Anda di halaman 1dari 10

SKPL SISTEM APLIKASI PEMESANAN

TIKET KERETA API


BAB I
Pendahuluan
1.1 Tujuan
Adapun tujuan dari dokumen SKPL ini adalah sebagai berikut :
1) Dokumen SKPL ini dibuat sebagai pedoman dan teknik acuan yang akan digunakan
dalam pembuatan Sistem Informasi Pemesanan Tiket Kereta Api.
2) Dokumen SKPL ini berisi penjabaran mengenai perancangan Sistem Informasi
Pemesanan Tiket Kereta Api
3) Sistem Informasi Pemesanan Tiket Kereta Api yang dibuat ini berdasarkan
kebutuhan pengguna dan menjadi dokumen kesepakatan antara developer dan
customer / pelanggan.
1.2 Ruang Lingkup
Stasiun kereta api adalah suatu kesatuan organisasi yang bergerak pada bidang
transportasi darat yang membutuhkan teknologi maju untuk mendukung pengolahan
informasinya. Pengolahan akomodasi proses dan skenario ini berhubungan dengan sistem
administrasi untuk pemesanan tiket, melihat jadwal keberangkatan dan kepulangan, harga
tiket dan melihat tujuan tempat dari masing-masing kereta api yang ada. Untuk
mengatasinya perlu dikembangkan sistem informasi yang menangani masalah tersebut
sehingga stasiun kereta api dapat meningkatkan kinerja dan pelayanannya dalam hal
pemesanan tiket. Perangkat lunak ini diharapkan mampu membantu administrasi
Pemesanan Tiket Kereta Api mulai dari pemesanan, pembelian dan , melihat tujuan
kereta, sampai mekanisme pembayaran oleh pelanggan yang semuanya sudah
terkomputerisasi dengan baik.
Metode penelitian ini menggunakan perancangan sistem dan membuat
implementasi program, bahan perancangan dan program diperoleh melalui studi
kepustakaan dan observasi lapangan dengan alat pengumpul data kajian dokumen,
subjek penelitian terkait dengan sistem pelayanan pemesanan tiket seperti pencatatn
calon penumpang dan jadwal keberangkatan. Berdasarkan analisis dilapangan

diketahui Sistem Pemesanan Tiket Kereta Api yang ada dalam lingkup masih bisa
dikatakan sederhana, sehingga dalam melakukan kegiatan administrasi masih belum
terkomputerisasi dengan baik. Perangkat lunak ini diharapkan mampu memberikan
kemudahan bagi masing-masing pengguna, baik itu pelanggan, maupun petugas
administrasi

dalam

melaksanakan

pekerjaannya

Untuk

mengatasinya

perlu

dikembangkan sistem informasi yang menangani masalah tersebut sehingga pihak


stasiun kereta api dapat meningkatkan kinerja dan pelayanannya dalam pemesanan
tiket kereta api.

BAB VI
PERANCANGAN
4.1 Diagram Use Case dan Skenario

Skenario Use Case


Nama use case: Login
Aksi Aktor
Skenario Normal
1. Memasukkan username dan password

Reaksi Sistem
2. Mengecek valid tidaknya data inputan
3. Masuk ke aplikasi sistem informasi
pemesanan tiket kereta api

Skenario Alternatif
1. Memasukkan username dan password
2. Mengecek valid tidaknya data inputan
3. Menampilkan pesan login tidak valid
4. Memasukkan username dan password
yang valid
5. Mengecek valid tidaknya data inputan
6. Masuk ke aplikasi sistem informasi
pemesanan tiket kereta api
Nama use case: Pencarian
Aksi Aktor
Skenario Normal
1. Melihat jadwal keberangkatan kereta
2. Melihat ketersediaan kursi kereta

Reaksi Sistem

3. Mengecek data jadwal keberangkatan

kereta dan ketersediaan kursi


4. Masuk ke aplikasi sistem informasi
pencarian tiket kereta api
5. Menampilkan data yang diminta
Skenario Alternatif
1. Jika data tidak ada kembali ke menu
pencarian
2. Mengecek valid tidaknya data inputan
3. Menampilkan menu awal pencarian
Nama use case: Transaksi
Aksi Aktor
Reaksi Sistem
Skenario Normal
1. Memasukkan no_transaksi dan tanggal
transaksi sesuai dengan transaksi yang
sedang dilakukan untuk pembelian
tiket.
2. Melihat besar biaya yang harus dibayar
untuk transaksi tersebut.
2) Mengecek data jadwal keberangkatan
kereta dan ketersediaan kursi.
3) Masuk ke aplikasi sistem informasi
pembayaran tiket.
4) Menampilkan data yang diminta
Skenario Alternatif
4. Jika data transaksi dibatalkan maka
akan kembali pada menu pemesanan.
5. Mengecek valid tidaknya data inputan
6. Menampilkan menu awal pemesanan.
Nama use case: Pembayaran
Aksi Aktor
Skenario Normal
1. Pelanggan
menyerahkan

Reaksi Sistem
form

pemesanan kepada pegawai


2. Melihat daftar tujuan keberangkatan
atau kepulangan dan harga yang akan
dibayarkan
3. Pegawai

mencatat

form

pemesanan dan harga tiket

tiket

4. Menyerahkan tiket sesuai dengan form


pemesanan
5. Memberikan list harga yang harus
dibayarkan
6. Pelanggan membayar tiket kereta api
7. Menyerahkan

uang

pembayaran

kepada petugas / pegawai


8. Menerima pengembalian pembayaran
4.2 Diagram Kelas

4.3 Diagram Objek

4.4 Diagram Sequence

Sequence Login

Sequence Pembayaran

Sequence Pemesanan

Sequence Transaksi

4.5 Diagram Collaboration

4.6 Diagram Status

4.7 Diagram Aktivity

4.8 Diagram Component

4.9 Diagram Deployment