Anda di halaman 1dari 211

Integral Riemann

Maret 2013

()

Integral Riemann

Maret 2013

1 / 62

Contents
1

Konsep keterintegralan Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval.

()

Integral Riemann

Maret 2013

2 / 62

Contents
1

Konsep keterintegralan Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval.

Sifat-sifat integral Riemann.

()

Integral Riemann

Maret 2013

2 / 62

Contents
1

Konsep keterintegralan Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval.

Sifat-sifat integral Riemann.

Teorema dasar kalkulus.

()

Integral Riemann

Maret 2013

2 / 62

Contents
1

Konsep keterintegralan Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval.

Sifat-sifat integral Riemann.

Teorema dasar kalkulus.

Integral sebagai limit.

()

Integral Riemann

Maret 2013

2 / 62

Contents
1

Konsep keterintegralan Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval.

Sifat-sifat integral Riemann.

Teorema dasar kalkulus.

Integral sebagai limit.

Aproksimasi integral.

()

Integral Riemann

Maret 2013

2 / 62

1. Konsep Keterintegralan Riemann


Dalam perkuliahan ini, pendenisian keterintegralan akan mengikuti
prosedur Darboux.

()

Integral Riemann

Maret 2013

3 / 62

1. Konsep Keterintegralan Riemann


Dalam perkuliahan ini, pendenisian keterintegralan akan mengikuti
prosedur Darboux.
Jumlah atas dan jumlah bawah

()

Integral Riemann

Maret 2013

3 / 62

1. Konsep Keterintegralan Riemann


Dalam perkuliahan ini, pendenisian keterintegralan akan mengikuti
prosedur Darboux.
Jumlah atas dan jumlah bawah
Misalkan I = [a; b] adalah suatu interval tertutup terbatas: Suatu
partisi dari I adalah suatu himpunan terurut hingga
P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
dari titik-titik dalam I sedemikian sehingga
a = x0 < x1 < x2 <

()

Integral Riemann

< xn = b:

Maret 2013

3 / 62

1. Konsep Keterintegralan Riemann


Dalam perkuliahan ini, pendenisian keterintegralan akan mengikuti
prosedur Darboux.
Jumlah atas dan jumlah bawah
Misalkan I = [a; b] adalah suatu interval tertutup terbatas: Suatu
partisi dari I adalah suatu himpunan terurut hingga
P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
dari titik-titik dalam I sedemikian sehingga
a = x0 < x1 < x2 <

< xn = b:

Lihat gambar 1 berikut ini:

Gambar 1: Partisi I = [a; b]


()

Integral Riemann

Maret 2013

3 / 62

Bagi I menjadi subinterval-subinterval yang tidak tumpang tindih


dengan menggunakan titik-titik partisi P :
[x0 ; x1 ] ; [x1 ; x2 ] ; : : : ; [xn

()

Integral Riemann

1 ; xn ] :

Maret 2013

4 / 62

Bagi I menjadi subinterval-subinterval yang tidak tumpang tindih


dengan menggunakan titik-titik partisi P :
[x0 ; x1 ] ; [x1 ; x2 ] ; : : : ; [xn

1 ; xn ] :

Misalkan f : I ! R adalah suatu fungsi terbatas pada I dan


P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah suatu partisi dari I:

()

Integral Riemann

Maret 2013

4 / 62

Bagi I menjadi subinterval-subinterval yang tidak tumpang tindih


dengan menggunakan titik-titik partisi P :
[x0 ; x1 ] ; [x1 ; x2 ] ; : : : ; [xn

1 ; xn ] :

Misalkan f : I ! R adalah suatu fungsi terbatas pada I dan


P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah suatu partisi dari I:
Untuk k = 1; 2; : : : ; n; misalkan

()

mk

Mk

inf ff (x) : x 2 [xk

sup ff (x) : x 2 [xk

Integral Riemann

1 ; xk ]g ;
1 ; xk ]g :

Maret 2013

4 / 62

Bagi I menjadi subinterval-subinterval yang tidak tumpang tindih


dengan menggunakan titik-titik partisi P :
[x0 ; x1 ] ; [x1 ; x2 ] ; : : : ; [xn

1 ; xn ] :

Misalkan f : I ! R adalah suatu fungsi terbatas pada I dan


P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah suatu partisi dari I:
Untuk k = 1; 2; : : : ; n; misalkan
mk

Mk

inf ff (x) : x 2 [xk

sup ff (x) : x 2 [xk

1 ; xk ]g ;
1 ; xk ]g :

Jumlah bawah dari f yang berkaitan dengan partisi P didenisikan


sebagai
n
X
L(P ; f ) =
mk (xk xk 1 ) :
k=1

()

Integral Riemann

Maret 2013

4 / 62

Bagi I menjadi subinterval-subinterval yang tidak tumpang tindih


dengan menggunakan titik-titik partisi P :
[x0 ; x1 ] ; [x1 ; x2 ] ; : : : ; [xn

1 ; xn ] :

Misalkan f : I ! R adalah suatu fungsi terbatas pada I dan


P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah suatu partisi dari I:
Untuk k = 1; 2; : : : ; n; misalkan
mk

Mk

inf ff (x) : x 2 [xk

sup ff (x) : x 2 [xk

1 ; xk ]g ;
1 ; xk ]g :

Jumlah bawah dari f yang berkaitan dengan partisi P didenisikan


sebagai
n
X
L(P ; f ) =
mk (xk xk 1 ) :
k=1

Jumlah atas dari f yang berkaitan dengan partisi P didenisikan


sebagai
n
X
U (P ; f ) =
Mk (xk xk 1 ) :
k=1

()

Integral Riemann

Maret 2013

4 / 62

Jika f merupakan fungsi positif, maka jumlah bawah L(P ; f ) dapat


diinterpretasikan sebagai luas gabungan persegi panjang-persegi
panjang dengan lebar [xk xk 1 ] dan tinggi mk :

()

Integral Riemann

Maret 2013

5 / 62

Jika f merupakan fungsi positif, maka jumlah bawah L(P ; f ) dapat


diinterpretasikan sebagai luas gabungan persegi panjang-persegi
panjang dengan lebar [xk xk 1 ] dan tinggi mk :
Dengan cara yang sama, jumlah bawah U (P ; f ) dapat diinterpretasikan
sebagai luas gabungan persegi panjang-persegi panjang dengan lebar
[xk xk 1 ] dan tinggi Mk :

()

Integral Riemann

Maret 2013

5 / 62

Jika f merupakan fungsi positif, maka jumlah bawah L(P ; f ) dapat


diinterpretasikan sebagai luas gabungan persegi panjang-persegi
panjang dengan lebar [xk xk 1 ] dan tinggi mk :
Dengan cara yang sama, jumlah bawah U (P ; f ) dapat diinterpretasikan
sebagai luas gabungan persegi panjang-persegi panjang dengan lebar
[xk xk 1 ] dan tinggi Mk :
Lihat gambar 2 dan 3 berikut ini.

Gambar 2: Jumlah bawah L(P ; f )

()

Integral Riemann

Gambar 3: Jumlah atas U (P ; f )

Maret 2013

5 / 62

Jika f merupakan fungsi positif, maka jumlah bawah L(P ; f ) dapat


diinterpretasikan sebagai luas gabungan persegi panjang-persegi
panjang dengan lebar [xk xk 1 ] dan tinggi mk :
Dengan cara yang sama, jumlah bawah U (P ; f ) dapat diinterpretasikan
sebagai luas gabungan persegi panjang-persegi panjang dengan lebar
[xk xk 1 ] dan tinggi Mk :
Lihat gambar 2 dan 3 berikut ini.

Gambar 2: Jumlah bawah L(P ; f )

Gambar 3: Jumlah atas U (P ; f )

Secara geometris dapat dilihat bahwa untuk suatu partisi P yang


diberikan, berlaku
L(P ; f ) U (P ; f ):
()

Integral Riemann

Maret 2013

5 / 62

Lema 1
Jika f : I ! R adalah fungsi terbatas dan P adalah partisi sebarang dari
I; maka
L(P ; f ) U (P ; f ):
Bukti. Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) : Karena mk Mk untuk
k = 1; 2; : : : ; n dan xk xk 1 > 0 untuk k = 1; 2; : : : ; n; maka
L(P ; f ) =

n
X
k=1

()

mk (xk

xk

1)

n
X

Mk (xk

xk

1)

= U (P; f ):

k=1

Integral Riemann

Maret 2013

6 / 62

Lema 1
Jika f : I ! R adalah fungsi terbatas dan P adalah partisi sebarang dari
I; maka
L(P ; f ) U (P ; f ):
Bukti. Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) : Karena mk Mk untuk
k = 1; 2; : : : ; n dan xk xk 1 > 0 untuk k = 1; 2; : : : ; n; maka
L(P ; f ) =

n
X
k=1

mk (xk

xk

1)

n
X

Mk (xk

xk

1)

= U (P; f ):

k=1

Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) dan Q = (y0 ; y1 ; : : : ; yn ) adalah partisi


dari I: Q dikatakan penghalusan (renement) dari P jika setiap titik
partisi xk 2 P maka xk 2 Q (yaitu P Q).

()

Integral Riemann

Maret 2013

6 / 62

Lema 1
Jika f : I ! R adalah fungsi terbatas dan P adalah partisi sebarang dari
I; maka
L(P ; f ) U (P ; f ):
Bukti. Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) : Karena mk Mk untuk
k = 1; 2; : : : ; n dan xk xk 1 > 0 untuk k = 1; 2; : : : ; n; maka
L(P ; f ) =

n
X

mk (xk

xk

1)

k=1

n
X

Mk (xk

xk

1)

= U (P; f ):

k=1

Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) dan Q = (y0 ; y1 ; : : : ; yn ) adalah partisi


dari I: Q dikatakan penghalusan (renement) dari P jika setiap titik
partisi xk 2 P maka xk 2 Q (yaitu P Q).
Suatu penghalusan Q dari P dapat diperoleh dengan cara sebagai
berikut:
[xk

()

1 ; xk ]

= [yj

1 ; yj ]

[ [yj ; yj+1 ] [ : : : [ [yh

Integral Riemann

1 ; yh ]

Maret 2013

6 / 62

Lema 1
Jika f : I ! R adalah fungsi terbatas dan P adalah partisi sebarang dari
I; maka
L(P ; f ) U (P ; f ):
Bukti. Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) : Karena mk Mk untuk
k = 1; 2; : : : ; n dan xk xk 1 > 0 untuk k = 1; 2; : : : ; n; maka
L(P ; f ) =

n
X

mk (xk

xk

1)

k=1

n
X

Mk (xk

xk

1)

= U (P; f ):

k=1

Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) dan Q = (y0 ; y1 ; : : : ; yn ) adalah partisi


dari I: Q dikatakan penghalusan (renement) dari P jika setiap titik
partisi xk 2 P maka xk 2 Q (yaitu P Q).
Suatu penghalusan Q dari P dapat diperoleh dengan cara sebagai
berikut:
[xk

1 ; xk ]

= [yj

1 ; yj ]

[ [yj ; yj+1 ] [ : : : [ [yh

1 ; yh ]

Berikut ini akan ditunjukkan bahwa penghalusan suatu partisi akan


menaikkan jumlah bawah dan menurunkan jumlah atas.
()

Integral Riemann

Maret 2013

6 / 62

Lema 2
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas dan P adalah suatu partisi dari
I: Jika Q adalah penghalusan dari P; maka
L(P ; f )

L(Q; f )

U (Q; f )

U (P ; f ):

dan

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

7 / 62

Lema 2
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas dan P adalah suatu partisi dari
I: Jika Q adalah penghalusan dari P; maka
L(P ; f )

L(Q; f )

U (Q; f )

U (P ; f ):

dan

Bukti.
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) : Misalkan pula z 2 I memenuhi
xk 1 < z < xk dan P 0 adalah partisi
P 0 = (x0 ; x1 ; : : : ; xk

()

Integral Riemann

1 ; z; xk ; : : : ; xn )

Maret 2013

7 / 62

Lema 2
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas dan P adalah suatu partisi dari
I: Jika Q adalah penghalusan dari P; maka
L(P ; f )

L(Q; f )

U (Q; f )

U (P ; f ):

dan

Bukti.
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) : Misalkan pula z 2 I memenuhi
xk 1 < z < xk dan P 0 adalah partisi
P 0 = (x0 ; x1 ; : : : ; xk

1 ; z; xk ; : : : ; xn )

Misalkan
dan

m0k = inf ff (x) : x 2 [xk

1 ; z]g

m00k = inf ff (x) : x 2 [z; xk ]g


()

Integral Riemann

Maret 2013

7 / 62

Lema 2
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas dan P adalah suatu partisi dari
I: Jika Q adalah penghalusan dari P; maka
L(P ; f )

L(Q; f )

U (Q; f )

U (P ; f ):

dan

Bukti.
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) : Misalkan pula z 2 I memenuhi
xk 1 < z < xk dan P 0 adalah partisi
P 0 = (x0 ; x1 ; : : : ; xk

1 ; z; xk ; : : : ; xn )

Misalkan
dan
Maka mk
()

m0k = inf ff (x) : x 2 [xk

1 ; z]g

m00k = inf ff (x) : x 2 [z; xk ]g

m0k dan mk

m00k :

Integral Riemann

Maret 2013

7 / 62

Oleh karena itu


mk (xk

xk

1)

= mk (z
m0k

()

(z

Integral Riemann

xk
xk

1)

+ mk (xk

1)

m00k (xk

z)
z) :

Maret 2013

8 / 62

Oleh karena itu


mk (xk

xk

1)

= mk (z
m0k

(z

xk
xk

Dengan menambahkan suku-suku mj (xj


dalam ketaksamaan di atas, diperoleh
L(P ; f )

()

Integral Riemann

1)

+ mk (xk

1)

m00k (xk

xj

1)

z)
z) :

untuk j 6= k ke

L(P 0 ; f ):

Maret 2013

8 / 62

Oleh karena itu


mk (xk

xk

1)

= mk (z
m0k

(z

xk
xk

Dengan menambahkan suku-suku mj (xj


dalam ketaksamaan di atas, diperoleh
L(P ; f )

1)

+ mk (xk

1)

m00k (xk

xj

1)

z)
z) :

untuk j 6= k ke

L(P 0 ; f ):

Sekarang, jika Q adalah penghalusan dari P (yaitu P Q), maka Q


dapat diperoleh dengan menyisipkan sejumlah berhingga titik dalam P:

()

Integral Riemann

Maret 2013

8 / 62

Oleh karena itu


mk (xk

xk

1)

= mk (z
m0k

(z

xk
xk

Dengan menambahkan suku-suku mj (xj


dalam ketaksamaan di atas, diperoleh
L(P ; f )

1)

+ mk (xk

1)

m00k (xk

xj

1)

z)
z) :

untuk j 6= k ke

L(P 0 ; f ):

Sekarang, jika Q adalah penghalusan dari P (yaitu P Q), maka Q


dapat diperoleh dengan menyisipkan sejumlah berhingga titik dalam P:
Sehingga dengan mengulangi proses di atas, dapat disimpulkan bahwa
L(P ; f )

()

Integral Riemann

L(Q; f ):

Maret 2013

8 / 62

Oleh karena itu


mk (xk

xk

1)

= mk (z
m0k

(z

xk
xk

Dengan menambahkan suku-suku mj (xj


dalam ketaksamaan di atas, diperoleh
L(P ; f )

1)

+ mk (xk

1)

m00k (xk

xj

1)

z)
z) :

untuk j 6= k ke

L(P 0 ; f ):

Sekarang, jika Q adalah penghalusan dari P (yaitu P Q), maka Q


dapat diperoleh dengan menyisipkan sejumlah berhingga titik dalam P:
Sehingga dengan mengulangi proses di atas, dapat disimpulkan bahwa
L(P ; f )

L(Q; f ):

Jumlah atas dapat diperoleh dengan argumen yang serupa. Buktikan !

()

Integral Riemann

Maret 2013

8 / 62

Lema 3
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Jika P1 dan P2 adalah dua
partisi sebarang dari I: Maka
L(P1 ; f )

U (P2 ; f ):

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

9 / 62

Lema 3
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Jika P1 dan P2 adalah dua
partisi sebarang dari I: Maka
L(P1 ; f )

U (P2 ; f ):

Bukti.
Misalkan Q = P1 [ P2 adalah partisi yang diperoleh dengan
menggabungkan titik-titik dari P1 dan P2 :

()

Integral Riemann

Maret 2013

9 / 62

Lema 3
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Jika P1 dan P2 adalah dua
partisi sebarang dari I: Maka
L(P1 ; f )

U (P2 ; f ):

Bukti.
Misalkan Q = P1 [ P2 adalah partisi yang diperoleh dengan
menggabungkan titik-titik dari P1 dan P2 :
Maka Q adalah suatu penghalusan dari P1 dan P2 : Sehingga,
berdasarkan Lema 1 dan 2, dapat disimpulkan bahwa
L(P1 ; f )

()

L(Q; f )

U (Q; f )

Integral Riemann

U (P2 ; f ):

Maret 2013

9 / 62

Lema 3
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Jika P1 dan P2 adalah dua
partisi sebarang dari I: Maka
L(P1 ; f )

U (P2 ; f ):

Bukti.
Misalkan Q = P1 [ P2 adalah partisi yang diperoleh dengan
menggabungkan titik-titik dari P1 dan P2 :
Maka Q adalah suatu penghalusan dari P1 dan P2 : Sehingga,
berdasarkan Lema 1 dan 2, dapat disimpulkan bahwa
L(P1 ; f )

L(Q; f )

U (Q; f )

U (P2 ; f ):

Misalkan
}(I) fP : P adalah partisi dari Ig ;
dan f : I ! R adalah fungsi terbatas, maka setiap P 2 }(I) akan
terkait dengan dua bilangan; yaitu L(P ; f ) dan U (P ; f ):

()

Integral Riemann

Maret 2013

9 / 62

Lema 3
Misalkan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Jika P1 dan P2 adalah dua
partisi sebarang dari I: Maka
L(P1 ; f )

U (P2 ; f ):

Bukti.
Misalkan Q = P1 [ P2 adalah partisi yang diperoleh dengan
menggabungkan titik-titik dari P1 dan P2 :
Maka Q adalah suatu penghalusan dari P1 dan P2 : Sehingga,
berdasarkan Lema 1 dan 2, dapat disimpulkan bahwa
L(P1 ; f )

L(Q; f )

U (Q; f )

U (P2 ; f ):

Misalkan
}(I) fP : P adalah partisi dari Ig ;
dan f : I ! R adalah fungsi terbatas, maka setiap P 2 }(I) akan
terkait dengan dua bilangan; yaitu L(P ; f ) dan U (P ; f ):
Sehingga, koleksi dari }(I) akan terkait dengan dua himpunan, yaitu
himpunan jumlah bawah L(P ; f ) untuk P 2 }(I) dan himpunan
jumlah atas U (P ; f ) untuk P 2 }(I):
()

Integral Riemann

Maret 2013

9 / 62

Denisi 4 (Integral atas dan integral bawah)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Integral bawah
dari f pada I didenisikan sebagai
L(f )

sup fL(P ; f ) : P 2 }(I)g ;

dan integral atas dari pada I didenisikan sebagai


U (f )

inf fU (P ; f ) : P 2 }(I)g :

Karena f : I ! R adalah fungsi terbatas, maka bilangan-bilangan


mI = inf ff (x) : x 2 Ig dan MI = sup ff (x) : x 2 Ig
eksistensinya dijamin.

()

Integral Riemann

Maret 2013

10 / 62

Denisi 4 (Integral atas dan integral bawah)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Integral bawah
dari f pada I didenisikan sebagai
L(f )

sup fL(P ; f ) : P 2 }(I)g ;

dan integral atas dari pada I didenisikan sebagai


U (f )

inf fU (P ; f ) : P 2 }(I)g :

Karena f : I ! R adalah fungsi terbatas, maka bilangan-bilangan


mI = inf ff (x) : x 2 Ig dan MI = sup ff (x) : x 2 Ig
eksistensinya dijamin.
Jelas bahwa, untuk sebarang P 2 }(I) berlaku
mI (b

()

a)

L(P ; f )

Integral Riemann

U (P ; f )

MI (b

a)

Maret 2013

10 / 62

Denisi 4 (Integral atas dan integral bawah)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Integral bawah
dari f pada I didenisikan sebagai
L(f )

sup fL(P ; f ) : P 2 }(I)g ;

dan integral atas dari pada I didenisikan sebagai


U (f )

inf fU (P ; f ) : P 2 }(I)g :

Karena f : I ! R adalah fungsi terbatas, maka bilangan-bilangan


mI = inf ff (x) : x 2 Ig dan MI = sup ff (x) : x 2 Ig
eksistensinya dijamin.
Jelas bahwa, untuk sebarang P 2 }(I) berlaku
mI (b

a)

L(P ; f )

U (P ; f )

mI (b

a)

L(f ) dan U (f )

MI (b

a)

Akibatnya

()

Integral Riemann

MI (b

a):
Maret 2013

(1)
10 / 62

Teorema 5
Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Maka integral
bawah L(f ) dan integral atas U (f ) pada I ada. Selain itu,
L(f )

U (f ):

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

11 / 62

Teorema 5
Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Maka integral
bawah L(f ) dan integral atas U (f ) pada I ada. Selain itu,
L(f )

U (f ):

Bukti.
Misalkan P1 dan P2 adalah partisi sebarang dari I: Maka berdasarkan
Lema 3, berlaku
L(P1 ; f ) U (P2 ; f ):

()

Integral Riemann

Maret 2013

11 / 62

Teorema 5
Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Maka integral
bawah L(f ) dan integral atas U (f ) pada I ada. Selain itu,
L(f )

U (f ):

Bukti.
Misalkan P1 dan P2 adalah partisi sebarang dari I: Maka berdasarkan
Lema 3, berlaku
L(P1 ; f ) U (P2 ; f ):
Oleh karena itu, U (P2 ; f ) adalah batas atas untuk himpunan
fL(P ; f ) : P 2 }(I)g ;
dan akibatnya
L(f ) = sup fL(P ; f ) : P 2 }(I)g

()

Integral Riemann

U (P2 ; f ):

Maret 2013

11 / 62

Teorema 5
Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Maka integral
bawah L(f ) dan integral atas U (f ) pada I ada. Selain itu,
L(f )

U (f ):

Bukti.
Misalkan P1 dan P2 adalah partisi sebarang dari I: Maka berdasarkan
Lema 3, berlaku
L(P1 ; f ) U (P2 ; f ):
Oleh karena itu, U (P2 ; f ) adalah batas atas untuk himpunan
fL(P ; f ) : P 2 }(I)g ;
dan akibatnya
L(f ) = sup fL(P ; f ) : P 2 }(I)g

U (P2 ; f ):

Karena P2 adalah partisi sebarang dari I, maka L(f ) adalah batas


bawah himpunan
fU (P ; f ) : P 2 }(I)g :
()

Integral Riemann

Maret 2013

11 / 62

Akibatnya
L(f )

()

inf fU (P ; f ) : P 2 }(I)g = U (f )

Integral Riemann

U (P2 ; f ):

Maret 2013

12 / 62

Akibatnya
L(f )

inf fU (P ; f ) : P 2 }(I)g = U (f )

U (P2 ; f ):

Denisi 6 (Keterintegralan Riemann)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas. Fungsi f
dikatakan terintegral Riemann pada I jika L(f ) = U (f ): Dalam kasus ini,
integral Riemann dari f pada I didenisikan sebagai nilai L(f ) = U (f );
dan dinyatakan dengan
Z

atau

Selain itu, didenisikan juga

f (x)dx:

()

f=

Integral Riemann

dan

f = 0:

Maret 2013

12 / 62

Sehingga, jika integral Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval
ada, maka integral tersebut adalah tunggal yang berada antara
jumlah bawah dan jumlah atas.

()

Integral Riemann

Maret 2013

13 / 62

Sehingga, jika integral Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval
ada, maka integral tersebut adalah tunggal yang berada antara
jumlah bawah dan jumlah atas.
Perlu diperhatikan bahwa dalam perkuliahan ini, perkataan terintegral
dan terintegral Riemann akan bermakna sama. Jadi penggunaan dua
istilah ini dapat saling dipertukarkan.

()

Integral Riemann

Maret 2013

13 / 62

Sehingga, jika integral Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval
ada, maka integral tersebut adalah tunggal yang berada antara
jumlah bawah dan jumlah atas.
Perlu diperhatikan bahwa dalam perkuliahan ini, perkataan terintegral
dan terintegral Riemann akan bermakna sama. Jadi penggunaan dua
istilah ini dapat saling dipertukarkan.

Contoh 7
Tunjukkan bahwa suatu fungsi konstan terintegralkan.

()

Integral Riemann

Maret 2013

13 / 62

Sehingga, jika integral Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval
ada, maka integral tersebut adalah tunggal yang berada antara
jumlah bawah dan jumlah atas.
Perlu diperhatikan bahwa dalam perkuliahan ini, perkataan terintegral
dan terintegral Riemann akan bermakna sama. Jadi penggunaan dua
istilah ini dapat saling dipertukarkan.

Contoh 7
Tunjukkan bahwa suatu fungsi konstan terintegralkan.
Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

13 / 62

Sehingga, jika integral Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval
ada, maka integral tersebut adalah tunggal yang berada antara
jumlah bawah dan jumlah atas.
Perlu diperhatikan bahwa dalam perkuliahan ini, perkataan terintegral
dan terintegral Riemann akan bermakna sama. Jadi penggunaan dua
istilah ini dapat saling dipertukarkan.

Contoh 7
Tunjukkan bahwa suatu fungsi konstan terintegralkan.
Bukti.
Misalkan f (x) = c, x 2 [a; b] dan P adalah partisi sebarang dari [a; b] :
Maka
L(P ; f ) = c(b a) = U (P ; f )

()

Integral Riemann

Maret 2013

13 / 62

Sehingga, jika integral Riemann dari suatu fungsi pada suatu interval
ada, maka integral tersebut adalah tunggal yang berada antara
jumlah bawah dan jumlah atas.
Perlu diperhatikan bahwa dalam perkuliahan ini, perkataan terintegral
dan terintegral Riemann akan bermakna sama. Jadi penggunaan dua
istilah ini dapat saling dipertukarkan.

Contoh 7
Tunjukkan bahwa suatu fungsi konstan terintegralkan.
Bukti.
Misalkan f (x) = c, x 2 [a; b] dan P adalah partisi sebarang dari [a; b] :
Maka
L(P ; f ) = c(b a) = U (P ; f )
Oleh karena itu, integral atas dan integral bawah dari f adalah
L(f ) = c(b

a) = U (f );

dan akibatnya, f terintegralkan pada [a; b] ; dan


Z b
Z b
f=
c dx = c(b a):
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

13 / 62

Contoh 8
Tunjukkan bahwa fungsi g(x) = x terintegralkan pada [0; 1] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

14 / 62

Contoh 8
Tunjukkan bahwa fungsi g(x) = x terintegralkan pada [0; 1] :
Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

14 / 62

Contoh 8
Tunjukkan bahwa fungsi g(x) = x terintegralkan pada [0; 1] :
Bukti.
Misalkan Pn adalah partisi dari [0; 1] dalam n sub interval-sub interval,
yakni:
n 1 n
1 2
; =1 :
Pn = 0; ; ; : : : ;
n n
n
n

()

Integral Riemann

Maret 2013

14 / 62

Contoh 8
Tunjukkan bahwa fungsi g(x) = x terintegralkan pada [0; 1] :
Bukti.
Misalkan Pn adalah partisi dari [0; 1] dalam n sub interval-sub interval,
yakni:
n 1 n
1 2
; =1 :
Pn = 0; ; ; : : : ;
n n
n
n
Karena g adalah fungsi naik, maka
mk = inf g(x) : x 2

dan
Mk = sup g(x) : x 2

()

Integral Riemann

1 k
;
n

k
n

1 k
;
n

1
n

k
:
n

Maret 2013

14 / 62

Contoh 8
Tunjukkan bahwa fungsi g(x) = x terintegralkan pada [0; 1] :
Bukti.
Misalkan Pn adalah partisi dari [0; 1] dalam n sub interval-sub interval,
yakni:
n 1 n
1 2
; =1 :
Pn = 0; ; ; : : : ;
n n
n
n
Karena g adalah fungsi naik, maka
mk = inf g(x) : x 2

dan
Mk = sup g(x) : x 2

1 k
;
n

k
n

1 k
;
n

1
n

k
:
n

Selain itu, karena


xk

()

xk

1
n

untuk semua k = 1; 2; : : : ; n;

Integral Riemann

Maret 2013

14 / 62

maka

0+1+

L(Pn ; g) =
dan

+ (n
n2

1+2+
n2

U (Pn ; g) =

1)

+n

Dengan menggunakan formula


1+2+

+m=

m(m + 1)
;
2

untuk m 2 N;

maka diperoleh
L(Pn ; g) =
dan
U (Pn ; g) =

()

(n

1)n
2n2

1
2

n(n + 1)
1
=
2
2n
2

Integral Riemann

1
n

1+

1
n

Maret 2013

15 / 62

Karena himpunan partisi fPn : n 2 Ng }(I); maka


1
= sup fL(Pn ; g) : n 2 Ng sup fL(P ; g) : P 2 }(I)g = L(g); dan
2
1
U (g) = inf fU (P ; g) : P 2 }(I)g inf fU (Pn ; g) : n 2 Ng = :
2

()

Integral Riemann

Maret 2013

16 / 62

Karena himpunan partisi fPn : n 2 Ng }(I); maka


1
= sup fL(Pn ; g) : n 2 Ng sup fL(P ; g) : P 2 }(I)g = L(g); dan
2
1
U (g) = inf fU (P ; g) : P 2 }(I)g inf fU (Pn ; g) : n 2 Ng = :
2
Karena

()

1
2

L(g)

U (g)

1
; maka dapat disimpulkan bahwa
2
1
L(g) = U (g) = :
2

Integral Riemann

Maret 2013

16 / 62

Karena himpunan partisi fPn : n 2 Ng }(I); maka


1
= sup fL(Pn ; g) : n 2 Ng sup fL(P ; g) : P 2 }(I)g = L(g); dan
2
1
U (g) = inf fU (P ; g) : P 2 }(I)g inf fU (Pn ; g) : n 2 Ng = :
2
1
; maka dapat disimpulkan bahwa
2
1
L(g) = U (g) = :
2
Oleh karena itu g terintegralkan pada [0; 1] dan
Z 1
Z 1
1
f=
x dx = :
2
0
0
Karena

()

1
2

L(g)

U (g)

Integral Riemann

Maret 2013

16 / 62

Karena himpunan partisi fPn : n 2 Ng }(I); maka


1
= sup fL(Pn ; g) : n 2 Ng sup fL(P ; g) : P 2 }(I)g = L(g); dan
2
1
U (g) = inf fU (P ; g) : P 2 }(I)g inf fU (Pn ; g) : n 2 Ng = :
2
1
; maka dapat disimpulkan bahwa
2
1
L(g) = U (g) = :
2
Oleh karena itu g terintegralkan pada [0; 1] dan
Z 1
Z 1
1
f=
x dx = :
2
0
0
Karena

1
2

L(g)

U (g)

Contoh 9
Tunjukkan bahwa fungsi Dirichlet berikut tak terintegralkan pada [0; 1] ;
f (x) =
()

1; untuk x rasional
0; untuk x irrasional
Integral Riemann

Maret 2013

16 / 62

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

17 / 62

Bukti.
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah partisi sebarang dari [0; 1] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

17 / 62

Bukti.
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah partisi sebarang dari [0; 1] :
Karena setiap interval [xk 1 ; xk ] memuat bilangan rasional dan
irrasional, maka
mk = 0 dan Mk = 1:

()

Integral Riemann

Maret 2013

17 / 62

Bukti.
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah partisi sebarang dari [0; 1] :
Karena setiap interval [xk 1 ; xk ] memuat bilangan rasional dan
irrasional, maka
mk = 0 dan Mk = 1:
Oleh karena itu
L(P ; f ) = 0;
dan
U (P ; f )

(x1 x0 ) + (x2 x1 ) + (x3 x2 ) +


+ (xn 1 xn 2 ) + (xn xn 1 )
= xn x0 = 1;

untuk semua P 2 }(I): Sehingga L(f ) = 0 dan U (f ) = 1:

()

Integral Riemann

Maret 2013

17 / 62

Bukti.
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah partisi sebarang dari [0; 1] :
Karena setiap interval [xk 1 ; xk ] memuat bilangan rasional dan
irrasional, maka
mk = 0 dan Mk = 1:
Oleh karena itu
L(P ; f ) = 0;
dan
U (P ; f )

(x1 x0 ) + (x2 x1 ) + (x3 x2 ) +


+ (xn 1 xn 2 ) + (xn xn 1 )
= xn x0 = 1;

untuk semua P 2 }(I): Sehingga L(f ) = 0 dan U (f ) = 1:


Karena L(f ) 6= U (f ); maka fungsi f tak terintegralkan pada [0; 1] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

17 / 62

Ada 2 pertanyaan yang perlu dijawab terkait dengan pembicarakan


integral Riemann:

()

Integral Riemann

Maret 2013

18 / 62

Ada 2 pertanyaan yang perlu dijawab terkait dengan pembicarakan


integral Riemann:
1

Apakah integral dari suatu fungsi terbatas pada suatu interval selalu
ada?

()

Integral Riemann

Maret 2013

18 / 62

Ada 2 pertanyaan yang perlu dijawab terkait dengan pembicarakan


integral Riemann:
1

Apakah integral dari suatu fungsi terbatas pada suatu interval selalu
ada?
Jika integral tersebut ada, bagaimana cara mengevaluasi integral
tersebut?

()

Integral Riemann

Maret 2013

18 / 62

Ada 2 pertanyaan yang perlu dijawab terkait dengan pembicarakan


integral Riemann:
1

Apakah integral dari suatu fungsi terbatas pada suatu interval selalu
ada?
Jika integral tersebut ada, bagaimana cara mengevaluasi integral
tersebut?

Teorema 10 (Kriteria keterintegralan Riemann)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas pada I. Maka f
terintegralkan pada I jika dan hanya jika untuk setiap " > 0 ada suatu
partisi P" dari I sedemikian sehingga
U (P" ; f )

()

L(P" ; f ) < ":

Integral Riemann

Maret 2013

18 / 62

Ada 2 pertanyaan yang perlu dijawab terkait dengan pembicarakan


integral Riemann:
1

Apakah integral dari suatu fungsi terbatas pada suatu interval selalu
ada?
Jika integral tersebut ada, bagaimana cara mengevaluasi integral
tersebut?

Teorema 10 (Kriteria keterintegralan Riemann)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas pada I. Maka f
terintegralkan pada I jika dan hanya jika untuk setiap " > 0 ada suatu
partisi P" dari I sedemikian sehingga
U (P" ; f )

L(P" ; f ) < ":

Bukti.
()) Misalkan f terintegralkan pada I; maka L(f ) = U (f ):

()

Integral Riemann

Maret 2013

18 / 62

Ada 2 pertanyaan yang perlu dijawab terkait dengan pembicarakan


integral Riemann:
1

Apakah integral dari suatu fungsi terbatas pada suatu interval selalu
ada?
Jika integral tersebut ada, bagaimana cara mengevaluasi integral
tersebut?

Teorema 10 (Kriteria keterintegralan Riemann)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas pada I. Maka f
terintegralkan pada I jika dan hanya jika untuk setiap " > 0 ada suatu
partisi P" dari I sedemikian sehingga
U (P" ; f )

L(P" ; f ) < ":

Bukti.
()) Misalkan f terintegralkan pada I; maka L(f ) = U (f ):
Ambil " > 0 sebarang. Maka dari denisi integral bawah sebagai
supremum, ada suatu partisi P1 dari I sedemikian sehingga
"
L(f )
< L(P1 ; f ):
2
()

Integral Riemann

Maret 2013

18 / 62

Dengan cara yang sama, ada suatu partisi P2 dari I sedemikian


sehingga
"
U (P2 ; f ) < U (f ) + :
2

()

Integral Riemann

Maret 2013

19 / 62

Dengan cara yang sama, ada suatu partisi P2 dari I sedemikian


sehingga
"
U (P2 ; f ) < U (f ) + :
2
Jika diambil P" = P1 [ P2 ; maka P" adalah penghalusan dari P1 dan
P2 :

()

Integral Riemann

Maret 2013

19 / 62

Dengan cara yang sama, ada suatu partisi P2 dari I sedemikian


sehingga
"
U (P2 ; f ) < U (f ) + :
2
Jika diambil P" = P1 [ P2 ; maka P" adalah penghalusan dari P1 dan
P2 :
Akibatnya, berdasarkan Lema 1 dan 2, berlaku
"
"
L(f )
< L(P1 ; f ) L(P" ; f ) U (P" ; f ) U (P2 ; f ) < U (f ) + :
2
2

()

Integral Riemann

Maret 2013

19 / 62

Dengan cara yang sama, ada suatu partisi P2 dari I sedemikian


sehingga
"
U (P2 ; f ) < U (f ) + :
2
Jika diambil P" = P1 [ P2 ; maka P" adalah penghalusan dari P1 dan
P2 :
Akibatnya, berdasarkan Lema 1 dan 2, berlaku
"
"
L(f )
< L(P1 ; f ) L(P" ; f ) U (P" ; f ) U (P2 ; f ) < U (f ) + :
2
2
Karena L(f ) = U (f ); maka diperoleh
"
L(f )
< L(P" ; f ) < L(f ) +
2
yang dapat ditulis
"
jL(P" ; f ) L(f )j < ;
2
dan
"
L(f )
< U (P" ; f ) < L(f ) +
2
yang dapat ditulis
"
jU (P" ; f ) L(f )j < :
2
()

Integral Riemann

"
;
2

"
;
2

Maret 2013

19 / 62

Karena
jU (P" ; f )

L(P" ; f )j

jU (P" ; f )

L(f )j+jL(P" ; f )

" "
L(f )j < + = ";
2 2

maka dapat disimpulkan bahwa


U (P" ; f )

L(P" ; f ) < ":

(() Akan dibuktikan bahwa f terintegralkan pada I:


Karena untuk sebarang partisi P dari I berlaku
L(P ; f )

L(f ) dan U (f )

U (P ; f );

maka
U (f )

()

L(f )

U (P ; f )

Integral Riemann

L(P ; f ):

Maret 2013

20 / 62

Karena
jU (P" ; f )

L(P" ; f )j

jU (P" ; f )

L(f )j+jL(P" ; f )

" "
L(f )j < + = ";
2 2

maka dapat disimpulkan bahwa


U (P" ; f )

L(P" ; f ) < ":

(() Akan dibuktikan bahwa f terintegralkan pada I:


Karena untuk sebarang partisi P dari I berlaku
L(P ; f )

L(f ) dan U (f )

U (P ; f );

maka
U (f )

L(f )

U (P ; f )

L(P ; f ):

Misalkan untuk setiap " > 0 ada suatu partisi P" dari I sedemikian
sehingga
U (P" ; f ) L(P" ; f ) < ":

()

Integral Riemann

Maret 2013

20 / 62

Karena
jU (P" ; f )

L(P" ; f )j

jU (P" ; f )

L(f )j+jL(P" ; f )

" "
L(f )j < + = ";
2 2

maka dapat disimpulkan bahwa


U (P" ; f )

L(P" ; f ) < ":

(() Akan dibuktikan bahwa f terintegralkan pada I:


Karena untuk sebarang partisi P dari I berlaku
L(P ; f )

L(f ) dan U (f )

U (P ; f );

maka
U (f )

L(f )

U (P ; f )

L(P ; f ):

Misalkan untuk setiap " > 0 ada suatu partisi P" dari I sedemikian
sehingga
U (P" ; f ) L(P" ; f ) < ":
Maka berlaku
U (f )
()

L(f )

U (P" ; f )

Integral Riemann

L(P" ; f ) < ":


Maret 2013

20 / 62

Karena " > 0 sebarang, maka dapat disimpulkan bahwa


U (f )

()

L(f ):

Integral Riemann

Maret 2013

21 / 62

Karena " > 0 sebarang, maka dapat disimpulkan bahwa


U (f )

L(f ):

L(f )

U (f )

Karena
selalu berlaku (Teorema 5), maka jelas bahwa
U (f ) = L(f );
yang menunjukkan bahwa f terintegralkan pada I:

()

Integral Riemann

Maret 2013

21 / 62

Akibat 11
Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi terbatas pada I. Jika
(Pn : n 2 N) adalah suatu barisan partisi dari I sedemikian sehingga
lim (U (Pn ; f )

L(Pn ; f )) = 0;

maka f terintegralkan, dan


lim L(Pn ; f ) =
n

f = lim U (Pn ; f ):

Buktikan!

Teorema 12 (Keterintegralan fungsi monoton)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi monoton pada I. Maka f
terintegralkan pada I:
()

Integral Riemann

Maret 2013

22 / 62

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

23 / 62

Bukti.
Misalkan f adalah fungsi naik pada I dan Pn = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah partisi dari I menjadi n bagian yang sama, sedemikian sehingga
b a
xk xk 1 =
; untuk k = 1; 2; : : : ; n:
n

()

Integral Riemann

Maret 2013

23 / 62

Bukti.
Misalkan f adalah fungsi naik pada I dan Pn = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah partisi dari I menjadi n bagian yang sama, sedemikian sehingga
b a
xk xk 1 =
; untuk k = 1; 2; : : : ; n:
n
Karena f adalah fungsi naik pada [xk
mk = f (xk

()

1)

Integral Riemann

dan

1 ; xk ] ;

maka

Mk = f (xk ):

Maret 2013

23 / 62

Bukti.
Misalkan f adalah fungsi naik pada I dan Pn = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah partisi dari I menjadi n bagian yang sama, sedemikian sehingga
b a
xk xk 1 =
; untuk k = 1; 2; : : : ; n:
n
Karena f adalah fungsi naik pada [xk
mk = f (xk

1)

1 ; xk ] ;

dan

maka

Mk = f (xk ):

Oleh karena itu


U (Pn ; f )

L(Pn ; f )

n
X

(Mk

mk ) (xk

xk

1)

f (xk

1 )]

k=1

=
=
=

()

Integral Riemann

b
n
b

n
aX

n
b

a
n

[f (xk )

k=1

[f (xn )
[f (b)

f (x0 )]
f (a)] :

Maret 2013

23 / 62

Bukti.
Misalkan f adalah fungsi naik pada I dan Pn = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah partisi dari I menjadi n bagian yang sama, sedemikian sehingga
b a
xk xk 1 =
; untuk k = 1; 2; : : : ; n:
n
Karena f adalah fungsi naik pada [xk
mk = f (xk

1)

1 ; xk ] ;

dan

maka

Mk = f (xk ):

Oleh karena itu


U (Pn ; f )

L(Pn ; f )

n
X

(Mk

mk ) (xk

xk

1)

f (xk

1 )]

k=1

=
=

b
n
b

n
aX

[f (xk )

k=1

[f (xn )

f (x0 )]

a
[f (b) f (a)] :
n
Misalkan " > 0 sebarang dan pilih n 2 N dengan
(b a) [f (b) f (a)]
n
;
"
=

()

Integral Riemann

Maret 2013

23 / 62

maka untuk partisi Pn ; berlaku


U (Pn ; f )

L(Pn ; f ) =

n
X

(Mk

mk ) (xk

xk

1)

< ":

k=1

Oleh karena itu, berdasarkan Akibat 11, f terintegralkan pada I:

()

Integral Riemann

Maret 2013

24 / 62

maka untuk partisi Pn ; berlaku


U (Pn ; f )

L(Pn ; f ) =

n
X

(Mk

mk ) (xk

xk

1)

< ":

k=1

Oleh karena itu, berdasarkan Akibat 11, f terintegralkan pada I:


Buktikan Teorema 12 untuk kasus f fungsi turun pada I:

()

Integral Riemann

Maret 2013

24 / 62

maka untuk partisi Pn ; berlaku


U (Pn ; f )

L(Pn ; f ) =

n
X

(Mk

mk ) (xk

xk

1)

< ":

k=1

Oleh karena itu, berdasarkan Akibat 11, f terintegralkan pada I:


Buktikan Teorema 12 untuk kasus f fungsi turun pada I:

Teorema 13 (Keterintegralan fungsi kontinu)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi kontinu pada I. Maka f
terintegralkan pada I:

()

Integral Riemann

Maret 2013

24 / 62

maka untuk partisi Pn ; berlaku


U (Pn ; f )

L(Pn ; f ) =

n
X

(Mk

mk ) (xk

xk

1)

< ":

k=1

Oleh karena itu, berdasarkan Akibat 11, f terintegralkan pada I:


Buktikan Teorema 12 untuk kasus f fungsi turun pada I:

Teorema 13 (Keterintegralan fungsi kontinu)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi kontinu pada I. Maka f
terintegralkan pada I:
Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

24 / 62

maka untuk partisi Pn ; berlaku


U (Pn ; f )

L(Pn ; f ) =

n
X

(Mk

mk ) (xk

xk

1)

< ":

k=1

Oleh karena itu, berdasarkan Akibat 11, f terintegralkan pada I:


Buktikan Teorema 12 untuk kasus f fungsi turun pada I:

Teorema 13 (Keterintegralan fungsi kontinu)


Misalkan I = [a; b] dan f : I ! R adalah fungsi kontinu pada I. Maka f
terintegralkan pada I:
Bukti.
Karena I tertutup terbatas dan f kontinu pada I; maka f kontinu
seragam pada I (lihat Bab 5). Oleh karena itu, jika " > 0 diberikan,
ada > 0 sedemikian sehingga
"
:
u; v 2 I dan ju vj < ) jf (u) f (v)j <
b a
()

Integral Riemann

Maret 2013

24 / 62

Selanjutnya, misalkan n 2 N dengan n

dan Pn = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah partisi dari I menjadi n bagian yang


sama, sedemikian sehingga
b a
< ; untuk k = 1; 2; : : : ; n:
xk xk 1 =
n

()

Integral Riemann

Maret 2013

25 / 62

Selanjutnya, misalkan n 2 N dengan n

dan Pn = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah partisi dari I menjadi n bagian yang


sama, sedemikian sehingga
b a
< ; untuk k = 1; 2; : : : ; n:
xk xk 1 =
n
Dengan menggunakan teorema Maksimum-Minimum (lihat Bab 5)
pada setiap interval [xk 1 ; xk ], maka ada titik uk ; vk 2 [xk 1 ; xk ]
sedemikian sehingga
f (uk ) = Mk

()

dan f (vk ) = mk :

Integral Riemann

Maret 2013

25 / 62

Selanjutnya, misalkan n 2 N dengan n

dan Pn = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah partisi dari I menjadi n bagian yang


sama, sedemikian sehingga
b a
< ; untuk k = 1; 2; : : : ; n:
xk xk 1 =
n
Dengan menggunakan teorema Maksimum-Minimum (lihat Bab 5)
pada setiap interval [xk 1 ; xk ], maka ada titik uk ; vk 2 [xk 1 ; xk ]
sedemikian sehingga
f (uk ) = Mk

dan f (vk ) = mk :

Oleh karena itu


Mk

mk = f (uk )

f (vk ) <

"
b

yang mengakibatkan
0

U (Pn ; f )

L(Pn ; f ) =

n
X

(Mk

mk ) (xk

xk

1)

k=1

n
X

k=1
()

"
b

b
a

a
n

= ":

Integral Riemann

Maret 2013

25 / 62

Karena " > 0 sebarang, maka


lim (U (Pn ; f )
n

L(Pn ; f )) = 0;

dan akibatnya, f terintegralkan pada I (berdasarkan Akibat 11):

()

Integral Riemann

Maret 2013

26 / 62

Sifat-sifat integral Riemann


Teorema 14
Misalkan f; g : [a; b] ! R adalah fungsi-fungsi yang terintegralkan pada
[a; b] : Jika k 2 R; maka fungsi kf dan f + g terintegralkan pada [a; b] ; dan
Z

Z b
= k
f
a
a
Z b
Z b
Z b
(f + g) =
f+
g:
a

kf

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

27 / 62

Sifat-sifat integral Riemann


Teorema 14
Misalkan f; g : [a; b] ! R adalah fungsi-fungsi yang terintegralkan pada
[a; b] : Jika k 2 R; maka fungsi kf dan f + g terintegralkan pada [a; b] ; dan
Z

Z b
= k
f
a
a
Z b
Z b
Z b
(f + g) =
f+
g:
a

kf

Bukti.
Untuk k = 0; jelas bahwa kf terintegralkan.

()

Integral Riemann

Maret 2013

27 / 62

Sifat-sifat integral Riemann


Teorema 14
Misalkan f; g : [a; b] ! R adalah fungsi-fungsi yang terintegralkan pada
[a; b] : Jika k 2 R; maka fungsi kf dan f + g terintegralkan pada [a; b] ; dan
Z

Z b
= k
f
a
a
Z b
Z b
Z b
(f + g) =
f+
g:
b

kf

Bukti.
Untuk k = 0; jelas bahwa kf terintegralkan.
Akan dibuktikan bahwa jika k < 0 maka kf terintegralkan dan
Z b
Z b
kf = k
f:
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

27 / 62

Sifat-sifat integral Riemann


Teorema 14
Misalkan f; g : [a; b] ! R adalah fungsi-fungsi yang terintegralkan pada
[a; b] : Jika k 2 R; maka fungsi kf dan f + g terintegralkan pada [a; b] ; dan
Z

Z b
= k
f
a
a
Z b
Z b
Z b
(f + g) =
f+
g:
b

kf

Bukti.
Untuk k = 0; jelas bahwa kf terintegralkan.
Akan dibuktikan bahwa jika k < 0 maka kf terintegralkan dan
Z b
Z b
kf = k
f:
a

Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah partisi dari [a; b] :


()

Integral Riemann

Maret 2013

27 / 62

Karena k < 0 maka


mj;kf

= inf fkf (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g


= k sup ff (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g = kMj;f ;

(2)

untuk j = 1; 2; : : : ; n (lihat latihan 2.5.4.b).

()

Integral Riemann

Maret 2013

28 / 62

Karena k < 0 maka


mj;kf

= inf fkf (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g


= k sup ff (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g = kMj;f ;

(2)

untuk j = 1; 2; : : : ; n (lihat latihan 2.5.4.b).


Dengan mengalikan kedua ruas persamaan (2) dengan xj
diperoleh
mj;kf (xj xj 1 ) = kMj;f (xj xj 1 ) ;

xj

1;

untuk j = 1; 2; : : : ; n; dan dengan menjumlahkan dari j = 1 sampai


dengan j = n; menghasilkan
n
X

mj;kf (xj

xj

1) = k

j=1

n
X

Mj;f (xj

xj

1) ;

j=1

atau dapat ditulis


L(P ; kf ) = kU (P ; f ):

()

Integral Riemann

Maret 2013

28 / 62

Karena k < 0 maka


mj;kf

= inf fkf (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g


= k sup ff (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g = kMj;f ;

(2)

untuk j = 1; 2; : : : ; n (lihat latihan 2.5.4.b).


Dengan mengalikan kedua ruas persamaan (2) dengan xj
diperoleh
mj;kf (xj xj 1 ) = kMj;f (xj xj 1 ) ;

xj

1;

untuk j = 1; 2; : : : ; n; dan dengan menjumlahkan dari j = 1 sampai


dengan j = n; menghasilkan
n
X

mj;kf (xj

xj

1) = k

j=1

n
X

Mj;f (xj

xj

1) ;

j=1

atau dapat ditulis


L(P ; kf ) = kU (P ; f ):
Karena k < 0 maka diperoleh
()

Integral Riemann

Maret 2013

28 / 62

L(kf ) = sup fL(P ; kf ); P 2 }(I)g

= sup fkU (P ; f ); P 2 }(I)g


= k inf fU (P ; f ); P 2 }(I)g
= kU (f ):

Dengan cara yang sama, karena k < 0 maka


Mj;kf

= sup fkf (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g


= k inf ff (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g = kmj;f ;

(3)

untuk j = 1; 2; : : : ; n: (lihat latihan 2.5.4 (b)).

()

Integral Riemann

Maret 2013

29 / 62

L(kf ) = sup fL(P ; kf ); P 2 }(I)g

= sup fkU (P ; f ); P 2 }(I)g


= k inf fU (P ; f ); P 2 }(I)g
= kU (f ):

Dengan cara yang sama, karena k < 0 maka


Mj;kf

= sup fkf (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g


= k inf ff (x) : x 2 [xj 1 ; xj ]g = kmj;f ;

(3)

untuk j = 1; 2; : : : ; n: (lihat latihan 2.5.4 (b)).

Dengan mengalikan kedua ruas persamaan (3) dengan xj xj 1 ;


diperoleh
Mj;kf (xj xj 1 ) = kmj;f (xj xj 1 ) ;
untuk j = 1; 2; : : : ; n; dan dengan menjumlahkan dari j = 1 sampai
dengan j = n; menghasilkan
n
n
X
X
Mj;kf (xj xj 1 ) = k
mj;f (xj xj 1 ) ;
j=1

()

j=1

Integral Riemann

Maret 2013

29 / 62

atau dapat ditulis


U (P ; kf ) = kL(P ; f ):
Karena k < 0 maka diperoleh
U (kf ) = inf fU (P ; kf ); P 2 }(I)g
= inf fkL(P ; f ); P 2 }(I)g

= k sup fL(P ; f ); P 2 }(I)g


= kL(f ):

()

Integral Riemann

Maret 2013

30 / 62

atau dapat ditulis


U (P ; kf ) = kL(P ; f ):
Karena k < 0 maka diperoleh
U (kf ) = inf fU (P ; kf ); P 2 }(I)g
= inf fkL(P ; f ); P 2 }(I)g

= k sup fL(P ; f ); P 2 }(I)g


= kL(f ):

Karena f terintegralkan, maka U (f ) = L(f ) dan akibatnya


L(kf ) = kU (f ) = kL(f ) = U (kf ):

()

Integral Riemann

Maret 2013

30 / 62

atau dapat ditulis


U (P ; kf ) = kL(P ; f ):
Karena k < 0 maka diperoleh
U (kf ) = inf fU (P ; kf ); P 2 }(I)g
= inf fkL(P ; f ); P 2 }(I)g

= k sup fL(P ; f ); P 2 }(I)g


= kL(f ):

Karena f terintegralkan, maka U (f ) = L(f ) dan akibatnya


L(kf ) = kU (f ) = kL(f ) = U (kf ):
Sehingga kf terintegralkan pada [a; b] dan
Z

kf = k

()

Integral Riemann

f:

Maret 2013

30 / 62

atau dapat ditulis


U (P ; kf ) = kL(P ; f ):
Karena k < 0 maka diperoleh
U (kf ) = inf fU (P ; kf ); P 2 }(I)g
= inf fkL(P ; f ); P 2 }(I)g

= k sup fL(P ; f ); P 2 }(I)g


= kL(f ):

Karena f terintegralkan, maka U (f ) = L(f ) dan akibatnya


L(kf ) = kU (f ) = kL(f ) = U (kf ):
Sehingga kf terintegralkan pada [a; b] dan
Z

kf = k

f:

Buktikan juga bahwa jika k < 0 maka kf terintegralkan!


()

Integral Riemann

Maret 2013

30 / 62

Untuk membuktikan pernyataan kedua, gunakan pertaksamaan berikut


(harus dibuktikan kebenarannya).
inf ff (x) : x 2 Ij g + inf fg(x) : x 2 Ij g
sup f(f + g)(x) : x 2 Ij g
dengan Ij = [xj ; xj

inf f(f + g)(x) : x 2 Ij g (4)

sup ff (x) : x 2 Ij g+sup fg(x) : x 2 Ij g (5)

1] :

Dari (4) diperoleh bahwa


L(P ; f + g)

(6)

U (P ; f ) + U (P ; g)

(7)

L(P ; f ) + L(P ; g)
dan dari (5) diperoleh bahwa
U (P ; f + g)
untuk sebarang partisi P 2 }(I):
()

Integral Riemann

Maret 2013

31 / 62

Misalkan " > 0 sebarang. Karena f dan g terintegralkan, maka ada


partisi Pf;" dan Pg;" sedemikian sehingga
U (Pf;" ; f ) < L(Pf;" ; f ) +

"
2

(8)

U (Pg;" ; g) < L(Pg;" ; g) +

"
2

(9)

dan

()

Integral Riemann

Maret 2013

32 / 62

Misalkan " > 0 sebarang. Karena f dan g terintegralkan, maka ada


partisi Pf;" dan Pg;" sedemikian sehingga
U (Pf;" ; f ) < L(Pf;" ; f ) +

"
2

(8)

U (Pg;" ; g) < L(Pg;" ; g) +

"
2

(9)

dan

Dengan memilih P" = Pf;" [ Pg;" ; maka diperoleh


U (P" ; f + g)
(#)

U (P" ; f ) + U (P" ; g)
< L(P" ; f ) + L(P" ; g) + "
L(P" ; f + g) + ";

(dari (7))
(dari (8) dan (9))
(dari (6))

atau dapat ditulis


U (P" ; f + g)

()

L(P" ; f + g) < ":

Integral Riemann

Maret 2013

32 / 62

Misalkan " > 0 sebarang. Karena f dan g terintegralkan, maka ada


partisi Pf;" dan Pg;" sedemikian sehingga
U (Pf;" ; f ) < L(Pf;" ; f ) +

"
2

(8)

U (Pg;" ; g) < L(Pg;" ; g) +

"
2

(9)

dan

Dengan memilih P" = Pf;" [ Pg;" ; maka diperoleh


U (P" ; f + g)
(#)

U (P" ; f ) + U (P" ; g)
< L(P" ; f ) + L(P" ; g) + "
L(P" ; f + g) + ";

(dari (7))
(dari (8) dan (9))
(dari (6))

atau dapat ditulis


U (P" ; f + g)

L(P" ; f + g) < ":

Sehingga, berdasarkan Teorema 10, dapat disimpulkan bahwa f + g


terintegralkan.
()

Integral Riemann

Maret 2013

32 / 62

Dari(#) diperoleh bahwa


Z b
(f +g) U (P" ; f +g)

L(P" ; f )+L(P" ; g)+"

()

f+

dan dari (#) juga diperoleh bahwa


Z b
Z b
f+
g U (P" ; f )+U (P" ; g)
a

Integral Riemann

L(P" ; f +g)+"

g+";

(f +g)+":

Maret 2013

33 / 62

Dari(#) diperoleh bahwa


Z b
(f +g) U (P" ; f +g)

L(P" ; f )+L(P" ; g)+"

L(P" ; f +g)+"

()

f+

Integral Riemann

g+";

(f +g)+":

Karena " > 0 sebarang, maka diperoleh


Z b
Z b
Z b
(f + g) =
f+
g:
a

dan dari (#) juga diperoleh bahwa


Z b
Z b
f+
g U (P" ; f )+U (P" ; g)
a

Maret 2013

33 / 62

Dari(#) diperoleh bahwa


Z b
(f +g) U (P" ; f +g)

L(P" ; f )+L(P" ; g)+"

f+

dan dari (#) juga diperoleh bahwa


Z b
Z b
f+
g U (P" ; f )+U (P" ; g)
a

L(P" ; f +g)+"

g+";

(f +g)+":

Karena " > 0 sebarang, maka diperoleh


Z b
Z b
Z b
(f + g) =
f+
g:
a

Teorema 15 (Sifat kepositifan)


Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Jika f (x)
setiap x 2 [a; b] ; maka
Z b
f 0:

0 untuk

()

Integral Riemann

Maret 2013

33 / 62

Dari(#) diperoleh bahwa


Z b
(f +g) U (P" ; f +g)

L(P" ; f )+L(P" ; g)+"

f+

dan dari (#) juga diperoleh bahwa


Z b
Z b
f+
g U (P" ; f )+U (P" ; g)
a

L(P" ; f +g)+"

g+";

(f +g)+":

Karena " > 0 sebarang, maka diperoleh


Z b
Z b
Z b
(f + g) =
f+
g:
a

Teorema 15 (Sifat kepositifan)


Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Jika f (x)
setiap x 2 [a; b] ; maka
Z b
f 0:

0 untuk

Buktikan!
()

Integral Riemann

Maret 2013

33 / 62

Jika f : I ! R terintegralkan pada I = [a; b] dan


m

f (x)

M 8 x 2 I;

maka dari ketaksamaan (1), diperoleh


Z b
m(b a)
f M (b

a):

()

Integral Riemann

Maret 2013

34 / 62

Jika f : I ! R terintegralkan pada I = [a; b] dan


m

f (x)

M 8 x 2 I;

maka dari ketaksamaan (1), diperoleh


Z b
m(b a)
f M (b

a):

Khususnya, jika f terintegralkan pada I dan jika


jf (x)j K 8 x 2 I; maka
Z b
f
K(b a):
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

34 / 62

Jika f : I ! R terintegralkan pada I = [a; b] dan


m

f (x)

M 8 x 2 I;

maka dari ketaksamaan (1), diperoleh


Z b
m(b a)
f M (b

a):

Khususnya, jika f terintegralkan pada I dan jika


jf (x)j K 8 x 2 I; maka
Z b
f
K(b a):
a

Akibat 16
Jika f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan jika f (x)
maka
Z b
Z b
f
g:
a

()

g(x) 8 x 2 [a; b] ;

Integral Riemann

Maret 2013

34 / 62

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

35 / 62

Bukti.
Karena f; g terintegralkan, maka g f juga terintegralkan pada [a; b] ;
dan
Z b
Z b
Z b
(g f ) =
g
f
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

35 / 62

Bukti.
Karena f; g terintegralkan, maka g f juga terintegralkan pada [a; b] ;
dan
Z b
Z b
Z b
(g f ) =
g
f
a

Karena (g
diperoleh

f )(x)

f=

yang memperlihatkan bahwa


Z b
a

()

0 8 x 2 [a; b] ; maka berdasarkan Teorema (15),


Z

(g

f)

0;

g:

Integral Riemann

Maret 2013

35 / 62

Teorema 17
Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi terbatas dan c 2 (a; b) : Maka f
terintegralkan pada [a; b] jika dan hanya jika f terintegralkan pada [a; c]
dan [c; b] ; dan
Z b
Z c
Z b
f=
f+
f:
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

36 / 62

Teorema 17
Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi terbatas dan c 2 (a; b) : Maka f
terintegralkan pada [a; b] jika dan hanya jika f terintegralkan pada [a; c]
dan [c; b] ; dan
Z b
Z c
Z b
f=
f+
f:
a

Teorema 18 (Komposisi)
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b], ' : [c; d] ! R kontinu
pada [c; d] dan f ([a; b]) [c; d] : Maka komposisi ' f : [a; b] ! R
terintegralkan pada [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

36 / 62

Teorema 17
Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi terbatas dan c 2 (a; b) : Maka f
terintegralkan pada [a; b] jika dan hanya jika f terintegralkan pada [a; c]
dan [c; b] ; dan
Z b
Z c
Z b
f=
f+
f:
a

Teorema 18 (Komposisi)
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b], ' : [c; d] ! R kontinu
pada [c; d] dan f ([a; b]) [c; d] : Maka komposisi ' f : [a; b] ! R
terintegralkan pada [a; b] :
Buktikan!

()

Integral Riemann

Maret 2013

36 / 62

Teorema 17
Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi terbatas dan c 2 (a; b) : Maka f
terintegralkan pada [a; b] jika dan hanya jika f terintegralkan pada [a; c]
dan [c; b] ; dan
Z b
Z c
Z b
f=
f+
f:
a

Teorema 18 (Komposisi)
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b], ' : [c; d] ! R kontinu
pada [c; d] dan f ([a; b]) [c; d] : Maka komposisi ' f : [a; b] ! R
terintegralkan pada [a; b] :
Buktikan!
Contoh berikut memperlihatkan bahwa komposisi fungsi-fungsi yang
terintegralkan tidak perlu terintegralkan.
()

Integral Riemann

Maret 2013

36 / 62

Contoh 19
Misalkan f : [0; 1] ! R adalah fungsi Thomae yang didenisikan sebagai
8
>
< 1; x = 0
0; x irrasional
f (x) =
>
: 1 ; x = m ; m; n 2 N; gcd(m; n) = 1
n
n
(Tunjukkan bahwa f terintegralkan pada [0; 1]): Misalkan pula
g : [0; 1] ! R adalah fungsi yang didenisikan sebagai berikut:
0; x = 0
1; x 2 (0; 1]

g(x) =

(Tunjukkan bahwa g terintegralkan pada [0; 1] dan kontinu 8 x 2


[0; 1] n f0g): Komposisi g f; adalah
g f (x) =
()

0; x irrasional
1; x rasional,

Integral Riemann

Maret 2013

37 / 62

merupakan fungsi Dirichlet yang tidak terintegralkan pada [0; 1] ; lihat


contoh (9).

Akibat 20
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka
1

Fungsi nilai mutlak jf j terintegralkan pada [a; b] ; dan


Z

dengan jf (x)j

jf j

K(b

a);

K; 8 x 2 [a; b] :

Buktikan!
()

Integral Riemann

Maret 2013

38 / 62

merupakan fungsi Dirichlet yang tidak terintegralkan pada [0; 1] ; lihat


contoh (9).

Akibat 20
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka
1

Fungsi nilai mutlak jf j terintegralkan pada [a; b] ; dan


Z

dengan jf (x)j

jf j

K(b

a);

K; 8 x 2 [a; b] :

Jika n 2 N; maka fungsi f n terintegralkan pada [a; b] :

Buktikan!
()

Integral Riemann

Maret 2013

38 / 62

merupakan fungsi Dirichlet yang tidak terintegralkan pada [0; 1] ; lihat


contoh (9).

Akibat 20
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka
1

Fungsi nilai mutlak jf j terintegralkan pada [a; b] ; dan


Z

2
3

dengan jf (x)j

jf j

K(b

a);

K; 8 x 2 [a; b] :

Jika n 2 N; maka fungsi f n terintegralkan pada [a; b] :

Jika ada > 0 sedemikian sehingga f (x)


1
fungsi terintegralkan pada [a; b] :
f

8 x 2 [a; b] ; maka

Buktikan!
()

Integral Riemann

Maret 2013

38 / 62

Teorema 21 (Perkalian)
Misalkan f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka hasil kali fungsi
f g terintegralkan pada [a; b] :
Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

39 / 62

Teorema 21 (Perkalian)
Misalkan f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka hasil kali fungsi
f g terintegralkan pada [a; b] :
Bukti.
Misalkan f dan g terintegralkan pada [a; b] ; maka

()

Integral Riemann

Maret 2013

39 / 62

Teorema 21 (Perkalian)
Misalkan f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka hasil kali fungsi
f g terintegralkan pada [a; b] :
Bukti.
Misalkan f dan g terintegralkan pada [a; b] ; maka
f +g

()

terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Teorema (14)).

Integral Riemann

Maret 2013

39 / 62

Teorema 21 (Perkalian)
Misalkan f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka hasil kali fungsi
f g terintegralkan pada [a; b] :
Bukti.
Misalkan f dan g terintegralkan pada [a; b] ; maka
f + g terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Teorema (14)).
(f + g)2 terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Akibat (20) (ii)).

()

Integral Riemann

Maret 2013

39 / 62

Teorema 21 (Perkalian)
Misalkan f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka hasil kali fungsi
f g terintegralkan pada [a; b] :
Bukti.
Misalkan f dan g terintegralkan pada [a; b] ; maka
f + g terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Teorema (14)).
(f + g)2 terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Akibat (20) (ii)).
f 2 dan g 2 terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Akibat (20) (ii)).

()

Integral Riemann

Maret 2013

39 / 62

Teorema 21 (Perkalian)
Misalkan f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] : Maka hasil kali fungsi
f g terintegralkan pada [a; b] :
Bukti.
Misalkan f dan g terintegralkan pada [a; b] ; maka
f + g terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Teorema (14)).
(f + g)2 terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Akibat (20) (ii)).
f 2 dan g 2 terintegralkan pada [a; b] ; (berdasarkan Akibat (20) (ii)).

Karena

1
(f + g)2
2
maka f g terintegralkan pada [a; b] :
fg =

()

Integral Riemann

f2

g2 ;

Maret 2013

39 / 62

Teorema Dasar Kalkulus


Teorema 22 (Teorema dasar kalkulus pertama)
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan F : [a; b] ! R
memenuhi syarat:
1

F kontinu pada [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

40 / 62

Teorema Dasar Kalkulus


Teorema 22 (Teorema dasar kalkulus pertama)
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan F : [a; b] ! R
memenuhi syarat:
1
2

F kontinu pada [a; b] :


Turunan F; yaitu F 0 ada dan F 0 (x) = f (x) 8 x 2 (a; b) :
Maka
Z b
f = F (b) F (a):
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

40 / 62

Teorema Dasar Kalkulus


Teorema 22 (Teorema dasar kalkulus pertama)
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan F : [a; b] ! R
memenuhi syarat:
1
2

F kontinu pada [a; b] :


Turunan F; yaitu F 0 ada dan F 0 (x) = f (x) 8 x 2 (a; b) :
Maka
Z b
f = F (b) F (a):
a

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

40 / 62

Teorema Dasar Kalkulus


Teorema 22 (Teorema dasar kalkulus pertama)
Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan F : [a; b] ! R
memenuhi syarat:
1
2

F kontinu pada [a; b] :


Turunan F; yaitu F 0 ada dan F 0 (x) = f (x) 8 x 2 (a; b) :
Maka
Z b
f = F (b) F (a):
a

Bukti.
Misalkan " > 0 sebarang. Karena f terintegralkan pada [a; b] ;maka
berdasarkan Kriteria Keterintegralan Riemann, ada partisi
P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) dari [a; b] sedemikian sehingga
U (P ; F 0 )
()

L(P ; F 0 ) < ":

Integral Riemann

(10)
Maret 2013

40 / 62

Penggunakan Teorema Nilai Rata-Rata untuk F 0 pada interval


[xk 1 ; xk ] ; mengakibatkan ada suatu titik tk 2 (xk 1 ; xk ) sedemikian
sehingga
F (xk ) F (xk 1 ) = F 0 (tk )(xk xk 1 ):

()

Integral Riemann

Maret 2013

41 / 62

Penggunakan Teorema Nilai Rata-Rata untuk F 0 pada interval


[xk 1 ; xk ] ; mengakibatkan ada suatu titik tk 2 (xk 1 ; xk ) sedemikian
sehingga
F (xk ) F (xk 1 ) = F 0 (tk )(xk xk 1 ):
Perhatikan bahwa, hubungan berikut selalu benar:
m0k

F 0 (tk )

Mk0

dimana
m0k
Mk0

()

= inf fF 0 (x) : x 2 [xk 1 ; xk ]g


= sup fF 0 (x) : x 2 [xk 1 ; xk ]g :

Integral Riemann

Maret 2013

41 / 62

Penggunakan Teorema Nilai Rata-Rata untuk F 0 pada interval


[xk 1 ; xk ] ; mengakibatkan ada suatu titik tk 2 (xk 1 ; xk ) sedemikian
sehingga
F (xk ) F (xk 1 ) = F 0 (tk )(xk xk 1 ):
Perhatikan bahwa, hubungan berikut selalu benar:
m0k

F 0 (tk )

Mk0

dimana
m0k
Mk0

= inf fF 0 (x) : x 2 [xk 1 ; xk ]g


= sup fF 0 (x) : x 2 [xk 1 ; xk ]g :

Dengan mengalikan semua ruas dengan (xk


m0k (xk

xk

1)

F 0 (tk )(xk

1)

F (xk )

xk

1 );

diperoleh

xk

1)

Mk0 (xk

xk

1 );

F (xk

1)

Mk0 (xk

xk

1 );

atau dapat ditulis


m0k (xk

()

xk

Integral Riemann

Maret 2013

41 / 62

Dengan menjumlahkan semua ketaksamaan ini pada semua sub


interval-sub interval dalam partisi P; maka diperoleh
n
X

m0k (xk

xk

1)

F (x1 )

F (x0 ) + F (x2 )

F (x1 )

k=1

+
+ F (xn ) F (xn
n
X
Mk0 (xk xk 1 );

1)

k=1

atau dapat ditulis


n
X

m0k (xk

xk

1)

F (xn )

F (x0 )

k=1

n
X

Mk0 (xk

xk

1 );

k=1

atau dapat juga ditulis


n
X

m0k (xk

xk

1)

F (b)

F (a)

k=1
()

n
X

Mk0 (xk

xk

1 );

k=1

Integral Riemann

Maret 2013

42 / 62

yang dalam notasi jumlah bawah dan jumlah atas dapat ditulis
L(P ; F 0 )

F (b)

Tetapi, karena
0

L(P ; F )

F (a)
Z

F0

U (P ; F 0 ):

U (P ; F 0 );

dengan menggunakan (10), diperoleh


" < L(P ; F 0 )

atau dapat ditulis

U (P ; F 0 )

F0

Rb

F 0 [F (b) F (a)]
U (P ; F 0 ) L(P ; F 0 )
< ";

[F (b)

F (a)] < ":

()

Integral Riemann

Maret 2013

43 / 62

yang dalam notasi jumlah bawah dan jumlah atas dapat ditulis
L(P ; F 0 )

F (b)

Tetapi, karena
0

L(P ; F )

F (a)
Z

F0

U (P ; F 0 ):

U (P ; F 0 );

dengan menggunakan (10), diperoleh


" < L(P ; F 0 )

atau dapat ditulis

U (P ; F 0 )

F0

Rb

F 0 [F (b) F (a)]
U (P ; F 0 ) L(P ; F 0 )
< ";

[F (b)

F (a)] < ":

Karena " > 0 sebarang, maka dapat disimpulkan bahwa


Z b
f = F (b) F (a):
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

43 / 62

Akibat 23
Misalkan F : [a; b] ! R memenuhi
1

Turunan F 0 ada pada [a; b] :

Teorema 24 (Teorema dasar kalkulus kedua)


Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan
Z x
f
untuk x 2 [a; b] :
F (x) =
a

Maka F kontinu pada [a; b] : Selain itu, jika f kontinu di suatu titik
c 2 [a; b] maka F 0 (c) ada, dan F 0 (c) = f (c):
()

Integral Riemann

Maret 2013

44 / 62

Akibat 23
Misalkan F : [a; b] ! R memenuhi
1
2

Turunan F 0 ada pada [a; b] :

Fungsi F 0 terintegralkan pada [a; b] :


Maka
Z b
f = F (b)

F (a);

dengan f = F 0 :

Teorema 24 (Teorema dasar kalkulus kedua)


Misalkan f : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan
Z x
f
untuk x 2 [a; b] :
F (x) =
a

Maka F kontinu pada [a; b] : Selain itu, jika f kontinu di suatu titik
c 2 [a; b] maka F 0 (c) ada, dan F 0 (c) = f (c):
()

Integral Riemann

Maret 2013

44 / 62

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

45 / 62

Bukti.
Misalkan K > 0 sedemikian sehingga jf (x)j

()

Integral Riemann

K untuk x 2 [a; b] :

Maret 2013

45 / 62

Bukti.
Misalkan K > 0 sedemikian sehingga jf (x)j K untuk x 2 [a; b] :
Jika x; y 2 [a; b] dengan x < y; dan karena
Z y
Z x
Z y
F (y) F (x) =
f
f=
f;
a

maka berdasarkan Akibat 20, diperoleh


jF (y)

()

F (x)j

Integral Riemann

K jy

(11)

xj :

Maret 2013

45 / 62

Bukti.
Misalkan K > 0 sedemikian sehingga jf (x)j K untuk x 2 [a; b] :
Jika x; y 2 [a; b] dengan x < y; dan karena
Z y
Z x
Z y
F (y) F (x) =
f
f=
f;
a

maka berdasarkan Akibat 20, diperoleh


jF (y)

F (x)j

K jy

(11)

xj :

Akan ditunjukkan bahwa F kontinu pada [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

45 / 62

Bukti.
Misalkan K > 0 sedemikian sehingga jf (x)j K untuk x 2 [a; b] :
Jika x; y 2 [a; b] dengan x < y; dan karena
Z y
Z x
Z y
F (y) F (x) =
f
f=
f;
a

maka berdasarkan Akibat 20, diperoleh


jF (y)

F (x)j

K jy

(11)

xj :

Akan ditunjukkan bahwa F kontinu pada [a; b] :


Misalkan " > 0 sebarang, dan misalkan pula c 2 [a; b] : Pilih

maka dari (11) berlaku


jx

cj <

) jF (x)

F (c)j

K jx

"
;
K

cj < K = ";

yang menunjukkan bahwa F kontinu pada [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

45 / 62

Bukti.
Misalkan K > 0 sedemikian sehingga jf (x)j K untuk x 2 [a; b] :
Jika x; y 2 [a; b] dengan x < y; dan karena
Z y
Z x
Z y
F (y) F (x) =
f
f=
f;
a

maka berdasarkan Akibat 20, diperoleh


jF (y)

F (x)j

K jy

(11)

xj :

Akan ditunjukkan bahwa F kontinu pada [a; b] :


Misalkan " > 0 sebarang, dan misalkan pula c 2 [a; b] : Pilih

maka dari (11) berlaku


jx

cj <

) jF (x)

F (c)j

K jx

"
;
K

cj < K = ";

yang menunjukkan bahwa F kontinu pada [a; b] :


Selanjutnya, misalkan f kontinu di suatu titik c 2 [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

45 / 62

Bukti.
Misalkan K > 0 sedemikian sehingga jf (x)j K untuk x 2 [a; b] :
Jika x; y 2 [a; b] dengan x < y; dan karena
Z y
Z x
Z y
F (y) F (x) =
f
f=
f;
a

maka berdasarkan Akibat 20, diperoleh


jF (y)

F (x)j

K jy

(11)

xj :

Akan ditunjukkan bahwa F kontinu pada [a; b] :


Misalkan " > 0 sebarang, dan misalkan pula c 2 [a; b] : Pilih

maka dari (11) berlaku


jx

cj <

) jF (x)

F (c)j

K jx

"
;
K

cj < K = ";

yang menunjukkan bahwa F kontinu pada [a; b] :


Selanjutnya, misalkan f kontinu di suatu titik c 2 [a; b] :
Akan dibuktikan bahwa F 0 (c) ada, dan
F 0 (c) = f (c):

()

Integral Riemann

Maret 2013

45 / 62

Misalkan " > 0 sebarang.

()

Integral Riemann

Maret 2013

46 / 62

Misalkan " > 0 sebarang.


Karena f kontinu di suatu titik c 2 [a; b] ; maka ada
sehingga
c + h 2 [a; b] dan jhj <

()

Integral Riemann

) jf (c + h)

> 0 sedemikian

f (c)j < ":

Maret 2013

46 / 62

Misalkan " > 0 sebarang.


Karena f kontinu di suatu titik c 2 [a; b] ; maka ada
sehingga
c + h 2 [a; b] dan jhj <

) jf (c + h)

> 0 sedemikian

f (c)j < ":

Perhatikan bahwa
F (c + h)
h

F (c)

f (c)

=
=

1
h
1
jhj

c+h

f (x)dx

f (c)
h

c+h

1dx

c+h

(f (x)

f (c)) dx

Z c+h
1
j(f (x) f (c))j dx
jhj c
(berdasarkan Akibat 20)
Z c+h
1
1
<
"dx =
:": jhj = ":
jhj c
jhj
()

Integral Riemann

Maret 2013

46 / 62

Karena " > 0 sebarang, maka


F (c + h)
h!0
h
lim

()

F (c)

Integral Riemann

= f (c):

Maret 2013

47 / 62

Karena " > 0 sebarang, maka


F (c + h)
h!0
h
lim

F (c)

= f (c):

Sehingga F 0 (c) = f (c):

()

Integral Riemann

Maret 2013

47 / 62

Karena " > 0 sebarang, maka


F (c + h)
h!0
h
lim

F (c)

= f (c):

Sehingga F 0 (c) = f (c):

Akibat 25 (Buktikan!)
Misalkan f : [a; b] ! R kontinu pada [a; b] dan
Z x
F (x) =
f
untuk x 2 [a; b] :
a

Maka F 0 ada pada [a; b] ; dan


F 0 (x) = f (x); 8 x 2 [a; b] :
()

Integral Riemann

Maret 2013

47 / 62

Teorema 26 (Buktikan!)
Misalkan F dan f adalah fungsi kontinu pada [a; b] dan
F (a) = 0: Pernyataan berikut ekivalen:
1

F 0 (x) = f (x); 8 x 2 [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

48 / 62

Teorema 26 (Buktikan!)
Misalkan F dan f adalah fungsi kontinu pada [a; b] dan
F (a) = 0: Pernyataan berikut ekivalen:
1

F 0 (x) = f (x); 8 x 2 [a; b] :


Zb
F (x) = f; 8 x 2 [a; b] :
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

48 / 62

Denisi 27
Misalkan f : [a; b] ! R adalah suatu fungsi.
1

Anti turunan dari f pada [a; b] adalah suatu fungsi F : [a; b] ! R


sedemikian sehingga
F 0 (x) = f (x); 8 x 2 [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

49 / 62

Denisi 27
Misalkan f : [a; b] ! R adalah suatu fungsi.
1

Anti turunan dari f pada [a; b] adalah suatu fungsi F : [a; b] ! R


sedemikian sehingga
F 0 (x) = f (x); 8 x 2 [a; b] :

Jika f terintegralkan pada [a; b] ; maka fungsi F yang didenisikan


sebagai
Z x
F (x) =
f untuk x 2 [a; b] ;
a

disebut integral tak tentu (indenite integral) dari f pada [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

49 / 62

Teknik Mengevaluasi Integral

()

Integral Riemann

Maret 2013

50 / 62

Teknik Mengevaluasi Integral

Teorema 28 (Integral bagian)


Misalkan f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan mempunyai anti
turunan F; G pada [a; b] ; maka
Z

F (x)g(x)dx = [F (b)G(b)

F (a)G(a)]

f (x)G(x)dx:

()

Integral Riemann

Maret 2013

50 / 62

Teknik Mengevaluasi Integral

Teorema 28 (Integral bagian)


Misalkan f; g : [a; b] ! R terintegralkan pada [a; b] dan mempunyai anti
turunan F; G pada [a; b] ; maka
Z

F (x)g(x)dx = [F (b)G(b)

F (a)G(a)]

f (x)G(x)dx:

Teorema 29 (Teorema subtitusi pertama)


Misalkan ' : [ ; ] ! R mempunyai turunan kontinu pada [ ; ] : Jika f
kontinu pada suatu interval I yang memuat ' ([ ; ]) ; maka
Z
()

f ('(t)) ' (t)dt =

'( )

f (x)dx:

'( )

Integral Riemann

Maret 2013

50 / 62

Teorema 30 (Teorema subtitusi kedua)


Misalkan ' : [ ; ] ! R mempunyai turunan kontinu sedemikian sehingga
'0 (t) 6= 0 untuk t 2 [ ; ] : Misalkan I adalah interval yang memuat
' ([ ; ]) dan : I ! R adalah fungsi invers dari ': Jika f :
I ! R kontinu pada I; maka
Z

()

f ('(t)) dt =

'( )

f (x) 0 (x)dx:

'( )

Integral Riemann

Maret 2013

51 / 62

Teorema 30 (Teorema subtitusi kedua)


Misalkan ' : [ ; ] ! R mempunyai turunan kontinu sedemikian sehingga
'0 (t) 6= 0 untuk t 2 [ ; ] : Misalkan I adalah interval yang memuat
' ([ ; ]) dan : I ! R adalah fungsi invers dari ': Jika f :
I ! R kontinu pada I; maka
Z

f ('(t)) dt =

'( )

f (x) 0 (x)dx:

'( )

Buktikan Teorema 28, 29 dan 30!

()

Integral Riemann

Maret 2013

51 / 62

Teorema 30 (Teorema subtitusi kedua)


Misalkan ' : [ ; ] ! R mempunyai turunan kontinu sedemikian sehingga
'0 (t) 6= 0 untuk t 2 [ ; ] : Misalkan I adalah interval yang memuat
' ([ ; ]) dan : I ! R adalah fungsi invers dari ': Jika f :
I ! R kontinu pada I; maka
Z

f ('(t)) dt =

'( )

f (x) 0 (x)dx:

'( )

Buktikan Teorema 28, 29 dan 30!

Teorema 31 (Teorema nilai rata-rata untuk integral)


Misalkan f kontinu pada [a; b] dan fungsi p terintegralkan pada [a; b]
sedemikian sehingga p(x) 0 8 x 2 [a; b] : Maka ada suatu titik c 2 [a; b]
sedemikian sehingga
Z

f (x)p(x)dx = f (c)

()

p(x)dx:

Integral Riemann

Maret 2013

51 / 62

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

52 / 62

Bukti.
Berdasarkan Teorema keterintegralan fungsi kontinu dan Teorema
keterintegralan hasil kali, maka f p terintegralkan pada [a; b] :

()

Integral Riemann

Maret 2013

52 / 62

Bukti.
Berdasarkan Teorema keterintegralan fungsi kontinu dan Teorema
keterintegralan hasil kali, maka f p terintegralkan pada [a; b] :
Misalkan
m = inf f ([a; b]) dan M = sup f ([a; b]) ;
sedemikian sehingga
mp(x)

()

f (x)p(x)

M p(x); 8 x 2 [a; b] :

Integral Riemann

Maret 2013

52 / 62

Bukti.
Berdasarkan Teorema keterintegralan fungsi kontinu dan Teorema
keterintegralan hasil kali, maka f p terintegralkan pada [a; b] :
Misalkan
m = inf f ([a; b]) dan M = sup f ([a; b]) ;
sedemikian sehingga
mp(x)

f (x)p(x)

Berdasarkan Akibat 16, maka


Z b
p
m
a

()

M p(x); 8 x 2 [a; b] :

fp

Integral Riemann

p:

Maret 2013

52 / 62

Bukti.
Berdasarkan Teorema keterintegralan fungsi kontinu dan Teorema
keterintegralan hasil kali, maka f p terintegralkan pada [a; b] :
Misalkan
m = inf f ([a; b]) dan M = sup f ([a; b]) ;
sedemikian sehingga
mp(x)

f (x)p(x)

Berdasarkan Akibat 16, maka


Z b
p
m
a

Jika

()

M p(x); 8 x 2 [a; b] :

fp

p:

p = 0; maka c 2 [a; b] dapat dipilih secara sebarang.

Integral Riemann

Maret 2013

52 / 62

Bukti.
Berdasarkan Teorema keterintegralan fungsi kontinu dan Teorema
keterintegralan hasil kali, maka f p terintegralkan pada [a; b] :
Misalkan
m = inf f ([a; b]) dan M = sup f ([a; b]) ;
sedemikian sehingga
mp(x)

f (x)p(x)

Berdasarkan Akibat 16, maka


Z b
p
m
a

Jika

fp

p:

p = 0; maka c 2 [a; b] dapat dipilih secara sebarang.

Sebaliknya,
m

()

M p(x); 8 x 2 [a; b] :

Rb

fp
a
Rb
p
a

Integral Riemann

M:

Maret 2013

52 / 62

Karena f kontinu pada [a; b] ; maka berdasarkan Akibat dari teorema


Nilai Antara Bolzano (Corollary 5.3.7, Bartle, 1994), ada titik
c 2 [a; b] sedemikian sehingga
Rb

fp
f (c) = Ra b ;
a p

seperti yang diinginkan oleh kesimpulan teorema, yakni


Z b
Z b
f (x)p(x)dx = f (c)
p(x)dx:
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

53 / 62

Karena f kontinu pada [a; b] ; maka berdasarkan Akibat dari teorema


Nilai Antara Bolzano (Corollary 5.3.7, Bartle, 1994), ada titik
c 2 [a; b] sedemikian sehingga
Rb

fp
f (c) = Ra b ;
a p

seperti yang diinginkan oleh kesimpulan teorema, yakni


Z b
Z b
f (x)p(x)dx = f (c)
p(x)dx:
a

Akibat 32 (Buktikan!)
Jika f kontinu pada [a; b] ; maka ada c 2 [a; b] sedemikian sehingga
Z

f = f (c)(b

a):

()

Integral Riemann

Maret 2013

53 / 62

Integral Sebagai Suatu Limit


Denisi 33
Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi terbatas. Jika P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn )
adalah suatu partisi dari [a; b] dan jika ( 1 ; 2 ; : : : ; n ) adalah
bilangan-bilangan sedemikian sehingga
xk

xk ;

k = 1; 2; : : : ; n;

maka penjumlahan
S(P ; f ) =

n
X

f ( k ) (xk

xk

1)

k=1

disebut suatu jumlah Riemann untuk f yang berkaitan dengan partisi


P dan titik antara k :

()

Integral Riemann

Maret 2013

54 / 62

Jelas bahwa untuk sebarang partisi P dari [a; b] dan sebarang


pemilihan titik antara k (k = 1; 2; : : : ; n); maka
mk

f ( k)

Mk ; untuk k = 1; 2; : : : ; n;

dengan
mk = inf f ([a; b]) ;

()

Mk = sup f ([a; b]) ; Ik = [xk

Integral Riemann

1 ; xk ] :

Maret 2013

55 / 62

Jelas bahwa untuk sebarang partisi P dari [a; b] dan sebarang


pemilihan titik antara k (k = 1; 2; : : : ; n); maka
mk

f ( k)

Mk ; untuk k = 1; 2; : : : ; n;

dengan
mk = inf f ([a; b]) ;

Mk = sup f ([a; b]) ; Ik = [xk

1 ; xk ] :

Akibatnya
n
X

mk (xk

xk

1)

k=1

n
X

f ( k ) (xk

k=1

xk

1)

n
X

Mk (xk

xk

1) ;

k=1

dan dengan demikian


L(P ; f )

()

S(P ; f )

Integral Riemann

U (P ; f ):

Maret 2013

55 / 62

Jelas bahwa untuk sebarang partisi P dari [a; b] dan sebarang


pemilihan titik antara k (k = 1; 2; : : : ; n); maka
mk

f ( k)

Mk ; untuk k = 1; 2; : : : ; n;

dengan
mk = inf f ([a; b]) ;

Mk = sup f ([a; b]) ; Ik = [xk

1 ; xk ] :

Akibatnya
n
X

mk (xk

xk

1)

k=1

n
X

f ( k ) (xk

k=1

xk

1)

n
X

Mk (xk

xk

1) ;

k=1

dan dengan demikian


L(P ; f )

S(P ; f )

U (P ; f ):

Permasalahannya adalah: bisakah kita mendapatkan integral

Zb

sebagai "limit" dari jumlah Riemann S(P ; f ) untuk f ?


()

Integral Riemann

Maret 2013

55 / 62

Teorema 34
Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi yang terintegralkan pada [a; b] : Jika
untuk setiap " > 0, ada suatu partisi P" dari [a; b] sedemikian sehingga jika
P adalah sebarang partisi yang merupakan penghalusan dari P" dan jika
S(P ; f ) adalah sebarang jumlah Riemann untuk f; maka
S(P ; f )

f < ":

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

56 / 62

Teorema 34
Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi yang terintegralkan pada [a; b] : Jika
untuk setiap " > 0, ada suatu partisi P" dari [a; b] sedemikian sehingga jika
P adalah sebarang partisi yang merupakan penghalusan dari P" dan jika
S(P ; f ) adalah sebarang jumlah Riemann untuk f; maka
S(P ; f )

f < ":

Bukti.
Misalkan f terintegralkan dan " > 0 sebarang.

()

Integral Riemann

Maret 2013

56 / 62

Teorema 34
Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi yang terintegralkan pada [a; b] : Jika
untuk setiap " > 0, ada suatu partisi P" dari [a; b] sedemikian sehingga jika
P adalah sebarang partisi yang merupakan penghalusan dari P" dan jika
S(P ; f ) adalah sebarang jumlah Riemann untuk f; maka
S(P ; f )

f < ":

Bukti.
Misalkan f terintegralkan dan " > 0 sebarang.
Maka berdasarkan kriteria Keterintegralan Riemann, ada partisi P" dari
[a; b] sedemikian sehingga
U (P" ; f )

()

L(P" ; f ) < ":

Integral Riemann

Maret 2013

56 / 62

Selain itu, karena P adalah penghalusan dari P" ; maka berdasarkan


Lema 2 diperoleh
L(P" ; f )

L(P ; f )

U (P ; f )

U (P" ; f );

dan dengan demikian


U (P ; f )

()

L(P ; f ) < U (P" ; f )

Integral Riemann

L(P" ; f ) < ":

Maret 2013

(12)

57 / 62

Selain itu, karena P adalah penghalusan dari P" ; maka berdasarkan


Lema 2 diperoleh
L(P" ; f )

L(P ; f )

U (P ; f )

U (P" ; f );

dan dengan demikian


U (P ; f )

L(P ; f ) < U (P" ; f )

L(P" ; f ) < ":

(12)

Tetapi, jika S(P ; f ) adalah jumlah Riemann untuk f yang berkaitan


dengan partisi P dan sebarang pemilihan titik antara, maka
L(P ; f )

()

S(P ; f )

Integral Riemann

(13)

U (P ; f ):

Maret 2013

57 / 62

Selain itu, karena P adalah penghalusan dari P" ; maka berdasarkan


Lema 2 diperoleh
L(P" ; f )

L(P ; f )

U (P ; f )

U (P" ; f );

dan dengan demikian


U (P ; f )

L(P ; f ) < U (P" ; f )

L(P" ; f ) < ":

(12)

Tetapi, jika S(P ; f ) adalah jumlah Riemann untuk f yang berkaitan


dengan partisi P dan sebarang pemilihan titik antara, maka
L(P ; f )

S(P ; f )

(13)

U (P ; f ):

Selain itu, juga berlaku


L(P ; f )

(14)

U (P ; f ):

()

Integral Riemann

Maret 2013

57 / 62

Selain itu, karena P adalah penghalusan dari P" ; maka berdasarkan


Lema 2 diperoleh
L(P" ; f )

L(P ; f )

U (P ; f )

U (P" ; f );

dan dengan demikian


U (P ; f )

L(P ; f ) < U (P" ; f )

L(P" ; f ) < ":

(12)

Tetapi, jika S(P ; f ) adalah jumlah Riemann untuk f yang berkaitan


dengan partisi P dan sebarang pemilihan titik antara, maka
L(P ; f )

S(P ; f )

(13)

U (P ; f ):

Selain itu, juga berlaku


L(P ; f )

(14)

U (P ; f ):

Akibatnya, dengan menggunakan (13), (14) dan (12), diperoleh


Z b
S(P ; f )
f
U (P ; f ) L(P ; f ) < ":
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

57 / 62

Teorema 35
Misalkan f : [a; b] ! R adalah suatu fungsi yang terbatas: Misalkan ada
bilangan A sedemikian sehingga untuk setiap " > 0 ada suatu partisi P"
dari [a; b] sedemikian sehingga jika P P" dan jika S(P ; f ) adalah
sebarang jumlah Riemann untuk f; berlaku
jS(P ; f

Aj < ";

maka f terintegralkan pada [a; b] ; dan


A=

f:

()

Integral Riemann

Maret 2013

58 / 62

Teorema 35
Misalkan f : [a; b] ! R adalah suatu fungsi yang terbatas: Misalkan ada
bilangan A sedemikian sehingga untuk setiap " > 0 ada suatu partisi P"
dari [a; b] sedemikian sehingga jika P P" dan jika S(P ; f ) adalah
sebarang jumlah Riemann untuk f; berlaku
jS(P ; f

Aj < ";

maka f terintegralkan pada [a; b] ; dan


A=

f:

Buktikan!

()

Integral Riemann

Maret 2013

58 / 62

Denisi 36
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah suatu partisi dari [a; b] : Mesh dari
P; dinyatakan dengan kP k ; didenisikan sebagai berikut:
kP k = sup fx1

x0 ; x2

x1 ; : : : ; xn

xn

1g :

Dengan kata lain, kP k merupakan panjang maksimum dari sub-sub


interval dari partisi P:
Perlu diperhatikan bahwa, untuk 2 partisi yang berbeda dapat
menghasilkan mesh yang sama.

()

Integral Riemann

Maret 2013

59 / 62

Denisi 36
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah suatu partisi dari [a; b] : Mesh dari
P; dinyatakan dengan kP k ; didenisikan sebagai berikut:
kP k = sup fx1

x0 ; x2

x1 ; : : : ; xn

xn

1g :

Dengan kata lain, kP k merupakan panjang maksimum dari sub-sub


interval dari partisi P:
Perlu diperhatikan bahwa, untuk 2 partisi yang berbeda dapat
menghasilkan mesh yang sama.
Selain itu, jika P

()

Q, maka kQk

Integral Riemann

kP k :

Maret 2013

59 / 62

Denisi 36
Misalkan P = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) adalah suatu partisi dari [a; b] : Mesh dari
P; dinyatakan dengan kP k ; didenisikan sebagai berikut:
kP k = sup fx1

x0 ; x2

x1 ; : : : ; xn

xn

1g :

Dengan kata lain, kP k merupakan panjang maksimum dari sub-sub


interval dari partisi P:
Perlu diperhatikan bahwa, untuk 2 partisi yang berbeda dapat
menghasilkan mesh yang sama.
Selain itu, jika P Q, maka kQk kP k :
Namun demikian, tidak selalu benar bahwa jika
kQk kP k maka P Q (tunjukkan !).

()

Integral Riemann

Maret 2013

59 / 62

Teorema 37 (Kriteria Darboux)


Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi yang terintegralkan pada [a; b] : Jika
untuk setiap " > 0, ada suatu > 0 sedemikian sehingga jika P adalah
sebarang partisi dari [a; b] yang memenuhi kP k < dan jika S(P ; f )
adalah sebarang jumlah Riemann untuk f; maka
S(P ; f )

f < ":

Bukti.

()

Integral Riemann

Maret 2013

60 / 62

Teorema 37 (Kriteria Darboux)


Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi yang terintegralkan pada [a; b] : Jika
untuk setiap " > 0, ada suatu > 0 sedemikian sehingga jika P adalah
sebarang partisi dari [a; b] yang memenuhi kP k < dan jika S(P ; f )
adalah sebarang jumlah Riemann untuk f; maka
S(P ; f )

f < ":

Bukti.
Misalkan " > 0 sebarang.

()

Integral Riemann

Maret 2013

60 / 62

Teorema 37 (Kriteria Darboux)


Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi yang terintegralkan pada [a; b] : Jika
untuk setiap " > 0, ada suatu > 0 sedemikian sehingga jika P adalah
sebarang partisi dari [a; b] yang memenuhi kP k < dan jika S(P ; f )
adalah sebarang jumlah Riemann untuk f; maka
S(P ; f )

f < ":

Bukti.
Misalkan " > 0 sebarang.
Karena f terintegralkan, maka berdasarkan Kriteria Keterintegralan
Riemann, ada partisi P" = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) dari [a; b] sedemikian
sehingga
"
U (P" ; f ) L(P" ; f ) < :
3

()

Integral Riemann

Maret 2013

60 / 62

Teorema 37 (Kriteria Darboux)


Misalkan f : [a; b] ! R adalah fungsi yang terintegralkan pada [a; b] : Jika
untuk setiap " > 0, ada suatu > 0 sedemikian sehingga jika P adalah
sebarang partisi dari [a; b] yang memenuhi kP k < dan jika S(P ; f )
adalah sebarang jumlah Riemann untuk f; maka
S(P ; f )

f < ":

Bukti.
Misalkan " > 0 sebarang.
Karena f terintegralkan, maka berdasarkan Kriteria Keterintegralan
Riemann, ada partisi P" = (x0 ; x1 ; : : : ; xn ) dari [a; b] sedemikian
sehingga
"
U (P" ; f ) L(P" ; f ) < :
3
Selain itu, jika P" P; maka
"
U (P ; f ) L(P ; f ) < :
3
()

Integral Riemann

Maret 2013

60 / 62

Misalkan M = sup fjf (x)j : x 2 [a; b]g dan misalkan


dengan n + 1 adalah jumlah titik dalam P" :

()

Integral Riemann

"
;
12nM

Maret 2013

61 / 62

Misalkan M = sup fjf (x)j : x 2 [a; b]g dan misalkan


dengan n + 1 adalah jumlah titik dalam P" :

"
;
12nM

Misalkan Q = (y0 ; y1 ; : : : ; ym ) adalah partisi dari [a; b] dengan


kQk < dan misalkan pula Q = Q [ P" :

()

Integral Riemann

Maret 2013

61 / 62

Misalkan M = sup fjf (x)j : x 2 [a; b]g dan misalkan


dengan n + 1 adalah jumlah titik dalam P" :

"
;
12nM

Misalkan Q = (y0 ; y1 ; : : : ; ym ) adalah partisi dari [a; b] dengan


kQk < dan misalkan pula Q = Q [ P" :

Maka Q
P" ; dan titik yang ada dalam Q lebih banyak dari titik
yang ada dalam Q; dan jumlah titik tersebut paling banyak adalah
n 1 titik, yakni titik-titik antara x1 ; : : : ; xn 1 yang berada dalam P"
tetapi tidak dalam Q:

()

Integral Riemann

Maret 2013

61 / 62

Misalkan M = sup fjf (x)j : x 2 [a; b]g dan misalkan


dengan n + 1 adalah jumlah titik dalam P" :

"
;
12nM

Misalkan Q = (y0 ; y1 ; : : : ; ym ) adalah partisi dari [a; b] dengan


kQk < dan misalkan pula Q = Q [ P" :

Maka Q
P" ; dan titik yang ada dalam Q lebih banyak dari titik
yang ada dalam Q; dan jumlah titik tersebut paling banyak adalah
n 1 titik, yakni titik-titik antara x1 ; : : : ; xn 1 yang berada dalam P"
tetapi tidak dalam Q:
Karena Q
Q; maka
U (Q ; f )

()

Integral Riemann

U (Q; f ):

Maret 2013

61 / 62

Misalkan M = sup fjf (x)j : x 2 [a; b]g dan misalkan


dengan n + 1 adalah jumlah titik dalam P" :

"
;
12nM

Misalkan Q = (y0 ; y1 ; : : : ; ym ) adalah partisi dari [a; b] dengan


kQk < dan misalkan pula Q = Q [ P" :

Maka Q
P" ; dan titik yang ada dalam Q lebih banyak dari titik
yang ada dalam Q; dan jumlah titik tersebut paling banyak adalah
n 1 titik, yakni titik-titik antara x1 ; : : : ; xn 1 yang berada dalam P"
tetapi tidak dalam Q:
Karena Q
Q; maka
U (Q ; f )

U (Q; f ):

Jika ditulis
Q = (z0 ; z1 ; : : : ; zp ) ;
maka U (Q; f ) U (Q ; f ) dapat ditulis sebagai jumlah dari paling
bayak 2(n 1) suku dari bentuk
(Mj

Mk ) (zk

zk

1 );

dengan Mj adalah supremum dari f pada sub interval ke j dalam Q;


dan Mk adalah supremum dari f pada sub interval ke k dalam Q :

()

Integral Riemann

Maret 2013

61 / 62

Misalkan M = sup fjf (x)j : x 2 [a; b]g dan misalkan


dengan n + 1 adalah jumlah titik dalam P" :

"
;
12nM

Misalkan Q = (y0 ; y1 ; : : : ; ym ) adalah partisi dari [a; b] dengan


kQk < dan misalkan pula Q = Q [ P" :

Maka Q
P" ; dan titik yang ada dalam Q lebih banyak dari titik
yang ada dalam Q; dan jumlah titik tersebut paling banyak adalah
n 1 titik, yakni titik-titik antara x1 ; : : : ; xn 1 yang berada dalam P"
tetapi tidak dalam Q:
Karena Q
Q; maka
U (Q ; f )

U (Q; f ):

Jika ditulis
Q = (z0 ; z1 ; : : : ; zp ) ;
maka U (Q; f ) U (Q ; f ) dapat ditulis sebagai jumlah dari paling
bayak 2(n 1) suku dari bentuk
(Mj

Mk ) (zk

zk

1 );

dengan Mj adalah supremum dari f pada sub interval ke j dalam Q;


dan Mk adalah supremum dari f pada sub interval ke k dalam Q :
Karena jMj Mk j 2M dan jzk zk 1 j kQ k kQk
; maka
"
0 U (Q; f ) U (Q ; f ) 2(n 1)2M < :
3
()

Integral Riemann

Maret 2013

61 / 62

Sehingga

()

"
U (Q; f ) < U (Q ; f ) + :
3

Integral Riemann

Maret 2013

62 / 62

Sehingga

"
U (Q; f ) < U (Q ; f ) + :
3

Dengan cara yang serupa, juga diperoleh


"
L(Q ; f )
< U (Q; f ):
3

()

Integral Riemann

Maret 2013

62 / 62

Sehingga

"
U (Q; f ) < U (Q ; f ) + :
3

Dengan cara yang serupa, juga diperoleh


"
L(Q ; f )
< U (Q; f ):
3
Zb
Jumlah Riemann S(Q; f ) dan integral f termuat dalam interval
a

tertutup [U (Q; f ); U (Q; f )] ; dan juga termuat dalam interval buka


"
"
I" = L(Q ; f )
:
; U (Q ; f ) +
3
3

()

Integral Riemann

Maret 2013

62 / 62

Sehingga

"
U (Q; f ) < U (Q ; f ) + :
3

Dengan cara yang serupa, juga diperoleh


"
L(Q ; f )
< U (Q; f ):
3
Zb
Jumlah Riemann S(Q; f ) dan integral f termuat dalam interval
a

tertutup [U (Q; f ); U (Q; f )] ; dan juga termuat dalam interval buka


"
"
I" = L(Q ; f )
:
; U (Q ; f ) +
3
3
Karena Q
P" ; maka haruslah
"
U (Q ; f ) L(Q ; f ) < ;
3
sehingga panjang dari I" kurang dari ": oleh karena itu jarak antara
Zb
S(Q; f ) dan
f kurang dari "; seperti yang diinginkan.
a

()

Integral Riemann

Maret 2013

62 / 62