Anda di halaman 1dari 4

Perbedaan PSAK 16 (revisi 2011): Aset Tetap

dengan IAS 16 (revised 2009): Property, Plant and


Equipment

(disusun sebagai syarat penilaian proses pembelajaran matakuliah Teori Akuntansi)

Disusun Oleh :

Bunga Aprilia (01091003029)

Matakuliah Teori Akuntansi


Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi
Universitas Sriwijaya
Tahun Ajaran 2012/2013
Dalam rangka konvergensi terhadap IFRS, PSAK 16 (revisi 2011) telah mengadopsi
peraturan IAS 16 (revised 2009). Namun, judul PSAK 16 (revisi 2011): Aset Tetap

sendiri bukan terjemahan dari judul IAS 16 (revised 2009): Property, Plan and
Equipment. Untuk hal ini menyebabkan judul jadi tidak konsisten.
PSAK 16 (revisi 2011): Aset Tetap mengadopsi seluruh peraturan dalam IAS 16
Property, Plant and Equipment per Januari 2009, kecuali untuk hal-hal sebagai
berikut:
1) PSAK 16 (revisi 2011): Aset Tetap paragraf 03 mengenai ruang lingkup dimana
untuk aset biologik terkait aktivitas agrikultur termasuk dalam ruang lingkup
PSAK 16 (revisi 2011). Hal ini berbeda dengan peraturan yang ada dalam IAS 16
Property, Plant and Equipment paragraf 3 dimana aset biologik terkait aktivitas
agrikultur dikecualikan dalam ruang lingkup.
2) PSAK 16 (revisi 2011): Aset Tetap memberikan tambahan pada paragraf 43
mengenai perubahan kebijakan akuntansi dari model biaya ke model revaluasi
yang tidak ada pengaturannya dalam IAS 16.
Paragraf 43 PSAK 16 (revisi 2011) berbunyi:
43.

Jika Entitas mengubah kebijakan akuntansi dari model biaya ke


model revaluasi dalam pengukuran aset tetap maka perubahan
tersebut berlaku prosepektif.

3) PSAK 16 (revisi 2011): Aset Tetap tidak mengadopsi peraturan dalam IAS 16
paragraf 80 mengenai ketentuan transisi karena tidak relevan.
Paragraf 80 IAS 16 (revised 2009) berbunyi:
Transitional Provisions
80.

The requirements of paragraf 24-26 regarding the initial


measurement of an item of property, plant and equipment acquired in
an exchange of assets transaction shall be applied prospectively
only to future transactions.

4) PSAK 16 (revisi 2011): Aset Tetap memberikan ketentuan transisi pada paragraf
81 yang tidak ada dalam IAS 16.

Paragraf 81 PSAK 16 (revisi 2011) berbunyi:


Ketentuan Transisi
81.

Entitas menerapkan perubahan ruang lingkup terkait akuntansi


properti yang dikonstruksi atau dikembangkan untuk digunakan
dimasa depan sebagai properti investasi secara prospektif sesuai
dengan perubahan dalam PSAK 13 (revisi 2011): Properti Investasi.

5) PSAK 16 (revisi 2011): Aset Tetap tidak mengadopsi peraturan dalam IAS 16
paragraf 81, 81 A-E mengenai taggal efektif karena tidak relevan.
Paragraf 81, 81A-E IAS 16 Property, Plant and Equipment berbunyi:
81

An entitiy shall apply this Standard for annual periods beginning on or after
1 January 2005. Earlier application is encouraged. If an entity applies this
Standard for a period beginning before 1 January 2005, it shall disclose
that fact.

81A. An entiity shall apply the amendments in paragraph 3 for annual periodd
beginning on or after 1 January 2006. If an entitiy applies IFRS 6 for an
earlier period, those amendment shal be applied for that earlier period.
81B

IAS 1 Presentation of Financial Statements (as revised in 2007) amended


the terminology used throughout IFRSs. In additon it amended paragraphs
39, 40 and 73(e) (iv). An entity shall apply those amendments for annual
periods beginning on or after 1 January 2009. If an entity applies IAS 1
(revised 2007) for an earlier period, the amendment shall be applied for
that earlier period.

81C

IFRS 3 Business Combinations (as revised in 2008) amended paragraph


44. An entitiy shall apply that amendment for annual periods beginning on
or after 1 July 2009. If an entitiy applies IFRS 3 (revised 2008) for an
eralier period, the amendment shall also be applied for that earlier period.

81D

Paragraphs 6 and 69 were amended and paragaph 68A was added by


Improvements to IFRSs issued in May 2008. An entitiy shall apply those
amendments for annual periods beginning on or after 1 January 2009.
Earlier application is permitted. If an entitiy applies the amendments for an
earlier period it shall disclose that fact and at the same time apply the
related amendments to IAS 7 Statement of Cash Flows.

81E

Paragaph 5 was amended by Improvements to IFRSs issued in May 2008.


An entitiy shall apply that amendment prospectively for annual periods
beginning on or after 1 January 2009. Earlier application is permitted if an
entity also applies the amendments to paragraphs 8, 9, 22, 48, 53, 53A,
53B, 54, 57 and 85B of IAS 40 at the same time. If an entity applies the
amendment for an earlier peiod it shall disclose that fact.

6) IAS 16 Property, Plant and Equipment paragraf 68A mengenai penghentian


pengakuan paragraf menjadi paragraf 69 pada PSAK 16 (evisi 2011) dan nomor
paragraf selanjutnya disesuaikan.