Anda di halaman 1dari 14

Seorang perempuan berusia 34 tahun, G2P1A0, datang ke puskesmas dengan keluhan batuk 3

minggu. Pada anamnesis batuk disertai dahak, demam dan penurunan nafsu makan. Pada
pemeriksaan dahak didapatkan BTA positif. Dokter bermaksud memberikan OAT yang aman
dan tidak memberikan efek gangguan pendengaran pada janin yang dikandungnya. Apakah
regimen yang harus dihindari pada kasus di atas?
A. Rifampisin (R)
B. Isoniazid (H)
C. Pirazinamid (Z)
D. Etambutol (E)
E. Streptomisin (S)
Seorang laki laki berusia 35 tahun, datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan
utama sesak napas. Dari anamnesis pasien adalah penderita asma sejak 10 tahun yang lalu.
Pada pemeriksaan fisik pasien tampak gelisah, lebih suka posisi duduk, frekuensi napas 32
x/menit, frekuensi nadi 110 x/menit, dan pada pemeriksaan auskultasi terdengar suara
wheezing. Apakah terapi awal yang harus diberikan pada pasien tersebut?
A. Inhalasi agonis 2
B. Inhalasi kortikosteroid
C. Injeksi kortikosteroid
D. Injeksi metilsantin
E. Oral bronkodilator

Seorang lakilaki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan
hilang timbul disertai batuk dahak berwarna kekuningan dan demam sejak setahun terakhir,
dan dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu, sesak terutama setelah beraktivitas. Pasien
mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan
fisik ditemukan suhu 380C, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32x/menit, dan
tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apa
diagnosis yang paling mungkin?
A. Bronchitis kronis
B. Asma bronkial
C. Efusi pleura
D. Atelektasis
E. Emfisema
Seorang laki laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan
hilang timbul sejak satu tahun yang lalu, sesak disertai batuk berdahak warna kekuningan
dan demam. Sejak 4 hari yang lalu keluhan memberat. Pasien mempunyai riwayat merokok
2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38 0C, nadi
110 x/menit, frekuensi napas 32x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan
ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apakah terapi awal untuk pasien tersebut?
A. Bronkodilator inhalasi
B. Kortikosteroid
C. Oksigenasi
D. Antipiretik

E. Antibiotika
Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas.
Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah
sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama
malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila
makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37 0C, denyut nadi 120 x/menit,
frekuensi napas 60x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah diagnosis yang paling
mungkin?
A. Pneumonia
B. Tuberkulosis
C. Asma bronkial
D. Bronkitis kronis
E. Bronkiolitis
Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas.
Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah
sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama
malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila
makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37 0C, denyut nadi 120 x/menit,
frekuensi napas 60x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah obat yang pertama kali
diberikan?
A. Mukolitik
B. Antibiotika
C. Ekspektoran
D. Kortikosteroid
E. Golongan -2 agonis
Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam tujuh hari,
batuk dan dahak disertai darah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 38 0 C, tekanan
darah 140/90 mm Hg, denyut nadi 94/menit. Foto polos thorax memperlihatkan konsolidasi
di lobus superior pulmo kiri dengan airbronchogram. Apa diagnosis yang paling mungkin?
A. Abses paru
B. Pancoast tumor
C. Bronchial Carcinoid
D. Carcinoma of bronchus
E. Tuberculosis paru
Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan riwayat batuk berdahak. Pada foto thorax tampak
gambaran kavitas multipel menyerupai sarang lebah dengan airfluid level di dalamnya pada
aspek inferior kedua paru. Apa diagnosis yang paling mungkin?
A. Pneumonia
B. Bronkiectasis

C. Histoplasmosis
D. Bronkitis kronik
E. Tuberculosis milier

Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Keluhan
disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat.
Terdapat riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37 0C, denyut nadi 110
x/menit, frekuensi napas 28 x/menit, tekanan darah 160/100 mmHg. Pada hemithoraks
sinistra ditemukan ketinggalan gerak, perkusi redup, dan suara vesikuler menurun. Hasil
rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus
sinistra menumpul. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Apa diagnosis yang
paling mungkin?
A. Thymoma
B. Pneumonia
C. Pneumothorax sinistra
D. Efusi pleura sinistra
E. Hernia diafragmatika
Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Keluhan
disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat.
Terdapat riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37 0C, denyut nadi 110
x/menit, frekuensi napas 28 x/menit, tekanan darah 160/100 mmHg. Pada hemithoraks
sinistra ditemukan ketinggalan gerak, perkusi redup, dan suara vesikuler menurun. Hasil
rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus
sinistra menumpul. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Apakah terapi yang
paling tepat?
A. Pungsi pleura
B. Furosemide
C. Water seal drainage (WSD)
D. Antibiotika
E. Inhalasi B2 agonis
Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini
batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, tidak tinggi disertai keringat malam. Pada
pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Diagnosis manakah yang paling
mungkin?
A.
B.
C.
D.
E.

Tuberkulosis Paru
Bronkhitis kronis
Pneumothoraks
Asma Bronkhial
Bronkiektesis

Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke klinik RS dengan keluhan batuk berdahak
yang bercampur darah sejak 1 hari yang lalu. Pasien memiliki riwayat batuk lama + 2 bulan,

demam dan berkeringat pada malam hari. Tidak didapatkan riwayat pengobatan
tuberkulosis sebelumnya. Pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar di daerah apeks
paru kanan. Pemeriksaan sputum BTA SPS menunjukkan hasil negatif. Foto toraks
menunjukkan gambaran efusi pleura kiri dan fibroinfiltrat di lapangan paru kanan. Apakah
terapi yang paling tepat untuk pasien ini?
A.
B.
C.
D.
E.

Kategori 1, 2RHZE + 4RH


Kategori 1, 2RHZ + 4RH
Kategori 2, 2RHZES + 1RHZE + 5RH
Kategori 3, 2RHZ + 4RH
Kategori 3, 2RHE + 4RH

Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena sering pilek
sejak 3 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluh sering bersin berulang kali sampai lebih dari
6 kali. Keluhan memberat terutama pada pagi hari dan semakin membaik pada siang hari.
Kakek pasien adalah penderita asma yang sering kambuh. Darah pasien diambil untuk
pemeriksaan hitung jenis leukosit. Apakah gambaran hitung jenis leukosit yang paling
mungkin ditemukan?
A.
B.
C.
D.
E.

Neutrofilia
Eosinofilia
Basofilia
Limfopenia
Neutropenia

Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan
yang lalu. Nafsu makan menurun, badan terasa lemah, berat badan menurun. Hasil
pemeriksaan sputum BTA menunjukkan hasil positif 3 (+3). Pasien juga memiliki riwayat
bengkak sendi kambuh-kambuhan sejak 1 tahun yang lalu. Sendi bengkak dan terasa nyeri
terutama setelah makan emping melinjo. Manakah OAT yang dapat memperberat keluhan
nyeri pasien?
A. Streptomisin
B. Ethambutol
C. Pirazinamid
D. Rifampisin
E. Isoniazid
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk
berdahak sejak 3 minggu yang lalu. Keluhan disertai penurunan nafsu makan
dan berkeringat pada malam hari. Pasien diketahui memiliki seorang anak
berusia 3 tahun dan belum mendapatkan imunisasi BCG. Pada pemeriksaan
dahak mikroskopis SPS, didapatkan hasil (+)(+)(-).
Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat terhadap anak pasien?

A. Segera lakukan pemeriksaan sputum SPS


B.
C.
D.
E.

Segera lakukan Rontgen toraks


Segera lakukan tes tuberkulin
Segera lakukan pemeriksaan sputum SPS dan tes tuberkulin
Segera lakukan tes tuberkulin dan Rontgen toraks

Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan


sesak nafas disertai batuk berdahak. Pada pemeriksaan fisik ditemukan
barrel chest, sianosis, dan wheezing pada kedua lapang paru. Pada
gambaran radiografi thoraks didapatkan hiperinflasi paru kanan dan kiri
dan tidak ditemukan fibrosis. Pasien adalah seorang perokok berat.
Apakah diagnosis pada kasus diatas?
A. asma
B. emfisema
C. bronkiektasis
D. bronchitis kronik
E. bronkopneumonia

Seorang laki-laki berusia 50 tahun, datang ke unit gawat darurat RS


dengan keluhan sesak nafas terutama saat bernafas. Pada pemeriksaan
fisik ditemukan bentuk dada tong, pada dada kiri terdapat penurunan
suara nafas, suara hipersonor pada perkusi dan suara paru menghilang
pada auskultasi. Pasien adalah seorang perokok berat. Apakah
kemungkinan diagnosis pada kasus diatas?
A. emfisema
B. emboli paru
C. bronkiektasis
D. pneumothorax
E. bronchitis kronis

Seorang perempuan berusia 19 tahun datang dengan batuk sudah dua bulan,
batuk berdahak, sesak nafas, keringat malam dan badannya tampak kurus. Hasil
foto thoraks menunjukkan adanya infiltrat yang luas di kedua lobus atas paru.
Dokter menduga ini adalah kasus Tuberkulosis. Bagaimanakah cara menegakkan
diagnosis pasti infeksi tuberkulosis?

a. BTA sputum
b. gram sputum
c. Kultur sputum
d. CT scan thoraks
e. Analisa sputum

Seorang wanita usia 20 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak


nafas yang hilang timbul dan dirasakan sejak dua hari yang lalu. Sesak napas
disertai mengi dan batuk. Serangan terjadi jika pasien terpapar debu, dan
mereda setelah minum obat pelega nafas. Diketahui bahwa ayah kandung
pasien menderita dermatitis atopik. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
frekwensi nadi dan respirasi meningkat, jantung dalam batas normal, paru
ditemukan wheezing ekspirasi. Apakah imunoglobulin yang berperan pada
patogenesis kasus di atas?
f.

A. Ig A

g. B. Ig D
h. C. Ig E
i.

D. Ig G

j.

E. Ig M

k. Seorang wanita usia 20 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak


nafas yang hilang timbul dan dirasakan sejak dua hari yang lalu. Sesak
napas disertai mengi dan batuk. Serangan terjadi jika pasien terpapar
debu, dan mereda setelah minum obat pelega nafas. Diketahui bahwa
ayah kandung pasien menderita dermatitis atopik. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan frekwensi nadi dan respirasi meningkat, jantung dalam batas
normal, paru ditemukan wheezing ekspirasi. Apakah jenis sel yang
meningkat jumlahnya pada pemeriksaan apusan darah tepi pada kasus di
atas?
l. A. Eosinofil
m. B. Limfosit
n. C. Monosit
o. D. Netrofil
p. E. Basofil
57
.

Seorang perempuan usia 34 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas.
Sesak nafas disertai dengan suara mengi. Keluhan ini sudah sering dirasakan
terutama jika malam hari. Dalam 1 minggu terakhir hampir tiap malam pasien
mengalami sesak nafas. Apakah mekanisme kerja penyebab sesak nafas pada
pasien tersebut?
A.
B.
C.
D.
E.

58
.

Perubahan struktur sel epitel bronkiolus akibat adanya mediator inflamasi


Pengeluaran sitokin IL-10 oleh makrofag akibat paparan alergen
Aktivasi netrophil pada sputum dan saluran pernafasan
Aktivasi mast sel oleh alergen lewat mekanisme IgE
Pelepasan IL-5 oleh sel limfosit T helper 2

Seorang wanita usia 23 tahun mengeluh sering batuk disertai dahak warna
keputihan. Keluhan dirasakan sejak 2 bulan yang lalu. Berat badan penderita
juga semakin menurun. Jika malam hari penderita sering berkeringat tanpa
diketahui sebabnya dan kadang disertai dengan demam yang tidak terlalu
tinggi.Dari pemeriksaan sputum ditemukan BTA positif. Saat akan diterapi,

didapatkan peningkatan enzim transaminase meningkat 5 kali batas atas


normal. Apakah regimen terapi yang diberikan untuk pasien di atas?
A. Tunda pemberian OAT sampai enzim transaminase menurun 2 kali batas
normal atas
B. Tunda pemberian regimen RHE selama 8 bulan, sebelum pemeriksaan
BTA
C. Hindari pemberian pirazinamid, dengan regimen SHE selama 12 bulan
D. Hindari pemberian Rifampicin, dengan regimen SE selama 9 bulan
E. Hindari pemberian isoniazid, dengan regimen RE selama 9 bulan
Seorang wanita usia 23 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan keluhan
sejak 2 minggu terakhir batuk dan disertai dengan penurunan berat badan yang
semakin cepat. Pasien adalah pengguna narkotika dengan jarum suntik dan juga
sering gonta ganti pasangan dan menjalani sex pre marital. Saat dilakukan
pemeriksaan skreening didapatkan hasil pemeriksaan HIV reaktif. Pemeriksaan
kadar CD4+ didapatkan data hanya 17. Bagaimanakah protokol terapi pada
penderita ini?
A.
B.
C.
D.
E.
112
.

Terapi TB segera dimulai tanpa menunggu terapi ARV


Terapi ARV 2 bulan baru terapi TB diberikan
Terapi TB minimal 2 minggu kemudian ARV
Terapi TB sampai selesai baru terapi ARV
Terapi ARV saja sudah cukup

Seorang laki-laki, usia 45 tahun, datang dengan keluhan batuk berdahak sejak
5 bulan yang lalu. Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi
hari ketika bangun tidur. Ia juga mengeluh sering demam berulang sejak ada
keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah sejak 3 hari terkahir. Pada
pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah paru dan
pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid
level, seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1
> 70%. Apakah diagnosis yang paling mungkin?

A.
B.
C.
D.
E.
113
.

Tuberculosis paru
Bronkitis kronis
Bronkiektasi
Oksigenasi
bronkodilator

Seorang laki-laki, usia 45 tahun, datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 bulan yang
lalu. Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi hari ketika bangun tidur. Ia
juga mengeluh sering demam berulang sejak ada keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah
sejak 3 hari terakhir. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah
paru dan pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid
level, seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1 > 70%.
Apakah pengobatan konservatif yang sesuai?
A. Drainase postural
B. Antibiotika
C. Menghentikan rokok
D. Oksigenisasi

E. bronkodilator
Seorang ibu membawa anaknya yang berusia 2 tahun ke dokter sebuah klinik swasta. Anak
tersebut menunjukkan gejala batuk-batuk sejak 3 minggu yang lalu, dan demam yang tidak
terlalu tinggi. Ibu menuturkan bahwa berat badan anak cenderung tetap sejak setengah tahun
yang lalu walaupun dirasa anak banyak makan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya
pembesaran limfonodi leher multipel yang tidak nyeri. Ronkhi kering terdengar pada
auskultasi paru. Dokter kemudian merencanakan pemeriksaan rontgen paru dan tes dengan
antigen PPD. Apakah tatalaksana yang paling tepat ?
A. Pneumonia
B. Bronkhitis akut
C. Bronchiectasis
D. Bronchopneumonia
E. Tuberculosis
Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sesak nafas
sejak 2 minggu yang lalu. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Pasien juga
mengeluh batuk lama sekitar 3 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Pasien memiliki
kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. Hasil pemeriksaan
spirometri menunjukkan FVC 86% dari prediksi nilai normal, FEV1/FVC 0.52. Apakah
diagnosis yang paling mungkin?
A. Penyakit paru restriktif ringan
B. Penyakit paru restriktif moderat
C. Penyakit paru obstruktif ringan
D. Penyakit paru obstruksi moderat
E. Penyakit paru campuran berat
Seorang laki-laki usia 46 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 2
minggu yang lalu. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Pasien juga mengeluh
batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Pasien adalah seorang pekerja
tambang dan memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. Saat
akan dilakukan pemeriksaan spirometri pasien mengatakan bahwa semalam pasien kurang
tidur, berolahraga 2 jam yang lalu, terakhir makan roti 1 jam yang lalu, terakhir merokok 6
jam yang lalu dan terakhir minum salbutamol 4 jam yang lalu. Apakah keadaan yang
mengharuskan penundaan pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut?
A. Kurang tidur
B. Berolahraga 1 jam sebelum pemeriksaan
C. Makan roti 2 jam sebelum pemeriksaan
D. Minum salbutamol 4 jam sebelum pemeriksaan
E. Merokok 6 jam sebelum pemeriksaan
18 Seorang laki-laki berusia 32 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan sesak
5.
nafas sejak 1 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh batuk-batuk sejak 1 bulan yang lalu,
batuk berdahak warna putih kental. Nafsu makan menurun dan sering berkeringat pada
malam hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak sesak, tekanan darah
90/60 mmHg, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi nafas 32 x/menit. Pemeriksaan paru
menunjukkan trakea deviasi ke kanan, gerak paru kiri tertinggal dari paru kanan, perkusi
paru kiri redup dengan suara nafas menurun. Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. Atelektasis paru sinistra

B.
C.
D.
E.
18
6.

Pneumotoraks sinistra
Efusi pleura sinistra
Tumor paru sinistra
Pleuritis sinistra

Seorang laki-laki berusia 32 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan sesak
nafas sejak 1 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh batuk-batuk sejak 1 bulan yang lalu,
batuk berdahak warna putih kental. Nafsu makan menurun dan sering berkeringat pada
malam hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak sesak, tekanan darah
90/60 mmHg, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi nafas 32 x/menit. Pemeriksaan paru
menunjukkan trakea deviasi ke kanan, hemitoraks kiri cembung, gerak paru kiri tertinggal
dari paru kanan, perkusi paru kiri hipersonor dengan suara nafas menurun. Apakah diagnosis
yang paling tepat?
A. Atelektasis paru sinistra
B. Pneumotoraks sinistra
C. Efusi pleura sinistra
D. Tumor paru sinistra
E. Pleuritis sinistra

187.

Seorang laki-laki berusia 63 tahun dibawa keluarganya ke Unit Gawat Darurat karena
mengalami sesak nafas. Pasien sering mengalami batuk-batuk dengan dahak berwarna putih
kental dan beberapa kali tersedak saat sedang makan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
keadaan umum tampak sesak, tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi 110 x/menit,
frekuensi nafas 32 x/menit. Pemeriksaan paru menunjukkan trakea deviasi ke kanan, gerak
paru kanan tertinggal dari paru kiri, perkusi paru kanan redup dengan suara nafas
menghilang. Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. Atelektasis paru dekstra
B. Pneumotoraks dekstra
C. Efusi pleura dekstra
D. Tumor paru dekstra
E. Pleuritis dekstra

1. Seorang laki-laki usia 45 th, datang ke UGD dengan keluhan luka pada
kemaluannya. Pada amnesis didapatkan riwayat awalnya terasa ada benjolan pada
kulit bhuah zakarnya, benjolan keras dan kemerahan, terjadi kurang lebih sejak 6
bulan yang lalu. Tiga minggu ini benjolan melunak dan menimbulkan lubang pada
kulit buah zakarnya. Pasien kemudian menjalani operasi pengangkatan skrotum.
Pada pemeriksaan histopatologi, didapatkan gambaran tuberkel pada stroma
diantara kelenjar-kelenjar epididymis. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Carsinoma testis
B. TBC epididymis
C. Seminoma
D. Hematokele
E. Limfokele
2. Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk
berdahak. Keluhan telah diraskan lebih dari 3 minggu, disertai demam, sesak napas,
nafsu makan berkurang, lemah dan berkeringat dimalam hari Pada pemeriksaan
fisik dijumpai ronki basah dan suara amforik pada apex. Pada anamnesis lanjiutan
diketahui kakak dan ayah pasien yang serumah telah lama menderita sakit dengan
keluhan serupa. Foto thorax penderita menunjukkan adanya infiltrat spesifik disertai
daerah avaskuler dengan pleural line yang jelas Direncanakan pemeriksaan
mikroskopis sputum BTA. Apakah ciri kuman penyebab yang nampak pada
pemeriksaan mikroskopis BTA?

A.
B.
C.
D.
E.

Kuman berbentuk bulat, BTA positip


Kuman berbentuk batang , BTA positip
Kuman berbentuk spiral, BTA positip
Kuman berbentuk bulat, BTA negatip
Kuman berbentuk batang, BTA negatip

3. Bagaimana patogenesis yang paling tepat penyakit pada kasus diatas?


A. Mycobacterium tuberkulosis yang terhirup akan mendestruksi epitel saluran
napas terutama trakea dan bronkus.
B. Mycobacterium tuberkulosis yang menular melalui bekas tempat makan
penderita akan masak ke lambung selanjutnya menyebar ke seluruh tubuh
termasuk ke paru.
C. Mycobacterium tuberkulosis akan menginvasi parenkim, selanjutnya
dapat meluas, membentuk granuloma, perkijuan dan kavitas
D. Mycobacterium tuberkulosis akan mengaktifkan limfosit, makrofag, eosinofil
dan basofil dengan membentuk fibrosis dan kerusakan jaringan terutama
pada saluran napas
E. Mycobacterium tuberkulosis setelah menginfeksi paru pasti akan menyebar
secara hematogen
4. Apakah komplikasi yang terjadi pada kasus nomor diatas?
A. Bronkietaksis
B. Destroyed lung
C. Pleuritis
D. Pneumonia
E. Pneumotoraks
5. Seorang perempuan usia 50 th datang ke IGD Rumah Sakit, dengan keluhan utama
sesak napas. Keluhan tersebut disertai batuk berdahak dan mengi, hilang timbul
terutama muncul saat cuaca udara dingin. Keluhan telah dialami sejak SMP. Apakah
suara pernafasan tambahan yang diharapkan ditemui pada pemeriksaan auskultasi?
A. Friction rib
B. Sonor
C. Stridor
D. Suara amforik
E. Wheezing
6. Seorang laki-laki, 70 tahun, perokok datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak
napas. Keluhan telah dirasakan sejak seminggu yang lalu, disertai dahak kental
kehijauan dan demam. Pasien telah menderita batuk lama sejak 10 th, pasien
seorang perokok. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan Jugular Venous
Preasure (JVP). Pemeriksaan spirometri didapatkan VO2 max menurun. Dokter
menduga ada proses obstruksi dalam jalann napas. Apakah proses yang mendasari
terjadinya obstruksi pada kasus tersebut?
A. Hipereaktivitas bronkus
B. Hambatan pengembangan paru
C. Hilangnya surfactan pada alveolus
D. Pendesakan dari luar lumen bronkus
E. Hipertrofi mukosa, bronkokonstriksi, fibrotisasi dinding bronkus,
sumbatan lumen bronkus
7. Seorang perempuan, usia 27 th dibawa ke UGD RS karena tidak sadar. Dari
aloanamnesis didapatkan riwayat penggunaan NAPZA, pasien mengalami sesak

napas berat sejak sehari yang lalu, batuk dan panas tinggi sejak 5 hari yang lalu.
Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen, terdapat ronkhi basah di kedua
lapangan paru. Penderita dirawat di ICU atas indikasi ARDS. Apakah penyakit yang
paling mungkin mendasari komplikasi ARDS tersebut?
A. Asma bronkiale
B. Bronkitis kronik
C. Corpulmonale
D. Pneumonia
E. TB paru
8. Seorang perempuan usia 35 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sesak
napas.. Pada anamnesis diketahui dalam 3 bulan ini penderita merasakan sesak
napas 2 3 x seminggu, terbangun di malam hari karena dada terasa berat 1-2 x
seminggu. Pemeriksaan spirometri disimpulkan obstruksi ringan. Pasien pernah
dirawat di rumah sakit karena serangan asma 6 bulan yang lalu. Penderita sudah
rutin memakai Budesonid inhaler 100 g, pagi dan malam. Bila merasa sesak napas
pasien memakai Salbutamol inhalasi. Apakah katagori kasus asma diatas?
A. Asma terkontrol
B. Asma terkontrol sebagian
C. Asma tidak terkontrol
D. Asma eksaserbasi
E. Asma stabil
9. Seorang perempuan usia 34 tahun sudah 6 tahun bekerja di perusahaan
pemintalan dan tekstil pada bagian pembuangan biji kapas. Akhir-akhir ini pasien
mengeluh batuk dan sesak napas. Teman-teman di perusahaannya yang sudah
bekerja selama 5 tahun lebih juga banyak menderita sakit serupa. Dalam bekerja
mereka enggan memakai masker karena merasa tidak nyaman. Setelah dilakukan
pemeriksaan rontgen, didapat gambaran bronchitis dan emfisema. Apa diagnosis
yang paling mungkin pada kasus tersebut?
A. Tuberculosis
B. Silicosis
C. Asbestosis
D. Byssinosis
E. Bagasosis
10. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan berat
badan terus menurun. Keluhan telah dirasakan sejak 5 bulan terakhir, berat
badab turun 10 kg. Keluhan disertai disertai gejala demam intermiten, keringat
malam, dan batuk berdahak berwarna kuning yang disertai darah. Pada
pemeriksaan dahak/sputum SPS (sesaat-pagi-sesaat) dengan pewarnaan tahan
asam ditemukan basil tahan asam. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. bronkiektasis
B. bronkitis
C. tuberkulosis
D. faringitis
E. pleuritis
11. Apakah terapi yang paling tepat pada 2 bulan pertama untuk kasus pada nomor
diatas?
A. INH + rifampisin + etambutol
B. INH + rifampisin + streptomisin
C. INH + rifampisin + etambutol + pirazinamid
D. INH + streptomisin + etambutol
E. INH + rifampisin + streptomisin
12. Seorang laki-laki, 70 tahun, perokok datang ke Puskesmas karena sesak. Batuk
berdahak sejak 10 tahun yang lalu, 1 minggu ini badan demam, frekuensi batuk

bertambah banyak dengan dahak kental, kehijauan. Pada pemeriksaan fisik


didapatkan peningkatan Jugular Venous Preasure (JVP). Pernah dilakukan
pemeriksaan spirometri 3 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai Penyakit Paru
Obstruktif Kronik (PPOK) Apakah penyebab peningkatan JVP pada kasus di atas?
A. Komplikasi pada pembuluh limfe
B. Komplikasi pada pembuluh darah
C. Komplikasi pada paru kontra lateral
D. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kiri.
E. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kanan.
13. Seorang perempuan usia 30 tahun dengan riwayat asma, dibawa ke UGD dengan
keluhan sesak dan mengi 2 hari ini, tidak membaik dengan pemberian obat-obatan
yang biasa dia pergunakan. Penderita lebih nyaman dengan posisi duduk, tidak
dapat menjawab pertanyaan dengan kalimat lengkap. Frekuensi napas: 28 x/menit,
nadi: 110 x/menit, didapatkan retraksi suprasternal dan didapatkan wheezing pada
akhir expirasi. Apakah pemberian terapi utama di UGD?
A. Oksigen , antikolinergik sistemik, kortikosteroid inhalasi
B. Oksigen , 2 agonis sistemik, kortikosteroid sistemik,
C. Oksigen, 2 agonis inhalasi, kortikosteroid sistemik
D. Oksigen , 2 agonis inhalasi, antikolinergik sistemik
E. Oksigen , 2 agonis sistemik, Aminofilin sistemik
14. Seorang laki laki 40 tahun datang dengan batuk dan terkadang sesak napas.
Suhu tubuhnya 40 C dan denyut nadi 110 x / menit. Pada auskultasi terdengar
suara dasar bronkial dan suara tambahan ronki basah kasar. Penderita merokok 2
bungkus per hari. Pada foto rontgen didapatkan infiltrat pada lobus bawah paru
kanan. Kemungkinan besar, apa diagnosis penderita ?
A. PPOK eksaserbasi akut
B. Bronkiektasis terinfeksi
C. Tuberculosis paru
D. Asma bronkial
E. Pneumonia
15. Seorang anak laki-laki usia 9 tahun diantar ke dokter dengan keluhan batuk berat.
Keluhan tersebut telah dirasakan selama 4 hari disertai demam tinggi, pilek, mata
memerah. Sehari terakhir muncul bintik kemerahan pada belakang telinga, muka
dan dada. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Pneumonia
B. Measles
C. Influenza
D. Rinitis alergi
E. Bronkhitis
16. Seorang laki-laki usia 32 tahun dibawa ke UGD karena kecelakaaan lalu lintas.
Pada pemeriksaan pasien nampak sesak napas dan ngorok. Pada pemeriksaan
didapatkan perkusi dada kiri hipersonor, dada kiri tertinggal saat bernapas, nadi tak
teraba, akral dingin. Apakah tindakan yang dilakukan di UGD?
A. Beri oksigen sungkup, napas spontas, dekompresi jarum
B. Beri oksigen sungkup, napas bantu, dekopmpresoi jarum
C. Intubasi, oksigen sungkup napas spontan, dekompresi jarum
D. Intubasi, oksigen sungkup, napas bantu, dekompresi jarum
E. Langsung dekompresi jarum
17. Seorang laki-laki, 66 tahun menderita PPOK sejak 5 tahun yang lalu, datang ke
poliklinik oleh karena 3 hari ini merasakan gejala : demam, sesak, frekuensi batuk
bertambah banyak dengan dahak kental, kehijauan.
Gejala akut diatas
menunjukkan kelainan sistem respirasi pada proses apa?
A. Infeksi

E.

B. Inflamasi kronik
C. Iritasi kronik
D. Neoplasma
E. Reaksi alergi
18. Seorang laki laki 25 th sedang berlari menaiki tangga dari lantai 1 ke lantai 3.
napas orang tersebut menjadi tersengal-sengal seperti orang sesak napas,
padahal orang tersebut tidak menderita sakit. Bagaimana pola napas orang
tersebut ?
A. Dispnea
B. Takipnea
C. Pernapasan biot
D. Pernapasan Kussmaul
E. Pernapasan Cheyne-Stokes
19.Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan sesak
napas. Pada pemeriksaan pasien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar,
dapat berjalan sendiri, denyut nadi 90 kali/menit, frekwensi napas 40 kali/menit,
temperatur 37C. Pemeriksaan thorax didapatkan wheezing seluruh lapangan
paru. Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. Asma bronkial berat
B. Asma bronkial sedang
C. Asma bronkial ringan
D. Asma episodik jarang
E. Asma persisten berat
20.Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke UGD denagnkeluhan sesak napas.
Keluhan disertai demam dan batuk. Pada pemeriksaan toto thorax PA didapatkan
gambara kavitas di lapangan tengah kanan, berdinding tebal, dinding dalam rata,
diameter 6 cm disertai air fluid level didalamnya. Apakah diagnosis radiologis yang
paling mungkin?
A. Abses paru
B. Karsinoma bronkogenik
C. Koch pulmonum
D. Fungus ball
E. Kista pulmonum
21. Seorang anak perempuan usia 21 bulan mengalami sesak napas. Pada
pemeriksaan didapatkan frekwensi napas 33 kali/menit, temperatur 39,1C, napas
cuping hidung positip. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan konsolidasi lobar
superior kanan, udara bronkogram positip. Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. Efusi pleura
B. Pneumonia
C. Atelektasia
D. Emfisema
Tuberkulosis
22. Seorang laki-laki 28 tahun dibawa ke UGD karena kecelakaaan lalu lintas. Survei
primer didapatkan temuan kesulitan bernapas, nadi lemah dan cepat, vena leher
datar, trakhea ditengah, penurunan suara napas pada sisi kiri, perkusi pekak
dibagian dada kiri. Apakah kemungkinan yang terjadi pada pasien tersebut?
A. Tamponade jantung
B. Flail chest
C. Tension pneumothorax
D. Hematothorax masif
Kontusio jantung