Anda di halaman 1dari 104

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA.

2013

KATA PENGANTAR

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas


Kebudayaan

dan

Pariwisata

merupakan

perwujudan

pertanggungjawaban atas kinerja pencapaian visi dan misi Dinas p


Dada Tahun Anggaran 2013. Penyusunan LAKIP mengacuh pada
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan
Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Instruksi Presiden Nomor 7
Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Pemerintah dan Instruksi
Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan
Korupsi, serta

Rencana Strategis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Tahun 2009-2014 sebagimana telah ditetapkan dalam Keputusan


Kepala Dinas Nomor : 556./583/107.11/2013, tanggal 14 Nopember
2013.
LAKIP mempunyai beberapa fungsi, antara lain merupakan alat
penilai

kinerja

secara

kuantitatif,

sebagai

wujud

akuntabilitas

pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata


Provinsi Jawa Timur menuju terwujudnya good governance, dan sebagai
wujud transparasi serta pertanggungjawaban kepada masyarakt di satu
sisi, dan di sisi lain, LAKIP merupakan alat kendali dan alat pemacu
peningkatan kinerja setiap bidang dan UPT di lingkungan Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.
Selanjutnya sejalan dengan pelaksanaan reformasi birokrasi,
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur diukur atas
dasar penilaian indikator kinerja utama (IKU) yang merupakan indikator
keberhasilan

pencapaian

sebagaimana

telah

sasaran-sasaran

ditetapkan

pada

strategis

Penetapan

(SS/KK)

Kinerja

Dinas

Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 sebagai


kontrak kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur
Tahun 2012 kepada Gubernur Jawa Timur.
Dalam melaksanakan tugas, dan dalam rangka mencapai visi
dan misi sesuai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, selanjutnya
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

ii

dirinci dalam Rencana Strategik (Renstra) Dinas Kebudayaan dan


Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2014 yang dipergunakan
sebagai landasan penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT). RKT
berfungsi sebagai rencana kerja operasional secara kuantitatif, yang
pada intinya merupakan implementasi pelaksanaan tugas yang sangat
strategis dalam bidang pengelolaan keuangan negara, dimulai dari
penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah,
melaksanakan APBD dan akhirnya mempertanggung jawabkan dalam
bentuk Laporan Keuangan.
Dalam situasi dan kondisi perekonomian yang sangat fluktuatif,
serta tuntutan masyarakat yang sangat dinamis, tugas Pembangunan
Kebudayaan dan Kepariwisataan mempunyai peranan penting dalam
meningkatkan penyerapan tenaga kerja, mendorong pemerataan
kesempatan berusaha, mendorong pemerataan pembangunan nasional
dan memberikan konstribusi dalam penerimaan devisa negara yang
dihasilkan dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),
meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara di dalam negeri yang
mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan rasa
cinta tanah air serta berperan dalam pengentasan kemiskinan yang
akhirnya

akan

meningkatkan

meningkatkan
jati

diri

kesejahteraan

bangsa

dan

rakyat,

mendorong

juga

dalam

kesadaran

dan

kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya bangsa dengan


memperkenalkan produk-produk wisata museum, seni dan tradisi
kerakyatan sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya bangsa yang
efektif juga diperlukan untuk pelestarian alam dengan manawarkan
produk-produk seperti ekowisata, wisata bahari dan wisata alam lainnya.
Saya mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang
setinggi-tingginya kepada semua pihak yang secara konsisten dan
sungguh-sungguh

ikut

serta

membangun

dan

mengembangkan

kebudayaan dan kepariwisataan untuk berkonstribusi pada pertumbuhan


(pro growth), meningkatkan lapangan kerja (pro job), mengurangi
kemiskinan (pro poor) dan melestarikan lingkungan (pro environment)
dalam upaya mensejahterakan masyarakat Indonesia.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

iii

Akhir kata, semoga laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi


Pemerintah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur ini
dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan, baik
sebagai informasi maupun evaluasi kinerja.

Surabaya,

28 Februari 2014

Kepala Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi Jawa Timur

Dr. H. JARIANTO, MSi.


Pembina Utama Madya
NIP. 19580807 197702 1 002

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

iv

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ..............................................................


DAFTAR ISI ..........................................................................
DAFTAR TABEL ............
IKHTISAR EKSEKUTIF ..............
BAB I

BAB II

i
iv
v
viii

PENDAHULUAN .............

1.1.
1.2.
1.3.
1.4.

1
2
3
3

Latar Belakang ..................................................


Landasan Hukum ....................
Tujuan ..............................................................
Gambaran Umum Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Provinsi Jawa Timur ...........................

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA .......

14

2.1. Rencana Strategis dan Rencana Kinerja


Tahun 2013 .....................................................
2.1.1 Visi ..........................................................
2.1.2 Misi ........................................................
2.1.3 Tujuan .....................................................
2.1.4 Sasaran .................................................
2.1.5 Indikator Kinerja Utama (IKU) ...................
2.2. Strategi dan Arah Kebijakan .........................
2.3. Program dan Kegiatan Tahun 2013 ..............
2.4. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 2013 .........
2.5. Perjanjian dan Penetapan Kinerja 2013 ......

14
15
15
15
17
19
20
21
23
25

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ......................................

27

3.1. Pengukuran Capaian Kinerja Tahun 2013 ...

27

3.2. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja ............

31

3.2.1 Tujuan
Meningkatkan kesadaran dan
pemahaman terhadap nilai dan keragaman
budaya serta meningkatkan apresiasi dan
kreativitas
terhadap
seni
...................................................

budaya

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

31

3.2.2 Tujuan Meningkatkan Kualitas Perlindungan Pengem-

36

bangan dan Pemanfaatan Warisan Budaya ...................

3.2.3 Tujuan Mengembangkan Kepariwisataan yang Mampu


Memberikan
Perekonomian

Kontribusi
Jawa

yang
Timur

Signifikan
dan

terhadap

kesejahteraan

47

Masyarakat ................................................................

3.2. Akutabilitas Keuangan ..............................................

60

3.3.1 Pengelolaan Keuangan Dearah ...................................


3.3.2 Pendapatan Asli Daerah ............................................
3.3.3 Pelaksanaan Anggaran
Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) Tahun 2013 .....................................
3.3.4. Analisis
Keuangan
Kaitannya
Dengan
Pencapaian Kinerja .................................................

60

BAB IV

62
64
67

PENUTUP ...............................................................

74

4.1 Kesimpulan .....................................................

74

4.2 Permasalahan dan Pemecahan Masalah ............


4.3 Prestasi dan Penghargaan yang diperoleh di
Tahun 2013 ...................................................

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

76
79

vi

LAMPIRAN I
MATRIK ADENDUM RENSTRA TAHUN 2009-2014
LAMPIRAN II
PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013
LAMPIRAN III
PENGUKURAN KINERJA
LAMPIRAN IV
PENGHARGAAN/PRESTASI DINAS KEBUDAYAAN DAN
PARIWISATA PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2013

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

vii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1.1

Data Pegawai Berdasarkan Pangkat/Golongan .................

Tabel 1.2

Data Pegawai Menurut Usia ............................................

Tabel 1.3

Data Pegawai Menurut Pendidikan Formal ........................

10

Tabel 1.4

Kinerja Pariwisata 2009-2013 ..........................................

11

Tabel 1.5

Sumber Daya yang Ada di Jatim Tahun 2009-2013.............

13

Tabel 2.1

Matrik Hubungan Antara Misi dan Tujuan...........................

16

Tabel 2.2

Matrik Hubungan Antara Tujuan dan Sasaran ....................

18

Tabel 2.3

Indikator Kinerja Utama (IKU) .........................................

19

Tabel 2.4

Rencana Kinerja Tahun 2012 Dinas Kebudayaan dan


Pariwisata Provinsi Jawa Timur ........................................

23

Tabel 3.0

Skala Pengukuran Capaian Sasaran Kinerja Tahun 2013 .....

28

Tabel 3.1

Capaian Kinerja Tahun 2013.............................................

28

Tabel 3.2

Pesertase Capaian Tujuan 1 Indikator Kinerja Sasaran


Strategis Meningkatnya Jumlah Pengunjung Pagelaran Seni
dan Budaya di Taman Budaya Surabaya dan Taman Krida
Budaya Malang .................................................................

33

Pesertase Capaian Tujuan 2 Indikator Kinerja Sasaran


Strategis Meningkatnya Pelestarian BCB/Situs dan Museum ..

39

Tabel 3.4

Perolehan Devisa Sektor Pariwisata Tahun 2009-2013 .........

47

Tabel 3.5

Pesertase Capaian Tujuan 3 Indikator Kinerja Sasaran


Strategis 1 Meningkatnya Jumlah Kunjungan Wisatawan ......

48

Tabel 3.6

Jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara dan Nusantara

Tabel 3.3

Tabel 3.7
Tabel 3.8

di Pulau Jawa Tahun 2013 ................................................

53

Persentase Indikator Kinerja Tujuan 3 Sasaran Startegis 2


Tenaga Kerja Bidang Pariwisata ........................................

54

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Kebudayaan dan


Pariwisata Jati Tahun 2009-2013 ........................................

61

Tabel 3.9

Perolehan APBD terhadap APBN Tahun 2009-2013 .................

Tabel 3.10

Perolehan PAD Tahun 2013 .................................................

Tabel 3.11

Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran APBD Tahun 2013 ......

Tabel 3.12

Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran APBN Tahun 2013

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

67
69
70
73

viii

IKHTISAR EKSEKUTIF

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas


Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tahun 2013, merupakan
perwujudan akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi yang mendukung
terwujudnya good governance berdasarkan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, kebijakan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu LAKIP

merupakan wujud dari pertanggungjawaban atas kinerja

pencapaian visi dan misi yang dijabarkan dalam tujuan/sasaran strategis.


Tujuan dan Sasaran Strategis tersebut mengacu pada Rencana Pembangunan
Jangka

Menengah

Daerah

(RPJMD)

2009-2014

dan

Rencana

Kerja

Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2013.


Visi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata JawaTimur Tahun 2009-2014
sebagaimana dalam Renstra Dinas

Tahun 2009-2014 yaitu : Terwujudnya

Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Sebagai Penunjang


Kemakmuran Bersama.
Misi merupakan pernyataan tujuan yang ingin dicapai dalam mewujudkan
visi yang telah ditetapkan. Untuk mewujudkan visi tersebut, Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata Provinsi

Jawa Timur mempunyai tugas melaksanakan

pembangunan di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata di Jawa Timur secara


transparan

dan

akuntabel,

yang

berlandaskan

asas

profesionalitas,

proporsionalitas dan keterbukaan.


Untuk mewujudkan visi tersebut, melalui 2 (dua) Misi sebagai berikut :
a. Meningkatkan pengembangan nilai budaya, pengelolaan keragaman budaya
serta perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan kekayaan budaya,
dalam rangka mempertahankan dan memperkuat jati diri dan karakter
bangsa.
b. Meningkatkan pengembangan destinasi dan pemasaran pariwisata Jawa
Timur yang berdaya saing global.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

ix

Berdasarkan Visi dan Misi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi


Jawa Timur, maka ditetapkan 6 (enam) tujuan strategis sebagai berikut :
a. Mewujudkan jati diri dan karakter bangsa yang tangguh, berbudi luhur,
toleran;
b. Mewujudkan pengelolaan pengembangan dan pelestarian budaya, seni
dan Perfilman;
c.

Mewujudkan pengelolaan, pengembangan dan pelestarian cagar budaya


dan benda budaya;

d. Mewujudkan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing;


e. Mewujudkan citra pariwisata yang kompetitif;
f.

Mewujudkan SDM budaya dan pariwisata serta produk-produk pendukung


lain yang berkualitas dan berdaya saing;
Dalam pelaksanaan pembangunan harus dapat diukur realisasinya, oleh

karenanya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur sejak tahun 2009
telah menetapkan Indikator Kinerja dalam setiap Sasaran sebagai alat ukur
atas keberhasilan atau kegagalan

untuk merepresentasikan dari integritas

pembangunan di Jawa Timur selama 5 tahun kedepan (2009-2014).


Adapun hasil pengukuran keberhasilan atau kegagalan dalam capaian
setiap sasaran Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata di Provinsi Jawa
Timur Tahun 2013 dengan alat ukur Indikator Kinerja adalah sebagai berikut :
a.

Tujuan 1 :

Meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap nilai


dan keragaman budaya serta meningkatkan apresiasi dan
kreativitas terhadap seni budaya dengan indikator Kinerja
tujuan

1)

Persentase

Peningkatan

pengunjung

pagelaran, 2) Persentase peningkatan pagelaran :


1) Persentase peningkatan pengunjung pagelaran,
tahun 2013

di

sebesar 29,89% dari target 6% dengan

capaian 498,17%,
2) Persentase peningkatan pagelaran di tahun 2013
sebesar 20,61% dari target 20% dengan capaian
103,05%

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

b.

Tujuan 2 : Meningkatkan kualitas perlindungan, pengembangan dan


pemanfaatan warisan budaya, dengan indikator kinerja
tujuan :
1) Peningkatan Konservasi dan Preparasi Benda Sejarah
Museum Mpu Tantular di tahun 2013 sebesar 2,08%
dari target 2% dengan capaian 104,00%;
2) Persentase Penemuan Benda cagar Budaya yang
ditindaklanjuti tercapai sebanyak 2 buah dari target 2
buah dengan capaian 100,00%;
3) Persentase Peningkatan Pengunjung Museum Mpu
Tantular dan Situs di tahun 2013 tercapaian 69,34%
dari target 20% dengan capaian 346,70%;

c.

Tujuan 3 :

Mengembangkan kepariwisataan yang mampu memberikan


kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Jawa
Timur dan kesejahteraan masyarakat dengan indikator
kinerja tujuan Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB
Jatim di tahun 2013 tercapai 7,76% sebesar Rp. 88 trilyun
160 milyar terhadap PDRB Jatim sebesar

Rp. 1.136.33

Trilyun
Perhitungan kontribusi bidang pariwisata terhadap PDRB
Jawa Timur selama ini yang dihitung oleh BPS menggunakan
ukuran perolehan dari usaha hotel, restoran dan jasa
hiburan serta 1/3 dari jasa angkutan. Sedangkan bila
menggunakan metode Neraca Satelit Pariwisata (Tourism
Satellite Account/TSA), masih banyak indikator-indikator lain
yang dapat mendukung kontribusi pariwisata terhadap PDRB
antara lain pertanian, perikanan, kehutanan, peternakan,
perindustrian dan tenaga kerja.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xi

Beberapa prestasi dengan anugerah penghargaannya selama tahun 2013


sebagaimana berikut :
Urusan Wajib : Bidang Kebudayaan
1.

Penghargaan

Lawatan

Sejarah

Tingkat

Nasional

Tahun

2013

memperoleh penghargaan Tingkat Nasional : Terbaik I, Terbaik II, Terbaik


III, Harapan III, diserahkan oleh Direktur Sejarah dan Nilai Budaya (Bapak
Drs. Endjat Djanu Derajat) Tanggal 11 September 2013;
2.

Penghargaan Kegiatan Parade Lagu Nusantara 2013 memperoleh


penghargaan Tingkat Nasional : Juara Penata Musik Terbaik, Penata
Musik Unggulan, Pencipta Lagu Unggulan, Penyanyi Unggulan, Pengaji
Unggulan, diserahkan oleh Direktur Utama TMII (Bapak SUGIONO )
Tanggal 6 Desember 2013;

3.

Penghargaan

Kegiatan

Pawai

Budaya

Nusantara

memperoleh

penghargaan Tingkat Nasional Piala 10 Kontingen Terbaik,diserahkan


oleh Bapak Presiden Republik Indonesia di Istana Negara , Tanggal 18
Agustus 2013;
4.

Penghargaan

Kegiatan

Parade

Tari

Nusantara

memperoleh

penghargaan Penata Musik Unggulan, Penyaji Unggulan, diserahkan oleh


Direktur Utama TMII (Bapak SUGIONO) tanggal 24 Agustus 2013;
5.

Penghargaan Kegiatan Festival Kesenian Daerah Seni Tari Ritual


memperoleh penghargaan Penampilan Harapan I dan Harapan II
diserahkan oleh Kemendikbud BPNP Yogjakarta,

Urusan pilihan : Bidang Pariwisata


1.

Penghargaan Travel Club Tourism Award (TCTA) memperoleh The Best


Performance diserahkan oleh Wkil Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif pada tanggal 20 Desember 2013;

2.

Penghargaan Sadar Wisata (Pokdarwis)

memperoleh penghargaan :

Juara I Lomba Pokdarwis Tingkat Nasional, Desa Semen Kecamatan


Gandusari Kabupaten Blitar, diserahkan oleh Dirjen Pengembangan
Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tanggal
24 Agustus 2013;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xii

3.

Penghargaan Desa Wisata Tahun 2013 Peringkat V untuk Desa Semen


Kec. Gandusari Kab. Blitar dan Peringkat VI untuk Desa Tulungrejo Kec.
Gandusari Kab. Blitar, diserahkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (Ibu Mari Elka Pangestu, pada tanggal 22 November 2013;

4.

Penghargaan Lomba Cipta Pesona Award memperoleh penghargaan


kepada Jatim Park I Juara I kategori Daerah Tujuan Wisata Buatan
diserahkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ibu Mari Elka
Pangestu) tanggal 27 September 2013 pada peringatan puncak acara
hari pariwisata dunia;

5.

Penghargaan Lomba Green Hotel penghargan kepad Mercure Grand


Mirama Hotel Surabaya, diserahkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (Ibu Mari Elka Pangestu) pada tanggal 27 September 2013 pada
peringatan puncak acara hari pariwisata dunia;

6.

Penghargaan Lomba Duta Wisata Indonesia 2013 diperoleh penghargaan


Juara I Duta Wisata Indonesia 2013 diwakili Raka Raki Jatim 2013,
diserahkan pada tanggal 18 November di banda Aceh.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xiii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Terselenggaranya Kepemerintahan yang baik, bersih dan
berwibawa merupakan prasyarat bagi setiap Pemerintahan untuk
mewujudkan aspirasi masyarakat dalam mencapai tujuan serta citacita bangsa bernegara, sehingga diperlukan pengembangan dan
penerapan sistem pertanggung jawaban yang tepat, jelas dan
legitimate agar penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan
dapat berlangsung secara berdayaguna, berhasilguna, bersih dan
bertanggungjawab, serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
Sehubungan dengan pelaksanaan Ketetapan MPR Nomor
IX/MPR/1998 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan
bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, sebagai tindak lanjut dari
peraturan tersebut telah diterbitkan Instruksi Presiden Nomor 7
tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
Dalam pasal 3 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan

Daerah

dinyatakan

bahwa

azas-azas

umum

penyelenggaraan negara meliputi azas kepastian hukum, azas tertib


penyelenggaraan

negara,

azas

kepentingan

umum,

asas

keterbukaan, azas proporsionalitas, azas profesionalitas dan azas


akuntabilitas. Menurut penjelasan Undang-undang tersebut, azas
akuntabilitas adalah azas yang menentukan bahwa setiap kegiatan
dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggaraan negara harus dapat
dipertanggung jawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai
pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 dilaksanakan berdasarkan
Instruksi Peresiden Nomor 7 Tahun 1999, Surat Keputusan Kepala
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

I-1 xiv

Lembaga Adminitrasi Negara (LAN) Nomor 239/IX/6/8/2003 dan


Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010. Hal ini merupakan bagian dari
Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instasi Pemerintah guna
mendorong terwujudnya sebuah Kepemerintahan yang baik bersih
dan berwibawa (Good Governance and Clean Government)

di

Indonesia sebagaimana telah diamanahkan oleh rakyat melalui Tap


MPR Nomor IX Tahun 1998.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2013 ini memberikan
informasi tentang hasil pelaksanaan Anggaran Belanja Daerah
(APBD) melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran
2013 serta dana dekonsentrasi Angaran Pendapatan dan Belanja
Negara (APBN) Tahun Anggaran 2013 yang dikelolanya.

1.2.

Landasan Hukum
a. Ketetapan MPR Nomor IX/MPR/1998 tentang penyelenggaraan
negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,
b. Pasal 3 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah dinyatakan bahwa azas-azas umum
penyelenggaraan negara meliputi azas kepastian hukum, azas
tertib penyelenggaraan negara, azas kepentingan umum, asas
keterbukaan, azas proporsionalitas, azas profesionalitas dan azas
akuntabilitas.
c. Peraturan Pemerintah Nomor : 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan
Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
d. Peraturan Pemerintah Nomor : 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara
Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan rencana Pembangunan;
e. Peraturan Pemerintah Nomor ; 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara
Penyusunan Rencana Pembangunan nasional;
f. Peraturan Pemerintah Nomor : 8 Tahun 2008 tentang Tahapan
Tata

Cara,

Penyusunan,

Pengendalian

dan

Evaluasi

Pelaksanaan Rencana Pembangunan daerah;


LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

I-2 xv

g. Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas


Kinerja Instansi Pemerintah.
h. Peraturan

Menteri

Pendayagunaan

Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun

Aparatur

Negara

dan

2010 tentang Pedoman

Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas


Kinerja Instansi Pemerintah;
i. Surat Keputusan Kepala Lembaga Adminitrasi Negara (LAN)
Nomor 239/IX/6/8/2003;
1.3.

Tujuan
Tujuan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah (LAKIP) ini, untuk memberikan gambaran yang jelas,
transparan dan dapat dipertanggungjawabkan tentang Kinerja Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur selama Tahun
2013, hasil akhir yang dicapai diharapkan dapat bermanfaat dan
membantu pimpinan dan seluruh jajaran dalam mencermati
permasalahan dan acuaan dalam penyusuna program dan kegiatan
tahun berikutnya lebih terfokus, efisien, efektif, efisien, terkur,
transparan

dan

dapat

dipertanggungjawabkan

dalam

rangka

meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan


nusantara, serta meningkatkan jumlah perolehan PDRB sektor
Pariwisata.

1.4.

Gambaran Umum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi


Jawa Timur

a. Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi Dan Kewenangan

Berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia No 28 Tahun


1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas
dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme . Undang-undang Republik
Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Instruksi presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas
Instansi Pemerintah. Surat Edaran Menteri Dalam negeri Nomor:
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xvi
I-3

050/2020/SJ

tanggal

11

Agustus

2005

tentang

Petunjuk

Penyusunan RPJP Daerah dan RPJM Daerah dan Renstra


SKPD. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41
Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Peraturan
Gubernur Provinsi Jawa Timur Nomor. 38 Tahun 2009 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
Propinsi Jawa Timur Tahun 2009-2014. Sedangkan kedudukan,
tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagaimana
dalam pasal 15 Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2008 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Timur
adalah :
1) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dipimpin oleh seorang
kepala dinas, yang berada di bawah dan bertanggung jawab
kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah,
2) Dinas

Kebudayaan

dan

Pariwisata,

mempunyai

tugas

melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan atas


otonomi dan tugas pembantuan di bidang kebudayaan dan
pariwisata,
3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata, menyelenggarakan fungsi :
a) Perumusan kebijakan teknis di bidang kebudayaan dan
pariwisata;
b) Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan
umum di bidang kebudayaan dan pariwisata;
c) Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup
tugasnya;
d) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur;

Susunan Organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,


sebagaimana pasal 16 Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur
Nomor : 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas
Daerah Provinsi Jawa Timur adalah :

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

I-4xvii

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xviii
I-5

Tugas pokok masing-masing unit kerja sesuai Peraturan


Gubernur No. 96 tahun 2008 tanggal 25 Agustus 2008, adalah
sebagai berikut :
1) Sekretariat,
mempunyai
tugas
merencanakan,
melaksanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan
administrasi umum, kepegawaian, perlengkapan, penyusunan
program dan keuangan, hubungan masyarakat (humas) dan
protokol, dalam melaksanakan tugas di bantu 3 Subbag
yaitu : a)
Sub Bagian Tata Usaha; b) Sub Bagian
Penyusunan Program; c) Sub Bagian Keuangan;
2) Bidang Budaya, Seni dan Perfilman, mempunyai tugas
melaksanakan penyelenggaraan kegiatan dalam rangka
pengembangan budaya, seni dan perfilman, dalam
melaksanakan tugas di bantu 3 Seksi yaitu : a) Seksi Budaya;
b) Seksi Kesenian; c) Seksi Perfilman;
3) Bidang Sejarah, Museum dan Purbakala, mempunyai tugas
penyelenggaraan pengembangan sejarah, museum dan
kepurbakalaan, dalam melaksanakan tugas di bantu 3 Seksi
yaitu : a) Seksi Sejarah; b) Seksi Permuseuman; c) Seksi
Kepurbakalaan;
4) Bidang Pengembangan Produk Pariwisata, mempunyai
tugas

melaksanakan

pembinaan

usaha

jasa,

sarana

pariwisata, dan pengusaha obyek dan daya tarik wisata serta


rekreasi dan hiburan umum (RHU), dalam melaksanakan
tugas di bantu 3 Seksi yaitu : a) Seksi Usaha Sarana
Pariwisata; b) Seksi Usaha Jasa Pariwisata; c) Seksi Daya
Tarik Wisata;
5) Bidang

Pemasaran,

pengembangan

analisa

mempunyai

tugas

pasar,

melakukan

melakukan
promosi

kebudayaan dan pariwisata serta melakukan hubungan


kerjasama baik dalam negeri maupun luar negeri di bidang
kebudayaan dan pariwisata, dalam melaksanakan tugas di
bantu 3 Seksi yaitu : a) Seksi Data dan Informasi; b) Seksi
Analisa Pasar; c) Seksi Promosi dan Kerjasama;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

I-6xix

6) Bidang

Pengembangan

mempunyai

Sumber

tugas

Daya

melaksanakan

Pariwisata,
koordinasi,

penyelenggaraan kegiatan dan pembinaan dalam rangka


mengembangkan

sumber

daya

pariwisata,

dalam

melaksanakan tugas di bantu 3 Seksi yaitu : a) Seksi


Ketenagakerjaan

dan

Pelatihan;

b)

Seksi

Bimbingan

Masyarakat; c) Seksi Peran Serta Masyarakat;


7) Unit Pelaksana Teknis Dinas ;
Unit Pelaksana Teknis Dinas diatur dalam

Peraturan

Gubernur Jawa Timur Nomor : 123 Tahun 2008

tentang

Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas


Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur adalah :
7.1 UPT Museum Negeri Mpu Tantular, mempunyai tugas
melaksanakan

sebagian

pengumpulan,

perawatan,

penelitian

koleksi

dan

tugas

dinas

pengawetan,
penerbitan

dalam

penyajian,
hasil

serta

memberikan bimbingan edukatif kultural dan penyajian


rekreatif benda yang mempunyai nilai budaya dan
ilmiah, ketatausahaan serta pelayanan masyarakat.
dalam melaksanakan tugas di bantu 3 Seksi yaitu :
a) Sub Bagian Tata Usaha; b) Seksi Koleksi dan
Konservasi; c) Seksi Preparasi dan Bimbingan Edukasi.
7.2 UPT Taman Budaya, mempunyai tugas melaksanakan
sebagian tugas dinas dalam pengembangan dan
penyajian seni dan budaya, ketatausahaan, dan
pelayanan masyarakat, dalam melaksanakan tugas di
bantu 3 Seksi yaitu : a) Sub Bagian Tata Usaha;
b) Seksi Pengembangan Seni dan Budaya; c) Seksi
Penyajian Seni dan Budaya
7.3 PT STKW, mempunyai tugas melaksanakan sebagian
tugas dinas dalam penyelenggaraan kegiatan dibidang
pendidikan tinggi dan pengembangan seni. dalam
melaksanakan tugas di bantu yaitu : a) Sub Bagian
Tata Usaha; b) Kelompok Jabatan Fungsiona
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

I-7 xx

7.4 UPT Pengembangan Ekonomi Kreatif Taman Candra


Wilwatikta, mempunyai tugas melaksanakan sebagian
tugas dinas dalam penyelenggaraan kegiatan dibidang
pendidikan tinggi dan pengembangan seni, dalam
melaksanakan tugas di bantu 1 subbag dan 2 Seksi
yaitu : a) Subbag Tata Usaha; b) Seksi Pengembangan
SDM Ekonomi Kreatif c) Seksi Pengembangan Produk
Ekonomi Kreatif;
8) Kelompok Jabatan Fungsional;
b. Kondisi Pegawai, Sarana / Prasarana Dan Pembiayaan
1. Kondisi Pegawai
Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi
Jawa Timur yang berjumlah 249 pegawai danTenaga tidak
tetap/tenaga

kontrak

sebanyak

128

orang.

Menurut

pangkat/golongan, jenis kelamin, usia dan pendidikan dapat


disajikan dalam tabel berikut :
TABEL 1.1
Profil Sumber Daya Manusia Disbudpar Jatim
Berdasarkan Golongan dan Tingkat Pendidikan

No.

Tabel 5
Profil Sumber Daya Manusia Disbudpar Jatim Berdasarkan Golongan dan Tingkat Pendidikan
Pendidikan
S-3
S-2
S-1
D-III
SLTA
SLTP
SD
Golongan
IV/e
IV/d
1
IV/c
IV/b
5
IV/a
23
Total Gol IV
1
28
0
0
0
0
0
III/d
10
38
III/c
5
17
5
III/b
1
16
2
45
III/a
17
1
5
Total Gol. III
0
16
88
8
50
0
0
II/d
1
3
II/c
2
1
2
3
II/b
8
16
II/a
1
15
1
Total Gol II
0
0
11
2
36
4
0
I/d
2
I/c
I/b
3
I/a
Total Gol. I
0
0
0
0
0
5
0
1
44
99
10
83
9
0
TOTAL
0,4%
17,67%
39,76%
4,02%
33,33%
3,61%
0%

Total
0
1
0
5
23
29
48
27
64
23
162
4
8
24
17
53
2
3
5
249

*) Sumber Data : Disbudpar Jatim 2013


LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxi
I-8

TABEL 1.2
Pegawai Menurut Usia

40-45

45-50

50-55

55-60

2
3
5

35-40

30-35

25-30

15-20

Laki-laki
Perempuan
Jumlah

20-25

Usia

Jenis
Kelamin

12
3
15

8
5
13

29
10
39

53
34
87

47
29
76

8
6
14

Jumlah
159
90
249

*) Sumber Data: Disbudpar Jatim 2013

2. Prasarana/Sarana
Prasarana dan sarana perkantoran yang secara
langsung mendukung terselenggaranya tugas pokok dan
fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur
antara lain Bangunan gedung kantor diatas tanah seluas
9.328

meter

persegi

188.45/431.91/402/5.09/1994

dengan

terinci

IMB

No.

sebagaimana

dalam

tabel berikut :

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxii
I-9

TABEL 1.3
Data Asset / Modal
No

Jenis Asset

Jumlah/Luas

Gedung Utama (Wisata Menanggal)

1.907M2

Gedung Pertemuan Graha Wisata

1.089M2

Bangunan Penginapan Remaja I

1.355M2

Gedung Penginapan Remaja II

448M2

Rumah Tinggal Gol III

210M2

Bangunan tempat parkir kendaraan dinas roda


4

94M2

Bangunan di lingkungan UPT Mpu Tantular

5.662M2

Bangunan
Surabaya

Budaya

3.240M2

Bangunan di lingkungan Taman Krida Budaya


Malang;

2.920M2

10

Bangunan
dlingkungan
Sekolah
Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya;

Tinggi

2.258M2

11

Bangunan di
Wilwatikta;

Chandra

9.773M2

di

lingkungan

lingkungan

Taman

Taman

Sumber Data: Disbudpar Jatim 2013

c. Peran Strategis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Sebagaimana

kita

ketahui

bahwa

sektor

pariwisata

beberapa dasawarsa terakhir telah mendapat pengakuan dari


berbagai negara sebagai industri perdagangan jasa terbesar di
dunia yang

berdampak multisektoral, diantaranya merupakan

industri jasa yang melibatkan banyak tenaga kerja. Bahkan di


beberapa negara telah menempatkan posisi pariwisata sebagai
penghasil utama pendapatan negara.
Capaian

Kinerja

kunjungan

wisatawan

mancanegara

melalui Bandara Juanda & over land di tahun 2013 sebanyak


300.909 orang atau meningkat 11,47% dibanding tahun 2012
sebanyak 269.943 orang. Lama tinggal rata-rata 4,90 hari,
pengeluaran per hari per orang US $ 150.43.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxiii
I-10

Capian Kinerja Wisatawan Nusantara yang mengunjung


Obyek Daya Tarik Wisata sebanyak 37.380.953 orang atau
meningkat 12,51%% dibanding tahun 2012 sebanyak 33.224.659
orang.
Capaian Kontribusi Ekonomi Pariwisata Produk Domestik
Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) tahun
2013 sebesar Rp. 64 Trilyun 939 milyar 492 juta 400 ribu rupiah.
atau meningkat 16,44% dari 2012 sebesar Rp. 55 Trilyun 770
milyar 487 juta 160 ribu rupiah. Kontribusi

PDRB ADHB

Pariwisata terhadap PDRB ADHB Jawa Timur sampai dengan


triwulan III tahun 2013 sebesar 7,71% dari

total Rp. 841 trilyun

368 milyard 359 juta rupiah. Terinci disajikan dalam Tabel data
kinerja tahun 2009-2013 (data tahun 2013 sampai dengan
Triwulan III) sebagai berikut :
TABEL 1.4
KINERJA PARIWISATA 2009-2013
NO.
1.

CAPAIAN KINERJA

SATUAN

Kunjungan
Wisatwan
Mancanegara
- Melalui Juanda &
overland
Lama Tinggal ratarata komulatif
- Pengeluaran per
hari per orang

2.

2009

Orang

2012

2013*)

218,709

224,317

269,943

300,909

4,88

4,90

4,97

4,94

5,0

153,95

190,97

132,03

150,43

25,148,283

27,297,828

33,224,659

39,682,337

57,015,864,15

66,521,343,63

75,609,753,56

88,161,384,79

152,57

Orang

2011

216,758

Hari

US$

2010

23,179,713

Kunjungan
wisatawan
nusantara di ODTW
3.

Juta Rp.

49.148.723,44

Konstribusi Ekonomi
PDRB ADHB (Juta
Rupiah)

*) 2013 data sementara

Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat menaruh harapan


besar

terhadap

pertumbuhan

pariwisata

yang

mampu

menggerakan ekonomi rakyat, karena sektor ini cukup siap dari


segi fasilitas, sarana dan prasarana dibandingkan dengan sektor
usaha lainnya. Jawa Timur dengan sumber daya pariwisatanya

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxiv
I-11

yang melimpah, kaya dengan potensi alam, beraneka ragam


budaya, dan bermacam-macam kesenian merupakan modal
utama untuk mencapai tujuan. Kondisi ini didukung dengan letak
strategis geografis Jawa Timur diantara 3 (tiga) propinsi yang
lebih mapan (Daerah Istimewa Yogjakarta, Solo-Jawa Tengah
dan Propinsi Bali) dimana posisi ini akan menjadikan Jawa Timur
dikenal dalam konstalasi Kepariwisataan Nasional dan Global.
Pencapaian

tujuan

pembangunan

kebudayaan

dan

pariwisata sangatlah mudah apabila diiringi dengan pengelolaan


dan

pelestarian

sumber

daya

yang

terarah.

Kerjasama

Pemerintah lintas sektoral (Provinsi, Kabupaten/Kota) swasta dan


masyarakat amatlah diperlukan agar seluruh kegiatan dapat
bersinergis,efektif dan efisien.
Tahun 2013, Jawa Timur memiliki berbagai potensi daya
tarik wisata baik alam, budaya, minat khusus sebayak 765
destinasi wisata yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa
Timur. Akomodasi terdiri hotel bintang, melati, pondok wisata dan
pondok remaja di

sebanyak 1.309 unit. Makan minum yang

terdiri dari restoran dan rumah makan

sebanyak 1.682 unit.

Rekreasi Hiburan Umum (RHU) sebanyak 2.611 unit.Usaha


perjalanan wisata yang terdiri dari biro perjalanan wisata, cabang
BPW dan agen perjalanan wisata sebanyak 532 unit.
Jumlah tenaga kerja

di industri pariwisata hotel bintang

dan melati, restoran/rumah makan, usaha perjalanan, obyek dan


daya tarik wisata serta rekreasi dan hiburan umum tahun 2013
sebanyak 194.479 orang meningkat sebesar 1,21% dibanding
tahun

2012

Pramuwisata

sebanyak
yang

telah

192.153
memiliki

orang,
lisensi

belum

termasuk

tersebar

kabupaten/kota di Jatim sebanyak 274 orang. Berikut

di

38

sumber

data potensi di Jawa Timur tahun 2009-2013 sebagai berikut :

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

I-12xxv

TABEL 1.5
Sumber Daya Yang Ada di Jatim Tahun 2009-2013
NO
1.
a.
b.
c.
2.
a.
b.
c.
d.
3.
a.
b.
4.
5.
a.
b.
c.
6.
7.

KINERJA

SATUAN

PRODUK PARIWISATA
DTW
Alam
Budaya
Minat Khusus
Akomodasi
Hotel Bintang
Hotel Melati
Pondok Wisata
Penginapan Remaja
Makan Minum
Restoran
Rumah Makan
Rekreasi &
Hiburan
Umum
Usaha
Perjalanan
Wisata
Biro Perjalanan
Cabang BPW
Agen Perjalanan
Pramuwisata
Tenaga
Kerja
Bidang
Pariwisata
- Hotel bintang
- Hotel melati
- Restoran/Rumah Makan
- Usaha
Perjalanan
Wisata
- Daya
Tarik
Wisata
(DTW)
- Rekreasi/Hiburan
Umum (RHU)

2009

2010

2011

2012

2013*)

Daya Tarik
Daya Tarik
Daya Tarik
unit
Unit
Unit
Unit

750
264
306
190
1.275
67
664
416
2

763
264
307
192
1.275
71
786
416
2

763
264
307
192
1.288
71
799
416
2

765
264
308
193
1.309
75
816
416
2

765
264
308
193
1.309
75
816
416
2

Unit
Unit
Unit

48
1.727
2.475

48
1.727
2.475

32
1.727
2.611

48
1.854
2.611

191
1.491
2.611

432
530
44
44
57
58
369
212
188.358
188.358

532
44
58
274
192.153

532
44
58
274
194.479

Unit
Unit
Unit
orang
Orang

223
37
25
342
180.672

Orang
Orang
Orang
Orang

19.757
37.282
65.925
4.771

19.982
43.130
65.925
4.771

19.982
43.130
65.925
6.322

20.301
43.820
67.573
6.480

21.730
44.717
67.573
6.480

Orang

15.723

15.785

15.785

16.021

16.021

Orang

37.214

37.214

37.214

37.958

37.958

*) 2013 data sementara

Berdasarkan data yang telah terhimpun di tahun 2013


dapat dilihat sesuai dengan kebangsaan di kelompokkan dalam
Lima besar pangsa pasar wisata Jawa Timur didominasi oleh
wisatawan mancanegara yang berasal dari Malaysia (57.503),
Singapura (23.111), Cina (18.032), Taiwan (14.699), Jepang
(8.996).
Pembiayaan
Pariwisata

operasional

Dinas

Kebudayaan

dan

Provinsi Jawa Timur bersumber pada Anggaran

Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Perubahan


Anggaran Perndapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Provinsi
Jawa Timur Tahun Anggaran 2013.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxvi
I-13

BAB II
PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

Guna untuk menentukan arah tujuan dan masa depan yang hendak
dicapai secara komprehensif maka disusunlah

Rencana Strategis Satuan

Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) yang merupakan konsep yang


digunakan dalam menjalankan organisasi
RENSTRA SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode
lima (5) tahun, yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan
kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Satuan
Kerja Perangkat Daerah serta berpedoman kepada RPJM Daerah dan bersifat
indikatif. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999

tentang

Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan
Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851) dan Peraturan
Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja
Instansi pemerintah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006
Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614 ).
Penyusunan

RENSTRA

atau

Rencana

Pembangunan

Jangka

Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2014


perencanaan jangka menengah

dan bersifat global yang perlu dijabarkan

dalam perencanaan yang lebih mikro dan operasional oleh masing-masing


SKPD dalam bentuk Rencana Strategis (Renstra)

Dinas Kebudayaan dan

Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2014 yang tiap tahunnya akan
dijabarkan dalam dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 2013 .

2.1. Rencana Strategis Tahun 2009-2014


Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

yang

ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur tanggal 20 Mei 2009


Nomor 38 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2014,

digunakan

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxvii
II-14

sebagai dasar dalam penyusunan RENSTRA

Dinas Kebudayaan dan

Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2014.

Gambaran dan arah pembangunan atau kondisi masa depan


yang ingin dicapai

melalui penyelenggaraan tugas dan fungsi dalam

kurun waktu 5 (lima) tahun yang akan datang, termuat dalam Visi dan misi
dinas maupun dalam upaya mencapai kinerja pembangunan
kesejahteraan,

layanan,

dan

peningkatan

daya

pada aspek

saing

dengan

mempertimbangkan permasalahan dan isu strategis yang relevan. Oleh sebab


itu di tetapkanlah Visi dan Misi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi
Jawa Timur sebagai berikut :
2.1.1

Visi
Visi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur
adalah

Pariwisata

Terwujudnya

Pengembangan

Jawa

Sebagai

Timur

Kebudayaan

Penunjang

dan

Kemakmuran

Bersama.
2.1.2.

Misi
Guna mewujudkan

visi tersebut diatas, Dinas Kebudayaan

dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur mempunyai misi

Tahun 2009-

2014 adalah : 1) Meningkatkan pengembangan nilai budaya,


pengelolaan

keragaman

budaya

serta

perlindungan,

pengembangan dan pemanfaatan kekayaan budaya, dalam rangka


mempertahankan dan memperkuat jatidiri dan karakter bangsa;
2)

Meningkatkan

pengembangan

destinasi

dan

pemasaran

pariwisata Jawa Timur yang berdaya saing global.


2.1.3.

Tujuan
Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan
dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun. Tujuan
ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta
didasarkan pada isu-isu dan analisis strategis.
Tujuan pembangunan Provinsi Jawa Timur melalui APBD untuk Rakyat
adalah meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Jawa Timur.
Sedangkan sasaran orientasi pembangunan yang dijalankan melalui
misi mewujudkan Makmur bersama Wong Cilik melalui APBD

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxviii
II-15

untuk Rakyat adalah meningkatkan kesejahteraan bersama seluruh


rakyat Jawa Timur, terutama wong cilik.
Berdasarkan Visi dan Misi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tahun
2009 2014, dan tujuan pembangunan Provinsi Jawa Timur, maka
ditetapkan tujuan pembangunan kebudayaan dan pariwisata sebagai
berikut :
a) Meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap nilai dan
keragaman budaya serta meningkatkan apresiasi dan kreativitas
terhadap seni budaya;
b) Meningkatkan

kualitas

perlindungan,

pengembangan

dan

pemanfaatan warisan budaya;


c) Mengembangkan

kepariwisataan

yang

mampu

memberikan

kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Jawa timur dan


kesejahteraan masyarakat;
Tabel 2.1
Matriks Hubungan Antara Misi dan Tujuan
MISI
1

1) Meningkatkan
pengembangan
nilai budaya,
pengelolaan
keragaman
budaya serta
perlindungan,
pengembangan
dan pemanfaatan
kekayaan budaya,
dalam rangka
mempertahankan
dan memperkuat
jatidiri dan
karakter bangsa;
2) Meningkatkan
pengembangan
destinasi dan
pemasaran
pariwisata Jawa
Timur yang
berdaya saing
global

TUJUAN
2
Meningkatkan kesadaran dan
pemahaman terhadap nilai dan
keragaman budaya serta
meningkatkan apresiasi dan
kreativitas terhadap seni budaya

2 Meningkatkan kualitas
perlindungan, pengembangan dan
pemanfaatan warisan budaya

INDIKATOR
3
1 Persentase
Peningkatan
Pengunjung Pagelaran

2 Persentase peningkatan
pagelaran
1 Persentase Konservasi dan
Preparasi Benda Sejarah
Museum Mpu Tantular
2 Persentase Penemuan
Benda cagar Budaya yang
ditindaklanjuti
3 Persentase Peningkatan
Pengunjung Museum Mpu
Tantular dan Situs

3 Mengembangkan kepariwisataan
yang mampu memberikan
kontribusi yang signifikan
terhadap perekonomian Jawa
timur dan kesejahteraan
masyarakat

1 Kontribusi sektor pariwisata


terhadap PDRB Jatim

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim 2013

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

II-16
xxix

2.1.4.

Sasaran
Sasaran yang hendak dicapai atau dihasilkan oleh Pemerintah

Provinsi Jawa Timur dalam kurun waktu 5 (lima) tahun (2009 2014),
dapat dirumuskan berdasarkan tujuan yang ada , yaitu berdasar pada
tujuan

pembangunan

yang

telah

ditetapkan,

maka

sasaran

pembangunan kebudayaan dan pariwisata adalah sebagai berikut :


a. Tujuan-1 :

Meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap

nilai dan keragaman budaya serta meningkatkan apresiasi dan


kreativitas terhadap seni budaya.
Sasarannya adalah : Meningkatnya Jumlah pengunjung pagelaran
seni dan budaya di Taman Budaya Surabaya dan Taman Krida
Budaya Malang;
b. Tujuan-2 :

Meningkatkan

kualitas

perlindungan,

pengembangan, dan pemanfaatan warisan budaya.


Sasarannya adalah : Meningkatnya Pelestarian BCB/Situs dan
Museum
c. Tujuan-3

Mengembangkan

kepariwisataan

yang

mampu

memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian


Jawa Timur dan kesejahteraan masyarakat.
Sasarannya adalah

1) Meningkatnya

Jumlah Kunjungan

Wisatawan 2) Meningkatnya Jumlah Tenaga Kerja di Bidang


PariwIsata.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxx
II-17

Tabel 2.2
Matriks Hubungan antara Tujuan dan Sasaran

TUJUAN
Uraian
Indikator
Persentase
Meningkatkan
Peningkatan
kesadaran dan
pengunjung pagelaran
pemahaman
terhadap nilai
dan keragaman
budaya serta
meningkatkan
Persentase
Peningkatan
apresiasi dan
pagelaran
kreativitas
terhadap seni
budaya
Persentase
Meningkatkan
Konservasi dan
kualitas
Preparasi Benda
perlindungan,
Sejarah Museum Mpu
pengembangan,
Tantular
dan pemanfaatan Persentase Penemuan
warisan budaya
Benda Cagar Budaya
yang ditindaklanjuti

SASARAN
Uraian
Indikator
Meningkatnya
Jumlah Persentase
1
pengunjung
pagelaran Peningkatan
seni & budaya di Taman pengunjung pagelaran
Budaya Surabaya dan
Taman
Krida
Budaya
Malang
Persentase

Peningkatan
pagelaran

2 Meningkatnya Pelestarian
BCB/Situs dan Museum

Persentase
Peningkatan
Pengunjung Museum
Mpu Tantular, Situs
3

Mengembangkan
kepariwisataan
yang mampu
memberikan
kontribusi yang
signifikan
terhadap
perekonomian
Jawa Timur dan
kesejahteraan
masyarakat

Kontribusi sektor
pariwisata terhadap
PDRB

Persentase

Konservasi
dan
Preparasi
Benda
Sejarah Museum Mpu
Tantular
Persentase Penemuan
Benda Cagar Budaya
yang ditindaklanjuti
Persentase

Peningkatan
Pengunjung Museum
Mpu Tantular, Situs
3 Meningkatnya Jumlah
Kunjungan Wisatawan

Persentase

Peningkatan
Kunjungan wisatawan
mancanegara
Persentase

Peningkatan
Kunjungan wisatawan
nusantara
Persentase

Peningkatan
lama
tinggal
wisatawan
mancanegara
Persentase

Peningkatan
pengeluaran
wisatawan
mancanegara
Persentase

Peningkatan
lama
tinggal
wisatawan
nusantara
Persentase

Peningkatan
pengeluaran
wisatawan nusantara

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

II-18
xxxi

TUJUAN
Uraian

SASARAN
Uraian

Indikator

Indikator

4 Meningkatnya Jumlah Tenaga


kerja bidang pariwsata

Persentase

Peningkatan
Tenaga
Kerja
bidang
pariwisata
Jumlah Tenaga
Kerja
Bidang
Pariwisata yang
Tersertifikasi

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2013

2.1.5

Indikator Kinerja Utama (IKU)


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur telah
menetapkan

indikator

Kinerja

Utama

(IKU)

untuk

mengukur

keberhasilan organisasi dalam mencapai sasaran strategis organisasi


dalam mencapai sasaran strategis organisasi. Penetapan Indikator
Kinerja Utama telah mengacu pada RPJMD dan Renstra Tahun 20092014. Indikator Kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi
Jawa Timur yang menjadi acuan periode tahun 2009-2014, sebagai
berikut :
Tabel 2.3
Indikator Kinerja Utama Tahun 2013
NO.

TUJUAN
1

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA UTAMA

Meningkatkan
1. Meningkatnya
Jumlah
kesadaran dan
pengunjung pagelaran seni
pemahaman
& budaya di Taman Budaya
terhadap nilai dan
Surabaya dan Taman Krida
keragaman budaya
Budaya Malang
serta meningkatkan
apresiasi dan
kreativitas terhadap
seni budaya

Persentase Peningkatan
Pengunjung Pegelaran

Meningkatkan
kualitas
perlindungan,
pengembangan,
dan pemanfaatan
warisan budaya

Persentase Peningkatan
Konservasi dan Preparasi Benda
Sejarah Museum Mpu Tantular

2. Meningkatnya Pelestarian

BCB, Museum dan Situs

Persentase Peningkatan Pagelaran

Persentase Penemuan BCB yang


ditindaklanjuti
Persentase Peningkatan
Pengunjung Museum Mpu Tantular,
Situs

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxxii
II-19

NO.

TUJUAN
1

SASARAN STRATEGIS

Mengembangkan
kepariwisataan
yang mampu
memberikan
kontribusi yang
signifikan terhadap
perekonomian Jawa
Timur dan
kesejahteraan
masyarakat

INDIKATOR KINERJA UTAMA

4
Persentase Peningkatan

3. Meningkatnya Jumlah
Kunjungan Wisatawan

Kunjungan wisman
Persentase Peningkatan
Kunjungan wisnus
Persentase Peningkatan lama
tinggal wisman
Persentase Peningkatan lama
tinggal wisnus
Persentase Peningkatan
pengeluaran wisman
Persentase Peningkatan
pengeluaran wisnus
Persentase Peningkatan Tenaga

4. Meningkatnya Jumlah
Tenaga kerja di Bidang
pariwsata

Kerja Bidang Pariwisata


Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
yang Tersertifikasi

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2013

2.2.

Strategi dan Arah Kebijakan


Dalam membuat kebijakan dan program mengacu pada tujuan,
sasaran, dan strategi. Kebijakan merupakan ketentuan-ketentuan yang
telah ditetapkan oleh yang berwenang untuk dijadikan pedoman,
pegangan atau petunjuk dalam pengembangan ataupun pelaksanaan
program / kegiatan guna tercapainya kelancaran dan keterpaduan
dalam mewujudkan sasaran, tujuan, serta visi dan misi instansi
pemerintah. Prioritas pembangunan serta arah kebijakan umum
pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata adalah sebagai berikut :
a) Pembangunan Kebudayaan melalui :
1) Pengelolaan

nilai

dan

keragaman

budaya,

melakukan

aktualisasi dan revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal untuk


memperkuat dan memperkokoh ketahanan budaya bangsa;
2) Pengelolaan, perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan
kekayaan

budaya

sebagai

sarana

pengembangan

kebudayaan, sarana edukasi, dan rekreasi.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxxiii
II-20

b) Pembangunan Pariwisata melalui :


1) Pengembangan destinasi yang berkualitas dan berdaya saing
2) Peningkatan Sumber Daya Pariwisata
3) Seni dan Budaya
4.3. Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2013
Strategi pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran serta indikator
kinerja utama, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur
dapat diimplementasikan melalui 9 (Sembilan) program prioritas yang
terbagi dalam urusan wajib 3 program dan urusan pilihan 2 (dua)
program dan 4 (empat) program penunjang di dukung

47 (empat

puluh tujuh) kegiatan, rincian program sebagai berikut :


a. Urusan Wajib
1) Program Pengembangan Nilai Budaya, bertujuan memperkuat
identitas daerah sebagai bagian jati diri bangsa dan memantapkan
budaya daerah.
memperkokoh

Untuk mencapai tujuan tersebut melalui upaya


ketahanan

budaya

daerah

sehingga

mampu

menangkal penetrasi budaya asing yang bernilai negatif, dan


memfasilitasi proses adopsi dan adaptasi budaya asing yang bernilai
positif dan produktif.

2) Program

Pengelolaan

Kekayaan

Budaya,

program

ini

mempunyai bertujuan menciptakan keserasian hubungan antarunit sosial dan antar-budaya sebagai upaya menurunkan
ketegangan dan ancaman konflik di daerah. Secara operasional,
program ini

bertujuan untuk untuk meningkatkan apresiasi

masyarakat terhadap kekayaan budaya dan meningkatkan


sistem pengelolaannya agar kekayaan budaya baik yang
bersifat tangible maupun intangible sebagai sarana edukasi,
rekreasi dan pengembangan kebudayaan dapat berfungsi
optimal.
3) Program

Pengelolaan

Keragaman

Budaya,

bertujuan

meningkatkan apresiasi dan kecintaan masyarakat terhadap


budaya dan produk dalam negeri yang bersifat kasat mata
(tangible) maupun tidak kasat mata (intangible).
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxxiv
II-21

b. Urusan Pilihan
4) Program

Pemasaran

Pariwisata,

bertujuan

meningkatkan

kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara


dalam rangka meningkatkan kinerja industri atau usaha
pariwisata di Jawa Timur.
5) Program

Pengembangan

Destinasi

Pariwisata,

bertujuan

meningkatkan pengelolaan destinasi wisata dan aset-aset


warisan budaya menjadi daya tarik wisata yang kompetitif
dengan pendekatan profesional, kemitraan swasta, pemerintah,
dan masyarakat, serta memperkuat jaringan kelembagaan, dan
mendorong investasi.
PROGRAM PENUNJANG
1) Program
untuk

Pelayanan Administrasi Perkantoran,


meningkatkan

administrasi

bertujuan

perkantoran

Dinas

Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur selama tahun


berjalan 2013;
2) Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintah
daerah, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan
di bidang tehnologi informasi berbasis fiber optic;
3) Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, bertujuan
untuk memberikan dukungan dalam bidang penyediaan
maupun pemeliharaan sarana prasarana yang diperlukan
Dinas

Kebudayaan

melaksanakan

dan

tugas

Pariwisata Jawa Timur

pokok

dan

fungsinya

dalam

agar

dapat

memberikan [pelayanan yang lebih baik dan nyaman bagi para


4) Program Manajemen Kebudayaan dan Pariwisata, bertujuan
mendorong

terwujudnya

manajemen

pembangunan

kebudayaan dan pariwisata dan keterpaduan gerak antar


stakeholders

dan

pelaku

pembangunan

lainnya

dalam

mendorong pembangunan kebudayaan dan pariwisata


5) pemangku kepentingan. Indikator capaiannya tersedianya
sarana dan prasarana penunjang kerja sesuai kebutuhan;
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxxv
II-22

2.4.

Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 2013


RENSTRA Pemerintah Provinsi Jawa Timur merupakan perencanaan
dan bersifat global yang perlu dijabarkan dalam

jangka menengah

perencanaan yang lebih mikro dan

operasionaloleh masing-masing

SKPD dalam bentuk Rencana Strategis (Renstra)


dan Pariwisata

Dinas Kebudayaan

Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2014 yang tiap

tahunnya akan dijabarkan dalam dokumen Rencana Kinerja yang tahun


2013 selanjutnya ditetapkan dalam Rencana Kinerja Tahunan (RKT)
2013.
Penyusunan
Pendayagunaan

RKT

berdasarkan

Aparatur

Negara

Peraturan
dan

Menteri

Reformasi

Negara
Birokrasi

(PERMENPAN & RB) Nomor : 29 Tahun 2010 Pedoman Penyusunan


Penetapan

Kinerja

dan

Pelaporan

Akuntabilitas

Kinerja

Instansi

Pemerintah
Adapun Rencana Kinerja Tahun 2013 Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut :
Tabel 2.4
Rencana Kinerja Tahun 2013
Dins Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Jawa Timur
No.
1

TUJUAN
Meningkatkan
kesadaran dan
pemahaman
terhadap nilai dan
keragaman budaya
serta meningkatkan
apresiasi dan
kreativitas terhadap
seni budaya

SASARAN STRATEGIS
1

Meningkatnya Jumlah
pengunjung pagelaran
seni dan budaya di
Taman Budaya Surabaya
dan Taman Krida Budaya
Malang

INDIKATOR

TARGET

Persentase
peningkatan
pengunjung
pagelaran

6%
16.269

Persentase
peningkatan
pagelaran

20%
114

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxxvi

No.
2

TUJUAN
Meningkatkan
Kualitas
Perlindungan,
Pengembangan dan
Pemanfaatan
Warisan Budaya

SASARAN STRATEGIS
2

Meningkatnya
Pelestarian BCB/Situs
dan Museum

INDIKATOR
1

Persentase
Konservasi
dan
Preparasi
Benda
Sejarah
Museum
Mpu Tantular

3.

Mengembangkan
kepariwisataan yang
mampu memberikan
kontribusi yang
signifikan terhadap
perekonomian Jawa
Timur dan
kesejahteraan
masyarakat

1. Meningkatnya Jumlah
Kunjungan Wisatawan

Persentase
Penemuan Benda
Cagar Budaya yang
ditindaklanjuti

TARGET
2%
245

100%
2

II-23

Persentase
Peningkatan
Pengunjung
Museum Mpu
Tantular, Situs

20%
54.744

1.

Persentase
Peningkatan
Kunjungan
wisatawan
mancanegara

6%
273.665

2.

Persentase

6,5%

Peningkatan

Kunjungan
wisatawan
nusantara ke
Daya tarik Wisata
3

Persentase

2%

Peningkatan lama

4.48

tinggal wisatawan
mancanegara
4

Persentase

1%

Peningkatan lama

1.09

tinggal wisatawan
nusantara
5

Persentase
Peningkatan

pengeluaran
wisatawan
mancanegara
6

29.819.921

Persentase
Peningkatan

pengeluaran
wisatawan
nusantara

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

5%
US$165.75

20%
Rp203.573

xxxvii
II-25

No.

TUJUAN

SASARAN STRATEGIS
2 Tenaga kerja bidang
pariwsata

INDIKATOR
7

TARGET
2%

Persentase
Peningkatan

Tenaga Kerja
Bidang pariwisata
Tenaga Kerja
Pariwisata yang
Tersertifikasi

165.612

50 orang

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2013

2.5. Perjanjian dan Penetapan Kinerja

Rencana Kinerja Tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata


Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 yang telah dibuat untuk melaksanakan
kegiatan, program dan sasaran di tahun 2013 menjadi tumpuan bagi
Dinas

Kebudayaan

dan

Pariwisata

Provinsi

Jawa

Timur

untuk

mewujudkan kinerja Output ataupun Outcome yang ditetapkan dalam


Penetapan Kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa
Timur Tahun 2013 berdasarkan pada Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun
2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi yang ditindaklanjuti
dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara nomor
SE/31/M.PAN/12/2004 tentang Penetapan Kinerja.
Pada tanggal 31 Desember 2010 muncul Peraturan Menteri
Negara Pendayagunaan Aparatur Negara nomor 29 Tahun 2010 tentang
Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas
Kinerja Instansi Pemerintah yang menjadikan Penetapan Kinerja sebagai
komitmen kinerja Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur
dinyatakan dalam Perjanjian Kinerja, sebagaimana dapat dilihat pada
lampiran II (Penetapan Kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi Jawa Timur Tahun 2013).
Penetapan Kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi
Jawa Timur Tahun 2013 dijadikan acuan untuk mengukur Kinerja Dinas

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxxviii

Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 dan


melaporkannnya dalam LAKIP.

Penetapan dan Perjanjian Kinerja yang dibuat oleh Dinas


Kebudayaan dan pariwisata untuk tahun 2013 sebagai mana terlampir.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xxxix
II-26

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas Kinerja dalam format Laporan Akuntabilitas Kinerja


Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa
Timur tidak terlepas dari rangkaian mekanisme fungsi perencanaan yang
sudah berjalan mulai dari Perencanaan Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja
Pemerintah Daerah (RKPD) ataupun Rencana Kinerja Tahunan (RKT), dan
Penetapan Kinerja (PK) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa
Timur pun tidak terlepas dari pelaksanaan pembangunan itu sendiri sebagai
fungsi Actuating dari berbagai piranti perencanaan yang sudah dibuat tersebut,
hingga

saat

pertanggungjawaban

pelaksanaan

pembangunan

yang

mengerahkan seluruh sumber daya manajemen pendukungnya.


Pertanggungjawaban kinerja pelaksanaan pembangunan sifatnya
terukur, terdapat standar pengukuran antara yang diukur dengan piranti
pengukurannya. Pertanggung jawaban pengukuran yang diukur adalah
kegiatan, program, dan sasaran, yang prosesnya adalah sejauh mana
kegiatan, program, dan sasaran dilaksanakan tidak salah arah dengan
berbagai piranti perencanaan yang telah dibuat.

3.1.

Pengukuran Capaian Kinerja Tahun 2013


Pengukuran capaian kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi

Jawa

Timur

Tahun

2012,

dilakukan

dengan

cara

membandingkan target setiap Indokator Kinerja Sasaran yang telah


ditetapkan dalam Penetapan Kinerja Tahun 2013 dengan realisasinya.
Setelah dilakukan penghitungan akan diketahui selisih atau celah
Kinerja (peformance gap). Selanjutnya berdasarkan selisih Kinerja
tersebut dilakukan evaluasi guna mendapatkan strategi yang tepat untuk
peningkatan

Kinerja

dimasa

yang

akan

datang

(performance

improvement). Dalam memberikan penilaian tingkat capaian Kinerja


setiap sasaran, menggunakan skala pengukuran 4 (empat) katagori
sebagai berikut :
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xl
III-27

TABEL : 3.0.
Skala Pengukuran Capaian Sasaran Kinerja Tahun 2013

NO

PERSENTASE CAPAIAN

KATEGORI CAPAIAN

Lebih dari 100 %

Sangat Baik

75 % sampai 100 %

Baik

55 % sampai 75 %

Cukup

Kurang dari 55 %

Kurang
TABEL 3.1
Capaian Kinerja

TUJUAN 1 : Meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap nilai dan keragaman


budaya serta meningkatkan apresiasi dan kreativitas terhadap seni
budaya
SASARAN STRATEGIS 1
Meningkatnya Jumlah pengunjung pagelaran seni & budaya di Taman Budaya
Surabaya dan Taman Krida Budaya Malang
TARGET
INDIKATOR KINERJA
1.

Persentase
peningkatan
pengunjung
pagelaran

PERSENTASE REALISASI
CAPAIAN

Th. 2013

2009

6%

2010

TARGET

14,92%

2011

12,90%

2012

2013

11,49%

29,89%

498,17 %

CAPAIAN

PERSENTASE REALISASI

INDIKATOR KINERJA
Th. 2013

Persentase
peningkatan
pagelaran

20%

2009

2010
0

25,00%

2011
72,00%

2012
1,55%

2013
20,61%

TUJUAN 2 : Meningkatnya Kualitas Perlindungan, Pengembangan dan


Warisan Budaya
SASARAN STRATEGIS 1 :
Meningkatnya Pelestarian BCB/Situs dan Museum
INDIKATOR
KINERJA

Persentase
Benda Sejarah
Museum Mpu
Tantular yang
di Konservasi
dan di
Preparasi

TARGET
Th. 2013

2%

103,05%

Pemanfaatan

REALISASI / CAPAIAN
2009
1,53%

2010
1,60%

2011
1,63%

2012
1,66%

%
CAPAIAN

2013
1,70%

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

84,54%

xli
III-28

TARGET

INDIKATOR
KINERJA

2.

Persentase
Penemuan
Benda Cagar
Budaya yang
ditindaklanjuti

2009

2010

2011

2012

2013

100%

100,00%

100,00%

100,00%

100,00%

100,00%

100,00 %

Th. 2013

Persentase
Peningkatan
Pengunjung
Museum Mpu
Tantular, Situs

TUJUAN 3 :

Th. 2013

%
CAPAIAN

TARGET

INDIKATOR
KINERJA

3.

REALISASI / CAPAIAN

REALISASI / CAPAIAN
2009
0,00

20%

2010
81,35%

2011
36,31%

2012
22,87%

%
CAPAIAN

2013
69,34%

346,70%

Mengembangkan kepariwisataan yang mampu memberikan kontribusi yang


signifikan terhadap perekonomian Jawa Timur dan kesejahteraan masyarakat
SASARAN STRATEGIS 1

Meningkatkan Kunjungan Wisatawan


TARGET

INDIKATOR
KINERJA
1. Persentase
Peningkatan
Kunjungan
wisatawan
mancanegara
(6%)

INDIKATOR
KINERJA
2.

Persentase
Peningkatan
Kunjungan
wisatawan
nusantara
(6,5%)

INDIKATOR
KINERJA
3.

Persentase
Peningkatan
lama tinggal
wisatawan
mancanegara

Th. 2013
6%

REALISASI / CAPAIAN
2009
0,73%

TARGET
Th. 2013
6,5%

2%

2009
27,98

4.

Persentase
Peningkatan
lama tinggal
wisatawan
nusantara

Th. 2013
1%

2,56%

2012

2013

%
CAPAIAN

20,34%

11,47%

191,17 %

2010
8,49%

2011
8,55%

%
CAPAIAN

2012

2013

21,17%

19,44%

299,08%

REALISASI/CAPAIAN

2009
0,00

TARGET

INDIKATOR
KINERJA

0,90%

2011

REALISASI / CAPAIAN

TARGET
Th. 2013

2010

2010
0,41%

2011
1,43%

2012
-0,60%

CAPAIAN

2013
1,21%

60,50%

REALISASI /CAPAIAN

2009
1,00%

2010
1,50%

2011
1,90%

2012
1,90%

CAPAIAN

2013
1,46%

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

146,00%

xlii
III-29

TARGET

INDIKATOR
KINERJA
5 Persentase

Peningkatan
Pengeluaran
Wisatawan
Mancanegara

INDIKATOR
KINERJA
6

REALISASI / CAPAIAN

Th. 2013

2009

2010

2011

5%

12,22%

0,90%

24,05%

TARGET
Th. 2013

Persentase
Peningkatan
pengeluaran
wisatawan
nusantara

20%

2012
-30,86%

2013

CAPAIAN

13,94%

278,80%

REALISASI / CAPAIAN

2009
0,00

2010
0,00

2011

2012

23,49%

59,27%

2013
-20,06%

CAPAIAN

100,30%

SASARAN STRATEGIS 2

Meningkatnya Jumlah Tenaga Kerja Bidang Pariwisata


INDIKATOR
KINERJA
7

Persentase
Peningkatan
Tenaga Kerja
Bidang
Pariwisata

INDIKATOR
KINERJA
8

Tenaga Kerja

Bidang
Pariwisata
yang
Tersertifikasi

TARGET
Th. 2013

2%

REALISASI / CAPAIAN
2009

2010

2011

0,06%

4,25%

0,00%

TARGET
Th. 2013

50 Orang

2012

2,01%

2013

1,22%

REALISASI / CAPAIAN
2009

0,00

2010

2011

75
Orang

50
Orang

2012

80 Orang

CAPAIAN

60,52 %

2013

CAPAIAN

50
Orang

100,00%

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. jatim

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xliii
III-30

3.2.

Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja Tahun 2013


Pengukuran kinerja Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur
tahun 2013 menggunakan metode yang diatur dalam Peraturan Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 29
tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan
pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
Hasil pengukuran kinerja beserta evaluasi setiap tujuan dan sasaran
strategis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur tahun 2013,
berikut disajikan tujuan masing-masing terinci sebagai berikut :
3.2.1. Tujuan Meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap
nilai dan keragaman budaya serta meningkatkan apresiasi
dan kreativitas terhadap seni budaya dengan 2 (dua) indikator
kinerja tujuan yaitu :
1) Persentase peningkatan pengunjung pagelaran, di tahun
2013

capaian

489,17% realisasi 29,89% dari target 6%;

Penghitungan dimulai tahun 2010 tahun awal Taman Budaya


menjadi UPT Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa
Timur.
Capaian Kinerja Tujuan :
a. Tahun 2010

capaian

248,67%, realisasi 14,92% dari

capaian

215,00%, realisasi 12,90% dari

target 6%;
b. Tahun 2011
target 6%;
c. Tahun 2012

capaian 191,50%,

realisasi 11,49%dari

target 6%;
d. Tahun 2013 capaian 489,17%, realisasi 29,89% dari
target 6%;
2)

Persentase Peningkatan Pagelaran, tahun 2013 capaian


103,05%, realisasi 20,61%

dari target 20%. Penghitungan

dimulai tahun 2010 tahun awal Taman Budaya menjadi UPT


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xliv
III-31

Capaian Kinerja Tujuan :


- Tahun 2010 capaian 125,00%, realisasi 25,00% dari target
20%;
- Tahun 2011 capaian 360,00% realisasi 72,00% dari target
20%;
- Tahun 2012 capaian 7,75% realisasi 1,55% dari target
20%;
-

Tahun 2013 capaian 103,05% realisasi 20,61% dari target


20%;

TUJUAN 1

SASARAN

Meningkatkan kesadaran dan


pemahaman terhadap nilai dan
keragaman budaya serta
meningkatkan apresiasi dan
kreativitas terhadap seni budaya

STRATEGIS 1

1. Meningkatkan Jumlah pengunjung


pagelaran seni dan budaya di Taman
Budaya Surabaya dan Taman Krida
Budaya Malang

SASARAN STRATEGIS 1
Meningkatkan Jumlah pengunjung pagelaran seni dan
budaya di Taman Budaya Surabaya dan Taman Krida Budaya
Malang

parameter untuk mengetahui keberhasilan capaian ini dapat


diukur melalui

indikator

: Persentase Peningkatan

Pengunjung Pagelaran, Persentase peningkatan Pagelaran,


sebagaimana dijabarkan dalam tabel berikut :
TABEL 3.2
Persentase Capaian Indikator Kinerja Tujuan 1 Sasaran Strategis
INDIKATOR KINERJA

Th. 2013

(%)

REALISASI

TARGET
2009

CAPAIAN

2010

2011

2012

2013

Persentase
peningkatan
pengunjung pagelaran (6%)

6%

0,00

14,92
%

12,90
%

11,49
%

29,89
%

498,22 %

Persentase
Pagelaran

20%

0,00

25,00
%

72,00
%

1,55
%

20,61
%

103,05%

Peningkatan

Rata Rata Persentase Capaian Sasaran

300,64%

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xlv
III-32

Analisa capaian indikator


Persentase peningkatan

pengunjung pagelaran

1. Indikator Kinerja : Persentase peningkatan pengunjung


pagelaran di Jatim, Penghitungan dimulai tahun 2010 tahun
awal Taman Budaya menjadi UPT Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Provinsi Jawa Timur sehingga data yang dapat
disampaikan dari tahun 2010-2013 sebagai berikut :
a. Tahun 2010 capaian sebesar

248,67%

dari target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 6% realisasi 14,92%,


jumlah pengunjung pagelaran ditargetkan 13.660 orang
realisasi 15.400 orang atau 112,74%;
b. Tahun 2011 capaian sebesar

215,00%

dari target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 6% realisasi 12,90%,


jumlah pengunjung pagelaran ditargetkan 14.480 orang
realisasi 17.400 orang atau 120,17%;
c. Tahun 2012 capaian sebesar dari target peningkatan
setiap tahunnya sebesar 191,50% dari target peningkatan
setiap tahunnya sebesar 6% realisasi 11,49% jumlah
pengunjung pagelaran ditargetkan 15.348 orang

realisasi

19.400 orang atau 126,40%;;


d. Tahun 2013 capaian sebesar

498,17%

dari target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 6% realisasi 29,89%


jumlah pengunjung pagelaran ditargetkan 16.269 orang
realisasi 25.200 orang atau 154,90%;

Guna mendukung peningkatan pagelaran di Taman Budaya


Surabaya dan Taman krida Budaya Malang telah dilakukan
beberapa sub-sub yang masuk dalam kegiatan Fasilitasi
Perkembangan Keragaman Budaya Daerah di bawah Program
Pengelolaan Keragaman Budaya. Adapun Sub Kegiatan
sebagai pengungkit (Gelar Seni Budaya Daerah, Sarasehan
Seniman dan Sosialisasi Seni Budaya, Pergelaran periodik
wayang, teater tradisi, Temu Karya Taman Budaya), yang
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xlvi
III-33

dilaksanakan baik di Taman Budaya Surabaya maupun Taman


krida

Budaya

Malang.

Peningkatan

jumlah

pengunjung

pagelaran tahun 2013 menunjukan capaian kinerja yang


tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur

melakukan

langkah konstruktif dan kongkrit melalui strategi dan kebijakan


untuk melakukan perbaikan pada tahun selanjutnya sehingga
hasil capaian lebih maksimal lagi.

2. Indikator Kinerja : Persentase peningkatan pagelaran seni


dan budaya di Jatim dari tahun 2010-2013 sebagai berikut :
a. Tahun

2010

capaian

sebesar

125,00%

dari

target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 20% realisasi 25%,


jumlah pagelaran seni dan budaya

ditargetkan 66 kali

realisasi 75 kali atau 113,66%;


b. Tahun

2011

capaian

sebesar

360,00%

dari

target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 20% realisasi 72,00%,


jumlah pagelaran seni dan budaya

ditargetkan 79 kali

realisasi 129 kali atau 174,68%;


c. Tahun 2012 capaian sebesar 7,75% dari target peningkatan
setiap tahunnya sebesar 20% 1,55% jumlah pagelaran seni
dan budaya

ditargetkan

95 kali realisasi

131 kali atau

109,3%;
d. Tahun

2013

capaian

sebesar

103,05%

dari

target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 20% realisasi 20,61%,


jumlah pagelaran seni dan budaya

ditargetkan 114 kali

realisasi 158 kali atau 138,60%;

Guna mendukung peningkatan pagelaran seni dan budaya yang


diselenggarakan di Jawa Timur

melalui

kegiatan diantaranya

Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan daerah, Fasilitasi


Penyelenggaraan Festival Budaya Daerah di bawah Program
Pengelolaan Keragaman Budaya dengan Sub Kegiatan sebagai
pengungkit Fasilitasi Festival Budaya daerah (Karya Tari, Lagu
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xlvii
III-34

Daerah, Kesenian Pesisir Utara, Kesenian Kawasan Selatan)


Fasilitasi

Pergelaran

Seni

Pertunjukan

(Tayub,

Wayang,

Penampilan Kesenian Dalam Rangka Hari Jadi Prov, Kab/kota,


Parade Seni Teater, Musik Gamelan, Band), Pengembangan
Perfilman

(pembuatan

film

dokumenter

kebudayaan

dan

pariwisata, workshop perfilman).


Sedangkan Rata-rata Persentase Capaian Sasaran strategis
Meningkatnya Jumlah pengunjung Pagelaran Seni dan
Budaya di Taman Budaya Surabaya dan Taman Krida Budaya
Malang mendapatkan predikat SANGAT BAIK. sebesar
300,64%;

Adapun Program dan Kegiatan yang mendukung


Sasaran

Stategis

dengan

Indikator

Kinerja

Capaian
Persentase

peningkatan jumlah pengunjung pagelaran dan Persentase


peningkatan jumlah pagelaran dicapai melalui pelaksanaan
program utama yaitu : Program Pengembangan Nilai Budaya dan
Program Pengelolaan Keragaman Budaya. Pencapaian Program
tersebut pada tahun 2013, dicapai melalui program-program
sebagai berikut :
1. Program Pengembangan Nilai Budaya
a) Tujuan Program memperkuat identitas daerah sebagai
bagian jati diri bangsa dan memantapkan budaya daerah.
b) Sasaran Program memperkokoh ketahanan budaya
daerah sehingga mampu menangkal penetrasi budaya
asing yang bernilai negatif, dan memfasilitasi proses
adopsi dan adaptasi budaya asing yang bernilai positif
dan produktif.
c) Kegiatan pokok yang dilaksanakan dititikberatkan pada
kegiatan di tahun 2013 sebagai berikut : Pemberian
dukungan, penghargaan dan kerja sama di bidang
budaya dalam bentuk pelaksanaan Sosialisasi Nilai
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xlviii
III-35

Budaya yang diikuti 80 orang peserta;

Pemberian

Penghargaan kepada 10 orang dan Tali Asih kepada 500


orang seniman dan budayawan;
2. Program Pengelolaan Keragaman Budaya
a) Tujuan Program meningkatkan apresiasi dan cinta tanah
air;
b) Sasaran Program meningkatkan apresiasi dan kecintaan
masyarakat terhadap budaya dan produk dalam negeri
yang bersifat kasat mata (tangible) maupun tidak kasat
mata (intangible).
c) Kegiatan pokok yang dilaksanakan dititikberatkan pada
kegiatan di tahun 2013 sebagai berikut :
-

Pengembangan kesenian dan kebudayaan daerah


dalam bentuk kegiatan Festival Karya Tari di peroleh
juara 7 kategori, Ikut serta dalam Parade Tari
Nusantara dengan hasil perolehan penghargaan
penata musik terbaik, penyaji unggulan non rangking,
penata musik unggulan non rangking, penata rias dan
busana non ranking; Pesona Budaya Jatim, Road
Show pengiriman atraksi kesenian gelar seni

dalam

dan luar provinsi serta event-event tertentu;


-

Fasilitasi perkembangan keragaman budaya daerah


meliputi kegiatan di Taman Budaya dan Taman Krida
Budaya Malang dengan hasil capaian pengunjung
pagelaran di tahun 2013 sebanyak 25.200 orang atau
154,90% dari target 168.269 orang pengunjung
pagelaran.

3.2.2. Tujuan Meningkatkan Kualitas Perlindungan, Pengembangan


dan Pemanfaatan Warisan Budaya dengan 3 (tiga) indikator
kinerja tujuan yaitu :
1) Persentase Benda Sejarah Museum Mpu Tantular yang
diKonservasi dan diPreparasi,tahun 2013 capaian sebesar
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xlix
III-36

84,54% dari target 2,00% realisasi 1,70%, target 245 buah


realisasi 245 buah atau 102,08%. Preparasi dan konservasi
benda sejarah Museum Mpu Tantular ada 10 Jenis (Geologi,
Biologi, Etnografika (Topeng, wayang, kain), Arkeologika,
Historika, Nomismatika (uang logam), Filologika (Naskah di
tulis

di

kain

dan

lontar)

Seni

rupa,

Tehnologika,

Keramiologika). Sedangkan dari sepuluh jenis tersebut 2


(dua) jenis saja yaitu Etnografika dan Filologika yang lebih
sering dilakukan konservasi dan preparasi

dikarenakan

benda sejarah tersebut lebih membutuhkan perawatan


secara spesifik dan kontinyu.
Capaian Kinerja Tujuan :
a. Tahun 2009 capaian sebesar 76,5,00% dari target
peningkatan setiap tahunnya sebesar 2% realisasi 1,53%,
benda sejarah museum Mpu Tantular yang di konservasi
dan preparasi

yang dihitung dari realisasi konservasi dan

preparasi 230 buah dibanding dengan Koleksi benda


sejarah Museum Mpu Tantular 15.019 buah;
b. Tahun 2010 capaian sebesar 80,00%

dari target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 2% realisasi 1,60%,


benda sejarah museum Mpu Tantular yang di konservasi
dan preparasi

yang dihitung dari realisasi konservasi dan

preparasi 240 buah dibanding dengan Koleksi benda


sejarah Museum Mpu Tantular 15.028 buah;
c. Tahun

2011

capaian

sebesar

81,50%

dari

target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 2% realisasi 1,66%,


benda sejarah museum Mpu Tantular yang di konservasi
dan preparasi

yang dihitung dari realisasi konservasi dan

preparasi 245 buah dibanding dengan Koleksi benda


sejarah Museum Mpu Tantular 15.051 buah;
d. Tahun

2012

capaian

sebesar

85,00%

dari

target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 2% realisasi 1,70%


benda sejarah museum Mpu Tantular yang di konservasi
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

l
III-37

dan preparasi

yang dihitung dari realisasi konservasi dan

preparasi 250 buah dibanding dengan Koleksi benda


sejarah Museum Mpu Tantular 15.074 buah;
e. Tahun 2013 capaian sebesar 84,54%, benda sejarah
museum Mpu Tantular yang di konservasi dan preparasi
1,70% dari target 2% yang dihitung dari
konservasi dan preparasi

realisasi

255 buah dibanding dengan

Koleksi benda sejarah Museum Mpu Tantular 15.081 buah;


2) Persentase

Penemuan

Benda

Cagar

Budaya

yang

ditindaklanjuti di tahun 2013 tercapai 100,00% dari target 2


buah laporan penemuan 2 buah
Capaian Kinerja Tujuan :
- Tahun 2009 capaian sebesar 100,00% sebesar 2 laporan
penemuan dari target 2 laporan penemuan,
- Tahun 2010 capaian sebesar 100,00% sebesar 2 laporan
penemuan dari target 2 laporan penemuan,
- Tahun 2011 capaian sebesar 100,00% sebesar 2 laporan
penemuan dari target 2 laporan penemuan,
- Tahun 2012 capaian sebesar 100,00% sebesar 2 laporan
penemuan dari target 2 laporan penemuan,
- Tahun 2013 capaian sebesar 100,00% sebesar 2 laporan
penemuan dari target 2 laporan penemuan;
3) Persentase Peningkatan Pengunjung Museum Mpu Tantular,
Situs di tahun 2013 tercapai 124,08% pengunjung museum
Mpu Tantular dan Situs sebanyak 67.929 orang dari target
54.744 orang.
Capaian Kinerja Tujuan :
-

Tahun 2009 capaian sebesar

0,00%, peningkatan

pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs dari target


22.000 orang sebanyak 22.317 orang.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

li
III-38

Tahun 2010 capaian sebesar

153,30%, peningkatan

pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs 81,35% dari


target 20% perolehan hitungan pengunjung dari target
26.400 orang realisasi 40.471 orang.
-

Tahun 2011 capaian sebesar

174,14%, peningkatan

pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs 36,31% dari


target 20% perolehan hitungan pengunjung dari target
31.680 orang sebanyak 55.166 orang.
-

Tahun 2012 capaian sebesar 114,35%, peningkatan


pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs 22,87% dari
target 20%dari target 38.016 orang realisasi 67.875 orang;

Tahun 2013 capaian sebesar 346,70%, peningkatan


pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs 69,34% dari
target 20%, perolehan hitungan pengunjung dari target
45.619 orang realisasi 114.787 orang.

TUJUAN 2
Meningkatkan Kualitas Perlindungan,
Pengembangan dan Pemanfaatan
Warisan Budaya

SASARAN 1
Meningkatnya Pelestarian
BCB/Situs dan Museum

SASARAN STRATEGIS

Meningkatkan Pelestarian BCB/Situs dan Museum


parameter untuk mengetahui keberhasilan capaian ini dapat
diukur melalui

indikator

Persentase Konservasi dan

Preparasi Benda Sejarah Museum Mpu Tantular, Persentase


Penemuan Benda Cagar Budaya, Persentase

Peningkatan

Pengunjung Museum Mpu Tantular, Situs :

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lii
III-39

TABEL 3.3
Persentase Capaian Indikator Kinerja Tujuan 2 Sasaran Strategis
INDIKATOR KINERJA
Persentase Konservasi
dan Preparasi Benda
Sejrah Museum Mpu
Tantular
Persentase Penemuan
Benda Cagar Budaya
yang ditindaklanjuti
Persentase
Peningkatan
Pengunjung Museum
Mpu Tantular, Situs

REALISASI

CAPAIAN

TARGET
Th. 2013

2009

2010

2011

2012

2013

2%

1,53%

1,60%

1,63%

1,66%

1,7%0

84,54%

100,00%

100,00
%

100,00
%

100,00
%

100,00
%

100,00
%

100,00 %

20,00%

0,00

81,35%

36,31%

22,87% 69,34%

346,70%

Rata Rata Persentase Capaian Sasaran

(%)

177,08

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. jatim

Analisa capaian indikator


Prosentase Konservasi dan Preparasi Benda Sejarah Museum Mpu
Tantular

Indikator Kinerja : Persentase Konservasi dan Preparasi Benda


Sejarah Museum Mpu Tantular dari tahun 2010-2013 sebagai
berikut :
a. Tahun

2009

capaian

sebesar

76,5,00%

dari

target

peningkatan setiap tahunnya sebesar 2% realisasi 1,53%,


benda sejarah museum Mpu Tantular yang di konservasi dan
preparasi

yang dihitung dari realisasi konservasi dan

preparasi 230 buah dibanding dengan Koleksi benda sejarah


Museum Mpu Tantular 15.019 buah;
b. Tahun 2010 capaian sebesar 80,00% dari target peningkatan
setiap tahunnya sebesar 2% realisasi 1,60%, benda sejarah
museum Mpu Tantular yang di konservasi dan preparasi
yang dihitung dari realisasi konservasi dan preparasi 240
buah dibanding dengan Koleksi benda sejarah Museum Mpu
Tantular 15.028 buah;
c. Tahun 2011 capaian sebesar 81,50% dari target peningkatan
setiap tahunnya sebesar 2% realisasi 1,66%, benda sejarah
museum Mpu Tantular yang di konservasi dan preparasi
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

liii
III-40

yang dihitung dari realisasi konservasi dan preparasi 245


buah dibanding dengan Koleksi benda sejarah Museum Mpu
Tantular 15.051 buah;
d. Tahun 2012 capaian sebesar 85,00% dari target peningkatan
setiap tahunnya sebesar 2% realisasi 1,70% benda sejarah
museum Mpu Tantular yang di konservasi dan preparasi
yang dihitung dari realisasi konservasi dan preparasi 250
buah dibanding dengan Koleksi benda sejarah Museum Mpu
Tantular 15.074 buah;
e. Tahun 2013 capaian sebesar 84,54%, benda sejarah museum
Mpu Tantular yang di konservasi dan preparasi

1,70% dari

target 2% yang dihitung dari realisasi konservasi dan


preparasi 255 buah dibanding dengan Koleksi benda sejarah
Museum Mpu Tantular 15.081 buah;
Guna mendukung pemeliharaan Benda Cagar Budaya (BCB)
Tahun 2013 di Museum Mpu Tantular maka Upaya-upaya
konservasi dan preparasi Benda Sejrah Museum Mpu Tantular
dapat dilihat dari hasil pengukuran terhadap

Indikator Kinerja

Sasaran tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan,

Analisa capaian indikator


Persentase Penemuan Benda Cagar Budaya yang
ditindaklanjutin
Indikator Kinerja Persentase Penemuan Benda Cagar Budaya
yang di tindaklanjuti dari tahun 2009-2013 sebagai berikut :
1.

Tahun 2009 capaian sebesar 100% dari target 100,00%


realisasi 100,00%, penemuan Benda Cagar Budaya yang
ditindaklanjuti ditargetkan 2 buah realisasi 2 buah atau
100,00%;

2.

Tahun 2010 capaian sebesar 100% dari target 100,00%


realisasi 100% %, penemuan Benda Cagar Budaya yang

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

liv
III-41

ditindaklanjuti ditargetkan 2 buah

realisasi 2 buah atau

100,00%;
3.

Tahun 2011 capaian sebesar 100% dari target 100,00%


realisasi 100%, penemuan Benda Cagar Budaya yang
ditindaklanjuti ditargetkan 2 buah

realisasi 2 buah atau

100,00%;
4.

Tahun 2012 capaian sebesar 100% dari target 100,00%


realisasi 100%, penemuan Benda Cagar Budaya yang
ditindaklanjuti ditargetkan 2 buah

realisasi 2 buah atau

100,00%;
5.

Tahun 2013 capaian sebesar 100% dari target 100,00%


realisasi 100%, penemuan Benda Cagar Budaya yang
ditindaklanjuti ditargetkan 2 buah

realisasi 2 buah atau

100,00%;

Analisa capaian indikator :


Persentase

Peningkatan

Pengunjung

Museum

Mpu

Tantular, Situs

Indikator Kinerja Persentase Peningkatan Pengunjung Museum


Mpu Tantular, Situs dari tahun 2009-2013 sebagai berikut :
a. Tahun

2009

pengunjung

capaian

sebesar

0,00%,

peningkatan

Museum Mpu Tantular dan Situs dari target

22.000 orang sebanyak 22.317 orang.


b. Tahun 2010 capaian sebesar

153,30%, peningkatan

pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs 81,35% dari


target 20% perolehan hitungan pengunjung dari target 26.400
orang realisasi 40.471 orang.
c.

Tahun 2011 capaian sebesar

174,14%, peningkatan

pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs 36,31% dari


target 20% perolehan hitungan pengunjung dari target 31.680
orang sebanyak 55.166 orang.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lv
III-42

d. Tahun

2012

capaian

sebesar

114,35%,

peningkatan

pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs 22,87% dari


target 20%dari target 38.016 orang realisasi 67.875 orang;
e. Tahun

2013

capaian

sebesar

346,70%,

peningkatan

pengunjung Museum Mpu Tantular dan Situs 69,34% dari


target 20%, perolehan hitungan pengunjung dari target
45.619 orang realisasi 114.787 orang.

Sedangkan Rata-rata Persentase Capaian Sasaran strategis


Meningkatnya

Pelestarian

BCB/Situs

dan

Museum

mendapatkan predikat Sangat Baik. sebesar 177,08%;

Program dan Kegiatan yang mendukung Program Pengelolan


Kekayaan

Budaya

dan

Program

Pengelolaan

Keragaman

Budaya, terinci sebagai berikut :


Program Pengelolaan Kekayaan Budaya terdiri dari kegiatan
sebagai berikut :
1) Fasilitasi

Partisipasi

Masyarakat

Dalam

Pengelolaan

Pelestarian

Peninggalan

Kekayan Budaya;
2) Pengelolaan

Pengembangan

Sejarah Purbakala Museum dan Peninggalan Bawah Air


hasil kegiatan terlaksananya pameran regional

koleksi

museum dengan pengunjung di kab. Ngawi (2.362 orang),


Kab. Lumajang (6.676 orang), Kab. Pacitan )2.151 orang),
Kab. Sampang (1.767 orang), dalam rangka MTF (4.474
orang), Kab. Blitar (+ 2.500 orang), di Bandung (6.000
orang), di Makodam Brawijaya Surabaya (+ 5.000 orang),
Kab. Trenggalek 450 orang), Kota Malang (683 orang),
Semarang (400 orang), Pameran Jatim Fair Surabaya
(1.265 orang), Alun-alun Kab. Pacitan (+ 500 orang),
Pameran tematik di Museum Mpu Tantular (750 orang);
Restorasi dan Perawatan Koleksi (200 koleksi), koleksi
organik (logam, batu dan tanah liat); Festival Tantular,
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lvi
III-43

Pergelaran koleksi museum (+ 6.400 orang pengunjung),


Seminar permuseuman ( 100 orang peserta),Lokakarya
keris (100 orang), Seminar : Bedah Naskah Kuno (100
rang), Perkembangan Gerabah dan Keramik (100 orang);
Peragaan Koleksi oleh siswa di : Kab Ngawi

(100 orang

), Kab Lumajang membatik (50 orang), Pacitan (70 orang),


Museum Mpu Tantular (70 orang);
3) Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pemahaman
Nilai Sejarah dan Wawasan Kebangsaan hasil capaian
kinerja terpilihnya Karya Tulis 15 Siswa dan 5 Guru yang
berhak mewakili Jatim dalam Kegiatan Lawatan Sejarah
Tingkat Regional dan mendapatkan juara dalam lawatan
sejarah nasional meraih 4 juara Terbaik I, II, III dan
Harapan III, Jelajah Museum diikuti siswa (76 orang),
Viasualisasi

Fragmen

bentyuk visual)

(dokumen

kesejarahan

dalam

ditetapkannya 5 pemenang, Apresiasi

Permuseuman 2 kali (120 orang peserta);


4) Sarasehan dan Dialog Kesejarahan hasil capaian kinerja
ditanamkannya

nilai-nilai

kemanusiaan

dan

nilai-nilai

budaya bangsa Indonesia khusunya pada generasi muda


(85 orang), pemahaman dan kesadaran masyarakat akan
pentingnya keberadaan cagar budaya (80 orang);
5) Pembinaan

Juru

Pelihara

Situs

dan

Benda-Benda

Purbakala hasil capaian kinerja Pembinaan Jupel 2 kali


(120 orang), Honor tenaga ahli cagar budaya 7 orang
selama 6 bulan; Honor Juepel Cagar Budaya 242 orang
selama 1 tahun;
6) Pameran

Kepurbakalaan

hasil

capaian

kinerja

terlaksananya pameran koleksi museum se-Jatim 2 kali;


7) Pendataan/Inventarisasi,

Dokumentasi

Kesejarahan

Museum dan Kepurbakalaan hasil capaian kinerja


tersedianya buku Monumen Sejarah Jawa Timur (Cetakan

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lvii
III-44

ke II Tahun 2012/Edisi Revisi) berisi sejarah 69 monumen


dari 17 Kab/Kota di Jawa Timur sebanyak 1.500 exp;
Program Pengelolaan Kekayaan Budaya
a. Tujuan Program

meningkatkan apresiasi masyarakat

terhadap kekayaan budaya dan meningkatkan sistem


pengelolaannya..
b. Sasaran

Program meningkatkan apresiasi

kekayaan

budaya dan pengelolaannya agar kekayaan budaya baik


yang bersifat tangible maupun intangible sebagai sarana
edukasi, rekreasi dan pengembangan kebudayaan dapat
berfungsi optimal.
c. Kegiatan pokok yang dilaksanakan dititik beratkan pada
kegiatan di tahun 2013 sebagai berikut :
1) Fasilitasi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan
kekayaan

budaya

hasil

capaian

meningkatnya

pemahaman masyarakat, generasi muda dan juru


pelihara Benda Cagar Budaya dan Benda Sejarah
(Jupel BCB), terpenuhinya kebutuhan Jupel BCB
tahun 2013 sebanyak 242 atau 100,00% dari target.
2) Terpenuhinya target capaian penemuan benda cagar
budaya yang ditindaklanjuti sebanyak 2 buah atau
100,00% dari target

2 buah benda cagar budaya

yang ditemukan dan ditetapkan di tahun 2013;.


3) Pengelolaan

dan

peninggalan

sejarah

peninggalan

bawah

pengembangan
purbakala,
air

dengan

pelestarian

museum
hasil

dan

capaian

meningkatnya pengunjung Museum Mpu Tantular dan


Situs di Jawa Timur tahun 2013 sebanyak 114.787
orang pengunjung atau 131,40% dari target 87.384
orang pengunjung.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lviii
III-45

Program Pengelolaan Keragaman Budaya


a. Tujuan Program meningkatkan apresiasi dan cinta tanah
air;
b. Sasaran Program meningkatkan apresiasi dan kecintaan
masyarakat terhadap budaya dan produk dalam negeri
yang bersifat kasat mata (tangible) maupun tidak kasat
mata (intangible).
c. Kegiatan pokok yang dilaksanakan dititik beratkan pada
kegiatan di tahun 2013 sebagai berikut :
1) Fasilitasi penyelenggaraan festival budaya daerah
dengan

hasil

capaian

terfasilitasinya

penyelenggaraan festival daerah sebanyak 4 kali


hasil

capaian

kinerja

terlaksananya

(Festival

Kesenian Pesisir Utara diikuti oleh 14 Kab/Kota;


Festival Karya Tari terpilihnya 3 (tiga) Penata Tari
Non Ranking, Penata Musik Non Ranking, Penata Rias
& Busana Non Ranking, Penulis Naskah Terbaik Non
Ranking serta 10 (sepuluh) Penyaji Terbaik, Penyaji
Unggulan dan 11 (sebelas) Penyaji Harapan; Festival
Lagu Daerah terpilihnya

10 (sepuluh) Penyaji

Terbaik, Penyaji Unggulan dan 10 (sepuluh) 4 Penyaji


Harapan,3 pencipta lagu terbaik, 3 penata musik
terbaik,

3 Vokalis terbaik;

Festival

Kesenian

Kawasan Selatan diikuti 8 Kab/Kota terdiri dari Kab.


Blitar,

Jember,

Trenggalek,

Lumajang,

Pengembangan
Pasuruan,

Banyuwangi,

Kab.

Perfilman

Malang
di

Probolinggo,

Tulungagung,
dan

Pacitan),

kab/kota

Kota

Batu,

(Kab
Kab.

Banyuwangi), Workshop perfilman 2 kali (150 orang


peserta);

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lix
III-46

3.2.3. Tujuan

Mengembangkan

memberikan

kepariwisataan

kontribusi

yang

yang

signifikan

mampu
terhadap

perekonomian Jawa Timur dan kesejahteraan masyarakat


Mengembangkan kepariwisataan yang mampu memberikan
kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Jawa Timur
dan kesejahteraan masyarakat dijabarkan kedalam 1 (satu)
Indikator Kinerja Tujuan yaitu : Kontribusi sektor pariwisata
terhadap PDRB Jatim. Penjabaran sebagai berikut :
1) Kontribusi PDRB bidang pariwisata di tahun 2013 sebesar
7,76% perolehan PDRB ADHB bidang pariwisata sebesar
Rp.

88,160

trilyun

terhadap

PDRB

Jatim

sebesar

Rp. 1.136,33 trilyun. Capaiannya sebesar 129,33% dari target


konstribusi 6% setiap tahunnya.
Capaian Kinerja Tujuan :
a) Tahun 2009 capaian

sebesar 7,16% perolehan PDRB

ADHB bidang pariwisata sebesar

Rp. 49,148 trilyun

terhadap PDRB Jatim sebesar Rp. 686.747 trilyun,


b) Tahun 2010 capaian sebesar 7,32% perolehan PDRB
ADHB bidang pariwisata sebesar

Rp. 57,015 trilyun

terhadap PDRB Jatim sebesar Rp. 778.565 trilyun,


c) Tahun 2011 capaian

sebesar 7,52% perolehan PDRB

ADHB bidang pariwisata sebesar

Rp. 66,521 trilyun

terhadap PDRB Jatim sebesar Rp. 884.143 trilyun,


d) Tahun 2012 capaian

sebesar 7,55% perolehan PDRB

ADHB bidang pariwisata sebesar

Rp. 75.609 trilyun

terhadap PDRB Jatim sebesar Rp. 1.001,72 trilyun,


e) Tahun 2013 capaian sebesar

7,76% perolehan PDRB

ADHB bidang pariwisata sebesar Rp. 88.161 trilyun


terhadap PDRB Jatim sebesar Rp. 1.136,33 trilyun.

Provinsi Jawa Timur di tahun 2013 dari Sektor Pariwisata dari


kunjungan wisatawan mancanegara yang menggunakan jasa usaha

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

III-47lx

hotel, restoran, hiburan umum dan 1/3 (sepertiga) angkutan wisata


memberikan dukungan perolehan Devisa sebesar US$ 221,81 juta,
lebih terinci perkembangan perolehan devisa Provinsi Jawa Timur yang
diperoleh dari Sektor Pariwisata dari tahun 2009-2013 dapat dilihat pada
tabel berikut :
Tabel 3.4
Perolehan Devisa Sektor Pariwisata Tahun 2009-2013

No. Uraian

Devisa

Pertumbuhan

Tahun Perolehan

Satuan

Juta US$

2009

2010

2011

2012

2013

161,39

164,98

212,90

176,06

221,81

2,23

29,05

-17,30

25,98

TUJUAN 3
Mengembangkan kepariwisataan yang
mampu memberikan kontribusi yang signifikan
terhadap perekonomian Jawa Timur dan
kesejahteraan masyarakat

SASARAN STRATEGIS 1
Meningkatnya Kunjungan
Wisatawan

SASARAN STRATEGIS 1
Meningkatnya Kunjungan Wisatawan
parameter untuk mengetahui keberhasilan capaian ini diukur
dengan indikator

Persentase peningkatan kunjungan

wisatawan mancanegara, Persentase kunjungan wisatawan


nusantara, Persentase Lama Tinggal Wisatawan Nusantara
Persentase
Persentase
mancanegara,

Lama

Tinggal

peningkatan
Persentase

Wisatawan
pengeluaran
peningkatan

mancanegara,
wisatawan
pengeluaran

wisatawan nusantara;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxi
III-48

TABEL 3.5
Perentase Capaian Indikator Kinerja Tujuan 3
Sasaran Strategis 1
REALISASI

TARGET
INDIKATOR KINERJA

2012

2013

CAPAIAN
%

2,56%

20,34%

11,47%

191,17 %

8,49%

8,55%

21,17%

19,44%

299,08%

0,00

0,41%

1,43%

-0,60%

1,21%

60,50%

1%

1,00%

1,50%

1,90%

1,90%

1,46%

146,00%

5%

12,22%

0,90%

24,05%

-30,86%

13,94%

278,80%

20%

0,00

0,00

23,49%

59,27%

-20,06%

-100,30%

2009

2010

2011

6%

0,73%

0,90%

6,5%

27,98

2%

Th. 2013

Persentase
peningkatan
Kunjungan
Wisatawan
Mancanegara
Persentase
peningkatan
Kunjungan
Wisatawan
Nusantara
Persentase
peningkatan
Lama Tinggal Wisatawan
Mancanegara
Persentase
peningkatan
Lama Tinggal Wisatawan
Nusantara
Persentase
peningkatan
Pengeluaran Wisatawan
Mancanegara
Persentase
peningkatan
Pengeluaran Wisatawan
Nusantara

Rata Rata Persentase Capaian Sasaran

145,88%

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. jatim

Analisa capaian indikator


Persentase Peningkatan Kunjungan Wisatawan

Mancanegara
Capaian Indikator Persentase peningkatan

Kunjungan

wisatawan mancanegara ke Jatim dari tahun 2009-2013 sebagai


berikut :
1. Tahun 2009 capaian sebesar 12,17% dari target 6% realisasi
0,73%,

jumlah

kunjungan wisatawan mancanegara

ditargetkan 216.768 orang realisasi 216.768 orang

atau

100,00%;
2. Tahun 2010 capaian sebesar 15,00% dari target 6% realisasi
0,90%,

jumlah

kunjungan

wisatawan

mancanegara

ditargetkan 229.774 orang realisasi 218.709 atau 95,18%,


3. Tahun 2011 capaian sebesar 42,67% dari target 6% realisasi
2,56%,

jumlah

kunjungan

wisatawan

mancanegara

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxii
III-49

ditargetkan 243.561

orang realisasi 224.317

orang atau

92,10%;
4. Tahun 2012 capaian sebesar 339,00% dari target 6%
realisasi 20,34% capaian,

jumlah

kunjungan wisatawan

mancanegara ditargetkan 258.174 realisasi 269.943 orang


atau 104,56%;
5. Tahun 2013 capaian sebesar 191,17% dari target 6%
realisasi

11,47%,

Jumlah

kunjungan

wisatawan

mancanegara dirtargetkan 273.665 orang realisasi 300.909


orang atau 109,96%;

Analisa capaian indikator


Persentase Peningkatan Kunjungan Wisatawan
Nusantara
Capaian indikator kinerja persentase

peningkatan kunjungan

wisatawan nusantara tahun 2009-2013 sebagai berikut :


1. Tahun 2009 capaian sebesar 430,46% dari target 6,5%
realisasi 27,98%, Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan
nusantara ditargetkan 23.179.713 orang realisasi 23.179.713
orang

atau 100,00%;

2. Tahun 2010 capaian sebesar 130,62% dari target 6,5%


realisasi 8,49%, Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan
nusantara ditargetkan 24.686.394 orang realisasi 25.148.283
atau 101,87%;
3. Tahun 2011 capaian sebesar 131,54% dari target 6,5%
realisasi 8,55%, Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan
nusantara

ditargetkan

26.2912.010

orang

realisasi

27.297.828 orang capaiaan target 103,83%;


4. Tahun 2012 capaian sebesar 325,69% dari target 6,5%
realisasi 21,17%, Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan
nusantara ditargetkan 27.999.926 orang realisasi 33.224.659
orang atau 118,66%;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxiii
III-50

5. Tahun 2013 capaian sebesar 299,08% dari target 6,5%


realisasi 19,44%, Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan
nusantara ditargetkan 29.819.921 orang realisasi 39.682.337
orang atau 133,07%;
Analisa capaian indikator
Persentase Peningkatan
Mancanegara

Capaian indikator

Lama

persentase

Tinggal

peningkatan

Wisatawan

lama tinggal

wisatawan mancanegara dari tahun 2009-2013 sebagai berikut :


1. Tahun 2010 capaian sebesar 20,50% dari target 2% realisasi
0,41%, lama tinggal wisatawan mancanegara ditargetkan
4,22 hari realisasi 4,90 hari atau 116,11 %;
2. Tahun 2011 capaian sebesar 71,50% dari target 2% realisasi
1,43%, lama tinggal wisatawan mancanegara ditargetkan
4,31 hari realisasi 4,97 hari atau 115,31%;
3. Tahun 2012 capaian sebesar -30,00% dari target 2% realisasi
-0,60%, lama tinggal wisatawan mancanegara ditargetkan
4,39 hari realisasi 4,94 atau 112,44%;
4. Tahun 2013 capaian sebesar 60,50% dari target 2% realisasi
1,21%, lama tinggal wisatawan mancanegara ditargetkan
4,48 hari realisasi 5,00 hari atau 111.58%;
Analisa capaian indikator :
Persentase
Nusantara

Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan

Capaian indikator

persentase

Lama tinggal wisatawan

nusantara dari tahun 2009-2013 sebagai berikut :


1. Tahun 2009 capaian sebesar 100,00% dari target 1%
realisasi

1,00%,

lama

tinggal

wisatawan

nusantara

ditargetkan 1,05 hari realisasi 1,00 hari atau 95,24%;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxiv
III-51

2. Tahun 2010 capaian sebesar 150,00% dari target 1%


realisasi

1,50%,

lama

tinggal

wisatawan

nusantara

ditargetkan 1,06 hari realisasi 1,50 hari atau 141,51%;


3. Tahun 2011 capaian sebesar 190,00% dari target 1%
realisasi

1,90%,

lama

tinggal

wisatawan

nusantara

ditargetkan 1,07 hari realisasi 1,9 hari atau 177,57%;


4. Tahun 2012 capaian sebesar 190,00% dari target 1%
realisasi

1,90%,

ditargetkan 1,08

lama

tinggal

hari realisasi

wisatawan

nusantara

1,90 hari capaian target

175,93%;

5. Tahun 2013 capaian sebesar 146,00% dari target 1%


realisasi 1,46% capaian 113,76%, lama tinggal wisatawan
nusantara

ditargetkan 1,09 hari realisasi 1,46 hari atau

133,94%;
Analisa capaian indikator
Persentase
Mancanegara

peningkatan Pengeluaran

Capaian indikator persentase

Wisatawan

Peningkatan Pengeluaran

Wisatawan Mancanegara dari tahun 2009-2013 sebagai berikut :


1. Tahun 2009 capaian sebesar 244,40% dari target 5%
realisasi 12,22% capaian 244,40%,

pengeluaran wisatawan

mancanegara ditargetkan US$ 136,36 realisasi

US$ 152,57

atau 111,89%;
2. Tahun 2010 capaian sebesar 18,00% dari target 5% realisasi
0,90%,

pengeluaran wisatawan mancanegara ditargetkan

US$ 143,18 realisasi

US$ 153,95 atau 107,52%;

3. Tahun 2011 capaian sebesar 481,00% dari target 5%


realisasi

24,05%,

peningkatan

pengeluaran

wisatawan

mancanegara ditargetkan US$ 150,34 realisasi US$ 190, 97


atau 127,03%;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxv
III-52

4. Tahun 2012 capaian sebesar -617,2%dari target 5% realisasi


-30,86%, pengeluaran wisatawan mancanegara ditargetkan
US$ 157,86 US$ 132,03 atau 83,64 persen,
5. Tahun 2013 capaian sebesar 278,80%dari target 5% realisasi
13,94%,

pengeluaran wisatawan mancanegara ditargetkan

US$ 165,75 realisasi US$ 150,43 atau 90,76%;

Analisa capaian indikator sasaran startegis 6 (enam) adalah


sebagai berikut :
Persentase
Nusantara

Capaian

Peningkatan Pengeluaran

Indikator

Persentase

Peningkatan

Wisatawan

Pengeluaran

Wisatawan Nusantara dari tahun 2009-2013 sebagai berikut :


1. Tahun 2010 capaian sebesar 0,00% dari target 20% realisasi
0,00%,

pengeluaran

wisatawan

nusantara

ditargetkan

Rp. 138.598 realisasi Rp. 138.598 atau 100,00 persen;


2. Tahun 2011 capaian sebesar 117,45% dari target 20%
realisasi

23,49%,

ditargetkan

pengeluaran

Rp. 166.318 realisasi

wisatawan

nusantara

Rp. 171.160 atau 102,92

persen;
3. Tahun 2012 capaian sebesar 296,35% dari target 20%
realisasi

59,27%,

pengeluaran

wisatawan

nusantara

ditargetkan Rp. 169.644 realisasi Rp 272.602 atau 156,11%;


4. Target tahun 2013 capaian sebesar -100,30% dari target 20%
realisasi

-20,06%

pengeluaran

wisatawan

nusantara

ditargetkan Rp. 173.037 realisasi Rp. 217.907 atau 124,16%;

Sedangkan Rata-rata Persentase Capaian Sasaran strategis 1


Meningkatnya Jumlah
Kunjungan Wisatawan mendapatkan
predikat Sangat Baik. sebesar 145,88%;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxvi
III-53

Sebagai pembanding kunjungan wisatawan di provinsi

lain yang

berada di Pulau Jawa, Provinsi Jawa Timur untuk data kunjungan


wisatawan mancanegara dalam urutan ke 3 (Tiga) setelah DKI
Jakarta,

sedangkan

untuk

kunjungan

wisatawan

nusantara

menempati urutan ke 1 (satu) teratas sebagaimana data

dalam

tabel berikut :
TABEL 3.6

Jumlah kunjungan Wisatawan Nusantara dan Mancanegara


di Pulau Jawa dan Bali Tahun 2012-2013
No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Provinsi

Tahun
2012
Wisnus

Tahun
2013
Wisnus

Bandara

Jawa Timur
Jawa Tengah
DI.Yogyakarta
Jawa Barat
Bali
DKI Jakarta

33.224.659
25.240.007
2.162.422
26.632.044
1.339.920
28.880.000

39.682.337
29.430.609
2.602.074
31.200.000

Juanda
Adi Sumarno
Adi Sucipto
H. Sastra Negara
Ngurah Rai
Sukarno-Hatta

TUJUAN 3
Mengembangkan kepariwisataan yang
mampu memberikan kontribusi yang signifikan
terhadap perekonomian Jawa Timur dan
kesejahteraan masyarakat

Tahun
2012
Wisman

Tahun
2013
Wisman

197.776
21.612
58.926
146.736
2.902.125
2.053.850

225.041
17.738
86.020
176.318
3.241.889
2.240.502

SASARAN STRATEGIS 2
Meningkatnya Tenaga Kerja
Bidang Pariwisata

SASARAN STRATEGIS 2
Meningkatnya Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
Parameter untuk mengetahui keberhasilan capaian ini
dengan indikator

diukur

Persentase Peningkatan Tenaga Kerja

Bidang Pariwisata dan Tenaga Kerja Bidang Pariwisata yang


Kompeten.

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxvii
III-54

TABEL 3.7
Persentase Indikator Kinerja Tujuan 3 Sasaran Strategis 2
INDIKATOR
KINERJA
Persentase
Peningkatan
Tenaga
Kerja
Bidang Pariwisata
Tenaga
Kerja
Bidang Pariwisata
yang Kompeten

REALISASI CAPAIAN

TARGET
Th. 2013

2009

2%

2010

2011

2012

2013

(%)

0,06%

4,25%

0,00%

2,01%

1,22%

60,52%

0,00

75 orang

50 orang

80 orang

50 orang

100,00%

50 orang

Rata Rata Persentase Capaian Sasaran

90,26

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. jatim

Analisa capaian indikator


Prosentase Peningkatan Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
Capaian Indikator

Persentase Peningkatan

Tenaga Kerja

Bidang Pariwisata dari tahun 2009-2013 sebagai berikut :


1. Tahun 2009 capaian sebesar 3% dari target 2% realisasi
0,06%, Peningkatan Jumlah Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
ditargetkan

153.000 orang

realisasi 180.672 orang atau

118,09 persen;
2. Tahun 2010 capaian sebesar 212,5% dari target 2% realisasi
4,25%, Peningkatan Jumlah Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
ditargetkan 156.060 orang tenaga kerja

realisasi

sebanyak

188.358 orang tenaga kerja capaiaan target 138,37 persen,


artinya persentase peningkatan pengeluaran wisatawan nusantara
tahun 2013 sebesar

4,25 persen dari tahun sebelumnya 2009

sebesar 180.672 orang;

3. Tahun 2011 capaian sebesar 0,00% dari target 2% realisasi


0,00%, Peningkatan Jumlah Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
ditargetkan 159.181 orang tenaga kerja realisasi sebanyak
188.358 orang atau 121,55%;
4. Tahun 2012 capaian sebesar 100,50% dari target 2% realisasi
2,01%, Peningkatan Jumlah Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
ditargetkan 162.365 orang realisasi

sebanyak 192.153 orang

atau 110,56 persen;


LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxviii
III-55

5. Tahun 2013 capaian sebesar 61,00% dari target 2% realisasi


1,22%, Peningkatan Jumlah Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
ditargetkan 165.612 orang realisasi sebanyak 194.497 orang
atau 109,63%;

Analisa capaian indikator


Prosentase Peningkatan Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
Indikator Kinerja Peningkatan Tenaga Kerja Bidang Pariwisata
dari tahun 2009-2013 sebagai berikut :

1. Tahun 2010 capaian sebesar 150,00% dari target 50 orang


realisasi 75 orang;
2. Tahun 2011 capaian sebesar 100,00% dari target 50 orang
realisasi 50 orang;
3. Tahun 2012 capaian sebesar 160,00% dari target 50 orang
realisasi 80 orang;
4. Tahun 2013 capaian sebesar 100,00% dari target 50 orang
realisasi 50 orang;

Sedangkan Rata-rata Persentase Capaian Sasaran strategis 2


Meningkatnya

Jumlah

Tenaga

Kerja

Bidang

Pariwisata

mendapatkan predikat Baik. sebesar 90,26%;

Adapun program kegiatan yang mendukung tujuan 3 (tiga)


Mengembangkan

kepariwisataan

yang

mampu

memberikan

kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Jawa Timur dan


kesejahteraan masyarakat dan
adalah :

mendukung sasaran strategis

Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata dan

Program Pengembangan Destinasi Pariwisata. Terinci sebagai


berikut :

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxix
III-56

a. Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata


1) Tujuan program

meningkatkan kunjungan wisatawan, baik

mancanegara maupun nusantara.


2) Sasaran dengan meningkatkan kunjungan wisatawan, baik
mancanegara, lama tinggal, pengeluaran dan tenaga kerja
yang terserap
peningkatan

secara alngsung

akan berdampak

pada

kinerja industri atau usaha pariwisata di Jawa

Timur
3) Kegiatan pokok yang dilaksanakan dititikberatkan, melalui :
a) Pengembangan Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri
Bidang Pariwisata hasil capaian kinerja terwujudnya
kerjasama pameran ITB Asia di Singapura;
b) Promosi Pariwisata Internasional hasil capaian kinerja
terlaksananya promosi pariwisata di luar negeri (Pameran
Mustermesse Basel (MUBA) Switzerland, Sales Mission Saudi
Arabia bertempat di Madinah, Mekkah, Jeddah; Sales Mission
Asean

(Malaysia,

Singapura,

Thailand);

ITB

Asia

di

Singapura;
c) Majapahit Travel Fair hasil capaian kinerja terlaksananya
Travel Exchange (Travex) yang diikuti buyer luar negeri 78
delegasi, seller 69; dengan pointment 1.143 antara buyer
dan seller; ;
d) Festival Makanan Khas Jawa Timur hasil capaian kinerja
terpilihnya 3 kejuaraan (I,II,III) dan Harapan I dan II;
e) Pemilihan dan Pemberdayaan Duta Wisata hasil capaian
kinerja terpilihnya 9 pasang duta wisata Jati 2013;
f) Peningkatan Sadar Wisata di Kalangan Masyartakat Baik
Sebagai Tuan Rumah maupun Sebagai Calon Wisatan hasil
capaian kinerja meningkatnya pemahaman masyarakat
dalam kelompok sadar wisata yang diikuti 280 orang peserta
dari kab/kota di Jatim; Saka Pandu Pramuka, Perolehan
kejuaraan lomba pokdarwis desa wisata mendapat juara I
tingkat Nasional di peroleh Ds. Wisata Semen Kab. Blitar ;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxx
III-57

g) Promosi dan Partisipasi pada Event Kebudayaan dan


Pariwisata

Dalam

Negeri

hasil

capaian

kinerja

terlaksannya promosi dalam negeri 11 kali (Innacraft,


Adiwastra, Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara, Direct
Promotion Jatim di Batam, Pekan Budaya di Kediri,
Pameran

Pelayanan

Publik,

Borobudur

International

Festival, Destinasi Wisata Expo, Jatim Fair, Tourism


Indonesia Mart & Rxpo (TIME), Fiesta Nusa Dua Bali;
h) Penyelenggaraan Fam Tour Wisata Pengenalan hasil
capaian kinerja terlaksananya peliputan oleh tour operator
dan media asing di Jatim sebanyak 6 kali (Vietnam, DAAI
TV, Chili, Bulgaria, Fam Trip Mexico, Swiss;
i) Penyediaan Bahan Promosi Pariwisata hasil capaian
kinerja tersedianya bahan promosi pariwisata Jatim 2013
sebanyak 21 macam bahan promosi;
j) Analisa Pasar Wisatawan Mancanegara dan Nusantara
hasil capaian kinerja rata-rata lama tinggal wisman di
Jatim (4,9 hari), rata-rata pengeluaran wisman di Jatim (US$
150,43 per org/hari);
k) Pembinaan dan Pengembangan TIC hasil capaian kinerja
terlaksannya penyebaran informasi di lokasi publik, Bandara
Juanda, TIC Bali, Kantor Dinas)
b. Program Pengembangan Destinasi Pariwisata
1) Tujuan Program meningkatkan pengelolaan destinasi wisata
dan aset-aset warisan budaya menjadi daya tarik wisata
2) Sasaran destinasi wisata dan aset-aset warisan budaya yang
dijadikan daya tarik wisata yang dikelola secara profesional,
kemitraan

swasta,

pemerintah,

dan

masyarakat,

serta

memperkuat jaringan kelembagaan, dan mendorong investasi


3) Kegiatan pokok yang dilaksanakan dititikberatkan,
a) Pemberdayaan PKL pada Usaha Pariwisata hasil capaian
kinerja terbinanya PKL Usaha Pariwisata 2 kali dengan
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxi
III-58

peserta

keseluruhan

100

orang

disekitar

destinasi

pariwisata ;
b) Pengembangan Paket-Paket Wisata Yang Kompetitif di
Masing-Masing Destinasi Pariwisata Daerah hasil capaian
kinerja terciptanya 20/16 paket wisata untuk mengenalkan
daerah tujuan wisata yang masih belum banyak dikunjungi
oleh wisatawan sehingga mempunyai nilai daya saing;
c) Pelatihan SDM Kebudayaan dan Kepariwisataan hasil
capian kinerja meningkatnya wawasan dan pengetahuan
peserta pelatihan 14 kali pelatihan diikuti 775 orang peserta;
d) Sosialisasi

Sertifikasi

Profesi

hasil

capian

kinerja

meningkatnya kualitas 50 orang peserta SDM Tenaga


Pengajar di sekolah SMK Pariwisata dan Perguruan Tinggi
Pariwisata;
e) Fasilitasi

Uji

Kompetensi

Sertifikasi

Profesi

Bidang

Pariwisata hasil capian kinerja ke 50 peserta dinyatakan


kompeten dengan kompetensi arung jeram/rafting;
f) Pemberdayaan Masyarakat / Pengelola Agrowisata hasil
capian kinerja meningkatnya kualitas 50 orang peserta
SDM pengelola/petani agro wisata serta kreativitas dalam
melakukan

diversifikasi

produk

pertanian

maupun

perkebunan;
g) Pemberdayaan Usaha Jasa Pariwisata hasil capian kinerja
terlaksananya pemberdayaan usaha pariwisata yang diikuti
150 orang peserta dalam bentuk lokakarya usaha konsultan
pariwisata, lokakarya Usaha MICE (Meeting, Incentive,
Convention and Exhibition), Lokakarya Usaha Impresariat;
h) Anugerah Wisata Nusantara Jawa Timur hasil capian
kinerja terpilihnya 18 nominasi serta 10 pemenang;
i) Fasilitasi Klasifikasi Usaha Akomodasi dan Restoran hasil
capian kinerja dalam bentuk Sosialisasi Green Hotel yang
diikuti 50 orang peserta dan Klasifikasi usaha Akomodasi &
Restoran 40 usaha;
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxii
III-59

j) Pengembangan Pengelolaan Usaaha Pariwisata

hasil

capian kinerja meningkatnya 150 orang peserta Bintek


Pengelolaan Usaha Pariwisata Bidang Wisata Alam dan
wisata buatan dan budaya peserta terdiri dari pengusahaan
DTW Alam di Jatim yang berwawasan lingkungan dan
berkelanjutan;
k) Fasilitasi Pengembangan Daya Tarik Wisata hasil capian
kinerja meningkatnya wawasan dan pengetahuan dalam
meningkatkan kualitas pengelolaan dalam bentuk kegiatan
Bintel Destination Management Organization (50 orang),
Bintek Angkutan Wisata (50 orang), Sosialisasi Starndarisasi
Usaha Pariwisata (75 orang), Lokakarya (Pengelola) DTW
(Gunung Bromo) (50 orang), Lokakarya Peran Serta BPW
terhadap Pengembangan DTW (50 orang), Gelar Wisata
Mancing (150 orang), Gelar Wisata Otomotif Roda 4 (150
orang), Gelar Wisata Majapahit Offroad Advanture (MOA)
(150 orang);
l) Pemberdayaan UKM dan Industri Kreatif Bidang Pariwisata
hasil

capian

kinerja

meningkatnya

mengelola usahanya yang


kualitas pengelolaan,

wawasan

dalam

berwawasan lingkungan dan

pelayanan serta mendorong tumbuh

kembang pengelola UKM pada 150 orang peserta

UKM dan

industri kreatif bidang pariwisata Jasa Boga (Catering),


Cinderamata Pariwisata (Kerajinan Batik)

3.4. Akuntabilitas Keuangan


3.3.1. Pengelolaan Keuangan Daerah
Sejak diterapkannya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999
tentang

Pemerintahan

Daerah

sebagaimana

telah

diubah

keduakalinya dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 dan


Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah sebagaimana
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxiii
III-60

telah diubah dengan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004,


dijelaskan bahwa hak, wewenang dan kewajiban daerah otonom
untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan
kepentingan masyarakat sesuai dengan peraturan perundangundangan.
Untuk mendukung pelaksanaan desentralisasi dan otonomi
tersebut, sesuai Pasal 156 ayat (1) Undang-undang Nomor 32
Tahun 2004 Kepala Daerah sebagai pemegang kekuasaan
pengelolaan

keuangan

daerah

diberikan

wewenang

untuk

mengelola keuangan daerah dan mewakili pemerintah daerah


dalam

kepemilikan

Berdasarkan

kekayaan

ketentuan

daerah

tersebut,

yang
untuk

dipisahkan.
menunjang

penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan


kepada masyarakat, diperlukan adanya sumber daya dan dana
yang cukup serta memadai diantaranya berasal dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dijabarkan dalam
bentuk program dan kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah
(SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Agar pengelolaan keuangan daerah dapat diselenggarakan
secara legal dan akuntabel, maka perencanaan, penyusunan,
pelaksanaan,

penatausahaan,

pelaporan

dan

pertanggung-

jawaban pelaksanaan APBD harus mengacu dan memperhatikan


Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan
Negara,

Undang-Undang

Nomor

Tahun

2004

tentang

Perbendaharaan Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun


2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007,
dan untuk mensinkronkan dengan ketentuan yang lebih tinggi
dengan

karakter

dan

kebutuhan

daerah

secara

teknis

pengelolaan keuangan daerah harus dituangkan dalam Pereturan


Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2007 tentang
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxiv
III-61

Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Jawa Timur (Lembaran


Daerah Tahun 2007

Nomor 1 Seri E), pengelolaan keuangan

daerah yang diatur dalam peraturan daerah ini

meliputi

kekuasaan pengelolaan keuangan daerah, asas umum

dan

struktur APBD, penyusunan rancangan APBD, pelaksanaan


APBD, perubahan APBD, pengelolaan kas, penatausahaan
keuangan

daerah,

pertanggungjawaban

akuntansi
pelaksanaan

keuangan
APBD,

daerah,

kerugian

daerah,

pengelolaan keuangan BUMD, pembinaan dan pengawasan


pengelolaan keuangan daerah serta sistem informasi keuangan
daerah.

3.3.2. Pendapatan Asli Daerah


Pendapatan

Asli

Daerah

dan Pariwisata Jawa Timur

(PAD)

Dinas

Kebudayaan

tahun 2013 yang berasal dari

penerimaan :
a. Restribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (Graha Wisata, UPT.
Taman Budaya Surabaya, UPT. Taman Krida Budaya Jatim,
Malang),
b. RetribusiTempat Penginapan/Pesanggrahan/Villa (Penginapan
Remaja 1 dan Penginapan Remaja 2),
c. Tempat Rekreasi dan Olah Raga (Museum Mpu Tantular),
d. Sewa Bangunan Gedung (Rumah Dinas dan Sewa Tanah dan
Bangunan),
e. Lain-lain Penerimaan Daerah (Taman Candra Wilwatikta,
STKW Surabaya)

Hasil capaian kinerja target yang diperoleh di tahun 2013


sebesar 1 milyar 306 juta 045 ribu 390 rupiah atau 120,27 persen
dari target

1 milyar 085 juta 960 ribu rupiah. Konstribusi

Pendapatan

Asli

Daerah

(PAD)

yang

diperoleh

Dinas

Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tahun 2013


sebesar 0,0087 persen terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxv
III-62

Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 sebesar 14 trilyun 996 milyar


873 juta 944 ribu 645 rupiah.
Tabel 3.8
PAD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Tahun 2009-2013
NO.

TAHUN

TARGET PAD

REALISASI

(%)

1
1

2
2009

3
225.460.000

4
550.289.000

5
244,07

2010

400.560.000

640.737.250

151,84

2011

431.346.000

937.935.069

139,02

2012

949.640.000

1.288.641.950

135,70

2013

1.085.960.000

1.306.045.390

120,27

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. jatim

Grafik :

Grafik PAD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa


Timur dalam kurun waktu 2009-2013

Target dan Realisasi PAD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata


Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2014

3.3.3. Pelaksanaan

Anggaran

Pendapatan

Belanja

Daerah

(APBD) Tahun 2013


Bahwa berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur
Nomor 13 Tahun 2010 tentang Anggaran Pendapatan dan
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxvi
III-63

Belanja Daerah Provinsi Jawa Timur, komposisi APBD Dinas


Kebudayaan

dan

Pariwisata

Provinsi

Jawa

Timur

Tahun

Anggaran 2013, dapat dirinci sebagai berikut :


1. Pendapatan Asli Daerah sebesar 1 milyar 306 juta 045 ribu
390 rupiah dari target yang telah ditetapkan sebesar 1 milyar
085 juta 960 ribu rupiah atau 120,27 persen. terdapat
pelampauan sebesar 220 juta 085 ribu 390 rupiah dapat terinci
sebagai berikut :
a)

Restribusi Pemakaian Kekayaan Daerah


- Graha

Wisata

target

sebesar

65

juta

realisasi

Surabaya

target

87.500.000 atau 134,62 persen;


- UPT.

Taman

Budaya

sebesar 60 juta rupiah realisasi 95 juta 400 ribu rupiah


atau 159,00 persen;
- UPT. Taman Krida Budaya Jatim-Malang target
sebesar 80 juta rupiah realisasi 87 juta 250 ribu rupiah
atau 109,06 persen;
b)

RetribusiTempat Penginapan/Pesanggrahan/Villa
- Penginapan Remaja 1 sebesar target 350 juta rupiah
realisasi 358 juta 850 ribu rupiah atau 102,53 persen;
- Penginapan Remaja 2 target sebesar 260 juta rupiah
realisasi 285 juta 080 ribu rupiah atau 109,65 persen;

c)

Tempat Rekreasi dan Olah Raga


- Museum Mpu Tantular target sebesar 60 juta rupiah
realisasi 74 juta 125 ribu rupiah atau 123,54 persen;

d)

Sewa Bangunan Gedung


- Rumah Dinas target sebesar 3 juta 960 ribu rupiah
realisasi 3 juta 960 ribu rupiah atau 100,00 persen;
- Sewa Tanah dan Bangunan target

sebesar

7 juta

rupiah realisasi 7 juta 896 ribu 950 rupiah atau 112,81


persen;
e)

Lain-lain Penerimaan Daerah

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxvii
III-64

- Taman Candra Wilwatikta target sebesar


rupiah realisasi

100 juta

76 juta 025 ribu rupiah atau 76,03

persen;
- STKW Surabaya target sebesar

100 juta

rupiah

realisasi 224 juta 510 ribu rupiah atau 224,51 persen;


2. APBD

Provinsi

Jawa

Timur

Tahun

2013

sebesar 106 milyar 843 juta 349 ribu rupiah penambahan


PAPBD 1406 juta 231 ribu rupiah menjadi 105 milyar 437 juta
118 ribu rupiah terealisasi 103 milyar 817 juta 612 ribu 040
rupiah atau 246,09 persen terdiri dari :

Belanja Tidak Langsung sebesar 18 milyar 220 juta 334


ribu rupiah pengurangan PAPBD 1 milyar 806 juta 231
ribu rupiah menjadi 16 milyar 414 juta 103 ribu rupiah
terealisasi 15 milyar 819 juta 581 ribu 258 rupiah atau
96,38 persen;

Belanja Langsung sebesar 88 milyar 623 juta 015 ribu


rupiah penambahan PAPBD sebesar 400 juta rupiah
menjadi 90 milyar 373 juta 15 ribu rupiah terealisasi 87
milyar 998 juta 030 ribu 782 rupiah atau 97,37 persen;

3. APBN Dekonsentrasi yang diperoleh Dinas Kebudayaan dan


Pariwisata

Provinsi

Jawa

Timur

Tahun

2013

sebesar 2 milyar 694 juta 500 ribu rupiah terealisasi 2 milyar


618 juta 393 ribu 400 rupiah atau 97,18 persen terinci sebagai
berikut :
a) Program Pengembangan Destinasi Pariwisata Tahun 2013
sebesar 344 juta 500 ribu rupiah terealisasi sebesar 333
juta 124 ribu 600 rupiah atau sebesar 96,70 persen untuk
membiayai kegiatan Pengembangan Industri Pariwisata
melalui Pola Perjalanan (Travel Pattern) 250 juta rupiah
terealisasi 248 juta 609 ribu 600 rupiah atau 99,44 persen
dan Pengembangan Daya Tarik Pariwisata

melalui

Fasilitasi/Pendukungan Amenitas/Fasilitas Pariwista 94 juta

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxviii
III-65

500 ribu rupiah terealisasi 84 juta 515 ribu rupiah atau


89,43 persen.
b) Program Pengembangan Pemasaran 1 milyar 350 juta
rupiah terealisasi 1 milyar 344 juta 929 ribu 350 rupiah atau
99,62 persen mendukung kegiatan :
- Peningkatan Promosi Pariwisata Dalam Negeri melalui
Penyelenggaraan Event Pariwisata Daerah 850 juta
rupiah terealisasi 847 juta 537 ribu 300 rupiah atau 99,71
persen untuk Pendukungan Kerapan Sapi di Madura,
Festival Reog Ponorogo di Grebeg Suro, Pendukungan
Yadnya Kasada Probolinggo, Pendukungan Majapahit
Travel Fair (MTF 2013),
- Peningkatan Promosi Pariwisata Luar Negeri melalui
Partisipasi Daerah pada Event Pariwisata Internasional
(MATTA Kualalumpur - Malaysia) 200 juta rupiah
terealisasi 198 juta 157 ribu 300 rupiah atau 99,08
persen,
- Peningkatan Pencitraan Pariwisata melalui Informasi
Potensi Pariwisata Daerah 300 juta rupiah terealisasi
299 juta 234 ribu 750 rupiah atau 99,74 persen.
c) Program Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Seni
dan Budaya melalui Pengembangan Seni Pertunjukan dan
Industri

Musik

milyar

rupiah

terealisasi

940 juta 339 ribu 450 rupiah atau 94,03 persen;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxix
III-66

Tabel 3.9
Perolehan APBD terhadap APDN Tahun 2009-2013
No

Tahun

APBD

Realisasi

APBN

Realisasi

1.

2009

50.461.111.000

47.802.452.726

94,73

932.500.000

346.960.000

37,21

2.

2010

55.138.876.772

11.224.401.827

96,56

1.700.000.000

1.390.430.000

81,79

3.

2011

93.919.404.875

90.000.275.959

95,83

15.034.486.000

2.841.424.284

18,90

4.

2012

102.835.743.000

99.324.381.101

96,59

5.336.985.000

5.160.992.000

96,70

5.

2013

105.437.118.000

103.817.612.040

97,17

2.694.500.000

2.618.393.400

21,85

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. jatim

3.3.4.

Analisis Keuangan Kaitannya dengan Pencapaian Kinerja


Dilihat dari Aspek kinerja Pendapatan yang bersumber dari
5 (lima) pendapatan yang meliputi : Pendapatan Asli Daerah
(PAD), Dana Perimbangan dan Lain-Lain Pendapatan Yang Sah,
capaiannya melebihi target yang telah ditetapkan.
Untuk realisasi PAD sebesar 1 milyar 306 juta 045 ribu 390
rupiah dari target yang telah ditetapkan sebesar 1 milyar 085 juta
960 ribu rupiah. Dalam pelaksanaannya realisasi 120,27 persen,
Hal ini berarti bahwa dilihat dari sisi kinerja pendapatan, capaian
pendapatannya melampaui target yang telah ditetapkan dengan
pelampuan kelebihan sebesar 220 juta 085 ribu 390 rupiah.
Selanjutnya dilihat dari realisasi Belanja Daerah setelah
PAPBD 2013 sebesar
terealisasi

106 milyar 837 juta 118 ribu rupiah

103 milyar 817 juta 612 ribu 40 rupiah atau 97,17

persen, yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung setelah


pengurangan PAPBD 16 milyar 414 juta 103 ribu rupiah
terealisasi

15 milyar 819 juta 581 ribu 258 rupiah atau 96,38

persen. Belanja Langsung setelah penambahan PAPBD 90 milyar


373 juta 15 ribu rupiah terealisasi 87 milyar 998 juta 030 ribu
782 rupiah atau 97,37 persen.
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxx
III-67

Persentase

rata-rata

Mengembangkan

capaian

kepariwisataan

yang

kinerja
mampu

tujuan

memberikan

kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Jawa Timur


dan kesejahteraan masyarakat, dengan indikator kinerja tujuan
Kontribusi

sektor

pariwisata

terhadap

PDRB

dengan

hasil

kontribusi PDRB bidang Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur


tahun 2013 terhadap PDRB Jawa Timur tahun 2009-2013
diperoleh sebesar : 7,16 persen tahun 2009, 7,32 persen tahun
2010, 7,52 persen tahun 2011, 7,55 persen tahun 2012, 7,76
persen tahun 2013.
Sedangkan persentase rata-rata capaian kinerja melalui
Indikator Kinerja Utama (IKU) Kebudayaan dan Pariwisata
berdasarkan analisis :
a.

Tujuan 1 (satu) Meningkatkan kesadaran dan pemahaman


terhadap nilai dan keragaman budaya serta meningkatkan
apresiasi dan kreativitas terhadap seni budaya sebesar
148,95 persen atau dapat dikatakan Sangat Baik,

b.

Tujuan

(dua)

Meningkatkan

Kualitas

Perlindungan,

Pengembangan dan Pemanfaatan Warisan Budaya diperoleh


capaian sebesar 211,31 persen atau dapat dikatakan

Sangat Baik,
c.

Tujuan 3 (tga) Mengembangkan kepariwisataan yang


mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap
perekonomian Jawa Timur dan kesejahteraan masyarakat
sebesar 134,91 persen. dapat dikatakan bahwa capaian
kinerja dalam kaitannya dengan keuangan hasilnya Sangat

Baik.
Pada tabel 3.10 yang menyajikan capaian kinerja PAD Kebudayaan
dan Pariwisata tahun 2013 dari target 1 milyar 35 juta 960 ribu
rupiah terealisasi 1 Milyar 282 juta 282 ribu 590 rupiah atau 123,78

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxxi
III-68

persen yang artinya terdapat kelebihan perolehan target PAD


sebesar 246 juta 322 ribu 590 rupiah.
Tabel 3.10
Perolehan PAD Tahun 2013
TARGET
PAD 2013
4

KODE

URAIAN

Restribusi
Pemakaian
Kekayaan Daerah
1.

Graha Wisata

2.

UPT.
Taman
Surabaya

3.

UPT. Taman Krida Budaya


Jatim Malang

Budaya

Ret.Tempat Penginapan/
Pesanggrahan/Villa

II

REALISASI

BERTAMBAH /
BERKURANG

205.000.000

270.150.000

65.150.000

131,78

65.000.000

87.500.000

22.500.000

134,62

60.000.000

95.400.000

35.400.000

159,00

80.000.000

87.250.000

7.250.000

109,06

610.000.000

702.822.500

92.822.500

115,22

1.

Penginapan Remaja 1

350.000.000

389.387.500

39.387500

111,25

2.

Penginapan Remaja

260.000.000

313.435.000

53.435.000

120,55

60.000.000

90.501.000

30.501.000

150,84

60.000.000

90.501.000

30.501.000

150,84

110.960.000

87.881.950

1.023.950

79,20

3.960.000

3.960.000

100,00

7.000.000

7.896.950

896.950

112,81

100.000.000

76.025.000

23.975.000

76,03

50.000.000

224.510.000

174.510.000

449,02

50.000.000

224.510.000

174.510.000

449,02

1.035.960.000

1.282.282.590

246.322.590

123,78

Tempat
Rekreasi
Olah Raga

III

dan

Museum Mpu Tantular


IV
1.
2.

3.

Sewa Bangunan Gedung


Rumah Dinas
Sewa
Tanah
Bangunan

dan

Taman Candra Wilratikta


Lain-lain Penerimaan
Daerah

V.
1.

STKW Surabaya
JUMLAH PENDAPATAN

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2013

Berikut

disajikan

tabel

realisasi

penerimaan

dan

pengeluaran APBD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi


Jawa Timur Tahun 2013 Anggaran setelah Perubahan (PAPBD)
2013 beserta capaian serta sisa anggaran yang :

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxxii
III-69

Tabel 3.11
Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran APBD Tahun 2013

KODE

PROGRAM/KEGIATAN

17

0100

BELANJA DAERAH

ANGGARAN
SETELAH
PERUBAHAN
3

REALISASI

SISA
ANGGARAN

106.837.118.000

103.817.612.040

97,17

5.075.736.960

BELANJA TIDAK LANGSUNG

16.414.103.000

15.819.581.258

96,38

2.400.752.742

BELANJA LANGSUNG

90.373.015.000

87.998.030.782

97,37

2.674.984.218

1.482.500.000

1.476.065.480

99,57

6.434.520

250.000.000

248.449.080

99,38

1.550.920

1.232.500.000

1.227.616.400

99,60

4.883.600

12.600.000.000

12.410.182.085

98,49

189.817.915

1.562.000.000

1.532.930.385

98,14

29.069.615

6.500.000.000

6.439.592.265

99,07

60.407.735

1.525.000.000

1.486.523.145

97,48

38.476.855

400.000.000

398.079.800

99,52

1.920.200

1.479.400.000

1.477.634.900

99.88

1.765.100

900.000.000

845.078.540

93,90

54.921.460

233.600.000

230.343.050

98.61

3.256.950

26.343.900.000

25.970.194.915

98,58

373.705.085

6.920.900.000

6.881.997.260

99,44

38.902.740

11.550.000.000

11.423.297.295

98,90

126.702.705

1.273.000.000

1.266.489.850

99,49

6.510.150

950.000.000

944.187.800

99,39

URUSAN WAJIB
1

01

020

PROGRAM PENGEMBANGAN
NILAI BUDAYA
Pelestarian dan Aktualisasi
Aadat Budaya Daerah
Pemberian Dukungan,
Penghargaan dan Kerjasama di
Bidang Budaya
PROGRAM PENGELOLAAN
KEKAYAAN BUDAYA
Fasilitasi Partisipasi Masyarakat
Dalam Pengelolaan Kekayaan
Budaya
Pengelolaan dan
Pengembangan Pelestarian
Peninggalan Sejarah Purbakala,
Museum dan Peninggalan
Bawah Air
Peningkatan Partisipasi
Masyarakat dalam Pemahaman
Nilai Sejarah dan Wawasan
Kebangsaan
Sarasehan dan Dialog
Kesejarahan

022

Pembinaan Juru Pelihara Situs


dan Benda-Benda Purbakala

11715

010
1

01

11716
001

005

019

Pameran Kepurbakalaan
025

026

01

11717

Pendataan/Inventarisasi,
Dokumentasi Kesejarahan,
Museum dan Kepurbakalaan
PROGRAM PENGELOLAAN
KERAGAMAN BUDAYA

011

Pengembangan Kesenian dan


Kebudayaan Daerah

004

Fasilitasi Perkembangan
Keragaman Budaya Daerah

005

Fasilitasi Penyelenggaraan Festival


Budaya Daerah
Pengembangan Perfilman

5.812.200

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxxiii
III-70

KODE

PROGRAM/KEGIATAN

2
Peningkatan dan Pengembangan
STKW Surabaya

ANGGARAN
SETELAH
PERUBAHAN
3

REALISASI

SISA
ANGGARAN

5.650.000.000

5.454.222.710

96,53

195.777.290

1.835.050.000

1.473.227.094

80,28

361.822.906

1.835.050.000

1.473.227.094

80,28

361.822.906

180.000.000

180.000.000

100.00

180.000.000

180.000.000

100.00

13.007.096.000

12.293.932.591

94,52

713.163.409

13.007.096.000

12.293.932.591

94,52

713.163.409

12.583.120.000

12.429.360.364

99,03

153.759.636

275.000.000

274.706.328

99,89

293.672

2.100.000.000

2.096.799.272

99,85

3.200.728

1.500.000.000

1.496.159.120

99,74

3.840.880

PILIHAN
1

17

099

PROGRAM PELAYANAN
ADMINISTRASI PERKANTORAN

01

099

Peningkatan Pelayanan Administrasi


Perkantoran

17

07

098
1

17

09

09

099

03

20415

PROGRAM PENINGKATAN
KAPASITAS KELEMBAGAAN
PEMERINTAH DAERAH
Penyusunan Database SKPD
sebagai Penunjang Pusat Data
Provinsi Jawa Timur
PROGRAM PENINGKATAN
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK
Peningkatan Kualitas Pelayanan
Publik
PROGRAM PENGEMBANGAN
PEMASARAN PARIWISATA

012

Pengembangan Hubungan dan


Kerjasama Luar Negeri Bidang
Pariwisata

013

Promosi Pariwisata Internasional

III-70

Majapahit Travel Fair


017
030

Festival Makanan Khas Jawa Timur

1.120.000.000

1.107.077.405

98,85

12.922.595

036

Pemilihan dan Pemberdayaan Duta


Wisata

2.163.970.000

2.147.439.900

96,32

16.530.100

1.450.000.000

1.433.805.800

98,88

041

044
045
046
047
048
3

03

Peningkatan Sadar Wisata di


Kalangan Masyarakat, baik
sebagaiTuan Rumah maupun
sebagai Calon Wisatawan
Promosi dan Partisipasi pada Event
Kebudayaan dan Pariwisata dalam
Negeri
Penyelenggaraan Fam Tour Wisata
Pengenalan
Penyediaan Bahan Promosi
Pariwisata
Analisa Pasar Wisatawan
Mancanegara dan Nusantara
Pembinaan dan Pengembangan TIC

16.194.200
1.600.000.000

1.597.072.380

99,82

2.927.620

340.000.000

339.508.700

99,86

491.300

1.204.150.000

1.202.576.400

99,87

1.573.600

450.000.000

354.687.600

78,82

95.312.400

380.000.000

379.527.459

99,88

472.541

20416

PROGRAM PENGEMBANGAN
DESTINASI PARIWISATA

9.300.000.000

9.241.336.760

99.37

58.663.240

015

Pemberdayaan PKL pada usaha


Pariwisata

422.000.000

420.601.730

98.67

1.398.270

270.000.000

264.290.520

97.89

5.709.480

2.820.000.000

2.798.955.200

99.25

21.044.800

037

Pengembangan Paket-Paket Wisata


Yang Kompetitif di Maisng-Masing
Destinasi Pariwisata Daerah
Pelatihan SDM Kebudayaan dan
Kepariwisataan

038

Sosialisasi Serttifikasi Profesi

180.000.000

179.510.000

99.73

490.000

039

Fasilitasi Uji Kompetensi Sertifikasi


Profesi Bidang Pariwisata

200.000.000

196.075.000

98.04

3.925.000

040

Pemberdayaan
Masyarakat/Pengelola Agrowisata

200.000.000

198.155.000

99.08

030

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

1.845.000

lxxxiv
III-71

KODE

PROGRAM/KEGIATAN

ANGGARAN
SETELAH
PERUBAHAN
3

REALISASI

SISA
ANGGARAN

Pemberdayaan Usaha Pariwisata


042

01

622.000.000

618.899.860

98.50

3.100.140

1.133.000.000

1.125.028.210

98.30

7.971.790

044

Anugrah Wisata Nusantara Jawa


Timur

047

Fasilitasi Klasifikasi Usaha


Akomodasi dan Restoran

395.000.000

394.206.990

99.80

793.010

048

Pengembangan Pengelolaan Usaha


Pariwisata

790.000.000

787.801.460

99.72

2.198.540

049

Fasilitasi Pengembangan Daya Tarik


Wista

1.710.000.000

1.701.831.000

99.52

8.169.000

050

Pemberdayaan UKM dan Industri


Kreatif Bidang Pariwisata

558.000.000

555.981.790

99.64

2.018.210

13.341.349.000

12.523.731.493

96.03

817.617.507

1.320.000.000

1.248.869.600

94.61

71.130.400

380.000.000

327.246.000

86.12

52.754.000

850.000.000

645.683.659

75.96

204.316.341

300.000.000

264.266.700

88.09

35.733.300

20419

PROGRAM ANAJEMEN
KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

002

Pengembangan, Pengkajian dan


Penyusunan data Statistik
Kebudayaan dan
Pengembangan Peren-canaan dan
regulasi

004

Koordinasi Pengembangan
Pelaksanaan Program danKegiatan

001

233.200.000

205.830.000

88.26

27.370.000

007

Fasilitasi dan Pening-katan


Kapasitas Kelem-bagaan Desa
Wisata
Peningkatan Sarana dan Prasarana
Penginapan Remaja Surabaya
Sinerjitas Publikasi Pariwisata jawa
Timur

3.641.135.000

3.531.032.400

96.98

110.102.600

008

Peningkatan Pelayanan
Kebudayaan dan Pariwisata

6.617.014.000

6.300.803.134

95.22

316.210.866

106.837.118.000

103.817.612.040

97.17

5.075.736.960

005
006

JUMLAH BELANJA

*) Sumber data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2013

Apabila dicermati dari komposisi anggaran dalam kaitannya


dengan upaya mewujudkan

prioritas Pembangunan Kebudayaan

dan Pariwisata di Jawa Timur melalui pendanaan APBd Dinas


Kebudayaan dan Pariwisata membelanjakan anggaran daerah tahun
2013 APBD sebesar 106 milyar 837 juta 118 ribu rupiah terealisasi
sebesar 103 milyar 817 juta 612 ribu 40 rupiah atau 97,17 persen
yang artinya terdapat penghematan anggaran sebesar 5 milyar 075
juta 7436 ribu 960 rupiah.
Sedangkan

untuk pendanaan APBN tahun 2013 sebesar 2

milyar 694 juta 500 ribu rupiah terealisasi sebesar 2 milyar 618 juta
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxxv
III-72

393 ribu 400 rupiah atau 97,18 persen yang artinya terdapat
penghematan anggaran APBN tahun 2013 sebesar 76 juta 106 ribu
600 rupiah. Sebagaimana dalam tabel berikut :
Tabel 3.12
Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran APBN Tahun 2013
KODE

URAIAN

ANGGARAN
SETELAH
PERUBAHAN

REALISASI

BERTAMBAH /
BERKURANG

DEKONSENTRASI

040.05.08

040.06.09

06

09

2607

06

09

2608

06

09

2609

URUSAN WAJIB
KEBUDAYAAN
PROGRAM
PENGEMBANGAN
Ekonomi Kreatif Berbasis
Seni dan Budaya
Pengembangan
Seni
Pertunjukan dan Industri
Musik
URUSAN
PILIHAN
PARIWISATA
Program engembangan
Destinasi Pariwisata
Pengembangan Industri
Pariwisata/Pola Perjalanan
(Travel Pattern)
Pengembangan Daya Tarik
Pariwisata/Fasilitasi/Pendu
kungan Amenitas/Fasilitas
Pariwisata
Program engembangan
Pemasaran
Pendukungan Kerapan
Sapi di Madura, Festival
Reog Ponorogo di Grebeg
Suro, Yadnya Kasada
Probolinggo, Majapahit
Travel Fair (MTF 2013)
Partisipasi Daerah pada
Event Pariwisata
Internasional (MATTA
Kualalumpur - Malaysia)
Peningkatan Pencitraan
Pariwisata/Informasi
Potensi Pariwisata Daerah
JUMLAH BELANJA

2.694.500.000

2.618.393.400

97,18

76.106.600

1.000.000.000

940.339.450

94,03

59.660.550

1.000.000.000

940.339.450

94,03

59.660.550

1.000.000.000

940.339.450

94,03

59.660.550

1.694.500.000

1.678.053.950

99,03

16.446.050

344.500.000

333.124.600

96,70

11.375.400

250.000.000

248.609.600

99,44

94.500.000

84.515.000

89,43

1.350.000.000

1.344.929.350

99,62

1.390.400

9.985.000

5.070.650
2.462.700

850.000.000

847.537.300

99,71

200.000.000

198.157.300

99,08

300.000.000

299.234.750

99.74

2.694.500.000

2.618.393.400

97,18

1.842.700

765.250

*) Sumber Data : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim 2013

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxxvi
III-73

BAB IV
PENUTUP

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) merupakan


bentuk laporan tertulis tentang pertanggungjawaban berkaitan dengan
penyelenggaraan pemerintahan pada tahun 2013 yang dilaksanakan oleh
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur akan dipergunakan
sebagai bahan pengambilan keputusan dalam perencanaan tahun berikutnya.
Hasil evaluasi

capaian

kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Provinsi Jawa Timur dapat disimpulkan bahwa dari masing-masing tujuan yang
telah ditetapkan dan sasaran

strategis yang ditetapkan pada Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Berdasarkan evaluasi


Indikator Kinerja Utama (IKU) yang memuat tujuan 1, 2 dan 3 secara
keseluruhan

masuk

dalam

kategori

SANGAT

BAIK.

Sedangkan

penghitungan berdasarkan 4 (empat) sasaran strategisnya 3 (tiga) masuk


kategori SANGAT BAIK dan

1 (satu) masuk dalam kategori BAIK .

Hasil tersebut telah di hitung dan dievaluasi berdasarkan Pengukuran Kinerja


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2013 sebagaimana telah diurakan
secara rinci pada Bab III Akuntabilitas Kinerja .

4.1. Kesimpulan
Berdasarkan uraian tujuan dan sasaran strategis

dengan masing-

masing parameter untuk mengetahui keberhasilan diukur melalui indikator


kinerja sasaran berdasarkan Renstra Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang
mengacu pada RPJMD Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2014,

merupakan

capaian sasaran strategis di setiap tujuan dalam mencapai Misi dan Visi Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur di tiap tahunnnya. Demikian
pula keberhasilan pembangunan di Bidang kebudayaan dan Pariwisata Tahun
2013 dapat dilihat dan diukur dengan indikator capaian sasaran strategis
sesuai tujuan yang telah ditetapkan yaitu 3 (tiga) tujuan sebagai berikut :

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxxvii
IV-74

Tujuan 1 : Meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap nilai dan


keragaman budaya serta meningkatkan apresiasi dan kreativitas
terhadap seni budaya dengan indikator kinerja tujuan :
Persentase Peningkatan Pengunjung Pagelaran

Persentase Peningkatan Pagelaran


Capaian Sasaran Strategis

Meningkatnya jumlah pengunjung pagelaran seni dan


budaya di taman Budaya Surabaya dan Taman Krida
Budaya Malang di tahun 2013 capaian 300,61%
Rata-rata

Capaian

Sasaran

Meningkatnya

Jumlah

Kunjungan Pagelaran Seni dan Budaya di Taman Budaya


Surabaya dan Taman Krida Budaya Malang tahun 2013
sebesar 300,61% mendapat predikat nilai SANGAT BAIK.
Tujuan 2 : Meningkatnya

Kualitas

Perlindungan,

Pengembangan

dan

Pemanfaatan Warisan Budaya dengan indikator kinerja tujuan :


Persentase Benda Sejarah Museum Mpu Tantular yang di
Konservasi dan Preparasi
Persentase

Penemuan

Benda

Cagar

Budaya

yang

Museum

Mpu

ditindaklanjuti
Persentase

Peningkatan

Pengunjung

Tantular, Situs
Capaian Sasaran Strategis :

Meningkatnya Pelestarian BCB/Situs dan Museum di


tahun 2013 capaian 177,08% Rata-rata capaian Sasaran
Strategis tahun

2013

sebesar 177,08% mendapat

predikat nilai SANGAT BAIK.


Tujuan 3 : Mengembangkan

kepariwisataan

yang

mampu

memberikan

kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Jawa Timur dan


kesejahteraan masyarakat dengan indikator kinerja tujuan
Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDRB Jatim di tahun
2013 tercapai 7,76 persen sebesar Rp. 88 trilyun 160 milyar
terhadap PDRB Jatim sebesar Rp. 1.136.33 Trilyun
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxxviii
IV-75

Capaian Sasaran Strategis :

Meningkatnya Jumlah Kunjungan Wisatawan di tahun


2013

capaian

Strategis tahun

875,25%
2013

Rata-rata

capaian

Sasaran

sebesar 145,88% mendapat

predikat nilai SANGAT BAIK.

Meningkatnya Jumlah Tenaga Kerja Bidang Pariwisata,


di tahun 2013 capaian 180,50% Rata-rata capaian Sasaran
Strategis tahun 2013 sebesar 90,25% mendapat predikat
nilai BAIK.

4.2. Permasalahan dan Pemecahan Masalah

Memperhatikan beberapa permasalahan yang masih menjadi perhatian


bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur di Tahun
Anggaran 2013 diantaranya sebagai berikut ;
Permasalahan Urusan Wajib Kebudayaan
1.

Lemahnya database seniman/budayawan sehingga akan berdampak pada


kurang optimalnya pemberian taliasih;

2.

Aktualisasi dan pengembangan seni budaya masih berorientasi pada


pelestarian dan kurang berorientasi pada pengemasan daya tarik wisata
budaya berdampak pada kunjungan wisata;

3.

Masih terbatasnya dukungan anggaran dari provinsi untuk pengembangan


kebudayaan dan pariwisata di kabupaten/kota;

4.

Kegiatan sinerjitas masih banyak terfokus antara daerah dengan provinsi,


sementara antara provinsi dengan daerah maupun antar daerah itu
sendiri masih kurang

5.

Belum

maksimalnya

penyusunan

dokumen

kesejahrahan

baik

permuseuman maupun kepurbakalaan yang dimiliki Provinsi Jawa Timur;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

lxxxix
IV-76

Permasalahan Urusan Pilihan Pariwisata

1.

Masih terbatasnya Sumber Daya Manusia yang memahami kehumasan


dalam memberikan informasi Kebudayaan dan Kepariwisataan;

2.

Masih minimnya minat investor dalam menanamkan investasinya di


bidang kepariwisasatan di Jawa Timur;

3.

Ketatnya persaingan pasar baik di tingkat nasional maupun internasional;

4.

Kurangnya penanaman jiwa bisnis kepariwisaaat bagi seluruh elemen


masyarakat;

5.

Masih diperlukannya kerjasama secara menyeluruh dalam pengembangan


kebudayaan dan pariwisata dalam segala aspek;

6.

Masih belum seluruhnya menyadari terhadap pentingnya data yang


akurat;

7.

Lemahnya koordinasi istansi terkait;

8.

Masih

adanya

program

kegiatan

hasil

sikronisasi

yang

belum

ditindaklanjuti secara konkrit;

Adapun upaya-upaya pemecahan masalah, Dinas

Kebudayan dan

Pariwisata Jawa Timur saran / rekomendasi yang perlu dijadikan acuan agar
dapat mengupayakan langkah-langkah sebagai berikut :
Permasalahan Urusan Wajib Kebudayaan

1.

Optimalisasi inventarisasi dan pemetaan data seniman/budayawan agar


pemberian taliasih dan penghargaan tersebut lebih tepat sasaran;

2.

Mengupayakan
berorientasi

setiap

pada

pengembangan

program/kegiatan

pelestarian

kemasan

daya

kebudayaan

tetapi

juga

tarik

wisata

bukan

berorientasi
budaya

saja
pada

sehingga

meningkatkan kunjungan wisata;


3.

Mengupayakan beberapa kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa timur


berupa dukungan dana dalam rangka pengembangan kebudayaan dan
Pariwisata di Jawa Timur;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xc
IV-77

4.

Mensinerjikan berbagai events kegiatan, baik antara provinsi dengan


kabupaten/kota, kabupaten kota dengan provinsi maupun kabupaten/kota
itu sendiri;

5.

Menindaklanjuti

kegiatan

penyusunan

dokumen

kesejahraan

baik

permuseuman maupun kepurbakalaan sebagai aset berharga yang


dimiliki Provinsi Jawa Timur;

Permecahan Masalah Urusan Pilihan Pariwisata

1.

Segera

ditindaklanjuti

dengan

pelatihan

Sumber

Daya

Manusia

Kebudayan dan pariwisata untuk meningkatkan kemampuan dalam


memberikan pelayan publik (kehumasan);
2.

Diperlukan

adanya

kepastian

hukum,

jaminan

keamanan,

penyederhanaan perijinan dan intensif-intensif yang lain bagi investor


kepariwisataan;
3.

Peningkatan kualitas produk pariwisata baik dalam bentuk pelayanan,


daya tarik

maupun paket-paket wisata sehingga memiliki daya saing

yang kuat;
4.

Menanamkan jiwa bisnis kepariwisataan terhadap seluruh elemen


masyarakat;

5.

Menyamakan persepsi dari seluruh elemen masyarakat untuk bergerak


bersama-sama dalam setiap kegiatan dikaitkan dengan kegiatan
kepariwisataan;

6.

Meningkatkan emahaman para stakeholders tentang pentingnya data


yang akurat;

7.

Peningakta upaya kongkrit dalam hal koordinasi antar instansi terkait;

8.

Perlu adanya tindaklanjut konkrit dari hasil sinkronisasi tersebut;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xci
IV-78

5.3 Prestasi dan Penghargaan yang di peroleh di Tahun 2013

Penghargaan atas prestasi pada kegiatan dan partisipasi eventevent kebudayaan dan pariwisata Tahun Anggaran 2013 yang di peroleh
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur memperoleh
penghargaan Tingkat Nasional antara lain :
Bidang Budaya
1.

Juara I Tingkat Nasional Lawatan Sejarah tahun 2013;

2.

Penghargaan Juara Penata Musik Unggulan, Penyaji Unggulan


dalam Parade Tari Nusantara Tahun 2013;

3.

Penghargaan Juara Penata Musik Terbaik, Penata Musik Unggulan ,


Pencipta Lagu Unggulan, Penyanyi Unggulan, Penyaji Unggulan
dalam Parade Lagu Nusantara Tahun 2013;

4.

Penghargaan Piala 10 Kontingen Terbaik dalam Pawai Budaya


Nusantara Tahun 2013;

5.

Penghargaan Juara I Penata Musik Unggulan dan Penyaji Unggulan


Tahun 2013;

6.

Penghargaan Penampilan Harapan I dan II dalam Festival Kesenian


Daerah Seni Tari Ritual

7.

Penghargaan 5 Penata Tari Terbaik Tanpa Jenjang dan 5 Penyaji


Terbaik Tanpa Jenjang dalam Festival Nasional Seni Pertunjukan
Indonesia;

8.

Penghargaan 5

Penyaji Terbaik dalam Festival Dalang Tingkat

Nasional;
BIDANG PARIWISATA
1.

Penghargaan The Best Performance dalam Travel Club Tourism


Award (TCTA);

2.

Penghargaan Juara I Tingkat Nasional Lomba Pokdarwis Desa


Wisata Tahun 2013 untuk Desa Wisata Semen Kab. Blitar;

3.

Penghargaan Desa Wisata Tahun 2013 Peringkat V untuk Desa


Semen dan Peringkat VIII untuk Desa Tulungrejo Kab. Blitar;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xcii

4.

Penghargaan Jatim Park I Kategori Daerah Tujuan Wisata Buatan


dalam Lomba Cipta Pesona Award;

5.

Penghargaan Green Hotel kepada Mercure Grand Hotel Mirama


Surabaya

6.

Penghargaan Juara I Duta Wisata Indonesia 2013 diwakili


Pemenang Raka-Raki Jawa Timur Tahun 2013 dalam Pemilihan
Duta Wisata Indonesia 2013

Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang menggambarkan
capaian Kinerja tiap-tiap Tujuan dan Sasaran pada tahun 2013 dalam
mendukung pencapaian Visi dan Misi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi Jawa Timur.

Surabaya, 28 Februari 2014


Kepala Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi Jawa Timur

Dr. H. JARIANTO, MSi.


Pembina Utama Muda
NIP. 19580807 197702 1 002

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xciii
IV-79

LAMPIRAN V

PRESTASI/PENGHARGAAN YANG
DIPEROLEH
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2013

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xciv

PEROLEHAN PENGHARGAAN TINGKAT NASIONAL


DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2013

IV-87
IV-87

SESUAI PETUNJUK TEKNIS PERMENPAN NO. 29 TAHUN 2010

BIDANG KEBUDAYAAN
1.

PENGHARGAAN KEGIATAN :
LAWATAN SEJARAH TINGKAT NASIONAL memperoleh penghargaan :
- Terbaik I
- Terbaik II
- Terbaik III
- Harapan III

YANG MENYERAHKAN

: Direktur Sejarah dan Nilai Budaya


(Bapak Drs. Endjat Djanu Derajat)

TANGGAL PENYERAHAN

: 11 September 2013

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xcv

2.

PENGHARGAAN KEGIATAN : PARADE LAGU NUSANTARA 2013


a. Penata Musik Terbaik

IV-87

b. Penata Musik Unggulan


c. Pencipta Lagu Unggulan
d. Penyanyi Unggulan
e. Penyaji Unggulan

YANG MENYERAHKAN :
TANGGAL PENYERAHAN

Direktur Utama TMII (Bapak SUGIONO)


: 6 Desember 2013

a. Penata Musik Terbaik

b. Penata Musik Unggulan

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xcvi

IV-87

c. Pencipta Lagu Unggulan

d. Penyanyi Unggulan

e. Penyaji Unggulan

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xcvii

3.

PENGHARGAAN KEGIATAN :
YANG MENYERAHKAN

PAWAI BUDAYA NUSANTARA

: Presiden Republik Indonesia

TANGGAL PENYERAHAN : 18 Agustus 2013

Piala 10 Kontingen Terbaik


4.

PENGHARGAAN KEGIATAN :
YANG MENYERAHKAN

PARADE TARI NUSANTARA

: Direktur Utama TMII (Bapak SUGIONO)

TANGGAL PENYERAHAN : 24 AGUSTUS 2013

a. Penata Musik Unggulan;


IV-87
LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xcviii

b. Penyaji Unggulan;
5.

PENGHARGAAN KEGIATAN : FESTIVAL KESENIAN DAERAH


SENI TARI RITUAL
YANG MENYERAHKAN

: Kemendikbud BPNB Yogjakarta

TANGGAL PENYERAHAN

a. Penampil Harapan I;
b. Penampil Harapan II;

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

xcix
IV-87

6.

PENGHARGAAN

KEGIATAN

FESTIVAL

NASIONAL

SENI

PERTUNJUKAN INDONESIA
YANG MENYERAHKAN

Dirjen

Ekenomi

Kreatif

Berbasis Seni Budaya


TANGGAL PENYERAHAN

7.

: 20 Nopember 2013

a.

5 PENATA TARI TERBAIK TANPA JENJANG

b.

5 PENYAJI TERBAIK TANPA JENJANG

PENGHARGAAN KEGIATAN

FESTIVAL DALANG TINGKAT


NASIONAL

YANG MENYERAHKAN
TANGGAL PENYERAHAN

Ketua PEPADI Pusat

: 7 Juli 2013

5 PENYAJI TERBAIK

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

BIDANG PARIWISATA

1. PENGHARGAAN

: TRAVEL

CLUB

TOURISM

AWARD

(TCTA)
YANG MENYERAHKAN

: Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi


Kreatif

TANGGAL PENYERAHAN : 20 DESEMBER 2013

THE BEST PERFORMANCE


IV-87

2. PENGHARGAAN :

KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) kepada Desa Wisata


Semen, Kec. Gandusari Kab. Blitar
YANG MENYERAHKAN

: Dirjen

Pengembangan

Destinasi

Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif


TANGGAL PENYERAHAN

: Desember 2013

JUARA I LOMBA POKDARWIS TINGKAT NASIONAL


LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

ci

3. PENGHARGAAN

: LOMBA

DESA

WISATA

TINGKAT

NASIONAL

YANG MENYERAHKAN

: Menteri

Pariwisata Kementerian

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ((Ibu


Mari Elka Pangestu)
TANGGAL PENYERAHAN

: 22 November 2013

IV-87

a. PERINGKAT V Ds. Semen


Kec. Gandusari Kab. Blitar
b. PERINGKAT
Tulungrejo

VIII
Kec.

Ds.

Gandusari

Kab. Blitar

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

cii

4. PENGHARGAAN
YANG MENYERAHKAN

: LOMBA CIPTA PESONA AWARD


: Menteri

Pariwisata dan

Ekonomi

Kreatif (Ibu Mari Elka Pangestu)


TANGGAL PENYERAHAN : 27 SEPTEMBER 2013

JATIM PARK I KATEGORI DAERAH TUJUAN WISATA BUATAN


5. PENGHARGAAN
YANG MENYERAHKAN

:
:

LOMBA GREEN HOTEL


IV-87
Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (Ibu Mari Elka Pangestu)

TANGGAL PENYERAHAN : 27 September 2013

MERCURE GRAND HOTEL MIRAMA SURABAYA


LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

ciii

6. PENGHARGAAN

: PEMILIHAN

DUTA

WISATA

INDONESIA 2013
YANG MENYERAHKAN

: Ketua Pendiri Asosiasi Duta Wisata


Indonesia (Dr. Sri I Gusti Ngurah
Arya Weda Karna. M.W.S.III)

TANGGAL PENYERAHAN

: 18 November 2013

JUARA I DUTA WISATA INDONESIA 2013 DIWAKILI RAKA RAKI


JAWA TIMUR TAHUN 2013
IV-87

LAKIP DISBUDPAR PROV. JATIM TA. 2013

civ