Anda di halaman 1dari 3

KEJAKSAAN NEGERI BATU

DEMI KEADILAN
SURAT DAKWAAN
No.Reg : PDM-50/BATU/Ep.1/10/2011
A. IDENTITAS TERSANGKA
Nama lengkap

: Sandi Agung Firmansyah

Tempat lahir

: Malang

Tanggal lahir/umur

: 10 Oktober 1995

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Kewarganegaraan

: Indonesia

Tempat tinggal

: Jl. Makam RT 02 RW 04 Desa Beji Kec.Junrejo,


Batu

Pekerjaan

: Belum bekerja

Agama

: Islam

Pendidikan

: SD (tamat)

B. PENAHANAN
1. Penyidik
2. Perpanjangan Kajari
3. PenuntutUmum

: 19 September 2011 s/d 8 Oktober 2011


: 9 Oktober 2011 s/d 18 Oktober 2011
: 17 Oktober 2011 s/d 26 Oktober 2011

C. DAKWAAN
PRIMER
Terdakwa Sandi Agung Firmansyah pada hari Kamis tanggal 15
September 2011 sekira pukul 05.00 WIB di dalam rumah Wiji Wahyono alamat
Jalan Makam RT 03 RW 04 Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu telah
melakukan tindak pidana berupa pencurian dengan pemberatan. Adapaun

peristiwa pencurian dengan pemberatan yang dilakukan sebagaimana diuraikan di


bawah ini.
Pada waktu dan tempat yang telah diuraikan, terdakwa melakukan
perbuatan pencurian dengan pemberatan berupa kejahatan yang dilakukan pada
malam hari atau sebelum matahari terbenam (dengan asumsi pukul 05.00 WIB
belum terjadinya matahari terbit) di sebuah rumah milik Wiji Wahyono dengan
cara masuk ke dalam rumah korban melalui pintu depan yang dengan cara
terdakwa mendorong dan menekan pintu tersebut dimana akhirnya pintu tersebut
terbuka karena pintu tersebut tidak terkunci melainkan hanya digerendel dari
dalam.
Setelah berhasil membuka pintu depan rumah Bapak Wiji Wahyono,
terdakwa Sandi Agung Firmansyah menggunakan peleg sepeda motor yang ada di
dalam rumah biasanya dipakai untuk menahan pintu tersebut dengan tujuan untuk
menahan pintu agar tidak bunyi, selanjutnya terdakwa masuk ke dalam menuju
kamar tidur untuk mengambil 1 (satu) buah HP merk Nokia tipe X-6 beserta
chargernya, uang di dalam celengan warna merah yang jumlah pastinya tidak
diketahui oleh terdakwa, diperkirakan sekitar Rp600.000 (enam ratus ribu rupiah)
dan kotak mika warna putih yang di dalamnya ada uang sekitar Rp150.000
(seratus lima puluh ribu rupiah).
Selanjutnya, terdakwa kembali melalui pintu depan yang mana peleg
sepeda motor yang digunakan oleh terdakwa untuk menutup pintu diambil
(diletakkan di tempat semula) kemudian terdakwa keluar dari pintu depan tersebut
dan ditutup kembali, namun tidak digerendel.
Sehingga, akibat perbuatan terdakwa Sandi Agung Firmansyah tersebut,
korban Wiji Wahyono mengalami tafsir kerugian material Rp3.500.000 (tiga juta
lima ratus rupiah). Perbuatan terdakwa tersebut telah melanggar Pasal 363 ayat (1)
butir 3 KUHP junto Pasal 98 KUHP.

SUBSIDER
Terdakwa Sandi Agung Firmansyah pada hari Kamis tanggal 15
September 2011 sekira pukul 05.00 WIB di dalam rumah Wiji Wahyono alamat
Jalan Makam RT 03 RW 04 Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu telah
melakukan tindak pidana berupa pencurian dengan pemberatan. Adapaun
peristiwa pencurian dengan pemberatan yang dilakukan sebagaimana diuraikan di
bawah ini.

Pada waktu dan tempat yang telah diuraikan, terdakwa melakukan


perbuatan pencurian di sebuah rumah milik Wiji Wahyono dengan cara masuk ke
dalam rumah korban melalui pintu depan yang dengan cara terdakwa mendorong
dan menekan pintu tersebut dimana akhirnya pintu tersebut terbuka karena pintu
tersebut tidak terkunci melainkan hanya digerendel dari dalam.
Setelah berhasil membuka pintu depan rumah Bapak Wiji Wahyono,
terdakwa Sandi Agung Firmansyah menggunakan peleg sepeda motor yang ada di
dalam rumah biasanya dipakai untuk menahan pintu tersebut dengan tujuan untuk
menahan pintu agar tidak bunyi, selanjutnya terdakwa masuk ke dalam menuju
kamar tidur untuk mengambil 1 (satu) buah HP merk Nokia tipe X-6 beserta
chargernya, uang di dalam celengan warna merah yang jumlah pastinya tidak
diketahui oleh terdakwa, diperkirakan sekitar Rp600.000 (enam ratus ribu rupiah)
dan kotak mika warna putih yang di dalamnya ada uang sekitar Rp150.000
(seratus lima puluh ribu rupiah).
Selanjutnya, terdakwa kembali melalui pintu depan yang mana peleg
sepeda motor yang digunakan oleh terdakwa untuk menutup pintu diambil
(diletakkan di tempat semula) kemudian terdakwa keluar dari pintu depan tersebut
dan ditutup kembali, namun tidak digerendel. Sehingga, akibat perbuatan
terdakwa Sandi Agung Firmansyah tersebut, korban Wiji Wahyono mengalami
tafsir kerugian material Rp3.500.000 (tiga juta lima ratus rupiah). Perbuatan
terdakwa tersebut telah melanggar Pasal 362 KUHP.

Batu, 18 Oktober 2011


Jaksa Penuntut Umum

(M.Supriyanto, S.H.)
Ajun Jaksa Nip. 19800117 200212 1002