Anda di halaman 1dari 26

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

(S A P)

MATA KULIAH

: GEOMETRI ANALITIK

POKOK BAHASAN : PARABOLA

Dosen Pembina PPL


Dr. Abadi, M.Sc.

Dosen Mata Kuliah


Dra. Susanah, M.Pd.

Oleh :
Muhammad Jamaluddin
137785052

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Universitas

: Universitas Negeri Surabaya

Fakultas

: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Jurusan/Program studi : Matematika/Pendidikan Matematika


Mata kuliah

: Gometri analitika

Semester/Bobot

: Ganjil/3 SKS

Standart Kompetensi : Memahami persamaan dan kedudukan garis dengan garis


R2 dan R3, persamaan bidang dan kedudukan bidang dan
garis di R3, persamaan dan sifat-sifat irisan kerucut dan
persamaan derajat dua, benda putas dan sifat-sifatnya
Alokasi waktu

: 1 x 3 x 50 Menit

A. Kompetensi Dasar
Memahami irisan kerucut
B. Indikator
1. Melukis para bola jika diketahui garis direktriks dan titik fokus.
2. Menentukan persamaan umum parabola dengan titik puncak (a,b) dan garis
direktriks yang sejajar sumbu x dan y.
3. Menentukan persamaan parabola jika diketahui titik puncak dan titik fokus.
4. Menentukan persamaan parabola jika diketahui titik puncak dan titik pada
parabola.
5. Menyelesaikan soal yang berkaitan dengan persamaan parabola yang
diaplikasikan pada permasalahan sehari-hari.
C. Tujuan Perkuliahan
1. Mahasiswa mampu melukis parabola jika diketahui garis direktriks dan titik
fokus.
2. Mahasiswa mampu menentukan persamaan umum parabola dengan titik
puncak (a,b) dan garis direktriks yang sejajar sumbu x dan y.
3. Mahasiswa mampu menentukan persamaan parabola jika diketahui titik
puncak dan titik fokus.

4. Mahasiswa menentukan persamaan parabola jika diketahui titik puncak dan


titik pada parabola.
5. Mahasiswa mampu menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan
persamaan parabola yang diaplikasikan pada permasalahan sehari-hari.
D. Materi Perkuliahan
Parabola
E. Model Pembelajaran
Model pembelajaran langsung
F. Prosedur Pembelajaran
No
1

Kegiatan Pembelajaran

Alokasi
waktu

Metode

15 menit

Tanya

Kegiatan awal
a. Menyampaikan kompetensi dasar dan indikator hasil
belajar yang akan dicapai.
b. Memberikan apersepsi tentang pentingnya materi
persamaan parabola yang sering diaplikasikan dalam
teknologi, contoh: penggunaan persamaan garis
singgung pada lampu senter.
c. Mengingatkan cara melukis garis sumbu dan
mengingatkan jarak titik ke garis dan titik ke titik
dengan cara menanyakan kepada mahasiswa.

Kegiatan inti
a. Menjelaskan pada mahasiswa tentang definisi dan
beberapa istilah pada parabola.
b. Meminta mahasiswa menganalisis definisi parabola
sehingga mendapatkan cara untuk melukis parabola,
dosen memberikan pertanyaan awal apa yang perlu
diketahui terlebih dahulu?
c. Mebimbing dan memberi kesempatan mahasiswa
untuk melukis parabola, jika garis direktriks dan titik
fokus diketahui. Dosen meminta mahasiswa untuk

jawab

mempratikkan melukis di buku dan meminta salah


satu mahasiswa untuk melukis di papan tulis.
d. Mahasiswa diminta untuk menganalisis bagaimana 120
cara merumukan persamaan parabola dengan titik menit
puncak (a,b). Disini mahasiswa diberi pertanyaan
yang mengarah pada perumusan persamaan parabola.
e. Membimbing dan memberi kesempatan mahasiswa
kesempatan untuk menemukan persamaan parabola
tersebut.
f. Memberikan mahasiswa contoh soal yang berkaitan
dengan persamaan parabola.
g. Meminta mahasiswa menyelesaikan latihan soal yang
diberikan terkait persamaan parabola.
h. Memberikan
persamaan

mahasiswa
parabola

yang

contoh

soal

terkait

diaplikasikan

pada

latihan

soal

yang

parabola

yang

permasalahan sehari-hari.
i.

Mahasiswa
diberikan

menyelesaikan
terkait

persamaan

diaplikasikan pada permasalahan sehari-hari.


3

Kegiatan penutup
a. Meminta mahasiswa untuk menyimpulkan hasil 15 menit
pembelajaran salah satunya menanyakan persamaan
umum dari parabola yang didapat.
b. Mengakhiri kegiatan pembelajaran

G. Sumber Pembelajaran
Suherman, Maman. 1986. Geometri Analitik Datar (Modul 1-6). Jakarta:
Universitas Terbuka
Susanah. 2014. Geometri Analitika. Surabaya: Unesa University Press
H. Alat dan Bahan
1. LCD
2. Laptop
3. Jangka dan Penggaris

Tanya
jawab

I. Penilaian
1. Strategi penilaian: Tertulis
2. Bentuk penilaian: Uraian

LAMPIRAN 1
MATERI AJAR

Parabola
Parabola adalah tempat kedudukan titik-titik yang jaraknya terhadap titik
tertentu (fokus) sama dengan jaraknya terhadap suatu garis tertentu (direktriks).
Perbandingan jarak ini disebut eksentrisitas (e). Berarti dalam hal ini eksentrisitas
pada parabola (e) =1.
Bila telah ditentukan direktriks d dan titik fokus F, maka kita dapat melukis
beberapa titik yang berjarak sama terhadap d dan F.
f
E
A

a
D

a
F

P
C
B

Gambar 1
Beberapa unsur yang ada pada parabola:
1. Titik F merupakan titik api atau fokus.
2. Garis d disebut direktriks parabola, jelas || = 2 || = 4a
3.
() merupakan Sumbu simetri parabola, karena bayangan setiap titik pada
parabola terhadap pencerminan sumbu ini juga terletak pada parabola.
4. Titik P merupakan titik puncak yaitu titik potong antara parabola dan sumbu
simetri.
5. Garis hubung antara dua titik pada parabola disebut talibusur. Talibusur yang
melalui fokus disebut talibusur fokus. Talibusur fokus yang tegak lurus
sumbu simetri disebut latus rectum (garis AB, dan jelas || = 4a)
6. Garis hubung atau segmen antara fokus dengan suatu titik pada parabola
disebut jari-jari fokus, misalnya ||

A. Melukis parabola
Jika kita akan membuat lukisan parabola dengan fokus F dan direktriks d
maka yang menjadi masalah adalah bagaimana mencari tempat kedudukan titiktitik P sehingga:
=

1=

=
Sehingga titik P adalah proyeksi titik P pada direktriks d.

Gambar 2
Sesuai dengan definisi parabola tersebut maka dapat dilukis titik-titik pada
parabola jika diketahui fokus (F) dan direktriks (d) dengan langkah-langkah
sebagai berikut :
1. Buat garis diretriks (d ) dan tetapkan titik Fokus (F).
tegak lurus d (D adalah proyeksi F pada d),
adalah sumbu
2. Buat garis
simetri parabola (s)
, beri nama T, sehingga TF = TD. Jadi T
3. Tentukan titik tengah ruas garis
adalah salah satu titik pada parabola, dan T adalah titik puncak.
4. Buatlah garis-garis 1 , 2 , 3 , ... Disebelah kanan O yang masing-masing
tegak lurus sumbu simetri s dan memotong s berturut-turut pada titik 1 , 2 ,
3 , ...
5. Buatlah lingkaran dengan pusat titik F dan jari-jari 1 D sehingga memotong
1 di titik 1 dan 1 . Jelaslah 1 F = 1 D = jarak (1 ,d) dan 1 F=1 D=jarak
(1 ,d). Jadi titik-titik 1 dan 1 adalah titik pada parabola.

6. Buatlah lingkaran dengan pusat titik F dan jari-jari 2 D sehingga memotong


2 di titik 2 dan 2 . Jelaslah 2 F = 2 D = jarak (2 ,d) dan 2 F=2 D=jarak
(2 ,d). Jadi titik-titik 2 dan 2 adalah titik pada parabola.
7. Buatlah lingkaran dengan pusat titik F dan jari-jari 3 D sehingga memotong
3 di titik 3 dan 3 . Jelaslah 3 F = 3 D = jarak (3 ,d) dan 3 F=3 D=jarak
(3 ,d). Jadi titik-titik 3 dan 3 adalah titik pada parabola.
8. Cara yang sama seperti langkah 5-7 untuk garis 4 , 5 , 6 , ... Maka kita
peroleh titik-titik 4 , 5 , 6 ,... Dan 4 , 5 , 6 , ... Adalah titik pada para bola.
9. Hubungkan secara mulus dan beraturan mulai dari titik O dengan titik 1 , 2 ,
3 , ... Dan dengan titik 1 , 2 , 3 , ... maka akan kita peroleh sebuah bentuk
garis lengkung yang disebut parabola.
Dari langkah-langkah di atas didapat gambar seperti di bawah ini.
d: x = c
P4
P3
P
2
P
1

T1 T2 T3 T4
F

p
1
p
2

p
3

g1 g2 g3 g4

Gambar 3

p
4

Latihan soal 1
1. Perhatikan gambar 4 dibawah ini, gambar tersebut merupakan parabola dan
unsur-unsur yang ada parabola. Pasangkan nama unsur tersebut.
f
A

B
C

D
E
F

Gambar 4
Pasangkanlah!
a. Sumbu simetri

1. h

b. Titik puncak

2. f

c. Titik fokus

3. AD

d. Direktriks

4. CE

e. Talibusur

5. ||

f. Talibusur fokus

6. D

g. Latus rectum

7. H

h. jari-jari fokus

8. AG
9. ||
10. I

2. Lukislah parabola dengan direkrtiks garis x = -2 dan fokus F(1,0)


3. Lukislah parabola dengan direkrtiks garis 2x y + 2 = 0 dan fokus F(1,2)

B. Persamaan parabola dengan puncak (a, b)


1. Persamaan parabola jika diretriks sejajar sumbu y
Kita akan mencari persamaan-persamaan parabola yang berpuncak di
titik (a,b) dan garis direktriks x = c.
Misalnya suatu parabola dengan fokus (a+p, b) dengan p positif dan
garis direktriks x = a-p. Bagaimana persamaanya? Untuk mencari persamaan
parabola ini kita misalnya titik P(xp,yp) terletak pada parabola.
Selanjutnya sama artinya dengan menyelesaikan persoalan tempat
kedudukan dengan syarat-syarat yang ada. Dalam hal ini kita gunakan teknik
menjalankan titik walaupun indeks dari koordinat titik P tidak ada(sudah
langsung dijalankan). Perhatikan gambar 5 di bawah ini
y

d x = a-p

P(xp,yp)

T(a,b)F (a+p,b)

a
a-p

a+p
p

Gambar 5
Sesuai dengan definisi parabola, yaitu tempat kedudukan titik-titik yang
jaraknya terhadap fokus sama dengan jaraknya terhadap direktriks. Maka
perbandingan kedua jarak ini disebut eksentrisitas (e) dengan e =1.

Lihat Gambar 5. Untuk p > 0, persamaan parabola dengan puncak


T(a,b) dan sumbu simetrinya sejajar sumbu x, adalah
=

1=

=
+
|
| = ( ( + ))2 + ( )2
1
| + | = ( ( + ))2 + ( )2
( + )2 = ( ( + ))2 + ( )2
( ( ))2 = ( ( + ))2 + ( )2
2 2 ( ) + ( )2 = 2 2 ( + ) + ( + )2 + ( )2
2 2 ( ) + ( )2 2 + 2 ( + ) ( + )2 = ( )2
( )2 ( + )2 2 ( ) + 2 ( + ) = ( )2
2 2 + 2 (2 + 2 + )2 2 + 2 + 2 + 2 = ( )2
2 2 + 2 2 2 2 + 4 = ( )2
4 2 2 = ( )2
4 4 = ( )2
4( ) = ( )2
( )2 = 4( )
Oleh karena titik ( , ) berjalan di sepanjang parabola, maka dapat
diperoleh bentuk umum persamaan parabola dengan puncak T(a,b) dan
sumbu simetrinya sejajar sumbu y, adalah :
( )2 = 4( ) parabola membuka ke kanan
Dengan cara yang sama dapat dicari persamaan umum parabola
yang mempunyai titik puncak T(a,b) dan sumbu simetrinya sejajar sumbu y
namun parabola menghadap ke kiri. Sehingga didapat:

( )2 = 4( ) parabola membuka ke kiri


Dan mengingat fungsi kuadrat = 2 + + (secara aljabar), maka
jelaslah bahwa grafik fungsi kuadrat adalah berupa para bola dengan sifatsifatnya dapat ditentukan.
Jika titik puncak pada koordinat (0,0) maka persaan ini akan menjadi :
2 = 4

parabola membuka ke kanan

2 = 4

parabola membuka ke kiri

2. Persamaan parabola jika diretriks sejajar sumbu x


Dengan cara yang sama kita akan mencari persamaan-persamaan
parabola yang berpuncak di titik (a,b) dan garis direktriks y = c.
Misalnya suatu parabola dengan fokus (a, b+p) dengan p positif dan
garis direktriks y = b-p. Bagaimana persamaanya? Untuk mencari persamaan
parabola ini kita misalnya titik P(xp,yp) terletak pada parabola.
Selanjutnya sama artinya dengan menyelesaikan persoalan tempat
kedudukan dengan syarat-syarat yang ada. Dalam hal ini kita gunakan teknik
menjalankan titik walaupun indeks dari koordinat titik P tidak ada(sudah
langsung dijalankan). Perhatikan gambar 6 di bawah ini
h

P(xp,yp)
b+p

F (a,b+p)

p
b
p

D y = b-p
Q

b-p

T(a,b)
D

Gambar 6

Lihat Gambar 6. Untuk p > 0, persamaan parabola dengan puncak T(a,b)


dan sumbu simetrinya sejajar sumbu y, adalah
=

1=

=
+
|
| = ( )2 + ( ( + ))2
1
| + | = ( )2 + ( ( + ))2
( + )2 = ( )2 + ( ( + ))2
( ( ))2 = ( )2 + ( ( + ))2
2 2 ( ) + ( )2 = ( )2 + 2 2 ( + ) + ( + )2
2 2 ( ) + ( )2 2 + 2 ( + ) ( + )2 = ( )2
( )2 ( + )2 2 ( ) + 2 ( + ) = ( )2
2 2 + 2 ( 2 + 2 + )2 2 + 2 + 2 + 2 = ( )2
2 2 + 2 2 2 2 + 4 = ( )2
4 2 2 = ( )2
4 4 = ( )2
4( ) = ( )2
( )2 = 4( )
Dengan cara yang sama dapat diperoleh persamaan parabola dengan
puncak P(a,b) dan sumbu simetrinya sejajar sumbu x, maka akan diperoleh
persamaan parabola:
( )2 = 4( ) parabola membuka ke atas
Dengan cara yang sama dapat dicari persamaan umum parabola yang
mempunyai titik puncak T(a,b) dan sumbu simetrinya sejajar sumbu y namun
parabola menghadap ke bawah. Sehingga didapat:
( )2 = 4( ) parabola membuka ke bawah

Dan mengingat fungsi kuadrat y= 2 + + (secara aljabar), maka


jelaslah bahwa grafik fungsi kuadrat adalah berupa para bola dengan sifatsifatnya dapat ditentukan.
Jika titik puncak pada koordinat (0,0) maka persaan ini akan menjadi :
2 = 4 parabola membuka ke kanan
2 = 4 parabola membuka ke kiri
Contoh soal
1. Carilah persamaan sederhana parabola yang mempunyai titik fokus F(0,-2)
dan puncaknya P(0,0). Kemudian sebutkan unsur dan sifat dari parabola ini.
Penyelesaian :
Titik fokus F (0,-2) dan puncak P(0,0) maka p = 2, sehingga persamaan
parabola yang dicari:
( )2 = 4( )
( 0)2 = 4.2. ( 0)
2 = 4.2.
Unsur-unsur parabola:
1) Titik fokus F(0,-2)
2) Direktriks d y = 2

3) Sumbu simetri x = 0 (sumbu y)


4) Titik puncak (0,0)
Sifat parabola : parabola membuka ke bawah
2. Carilah persamaan parabola yang mempunyai

titik fokus F(4,3) dan

puncaknya P(2,3)?
Penyelesaian :
Titik puncak P(2,3), maka a = 2 dan b = 3.
Fokus F (4,3) = F(2+2,3) berarti p = 2 dan sumbu simetri sejajar sumbu x dan
direktriks d x = 2-2 = 0.
Jika puncak P(a,b) maka F(a+p,b) sehingga persamaan parabolanya:
( )2 = 4( )

( 3)2 = 4.2. ( 2)
( 3)2 = 8( 2)
3. Diberikan persamaan parabola = 2 + 2 3. Sebutkan unsur dan sifat
dari parabola ini?
Penyelesaian :
Mengubah kedalam bentuk umum persamaan parabola
= 2 + 2 3
+ 4 = 2 + 2 + 1
+ 4 = ( + 1)2
1
+ 4 = 4. ( + 1)2
4
Kalau kita bandingkan dengan persamaan parabola
( )2 = 4( )
1

Maka didapat : a= -1, b= -4, dan p = 4.


Unsur-unsur parabola adalah:
1

1) Titik fokus F(-1, -4+4)= F (-1, 3 4)


1

2) Direktriks y = -4 - 4 = 4 4
3) Sumbu simetri x = -1
4) Titik puncak P (-1, -4)
Sifat parabola : Parabola membuka ke atas
Latihan soal 2
1) Carilah persamaan parabola yang memenuhi persyaratan:
a) P(-2,3) adalah titik puncak dan F(0,3) sebagai titik fokusnya.
b) Titik P(3,2) adalah titik puncak parabola, sumbu simetri sejajar dengan
sumbu Y dan parabola melalui titik A(7,4).
2) Carilah persamaan direktriks, persamaan latus rectum dan koordinat titik-titik
ujungnya pada persamaan parabola ( + 4)2 = 4( 1).
3) Sebutkan unsur dan sifat dari parabola di bawah ini dan sketsa grafiknya.
a) ( 2)2 = 6( 3)
b) = 2 6

C. APLIKASI PERSAMAAN PARABOLA


Parabola analitis sering diterapkan dalam berbagai macam bidang. Di
antaranya adalah penentuan posisi fokus dalam antena penerima gelombang
radio, lampu mobil, lampu senter, dan panel surya.
Contoh soal
1) Sebuah lampu reflektor yang mempunyai lebar 10 cm dan kedalaman 6 cm,
dimana seharusnya sumber cahaya ditempatkan?
Penyelesaian:
Kita sketsa seperti gambar dibawah
y

T(5,3)
x
-5

P(0,0)

Gambar 7
( 0)2 = 4( 0)
(5 0)2 = 4(3 0)
52 = 4(3)
25 = 12
= 2,08
Maka sumber cahaya ditempatkan di atas titik P sejauh 2,08 cm
Latihan soal 3
1) Sebuah air mancur menyemburkan air setinggi 9 meter dan kemudian air
tersebut jauh pada jarak 6 meter dari sumber. Carilah persamaan parabola
pada lintasan air tersebut?

LAMPIRAN 2
PENYELESAIAN LATIHAN SOAL

Latihan soal 1
1) Pasangan dari unsur-unsur parabola
a. Sumbu simetri

1.

b. Titik puncak

6.

c. Titik fokus

7.

d. Direktriks

2.

e. Talibusur

8. Atau 3, atau 4.

f. Talibusur fokus

3. Atau 4.

g. Latus rectum

4.

h. jari-jari fokus

5. Atau 9.

2) Lukisan Parabola
d x = -2
y

T( 2 , 0) F (1,0)
o

3) Lukisan parabola
y
h

1 o

F (1,2)

Latihan soal 2
1) Carilah persamaan parabola yang memenuhi persyaratan:
a) P(-2,3) adalah titik puncak dan F(0,3) sebagai titik fokusnya.
Penyelesaian:
Titik puncak P(-2,3), maka a = -2 dan b = 3.
Fokus F (0,3) berarti p = 2 dan sumbu simetri sejajar sumbu y
maka persamaan parabolanya:
( )2 = 4( )
( 3) = 4.2. ( (2))
( 3)2 = 8( + 2)
b) Titik P(3,2) adalah titik puncak parabola, sumbu simetri sejajar dengan
sumbu Y dan parabola melalui titik A(7,4).
Penyelesaian :
Titik puncak P(3,2), maka a = 3 dan b = 2.
Sumbu simetrinya sejajar sumbu x maka persamaan yang digunakan
( )2 = 4( )
( 2)2 = 4( 3)
Karena melalui titik A(7,4) maka dapat disubtitusikan ke persamaan
sehingga:
(4 2)2 = 4(7 3)
(2)2 = 4(4)
1 = 4
=

1
4

Jadi persamaan parabola tersebut adalah ( 2)2 = ( 3)

2) Carilah persamaan direktriks, persamaan latus rectum dan koordinat titiktitik ujungnya pada persamaan parabola ( + 4)2 = 4( 1).
Penyelesaian:
Persamaan direktriks x =1-1 = 0.
Karena p = 1 maka titik fokusnya (2,-4)
Maka persamaan lotus rectumnya dalah x = 2

Titik-titik ujungnya
( + 4)2 = 4(2 1)
( + 4)2 = 4(2)
( + 4)2 = 4
+ 4 = 2
= 2 4 = 2 4
Maka titik-titik ujungnya adalah (2,-2) dan (2,-6)
3) Sebutkan unsur dan sifat dari parabola di bwah ini
a) ( 2)2 = 6( 3)
Penyelesaian :
3

Dari persamaan diketahui 4p = 6 maka p = 2


Unsur-unsur parabola:
3

1. Titik fokus (3+2, 2) sehingga (42, 2)


3

2. Diretriks x = 2
3. Titik puncak pada koordinat (3,2)
4. Sumbu simetri y = 2
Sifat parabola : Parabola yang sumbu simetrinya sejajar dengan sumbu
x dan menghadap ke kanan.
b) = 2 6
1
1
( )2 = ( + 6 )
2
4
1
1
1
( )2 = 4. ( + 6 )
2
4
4
Unsur-unsur parabola:
1

1. Titik puncak pada koordinat (2,6 4)


1

2. Diretriks x = 6 2
1

3. Titik fokus (2 , 6)
1

4. Sumbu simetri x= 2

Sifat parabola: Parabola yang sumbu simetrinya sejajar dengan sumbu y dan
menghadap ke atas
Latihan soal 3
1) Sebuah air mancur menyemburkan air setinggi 9 meter dan kemudian air
tersebut jauh pada jarak 6 meter dari sumber. Carilah persamaan parabola
pada lintasan air tersebut?
Penyelesaian :
Di sketsa seperti gambar di bawah ini.
y

(3,9)

x
(6,0)

P(0,0)

Gambar 8
( )2 = 4( )
( 3)2 = 4( 9)
(6 3)2 = 4(0 9)
32 = 4(9)
9 = 36
1
4
1
( 3)2 = 4 ( 9)
4
=

Jadi lintasan air mancur tersebut memenuhi persamaan parabola (


3)2 = ( 9)

LAMPIRAN 3
LEMBAR PENILAIAN

Lembar Penilaian
Mata Kuliah

: Geometri Analitik

Materi

: Parabola

Nama :
Kelas :
NIM

1) Tentukan persamaan parabola jika diketahui titik fokus F(6,4) dan direkriks y =
9 dan buat sketsanya.
2) Tentukan persamaan parabola jika diketahui titik puncak T(-2,-1) dan sumbu
simetri sejajar dengan sumbu X dan parabola melalui titik A(2,1). Buat
sketsanya.
3) Sebutkan unsur dan sifat dari parabola yang memenuhi persamaan 2 6
8 + 25 = 0

Penyelesaian :
1) Titik fokus F(6,3) dan direkriks y = 9.
Maka 2p = 9-3 = 6, p = 3
Titik puncak P(6, 3+3) = P(6,6)
Kemudian dimasukkan ke persamaan umum.
( )2 = 4( )
( 6)2 = 4.3. ( 6)
( 6)2 = 12( 6)
y
9
P(6,6)

F (6,3)

2) Titik puncak P(-2,-1), maka a = -2 dan b = -1.


Sumbu simetrinya sejajar sumbu x maka persamaan yang digunakan
( )2 = 4( )
( + 1)2 = 4( + 2)
Karena melalui titik A(2,1) maka dapat disubtitusikan ke persamaan
sehingga:
(1 + 1)2 = 4(2 + 2)
(2)2 = 4(4)
1 = 4
=

1
4

Jadi persamaan parabola tersebut adalah ( + 1)2 = ( + 2)

Sketsa.

y = -2

A(2,1)
x

o
P(-2,-1)

3) Mengubah kedalam bentuk umum persamaan parabola


2 6 8 + 25 = 0
2 6 + 9 = 8 + 16
( 3)2 = 8( + 2)
( 3)2 = 4.2( + 2)
Kalau kita bandingkan dengan persamaan parabola
( )2 = 4( )
Maka didapat : a= -2, b= 3, dan p = 2.
Unsur-unsur dari parabola ( 3)2 = 4.2( + 2) adalah:
1. Titik fokus F(0, 3)
2. Direktriks x = - 4
3. Titik puncak P (-2, 3)
4. Sumbu simetri y = 3
Sifat parabola : Parabola membuka ke kanan