Anda di halaman 1dari 2

Perencanaan tambang(mine planning) dapat mencakup kegiatan-kegiatan

1. Prospeksi

Tujuan dilakukannya tahapan prospeksi sebelum Eksplorasi ialah :


a. Menetapkan tanda-tanda adanya bahan galian.
b. - Mencari tau kepastian geologi dan ekonomi bahan galian
c. - untuk mempersempit dearah yang mengandung cebakan mineral
yang potensial
2. Eksplorasi

Tujuan dilakukannya eksplorasi adalah untuk mengetahui sumber daya


cebakan mineral secara rinci, yaitu untuk mengetahui, menemukan,
mengidentifikasi dan menentukan gambaran geologi dan mineral berdasarkan
ukuran, bentuk, sebaran, kuantitas dan kualitas suatu mineral untuk kemudian
dapat dilakukan pengembangan secara ekonomis.
3. studi kelayakan(feasibility study) yang dilengkapi dengan Analisis Mengenai
Dampak Lingkungan (AMDAL),
Sering pula disebut sebagai bankable feasibility study. Hasilnya merupakan suatu dokumen
yang hampir selalu ditujukan untuk mencari modal untuk membiayai proyek tersebut. Oleh
sebab itu, dokumen yang dihasilkan ini biasanya disebarluaskan pula di luar perusahaan.

Secara umum tujuan AMDAL adalah : Menjaga dan meningkatkan kualitas


lingkungan hidup serta menekan pencemaran sehingga dampak negatifnya menjadi
serendah mungkin. Dalam pelaksanaannya ada dua hal pokok yang menjadi tujuan
AMDAL yaitu :
1. Mengidentifikasi, memprakirakan, dan mengevaluasi dampak yang mungkin terjadi
terhadap lingkungan hidup yang disebabkan oleh kegiatan yang direncanakan.
2. Meningkatkan dampak positif dan mengurangi sampai sekecil kecilnya dampak
negatif yang terjadi dengan melaksanakan RKL RPL secara konsekuen.
4. persiapan penambangan dan konstruksi prasarana (infrastructure)
5. serta sarana (facilities)penambangan,
6. kesehatan dan keselamatan kerja (K3),

Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) memiliki bebrapa tujuan dalam


pelaksanaannya berdasarkan Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan
Kerja. Di dalamnya terdapat 3 (tiga) tujuan utama dalam Penerapan K3 berdasarkan
Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja yaitu antara lain :
1. Melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di tempat
kerja.
2. Menjamin setiap sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien.
3. Meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas Nasional.
Sehingga dari penjabaran tujuan penerapan K3 di tempat kerja berdasarkan UndangUndang nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja di atas terdapat harmoni
mengenai penerapan K3 di tempat kerja anatara Pengusaha, Tenaga Kerja dan
Pemerintah/Negara.

7. pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.


Tujuan
pelaksanaan
Pemantauan
Lingkungan
antara
lain
:
a. Sebagai masukan bagi pengusaha mengenai kondisi lingkungan dan dampak
lingkungan
yang
terjadi.
b.
Sebagai
sasaran
untuk
mengetahui
efektifitas
pelaksanaan
pengelolaan
lingkungan
dalam
meminimalkan
dampak
negative
terhadap
lingkungan.
c. Untuk mengetahui kondisi lingkungan di sekitar lokasi usaha apakah terjadi
penurunan kualitas lingkungan atau tidak dengan adanya kegiatan usaha
pabrik
Kecap,
Saus
dan
Cuka
Kawan
Setia.
d.
Sebagai
acuan
bagi
perusahaan
dalam
melaksanakan
pengelolaan
lingkungan.
e. Menciptakan mekanisme koordinasi antara pihak-pihak yang terkait melalui
perturakan
informasi.
f. Menciptakan system peringatan dini terhadap suatu perubahan lingkungan
yang
tak
terduga.
g. Sebagai masukan bagi pemerintah mengenai tingkat pengelolaan lingkungan
yang dilaksanakan perusahaan dan dampak lingkungan yang mungkin terjadi.