kamar
tambahan pada bagian dorsal
terletak pada perpotongan dari
putaran-putarannya dan sutura
antar kamar.

52

Globorotalia obesa x 125.


BOLLI

Cangkang trochospiral,
berpori kasar, dengan
pemukaan belubang, pada
kamar awal mungkin sedikit
berkerut kasar. Cangkang
sangat tebal, terputar, berkisar
dua hingga tiga putaran,
secara umum terdapat empat
kamar pada putaran terakhir,
membesar sangat cepat.
Sutura pada sisi spiral dan
umbilical berbentuk radial,
tertekan. Umbilicus cukup
lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
dengan sudut menengah
hingga tinggi, dibatasi oleh
bibir yang ramping.

53

Berggrenia pumilio F.L.


Parker Hypotype (USNM
4470681) from V-285, x 300
(p.100). 91,4 m. 28-30 cm dari
core Sahul Rise, Central
Timor Sea.

Cangkang trochospiral
rendah, planoconvex, dinding
gampingan, tipis, berlubang
iregural, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar
sekitar dua setengah hingga
tiga putaran, lima setengah
hingga tujuh kamar globular
pada putaran terakhir yang
membesar perlahan. Sutura
pada sisi spiral hampir radial,
tertekan, pada sisi umbilical
melengkung, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture umbilical
extraumbilical, sudut rendah
dengan batas seperti bibir.

54

Globorotalia juanai
Bremudez dan Bolli

Cangkang trochispiral,
berpori kasar, tebal, biconvex.
Cangkang terputar, sekitar
tiga putaran, terdapat empat
sampai lima kamar pada
putaran terakhir yang
membesar perlahan. Sutura
pada sisi spiral melengkung,
pada sisi umbilical berbentuk
radial, tertekan. Umbilicus
sedang. Aperture
interiomarginal.

55

Turborotalia humilis Brady,


Hypotype (USNM 470779)
from V-325, x 300 (p.109).
1158,95 m. Eastern Timor
Trough, Leti Strait, southwest
of Leti Island.

Cangkang trochospiral,
globular, dinding gampingan
dan tebal, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar
sekitar tiga putaran, enam
kamar globular pada putaran
terakhir yang membesar
sedang. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada
sisi umbilical radial, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

56

Turborotalia humilis Brady,


Hypotype (USNM 470782)
from V-7, x 300 (p.109). 62,48
m. Beagle Gulf, south of
Bathrust Island, southeastern
Timor sea.

Cangkang trochospiral,
globular, dinding gampingan
dan tebal, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar
sekitar tiga putaran, enam
kamar globular pada putaran
terakhir yang membesar
sedang. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada
sisi umbilical radial, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

No Sampel : CS 4 B no 2C
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Aphelophragmina brittanica
Macfayden, Hypotype
(USNM 470804) from V-317,
x 250 (p.110). 1692,73 m.
eastern Timor Trough.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
elongate biserial, aperture
memanjang loop-shaped pada
terminal, ornamentasi smooth.

Bolivina vadescens Cushman,


Hypotype (USNM 470815)
from V-6, x 250 (p.111).
53,34 m. Beagle Gulf south
of Bathurst Island, southeast
Timor sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, hyaline cangkang
elongate biserial, aperture
memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Nonionoides auris dOrbigny,


Hypotype (USNM 471397)
from V-82, x 135 (p.158).
54,84 m. western Van
Diemen Rise, central Timor
sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cresentic
pada apertural face
,ornamentasi smooth dan
berpori halus.

Foto

Miliolinella sp. (USNM


470090) from V-6, x 300
(p.53). 53,34 m. Beagle Gulf,
south of Bathurst Island,
eastern Timor sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous porselen, cangkang
quinqueloquline, aperture
terminal single tooth,
ornamentasi smooth.

Nonion pacificum Cushman,


Hypotype (USNM 471389)
from V-305, x 100 (p.157).
895,72 m. southern Timor
Trough, south of eastern
Timor.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cresentic
pada apertural face
,ornamentasi smooth dan
berpori halus.

Gavelinopsis praegeri Heron


Allen and Earland, Hypotype
(USNM 471194) from V-209,
x 150 (p.138). 80,77 m. north
of Cape Londonderry,
western Australia, southern
Timor sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth
berpori halus.

Pseudoeponides japonicus
Uchio, Hypotype (USNM
471497) from V-332, x 200
(p.156). 807,98 m.
easternmost Timor sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkangrotaloid,
sutura tegak, aperture slit-like
pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Cibicides refulgens de Montf


x 100.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,
sutura tegak, aperture loopshaped pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Cibicides bradyi Trauth,


3439 m, south Atlantic.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture
loop-shaped pada apertural
face, ornamentasi smooth.

10

Ammonia inflata Seg x 80

Cangkang polythalamus,

komposisi dinding cangkang


calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture
bulat pada apertural face,
ornamentasi smooth,
ornamentasi smooth.
11

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509)
from sample V-274 at 113,34
m, Bonaparte Depression,
central Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture
bulat pada apertural face,
ornamentasi smooth.

12

Cibicides lobatulus Walk e.


Jack x 80

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline , cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture loop-shaped pada
apertural face, ornamentasi
smooth.

13

Ammonia tepida Cushman x


120.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture
bulat pada apertural face,
ornamentasi smooth.

14

Gyroidinoides girardanus
Reuss var. peramplus Cush e.
stainf x 80.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture
silt like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

15

Heterolepa subhaidingeri
Parr, Hypotype (USNM
471460) from V-69, x 75
(p.163). 43,89 m. between
Beagle Gulf and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture
slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

16

Heterolepa praecincta Haron


Allen and Earland, Hypotype
(USNM 471456) from V-19,

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,

x 75 (p.163). ? m.

sutura melengkung, aperture


slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

17

Heterolepa subhaidingeri
Parr, Hypotype (USNM
471457) from V-278, x 100
(p.163). 120,65 m. Bonaparte
Gulf, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture
slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

18

Gavelinopsis praegeri Heron


Allen and Earland, Hypotype
(USNM 471193) from V-68,
x 150 (p.138). 35,66 m.
southeastern Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth
berpori halus.

19

Heterolepa floridana
Cushman

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture
slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

20

Cibicides bradyi Trauth,


3439 m, south Atlantic.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture
loop-shaped pada apertural
face, ornamentasi smooth.

21

Laminononion tumidum,
Cushman and Edward,
Hypotype (USNM 471405)
from V-315, x 150 (p.159).
276,03 m. northeast Timor
Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
planispiral involute, sutura
melengkung, aperture crecentic
pada apertural face,
ornamentasi smooth dan
berpori halus.

22

Elphidium macellum var.


aculcata Fitchel and Moll,
Hypotype (silve stil), Falk
Island, Island, S. Atlantic.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang
planispiral involute, sutura

melengkung, aperture cribrate


pada peripheral, ornamentasi
limbate suture dan spines.
23

Anomalina globusa Chapman


and Parr, North Pacific.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline,
planispiralinvolute, sutura
tegak, aperture crecentice
pada apertural face,
ornamentasi smooth.

24

Astrononion stelligerum
dOrbign, Hypotype (USNM
483317) from V-2-19, x 142
(p.158). 86,87 m. western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang evolute,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi retral processes.

25

Oridorsalis umbonatus
Reuss, x 80

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkangrotaloid,
sutura tegak, aperture slit like
pada apertural face,
ornamentasi smooth dan
berpori halus.

26

Arenoparella mexicana
Kornfeld

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
arenaceous, cangkang rotaliod,
sutura tegak, aperture slit-like
pada apertural face,
ornamentasi smooth.

27

Epistominella exigua Brady,


2200 fathoms, south
Atlantics.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, biconvex, sutura
rebah, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi
smooth, dinding berpori.

28

Heterolepa perlucida Nutt x


50.

Cangkang polythalamus,
Komposisi dinding cangkang
calcareous, cangkang rotaloid,
sutura melengkung, aperture

slit like pada apertural face,


ornamentasi smooth.
29

Gyroidina soldani dOrb var.


nitidula Schw, x 80

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture
silt like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

30

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471272)
from V-69, x 280 (p.145).
43,89 m. southeast Timor
Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture silt like pada apertural
face, ornamentasi smooth.

31

Paratrochammina
simplissima Cushman and
McCulloh, Hypotype (USNM
469622) from V-350, x 200
(p.23). 31,09 m.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
arenaceous, cangkangrotaloid,
sutura rebah, aperture loopshaped pada dasar apertural
face, ornamentasi smooth.

32

Alliatina variabilis Zheng,


Hypotype (USNM 470655)
from V-360, x 200 (p.99).
103,63 m. northern edge of
Malita Shelf Valley, northeast
Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous, planispiral
involute, sutura melengkung,
terminal aperture, ornamentasi
limbate suture.

33

Gavelinopsis praegeri Heron


Allen and Earland, Hypotype
(USNM 471192) from V-25,
x 250 (p.138). 73,12 m. west
of Malita Shelf Valley,
northeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth
berpori halus.

16

Cangkang trochospiral,
globular, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang
terputar, Terputar sekitar dua
setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir

PLANGTONIK
49

Tenuitella parkerae
Bronniman and Resig,
hypotype (USNM 470719)
from V-33 x 300 (p.103).
261,52m.

yang membesar sedang. Sutura


pada sisi spiral radial, tertekan,
pada sisi umbilical berbentuk
tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.
50

Globorotalia obesa x 125.


BOLLI

Cangkang trochospiral, berpori


kasar, dengan pemukaan
belubang, pada kamar awal
mungkin sedikit berkerut
kasar. Cangkang sangat tebal,
terputar, berkisar dua hingga
tiga putaran, secara umum
terdapat empat kamar pada
putaran terakhir, membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi
spiral dan umbilical berbentuk
radial, tertekan. Umbilicus
cukup lebar dan dalam.
Aperture interiomarginal,
extraumbilical-umbilical,
dengan sudut menengah
hingga tinggi, dibatasi oleh
bibir yang ramping.

No Plate : CS 4 B no. 3
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Ammonia beccarii Linne, s.f.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Ammonia papillosa dOrbigny, x


40.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
sample V-274 at 113,34 m,

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura

Foto

Bonaparte Depression, central


Timor Sea.

tegak, aperture bulat pada apertural


face, ornamentasi smooth.

Ammonia perlucida, Her All e.


Earl, x 80

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Gyroidinoides laevigatus dOrb, x


80.

14

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Nonion depressulum Walker and


Jacob, 10,86 m, Sydney, Australia.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cresentic pada
apertural face ,ornamentasi smooth
dan berpori halus.

Elphidium advenum Cushman,


1922. Recent, Coastal lagoon, in let
channels of coastal lagoon, open
estuaries.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

Bolivina vadescens Cushman,


Hypotype (USNM 470817) from
V-226, x 193 (p.111). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
hyaline cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Praeglobobulimina ovate
dOrbigny, x 80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

10

Bolivina variabilis Williamson,


Hypotype (USNM 470818) from
V-224, x 193 (p.111). ? m.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

11

Miliolinella sp. (USNM 470090)


from V-6, x 300 (p.53). 53,34 m.
Beagle Gulf, south of Bathurst
Island, eastern Timor Sea

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal single tooth,
ornamentasi smooth.

12

Quinqueloculina incisa Vella,


Hypotype (USNM 469997) from
V-2, x 150 (p.49). 19,81 m. north of
Darwin, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

13

Pseudotriloculina patagonica
dOrbigny, Hypotype (USNM
470031) from V-2, x 125 (p.53).
19,81 m. north of Darwin,
southeast Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal bulat sederhana,
ornamentasi smooth.

14

Linaresia bikiniensis McCulloch,


Hypotype (USNM 471488) from
V-277, x 300 (p.164). 118,82 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori halus.

15

Nonionoides auris dOrbigny,


Hypotype (USNM 471397) from
V-82, x 135 (p.158). 54,84 m.
western Van Diemen Rise, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cresentic pada
apertural face ,ornamentasi smooth
dan berpori halus.

16

Elphidium depressulum Cushman,


Hypotype (USNM 471530) from
V-200, x (p.169). 64,01 m. west
side of Malita Valley. Shelf Valley,
eastern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

17

Eponides puntulatus dOrbigny,


390 fathom, west side indies
(USNM Bull 104 pt.8, 1931, p.48)

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori

halus.
18

Eponides tumidulus Brady, 2740


fathom, north Atlantic (USNM Bull
104 pt.8, 1931, p.33)

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.

19

Heterolepa perlucida Nutt, x 50.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

20

Anomalinoides globulosus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471443) from V-363, x
200 (p.162). 204,74 m. Malita
Shelf Valley, northeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.

21

Buccella frigida Cushman, 99,55


m, Maggelan strait, Antartic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

22

Cibicides lobatulus Walk e. jack, x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline , cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

23

Buccella frigida Cushman, 99,55


m, Maggelan strait, Antartic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

24

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
sample V-274 at 113,34 m,

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura

Bonaparte Depression, central


Timor Sea.

tegak, aperture bulat pada apertural


face, ornamentasi smooth.

25

Conorboides advena Cushman,


2941,25 m, Admiralty Island,
Pasific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

26

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471459) from
V-205, x 100 (p.163). 74,68 m.
western Bonaparte Gulf, western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

27

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471273) from
V-264, x 350 (p.145). 87,74 m.
Sahul Rise, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

28

Discorbis sp Cushman Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada apertural
face, ornamentasi smooth.

29

Eponides tumidulus Brady, 4959,4


m, north Atlantic (USNM Bull 104
pt.8, 1931, p.33)

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.

30

Elphidium gerthiVan Voorthuysen

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture.

31

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

32

Rosalina bradyi Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, plano convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

33

Parrelloides brady Trauth,


Hypotype (USNM 471268) from
V-288, x 200 (p.144). 274,20 m.
Timor Trough, south of central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangrotaloid,
planoconvex, sutura tegak, aperture
slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth dan berpori
halus.

34

Epistominella exigua Brady, south


Atlantic, 3982 m.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura rebah, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth, dinding berpori.

35

Oolina seminiformis Albani and


Yassini, 1989. Open estuaries,
sheltered oceanic embayments,
inner shelf.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk botol
(falk-shaped), terminal aperture
berbentuk radiate, ornamentasi
smooth.

36

Discorbia condeiana dOrbigny,


Hypotype (USNM 471320) from
V-19, x 150 (p.150). 60,96 m. Van
Diemen Rise, eastern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang
calcareoushyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth

37

Buccella frigida Cushman, 99,55


m, Maggelan strait, Antartic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped

pada apertural face, ornamentasi


smooth.
38

Ammonia takanabensis Ishizaki,


Hypotype (USNM 471506) from
V-1, x 200 (p.166). above sea level
near Darwin, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

39

Gyroidinoides laevigatus dOrb, x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

40

Rotorbis auberi dOrbigny,


2
Hypotype (USNM 471180) from V1, x 250, (p.137). 43,89 m. above
sea level, Darwin, Australia.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit pada
apertural face, ornamentasi smooth.

41

Eponides tenera Brady, 217,2 m.


Coast of Patagonia, Pasific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.

42

Cibicides bradyi Trauth, 3439 m,


South Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

43

Eponides bradyi Earland, 4977,5


m. North Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura rebah, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth, dinding berpori halus.

44

Epistominella exigua Brady, south


Atlantic, 3982 m.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura rebah, aperture slit

like pada apertural face, ornamentasi


smooth, dinding berpori.
45

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


Hypotype (USNM 471467) from
V-297, x 125 (p.163). 840,88 m.
northern Timor Trough, just south
of central Timor, northern Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

46

Cibicides lobatulus Walk e. Jac. x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline , cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

PLANGTONIK
49

Tenuitella parkerae Bronniman and


Resig, hypotype (USNM 470719)
from V-33 x 300 (p.103). 261,52
m.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

50

Globigerinoides obliquus BOLLI,


x 130

Cangkang trochospiral, biconvex,


berpori kasar, dengan pemukaan
belubang. Cangkang terputar,
kecuali pada kamar terakhir, yang
tertekan miring pada bagian
lateralnya, terputar sekitar tiga
setengah putaran, dengan tiga
sampai empat kamar pada putaran
terakhir yang bertambah besar
dengan ukuran sedang. Sutura pada
sisi spiral melengkung rendah,
tertekan, pada sisi umbilical
berbentuk radial, tertekan. Aperture
primer interiomarginal, umbilical
dengan sudut yang jelas besar
dibatasi oleh bibir, pada beberapa

kamr terakhir terdapat aperture


sutura sekunder berlawanan dengan
aperture primer.
51

Berggrenia pumilio F.L. Parker,


Hypotype (USNM 470681) from
V-285, x 300 (p.100). 91,40 m.
from 28-30 cm in the core, Sahul
Rise, central Timor Sea.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

52

Tenuitella anfracta F.L. Parker,


Hypotype (USNM 470716) from
V-364, x 300 (p.103). 57,30 m.
northern Van Diemen Rise, east of
malita Shelf Valley.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori kasar.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, lima kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar dengan cepat. Sutura
pada sisi spiral hampir radial,
tertekan, pada sisi umbilical
berbentuk tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no. 4
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


3710,5 m, North pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Jml

Deskripsi

Foto

No Plate : CS 4 B no. 5
No.

Nama Foraminifera

Foto

Bolivina nitida Brady, 280,55 m,


Torres Strait, Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Aphelophragmina brittanica
Macfayden, Hypotype (USNM
470801) from V-219, x 350 (p.110).
86,87 m. western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped
padaterminal, ornamentasi smooth.

Bolivinellina translucens Phleger


and F.L. Parker, Hypotype (USNM
470797) from V-159, x 142 (p.111).
91,4 m. Sahul Rise, central Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Bolivina vadescens Cushman,


Hypotype (USNM 470817) from
V-226, x 193 (p.111). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
hyaline cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Triloculinella parisa Leoblich and


Tappan, Holotype (USNM
470092?) from V-190, x 150 (p.57).
31,39 m. Bonaparte Gulf, southern
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

Linaresia bikiniensis McCulloch,


Hypotype (USNM 471487) from
V-45, x 250 (p.164). 83,21 m.
southwestern Timor.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori halus.

Valvulineria rugosa d Orbigny,


Torres strait, pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangplanispiral
involute, biconvex, sutura
melengkung, aperture crecentic slit,
ornamentasi smooth.

Elphidium depressulum Cushman,


Hypotype (USNM 471531) from

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,

V-13, (p.169). 75,29 m. Van


Diemen Rise.

cangkang planispiral involute, sutura


melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

Quinqueloculina incisa Vella,


Hypotype (USNM 469997) from
V-2, x 150 (p.49). 19,81 m. north of
Darwin, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

10

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
V-274 (p.166). 113,34 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

11

Cibicides subhaidingerii Parr,


280,55 m. Torres strait, Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada apertural
face, ornamentasi smooth

12

Rosalina sp. 27,15 m, Inland Sea,


japan.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, concave convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

13

Pseudononion granuloumbilicatum
Zheng, Hypotype (USNM 471400)
from V-336, x 150 (p.158). 314,42
m. eastern most Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture accessory pada peripheral,
ornamentasi limbate suture.

14

Ammonia inflata (Seg) x 80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth,
ornamentasi smooth.

15

Cibicides brady Trauth, 3439 m,


South Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura

melengkung, aperture loop-shaped


pada apertural face, ornamentasi
smooth.
16

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


Hypotype (USNM 471467) from
V-297, x 200 (p.163). 840,88 m.
northern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

17

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

18

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


Hypotype (USNM 471466) from
V-328, x 125 (p.163). 1782,3 m.
easternmost Timor Trough.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

19

Cyclammina trullisata Brady,


Hypotype (USNM 469559) from
V-318, x 200 (p.19). 2248,44 m.
eastern Timor Trough.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang agglutinin,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, terminal aperture,
ornamentasi smooth.

20

Ammonia tepida Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

21

Gavelinopsis praegeri Heron Allen


and Earland, Hypotype (USNM
471194) from V-209, x 150 (p.138).
80,77 m. north of Cape
Londonderry, Western Australia,
southern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi smooth
berpori halus.

22

Anomalinoides colligerus Chapman


and Parr, Hypotype (USNM
471445) from V-229, x 150 (p.162).
131,62 m. western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura tegak, aperture crecentice

pada apertural face, ornamentasi


smooth.
23

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471273) from
V-264, x 350 (p.145). 87,74 m.
Sahul Rise, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

24

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471459) from
V-205, x 100 (p.163). 74,68 m.
western Bonaparte Gulf, western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

25

Anomalina pompiloides all. e.


Hemin, x 50

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, planispiral involute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
umbilical plug.

26

Gyroidinoides umbonatus Silv, x


120

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura tegak, aperture silt
like pada apertural face, ornamentasi
smooth dan berpori halus.

27

Dorothia rotunda Chapman,


Hypotype (USNM 469641) from
V-229, x 30 (p.25). 131,62 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang biserial uniserial, aperture
terminal, ornamentasi smooth.

28

Ammonia tepida Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

29

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Gulf, Central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

30

Gyroidinoides laevigatus dOrb, x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

31

Orbitina carinata Sellier de


Civrieux, Hypotype (USNM
471173) from V-34, x 185 (p.137).
271,27 m. Sahul Banks, western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkangrotaloid, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

32

Ammonia paucipora Zheng,


Hypotype (USNM 471504) from
V-318, x 146 (p.165). 2248,44 m.
Timor Trough, south of Leti Island.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture bulat pada
apertural face, ornamentasi smooth.

33

Astrononion stelligerum dOrbigny,


Hypotype (USNM 383317) from
V-219, x 142 (p.158). 86,87 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang evolute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
retral processes.

PLANGTONIK
49

Tenuitella anfracta F.L. Parker,


Hypotype (USNM 470716) from
V-364, x 300 (p.103). 57,30 m.
northern Van Diemen Rise, east of
malita Shelf Valley.

16

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori kasar.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, lima kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar dengan cepat. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical berbentuk tegak,
tertekan. Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

50

Berggrenia pumilio F.L. Parker,


Hypotype (USNM 470681) from
V-285, x 300 (p.100). 91,40 m.
from 28-30 cm in the core, Sahul
Rise, central Timor Sea.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi

umbilical tegak, tertekan. Umbilicus


kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.
51

Tenuitella parkerae Bronniman and


Resig, hypotype (USNM 470719)
from V-33 x 300 (p.103). 261,52
m. . Sahul Banks, western Timor
Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

52

Globoturborotalia tenella F.L.


Parker, Hypotype (USNM 471580)
from V-279, x (p.108). 120,65m.
Bonaparte Depression.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan dan tebal,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, empat kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical radial, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

53

Tinophodella ambitacrena Leoblich


and Tappan, Juvenille Hypotype
(USNM 470746) from V-19, x 200
(p.104). 60,96 m. Van Diemen
Rise.

Cangkang trochospiral, dinding


gampingan, mudah pecah, berpori
teratur dengan lubang pori yang
halus. Terdapat 4 kamar berbentuk
bulat pada putaran terakhir, tersusun
dalam 2,5 putaran. Kamar-kamar
berbentuk bulat hingga agak datar
secara radial membesar secara
perlahan, sebagian dengan batas
antar kamar yang jelas. Di
sepanjang sutura muncul bulla di
bagian belakang. Mulut utama
terletak di pusat berukuran kecil
dengan sudut simetris dan bibir yang
tipis. Mulut tambahan juga
berkembang bibir pada bagian
belakang cangkang tepatnya pada

perpotongan sutura.
54

Turborotalia Humilis Brady,


Hypotype (USNM 470779) from
V-325, x 300 (p.109). 1158,95 m.
eastern Timor Trough, Leti Strait,
Southwest of Leti Island.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan dan tebal,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar tiga putaran, enam
kamar globular pada putaran terakhir
yang membesar sedang. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical radial, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no. 6
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Bolivina subaenariensis Cushman,


2226,3 m, west of Ierland, North
Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Bolivina sp. Thalmann 1933.


1104,1 m, Fiji, Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi smooth.

Astrononion stelligerum
dOrbigny, Hypotype (USNM
383317) from V-219, x 142
(p.158). 86,87 m. western Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang evolute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
retral processes.

Rosalina sp. nov, 27,15 m, Inland


Sea, Japan.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, concave convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Buccella frigida Cushman, 99,55


m, Magellan Strait, Antartic

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous

Foto

hyaline, cangkang rotaloid, sutura


melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.
6

Ammonia Tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
V-274 (p.). at 113,34 m, Bonaparte
Depression, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Cibicides bradyi Trauth, 3439 m,


South Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

Planulinoides polymitarius
Leoblich and Tappan, n.sp,
Holotype (USNM 471290) from V283, x 200 (p.147). 71,29 m.
southern Sahul Rise, central Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkangrotaloid, sutura
melengkung, aperture crecentic pada
apertural face, ornamentasi smooth
dan berpori halus.

Epistominella exigua Brady, 4706


m, southern Ocean.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura rebah, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth, dinding berpori.

10

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471272) from
V-69, x 280 (p.145). 43,89 m.
southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

11

Rosalina sp, 1991 m, N.E. Coast of


New Zealand.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, concave convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

12

Miliolinella sp. Figure specimen


(USNM 470090) from V-6, x 300

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous

(p.53). 53,34 m. Beagle Gulf, south


of Bathurst Island, eastern Timor
Sea

porselen, cangkang quinqueloquline,


aperture terminal single tooth,
ornamentasi smooth.

13

Quinqueloculina seminulum Linne


x 60.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk single
tooth, ornamentasi smooth.

14

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


2624,5 m, South Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

15

Quinqueloculina incisa Vella,


Hypotype (USNM 469997) from
V-2, x 150 (p.49). 19,81 m. north
of Darwin, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

16

Nonionoides auris dOrbigny,


Hypotype (USNM 471398) from
V-34, x 250 (p.158). 271,27 m.
Sahul banks, western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cresentic pada
apertural face ,ornamentasi smooth
dan berpori halus.

17

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp. Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

Cangkang trochospiral, berpori


kasar, dengan pemukaan belubang,
pada kamar awal mungkin sedikit
berkerut kasar. Cangkang sangat
tebal, terputar, berkisar dua hingga
tiga putaran, secara umum terdapat
empat kamar pada putaran terakhir,
membesar sangat cepat. Sutura pada
sisi spiral dan umbilical berbentuk

PLANGTONIK
49

Globorotalia obesa x 125. BOLLI

radial, tertekan. Umbilicus cukup


lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilicalumbilical, dengan sudut menengah
hingga tinggi, dibatasi oleh bibir
yang ramping.
50

Tenuitella anfracta F.L. Parker,


Hypotype (USNM 470716) from
V-364, x 300 (p.103). 57,30 m.
northern Van Diemen Rise, east of
malita Shelf Valley.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori kasar.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, lima kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar dengan cepat. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical berbentuk tegak,
tertekan. Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

51

Berggrenia pumilio F.L.Parker,


Hypotype (USNM 470680) from
V-297, at 28-30 cm in the core, x
200 (p.100). 840,88 m. northern
margin of Timor Trough, south of
Central Timor.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

52

Berggrenia pumilio F.L. Parker,


Hypotype (USNM 470681) from
V-285, x 300 (p.100). 91,40 m.
from 28-30 cm in the core, Sahul
Rise, central Timor Sea.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no.7

No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Nonionoides auris dOrbigny,


Hypotype (USNM 471397) from
V-82, x 135 (p.158). 54,84 m.
western Van Diemen Rise, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cresentic pada
apertural face ,ornamentasi smooth
dan berpori halus.

Bolivina vadescens Cushman,


Hypotype (USNM 470817) from
V-226, x 193 (p.111). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
hyaline cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Aphelophragmina brittanica
Macfayden, Hypotype (USNM
470801) from V-219, x 350
(p.110). 86,87 m. western Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped
pada terminal, ornamentasi smooth.

Bolivinellina translucensPhleger
and F.L. Parker, Hypotype (USNM
470798) from V-219, x 146 (p.111).
86,87 m. northwest of
Londonderry, western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Astrononion stelligerum dOrbign,


Hypotype (USNM 483317) from
V-2-19, x 142 (p.158). 86,87 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang evolute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
retral processes.

Bolivinellina translucensPhleger
and F.L. Parker, Hypotype (USNM
470797) from V-159, x 142 (p.111).
91,40 m. Sahul Rise, central Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Anomalinoides colligerus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471445) from V-229, x
150 (p.162). 131,62 m. western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura tegak, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

Foto

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North Pacific.

11

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


Hypotype (USNM 471466) from
V-328, x 125 (p.163). 1782,3 m.
easternmost Timor Trough

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

10

Eilohedra levicula Resig,Hypotype


(USNM 471273) from V-264, x
350 (p.145). 87,74 m. Sahul Rise,
central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

11

Discorbis sp Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada apertural
face, ornamentasi smooth.

12

Aphelophragmina semilineata
Belford, Hypotype (USNM
470813) from V-293, x 150
(p.110). 1517,24 m. Timor Trough,
south of central Timor.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae pada kamar
bagian bawah.

13

Cibicides subhaidingerii Parr, 155


fathoms, Torres Strait.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada apertural
face, ornamentasi smooth.

14

Eponides tumidulus Brady, 2740


fathoms, North Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.

15

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471459) from
V-205, x 100 (p.163). 74,68 m.
wetern Bonaparte Gulf, southern
Timor Sea.

12

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

16

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471272) from
V-69, x 280 (p.145). 43,89 m.
southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

17

Anomalina globusa Chapman and


Parr, 2050 fathoms, North Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, planispiralinvolute, sutura
tegak, aperture crecentice pada
apertural face, ornamentasi smooth.

18

Triloculinella chiastocytis Leoblich


and Tappan, n.sp., Holotype
(USNM 470085) from V-219, x
100 (p.57). 86,87 m. western Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

19

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Gulf, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

20

Paratrochammina challenger
Bronnimann and Whittaker,
Hypotype (USNM 469614) from
V-299, x 280 (p.23). 263,23 m.
south central coast of Timor, Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkangrotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada dasar
apertural face, ornamentasi smooth.

21

Epistominella exigua Brady, 2600


fathoms, Southern Ocean.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura rebah, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth, dinding berpori.

22

Eponides tenera Brady, 120


fathoms, westcoast of Patagonia
Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,

biconvex, sutura melengkung,


aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.
23

Cibicides Bradyi Trauth, 1900


fathoms, South Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

24

Anomalinoides globulosus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471441) from V-219, x
146 (p.162). 86,87 m. wetstern
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.

25

Buccella frigida Cushman, 55


fathoms, Magellan Strait,
Antarctic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

26

Gavelinopsis praegeri (Heron


Allen and Earland) Hypotype
(USNM 471194) from V-209, x
150 (p.138). 80,77 m. north of
Cape Londonderry, western
Australia, southern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi smooth
berpori halus.

27

Anomalinoides colligerus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471445) from V-229, x
150 (p.162). 131,62 m. western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura tegak, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

28

Eponides umbonatus Reuss, 175


fathoms, W. coast of Patagonia, E.
pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori

halus.
29

Miliolinella sp. Figured specimen


(USNM 470090) from V-6, x 300
(p.53). 53,34 m. Beagle Gulf, south
of Bathurst Island, eastern Timor
Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal single tooth,
ornamentasi smooth.

30

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

31

Ammonia beccarii Linnaeuss, s.f.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

32

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
V-274, x (p.166). 113,34 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

33

Rosalina sp. Nov. 15 fathoms,


Inland Sea, Japan.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, concave convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

PLANGTONIK
49

Berggrenia pumilio F. L. Parker,


Hypotype (USNM 470681) from
V-285, x 300 (p.100). 91,40 m. at
28-30 cm in the core. Sahul Rise,
central Timor Sea.

50

Tenuitella kyrtomina Leoblich and


Tappan, n.sp., Holotype (USNM
470721) from V-148, x 300
(p.103). 73,12 m. southwest of
Bonaparte Depression, north of
Cape Londonddery southern Timor
Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori kasar.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular sampai subglobular pada
putaran terakhir yang membesar
dengan cepat. Sutura pada sisi spiral
dan umbilical radial, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

51

Tenuitella anfracta F. L. Parker,


Hypotype (USNM 470716) from
V-364, x 300 (p.103). 57,30 m.
northern Van Diemen Rise, east of
Malita Shelf Valley, eastern Timor
Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori kasar.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, lima kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar dengan cepat. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical berbentuk tegak,
tertekan. Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

52

Berggrenia pumilio F. L. Parker,


Hypotype (USNM 470680) from
V-297, x 200 (p.100). 840,88 m. at
28-30 cm in the core. Northern
Margin of Timor Trough, south of
central Timor.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

53

Tenuitella parkerae Bronnimann


and Resig, Hypotype (USNM
470719) from V-33, x 300 (p.103).
261,52 m. Sahul Banks, western
Timor Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no.8
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Hanzawaia grossepunctata
Earland, Hypotype (USNM
471484) from V-209, x 125
(p.164). 80,77 m. north of Cape
Londonderry, southern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori kasar.

Bolivina subaenariensis Cushman,


var. 1630 fathoms. West of Ireland,
N. Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Quinqueloculina incisa Vella,


Hypotype (USNM 469997) from
V-2, x 150 (p.49). 19,81 m. north
of Darwin, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

Aphelophragmina brittanica
Macfayden, Hypotype (USNM
470801) from V-219, x 350
(p.110). 86,87 m. western Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped
pada terminal, ornamentasi smooth.

Astrononion stelligerum dOrbign,


Hypotype (USNM 483317) from
V-2-19, x 142 (p.158). 86,87 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang evolute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
retral processes.

Linaresia bikiniensis McCulloch,


Hypotype (USNM 471487) from
V-45, x 250 (p.164). 83,21 m.
southwestern Timor Sea

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori halus.

Cibicides bradyi Trauth, 1900


fathoms, South Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,

Foto

cangkang rotaloid, sutura


melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.
8

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
Between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Gulf, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

10

Anomalinoides colligerus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471445) from V-229, x
150 (p.162). 131,62 m. western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura tegak, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

11

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

12

Discorbina rosea dOrbigny, shore


sand Cuba.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

13

Cibicidoides robertsonianus Brady,


x 80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

14

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous

V-274, x (p.166). 113,34 m.


Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

hyaline, cangkang rotaloid, sutura


tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

15

Ammonia beccarii Linnaeuss, s.f.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

16

Robulus Atlanticus nom. Nov, 390


fathoms, West Indies.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangplanispiral
involute, biconvex, sutura
melengkung, aperture crecentic slit
pada dasar apertural face,
ornamentasi umbilical plug.

17

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


Hypotype (USNM 471467) from
V-297, x 125 (p.163). 840,88
m.northern Timor Trough, just
south of central Timor, northern
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

PLANGTONIK
49

Neogloboquadrina eggeri
Rhumbler, Hypotype (USNM
470700) from V-336, x 100
(p.102). 314,42 m. easternmost
Timor Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, enam kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar perlahan kecuali kamar
terakhir yang membesar tiba-tiba.
Sutura pada sisi spiral hampir radial,
tertekan, pada sisi umbilical radial,
tertekan. Umbilicus sedang dan
dalam. Aperture interiomarginal.

50

Globigerinoides conglobatus
Brady, Hypotype (USNM 470730)
from V-253, x 75 (p.105). 1292,4
m. Timor Trough, south of western
Timor.

Cangkang trochospiral, subglobular


sampai subquadrate, dinding berpori
kasar, permukaan tebal berlubang
jelas. Kamar pada tahapan awal
subspherical, kemudian tertekan
kuat, berkisar empat putaran, dengan
tiga hingga tiga setengah kamar pada

putaran terakhir sedikit membesar.


Sutura pada sisi spiral tidak jelas,
pada sisi umbilical hamper radial,
tertekan. Umbilical sempit hingga
hamper tertutup, dalam. Aperture
primer interiomarginal, umbilical,
agak panjang, terhitung rendah,
dengan sudut asimetrik, kecuali pada
kamar terakhir, dengan satu bukaan
ekstra.

No Plate : CS 4 B no. 9
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Bolivina vadescens Cushman,


Hypotype (USNM 470817) from
V-226, x 193 (p.111). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
hyaline cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Bolivinellina translucens Phleger


and F.L.Parker, Hypotype (USNM
470797) from V-159, x 142
(p.111). 91,40 m. Sahul Rise,
central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkangcalcareous hyaline,
cangkang elongate biserial, aperture
memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Bolivina nitida Brady, 155


fathoms, Torres Strait, Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Aphelophragmina brittanica
Macfayden, Hypotype (USNM
470803) from V-222, x 250
(p.110). 102,37 m. western Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate biserial,
aperture memanjang loop-shaped
pada terminal, ornamentasi smooth.

Bulimina pupoides dOrbigny, 315


fathoms, west of Patagonia, E.
Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang elongated biserialuniserial, aperture terminal bulimin,
ornamentasi smooth.

Foto

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
V-274, x (p.166). 113,34 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

10

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Gulf, central Timor Sea.

21

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471459) from
V-205, x 100 (p.163). 74,68 m.
western Bonaparte Gulf, southern
Timor Sea.

15

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

10

Eponides tumidulus Brady, 2740


fathoms. North Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.

11

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471508) from
V-1, x 250 (p.166). 113,34 m.
above sealevel, near Darwin.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

12

Cribroelphidium poeyanum
dOrbigny (1839), inlet channels of
coastal lagoons, open estuaries,
sheltered oceanic, embayments,
intertidal zone.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi bridge
suture.

13

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471273) from

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous

V-264, x 350 (p.145). 87,74 m.


Sahul Rise, central Timor Sea.

hyaline, cangkang rotaloid, sutura


melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

14

Parrelloides bradyi Trauth,


Hypotype (USNM 471267) from
V-295, x 193 (p.144). 2528,12 m.
Timor Trough, south of central
Timor.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangrotaloid,
planoconvex, sutura tegak, aperture
slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth dan berpori
halus.

15

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471458) from
V-222, x 100 (p.163). 120,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

16

Ammonia inflata Seg, x 80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

17

Heterolepa floridana Cushman

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

18

Hanzawaia grossepunctata
Earland, Hypotype (USNM
471484) from V-209, x 150
(p.164). 80,77 m. north of Cape
Londonderry, southern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori kasar.

19

Cibicides subhaidingerii Parr, 155


fathoms, Torres Stait, Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada apertural
face, ornamentasi smooth.

20

Melonis barleeanus Williamson,


Hypotype (USNM 383320) from
V-323, x 109 (p.159). 1813,38 m.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaseous,
cangkang planispiral involute, sutura

Timor Trough, south of Leti Strait,


northeast Timor Sea.

tegak, aperture crecentic pada


apertural face, ornamentasi smooth
dan berpori halus.

21

Cibicides bradyi Trauth, 1900


fathoms, South Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

22

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471273) from
V-264, x 350 (p.145). 87,74 m.
Sahul Rise, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

23

Gyroidinoides umbonatus Silv, x


120.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura tegak, aperture silt
like pada apertural face, ornamentasi
smooth dan berpori halus.

24

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

25

Cibicides lobatulus Walk e. Jac. x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline , cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

26

Buccella frigida Cushman, 55


fathoms, Magellan Strait,
Antarctic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

27

Eponides umbonatus Reuss, 175


fathoms, W. coast of Patagonia, E.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous

Pacific.

hyaline, cangkang rotaloid,


biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.

28

Anomalinoides colligerus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471445) from V-229, x
150 (p.162). 131,62 m. western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura tegak, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

29

Rosalina bradyi Chusman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, plano convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

30

Heterolepa perlucida Nutt, x 50.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

31

Gyroidinoides laevigatus dOrb, x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

32

Poroepistominella sahulensis,
Leoblich and Tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471278) from V37, x 394 (p.146). 103,63 m.
Western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkangrotaloid, sutura rebah,
aperture slit-like, ornamentasi
smooth.

33

Melonis cf. M. pompiloides Ficht e.


Moll, x 75.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaseous,
cangkang planispiral involute, sutura
tegak, aperture crecentic pada
apertural face, ornamentasi smooth
dan berpori kasar.

PLANGTONIK

49

Neogloboquadrina humerosa
Takayanagi and Saito, Hypotype
(USNM 470701) from V-19, x 150
(p.102). 60,96 m. Van Diemen
Rise.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori kasar.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua putaran, lima kamar globular
pada putaran terakhir yang
membesar tiba-tiba. Sutura pada sisi
spiral hampir radial, tertekan, pada
sisi umbilical radial, tertekan.
Umbilicus sedang dan dalam.
Aperture interiomarginal.

50

Berggrenia pumilio F. L. Parker,


Hypotype (USNM 470681) from
V-285, x 300 (p.100). 91,40 m. at
28-30 cm in the core. Sahul Rise,
central Timor Sea.

Cangkang trochospiral, planoconvex,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, lima kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sangat cepat. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

51

Tenuitella parkerae Bronnimann


and Resig, Hypotype (USNM
470720) from V-11, x 300 (p.103).
45,72 m. southeast Van Diemen
Rise.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no. 10
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Quinqueloculina incisa Vella,


Hypotype (USNM 469997) from
V-2, x 150 (p.49). 19,81 m. north
of Darwin, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi smooth.

Bolivinellina translucens Phleger


and F.L.Parker, Hypotype (USNM

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous

Foto

470797) from V-159, x 142 (p.111).


91,40 m. Sahul Rise, central Timor
Sea.

hyaline, cangkang elongate biserial,


aperture memanjang loop-shaped,
ornamentasi costae.

Ammonia paucipora Zheng,


Hypotype (USNM 471504) from
V-318, x 146 (p.165). 2248,44 m.
Timor Trough, South of Leti Strait,
between Timor and Leti Island.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture bulat pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Anomalinoides globulosus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471443) from V-363, x
200 (p.162). 204,74 m. Malita
Shelf Valley, northeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Gavelinopsis praegeri Heron Allen


and Earland, Hypotype (USNM
471194) from V-209, x 150
(p.138). 80,77 m. north of
Londonderry, western Australia,
southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit-like pada
apertural face, ornamentasi smooth
berpori halus.

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


1450 fathoms, Sourth pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471459) from
V-205, x 100 (p.163). 74,68 m.
western Bonaparte Gulf, southern
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Cibicidoides ungerianus dOrb, x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang
calcareoushyaline, cangkang
rotaloid, sutura tegak, aperture loop-

shaped pada apertural face,


ornamentasi smooth.
10

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Gulf, central Timor Sea.

30

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

11

Cribrononion oceanicusCushman,
1933, tropical Pacific, inlet
channels of coastal lagoons, open
estuaries.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture.

12

Nonion depressulum Cushman


walker and Jacob, 6 fathoms,
Sydney, Australia.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cresentic pada
apertural face ,ornamentasi smooth
dan berpori halus.

13

Elphidium advenum Cushman,


Hypotype (USNM 471529) from
V-212 (p.168). 71,63 m. north of
Londonderry, southern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

14

Rosalina sp, nov. 15 fathoms,


Inland Sea, Japan.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, concave convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

15

Anomalinoides colligerus
Champman and Parr, Hypotype
(USNM 471445) from V-229, x
150 (p.162). 131,62 m. western
Timor Sea

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura tegak, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

16

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471508) from
sample V-1 x 250 (p.166) above

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura

sea level, near Darwin.

tegak, aperture bulat pada apertural


face, ornamentasi smooth.

17

Cibicides lobatulus Walk e. Jac. x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline , cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

18

Astrononion stelligerum dOrbign,


Hypotype (USNM 483317) from
V-2-19, x 142 (p.158). 86,87 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang evolute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
retral processes.

19

Discorbis sp Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding
cangkang
calcareous,
cangkang rotaloid, sutura tegak,
aperture loop-shaped pada apertural
face, ornamentasi smooth.

20

Pseudoparrella exigua Brady,


Hypotype (USNM 471280) from
V-322, x 250 (p.146). 1891,98 m.
Timor Trough, south of Leti Strait,
between Timor and Leti.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkangrotaloid, sutura
melengkung, aperture silt-like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

21

Ammonia inflata Seg x 80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

22

Gyroidinoides laevigatus dOrb, x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

23

Quinqueloculina seminulum Linne


x 60.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk single
tooth, ornamentasi smooth.

24

Rosalina bradyi Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, plano convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,
ornamentasi smooth.

25

Valvulineria rugosa dOrbigny, var.


minula Schubert, 580 fathoms, Ki
Island, Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangplanispiral
involute, biconvex, sutura
melengkung, aperture crecentic slit,
ornamentasi smooth.

26

Eponides Bradyi Earland, 2740


fathoms, North Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura rebah, aperture slit
like pada apertural face, ornamentasi
smooth, dinding berpori halus.

PLANGTONIK
49

Tenuitella anfracta F.L. Parker,


Hypotype (USNM 470716) from
V-364, x 300 (p.103). 57,30 m.
northern Van Diemen Rise, east of
Malita Shelf Valley.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori kasar.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, lima kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar dengan cepat. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical berbentuk tegak,
tertekan. Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

50

Globorotalia obesa x 125. BOLLI

Cangkang trochospiral, berpori


kasar, dengan pemukaan belubang,
pada kamar awal mungkin sedikit
berkerut kasar. Cangkang sangat
tebal, terputar, berkisar dua hingga
tiga putaran, secara umum terdapat
empat kamar pada putaran terakhir,
membesar sangat cepat. Sutura pada
sisi spiral dan umbilical berbentuk
radial, tertekan. Umbilicus cukup
lebar dan dalam. Aperture
interiomarginal, extraumbilical-

umbilical, dengan sudut menengah


hingga tinggi, dibatasi oleh bibir
yang ramping.
51

Berggrenia pumilio F.L. Parker


Hypotype (USNM 4470681) from
V-285, x 300 (p.100). 91,4 m. 2830 cm dari core Sahul Rise, Central
Timor Sea.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

52

Tenuitella parkerae Bronniman and


Resig, hypotype (USNM 470718)
from V-332 x 300 (p.103). 807, 98
m. Timor Trough, northeastern
Timor Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no. 11
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Bolivina spathulata Williamson


sample GFI A B 29, x 100.

Plate 16 no.15 -16, Van Marley

Bolivina vadescens Cushman


Hypotype (USNM 470817) from V226, x 193 (p.111). 102,37m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
hyaline cangkang elongate
biserial, aperture memanjang loopshaped, ornamentasi costae.

Foto

Bolivinellina translucens Phleger


and F.L.Parker, Hypotype (USNM
470797) from V-159, x 142 (p.111).
91,40 m. Sahul Rise, central Timor
Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang elongate
biserial, aperture memanjang loopshaped, ornamentasi costae.

Aphelophragmina brittanica
Macfayden, Hypotype (USNM
470805) from V-224, x 193 (p.110).
95,06 m. western Timor Sea.

Cangkang polythalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
elongate biserial, aperture
memanjang loop-shaped pada
terminal, ornamentasi smooth.

Quinqueloculina incisa Vella,


hypotype (USNM 469997) from V2 x 150 (p.49). 19.81 m. north of
Darwin, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang
quinqueloquline, aperture terminal
berbentuk bulat sederhana,
ornamentasi smooth.

Hanzawaia grossepunctata Earland,


Hypotype (USNM 471484) from V209 x 150 (p. 164). 80,77 m. north
of Cape Londonderry, southern
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori kasar.

Anomalinoides globulosus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471443) from V-363, x 200
(p.162). 204,74 m. Malita Shelf
Valley, northeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
sample V-274 at 113,34 m,
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from V278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Gulf, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

10

Rosalina vilardeboana dOrbigny,


75 fathoms, Heard Island, S.
Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, biconvex, cangkang
rotaloid, sutura rebah, aperture slit
pada apertural face, ornamentasi
smooth dan berpori kasar.

11

Hanzawaia grossepunctata Earland,


Hypotype (USNM 471483) from V209 x 150 (p. 164). 80,77 m. north
of Cape Londonderry, southern
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori kasar.

12

Anomalinoides globulosusChapman
and Parr, Hypotype (USNM
471441) from V-219, x 146 (p.162).
86,87 m. western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.

13

Discopulvinatina araucana
dOrbigny, 120 fathoms, Kerguelen
Island, Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

14

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


1450 fathoms, South Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

15

Elphidium sp.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute,
sutura melengkung, aperture
cribrate pada peripheral,
ornamentasi limbate suture.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.

PLANGTONIK
49

Tenuitella parkerae Bronniman and


Resig, hypotype (USNM 470718)

from V-332 x 300 (p.103). 807, 98


m. Timor Trough, northeastern
Timor Sea.

Cangkang terputar, Terputar sekitar


dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

50

Tenuitella anfracta F.L. Parker,


Hypotype (USNM 470716) from V364, x 300 (p.103). 57,30 m.
northern Van Diemen Rise, east of
Malita Shelf Valley.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori kasar.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, lima kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar dengan cepat. Sutura
pada sisi spiral hampir radial,
tertekan, pada sisi umbilical
berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam.
Aperture interiomarginal.

51

Berggrenia pumilio F. L. Parker,


Hypotype (USNM 470680) from V297, x 200 (p.100). 840,88 m. at 2830 cm in the core. Northern Margin
of Timor Trough, south of central
Timor.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no.12
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Ammonia beccarii Linne x 50.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous

Foto

sample V-274 at 113,34 m,


Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

hyaline, cangkang rotaloid, sutura


tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Pseudoparrella exigua Brady,


Hypotype (USNM 471280) from
V-322, x 250 (p.146). 1891,98 m.
Timor Trough, south of Leti Strait,
between Timor and Leti.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkangrotaloid, sutura
melengkung, aperture silt-like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Elphidium depressulum Cushman,


Hypotype (USNM 471532) from
V-72, x 150 (p.169). 59,44
m.southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

Ammonia papillosa dOrb x 40.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North Pacific.

10

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Astrononion stelligerum dOrbign,


Hypotype (USNM 483317) from
V-2-19, x 142 (p.158). 86,87 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang evolute, sutura
melengkung, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
retral processes.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471459) from
V-205, x 100 (p.163). 74,68 m.
western Bonaparte Gulf, western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Depression, central

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada

Timor Sea.

apertural face, ornamentasi smooth.

10

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471273) from
V-264, x 350 (p.145). 87,74 m.
Sahul Rise, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

11

Eponides umbonatus Reuss, 175


fathoms, W. coast of Patagonia, E.
pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori
halus.

12

Buccella frigida Cushman, 55


fathoms, Magellan Strait,
Antarctic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

13

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
Between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

14

Elphidium sp.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture

PLANGTONIK
49

Tenuitella parkerae Bronniman


and Resig, hypotype (USNM
470718) from V-332 x 300 (p.103).
807, 98 m. Timor Trough,
northeastern Timor Sea.

interiomarginal.
50

Globigerinoides immaturus x 95.

Cangkang trochospiral, biconvex,


berpori kasar, dengan pemukaan
belubang. Cangkang terputar,
terputar sekitar tiga setengah
putaran, dengan tiga kamar pada
putaran terakhir yang bertambah
besar dengan ukuran sedang. Sutura
pada sisi spiral melengkung rendah,
tertekan, pada sisi umbilical
berbentuk radial, tertekan. Aperture
primer interiomarginal, umbilical
dengan sudut rendah hingga sedang
dibatasi oleh bibir, pada beberapa
kamar terakhir terdapat aperture
sutura sekunder berlawanan dengan
aperture primer.

51

Globorotalia wilesi P.R.Thompson,


Hypotype (USNM 470695) from
V-293, x 150 (p.184). 1517,24 m.
Timor Trough. South of central
Timor.

Cangkang trochospiral, berpori


halus, dengan pemukaan belubang.
Cangkang tipis, terputar, berkisar
tiga putaran, secara umum terdapat
lima kamar pada putaran terakhir,
membesar sangat cepat. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical tegak, tertekan.
Umbilicus sempit dan dalam.
Aperture interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no.13
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Ammonia inflata Seg x 80

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Ammonia beccarii Linne x 50.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural

Foto

face, ornamentasi smooth.


3

Cribrononion oceanicus, Cushman,


1933. Tropical Pacific, inlet
channels of coastal lagoon, open
estuaries.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute,
sutura melengkung, aperture cribrate
pada peripheral, ornamentasi
limbate suture.

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471459) from
V-205, x 100 (p.163). 74,68 m.
western Bonaparte Gulf, western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Fissurina wrightiana Brady, 17


fathoms, Admiralty Island, Pacific.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk oval, pipih, terminal
aperture, ornamentasi costae.

Cangkang globular, pada tahap awal


trochospiral, globigerine-like.
Cangkang sangat jelas berpori,
permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir
berbentuk globular menutupi kamarkamar sebelumnya yang semakin
mengecil. Aperture primer
interiomarginal, umbilical pada
tahapan awal, pada area dewasa
dengan beberapa bukaan kecil, yang

PLANGTONIK
7

Orbulina universa

menyebar di seluruh dinding pada


kamr terakhir.

No Plate : CS 4 B no.14
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, berbentuk botol (falskshapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Elphidium depressulum Cushman,


Hypotype (USNM 471531) from
V- 13, x 75 (p.169). 75,29 m. Van
Diemen Rise, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Patagiatella milleti Collins,


Hypotype (USNM 461317) from
V-209, x 205 (p.156). 80,77 m.
north of Cape Londonderry,
southern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangrotaloid,
planoconvex, sutura tegak, aperture
slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth dan berpori
halus.

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
sample V-274 at 113,34 m,
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Ammonia beccarii Linne.

11

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Foto

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471508) from
sample V-1 x 250 (p.166) above
sea level, near Darwin.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
Between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Buccella frigida Cushman, 55


fathoms, Maggelan strait, Antartic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

10

Pannellaina earlandi Collins,


Hypotype (USNM 471220) from
V-239, x 280 (p.140). 23,76 m.
Sahul Banks, western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangrotaloid,
planoconvex, sutura rebah, aperture
slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

11

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


1450 fathoms, South Pacific.

12

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

12

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


1450 fathoms, South Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

13

Anomalinoides colligerus
Champman and Parr, Hypotype
(USNM 471445) from V-229, x
150 (p.162). 131,62 m. western
Timor Sea

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura tegak, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

14

Eilohedra levicula Resig,


Hypotype (USNM 471273) from
V-264, x 350 (p.145). 87,74 m.
Sahul Rise, central Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

15

Reusoolina stellula Leoblich and


Tappan n.spn, Paratype (USNM
470440) from V-219, x 200 (p.81).
86,87 m. west of Londonderry
Rise, western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk botol
(falk shaped), terminal aperture
berbentuk bulat sederhana,
ornamentasi pustulose.

PLANGTONIK
49

Tenuitella parkerae Bronniman


and Resig, hypotype (USNM
470718) from V-332 x 300 (p.103).
807, 98 m. Timor Trough,
northeastern Timor Sea.

Cangkang trochospiral, globular,


dinding gampingan, berpori halus.
Cangkang terputar, Terputar sekitar
dua setengah putaran, empat kamar
globular pada putaran terakhir yang
membesar sedang. Sutura pada sisi
spiral radial, tertekan, pada sisi
umbilical berbentuk tegak, tertekan.
Umbilicus kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

50

Berggrenia pumilio F. L. Parker,


Hypotype (USNM 470680) from
V-297, x 200 (p.100). 840,88 m. at
28-30 cm in the core. Northern
Margin of Timor Trough, south of
central Timor.

Cangkang trochospiral,
planoconvex, dinding gampingan,
berpori halus. Cangkang terputar,
Terputar sekitar dua setengah
putaran, lima kamar globular pada
putaran terakhir yang membesar
sangat cepat. Sutura pada sisi spiral
hampir radial, tertekan, pada sisi
umbilical tegak, tertekan. Umbilicus
kecil dan dalam. Aperture
interiomarginal.

No Plate : CS 4 B no.15

No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Elphidiononion poeyanum
dOrbigny, 390 fathoms, West
Indie.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentice pada apertural
face, ornamentasi limbate suture.

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Anomalinoides globulosus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471443) from V-363, x
200 (p.162). 204,74 m. Malita
Shelf Valley, northeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Ammonia beccarii Linne.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471578) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bulat, terminal aperture
bulat sederhana, ornamentasi
punctate.

Rosalina bradyi Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, plano convex, cangkang
rotaloid, sutura melengkung,
aperture slit pada apertural face,

Foto

ornamentasi smooth.
8

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bundar sampai
pipih,terminal aperture, ornamentasi
pustulose.

Dorothia rotunda Chapman,


Hypotype (USNM 469641) from
V-229, x 30 (p.25). 131,62
m.western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang biserial uniserial, aperture
terminal, ornamentasi smooth.

10

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, berbentuk botol
(falsk-shapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

No Plate : CS 4 B no.16
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Elphidiononion poeyanum
dOrbigny, 390 fathoms, West
Indie.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentice pada apertural
face, ornamentasi limbate suture.

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


1450 fathoms, South Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Foto

Spirilina decorata Brady, 657


fathoms, Pernambuco, Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
evolute, biconcave, sutura
melengkung, aperture terminal
peripheral crecentic, ornamentasi
smooth.

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, berbentuk botol
(falsk-shapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Bombulina echinata Millett,


Hypotype (USNM 470630) from
V-93, x 150 (p.97). 73,12 m.
northeast Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, berbentuk botol
(falsk-shapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Nonionella Bradii Chapman, 37


fathoms. Papua, Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang trochospiral, sutura jelas,
aperture cresentic dekat peripheral,
ornamentasi smooth dan berpori
halus.

Cangkang trochospiral, biconvex,


berpori kasar, dengan pemukaan
belubang. Cangkang sangat tebal,
terputar, berkisar tiga setengah
putaran, tiga kamar pada putaran
terakhir membesar secara perlahan
namun jelas terpisah. Sutura pada
sisi spiral dan umbilical berbentuk
subradial sampai radial, tertekan.
Umbilicus sempit. Aperture primer
interiomarginal, umbilical, dengan
sudut bukaan sedang, dibatasi oleh
bibir, dengan aperture sutural
sekunder dengan posisi sebaliknya
pada kamar awal.

PLANGTONIK
49

Globigerinoides ruber x

No Plate : CS 4 B no. 17
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


1450 fathoms, South Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
Between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, berbentuk botol (falskshapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

51

Paratrochammina simplissima
Cushman and McCulloch,
Hypotype (USNM 469620) from
V-171, x 300 (p.23). 32 m.
southern Van Diemen Rise.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkangrotaloid, sutura rebah,
aperture loop-shaped pada dasar
apertural face, ornamentasi smooth.

Cangkang trochospiral, biconvex,


berpori kasar, dengan pemukaan
belubang. Cangkang sangat tebal,
terputar, berkisar tiga setengah
putaran, tiga kamar pada putaran
terakhir membesar secara perlahan
namun jelas terpisah. Sutura pada
sisi spiral dan umbilical berbentuk
subradial sampai radial, tertekan.
Umbilicus sempit. Aperture primer

PLANGTONIK
49

Globigerinoides ruber x

Foto

interiomarginal, umbilical, dengan


sudut bukaan sedang, dibatasi oleh
bibir, dengan aperture sutural
sekunder dengan posisi sebaliknya
pada kamar awal.
50

Pulleniatina primalis x 170

Cangkang trochospiral, berpori


halus, permukaan halus, kecuali
untuk daerah granular yang segera
menghadap aperture. Cangkang
subspherical, bekisar sekitar tiga
putaran, terdapat lima kamar pada
putaran terakhir, membesar dengan
ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tibatiba. Umbilicus tertutupi oleh kamar
terakhir. Aperture interiomarginal,
extaumbilical-umbilical, lebar,
dengan sudut rendah disepanjang
dasar kamar terakhir, tidak sampai
periphery, dibatasi oleh bibir hialin.

No Plate : CS 4 B no. 18
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Oridorsalis umbonatus Reuss.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkangrotaloid, sutura tegak,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth dan berpori
halus.

Gyroidina Neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Globulospinella Rudis Reuss,


Hypotype (USNM 470400) from
V-227, x 200 (p.77). 93,23 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar,
terminal aperture circular,

Foto

ornamentasi pustulose.
4

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

14

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, berbentuk botol (falskshapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471578) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Paratype (USNM
470484) from V-171, x 150 (p.84).
32 m. southeast Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

Cangkang trochospiral, berpori


halus, dengan pemukaan belubang.
Cangkang tipis, terputar, berkisar
tiga putaran, secara umum terdapat
lima kamar pada putaran terakhir,
membesar sangat cepat. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical tegak, tertekan.
Umbilicus sempit dan dalam.
Aperture interiomarginal.

PLANGTONIK
49

Globorotalia wilesi P.R.Thompson,


Hypotype (USNM 470695) from
V-293, x 150 (p.184). 1517,24 m.
Timor Trough. South of central
Timor.

No Plate : CS 4 B no.19
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Gyroidinoides laevigatus dOrb, x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang rotaloid, sutura tegak,

Foto

aperture silt like pada apertural face,


ornamentasi smooth.
2

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous hyaline,
cangkang rotaloid, planoconvex,
sutura tegak sampai melengkung,
aperture silt like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Elphidium advenum Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

Cibicides bradyi Trauth, 1900


fathoms, South Atlantic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471460) from
V-69, x 75 (p.163). 43,89 m.
Between Beagle and Bonaparte
Gulf, southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Oridorsalis umbonatus Reuss.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkangrotaloid, sutura tegak,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth dan berpori
halus.

Quadrimorphina laevigata,
Phleger and Parker.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkangtrochospiral, sutura
melengkung, aperture slit-like,
ornamentasi smooth dan berpori
halus.

Cribrononion oceanicus
Cushman, 1933, tropical Pacific,
inlet channels of coastal lagoons,

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura

open estuaries.

melengkung, aperture cribrate pada


peripheral, ornamentasi limbate
suture.

10

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

11

Globulospinella Rudis Reuss,


Hypotype (USNM 470400) from
V-227, x 200 (p.77). 93,23 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar,
terminal aperture circular,
ornamentasi pustulose.

12

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471577) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

Cangkang globular, pada tahap awal


trochospiral, globigerine-like.
Cangkang sangat jelas berpori,
permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir
berbentuk globular menutupi kamarkamar sebelumnya yang semakin
mengecil. Aperture primer
interiomarginal, umbilical pada
tahapan awal, pada area dewasa
dengan beberapa bukaan kecil, yang
menyebar di seluruh dinding pada
kamr terakhir.

PLANGTONIK
9

Orbulina universa

No Plate : CS 4 B no. 20
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Elphidium advenum Cushman, 8


fathoms, Booby Island, Torres
Strait.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute,

Foto

sutura melengkung, aperture cribrate


pada peripheral, ornamentasi
limbate suture dan inflated.
2

Elphidium jenseni Cushman,


Hypotype (USNM 471535) from
V-68, x 150 (p.169). 35,66 m.
southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute,
sutura melengkung, aperture cribrate
pada peripheral, ornamentasi
limbate suture dan inflated.

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Linaresia bikiniensis McCulloch,


Hypotype (USNM 471487) from
V-45, x 250 (p.164). 83,21 m.
southwestern Timor Sea

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung,
aperture crecentic pada apertural
face, ornamentasi smooth dan
berpori halus.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471508) from
sample V-1 x 250 (p.166) above
sea level, near Darwin.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471578) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bulat, terminal aperture
bulat sederhana, ornamentasi
punctate.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Paratype (USNM

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang

470484) from V-171, x 150 (p.84).


32 m. southeast Timor Sea.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

calcareous hyaline, cangkang


berbentuk bundar sampai
pipih,terminal aperture, ornamentasi
pustulose.
1

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bundar sampai
pipih,terminal aperture, ornamentasi
pustulose.

Cangkang trochospiral, berpori


halus, dengan pemukaan belubang.
Cangkang tipis, terputar, berkisar
tiga putaran, secara umum terdapat
lima kamar pada putaran terakhir,
membesar sangat cepat. Sutura pada
sisi spiral hampir radial, tertekan,
pada sisi umbilical tegak, tertekan.
Umbilicus sempit dan dalam.
Aperture interiomarginal.

PLANGTONIK
49

Globorotalia wilesi P.R.Thompson,


Hypotype (USNM 470695) from
V-293, x 150 (p.184). 1517,24 m.
Timor Trough. South of central
Timor.

No Plate : CS 4 B no. 21
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Ammonia beccarii Linne.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura

Foto

Bonaparte Depression, central


Timor Sea.

melengkung, aperture slit like pada


apertural face, ornamentasi smooth.

Elphidium advenum Cushman, 8


fathoms, Booby Island, Torres
Strait.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

Elphidium advenum Cushman,


Hypotype (USNM 471529) from
V-212, x 100 (p.168). 71,63 m.
north of Cape Londonderry,
southern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471508) from
sample V-1 x 250 (p.166) above
sea level, near Darwin.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Gyroidinoides laevigatus dOrb, x


80.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Anomalinoides colligerus
Champman and Parr, Hypotype
(USNM 471445) from V-229, x
150 (p.162). 131,62 m. western
Timor Sea

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura tegak, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

Buccella frigida Cushman, 55


fathoms, Maggelan strait, Antartic.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture loop-shaped
pada apertural face, ornamentasi
smooth.

10

Triloculinella pseudooblonga,
Hypotype (USNM 470080) from
V-2, x 150 (p.57). 19,81 m. Beagle
Gulf, Eastern Timor sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
porselen, cangkang quinqueloquline,
aperture terminal single tooth,

ornamentasi smooth.
11

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, berbentuk botol (falskshapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

12

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

13

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471577) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

No Plate : CS 4 B no.22
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Elphidium advenum Cushman,


Hypotype (USNM 471529) from
V-212, x 100 (p.168). 71,63 m.
north of Cape Londonderry,
southern Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang planispiral involute, sutura
melengkung, aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate
suture dan inflated.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471458) from
V-222, x 100 (p.163). 120,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Heterolepa subhaidingeri Parr,


Hypotype (USNM 471457) from
V-278, x 100 (p.163). 120,65 m.
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, Komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Ammonia beccarii Linne.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura

Foto

tegak, aperture bulat pada apertural


face, ornamentasi smooth.
5

Gyroidina neosoldanii Brotzen,


2050 fathoms, North pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid,
planoconvex, sutura tegak sampai
melengkung, aperture silt like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, berbentuk botol
(falsk-shapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Ammonia tepida Cushman,


Hypotype (USNM 471509) from
sample V-274 at 113,34 m,
Bonaparte Depression, central
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang rotaloid, sutura
tegak, aperture bulat pada apertural
face, ornamentasi smooth.

No Plate : CS 3 no. 1
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Arenoparella mexicana Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Arenoparella mexicana Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Melonis cf. M. pompiloides Fitchtel


and Moll

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaseous,
cangkang planispiral involute,
sutura tegak, aperture crecentic
pada apertural face, ornamentasi
smooth dan berpori kasar.

Foto

Anomalinoides globulosus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471443) from V-363, x 200
(p.162). 204,74 m. Malita Shelf
Valley, northeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,
sutura melengkung, aperture
crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Arenoparella mexicana Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Arenoparella mexicana Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Arenoparella mexicana Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Arenoparella mexicana Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural
face, ornamentasi smooth.

Haplopragmoides wilberti

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaseous,
cangkang planispiral involute,
sutura melengkung, aperture
crecentic pada apertural face,
ornamentasi smooth.

No Plate : CS 3 no.2
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Anomalinoides globulosus
Chapman and Parr, Hypotype
(USNM 471443) from V-363, x

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang trochospiral,

Foto

200 (p.162). 204,74 m. Malita


Shelf Valley, northeast Timor Sea.

sutura melengkung, aperture


crecentice pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Melonis cf. M. pompiloides


Fitchtel and Moll

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaseous,
cangkang planispiral involute, sutura
tegak, aperture crecentic pada
apertural face, ornamentasi smooth
dan berpori kasar.

Arenoparella mexicana Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Pseudoparrella exigua Brady,


Hypotype (USNM 471280) from
V-322, x 250 (p.146). 1891,98 m.
Timor Trough, south of Leti Strait,
between Timor and Leti.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkangrotaloid, sutura
melengkung, aperture silt-like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471578) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

No Plate : CS 3 no.3
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Arenoparella mexicana
Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Arenoparella mexicana
Kornfield.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkang rotaliod, sutura tegak,
aperture slit-like pada apertural face,
ornamentasi smooth.

Foto

Trochammina inflata Montagu,


brackish water, Nortumberland,
Eangland.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang agglutinin,
cangkangtrochospiral, sutura tegak,
aperture slit-like, ornamentasi
smooth.

Pullenia borealis Saidova,


Hypotype (USNM 471410) from
V-339, x 215 (p.160). 130,45 m.
easternmost Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangplanispiral
involute, convex, sutura tegak,
aperture crecentic slit pada apertural
face, ornamentasi smooth dan berpori
halus.

Pullenia borealis Saidova,


Hypotype (USNM 471412) from
V-222, x 200 (p.160). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkangplanispiral
involute, convex, sutura tegak,
aperture crecentic slit pada apertural
face, ornamentasi smooth dan berpori
halus.

Pseudoparrella zhengae Leoblich


and Tappan, Holotype (USNM
383299, as p. pulchra) from V-37,
x 440 (p.146). 103,63 m. western
Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang arenaceous,
cangkangrotaloid, sutura
melengkung, aperture silt-like pada
apertural face, ornamentasi smooth.

Stictogongylus vandiemensis
1
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471578) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

Discorbia condeiana dOrbigny,


Hypotype (USNM 471319) from
V-168, x 150 (p.150). 48,46 m.
southeast Timor Sea.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareoushyaline,
cangkang rotaloid, sutura
melengkung, aperture slit like pada
apertural face, ornamentasi smooth

49

Trochammina inflata Montagu,


brackish water, Northumberland,
Eangland.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang agglutinin,
cangkangtrochospiral, sutura tegak,
aperture slit-like, ornamentasi
smooth.

No Plate : CS 3 no.4
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Trochammina inflata Montagu,


brackish water, Northumberland,
Eangland.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang agglutinin,
cangkangtrochospiral, sutura tegak,
aperture slit-like, ornamentasi
smooth.

Foto

No Plate : CS 1 no.1
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471578) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

Reusoolina stellula Leoblich and


Tappan, n.sp., Paratype (USNM
470440) from V-219, x 200 (p.81).
86,87 m. west of Londonderry
Rise, western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk botol
(falk shaped), terminal aperture
berbentuk bulat sederhana,
ornamentasi pustulose.

Foto

No Plate : CS 1 no.2
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Oolina globosa Montagu, 38-40


fathoms, Bass Strait, Pacific.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk botol
(falk-shaped), terminal aperture
berbentuk bulat sederhana,
ornamentasi smooth.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471577) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

Foto

No Plate : CS 1 no.6
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Favulina hexagona Williamson,


Hypotype (USNM 470493) from
V-325, x 200 (p.86). 1158,95 m.
Leti Strait between Timor and Leti
Island, northeast Timor Trough.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk oval,
terminal aperture berbentuk radiate,
ornamentasi cancellate.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp. Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

Foto

No Plate : CS 1 no.7
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, berbentuk botol
(falsk-shapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471578) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bulat, terminal aperture
bulat sederhana, ornamentasi
punctate.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Paratype (USNM
470484) from V-171, x 150 (p.84).
32 m. southeast Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bundar sampai
pipih,terminal aperture, ornamentasi
pustulose.

Jml

Deskripsi

Foto

No Plate : CS 1 no.8
No.

Nama Foraminifera

Foto

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Paratype (USNM
470484) from V-171, x 150 (p.84).
32 m. southeast Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

Oolina hexagona Williamson,


2425 fathoms, south of Pacific.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar,
terminal aperture berbentuk bulat
sederhana, ornamentasi cabncellate.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471577) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

No Plate : CS 1 no.9
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Reusoolina strangeri Leoblich and


Tappan n.spn, Holotype (USNM
470438) from V-222, x 200 (p.81).
102,37 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkangcalcareous hyaline,
cangkang berbentuk botol (falk
shaped), terminal aperture berbentuk
radiate, ornamentasi smooth.

Conolagena favosopunctata
Brady, Hypotype (USNM 470385)
from V-226, x 193 (p.76). 102,37
m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, berbentuk botol (falskshapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Oolina lineatopunctata Heron


Allen and Earland, Hypotype
(USNM 470503) from V-315, x
200 (p.87). 276,03 m. southern
edge of Timor Trough, northeast
Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk botol
(falk-shaped), terminal aperture
berbentuk bulat sederhana,
ornamentasi pustulose.

Globulospinella rudis Reuss,


Hypotype (USNM 470400) from
V-227, x 200 (p.77). 93,23 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar,
terminal aperture circular,

Foto

ornamentasi pustulose.
5

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp. Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Paratype (USNM
470484) from V-171, x 150 (p.84).
32 m. southeast Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bundar
sampai pipih,terminal aperture,
ornamentasi pustulose.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471577) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous
hyaline, cangkang berbentuk bulat,
terminal aperture bulat sederhana,
ornamentasi punctate.

No Plate : CS 1 no.10
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471578) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bulat, terminal aperture
bulat sederhana, ornamentasi
punctate.

Pygmaeoseistron hispidum (Reuss),


Hypotype (USNM 470401) from
V-272, x 150 (p. 80). 100,54 m.
Bonaparte Depression, central
Timor sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk botol (falk-shaped),
terminal aperture, ornamentasi
pustulose.

Foto

No Plate : CS 1 no.11
No.

Nama Foraminifera

Jml

Deskripsi

Pygmaeoseistron hispidum (Reuss),


Hypotype (USNM 470401) from
V-272, x 150 (p. 80). 100,54 m.
Bonaparte Depression, central

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk botol (falk-shaped),

Foto

Timor sea.

terminal aperture, ornamentasi


pustulose.
Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, berbentuk botol
(falsk-shapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470387) from
V-237, x 150 (p.76). 164,52 m. off
southwest of Roti, northwest Timor
Sea.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp. Holotype (USNM
470483) from V-230, x 75 (p.84).
177,32 m. western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bundar sampai
pipih,terminal aperture, ornamentasi
pustulose.

Stictogongylus vandiemensis
Leoblich and tappan, n.sp.,
Paratype (USNM 471577) from V224, x 300 (p.171). 95,06 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bulat, terminal aperture
bulat sederhana, ornamentasi
punctate.

Uvigerina bradyana Fornasini, 580


fathoms. Ki Island Pacific.

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous,
cangkang elongate, triserial,
aperture terminal, bulat dengan
leher bibir, ornamentasi spines.

Globulospinella Rudis Reuss,


Hypotype (USNM 470400) from
V-227, x 200 (p.77). 93,23 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bundar, terminal aperture
circular, ornamentasi pustulose.

Ramulina confossa Leoblich and


Tappan, n.sp., Paratype (USNM
470484) from V-171, x 150 (p.84).
32 m. southeast Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bundar sampai
pipih,terminal aperture, ornamentasi
pustulose.

Conolagena favosopunctata Brady,


Hypotype (USNM 470385) from
V-226, x 193 (p.76). 102,37 m.
western Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, berbentuk botol
(falsk-shapped), terminal aperture,
ornamentasi cancellate.

Parafissurina basispinata
McCulloch, Hypotype (USNM
470588) from V-293 (p.94).
1517,24 m.Timor Trough, south of
central Timor Sea.

Cangkang monothalamus,
komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, cangkang
berbentuk bundar, biconvex,
aperture bulat sederhana pada
peripheral, ornamentasi spines.

DESKRIPSI FOSIL FORAMINIFERA


5
1

Satuan batugamping kecoklatan


Batugamping Kecoklatan Bagian Atas Stasiun 57

Orbulina universaD

Plate 57 no. 1
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me

Plate 57 no. 2
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 57 no.3
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding

Plate 57 no 4
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding

Foraminifera Bentonik

Pseudolingulina advena MC CUL

Plate 57 no.13
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 314,42 m

Plate 57 no.14
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman : 108,2 m.

Laevindentalina translucent PAR

Plate 57 no.15
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 207,26 m

Bucella frigida CUSHMAN


Plate 57 no.16
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang rotaloid,
Kedalaman 110 m

Pseudonodosaria discreta BARK

Plate 57 no.17
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 207,26 m

Batugamping Kecoklatan Bagian Tengah Stasiun 12

Plate 12 no. 5
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 12 no 2
Cangkang trochospiral sedang hingga tinggi, komposisi dinding cangkang gampingan, dindin

Plate 12 no. 3
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 12 no. 4
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca

Batugamping Kecoklatan Bagian Bawah Stasiun 49

Plate 49 no. 1
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Plate 49 no.2
Cangkang trochispiral, berpori kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang terputar, sekita

Plate 49 no3
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding

Plate 49 no 4
Cangkang trochospiral rendah, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori kasar, kam

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 49 no. 5
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca

Plate 49 no. 7
Cangkang trochospiral, equatorial peripheri lobulate,sumbu peripeheri berbentuk bulat, cang

Plate 49 no. 8
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 49 no 9
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 49 no.10
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d

Plate 49 no. 11
Cangkang planispiral, pada tahap awal trochospiral sangat rendah, kamar sub-globular agak

Plate 49 no.12
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral, biconveks, periphery

Plate 49 no13
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Foraminifera Bentonik

Laevidentalina translucent PAR

Plate 49 no 25
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 207,26 m

Plate 49 no 26
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman : 108,2 m.

Uvigerina bradyana FORNASINI

Plate 49 no 27
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang elongate, triseri
Kedalaman 418, 10 m

Plate 49 no 28
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, berpori halus, cangkang e
Kedalaman 157, 21 m

Nummulites venosus FICHTEL and MOLL


Plate 49 no 29
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang rotaloid,
Kedalaman 131, 62 m

Neoponides bradyi LE CALVES


Plate 49 no 30
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang rotaloid,
Kedalaman 93,27 m

Ammonia tepida CUSHMAN


Plate 49 no31
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang rotaloid,
Kedalaman 35,05 m

6
Satuan batulempung Kecoklatan
Batulempung Batugamping Kecoklatan Bagian Atas Stasiun 94

Plate 94 no.1
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 94 no.2
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Orbulina universaD

Plate 94 no.3
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me

Plate 94 no 4
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 94 no 5
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 94 no 6
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Plate 94 no 7
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Foraminifera Bentonik

Heterolepa subh

Plate 94 no 13
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman 120,65 m

Heterolepa orna

Plate 94 no 14
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman 274,29 m

Neoponides bra

Plate 94 no 15
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman 76,68 m

Lentic

Plate 94 no 16
Cangkang berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi simetris, periferi menyudut dan dilengkap
Kedalaman : 177,32 m

Batulempung Karbonatan Bagian Tengah Stasiun 91


Foraminifera Planktonik

Plate 91no. 1
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding

Orbulina universaD

Plate 91 no. 2
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me

Plate 91 no. 3
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, equatorial periphery lobulate, keel, cangkang berpo

Plate 91 no. 4
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 91 no. 5
Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip

Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Plate 91 no. 6
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d

Plate 91 no. 7
Cangkang trochospiral dari rendah samapi tinggi,equatorial periphery lobulate, dinding cangk

Plate 91 no.8
Cangkang trochospiral menengah sampai tinggi, equatorial periphery lobulate, dinding berpo

Plate 91 no. 9
Cangkang trochospiral rendah hingga sedang. Komposisi dinding cangkang gampingan, teba

Plate 91 no. 10
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Plate 91 no. 11
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 91 no. 12
Cangkang planispiral, pada tahap awal trochospiral sangat rendah, kamar sub-globular agak

Plate 91 no. 25
Cangkah trochospiral rendah sampai tinggi, dinding cangkang tebal, dinding cangkang berpo

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 91 no. 26
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca

Plate 91 no. 27
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 91 no. 28
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Foraminifera Bentonik

Spiroluoculina corrugata CUSHMAN and

Plate 91 no. 13
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous porselen, cangkang bilocul
Kedalaman 292,48 m

Heterolepa subhaidingeri PARR

Plate 91 no. 14
Cangkang polythalamus, Komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang rotaloid, sutura m
Kedalaman : 120,65 m.

Laevidentalina translucent PARR

Plate 91 no. 15
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 207,20 m

Plate 91 no. 16
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 273,63 m

Batulempung Karbonatan Bagian Bawah Stasiun 76

Plate 76 no.1
Cangkang trochospiral, biconveks tidak rata, equatorial periphery lobulate, sumbu periphery

Plate 76 no.2
Cangkang trochospiral menengah sampai tinggi, equatorial periphery lobulate, dinding berpo

Plate 76 no.3
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 76 no.4
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Plate 76 no.5
Cangkang trochospiral rendah, equatorial periphery lobulate keculai pada bagian terakhir,per

Plate 76 no.6
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Plate 76 no.7
Cangkang trochispiral, berpori kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang terputar, sekita

Plate 76 no.8
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 76 no.9
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Plate 76 no.10
Cangkang trochospiral, equatorial periphery bilobate, sumbu periphery membundar, cangkan

Plate 76 no.11
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral, biconveks, periphery

Plate 76 no.25
Cangkang trochospiral, equatorial periphery lobulate, cangkang berpori, disusun oleh tiga pu
Umur : N.8 N.9(Postuma, 1971).

Plate 76 no.26
Cangkang trochospiral, equatorial periphery lobulate, cangkang berpori, kamar spherical, per

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 76 no.26
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca

Plate 76 no 27
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Foraminifera Bentonik

Angulogerina angulosa WILLIAMSON

Plate 76 no.13
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous Kamar-kamar tersusun unis
Kedalaman 102,37 m

Heterolepa subh

Plate 76 no.14
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman 120,65 m

Heterolepa orna

Plate 76 no.15
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman 274,29 m

Quinqueloculina tropicalis CUSHMAN

Plate 76 no.16
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous porselen, cangkang quinque
Kedalaman 102,37 m

Bolivina nitida BRADY

Plate 76 no.17
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate
Kedalaman 310 m

7
1

Satuan batugamping Putih


Batugamping Putih Bagian Atas Stasiun 43

Plate 43 no 1
Cangkang bilobate, dinding berpori, kamar spherical, kamar terakhir menutupi seluruh atau

Plate 43 no.2
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d

Plate 43 no.3
Cangkang trochospiral, biconveks tidak rata, equatorial periphery lobulate, sumbu periphery

Plate 43 no. 4
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 43 no. 5
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, kamar menekan dengan kuat, lima sampai

Plate 43 no.6
Cangkang trochispiral, berpori kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang terputar, sekita

Plate 43 no.7
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Plate 43 no.8
Cangkang trochospiral rendah, equatorial periphery lobulate, kecuali pada bagian akhir cang

Plate 43 no 9
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 43 no 10
Cangkang trochospiral sangat rendah, tertekan, dengan kell tipis. Komposisi dinding cangkan

Plate 43 no 11
Cangkang trochospiral rendah, equatorial periphery lobulate, cangkang sangat berpori, perm

Plate 43 no. 12
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Foraminifera Bentonik

Pileolina wie

Plate 43 no 13
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang planispiral evolu
Kedalaman 56 m

Plate 43 no 14
Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareouse hyaline, trochospiral. Cang
Kedalaman :164,52 m.

Bolivinella translucent PLHEGER and F.L PARKER

Plate 43 no 15
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang elongate biseria
Kedalaman : 91,40 m.

Plate 43 no 16
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, berpori halus, cangkang e
Kedalaman : 159,04 m.

Batugamping Putih Bagian Tengah Stasiun 35

Orbulina universaD O

Plate 35 no.1
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me

Plate 35 no.2
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Plate 35 no3
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 35 no.4
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 35 no. 5
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 35 no. 6
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Plate 35 no. 7
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 35 no. 8
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca

Plate 35 no. 9
Cangkang trochospiral rendah, spiral side pada umumnya flat, putan kamr dalam kadang-kad

Plate 35 no.10
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d

Plate 35 no.11
Cangkang trochospiral, equatorial periphery lobulate, cangkang berpori, kamar spherical, per

Foraminifera Bentonik

Ammonia tepidaCUSHMAN
Plate 35 no.13
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang rotaloid,
Kedalaman 35,05 m

Anomalinoides globolusus CHAPMAN and PAR

Plate 35 no.14
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang trochosp
Kedalaman 31,08 m

Neoponides bra

Plate 35 no.15
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman 93,27 m

Heterolepa subh

Plate 35 no 16
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman 120, 65 m

Plate 35 no 17
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman : 108,2 m.

Batugamping kecoklatan Bagian Bawah Stasiun 38

Plate 38 no1
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding

Plate 38 no 2
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 38 no 3
Cangkang trochospiral rendah, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori kasar, kam

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 38 no 4
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca

Plate 38 no.5
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Plate 38 no. 6
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 38 no.7
Cangkang trochospiral, equatorial periphery lobulate, cangkang berpori, kamar spherical, per

Plate 38 no. 8
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, kamar menekan dengan kuat, lima sampai

Plate 38 no. 9
Cangkang trochospiral sedang hingga tinggi, komposisi dinding cangkang gampingan, dindin

Plate 38 no.10
Cangkang trochospiral, equatorial peripheri lobulate,sumbu peripeheri berbentuk bulat, cang

Plate 38 no.11
Cangkang trochospiral, biconveks tidak rata, equatorial periphery lobulate, sumbu periphery

Plate 38 no.12
Cangkang trochispiral, berpori kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang terputar, sekita

Plate 38 no. 13
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 38 no. 14
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 38 no. 15
Cangkang planispiral, pada tahap awal trochospiral sangat rendah, kamar sub-globular agak

Foraminifera Bentonik

Plate 38 no 25
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, berpori halus, cangkang e
Kedalaman 157, 21 m

Furse

Plate 38 no. 26
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate
Kedalaman 271,27 m

Angulogerina angulosa WILLIAMSON

Plate 38 no. 27
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous Kamar-kamar tersusun unis
Kedalaman 162,37 m

Plate 38 no. 28
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 86,87 m

Plate 38 no. 29
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman : 108,2 m.

Plate 38 no. 30
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman : 108,2 m.

Satuan batulempung
4.1 Batulempung Bagian Atas Stasiun 30

Plate 30 no. 1
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 30 no. 2
Cangkang trochospiral rendah hingga sedang. Komposisi dinding cangkang gampingan, teba

Plate 30 no3
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 30 no.4
Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip

Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Plate 30 no.5
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Plate 30 no.6
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki
Umur : N.17 N.23

Plate 30 no. 7
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 30 no. 8
Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Plate 30 no.9
Cangkang trochospiral sangat rendah. Komposisi dinding cangkang gampingan, cangkang be

Foraminifera Bentonik

Heterolepa subh

Plate 30 no 13
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman : 120,65 m.

Elphidium indicum LINNE

Plate 30 no 14
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang planispiral involu
Kedalaman 28,04 m

Batulempung Bagian Tengah Stasiun 28

Plate 28 no1
Cangkang trochospiral rendah, spiral side pada umumnya flat, putan kamr dalam kadang-kad

Plate 28 no.2
Cangkang trochispiral, berpori kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang terputar, sekita

Plate 28 no.3
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d

Plate 28 no.4
Komposisi dinding cangkang calcareous, bentuk cangkang trochospiral sangat rendah, bagian

Plate 28 no.5
Cangkang trochospiral rendah, equatorial periphery lobulate, kamar dimulai dari spherical sa

Plate 28 no.6
Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Plate 28 no.7
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 28 no 8
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 31 no.4
Cangkang trochospiral, biconveks, equatorial peripheral membulat, dinding berpori, kamar sp

Plate 28 no. 10
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 28 no11
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 28 no 12
Cangkang bilobate, dinding berpori, kamar spherical, kamar terakhir menutupi seluruh atau

Foraminifera Bentonik

Plate 28 no13
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman : 108,2 m.

Plate 28 no14
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang planispiral involu
Kedalaman 130,45 m

Cassidelina complata EGGER

Plate 28 no15
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate
Kedalaman 95,06 m

Ammonia tepida CUSHMAN


Plate 28 no16
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang rotaloid,
Kedalaman 35,05 m

Plate 28 no17
Cangkang berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi simetris, periferi menyudut dan dilengkap
Kedalaman : 207,26 m

Batulempung Karbonatan Bagian Bawah Stasiun 31

Plate 31 no1
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 31 no. 2
Cangkang trochospiral rendah, dinding cangkang berpori halus, tersusun oleh 3,5 - 4 putaran

Plate 31 no.3
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d

Plate 31 no.4
Cangkang trochospiral, biconveks, equatorial peripheral membulat, dinding berpori, kamar sp

Plate 31 no5
Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Plate 31 no6
Cangkang trochospiral rendah, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori kasar, kam

Plate 31 no.7
Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Plate 31 no.8
Cangkang trochispiral, berpori kasar, dengan pemukaan belubang. Cangkang terputar, sekita

Foraminifera Bentonik

Bolivina nitida BRADY

Plate 31 no.13
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate
Kedalaman 310 m

Pseudolingulina advena MC CUL

Plate 31 no.14
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 314,42 m

Heterolepa orna

Plate 31 no.15
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman 274,29 m

Plate 31 no.16
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 207,26 m

Angulogerina angulosa WILIAMS

Plate 31 no.17
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman 102,37 m

Ammonia tepida CUSHMAN


Plate 31 no 18
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang rotaloid,
Kedalaman 35,05 m

Plate 31 no19
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu
Kedalaman : 108,2 m.

Plate 31 no.20
Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, mengkellap, berpo
Kedalaman

: 150 m

Bolivinellina translucent PHLEGER and F.L PARKER


Plate 31 no.21

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman 92,40 m

Foto Fosil
Amphistegina lessonii DORBIGNY

Deskripsi
Cangkang uniserial terputar pada satu bidang
(planispiral), bikonveks. Dinding cangkang hyalin.
Sutura tegas melengkung ke arah periphery. Terdapat
ornamentasi disekitar sutura.

Lenticulina / Robulus sp.

Cangkang involute coil, sutura jelas, aperture berada


di ujung kamar terakhir dan seperti membentuk
sudut. Kamar kamar akhir membesar merata, sutura
menebal kearah periphery. Dinding hyaline dan
permukaan halus dan perforate kasar.

Lenticulina submamilligera CUSHMAN

Cibicides praecintus KARRER

Cangkang uniserial terputar, involute, kamar


terdahulu tertutup oleh kamar kamar setelahnya.
apertur berada pada ujung cangkang yang
mengerucut. Periphery acute. Dinding cangkang
halus dan glossy.

Cangkang biconvex, sisi spiral evolute, dan sisi

umbilical lebih sedikit convex dari involute, kamar


trochospiral dengan tiga putaran. Cangkang berpori
halus, permukaan halus.
7

Operculina ammonoides GRONOVIUS

Cangkang trochospiral, bikonveks, periphery


memiliki keel yang rendah, di atas umbilicus terdapat
tonjolan yang tidak mencolok.

Elphidium vitreum COLLINS

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang planisprial involute.
Sutura melengkung. Aperture cribrate pada
peripheral, ornamentasi limbate suture.

Fissurina quadrata WILLIAMSON

Cangkang monothalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang bikonveks
pipih, aperture terminal. Ornamentasi smooth.

21

Globorotalia menardii cultrata


DORBIGNY

10

Globigerinoides trilobus immaturus


LeROY

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral axial
lancip dengan pronounced keel. Dinding berpori
halus, permukaan cangkang awalnya rugose di sekitar
tepi, setelahnya permukaan halus. Kamar tertekan
kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7 kamar dari
putaran terakhir membesar teratur. Sutura pada sisi
spiral sangat melengkung.

Cangkang trochospiral, biconvex tak imbang,


peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat

melebar. Dinding berpori, permukaan berlubang.


Kamar spherical, terdiri dari tiga setengah putaran,
tiga kamar pada putaran terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral agak melengkung, tertekan.

11

Orbulina universa DORBIGNY

13

Cangkang globular, stage awal trochospiral, mirip


globigerine. Dinding perforate, permukaan berlubang
(pitted) merata. Kamar spherical, kamar terakhir
globular dan menutup seluruh kamar sebelumnya.

Sphaeroidinellopsis disjuncta FINLAY

14

Globorotalia pseudomiocenica BOLLI &


BERMUDEZ

18

Neogloboquadrina dutertrei dutertrei


DORBIGNY

Kamar trochospiral rendah, padat. Peripheral equator


sedikit lobulate, peripheral axial buat. Dinding
berpori kasar, permukaan halus dan seperti kaca.
Kamar subglobular sampai radial elongate.

Cangkang trochospiral sangat rendah, sisi spiral


hampir datar, sisi umbilik sangat konveks, periphery
equator hampir circular pada kamar awal kemudian
lobulate. Axial periphery sangat tajam. Dinding
cangkang berpori halus. Kamar angular, 6 - 7 kamar
terakhir membesar perlahan. Sutura pada sisi umbilik
melengkung luas,

Cangkang trochospiral medium sampai rendah.


Peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat

melebar dengan tepi dorso-peripheral. Dinding


berpori, permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir tertekan
lateral, terdiri dari tiga setengah sampai empat
putaran, 4 5 kamar terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral sedikit melengkung sampai
radial, tertekan

19

Nodosaria radicula var. glanduliniformis


DERVIEUX

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline. Memiliki leher,
terdidi dari beberapa barus kamar.

Lenticulina calcar LINNE

10

Bulimina sp. nov

12

Aphicoryna scalaris BATSCH

Cangkang uniserial terputar, involute, kamar


terdahulu tertutup oleh kamar kamar setelahnya.
apertur berada pada ujung cangkang yang
mengerucut. Periphery acute. Dinding cangkang
halus dan glossy.

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding


cangkang calcareous berpori halus, cangkang
elongate triserial-uniserial atau oval, kamar
membesar perlahan, sutura tertekan, aperture
terminal.

Memanjang dengan dasar membulat, kamar awal

memampat dan secara spasial bergulung, 2-3


kamar dewasa, globuse, uniserial dan seperti garis
lurus (rectilinear). Sutura bersih, tertekan,
horizontal, kadang membilas dan miring pada
tahap awal. Dinding bertekstur radiate, lamellar.
Ornamen dengan costae membujur.

23

Dentalina farcimen SOLDANI

Cangkang uniserial,agak curilinier. Terlihat kamar


kamar dengan sutura seperti leher, yang tegak lurus
arah cangkang yang memanjang. Aperture
membundar di ujung kamar terakhir.

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, kamar awal trochospiral, mirip


globigerine. Dinding calcareous hyaline,
permukaan berlubang (pitted) merata. Kamar
spherical, kamar terakhir globular dan menutup
seluruh kamar terdahulu.

Orbulina bilobata DORBIGNY

Cangkang bilobate, kamar awal trochospiral.


Dinding berpori, permukaan berlubang (pitted).
Kamar spherical.

24

Globorotalia plesiotumida BLOW &


BANNER

Cangkang trochospiral sangat rendah, bikonveks,


periphery memiliki keel, kamar menenkang dengan

kuat, terdiri dari tiga putaran, 5-7 kamar pada


putaran terakhir. Sutura pada bagian dorsal spiral
melengkung rendah, memiliki umbilical yang
tinggi dan menunjuk pada kamar.

Globorotalia menardii cultrata


DORBIGNY

Globorotalia menardii cultrata


DORBIGNY

Hastigerina siphonefera DORBIGNY

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya
rugose di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus.
Kamar tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7
kamar dari putaran terakhir membesar teratur.
Sutura pada sisi spiral sangat melengkung. Pada
sisi umbilical radial sampai sedikit melengkung,
tertekan.
Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,
tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya
rugose di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus.
Kamar tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7
kamar dari putaran terakhir membesar teratur.
Sutura pada sisi spiral sangat melengkung.

Bentuk planispiral, coiled, involute. Empat sampai


lima kamar terakhir membesar cepat.apertur
interiomarginal dan erkstra umbilical.

20

Dorothia bradyana CUSHMAN

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang biserial, aperture
terminal, ornamentasi smooth.

Bulimina sp. nov

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding

cangkang calcareous berpori halus, cangkang


elongate triserial-uniserial atau oval, kamar
membesar perlahan, sutura tertekan, aperture
terminal.

Uvigerina schwageri BRADY

Cangkang polythalamus. Dinding cangkang


calcareous hyaline. Cangkang bulat lonjong,
kamar-kamar mengembang tersusun triserial
terputar, perbesaran cepat, hiasan berupa
pematang-pematang tinggi, tidak terputus oleh
sutura. Jenis aperture terminal.

Martinottiella nodulosa CUSHMAN

Cangkang involute coil. Komposisi dinding


cangkang calcareous. Permukaan dindingnya
kasar. Aperture berpori dan tegak lurus sutura.

Dentalina farcimen SOLDANI

Cangkang uniserial,agak curilinier. Terlihat kamar


kamar dengan sutura seperti leher, yang tegak
lurus arah cangkang yang memanjang. Aperture
membundar di ujung kamar terakhir,cangkang
uniserial elongate, kamar dengan sutura seperti
leher, sutura tegak, aperture terminal, ornamentasi
smooth.
.

Dentalina advena CUSHMAN


Cangkang polythalamus. Komposisi dinding
cangkang calcareoushyaline , cangkang uniserial
elongate, kamar dengan sutura seperti leher, sutura
tegak, aperture terminal, ornamentasi smooth.

10

Lenticulina Formosa CUSHMAN

Cangkang uniserial terputar, involute, kamar


terdahulu tertutup oleh kamar kamar setelahnya.
apertur berada pada ujung cangkang yang
mengerucut. Periphery acute. Dinding cangkang
halus dan glossy.

11

Cibicides praecinctus KARRER

12

Globigerinoides trilobus sacculifer BRADY

13

Cangkang uniserial yang terputar jenis rotaloid


test. Sutura tampak jelas dan melengkung. Dinding
cangkang tampak kilap. Cangkang menggembung
di bagian tengah dan menipis serta melancip di
bagian peripheral.

Cangkang trochospiral, biconvex yang unik,


periphery equator lobulate, periphery axial
membundar luas. Dinding cangkang perforate,
permukaan pitted. Kamar spherical tersusun dari
tiga setengah putaran, tiga kamar akhir dari
putaran terakhir membesar cepat.

Globorotalia humerosa humerosa


TAKAYAGI & SAITO

Cangkang trochospiral sangat rendah. Dinding


cangkang berpori. Kamar sub-inflated tertekan
secara lateral, tersusun oleh tiga sampai tiga
setengah putaran. Enam sampai tujuh kamar pada
putaran terakhir. Aperture interomarginal.

Globoquadrina altispira altispira


CRUSHMAN & JARVIS

Cangkang trochospiral medium sampai rendah.


Peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat

14

melebar dengan tepi dorso-peripheral. Dinding


berpori, permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir tertekan
lateral, terdiri dari tiga setengah sampai empat
putaran, 4 5 kamar terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral sedikit melengkung sampai
radial, tertekan. Pada sisi umbilicus radial,
tertekan.

16

Globorotalia pseudopima BLOW

Kamar trochospiral sangat rendah. Peripheral


equator agak lobulate, peripheral axial rounded.
Dinding berpori kasar, permukaan cangkang
awalnya rugose, setelahnya permukaan pitted.
Kamar spherical, tersusun dari tiga putaran, empat
sampai lima kamar dari putaran terakhir membesar
cepat.

Globorotalia tumida flexuosa KOCH

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang calcareous perforate, permukaan
dinding non-corticated (ornamented wall), jumlah
aperture satu yaitu aperture primer. Letak aperture
extraumbilikal, mempunyai keel. Terdapat 4-5
kamar terakhir pada akhir putaran.

Globigerinoides sacculiferus BRADY

Cangkang trochospiral biconvex. Dinding


cangkang berpori. Jumlah kamar tiga sampai
empat kamar pada putaran terakhir. Sutura pada
posisi spiral berbentuk melengkung dan tertekan.
Aperture interiomarginal.

17

19

20

Globigerinoides quadrilobatus DORBIGNY

Cangkang trochospiral, empat kamar terakhir


membesar cepat, periphery equator lobulate,
periphery axial membundar luas, dinding
perforate.

21

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, stage awal trochospiral, mirip

globigerine. Dinding perforate, permukaan


berlubang (pitted) merata. Kamar spherical, kamar
terakhir globular dan menutup seluruh kamar
sebelumnya.

23

Globigerinoides trilobus immaturus LEROY

26

Globorotalia menardii cultrata DORBIGNY

27

Globorotalia pseudomiocenica BOLLI &


BERMUDEZ

28

Globorotalia menardii menardii PARKER,


JONES & BRADY

29

Globorotalia merotumida BANNER &

Cangkang trochospiral, biconvex tak imbang,


peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar. Dinding berpori, permukaan berlubang.
Kamar spherical, terdiri dari tiga setengah putaran,
tiga kamar pada putaran terakhir membesar
sedang. Sutura pada sisi spiral agak melengkung,
tertekan. Pada sisi umbilik radial, tertekan.

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya
rugose di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus.
Kamar tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7
kamar dari putaran terakhir membesar teratur.
Kamar trochospiral sangat rendah, sisi spiral
hampir datar, sisi umbilik sangat konveks,
periphery equator hampir circular pada kamar awal
kemudian lobulate. Axial periphery sangat tajam.
Dinding cangkang berpori halus. Kamar angular, 6
- 7 kamar terakhir membesar perlahan.

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator agak lobulate,
peripheral axial acute (menyudut lancip) dengan
psudo-keel yang jelas. Dinding berpori sangat
halus, permukaan licin. Kamar tertekan kuat,
tersusun dari tiga putaran, 5 6 kamar dari putaran
terakhir membesar cepat. Sutura pada sisi spiral
melengkung kuat, flush sampai agak membesar.
Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex unik,

BLOW

30

Globorotalia menardii menardii PARKER,


JONES & BRADY

32

Globorotalia menardii A BOLLI

36

Pseudorotalia schroeteriana PARKER &


JONES

tertekan. Peripheral equator sedikit lobulate,


peripheral axial lancip dengan keel. Dinding
berpori halus, hampir seluruh bagian permukaan
halus, namun granule berkembang pada area di
kamar kamar yang menghadap langsung pada
aperture. Kamar tertekan, tersusun dari tiga
putaran, 5 6 kamar membesar teratur.
Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,
tertekan. Peripheral equator agak lobulate,
peripheral axial acute (menyudut lancip) dengan
psudo-keel yang jelas. Dinding berpori sangat
halus, permukaan licin. Kamar tertekan kuat,
tersusun dari tiga putaran, 5 6 kamar dari putaran
terakhir membesar cepat. Sutura pada sisi spiral
melengkung kuat, flush sampai agak membesar.
Pada sisi umbilik radial sampai sidikit
melengkung, tertekan.
Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,
tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya
rugose di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus.
Kamar tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7
kamar dari putaran terakhir membesar teratur.
Sutura pada sisi spiral sangat melengkung. Pada
sisi umbilical radial sampai sedikit melengkung,
tertekan.

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, bikonveks, Trochospiral.
Terdapat delapan sampai Sembilan kamar terakhir.
Sutura tegak. Aperture interomarginal.
Ornamentasi limbate suture.

Robulus thalmanni HESSLAND

Cangkang involute coil, sutura jelas dan

melengkung, aperture berada di ujung kamar


terakhir dan melengkung. Cangkang uniserial
terputar, kamar di putaran akhir membesar dan
menutupi kamar terdahulu.

Bolivina subtenuis CUSHMAN

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate
biserial. Aperture terminal, memanjang sutura
melengkung ke arah belakang, tertekan.

Parafrondicularia helenae CHAPMAN

Cangkang polythalamus, komposisis dinding


cangkang calcareous hyline, cangkang elongate
biserial, aperture terminal, sutura melengkung ke
arah belakang.

Discopulvinulina bertheloti CUSHMAN

Kamar terputar dan membesar teratur pada putaran


terakhir. Sutura pada sisi umbilik melengkung
kuat.
Sisi umbilikus hampir datar. Dinding cangkang
perforate.

13

Trochammina nitida BRADY

14

Cangkang terputar evolute. Pada putaran terakhir


perubahan drastis pada ukuran kamar yang jauh
lebih besar dibandingkan kamar putaran
sebelumnya. Kamar kamar pada putaran terakhir
membesar perlahan. Sutura terlihat jelas. Dan
sutura terlihat melengkung hampir radial.

Bolivina nitida BRADY

Cangkang biserial, terlihat lima sutura, kamar


kamar akhir membesar dan pada ujung kamar
terakhir terdapat aperture elips yang memanjang,
melebar seperti tertekan.

16

Bolivina spathulata WILLIAMSON

Cangkang biserial, tersusun kamar kamar yang


membesar teratur, bentuk kamar meruncing ke
dalam, begitu juga dengan sutura yang
melengkung ke arah dalam. Di ujung kamar
terakhir terdapat apertur elips memanjang, melebar
seperti tertekan.

Euvigerina peregrina CUSHMAN

Cangakang elongate, fusiform, periphery lobulate,


dengan ujung membundar. Kamar banyak, terputar
triserial dalam 3 putaran, membesar teratur; sutura
jelas, agak tertekan. Dinding berpori halus, dan
ber-ornamentasi platy, longitudinal costae, 6 8
setiap kamar, discontinuous sepanjang sutura.
Apertur berleher dengan bibir reverted.

Bulimina costata DORBIGNY

Cangkang kecil, outline-nya conical, meruncing


dari bagian terluas di tengah cangkang hingga
ujung. Kamar jelas, tersusun 5 coils, inflated,
membesar cepat, coil saling menggantung ssatu
sama lain. Dinding kecuali kamar terakhir berornamentasi longitudinal costae, kamar terakhir
halus, berpori halus, kamar costated berpori kasar.
Apertur loop-shaped.

Amphirocoryna scalaris BATSCH

Memanjang dengan dasar membulat, kamar awal

25

26

27

memampat dan secara spasial bergulung, 2-3


kamar dewasa, globuse, uniserial dan seperti garis
lurus (rectilinear). Sutura bersih, tertekan,
horizontal, kadang membilas dan miring pada
tahap awal. Dinding bertekstur radiate, lamellar.
Ornamen dengan costae membujur.

28

Pulleniatina obliquiloculata PARKER &


JONES

Morfologi dinding test hyaline, bentuk test


pherical, bentuk kamar, globural, susunan kamar
trochospiral. Aperture terbuka memanjang dari
umbilicus ke arah dorsal dan terletak di dasar
aperture-face

Globigerinoides trilobus sacculifer BRADY

Orbulina bilobata DORBIGNY

Cangkang trochospiral, biconvex yang unik,


periphery equator lobulate, periphery axial
membundar luas. Dinding cangkang perforate,
permukaan pitted. Kamar spherical tersusun dari
tiga setengah putaran, tiga kamar akhir dari
putaran terakhir membesar cepat. Sutura pada sisi
spiral agak melengkung, tertekan.

Cangkang bilobate, kamar awal trochospiral.


Dinding berpori, permukaan berlubang (pitted).
Kamar spherical.

Pulleniatina finalis BANNER & BLOW

Globigerinoides obliquus extremus BOLLI &

Cangkang awalnya trochospiral menjadi


streptospiral saat dewasa, bikonveks. Komposisi
dinding cangkang calcareous imperforate
(porselen). Dinding cangkang corticated. Jumlah
aperture satu yaitu aperture primer. Letak aperture
di dasar kamar. Umbilicus relative besar.

Cangkang trochospiral, sisi equatorial lobulate

BERMUDEZ

jelas tampak sumbu membulat. Dinding cangkang


berpori. Tersusun atas empat putaran dengan
pertambahan ukuran semakin cepat. Sutura agak
melengkung pada sisi spiral. Aperture
interomarginal.

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, stage awal trochospiral, mirip


globigerine. Dinding perforate, permukaan
berlubang (pitted) merata. Kamar spherical, kamar
terakhir globular dan menutup seluruh kamar
sebelumnya.

Neogloboquadrina dutertrei dutertrei


DORBIGNY

Cangkang trochospiral medium sampai rendah.


Peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar dengan tepi dorso-peripheral. Dinding
berpori, permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir tertekan
lateral, terdiri dari tiga setengah sampai empat
putaran, 4 5 kamar terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral sedikit melengkung sampai
radial, tertekan. Pada sisi umbilicus radial, tertekan

Globoquadrina altispira altispira


CRUSHMAN & JARVIS

Cangkang trochospiral medium sampai rendah.


Peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar dengan tepi dorso-peripheral. Dinding
berpori, permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir tertekan
lateral, terdiri dari tiga setengah sampai empat
putaran, 4 5 kamar terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral sedikit melengkung sampai
radial, tertekan. Pada sisi umbilicus radial,
tertekan.

Globorotalia obesa BOLLI

Cangkang trochospiral rendah, peripheral equator

10

11

18

12

lobulate, peripheral axial bulat. Dinding berpori


kasar, permukaan berlubang, umumnya empat
kamar terlihat pada putaran akhir dan membesar
pesat dalam ukuran.
19

Globorotalia humerosa humerosa


TAKAYAGI & SAITO

Cangkang trochospiral sangat rendah. Dinding


cangkang berpori. Kamar sub-inflated tertekan
secara lateral, tersusun oleh tiga sampai tiga
setengah putaran. Enam sampai tujuh kamar pada
putaran terakhir. Aperture interomarginal.

Globorotalia pseudopima BLOW

Kamar trochospiral sangat rendah. Peripheral


equator agak lobulate, peripheral axial rounded.
Dinding berpori kasar, permukaan cangkang
awalnya rugose, setelahnya permukaan pitted.
Kamar spherical, tersusun dari tiga putaran, empat
sampai lima kamar dari putaran terakhir membesar
cepat.

Globoquadrina dehiscens CHAPMAN,PARR


& COLLINS

Cangkang trochospiral rendah, sisi spiral datar, sisi


umbilical terconvex kuat, periphery equator agak
lobulate, subquadrate. Axial periphery membundar
luas. Kamar awal spherical, kamar kamar terakhir
tertekan kuat secara lateral dengan subrounded
angular shoulder.

20

21

23

Globorotalia menardii cultrata DORBIGNY

29

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya
rugose di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus.
Kamar tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7
kamar dari putaran terakhir membesar teratur.
Sutura pada sisi spiral sangat melengkung. Pada
sisi umbilical radial sampai sedikit melengkung,
tertekan.

Globorotalia menardii A BOLLI

30

Globorotalia plesiotumida BANNER &


BLOW

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya
rugose di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus.
Kamar tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7
kamar dari putaran terakhir membesar teratur.
Sutura pada sisi spiral sangat melengkung. Pada
sisi umbilical radial sampai sedikit melengkung,
tertekan.
Cangkang trochospiral sangat rendah, bikonveks,
periphery memiliki keel, kamar menenkang dengan
kuat, terdiri dari tiga putaran, 5-7 kamar pada
putaran terakhir. Sutura pada bagian dorsal spiral
melengkung rendah, memiliki umbilical yang
tinggi dan menunjuk pada kamar.

32

Globorotalia merotumida BANNER &


BLOW

33

Globorotalia exilis BLOW

38

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex unik,


tertekan. Peripheral equator sedikit lobulate,
peripheral axial lancip dengan keel. Dinding
berpori halus, hampir seluruh bagian permukaan
halus, namun granule berkembang pada area di
kamar kamar yang menghadap langsung pada
aperture. Kamar tertekan, tersusun dari tiga
putaran, 5 6 kamar membesar teratur. Sutura
pada sisi spiral melengkung, tertekan. Pada sisi
umbilik radial sampai sedikit melengkung, tertekan
pendek.
Kamar trochospiral rendah, bikonveks, tertekan.
Peripheral equator sedikit lobulate. Dinding
berpori halus, hamper seluruh bagian permukaan
halus. Kamar tertekan, lima sampai enam kamar
pada putaran terakhir. Sutura pada sisi spiral
melengkung.

Lagena laevis MONTAGU

Cangkang berbentuk botol / bulat (flask-shaped),


komposisi dinding cangkang hyaline, memiliki
leher (neck), aperture terminal, radiate.

Bulimina striata DORBIGNY var. Mexicana


CUSHMAN

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding


cangkang calcareous berpori halus, cangkang
elongate triserial-uniserial atau oval, kamar
membesar perlahan, sutura tertekan, aperture
terminal.

10

Bulimina costata DORBIGNY

Cangkang kecil, outline-nya conical, meruncing


dari bagian terluas di tengah cangkang hingga
ujung. Kamar jelas, tersusun 5 coils, inflated,
membesar cepat, coil saling menggantung ssatu
sama lain. Dinding kecuali kamar terakhir berornamentasi longitudinal costae, kamar terakhir
halus, berpori halus, kamar costated berpori kasar.
Apertur loop-shaped.

12

Streblus batavus HOFKER

Cangkang uniserial yang terputar jenis rotaloid


test. Sutura tampak jelas. Dinding cangkang

berlubang lubang (pitted). Kamar kamar


membesar teratur dan pada ujung kamar terkakhir
terdapat apertur.

16

Gaudryina (Pseudogaudryina) sp. nov

Cangkang involute coil. Komposisi dinding


cangkang calcareous . Permukaan dindingnya
kasar. Aperture berpori dan tegak lurus sutura.

23

Planularia magnifica THALMANN

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline. Cangkang berbentuk
lonjong dengan beberapa kamar yang terlihat jelas
serta sutura agak melengkung dan membentuk
galengan (ridge), tersusun atas kamar-kamar yang
tersusun secara uniserial, apertur terletak di ujung
kamar terakhir yang meruncing dan terdapat leher
kecil.

24

Planulina bradii TOLMACHOFF

Cangkang trochospiral, terdapat keel. Komposisi


dinding cangkang calcareouse hyaline, tersusun
atas tiga putaran, 8-12 kamar pada putaran
terakhir, sutura melengkung dan mengkait ke arah
belakang; apertur berbentuk bulan sabit pada dasar
muka apertur, periferal. Ornamentasi limbate
suture.

25

Planulina wuellerstorfi SCHWAGER

Cangkang terputar pada satu bidang. Komposisi


dinding cangkang hyalin. Permukaan dinding
berpori halus. Tipe apertur open end of tube Kamar
membesar sangat perlahan, sutura jelas dan
melengkung ke satu arah seperti membentuk pola
radial.

29

Parafrondicullaria helenae CHAPMAN

Cangkang polythalamus, komposisis dinding


cangkang calcareous hyline, cangkang elongate
biserial, aperture terminal, sutura melengkung ke
arah belakang.

33

Uvigerina canariensis DORBIGNY

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang elongate, triserial,
aperture terminal, bulat dengan leher bibir.

42

Amphicoryna scalaris BATSCH

Memanjang dengan dasar membulat, kamar awal


memampat dan secara spasial bergulung, 2-3
kamar dewasa, globuse, uniserial dan seperti garis
lurus (rectilinear). Sutura bersih, tertekan,
horizontal, kadang membilas dan miring pada
tahap awal. Dinding bertekstur radiate, lamellar.
Ornamen dengan costae membujur.

Globorotalia menardii menardii PARKER,


JONES & BRADY

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator agak lobulate,
peripheral axial acute (menyudut lancip) dengan
psudo-keel yang jelas. Dinding berpori sangat
halus, permukaan licin. Kamar tertekan kuat,
tersusun dari tiga putaran, 5 6 kamar dari putaran
terakhir membesar cepat. Sutura pada sisi spiral
melengkung kuat, flush sampai agak membesar.

43

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, stage awal trochospiral, mirip


globigerine. Dinding perforate, permukaan
berlubang (pitted) merata. Kamar spherical, kamar
terakhir globular dan menutup seluruh kamar
sebelumnya.

Neogloboquadrina dutertrei dutertrei


DORBIGNY

Cangkang trochospiral medium sampai rendah.


Peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar dengan tepi dorso-peripheral. Dinding
berpori, permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir tertekan
lateral, terdiri dari tiga setengah sampai empat
putaran, 4 5 kamar terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral sedikit melengkung sampai
radial, tertekan. Pada sisi umbilicus radial, tertekan

11

14

Globorotalia merotumida BANNER &


BLOW

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex unik,


tertekan. Peripheral equator sedikit lobulate,
peripheral axial lancip dengan keel. Dinding
berpori halus, hampir seluruh bagian permukaan
halus, namun granule berkembang pada area di
kamar kamar yang menghadap langsung pada
aperture. Kamar tertekan, tersusun dari tiga
putaran, 5 6 kamar membesar teratur. Sutura
pada sisi spiral melengkung, tertekan. Pada sisi

umbilik radial sampai sedikit melengkung,


tertekan pendek.

18

Orbulina bilobata DORBIGNY

Cangkang bilobate, kamar awal trochospiral.


Dinding berpori, permukaan berlubang (pitted).
Kamar spherical.

20

Globorotalia plesiotumida BOLLI &


BERMUDEZ

Cangkang trochospiral sangat rendah, bikonveks,


periphery memiliki keel, kamar menenkang
dengan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5-7 kamar
pada putaran terakhir. Sutura pada bagian dorsal
spiral melengkung rendah, memiliki umbilical
yang tinggi dan menunjuk pada kamar.

Globorotalia exilis BLOW

Kamar trochospiral rendah, bikonveks, tertekan.


Peripheral equator sedikit lobulate. Dinding
berpori halus, hamper seluruh bagian permukaan
halus. Kamar tertekan, lima sampai enam kamar
pada putaran terakhir. Sutura pada sisi spiral
melengkung.

27

31

Globigerinoides obliquus obliquus BOLLI

Cangkang trochospiral, biconvex yang unik,


peripheri equator lobulate, peripheri axial
membundar luas. Dinding cangkang perforate,
kamar spherical, kecuali ultimate yang tertekan
pada lateral oblique, tersusun dari tiga setengah
putaran, kamar ketiga dari putaran terakhir
membesar cepat.

35

Globoquadrina dehiscens CHAPMAN,PARR,


COLLINS

Cangkang trochospiral rendah, sisi spiral datar, sisi


umbilical terconvex kuat, periphery equator agak
lobulate, subquadrate. Axial periphery membundar
luas. Kamar awak spherical, kamar kamar terakhir
tertekan kuat secara lateral dengan subrounded
angular shoulder.

46

Globorotalia menardii cultrata DORBIGNY

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya
rugose di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus.
Kamar tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7
kamar dari putaran terakhir membesar teratur.
Sutura pada sisi spiral sangat melengkung. Pada

sisi umbilical radial sampai sedikit melengkung,


tertekan.

56

Globigerinoides trilobus immaturus LeROY

Cangkang trochospiral, biconvex tak imbang,


peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar. Dinding berpori, permukaan berlubang.
Kamar spherical, terdiri dari tiga setengah putaran,
tiga kamar pada putaran terakhir membesar
sedang. Sutura pada sisi spiral agak melengkung,
tertekan. Pada sisi umbilik radial, tertekan.

34

Globoquadrina altispira conica


BRONNIMANN & RESIG

Cangkang trochospiral menengah sampai tinggi,


equatorial periphery lobulate, dinding berpori
kasar, kamar pada bagian berikutnya spherical,
dimana kamar terakhir tertekan kuat secara lateral,
tersusun oleh tiga setengah sampai empat putaran
cangkang, empat sampai lima kamar pada putaran
terakhir bertambah ukurannya, sutura pada sisi
spiral curved sampai radial, umbilicus lebar dan
dalam, aperture interiomarginal.

47

Hastigerina siphonifera DORBIGNY

Bentuk planispiral, coiled, involute.


Empat sampai lima kamar terakhir membesar
cepat.

48

Globoquadrina altispira altispira


CRUSHMAN & JARVIS

Cangkang trochospiral medium sampai rendah.


Peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar dengan tepi dorso-peripheral. Dinding
berpori, permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir tertekan
lateral, terdiri dari tiga setengah sampai empat
putaran, 4 5 kamar terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral sedikit melengkung sampai
radial, tertekan. Pada sisi umbilicus radial,
tertekan.

19

Asterorotalia trispinosa THALMANN

Cangkang planispiral, dinding cangkang calcareous


hyalin, jumlah kamar yg terlihat 8-11 kamar
terakhir. Terdapat 3 spine.

Lenticulina submamilligera CUSHMAN

Cangkang uniserial yang terputar, putaran kamar


awal tertutup oleh putaran kamar akhir atau involute
test. Posisi aperture dipinggir, kamar yang terlihat
sekitar delapan sampai sembilan kamar.

15

Uvigerina schwageri BRADY

Cangkang polythalamus. Dinding cangkang

calcareous hyaline. Cangkang bulat lonjong, kamarkamar mengembang tersusun triserial terputar,
perbesaran cepat, hiasan berupa pematang-pematang
tinggi, tidak terputus oleh sutura. Jenis aperture
terminal.

16

Nonion scaphum FICHTEL & MOLL

17

Cangkang uniserial yang terputar jenis involute.


Dinding cangkang calcareous hyalin. Kamar
membesar teratur. Sutura melengkung ke arah
pheriperal. Jenis aperture apertural face.

Bolivina spathulata WILLIAMSON

Cangkang panjang dan slender, tertekan, luas dan


membundar pada ujung apertur, lanccolate pada
ujung satunya; pheriperi tajam, halus, dengan keel
tipis, meruncing kedalam. Kamar menyudut, datar,
atau agak konveks, sutura melengkung kedalam,
agak tertekan. Dinding hyaline dan halus. Apertur
narrow, low slit, dengan gigi (tooth) yang tajam.

Ammonia becarrii LINNAEUS

Cangkang planispiral evolute. Komposisi dinding


cangkang hyaline, permukaan dindingnya berpori
halus. Tipe aperture open end of tub. Tipe sutura
limbate.

Elphidium orbidulane BRADY

Cangkang terputar involute, kamar awal tidak


terlihat oleh karena ditutup oleh putaran kamar
kamar akhir.

21

23

24

Streblus batavus HOFKER

Cangkang uniserial yang terputar jenis rotaloid test.

Sutura tampak jelas. Dinding cangkang berlubang


lubang (pitted). Kamar kamar membesar teratur dan
pada ujung kamar terkakhir terdapat apertur.

27

Globorotalia merotumida BANNER &


BLOW

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex unik,


tertekan. Peripheral equator sedikit lobulate,
peripheral axial lancip dengan keel. Dinding berpori
halus, hampir seluruh bagian permukaan halus,
namun granule berkembang pada area di kamar
kamar yang menghadap langsung pada aperture.
Kamar tertekan, tersusun dari tiga putaran, 5 6
kamar membesar teratur. Sutura pada sisi spiral
melengkung, tertekan. Pada sisi umbilik radial
sampai sedikit melengkung, tertekan pendek.

Globorotalia menardii cultrata DORBIGNY

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya rugose
di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus. Kamar
tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7 kamar
dari putaran terakhir membesar teratur. Sutura pada
sisi spiral sangat melengkung. Pada sisi umbilical
radial sampai sedikit melengkung, tertekan.

Globorotalia miocenica PALMER

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex,


periphery memiliki keel, kamar menekan dengan
kuat, terdiri dari tiga putaran, enam sampai tujuh
kamar pada putaran terakhir tumbuh secara tetap
ukurannya, sutura pada bagian dorsal spiral
melengkung rendah, memiliki umbilical yang tinggi
dan menunjuk pada kamar

Globorotalia menardii A BOLLI

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,

11

tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral


axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya rugose
di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus. Kamar
tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7 kamar

12

Globorotalia tumida tumida BRADY

14

Orbulina universa DORBIGNY

Kamar trochospiral rendah, sisi spiral lebih convex


dari sisi umbilik, tertekan. Peripheral equator sedikit
subcircular sampai agak lobulate, peripheral axial
lancip dengan keel. Dinding berpori halus, hampir
seluruh bagian permukaan halus, namun granule
berkembang pada area di kamar kamar yang
menghadap langsung pada aperture. Kamar tertekan,
tersusun dari tiga putaran, 6 kamar putaran terakhir
membesar teratur. Sutura pada sisi spiral
melengkung, yang kemudian makin melengkung.
Pada sisi umbilik radial sampai sedikit sinuous,
tertekan.
Cangkang globular, stage awal trochospiral, mirip
globigerine. Dinding perforate, permukaan
berlubang (pitted) merata. Kamar spherical, kamar
terakhir globular dan menutup seluruh kamar
sebelumnya.

18

Neogloboquadrina dutertrei dutertrei


DORBIGNY

19

Cangkang trochospiral medium sampai rendah.


Peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar dengan tepi dorso-peripheral. Dinding
berpori, permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir tertekan
lateral, terdiri dari tiga setengah sampai empat
putaran, 4 5 kamar terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral sedikit melengkung sampai
radial, tertekan. Pada sisi umbilicus radial, tertekan.

Globigerinoides ruber DORBIGNY

Cangkang trochospiral, peripheral equator lobulate,


peripheral axial bulat melebar. Dinding berpori,
permukaan berlubang. Kamar spherical, tersusun
dari tiga setengah sampai empat putaran, 3 kamar
dari putaran terakhir membesar perlahan, dan
terpisah, sutura pada spiral dan sisi umbulik sub
radial radial, tertekan.

Globigerinoides trilobus immaturus LeROY

Cangkang trochospiral, biconvex tak imbang,


peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar. Dinding berpori, permukaan berlubang.
Kamar spherical, terdiri dari tiga setengah putaran,
tiga kamar pada putaran terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral agak melengkung, tertekan.
Pada sisi umbilik radial, tertekan.

20

22

Globorotalia plesiotumida BANNER &


BLOW

Cangkang trochospiral sangat rendah, bikonveks,


periphery memiliki keel, kamar menenkang dengan
kuat, terdiri dari tiga putaran, 5-7 kamar pada
putaran terakhir. Sutura pada bagian dorsal spiral
melengkung rendah, memiliki umbilical yang tinggi
dan menunjuk pada kamar.

3.2 Batulempung plate WT 5-8


Asterorotalia trispinosa THALMANN

Cangkang planispiral, dinding cangkang

calcareous hyalin, jumlah kamar yg terlihat 8-11


kamar terakhir. Terdapat 3 spine.

Lenticulina submamilligera CUSHMAN

Cangkang uniserial yang terputar, putaran kamar


awal tertutup oleh putaran kamar akhir atau
involute test. Posisi aperture dipinggir, kamar yang
terlihat sekitar delapan sampai sembilan kamar.

Bulimina subornata BRADY

Cangkang triserial, kamar saling menindih, dinding


cangkang calcareous, permukaan distal bagian atas
halus, apertur elongate, loop-shaped.

Cancris oblongus WILLIAMSON

Cangkang uniserial yang terputar jenis involute.


Dinding cangkang calcareous hyalin. Kamar
membesar teratur. Sutura melengkung ke arah
pheriperal. Jenis aperture apertural face.

Nonion scaphum FICHTEL & MOLL

Cangkang uniserial yang terputar jenis involute.

Dinding cangkang calcareous hyalin. Kamar


membesar teratur. Sutura melengkung ke arah
pheriperal. Jenis aperture apertural face.

13

Bolivina spathulata WILLIAMSON

Cangkang panjang dan slender, tertekan, luas dan


membundar pada ujung apertur, lanccolate pada
ujung satunya; pheriperi tajam, halus, dengan keel
tipis, meruncing kedalam. Kamar menyudut, datar,
atau agak konveks, sutura melengkung kedalam,
agak tertekan. Dinding hyaline dan halus. Apertur
narrow, low slit, dengan gigi (tooth) yang tajam.

Globigerinoides trilobus immaturus LeROY

Cangkang trochospiral, biconvex tak imbang,


peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar. Dinding berpori, permukaan berlubang.
Kamar spherical, terdiri dari tiga setengah putaran,
tiga kamar pada putaran terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral agak melengkung, tertekan.
Pada sisi umbilik radial, tertekan.

25

24

Globorotalia menardii cultrata


DORBIGNY

Kamar trochospiral sangat rendah, biconvex,


tertekan. Peripheral equator lobulate, peripheral
axial lancip dengan pronounced keel. Dinding
berpori halus, permukaan cangkang awalnya rugose
di sekitar tepi, setelahnya permukaan halus. Kamar
tertekan kuat, terdiri dari tiga putaran, 5 7 kamar
dari putaran terakhir membesar teratur. Sutura pada
sisi spiral sangat melengkung. Pada sisi umbilical
radial sampai sedikit melengkung, tertekan.

Globorotalia tumida tumida BRADY

Kamar trochospiral rendah, sisi spiral lebih convex


dari sisi umbilik, tertekan. Peripheral equator
sedikit subcircular sampai agak lobulate, peripheral
axial lancip dengan keel. Dinding berpori halus,
hampir seluruh bagian permukaan halus, namun
granule berkembang pada area di kamar kamar
yang menghadap langsung pada aperture. Kamar
tertekan, tersusun dari tiga putaran, 6 kamar
putaran terakhir membesar teratur. Sutura pada sisi
spiral melengkung, yang kemudian makin
melengkung. Pada sisi umbilik radial sampai
sedikit sinuous, tertekan.

16

19

Globorotalia humerosa praehumerosa


NATORI
Cangkang trochospiral sangat rendah. Dinding
cangkang berpori. Kamar sub-inflated tertekan
secara lateral, tersusun oleh tiga sampai tiga
setengah putaran. Enam sampai tujuh kamar pada
putaran terakhir. Aperture interomarginal.
20

Globorotaliahumerosa humerosa
TAKAYAGI & SAITO

Cangkang trochospiral sangat rendah. Dinding


cangkang berpori. Kamar sub-inflated tertekan
secara lateral, tersusun oleh tiga sampai tiga
setengah putaran. Enam sampai tujuh kamar pada
putaran terakhir. Aperture interomarginal

21

Globorotaliahumerosa humerosa
TAKAYAGI & SAITO

22

Globorotalia acostaensis acostaensis Blow

23

Pulleniatina obliquiloculata PARKER &

Cangkang trochospiral sangat rendah. Dinding


cangkang berpori. Kamar sub-inflated tertekan
secara lateral, tersusun oleh tiga sampai tiga
setengah putaran. Enam sampai tujuh kamar pada
putaran terakhir. Aperture interomarginal.

Cangkang trochospiral, periphery equator lobulate,


periphery axial membundar. Dinding cangkang
perforate, tebal, permukaan pitted,kamar
subspherical tersusun dari tiga putaran, dengan 4
5 kamar pada putaran terakhir. Sutura pada sisi
spiral radial sampai agak melengkung, tertekan,
pada sisi umbilikus radial, tertekan. Umbilikus
narrow, deep.

Morfologi dinding test hyaline, bentuk test

JONES

pherical, bentuk kamar, globural, susunan kamar


trochospiral. Aperture terbuka memanjang dari
umbilicus ke arah dorsal dan terletak di dasar
aperture-face

28

Globigerinoides ruber DORBIGNY

Cangkang trochospiral, peripheral equator lobulate,


peripheral axial bulat melebar. Dinding berpori,
permukaan berlubang. Kamar spherical, tersusun
dari tiga setengah sampai empat putaran, 3 kamar
dari putaran terakhir membesar perlahan, dan
terpisah, sutura pada spiral dan sisi umbulik sub
radial radial, tertekan.

Globorotalia plesiotumida BANNER &


BLOW

Cangkang trochospiral sangat rendah, bikonveks,


periphery memiliki keel, kamar menenkang dengan
kuat, terdiri dari tiga putaran, 5-7 kamar pada
putaran terakhir. Sutura pada bagian dorsal spiral
melengkung rendah, memiliki umbilical yang
tinggi dan menunjuk pada kamar.

15

3.3 Batulempung plate WT 5-11


Asterorotalia trispinosa THALMANN

Cangkang planispiral, dinding cangkang calcareous


hyalin, jumlah kamar yg terlihat 8-11 kamar terakhir.
Terdapat 3 spine.

Bolivina spathulata WILLIAMSON

Cangkang panjang dan slender, tertekan, luas dan


membundar pada ujung apertur, lanccolate pada
ujung satunya; pheriperi tajam, halus, dengan keel
tipis, meruncing kedalam. Kamar menyudut, datar,
atau agak konveks, sutura melengkung kedalam,
agak tertekan. Dinding hyaline dan halus. Apertur
narrow, low slit, dengan gigi (tooth) yang tajam.

Pyrgo depressa DORBIGNY

Cangkang monothalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang membulat
sampai lonjong. Jenis aperture terminal.

Anomalina colligera CHAPMAN & PARR

Cangkang uniserial terputar, nautiloid test, kamar


kamar akhir menutupi kamar terdahulu. Kamar
kamar pada putaran akhir mebesar cepat.

Ammonia becarii LINNAEUS

Cangkang planispiral evolute. Komposisi dinding


cangkang hyaline, permukaan dindingnya berpori
halus. Tipe aperture open end of tub. Tipe sutura
limbate.

Astrononion fijiense CUSHMAN &


EDWARDS

Cangkang uniserial yang kamar kamarnya


menumpangi atau mengelubungi satu sama lain,
terutama di bagian umbilicus, atau Nautiloid test.

Nonion scaphum FICHTEL & MOLL

13

Cangkang uniserial yang terputar jenis involute.


Dinding cangkang calcareous hyalin. Kamar
membesar teratur. Sutura melengkung ke arah
pheriperal. Jenis aperture apertural face.

Bolivina spathulata WILLIAMSON

Cangkang panjang dan slender, tertekan, luas dan


membundar pada ujung apertur, lanccolate pada
ujung satunya; pheriperi tajam, halus, dengan keel
tipis, meruncing kedalam. Kamar menyudut, datar,
atau agak konveks, sutura melengkung kedalam,
agak tertekan. Dinding hyaline dan halus. Apertur
narrow, low slit, dengan gigi (tooth) yang tajam.

Globigerinoides trilobus immaturus LeROY

Cangkang trochospiral, biconvex tak imbang,


peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar. Dinding berpori, permukaan berlubang.
Kamar spherical, terdiri dari tiga setengah putaran,
tiga kamar pada putaran terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral agak melengkung, tertekan.
Pada sisi umbilik radial, tertekan.

14

Globorotalia acostaensis acostaensis BLOW

12

Globorotalia pseudopima BLOW

15

Hastigerina siphonifera DORBIGNY

Cangkang trochospiral, periphery equator lobulate,


periphery axial membundar. Dinding cangkang
perforate, tebal, permukaan pitted,kamar
subspherical tersusun dari tiga putaran, dengan 4 5
kamar pada putaran terakhir. Sutura pada sisi spiral
radial sampai agak melengkung, tertekan, pada sisi
umbilikus radial, tertekan. Umbilikus narrow, deep.
Kamar trochospiral sangat rendah. Peripheral equator
agak lobulate, peripheral axial rounded. Dinding
berpori kasar, permukaan cangkang awalnya rugose,
setelahnya permukaan pitted. Kamar spherical,
tersusun dari tiga putaran, empat sampai lima kamar
dari putaran terakhir membesar cepat.
Bentuk planispiral, coiled, involute.

Empat sampai lima kamar terakhir membesar cepat.

17

Globigerinoides obliquus obliquus BOLLI

19

Cangkang trochospiral, biconvex yang unik,


periphery equator lobulate, dinding perforate, kamar
spherical, kecuali kamar ultimate, yang tertekan
lateral oblique, tersusun dari tiga setengah putaran,
kamar ketiga dan keempat dari putaran terakhir
membesar cepat, sutura pada sisi spiral melengkung,
tertekan.

Globorotalia humerosa praehumerosa


NATORI

Cangkang trochospiral sangat rendah. Dinding


cangkang berpori. Kamar sub-inflated tertekan secara
lateral, tersusun oleh tiga sampai tiga setengah
putaran. Enam sampai tujuh kamar pada putaran
terakhir. Aperture interomarginal.

Neogloboquadrina dutertrei dutertrei


DORBIGNY

Cangkang trochospiral medium sampai rendah.


Peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat
melebar dengan tepi dorso-peripheral. Dinding
berpori, permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir tertekan
lateral, terdiri dari tiga setengah sampai empat
putaran, 4 5 kamar terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral sedikit melengkung sampai
radial, tertekan. Pada sisi umbilicus radial, tertekan.

20

24

Globorotalia quadraria CRUSHMAN &


ELLISOR

Cangkang trochospiral,Periphery equator lobulate,


periphery axial membundar luas, dengan dorsoperipheral shoulders. Dinding perforate. Tersusun
dari tiga setengah sampai empat putaran. Sutura pada
sisi spiral agak melengkung hingga radial, tertekan.

Globorotalia pseudomiocenica BOLLI &


BERMUDEZ

10

Kamar trochospiral sangat rendah, sisi spiral hampir


datar, sisi umbilik sangat konveks, periphery equator
hampir circular pada kamar awal kemudian lobulate.
Axial periphery sangat tajam. Dinding cangkang
berpori halus. Kamar angular, 6 - 7 kamar terakhir
membesar perlahan. Sutura pada sisi umbilik
melengkung luas, pada sisi umbilik radial sampai
agak melengkung, tertekan.

4. Satuan Batupasir
4.1 Batupasir Plate WT 1-5
Robulus thalmanni HESSLAND

Cangkang uniserial terputar, atau nautiloid test.


Kamar terdahulu ditutupi oleh kamar kamar di
putaran terakhir.
Kamar kamar akhir membesar.

Amphistegina lessonii DORBIGNY

Cangkang uniserial terputar pada satu bidang


(planispiral), bikonveks. Dinding cangkang hyalin.
Sutura tegas melengkung ke arah periphery. Terdapat
ornamentasi disekitar sutura.

Cibicides praecinctus KARRER

Cangkang uniserial yang terputar jenis rotaloid test.

Sutura tampak jelas dan melengkung. Dinding


cangkang tampak kilap. Cangkang menggembung di
bagian tengah dan menipis serta melancip di bagian
peripheral.

19

Bolivinella sp.

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate
biserial dan ramping, sutura melengkung kearah
belakang, tertekan.

22

Elphidium simplex CUSHMAN

Cangkang lentikular, tertekan, bikonveks, simetris,


involute, bagian umbilical agak tertekan, periferi
tajam dengan keel tipis. Kamar planispiral, 10-12
pada putaran terakhir. Sutura melengkung, tertekan.
Dinding kamar halus. Apertur berupa kumpulan poripori kecil dan bundar pada dasar muka aperture
kamar terakhir.

Psammoshaera sp

Dinding cangkang agglutinin. Permukaan dinding


cangkang kasar berpasir. Terdiri dari satu kamar pada
putaran terakhir.

23

14

Hastigerina siphonifera DORBIGNY

Dinding cangkang berpori. Bentuk planispiral,


coiled, involute. Empat sampai lima kamar terakhir
membesar cepat.

11

Globigerinoides trilobus immaturus LeROY

Cangkang trochospiral, biconvex tak imbang,

peripheral equator lobulate, peripheral axial bulat


melebar. Dinding berpori, permukaan berlubang.
Kamar spherical, terdiri dari tiga setengah putaran,
tiga kamar pada putaran terakhir membesar sedang.
Sutura pada sisi spiral agak melengkung, tertekan.
Pada sisi umbilik radial, tertekan.

13

Globorotalia humerosa humerosa TAKAYAGI


& SAITO

20

Cangkang trochospiral sangat rendah. Dinding


cangkang berpori. Kamar sub-inflated tertekan secara
lateral, tersusun oleh tiga sampai tiga setengah
putaran. Enam sampai tujuh kamar pada putaran
terakhir. Aperture interomarginal.

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, stage awal trochospiral, mirip


globigerine. Dinding perforate, permukaan berlubang
(pitted) merata. Kamar spherical, kamar terakhir
globular dan menutup seluruh kamar sebelumnya.

Globigerina venezuelana HEDBERG

Cangkang trocospiral rendah medium, periphery


equator agak lobulate, dinding tebal, perforate,
permukaan halus, kecuali ujung umbilik yang rugose.
Kamar spherical, kamar kamar terakhir tertekan,
tersusun tiga setengah putaran, tiga kamar terakhir
membesar cepat. Sutura pada sisi spiral melengkung
hingga agak melengkung, tertekan, sisi umbilik
radial, tertekan.

Orbulina bilobata DORBIGNY

Cangkang bilobate, kamar awal trochospiral. Dinding


berpori, permukaan berlubang (pitted). Kamar
spherical.

12

25

4.2 Batupasir plate WT 1-7


Pseudorotalia schroeteriana PARKER &
JONES

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareouse, bikonveks, trochospiral.
Terdapat tigabelas kamar pada putaran terakhir,
membesar perlahan, sutura tegak, dan melengkung

Eponides repandus FICHTEL & MOLL

Cangkang planispiral. Komposisi dinding cangkang


hyaline. Permukaan dindingnya halus. Jumlah
putaran tiga. Tipe aperture open end of tube.

12

Fissurina orbignyana SERGUENZA

Cangkang monothalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang berbentuk
oval, pipih, terminal aperture, ornamentasi costae.

14

Quinqueloculina seminulum LINNACUS

Cangkang polythalamus, komposisi dinding

cangkang calcareous porselen, cangkang


quinqueloquline, aperture terminal berbentuk single
tooth, ornamentasi smooth.
16

Nonion asterizans FICHTEL & MOLL

Cangkang nautiloid test. Sutura jelas dan sedikit


agak melengkung. Kamar kamar akhir membesar
teratur. Aperture berada di ujung akhir kamar
terakhir. Dinding mengkilap terang.

Bolivina spathulata WILLIAMSON

Cangkang panjang dan slender, tertekan, luas dan


membundar pada ujung apertur, lanccolate pada
ujung satunya; pheriperi tajam, halus, dengan keel
tipis, meruncing kedalam. Kamar menyudut, datar,
atau agak konveks, sutura melengkung kedalam,
agak tertekan. Dinding hyaline dan halus. Apertur
narrow, low slit, dengan gigi (tooth) yang tajam.

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, kamar awal trochospiral, mirip


globigerine. Dinding calcareous hyaline, permukaan
berlubang (pitted) merata. Kamar spherical, kamar
terakhir globular dan menutup seluruh kamar
terdahulu.

18

23

Hastigerina siphonifera DORBIGNY

Bentuk planispiral, coiled, involute.

Empat sampai lima kamar terakhir membesar cepat.

Orbulina bilobata DORBIGNY

Cangkang bilobate, kamar awal trochospiral.


Dinding berpori, permukaan berlubang (pitted).
Kamar spherical.

Globigerinoides bulloideus CRESCENTI

Pulleniatina obliquiloculata PARKER &


JONES

Cangkang trochospiral, dinding kamar perforate,


dicirikan oleh aperture primer yang lebar dan hanya
satu supplementary aperture yang kecil. Bentuknya
mirip sekali dengan globigerina bulloides. Berbeda
dengan G. bollii pada aperture yang lebar dan
equator yang lobate.

Morfologi dinding test hyaline, bentuk test pherical,


bentuk kamar, globural, susunan kamar trochospiral.
Aperture terbuka memanjang dari umbilicus ke arah
dorsal dan terletak di dasar aperture-face

DESKRIPSI FOSIL FORAMINIFERA


9
1

Satuan Batupasir
Batugamping Bagian bawah Stasiun 18
Foraminifera Planktonik

Plate 18 no. 1
Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip
Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Globig

Plate 18 no. 2
Cangkang trochospiral, sisi equatorial lobulate, peripheral membulat, dinding cangkang calca
Umur : N8-N9 (Postuma, 1971)

Orbulina sutural

Plate 18 no. 3
Komposisi dinding cangkang calcareous; bentuk cangkang bulat, tahap awal trochospiral; ape
Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Foraminifera Bentonik

Pileolina (?) O

Plate 18 no. 13
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar involute. Cangkang planoconvex, susun
Kedalaman : 85.25 m (Barker, 1960)

Pseudononion granuloumbilica

Plate 18 no. 14
Cangkang nautiloid, planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polyth
Kedalaman : 54.84 m (Loeblich nad Tappan, 1994)

Heterolepa inagawa

Plate 18 no. 15
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman ; 95..06 m (Loblich and Tappan, 1994)

Heterolepa sub

Plate 18 no. 16
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 74.68 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Planulina retiaBelford

Plate 18 no. 17
Cangkang planispiral, evolute, uniserial terputar. Komposisi dinding cangkang calcareoushylin
Kedalaman : 99.06 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Nonionoides auris(D ORBIGN

Plate 18 no. 18
Cangkang nautiloid, planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polyth
Kedalaman : 111.25 (Loeblich and Tappan, 1994)

Fissurina crassiporosaMc Culloh

Plate 18 no. 19
Cangkang globular-subspherical, uniformed, uniserial tidak terputar. Susunan kamar monotha
Kedalaman : 102.37 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Annomalinoides globulosus(Cha

Plate 18 no. 20
Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : (

2.2

Batulempung Bagian Tengah Stasiun 57

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 57 no. 1 dan 2


Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 3
Cangkang trochospiral, rendah, sisi equatorial agak lobulate, dinding kamar perforate, kamar
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 5
Cangkang trochospiral, biconvex, sisi equatorial agak lobulate, paeriphery membulat, dinding
Umur : N7-N8 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 7
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Kedalaman : N7 N13 (Postuma, 1971)

Sphaeroidinella subdeniscens(BLOW)

Plate 57 no. 8
Cangkang trochospiral, bagian kamar membulat, 3 kamar terlihat pada putaran terakhir. Kom
Umur : N13 N 19 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 9
Cangkang trochospiral sangat rendah, bikonveks, equatorial periphery lobulate, dinding cang
Kedalaman : N9 N 12 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 10
Cangkang trochospiral konveks, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, dinding ca

Plate 57 no. 11
Cangkang trochospiral rendah, biconvex asimetris, sisi equatorial lobulate, sisi axial membul
Umur: N8-N19 (Postuma, 1971)

Foraminifera Bentonik

Bolivinellina translucens(Phleger and F.L. Park

Plate 57 no. 25
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Apertur ter
Kedalaman : 91.40 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Bolivinellina translucens(Phleger and F.L. Park

Plate 57 no. 26
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Apertur ter
Kedalaman : 86.87 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Bolivina earaldiParr

Plate 57 no. 27
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous. Apertur terminal, r
Kedalaman ; 41.25 m (Barker, 1960)

Heterolepa subhaidingeri Parr

Plate 57 no. 28
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous. Apertur terminal, r
Kedalaman : 43.89 m (loeblich and Tappan, 1994)

Hoglidina elegans

Plate 57 no. 29
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial. Cangkangterputar evolute. Susunan kamar poly
Kedalaman : 68.75 m (Barker, 1960)

Ammonia convexa (

Plate 57 no. 30
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman : 79.25 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Pararotalia calca

Plate 57 no. 32
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : 73.12 m (Loblich and Tappan, 1994)

Hoglidina elegans

Plate 57 no. 33
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial. Cangkangterputar evolute. Susunan kamar poly
Kedalaman : 68.75 m (Barker, 1960)

Ammonia tepida(Cushman)
Plate 57 no. 34
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute.. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 35.05 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Pseudoeponides japanicusUchio
Plate 57 no. 5
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute.. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 95.06 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa praecincta(Karrer)

Plate 57 no. 36
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 191.94 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa su

Plate 57 no. 37
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 74.68 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa inagawaensis(Matsun

Plate 57 no. 38
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : 95.06 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Lenticulina submami
Plate 57 no. 39
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 115 m (Barker, 1960)

Planulina wuellerstorfi (Schwaper)

Plate 57 no. 39
Cangkang planispiral,evolute, susunan kamar polythalamus. Komposisi dinding cangkang ca
Kedalaman : 151.25 m (Barker, 1960)

1. Satuan Batupasir
2.1
Batupair Bagian Bawah Stasiun 16

Plate 16 no. 1
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Umur : N7 N13 (Postuma, 1971)

Sphaeroidinella subdeniscens(BLOW)

Plate 16 no. 2
Cangkang trochospiral, bagian kamar membulat, 3 kamar terlihat pada putaran terakhir. Kom
Umur : N13 N 19 (Postuma, 1971)

Foraminifera Bentonik

Cibicides refulgens Montfort

Plate 16 no. 13
Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susunan
Kedalaman : 31.09 m (Loeblich and Tappan, 1994)

2. Satuan Batugamping
2.1
Batugamping Bagian Stasiun 11

Plate 11 no. 1
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d
Umur N9-N14 (Postuma, 1971)

Orbulina universa(D ORBIGNY)

Plate 11 no. 2
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

2.1

Batugamping Bagian Stasiun 14

Jaculella obtusa Brady

Plate 14 no. 1
Cangkang uniserial, tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous, sutura tidak jelas
Kedalaman : 192.5 m ( Barker, 1960)

Hypermina cylindrica Parr

Plate 14 no. 2
Cangkang uniserial, tidak terputar, bentuk kamar memanjang dan pada ujung kamar agak m
Kedalaman : 35.75 m ( Barker, 1960)

3. Satuan Batulempung
3.1
Batulempung Stasiun 76

Plate 76 no. 2
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Umur N17 N18 (Postuma, 1971).

3.2

Batulempung Stasiun 77

Plate 77 no. 2
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, permukaan dindingn
Umur : N14-N15 (Postuma, 1971)

Plate 77no. 3
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang tersusun atas calcareous perforate, perm

Foraminifera Bentonik

Stictogongylus vandiemensisLoeblich and Tappan, n.sp


Plate 74 no. 13

Cangkang globular, komposisi dinding cangkang calcareous hyalin. Apertur terminal.

Kedalaman : 75.29 (Loeblich and Tappan, 1994)

DESKRIPSI FOSIL FORAMINIFERA


10 Satuan Batupasir
1 Batugamping Bagian bawah Stasiun 18
Foraminifera Planktonik

Plate 18 no. 1
Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip
Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Globig

Plate 18 no. 2
Cangkang trochospiral, sisi equatorial lobulate, peripheral membulat, dinding cangkang calca
Umur : N8-N9 (Postuma, 1971)

Orbulina sutural

Plate 18 no. 3
Komposisi dinding cangkang calcareous; bentuk cangkang bulat, tahap awal trochospiral; ape
Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Foraminifera Bentonik

Pileolina (?) O

Plate 18 no. 13
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar involute. Cangkang planoconvex, susun
Kedalaman : 85.25 m (Barker, 1960)

Pseudononion granuloumbilica

Plate 18 no. 14
Cangkang nautiloid, planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polyth
Kedalaman : 54.84 m (Loeblich nad Tappan, 1994)

Heterolepa inagawa

Plate 18 no. 15
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman ; 95..06 m (Loblich and Tappan, 1994)

Heterolepa sub

Plate 18 no. 16
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 74.68 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Planulina retiaBelford

Plate 18 no. 17
Cangkang planispiral, evolute, uniserial terputar. Komposisi dinding cangkang calcareoushylin
Kedalaman : 99.06 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Nonionoides auris(D ORBIGN

Plate 18 no. 18
Cangkang nautiloid, planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polyth
Kedalaman : 111.25 (Loeblich and Tappan, 1994)

Fissurina crassiporosaMc Culloh

Plate 18 no. 19
Cangkang globular-subspherical, uniformed, uniserial tidak terputar. Susunan kamar monotha
Kedalaman : 102.37 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Annomalinoides globulosus(Cha

Plate 18 no. 20
Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : (

2.2

Batulempung Bagian Tengah Stasiun 57

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 57 no. 1 dan 2


Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 3
Cangkang trochospiral, rendah, sisi equatorial agak lobulate, dinding kamar perforate, kamar
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 5
Cangkang trochospiral, biconvex, sisi equatorial agak lobulate, paeriphery membulat, dinding
Umur : N7-N8 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 7
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Kedalaman : N7 N13 (Postuma, 1971)

Sphaeroidinella subdeniscens(BLOW)

Plate 57 no. 8
Cangkang trochospiral, bagian kamar membulat, 3 kamar terlihat pada putaran terakhir. Kom
Umur : N13 N 19 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 9
Cangkang trochospiral sangat rendah, bikonveks, equatorial periphery lobulate, dinding cang
Kedalaman : N9 N 12 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 10
Cangkang trochospiral konveks, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, dinding ca

Plate 57 no. 11
Cangkang trochospiral rendah, biconvex asimetris, sisi equatorial lobulate, sisi axial membul
Umur: N8-N19 (Postuma, 1971)

Foraminifera Bentonik

Bolivinellina translucens(Phleger and F.L. Park

Plate 57 no. 25
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Apertur ter
Kedalaman : 91.40 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Bolivinellina translucens(Phleger and F.L. Park

Plate 57 no. 26
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Apertur ter
Kedalaman : 86.87 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Bolivina earaldiParr

Plate 57 no. 27
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous. Apertur terminal, r
Kedalaman ; 41.25 m (Barker, 1960)

Heterolepa subhaidingeri Parr

Plate 57 no. 28
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous. Apertur terminal, r
Kedalaman : 43.89 m (loeblich and Tappan, 1994)

Hoglidina elegans

Plate 57 no. 29
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial. Cangkangterputar evolute. Susunan kamar poly
Kedalaman : 68.75 m (Barker, 1960)

Ammonia convexa (

Plate 57 no. 30
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman : 79.25 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Pararotalia calca

Plate 57 no. 32
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : 73.12 m (Loblich and Tappan, 1994)

Hoglidina elegans

Plate 57 no. 33
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial. Cangkangterputar evolute. Susunan kamar poly
Kedalaman : 68.75 m (Barker, 1960)

Ammonia tepida(Cushman)
Plate 57 no. 34
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute.. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 35.05 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Pseudoeponides japanicusUchio
Plate 57 no. 5
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute.. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 95.06 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa praecincta(Karrer)

Plate 57 no. 36
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 191.94 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa su

Plate 57 no. 37
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 74.68 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa inagawaensis(Matsun

Plate 57 no. 38
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : 95.06 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Lenticulina submami
Plate 57 no. 39
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 115 m (Barker, 1960)

Planulina wuellerstorfi (Schwaper)

Plate 57 no. 39
Cangkang planispiral,evolute, susunan kamar polythalamus. Komposisi dinding cangkang ca
Kedalaman : 151.25 m (Barker, 1960)

4. Satuan Batupasir
2.1
Batupair Bagian Bawah Stasiun 16

Plate 16 no. 1
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Umur : N7 N13 (Postuma, 1971)

Sphaeroidinella subdeniscens(BLOW)

Plate 16 no. 2
Cangkang trochospiral, bagian kamar membulat, 3 kamar terlihat pada putaran terakhir. Kom
Umur : N13 N 19 (Postuma, 1971)

Foraminifera Bentonik

Cibicides refulgens Montfort

Plate 16 no. 13
Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susunan
Kedalaman : 31.09 m (Loeblich and Tappan, 1994)

5. Satuan Batugamping
2.1
Batugamping Bagian Stasiun 11

Plate 11 no. 1
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d
Umur N9-N14 (Postuma, 1971)

Orbulina universa(D ORBIGNY)

Plate 11 no. 2
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

2.1

Batugamping Bagian Stasiun 14

Jaculella obtusa Brady

Plate 14 no. 1
Cangkang uniserial, tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous, sutura tidak jelas
Kedalaman : 192.5 m ( Barker, 1960)

Hypermina cylindrica Parr

Plate 14 no. 2
Cangkang uniserial, tidak terputar, bentuk kamar memanjang dan pada ujung kamar agak m
Kedalaman : 35.75 m ( Barker, 1960)

6. Satuan Batulempung
3.1
Batulempung Stasiun 76

Plate 76 no. 2
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Umur N17 N18 (Postuma, 1971).

3.2

Batulempung Stasiun 77

Plate 77 no. 2
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, permukaan dindingn
Umur : N14-N15 (Postuma, 1971)

Plate 77no. 3
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang tersusun atas calcareous perforate, perm

Foraminifera Bentonik

Stictogongylus vandiemensisLoeblich and Tappan, n.sp


Plate 74 no. 13

Cangkang globular, komposisi dinding cangkang calcareous hyalin. Apertur terminal.

Kedalaman : 75.29 (Loeblich and Tappan, 1994)

DESKRIPSI FOSIL FORAMINIFERA


11 Satuan Batupasir
1 Batugamping Bagian bawah Stasiun 18
Foraminifera Planktonik

Plate 18 no. 1
Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip
Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Globig

Plate 18 no. 2
Cangkang trochospiral, sisi equatorial lobulate, peripheral membulat, dinding cangkang calca
Umur : N8-N9 (Postuma, 1971)

Orbulina sutural

Plate 18 no. 3
Komposisi dinding cangkang calcareous; bentuk cangkang bulat, tahap awal trochospiral; ape
Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Foraminifera Bentonik

Pileolina (?) O

Plate 18 no. 13
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar involute. Cangkang planoconvex, susun
Kedalaman : 85.25 m (Barker, 1960)

Pseudononion granuloumbilica

Plate 18 no. 14
Cangkang nautiloid, planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polyth
Kedalaman : 54.84 m (Loeblich nad Tappan, 1994)

Heterolepa inagawa

Plate 18 no. 15
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman ; 95..06 m (Loblich and Tappan, 1994)

Heterolepa sub

Plate 18 no. 16
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 74.68 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Planulina retiaBelford

Plate 18 no. 17
Cangkang planispiral, evolute, uniserial terputar. Komposisi dinding cangkang calcareoushylin
Kedalaman : 99.06 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Nonionoides auris(D ORBIGN

Plate 18 no. 18
Cangkang nautiloid, planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polyth
Kedalaman : 111.25 (Loeblich and Tappan, 1994)

Fissurina crassiporosaMc Culloh

Plate 18 no. 19
Cangkang globular-subspherical, uniformed, uniserial tidak terputar. Susunan kamar monotha
Kedalaman : 102.37 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Annomalinoides globulosus(Cha

Plate 18 no. 20
Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : (

2.2

Batulempung Bagian Tengah Stasiun 57

Globorotalia obesaBOLLI

Plate 57 no. 1 dan 2


Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Komposisi dinding cangkang ca
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 3
Cangkang trochospiral, rendah, sisi equatorial agak lobulate, dinding kamar perforate, kamar
Umur : N7-N18 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 5
Cangkang trochospiral, biconvex, sisi equatorial agak lobulate, paeriphery membulat, dinding
Umur : N7-N8 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 7
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Kedalaman : N7 N13 (Postuma, 1971)

Sphaeroidinella subdeniscens(BLOW)

Plate 57 no. 8
Cangkang trochospiral, bagian kamar membulat, 3 kamar terlihat pada putaran terakhir. Kom
Umur : N13 N 19 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 9
Cangkang trochospiral sangat rendah, bikonveks, equatorial periphery lobulate, dinding cang
Kedalaman : N9 N 12 (Postuma, 1971)

Plate 57 no. 10
Cangkang trochospiral konveks, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, dinding ca

Plate 57 no. 11
Cangkang trochospiral rendah, biconvex asimetris, sisi equatorial lobulate, sisi axial membul
Umur: N8-N19 (Postuma, 1971)

Foraminifera Bentonik

Bolivinellina translucens(Phleger and F.L. Park

Plate 57 no. 25
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Apertur ter
Kedalaman : 91.40 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Bolivinellina translucens(Phleger and F.L. Park

Plate 57 no. 26
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Apertur ter
Kedalaman : 86.87 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Bolivina earaldiParr

Plate 57 no. 27
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous. Apertur terminal, r
Kedalaman ; 41.25 m (Barker, 1960)

Heterolepa subhaidingeri Parr

Plate 57 no. 28
Cangkang biserial tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous. Apertur terminal, r
Kedalaman : 43.89 m (loeblich and Tappan, 1994)

Hoglidina elegans

Plate 57 no. 29
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial. Cangkangterputar evolute. Susunan kamar poly
Kedalaman : 68.75 m (Barker, 1960)

Ammonia convexa (

Plate 57 no. 30
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su
Kedalaman : 79.25 m ( Loeblich and Tappan, 1994)

Pararotalia calca

Plate 57 no. 32
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : 73.12 m (Loblich and Tappan, 1994)

Hoglidina elegans

Plate 57 no. 33
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial. Cangkangterputar evolute. Susunan kamar poly
Kedalaman : 68.75 m (Barker, 1960)

Ammonia tepida(Cushman)
Plate 57 no. 34
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute.. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 35.05 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Pseudoeponides japanicusUchio
Plate 57 no. 5
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute.. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 95.06 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa praecincta(Karrer)

Plate 57 no. 36
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 191.94 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa su

Plate 57 no. 37
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna
Kedalaman : 74.68 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Heterolepa inagawaensis(Matsun

Plate 57 no. 38
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Susunan kamar polythalamus. K
Kedalaman : 95.06 m (Loeblich and Tappan, 1994)

Lenticulina submami
Plate 57 no. 39
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 115 m (Barker, 1960)

Planulina wuellerstorfi (Schwaper)

Plate 57 no. 39
Cangkang planispiral,evolute, susunan kamar polythalamus. Komposisi dinding cangkang ca
Kedalaman : 151.25 m (Barker, 1960)

7. Satuan Batupasir
2.1
Batupair Bagian Bawah Stasiun 16

Plate 16 no. 1
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Umur : N7 N13 (Postuma, 1971)

Sphaeroidinella subdeniscens(BLOW)

Plate 16 no. 2
Cangkang trochospiral, bagian kamar membulat, 3 kamar terlihat pada putaran terakhir. Kom
Umur : N13 N 19 (Postuma, 1971)

Foraminifera Bentonik

Cibicides refulgens Montfort

Plate 16 no. 13
Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susunan
Kedalaman : 31.09 m (Loeblich and Tappan, 1994)

8. Satuan Batugamping
2.1
Batugamping Bagian Stasiun 11

Plate 11 no. 1
Cangkang trochospiral sangat rendah, equator periphery lobulate, bagian tepi membundar, d
Umur N9-N14 (Postuma, 1971)

Orbulina universa(D ORBIGNY)

Plate 11 no. 2
Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

2.1

Batugamping Bagian Stasiun 14

Jaculella obtusa Brady

Plate 14 no. 1
Cangkang uniserial, tidak terputar, komposisi dinding cangkang calcareous, sutura tidak jelas
Kedalaman : 192.5 m ( Barker, 1960)

Hypermina cylindrica Parr

Plate 14 no. 2
Cangkang uniserial, tidak terputar, bentuk kamar memanjang dan pada ujung kamar agak m
Kedalaman : 35.75 m ( Barker, 1960)

9. Satuan Batulempung
3.1
Batulempung Stasiun 76

Plate 76 no. 2
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding
Umur N17 N18 (Postuma, 1971).

3.2

Batulempung Stasiun 77

Plate 77 no. 2
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, permukaan dindingn
Umur : N14-N15 (Postuma, 1971)

Plate 77no. 3
Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang tersusun atas calcareous perforate, perm

Foraminifera Bentonik

Stictogongylus vandiemensisLoeblich and Tappan, n.sp


Plate 74 no. 13

Cangkang globular, komposisi dinding cangkang calcareous hyalin. Apertur terminal.

Kedalaman : 75.29 (Loeblich and Tappan, 1994)

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral rendah, biconvex asimetris, sisi equatorial lobulate, sisi axial membul
Umur: N8-N19 (Postuma, 1971)

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Cangkang trochospiral rendah hingga sedang. Komposisi dinding cangkang gampingan, teba

Cangkang trochospiral rendah, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori kasar, kam

Foraminifera Bentonik

Cangkang sangat pipih, pada awal pertumbuhan involute planispiral, selanjutnya sangat me
Kedalaman : 207,26 meter

Dentalina subsulota CUSHMAN

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman : 113 meter

Heterolepa subhaidingeri PARR

Cangkang polythalamus, Komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang rotaloid, sutura m


Kedalaman : 120 meter

Textularia tubulosa ZHENG

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman : 131,62 meter

Lent

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi simetris, periferi menyudut dan dilengkap
Kedalaman : 207,26 meter

Len

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi simetris, periferi menyudut dan dilengkap
Kedalaman : 207,26 meter

Nodogenerina lepidula SCHWAGE

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman : 164,52 meter

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, mengkellap, berpo


Kedalaman : 131,62 meter

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Cangkang bulat lon
Kedalaman :146,24 meter

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Kamar-kamar tersu


Kedalaman :108,2 meter

Quinqueloculina bubnarensis McCULLOCH

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous porselen, cangkang quinque


Kedalaman : 157,21 meter

Clavulina pacifica CUSHMAN Plate 5 No.24

Cangkang polythalamus, triangular. Komposisi dinding cangkang aglutinin, cangkang elongat


Kedalaman : 146,24 meter

Amphistegina papillosa SAIDOVA

Cangkang monothalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang berben


Kedalaman : 131,62 meter

Nodosaria radicula DERVIEUX

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman : 151 meter

Batupasir Bagian Tengah Stasiun 18

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Cangkang bilobate, dinding berpori, kamar spherical, kamar terakhir menutupi seluruh atau

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip

Cangkang planispiral, pada tahap awal trochospiral sangat rendah, kamar sub-globular agak

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Foraminifera Bentonik

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, mengkellap, berpo


Kedalaman : 263,23 meter

Lenticulina submamilig
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 115 meter

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Cangkang besar te


Kedalaman : 276,03 meter

Kedalaman :

Heterolepa orna

Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su


Kedalaman : 274,20 meter

Pseudonodosaria comatula CUSHMAN

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang elongate biseria


Kedalaman : 177,32 meter

Clavulina pacifica CUSHMAN

Cangkang polythalamus, triangular. Komposisi dinding cangkang aglutinin, cangkang elongat


Kedalaman : 146,24 meter

Batupasir Bagian Atas Stasiun 19

Orbulina universa DOR

Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral, komposisi dinding cangkang calcareous perforate, permukaan dinding

Cangkang trochospiral rendah, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori kasar, kam

Foraminifera Bentonik

Heterolepa subha

Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susuna


Kedalaman : 120 meter

Lent

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi simetris, periferi menyudut dan dilengkap
Kedalaman : 207,26 m

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Cangkang bulat lon
Kedalaman 214,5 m

12 Satuan batulempung
1 Batulempung Bagian Bawah Stasiun 8

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip

Orbulina universa D

Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Sphaeroidinella subdehiscens BLOW

Cangkang trochospiral, bagian kamar membulat, 3 kamar terlihat pada putaran terakhir. Kom
Umur : N13 N 19 (Postuma, 1971)

Cangkang trochospiral rendah, biconvex asimetris, sisi equatorial lobulate, sisi axial membul
Umur: N8-N19 (Postuma, 1971)

Cangkang trochospiral sedang, subglobular sampai subquadrate, komposisi dinding cangkang


Umur : N.18 N.23

Foraminifera Bentonik

Nodosaria radicula DERVIEUX

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareouse hyaline, cangkang elongat


Kedalaman : 151 meter

Nodogenerina lepidula SCHWAGE

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareouse hyaline, cangkang elongat


Kedalaman : 164,52 meter

Lenti

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi simetris, periferi menyudut dan dilengkap
Kedalaman : 207,26 meter

Cangkang berbentuk cakram pipih, trochospiral sangat rendah, terdapat kell. Komposisi dindi
Kedalaman : 99,06 meter

Uvigerina schwageri BRADY

Plate 10 No.17

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang elongate, triseri


Kedalaman : 146, 24 meter

Planullina wuellerstorfi SCHWAGER

Cangkang planispiral, evolute, uniserial terputar. Komposisi dinding cangkang calcareoushylin


Kedalaman : 151 meter

Lenticulina domantay M
Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar involute. Susunan kamar polythalamus.
Kedalaman : 146,24 meter

Batulempung Bagian Tengah Stasiun 40

Glo

Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral menengah sampai tinggi, equatorial periphery lobulate, dinding berpo

Cangkang trochospiral sedang, subglobular sampai subquadrate, komposisi dinding cangkang


Umur : N.18 N.23

Cangkang trochospiral rendah, tertekan, dengan kell masif. Komposisi dinding cangkang gam
Umur : N.18 N.23

Sphaeroidinella subdehiscens BLOW

Cangkang trochospiral, bagian kamar membulat, 3 kamar terlihat pada putaran terakhir. Kom
Umur : N13 N 19 (Postuma, 1971)

Foraminifera Bentonik

Cangkang bulat lonjong, kamar-kamar mengembang tersusun triserial terputar, perbesaran


Kedalaman : 146,24 meter

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Cangkang berbentu


Kedalaman : 159 meter

Cangkang sangat pipih, pada awal pertumbuhan involute planispiral, selanjutnya sangat me
Kedalaman : 191,94 meter

Nodogenerina lepidula SCHWAG

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman : 164,52 meter

Cangkang berbentuk cakram pipih, trochospiral sangat rendah, terdapat kell. Komposisi dindi
Kedalaman : 115,5 meter

Siphonina bradyana CUSHMANPlate 44 No

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang planispiral involu


Kedalaman : 314, 42 meter

Textularia tubulosa ZHENG

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman : 131,62 meter

Cibicides margaritiferusBRADY

Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susunan


Kedalaman : 55 meter

Batulempung Bagian Atas Stasiun 2

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral, biconveks, equatorial peripheral membulat, dinding berpori, kamar sp

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Cangkang trochospiral rendah, tertekan, dengan kell masif. Komposisi dinding cangkang gam
Umur : N.18 N.23

Glo

Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Cangkang trochospiral menengah sampai tinggi, equatorial periphery lobulate, dinding berpo

Foraminifera Bentonik

Heterolepa subhaidingeri PARR

Cangkang polythalamus, Komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang rotaloid, sutura m


Kedalaman : 120 meter

Lenticulina calcar LINNE

Cangkang berbentuk cakram, bikonveks, kedua sisi simetris, periferi menyudut dan dilengkap
Kedalaman : 177,32 meter

13 Satuan batulempung menyerpih


1 Batulempung menyerpih Bagian Bawah Stasiun 31

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Gl

Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip

Umur N9 N23 (Postuma, 1971).

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral rendah, biconvex asimetris, sisi equatorial lobulate, sisi axial membul
Umur: N8-N19 (Postuma, 1971)

Cangkang trochospiral sangat rendah. Komposisi dinding cangkang gampingan, cangkang be

Foraminifera Bentonik

Heterolepa subhaidingeri PARR

Cangkang polythalamus, Komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang rotaloid, sutura m


Kedalaman : 120 meter

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Cangkang bulat lon
Kedalaman : 214,5 meter

Cibicides margaritiferus BRADY

Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susunan


Kedalaman : 55 meter

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Cangkang berbentu


Kedalaman : 207,26 meter

Batulempung menyerpih Bagian Tengah Stasiun 49

Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral, biconveks, equatorial peripheral membulat, dinding berpori, kamar sp

Cangkang trochospiral rendah, biconvex asimetris, sisi equatorial lobulate, sisi axial membul
Umur: N8-N19 (Postuma, 1971)

Orbulina universa DORBIGNY

Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Foraminifera Bentonik

Uvigerina peregrina CUSHMAN

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang elongate, triseri


Kedalaman : 214,5 meter

Neolenticulina peregrina SCHWAGERPlate 53 No.14

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous, cangkang lonjong pipih, ap


Kedalaman : 314,42 meter

Batulempung menyerpih Bagian Atas Stasiun 45

Cangkang trochospiral rendah, tertekan, dengan kell masif. Komposisi dinding cangkang gam
Umur : N.18 N.23

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, dinding cangkang b

Orbulina universaD ORBIGNYPlate

Cangkang globular, dinding berpori, kamar spherical, bulatan terakhir secara keseluruhan me
Umur : N9 N21 (Postuma, 1971).

Glob

Cangkang trochospiral rendah, biconvex, periphery membundar, kamar menekan dengan kua

Cangkang trochospiral, bikonveks tidak sama, equatorial peripheral membulat, sumbu pherip

Cangkang trochospiral rendah, biconvex asimetris, sisi equatorial lobulate, sisi axial membul
Umur: N8-N19 (Postuma, 1971)

Cangkang trochospiral, berpori halus, permukaan halus. Cangkang subspherical, bekisar seki

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi membundar, dinding cangkang berpori, kamar

Cangkang trochospiral sangat rendah, biconvex, periphery memiliki keel, kamar menekan de

Cangkang trochospiral sangat rendah. Komposisi dinding cangkang gampingan, cangkang be

Foraminifera Bentonik

Heterolepa ornanta

Cangkang trochospiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Bagian periphery membulat. Su


Kedalaman : 274,20 meter

Cibicides margaritiferus BRADY

Cangkang planispiral, uniformed, uniserial terputar evolute. Cangkang planoconvex, susunan


Kedalaman : 55 meter

Nodogenerina lepidula SCHWAGE

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman : 164,52 meter

Laevidentalina bradyensis DARVIE

Cangkang polythalamus. Komposisi dinding cangkang calcareous hyaline, cangkang elongate


Kedalaman : 159,04 meter

Cangkang polythalamus, komposisi dinding cangkang calcareous hyaline. Cangkang besar te


Kedalaman : 276,03 meter