Anda di halaman 1dari 11

HUBUNGAN ILMU PENGETAHUAN

dan TEKNOLOGI

DISUSUN
Oleh:
Christy Ardyanto Gulo
1201144023
TI-38-03

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan
meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segisegi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian
dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari
keterbatasannya.
Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari
sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222)
berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain,
teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu
sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya
mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu
terhadap lainnya.
Teknologi dalam perkembangannya selalu berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
Seiring berjalannya waktu dan makin cepatnya daya pikir manusia yang semakin modern
maupun canggih perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak lepas akan kemajuankemajuannya yang semakin pesat mendunia. Ilmu pengetahuan telah menjadi perintis dalam
membuat kemajuan teknologi menjadi lebih pesat dan tak terbayangkan kemajuannya pada
seperti saat ini yang melampaui batas-batas praktis imajinasi yang sulit dijangkau pikiran.

1.2.

Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud ilmu pengetahuan dan teknologi?
2. Bagaimana hubungan antara ilmu pengetahuan dan teknologi?
3. Apa dampak dari hubungan antara ilmu pengetahuan dan teknologi ?

1.3.

Tujuan
1. Memahami pengertian dari ilmu pengetahuan dan teknologi.
2. Memahami hubungan antara ilmu pengetahuan dan teknologi.
3. Mengetahui dampak dari hubungan antara ilmu pengetahuan dan teknologi serta cara
menyikapinya.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1.

Ilmu Pengetahuan
Definisi Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan
meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia . Segisegi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian
dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari
keterbatasannya.
Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan
pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan
seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat,
ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang
dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari istemologepi.
Para ahli mendefinisikan ilmu pengetahuan sebagai berikut:
a. Soerjono Soekanto
Menurut Soerjono Soekanto, ilmu pengetahuan adalah pengetahuan (knowledge)
yang tersusun sitematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, pengetahuan
dimana selalu dapat diperiksa dan ditelaah (dikontrol) dengan kritis oleh setiap
orang lain yang mengetahuinya.
b. Sutrisno Hadi
Menurut Sutrisno Hadi, ilmu Pengetahuan ialah kumpulan dari pengalamanpengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan
secara harmonis dalam suatu bangunan yang teratur.
c. Sondang Siagian
Menurut Sondang Siagian, ilmu Pengetahuan adalah suatu objek, ilmiah yang
memiliki sekelompok prinsipil, dalil, rumus, yang melalui percobaan yang
sistematis dilakukan berulang kali telah teruji kebenarannya, dalil-dalil, prinsipprinsip dan rumus-rumus mana dapat diajarkan dan dipelajari.
d. Dr. Moh. Hatta
Menurut Dr. Moh. Hatta, ilmu pengetahuan ialah pengetahuan atau studi yang
teratur tentang pekerjaan hukum umum, sebab-akibat dalam suatu kelompok
masalah yang sifatnya sama, baik menurut kedudukannya (apabila dilihat dari
luar), maupun menurut hubungannya (jika dilihat dari dalam).
e. NS. Asmadi
Menurut NS. Asmadi, Ilmu pengetahuan ialah sekumpulan pengetahuan yang padat
dan proses mengetahui melalui penyelidikan yang sistematis dan terkendali
(metode ilmiah).
f.

Poespoprodjo

Menurut Poespoprodjo, ilmu pengetahuan ialah proses perbaikan diri secara


bersinambungan yang meliputi perkembangan teori dan uji empiris.
g. Minto Rahayu
Menurut Minto Rahayu, ilmu pengetahuan ialah pengetahuan yang telah disusun
secara sistematis dan berlaku umum, sedangkan pengetahuan adalah pengalaman
yang bersifat pribadi/kelompok dan belum disusun secara sistematis karena belum
dicoba dan diuji
h. M. Izuddin Taufiq
Menurut M. Izuddin Taufiq, ilmu pengetahuan ialah penelusuran data atau
informasi melalui pengamatan, pengkajian dan eksperimen, dengan tujuan
menetapkan hakikat, landasan dasar ataupun asal usulnya
Sejarah Ilmu Pengetahuan
Berdasarkan sejarah ilmu, maka zaman tertua dimulai dari zaman kuno karena dalam
pengetahuannya, manusia sudah dapat meramu makanan dan membuat peralatan untuk
berburu. Zaman kuno sendiri, terbagi menjadi beberapa masa, yaitu:
1. Masa Mesir dan Babilon : 4000- 6000 SM
2. Masa Yunani Kuno : 600-30 SM
3. Masa Romawi : 30 SM-400 M
Sebagai manusia pra sejarah, manusia purba telah menemukan beberapa hubungan
yang bersifat empiris. Hal itu membuat mereka telah mengerti dengan keadaan dunia.
Walaupun sejarah ilmu pengetahuan pada masa ini belum diakui, tapi manusia purba telah
mengetahui bagaimana cara untuk bertahan hidup.
Pada masa sejarah, manusia diduga telah memiliki pengetahuan yang lebih maju. Di
mana menurut sejarah ilmu pengetahuan, manusia ketika itu telah mengetahui cara menulis,
bagaimana membaca serta dan berhitung. Hal itu membuat kebudayaan manusia mulai
berkembang di beberapa tempat tertentu, seperti Mesir di Afrika, Babilonia, Sumeria, Niniveh,
serta Tiongkok di Asia. Menurut sejarah ilmu pengetahuan, ketika itu mereka telah mengenal
angka dan sudah dapat menghitung.
Menurut sejarah ilmu pengetahuan, dalam kehidupan bangsa Mesir, berbagai gagasan
ilmiah dari pengetahuan arsitektur telah tumbuh. Di mana mereka telah mengenal ilmu hitung,
ilmu gaya, dan ilmu ukur. Ilmu pengetahuan itu mereka gunakan untuk mendirikan berbagai
kuil, istana, serta piramid. Selain ilmu arsitektur, Mesir juga telah mengenal ilmu kedokteran
dan Ilmu bedah. Hal ini bisa dilihat pula bagaimana mereka dapat mengawetkan mayat hingga
ribuat tahun seperti saat ini.
Sejarah ilmu pengetahuan di Yunani Kuno terkenal dengan perkembangan filsafat.
Ilmu filsafat telah ada bahkan sebelum para filosof klasik di Yunani mempelajari serta
mengembangkannya. Filsafat dikembangkan dan menjadi ilmu yang sangat berharga untuk
perkembangan ilmu pengetahuan lainnya pada banyak generasi berikutnya, bahkan hingga
saat ini. Bahkan, ilmu filsafat juga berhasil membantu perkembangan agama Islam pada abad
pertengahan masehi hingga saat ini.

Kajian mengenai Islam menjadi sangat masuk akal dan dapat diterima oleh masyarakat
dengan bantuan ilmu filsafat. Dalam sejarah ilmu pengatahuan, ilmu filsafat yang
dikembangakan masyarakat Yunani ini sangat penting bagi peradaban manusia karena dengan
filsafat pola pikir manusia pada saat itu menjadi berubah dari mitosentris menjadi logosentris.
Hal ini kemudian juga berpengaruh terhadap penciptaan teknologi yang saat ini dapat
kita nikmat. Perkembangan ilmu filsafat ini berhasil membuat manusia memasuki peradaban
baru yang lebih cerdas dan berpikir. Sejarah ilmu pengetahuan dala kehidupan masyarakat
Romawi didominasi oleh bidang teknik dan pengobatan. Mereka telah menemukan cara-cara
baru untuk menambang berbagai barang mineral seperti timah dan emas.
Selain itu, bangsa Romawi juga mengembangkan penggilingan biji-bijian dan instalasi
air. Mereka juga telah membangun sistem pembuangan kotoran. Hal ini berguna untuk
menjaga kota sehingga akan tetap menjadi bersih dan sehat.
Tidak hanya itu, dalam sejarah ilmu pengetahuan, bangsa Romawi adalah bangsa yang
pertama kali membuat bangunan dengan menggunakan beton, seperti untuk mengembangkan
kubah serta berbagai bentuk bangunan lainnya. Walaupun mereka tidak mengalami
perkembangan yang besar dalam bidang matematika, tapi mampu untuk menciptakan sistem
penulisan angka mereka sendiri.
Karakteristik/ Ciri Ilmu Pengetahuan
Ciri Imu perlu memperhatikan dua aspek, yaitu : sifat ilmu dan klasifikasi ilmu.
Mengenai sifat ilmu akan dibahas dalam subbab ini, sedangkan mengenai klasifikasi ilmu
akan dibahas pada subbab selanjutnya. Ilmu pengetahuan mempunyai sifat, antara lain:
a.
b.
c.
d.

Sistematik
Konsisten (antara teori satu dengan yang lain tak bertentangan)
Eksplisit (disepakati dapat secara universal, bukan hanya dikalangan kecil).
Ilmiah, benar (pembuktian dengan metode ilmiah).

Disamping itu suatu ilmu pengetahuan mempunyai ciri lain yaitu:


a. Bukan satu, melainkan banyak (plural)
b. Bersifat terbuka (dapat dikritik)
c. Berkaitan dalam memecahkan.
Ciri khas nyata dari ilmu pengetahuan (science) yang tidak dapat diingkari meskipun
oleh para ilmuwan adalah bahwa ia tidak mengenal kata kekal. Apa yang dianggap salah di
masa silam misalnya, dapat diakui kebenarannya di abad modern. Pandangan terhadap
persoalan-persoalan ilmiah silih berganti, bukan saja dalam lapangan pembahasan satu ilmu
saja, tetapi terutama juga dalam teori-teori setiap cabang ilmu pengetahuan. Dahulu, misalnya,
segala sesuatu diterangkan dalam konsep material (istilah-istilah kebendaan) sampai-sampai
manusia pun hendak dikatagorikan dalam konsep tersebut. Sekarang ini terdapat psikologi
yang membahas mengenai jiwa, budi dan semangat, telah mengambil tempat tersendiri dan
mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia.

2.2.

Teknologi
Definisi Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang
diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Penggunaan teknologi oleh
manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana.
Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan
sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam
beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru,
termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik
terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala
global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata
penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai
senjata nuklir.
Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di
banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk
ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak
proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut
pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan dan merusak Bumi dan
lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu
masyarakat dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru.
Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia,
suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah
tantangan norma-norma tradisional.
Para ahli mendefenisikan teknologi sebagai berikut:
a. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990 : 1158) Teknologi adalah ; 1) Metode
ilmiah untuk mencapai tujuan praktis ilmu pengetahuan terapan 2) Keseluruhan sarana
untuk menyediakan barang- barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan
kenyamanan hidup manusia.
b. Rogers
Menurut Rogers (dalam Seels, Richey, 1994 : 12) Teknologi adalah suatu rancangan
langkah instrumental untuk memperkecil keraguan mengenai hubungan sebab akibat
dalam mencapai hasil yang diharapkan.
c. Iskandar Alisyahbana
Menurut Iskandar Alisyahbana seperti dikutip Yusufhadi Miarso (2007 : 131),
teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan
bantuan alat dan akal, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau
mebuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra, dan otak manusia.

d. Ellul

Menurut Ellul dalam Miarso (2007 : 131), Teknologi adalah keseluruhan metode yang
secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan
manusia.
e. Miarso
Menurut Miarso (2007 : 62) teknologi adalah proses yang meningkatkan nilai tambah,
proses tersebut menggunakan atau menghasilkan suatu produk , produk yang
dihasilkan tidak terpisah dari produk lain yang telah ada, dan karena itu menjadi
bagian integral dari suatu sistem.

2.3.

Hubungan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Dampaknya


Ilmu pengetahuan sangat penting dan manusia membutuhkan pengetahuan yang
cukup, teknologi dan pendidikan. Setelah bangsa Indonesia merdeka dari penjajahan, seluruh
rakyat menyadari, bahwa meraih ilmu pengetahuan yang setinggi tingginya menjadi idaman
yang hendak dicapai. Tidak peduli apakah rakyat itu tergolong petani, pekerja kasar, buruh,
pegawai negeri, pegawai swasta. Militer dan sebagainya. Tidak ada halangan untuk maju dan
menyekolahkan anak anak, saudara saudara sampai mencapai jenjang yang tertinggi.
Mengapa demikian ilmu pengetahuan ingin digapai setinggi-tingginya?. Mungkin karena
beberapa faktor, yaitu:
1. Pengetahuan adalah kekayaan yang tidak bisa dicuri.
2. Semakin banyak diberikan (diajarkan) akan semakin berkembang.
3. Dengan memiliki pengetahuan akan menghadirkan kedamaian bagi pemiliknya
Zaman telah berevolusi/berubah. Pikiran kita-pun juga harus berubah. Sekarang kita
harus lebih memikirkan lagi tentang masa depan kita. Zaman kini telah modern, segala
seseuatu di zaman ini sudah semakin mahal, baru, canggih dan juga berkualitas, termasuk ilmu
dan teknologi. Ilmu itu sangat Mahal harganya. Memang semua tidaklah mudah untuk
mendapatkan apa yang di inginkan. Pengetahuan membuat kita tahu mana yang baik untuk
dilakukan dan tidak baik untuk dilakukan, Pengetahuan juga membuat kita tahu mana yang
benar dan salah, Pengetahuan juga membuat kita lebih semangat untuk mencapai semua
impian dan mewujudkannya. Berkembangnya pengetahuan juga begitu pesatnya
perkembangan teknologi pada zaman ini. Maka dari itu harus di imbangi dengan kemajuan
teknologi yang cukup pesat agar tidak terlalu sulit untuk menginginkan sesuatu. Karena pada
zaman ini sudah umum untuk mencari sesuatu di internet.
Alangkah penting dan strategisnya nilai pengetahuan dan ilmuwan itu. Karena itu
siapapun tanpa kecuali wajib mempelajari ilmu pengetahuan itu seluas luasnya dan sedalam
dalamnya. Ilmu pengetahuan sangat ajaib sifatnya, makin banyak dipelajari terasa makin
sedikit yang diketahui, karena ilmu pengetahuan adalah tak terbatas. Tak ada seorang manusia
pun yang mampu menyombongkan dirinya, bahwa ia telah menguasai keseluruhan ilmu
pengetahuan itu, walaupun ia telah menjuruskan dirinya pada hal hal yang bersifat spesialis.
Ada ahli (ilmuwan) pertanian, peternakan, kedokteran, hukum, teknik, perbintangan, ekonomi,
politik, budaya, agama dan masih ada ratusan bahkan ribuan spesialis lainnya. Ini suatu
pertanda bahwa ilmu pengetahuan itu sangat tak terbatas.

Teknologi merupakan buah pemanfaatan ilmu pengetahuan. Teknologi memanfaatkan


(menerapkan) ilmu pengetahuan yang ada untuk menyelesaikan masalah (menjawab
persoalan). Pemanfaatan ilmu pengetahuan, meskipun terdengar baru, pada dasarnya adalah
hal yang telah sangat lama kita (manusia) lakukan. Bahkan penerapan ilmu ini dapat dikatakan
sebagai salah satu keunggulan utama kita sebagai manusia, yang menyebabkan kita berada di
tingkat teratas pada piramida rantai makanan. Kemampuan kita dalam berinovasi seperti
dengan mengikatkan batu ke kayu untuk dijadikan senjata ialah hal utama yang menyebabkan
kita unggul dibandingkan spesies lainnya.
Kemajuan Teknologi
Dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi dihasilkan dari
pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam menyelesaikan tugas-tugas
tradisional seperti bercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.
Ada tiga klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu :
1.

Kemajuan teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggris: neutral technological


progress).
Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan
kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.

2.

Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggris: labor-saving


technological progress).
Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak
ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam
memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.

3.

Kemajuan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris: capital-saving


technological progress).
Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua
riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju,
yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.

Pengalaman di berbagai negara berkembang menunjukan bahwa campur tangan


langsung secara berlebihan, terutama berupa peraturan pemerintah yang terlampau ketat,
dalam pasar teknologi asing justru menghambat arus teknologi asing ke negara-negara
berkembang.
Di lain pihak suatu kebijaksanaan 'pintu yang lama sekali terbuka' terhadap arus
teknologi asing, terutama dalam bentuk penanaman modal asing (PMA), justru menghambat
kemandirian yang lebih besar dalam proses pengembangan kemampuan teknologi negara
berkembang karena ketergantungan yang terlampau besar pada pihak investor asing, karena
merekalah yang melakukan segala upaya teknologi yang sulit dan rumit.
Manfaat dan Kemajuan Iptek
a.
b.
c.
d.

Limbah ternak untuk pupuk (kompos)


Memperluas lapangan pekerjaan karena dibukanya industri - industri baru.
Pengolahan Sumber Daya Alam yang lebih berkualitas dan optimal.
Peningkatan dan pemanfaatan sumber energi baru.

e.

2.4.

Dalam bidang komunikasi penggunaan waktu lebih efisien dan lebih cepat
mendapatkan informasi

Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi


Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan di zaman ini, maka teknologi secara
signifikan ikut berkembang. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan kesatuan yang tidak
bisa terpisahkan karena saling mendukung / membutuhkan satu sama lain. Dengan ilmu
pengetahuan, teknologi dapat semakin canggih dan dengan adanya teknologi, ilmu
pengetahuan dapat semakin maju. Seiring berjalannya waktu, ilmu pengetahuan dan teknologi
akan terus berkembang sampai manusia tidak mengetahui dimana batasan ilmu pengetahuan
dan teknologi tersebut.
Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia sebagai
pihak yang mempelajari dan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
kehidupannya harus dapat mengambil sikap atau tindakan positif dalam mempergunakan ilmu
pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan. Bila ada kebaikan pasti ada kejahatan yang
membuntutinya dari belakang. Begitu pula dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, bila ada
kebaikan didalamya maka akan ada kejahatan yang akan tercipta dari padanya. Sudah banyak
kejahatan yang melibatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pada saat ini seperti
memanfaatkan teknologi komputer untuk melakukan penipuan, memanfaatkan ilmu
pengetahuan untuk membodohi orang lain, melakukan pencurian dengan teknologi (internet,
transportasi, komunikasi dll) dan masih banyak lagi. Perlu adanya sikap kritis dalam diri
manusia pada saat ini agar ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada dimanfaatkan sebaikbaiknya. Pemerintah perlu terlibat dalam hal ini dengan memberi pengarahan atau semacam
penyuluhan kepada seluruh konsumen ilmu pengetahuan dan teknologi agar lebih bijak dalam
mempergunakan IPTEK ini. Apabila ilmu pengetahuan dan teknologi dipergunakan dengan
baik maka akan menghasilkan keuntungan yang baik secara tilmbal balik.

BAB III
PENUTUP
3.1.

Kesimpulan
Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha yang dilakukan untuk menyelidiki,
menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam
manusia Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang
diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Ilmu pengetahuan dan
teknologi merupakan kesatuan yang tidak bisa terpisahkan karena saling mendukung /
membutuhkan satu sama lain. Dengan ilmu pengetahuan, teknologi dapat semakin canggih
dan dengan adanya teknologi, ilmu pengetahuan dapat semakin maju.

3.2.

Saran
Ilmu pengetahuan dan teknologi akan terus berkembang yang berpengaruh dalam
terbentuknya ciptaan-ciptaan baru yang dapat kita lihat saat ini dan yang akan muncul di masa
depan. Untuk itu, marilah kita mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi agar kita tidak
ketinggalan zaman dan mempergunakannya secara bijak.

DAFTAR PUSTAKA
M. Fauzi, 2013. Definisi Ilmu Pengetahuan From
https://muhamadfauziali.wordpress.com/2013/04/23/tugas-1-definisi-ilmu-pengetahuan
Unknown, 2012. Pengertian Ilmu Pengetahuan Menurut From
http://barbieluph.blogspot.com/2012/04/pengertian-ilmu-pengetahuan-menurut.html
Fadli, 2014, Makalah tentang Perkembangan Teknologi From
http://fadliu.blogspot.com/2014/03/makalah-tentang-perkembangan-teknologi.html
Unknown, --, Definisi Teknologihttp://www.aingindra.com/definisi-teknologi.html
Parzall, 2011, Hubungan Teknologi dalam Ilmu Pengetahuan From
http://parza11.blogspot.com/2011/11/hubungan-teknologi-dalam-ilmu.html
Fadil, 2011, Peranan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi From
http://www.catatanfadil.com/2011/11/hubungan-ilmu-pengetahuanteknologi-dan.html
The Geeks, 2011, Peranan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi From
http://enhiespearzt.blogspot.com/2011/12/peranan-ilmu-pengetahuan-dan-teknologi.html
H. Inu kencana Syafiie, 2005. Pengantar Ilmu Pemerintahan. Yang Menerbitkan PT Refika Aditama:
Bandung.