Anda di halaman 1dari 17

PERBAIKAN EPISIOTOMI GARIS TENGAH

Setelah menginfiltrasikan 10ml anestesi lokal (lignokain 10%) ke dalam kulit perineum dan
sepertiga bawah vagina, masukkan tampon ke dalam vagina agar darah tidak mengaburkan
lapangan penjahitan. Langkah pertama adalah menautkan apeks luka vagina.

Aposisi tepi-tepi vagina melalui


jahitan kontinu. Perhatikan tepi
introitus.

Jahitan dikubur di bawah kulit


vagina dan struktur otot korpus
perinale disatukan

Bila penjahitan korpus perinale


telah selesai dilakukan,
penjahitan dilanjutkan dalam
gaya subkutikula untuk
memperbaiki kulit perineum

Kulit perineum telah dirapatkan


sepenuhnya

Robekan vagina derajat tiga yang merupakan komplikasi episiotomi garis tengah akibat
pelahiran kepala yang tidak terkontrol secara adekuat

PERBAIKAN EPISIOTOMI POSTEROLATERAL


Jika efek anestesi lokal yang
diberikan saat episiotomi telah
menghilang, tepi kulit perineum
dan sepertiga bawah vagina pada
kedua sisi episiotomi diinfiltrasi
dengan lignokain 1%. Tunggu 5
menit agar tercapai blok yang
efektif.
Benang jahit yang lazim
digunakan adalah chromic catgut,
meskipun hasil yang lebih baik
dapat dicapai dengan benang
poliglaktin (Vicryl)

Bila perbaikan episiotomi akan


dilakukan, masukkan tampon
agar darah tidak mengaburkan
lapangan operasi. Langkah
pertama adalah mengenali apeks
(panah) komponen vagina
episiotomi, yang kemudian
ditautkan dengan sebuah jahitan

Kemudian lakukan penjahitan


kontinu untuk menutup vagina,
hingga akhirnya ujung-ujung
cincin himen menyati dengan
aposisi yang seksama

Dua atau tiga jahitan di luar


cincin himen untuk
mempertemukan ujung posterior
fourchette dan labium majus yang
terpotong

Pada titik ini, jahitan dikubur di bawah kulit


dan dilakukan jahitan inversi untuk
mendekatkan ujung-ujung otot bulbokavernosus (panah), dengan demikian memperbaiki
sfingter vagina

Dua atau empat jahitan terputus


di pertemukan untuk menyatukan
otot perinei profundae dan ujungujung levator ani yang terpotong

Satu lapis jahitan inversi terputus


tambahan diperlukan untuk
mendekatkan otot perinei
superfisiales.

Lapisan keempat pada


perbaikan episiotomi adalah
lapisan kulit perineum,
perbaikan dapat dilakukan
dengan jahitan subkutis
atau jahitan terputus

PERBAIKAN EPISIOTOMI MEDIOLATERAL

Pada episiotomi mediolateral, langkah-langkah awal yang dilakukan pada perbaikan


episiotomi posterolateral juga diikuti; kulit vagina disatukan dengan jahitan kontinu
menggunakan catgut, setelah apeks luka vagina (panah) ditautkan terlebih dahulu

\
Ketika jahitan kontinu vagina sudah mencapai cincin himen (H), jahitan terus dilanjutkan
ujung-ujung posterior fourchette dan labium majus

Jahitan dikubur dibawah kulit dan kedua ujung sfingter vagina yang terpotong (ujung-ujung
otot bulbokavernosus, B) disatukan

Otot perinei profundae termasuk levator ani didekatkan dengan jahitan terputus. Suatu daerah
perdarahan yang kecil dan aktif diidentifikasi di lateral sfingter ani inferior dan dijahit secara
terpisah.

Otot perinei profundae disatukan dengan jahitan inversi terputus menggunakan chromic
catgut

Selanjutnya, dibuat suatu lapisan


jahitan inversi terputus
menggunakan bahan yang sama
untuk menyatukan otot perinei
superfisiales

Kulit perineum disatukan dengan jahitan matras terputus menggunakan chromic catgut
(meskipun penggunaan jahitan Vicryl memberikan hasil yang lebih baik)