Anda di halaman 1dari 15

ANGGARAN DASAR

KELOMPOK NELAYAN CANDI BAHARI


BANJAR DINAS SUBAGAN, DESA SENGKIDU
KECAMATAN MANGGIS, KABUPATEN KARANGASEM
BAB I
PEMBUKAAN
Bahwa kelompok Nelayan Candi Bahari dibentuk untuk menjalin hubungan atau
kerja sama antar Nelayan di wilayah Banjar Dinas Subagan, Desa Sengkidu maupun dengan
pihak lain guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kebersamaan guna menghadapi
tantangan-tantangan dalam melaksanakan usaha Perikanan, yang pada akhirnya dapat
meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan anggota beserta keluarganya.
Untuk menjaga kelestarian, keutuhan dan meningkatkan dinamisasi kelompok agar
tetap langgeng dan semakin berkembang, maka perlu disusun anggaran dasar dan anggaran
rumah tangga kelompok sebagai pengikat dan rambu-rambu, maupun pedoman dalam
melaksanakan aktivitas kelompok.
BAB II
NAMA, BENTUK, SIFAT, AZAS DAN FUNGSI
Pasal 1.
Nama, Bentuk, Sifat, Azas
1. Organisasi ini bernama Kelompok Nelayan Candi Bahari
2 Kelompok Nelayan Candi Bahari berbentuk Organisasi Sosial.
3. Kelompok Nelayan Candi Bahari bersifat Non Formal, Sosial Religius dan Sosial
Ekonomi.
4. Kelompok Nalayan Candi Bahari pula berazaskan Gotong Royong dan Kekeluargaan.
Pasal 2
Fungsi
Kelompok Nalayan Candi Bahari berfungsi :
1. Sebagai Wadah Organisasi Nelayan
2. Sebagai Kelas Belajar Mengajar
3. Sebagai Unit Produksi.
4. Sebagai Wahana Kerjasama.

BAB III
KEDUDUKAN, TANGGAL BERDIRI
Pasal 3
Kedudukan
Kelompok Nalayan Candi Bahari berkedudukan,di Banjar Dinas Subagan, Desa Sengkidu,
Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, berjarak 18 km dari kota Amlapura dengan
batas-batas :
a. Sebelah Barat, Desa Manggis
b. Sebelah Utara, Desa Ngis
c. Sebelah Timur, Desa Nyuhtebel
d. Sebelah Selatan,Laut Samudra Indonesia

Pasal 4
Tanggal Berdiri
Kelompok Nelayan Candi Bahari dibentuk pada tanggal 15 Januari 2005
BAB IV
LANDASAN, VISI DAN MISI, TUJUAN DAN PROGRAM KELOMPOK
Pasal 5
Landasan
Kolompok Nelayan Candi Bahari Berlandaskan :
1. Landasan Idiil
: Panca Sila
2. Landasan Konstiusi
: Undang- Undang Dasar 1945, AD dan ART Kolompok.
3. Landasan Falsafah
: Tri Hita Karana
Pasal 6.
Kedaulatan kelompok
Kedaulatan Kelompok Nelayan Candi Bahari adalah di tangan anggota, yang diputuskan
melalui forum rapat anggota yang syah dan dilaksanakan sepenuhnya oleh pengurus
kelompok.
Pasal 7
Visi
Visi Kelompok Nelayan Candi Bahari adalah Terwujudnya kelompok nelayan yang
sejahtera dan mandiri melalui pengelolaan sumber daya perikanan yang lestari dengan
mengembangkan usaha yang berwawasan agribisnis yang berlandaskan Panca Sila dan
falsafah Tri Hita Karana
Pasal 8
2

Misi
Misi dari kelompok Kelompok Nelayan Candi Bahari :
1. Memelihara persatuan dan kesatuan serta keutuhan kelompok.
2. Meningkatkan produktivitas dan produksi usaha perikanan yang dikelola oleh anggota.
3. Meningkatkan fungsi kelompok sebagai kelas belajar mengajar, unit produksi dan sebagai
wahana kerjasama guna meningkatkan kualitas usaha perikanan
4. Mengembangkan sistem usaha yang berwawasan agribisnis di bidang perikanan
Pasal 9
Tujuan
Tujuan dari Kelompok Nelayan Candi Bahari adalah :
1. Menciptakan suasana kekeluargaan, kebersamaan dan kekompakkan antara anggota
kelompok.
2. Mengoptimalisasikan pemanfaatan dan pengelolaan potensi sumber daya perikanan
dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berwawasan lingkungan.
3. Meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan anggota
kelompok baik sebagai perikanan maupun sebagai masyarakat sosial.
4. Mengembangkan dan memperkuat sistem dan jaringan pemasaran hasil produksi dalam
rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota beserta keluarganya.
Pasal 10.
Program
1. Program kelompok Nelayan Candi Bahari terdiri dari :
a. Program Jangka Panjang.
b. Program Jangka Menengah
c. Program Jangka Pendek
2. Rencana kegiatan tahunan kelompok merupakan penjabaran dari program kelompok yang
dibuat setiap tahun
BAB V
KEGIATAN DAN USAHA KELOMPOK
Pasal 11.
Kegiatan
Kegiatan kelompok Kelompok Nelayan Candi Bahari adalah :
1. Rapat anggota kelompok.
2. Gotong royong.
3. Usaha Perikanan
4. Usaha kelompok yang meliputi :
a. Simpan pinjam.
b. Pemasaran hasil/Produksi
c. Penggalian dana yang dapat dipertanggung jawabkan.
BAB VI
KEUANGAN ORGANISASI
3

Pasal 12.
Sumber dan Pertanggung jawaban
1. Keuangan kelompok bersumber dari :
a. Simpanan pokok, iuran wajib
b. Keuntungan usaha-usaha kelompok yang dapat dipertanggung jawabkan.
c. Sumber-sumber lain yang dapat dipertanggung jawabkan serta tidak mengikat secara
politis.
2. Segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan keuangan kelompok harus
dipertanggung jawabkan dalam rapat anggota.

BAB VII
KEKAYAAN KELOMPOK.
Pasal 13
1. Kekayaan kelompok adalah semua modal usaha kelompok baik dalam bentuk uang
maupun barang atau peralatan.
2. Kekayaan anggota kelompok adalah seluruh kekayaan kelompok dikurangi
kewajiban/hutang kelompok dibagi seluruh jumlah anggota kelompok saat itu.
BAB VIII
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 14
1. Struktur organisasi Kelompok Nelayan Candi Bahari terdiri dari :
1. Pelindung dan Penasehat.
2. Ketua
3. Sekretaris
4. Bendahara.
5. Seksi-seksi.
6. Anggota
.
BAB IX
KEANGGOTAAN
Pasal 15
1. Anggota Kelompok Nelayan Candi Bahari adalah masyarakat di wilayah Banjar Dinas
Subagan, yang bermata pencahariannya sebagai nelayan (melaksanakan kegiatan usaha
Perikanan dan Kelautan)
2. Persyaratan, hak dan kewajiban anggota Kelompok Nelayan Candi Bahari diatur dalam
anggaran rumah tangga kelompok.
BAB X
PENGURUS
4

Pasal 16.
1. Pengurus Kelompok Nelayan Candi Bahari adalah anggota kelompok yang dipilih secara
demokrasi dan / atau dengan musyawarah mufakat.
2. Persyaratan, tugas dan kewenangan pengurus diatur dalam anggaran rumah tangga
kelompok.
BAB XI
SANGSI
Paal 17
1. Sangsi yang berlaku pada Kelompok Nelayan Candi Bahari adalah pemberhentian dari
keanggotaan kelompok yang diatur dalam anggaran rumah tangga.
2. Sangsi diberlakukan pada semua anggota kelompok tanpa memandang status
keanggotaannya.
3. Mekanisme penerapan sangsi diatur dalam anggaran rumah tangga kelompok.

BAB XII
PEMBUBARAN KELOMPOK
Pasal 18
1. Pembubaran Kelompok apabila Kelompok tidak lagi sesuai dengan ketentuan-ketentuan
yang telah termaktub dalam pasa-pasal Anggaran dasar ini.
2. Mekanisme Pembubaran diatur dalam Anggaran Rumah Tangga Kelompok.

BAB XIII
PENUTUP
1. Hal-hal yang belum tercantum dalam anggaran dasar ini, akan diatur kemudian
berdasarkan keputusan forum rapat anggota yang syah.
2. Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta keputusan rapat anggota satu dengan
yang lainnya mempunyai kekuatan hukum yang sama.
3. Perubahan anggaran dasar Kelompok Nelayan Candi Bahari diputuskan dalam rapat
anggota berdasarkan suara terbanyak dan paling sedikit 50 % + 1 dari jumlah anggota.
4. Anggaran dasar kelompok Kelompok Nelayan Candi Bahari ini berlaku sejak tanggal
ditetapkan dan disahkan oleh rapat anggota.

ANGGARAN RUMAH TANGGA


KELOMPOK KELOMPOK NELAYAN CANDI BAHARI
BANJAR DINAS SUBAGAN, DESA SENGKIDU
5

KECAMATAN MANGGIS, KABUPATEN KARANGASEM


BAB I
KEGIATAN DAN USAHA KELOMPOK
Pasal 1
Rapat Anggota
Rapat anggota Kelompok Nelayan Candi Bahari terdiri dari Rapat Rutin, Rapat khusus dan /
atau Rapat Luar Biasa.
Pasal 2
Rapat rutin
1. Rapat rutin dilaksanakan setiap bulan sekali yaitu pada setiap Tanggal 1 pukul 12.30
WITA bertempat di Balai Kelompok atau di tempat lain yang ditentukan dalam rapat rutin.
2. Maju mundurnya pertemuan didasarkan pada situasi dan kondisi saat itu berdasarkan
keputusan rapat anggota rutin dan atau pengurus.
Pasal 3
Rapat khusus
Rapat khusus dan / atau rapat luar biasa dilaksanakan berdasarkan kebutuhan yang mendesak
berdasarkan kepentingan pertemuan yang diinginkan, atas inisiatif pengurus dan / atau atas
permintaan lebih dari 50 % + 1 anggota kelompok.
Pasal 4
1. Rapat seperti tersebut pada Pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 dianggap sah apabila dihadiri
minimal 75 % dari jumlah anggota kelompok.
2. Keputusan rapat yang dihasilkan dapat dianggap syah apabila mencerminkan mufakat dan
musyawarah dan disetujui sekurang-kurangnya oleh 50 % + 1 dari jumlah anggota yang
hadir dalam rapat dan tidak bertentangan dengan anggaran dasar serta anggaran rumah
tangga kelompok.
Pasal 5
Gotong Royong
Gotong Royong diadakan dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan berdasarkan
kebutuhan kelompok dan atau berdasarkan kebutuhan anggota yang ditetapkan oleh pengurus.

Pasal 6
Usaha anggota kelompok
Usaha-usaha yang dilakukan anggota kolompok adalah :
1. Usaha yang diijnkan dan direkomendasikan oleh pemerintah.
6

2. Usaha-usaha diluar Perikanan yang diijnkan oleh pemerintah dan tidak bertentangan
dengan hukum atau peraturan perundangan yang berlaku.
3. Pengelolaan usaha yang dilaksanakan hendaknya selalu memperhatikan kelestarian
sumberdaya lingkungan sekitarnya.

Pasal 7
Usaha kelompok
Usaha Kelompok meliputi :
1. Usaha Agribisnis Perikanan yang dikelola bersama
2.. Usaha simpan pinjam, dengan jangka waktu peminjaman dan suku bunga disepakati oleh
rapat anggota.
3. Pemasaran hasil Perikanan yang dilaksanakan berdasarkan kemitraan dengan perjanjian
yang pasti.
4. Penggalian dana meliputi kegiatan yang tidak bertentangan dengan hukum atau
perundangan yang berlaku.
5. Berkaitan dengan Usaha/kegiatan Kelompok pengurus diberikan kewenangan untuk
mengadakan kerja sama/perjanjian dengan pihak lain berdasarkan keputusan rapat
anggota.
Pasal 8
Pembagian Sisa hasil Usaha
Penggunaan sisa hasil usaha kelompok diatur sebagai berikut :
1. Biaya administrasi kelompok 5 %
2. Biaya operasional pengurus dan pembinaan ke kelompok 15 %
3. Pemupukan modal / kas kelompok 40 %
4. Jasa Pengurus 20 %
5. Dana Cadangan 20 %
BAB II
KEUANGAN ORGANISASI
Pasal 9
Sumber keuangan
Keuangan Kelompok Nelayan Candi Bahari, bersumber pada :
1. Simpanan pokok anggota sebesar Rp. 10.000,- per-anggota.
2. Iuran bulanan sebesar Rp. 5.000,- per bulan per-anggota.
3 Keuntungan Usaha kelompok.
4. Pungutan/ iuran khusus anggota yang telah disepakati.
5. Pinjaman atau bantuan pihak ketiga yang tidak mengikat.
Pasal 10
Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan
1. Keuangan Kelompok Nelayan Candi Bahari dipergunakan untuk hal-hal yang berkaitan
dengan kegiatan usaha kelompok maupun kepentingan kelompok.
7

2. Pertanggung jawaban penggunaan keuangan kelompok dilaksanakan setiap bulan atau


pada saat rapat anggota.
3. Pertanggung jawaban keuangan kelompok setiap akhir tahun masehi, dibuat dalam bentuk
neraca dan laporan rugi laba.
BAB III
KEKAYAAN KELOMPOK.
Pasal 11
Kekayaan Kelompok dan anggota
1. Kekayaan kelompok meliputi Seluruh modal usaha kelompok beserta inventaris kelompok
baik yang berbentuk uang maupun barang dikurangi kewajiban atau hutang kelompok.
2. Kekayaan anggota kelompok meliputi kekayaan kelompok dibagi seluruh anggota
kelompok dikurangi kewajiban atau hutang masing-masing anggota kepada kelompok.
3. Perhitungan kekayaan kelompok maupun kekayaan anggota kelompok dilaksanakan oleh
pengurus dan disampaikan melalui rapat anggota.
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 12
Struktur Organisasi
Struktur organisasi kelompok Nelayan Candi Bahari ditetapkan sebagai berikut :
1. - Pelindung adalah Perbekel Sengkidu, Kelian Banjar Dinas Subagan, Kelian Banjar
Adat Subagan.
- Penasehat adalah instansi pembina teknis.
2. Pengurus kelompok terdiri dari : Ketua, Sekretaris, Bendahara, Seksi Pemodalan, Seksi
Seksi Produksi, Seksi Pemasaran dan Seksi Sarana dan Prasarana.
3. Penambahan seksi dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan diputuskan dalam rapat
anggota seperti tersebut pada pasal 4 anggaran rumah tangga.
Pasal 13
Tugas, Wewenang Pelindung dan Penasehat
1. Pelindung mempunyai tugas dan wewenang memberikan rekomendasi kepada pihakpihak terkait dan bertanggung jawab keluar terhadap keberadaan kelompok, dan / atau
memberikan sangsi administrasi kepada pengurus dan anggota yang melanggar ketentuan
perundang-undangan yang berlaku.
2. Penasehat mempunyai tugas memberikan masukan-masukan kepada kelompok baik teknis
maupun non teknis demi kemajuan kelompok.
BAB V
KEANGGOTAAN
Pasal 14.
Persyaratan Anggota
Persyaratan anggota meliputi :
8

1. Warga masyarakat yang berdomisili di Wilayah Banjar Dinas Subagan dan telah terdaftar
menjadi anggota kelompok.
2. Mempunyai usaha Perikanan
3. Bagi anggota baru diwajibkan membayar/mengepok kekayaan kelompok sesuai
perhitungan kekayaan per anggota saat masuk menjadi anggota.
4. Menjunjung tinggi Panca Sila dan undang-Undang Dasar 1945 dan Falsafah Tri Hita
Karana.

Pasal 15
Berhenti Menjadi Anggota
Berhenti sebagai anggota kelompok karena :
1. Berhenti dengan hormat yang disebabkan :
a. Karena sakit-sakitan dan / atau karena usia.
b. Karena pindah domisili dan / atau karena transmigrasi.
c. Atas permintaan sendiri karena alasan tertentu.
d. Karena meninggal dunia dan ahli warisannya tidak ada dan / atau tidak mau
meneruskan keanggotaannya.
e. Anggota yang berhenti dengan hormat dan tidak mengajukan pengganti mendapat
pembagian kekayaan sesuai dengan perhitungan pengurus setelah dikurangi dengan
kewajiban-kewajiban yang harus diselesaikan.
2. Berhenti dengan tidak hormat (dipecat) disebabkan :
a. Melanggar ketentuan-ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kelompok
dan keputusan rapat anggota.
b. Mencemarkan nama baik kelompok.
c. Pemecatan anggota kelompok dilaksanakan berdasarkan keputusan rapat khusus dan /
atau rapat luar biasa.
d. Bagi anggota yang diberhentikan dengan tidak hormat harus menyelesaikam segala
sesuatu hutang pada kelompok yang masih menjadi kewajibannya.
Pasal 16
Kewajiban Anggota Kelompok
Kewajiban anggota kelompok meliputi :
1.. Mentaati dan mematuhi peraturan organisasi kelompok baik yang termuat dalam anggaran
dasar maupun anggaran rumah tangga serta peraturan lainnya yang telah disepakati.
2.. Melaksanakan program kerja kelompok yang disusun oleh pengurus dengan baik dan
benar serta penuh rasa tanggung jawab.
3.. Menjaga dan menjunjung tinggi nama baik kelompok, wajib melestarikan dan menumbuh
kembangkan kelompok.
4. Selalu menciptakan suasana kekeluargaan keakraban dan kekompakan serta ketertiban di
dalam kelompok serta lingkungannya.
5. Selalu berusaha meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan
diri, menggali, mencoba dan menerapkan teknologi perikanan dan budidaya perikanan.
6. Berpartisipasi penuh dalam kegiatan kelompok.
7.. Wajib membantu /mencarikan upaya pemecahan anggota yang mengalami masalah dalam
melaksanakan usaha perikanan
9

Pasal 17
Hak Anggota
Hak Anggota Kelompok meliputi :
1. Mempunyai suara yang sama dalam rapat anggota dan tidak dapat diwakilkan oleh
anggota yang lainnya.
2. Mempunyai hak memilih dan dipilih.
3. Berhak atas perlindungan yang sama tanpa ada diskriminasi dengan anggota yang lain.
4. Mempunyai hak yang sama atas harta kekayaan kelompok baik yang bergerak maupun
tidak bergerak, apabila yang bersangkutan telah memenuhi semua kewajiban yang telah
ditentukan.
5. Bagi anggota yang berhenti dengan hormat berhak mendapat kekayaan sesuai dengan
haknya, sedangkan anggota yang berhenti dengan tidak hormat (dipecat), tidak
mempunyai hak atas kekayaan kelompok.
6. Bagi anggota kelompok yang berhenti dengan hormat tetap masih dapat diterima kembali
sebagai anggota, setelah yang bersangkutan memenuhi kewajiban seperti tersebut pada
pasal 13 anggaran rumah tangga kelompok
7. Bagi anggota yang mendapat musibah karena menjalankan kewajiban kelompok sehingga
meninggal dunia akan mendapatkan santunan dari kolompok yang besarnya ditentukan
berdasarkan keputusan rapat anggota.
BAB VI
PENGURUS
Pasal 18
Persyaratan Pengurus
Persyaratan Pengurus meliputi :
1. Sudah menjadi anggota kolompok Kelompok Nelayan Candi Bahari selama 5 (lima)
tahun.
2. Sehat rohani dan jasmani serta tahu membaca dan menulis huruf latin.
3. Dipilih langsung oleh rapat anggota.
Pasal 19
Pemilihan Pengurus.
Pemilihan pengurus dilakukan dengan cara :
1. Melalui rapat anggota yang dihadiri sekurang-kurangnya 75 % dari jumlah anggota, dan
disetujui 50 % + 1 dari jumlah anggota yang hadir.
2. Pemilihan dilakukan secara demokrasi dan dengan musyawarah.
3. Apabila belum terjadi mufakat maka pemilihan dilakukan melalui voting.
4. Pengurus yang terpilih disyahkan oleh rapat anggota.
Pasal 20
Masa Jabatan Pengurus
Masa jabatan pengurus adalah selama 5 (lima) tahun, dan setelah masa jabatan tersebut
berakhir dapat dipilih kembali.
Pasal 21
Tugas dan Kewajiban Pengurus.
10

1. Secara Umum tugas dan Kewajiban Pengurus adalah :


1. Bertanggung jawab keluar terhadap keberadaan kelompok.
2. Melaksanakan sepenuhnya amanat rapat anggota.
3. Melaksanakan administrasi kelompok.
4. Wajib melaksanakan program yang telah ada dan / atau menyusun program baru
dengan tetap mempertimbangkan program lama disesuaikan dengan kebutuhan
kelompok yang disampaikan dalam forum rapat anggota untuk mendapatkan
persetujuan dan pengesahan dari rapat anggota.
5. Apabila terjadi pergantian pengurus, pengurus lama wajib membuat berita acara serah
terima tugas kepada pengurus yang baru.
6. Senantiasa membina dan menciptakan suasana kekeluargaan, kebersamaan dan
kekompakan demi keutuhan kelompok, serta selalu berinisiatif untuk mencari
alternatif pemecahan masalah baik yang dihadapi kelompok maupun anggota.
7. Mengkoordinir semua anggota kelompok.
8. Membuat evaluasi dan pertanggung jawaban setiap tahun terhadap segala program
kegiatan dan perkembangan kelompok.
9. Mencari dan menggali informasi yang berkaitan dengan kebutuhan kelompok baik
teknis maupun non teknis dan selanjutnya meneruskan informasi yang diperoleh
kepada anggota.
10. Menjalin hubungan dengan pihak-pihak lain sesuai dengan kebutuhan kelompok.
2. Secara khusus masing-masing pengurus mempunyai tugas dan tanggung jawab :
1. Ketua Kelompok
- Bertanggung jawab terhadap keutuhan kelompok.
- Bertindak sebagai wakil kelompok menghadapi pihak luar untuk kepentingan
kelompok.
- Memimpin rapat / kegiatan kelompok.
- Mengatur perputaran modal kelompok.
- Bertanggung jawab terhadap segala kegiatan kelompok.
- Merencanakan, mengkoordinasikan, mengerakkan dan mengadakan evaluasi
secara berkala tentang tugas-tugas sesuai fungsi struktur kelompok yang
dipimpinnya baik intern maupun ekstern..
- Meminta pertanggung jawaban secara berkala terhadap bidang tugas masingmasing seksi yang menjadi bidang tugasnya.
2. Sekretaris :
- Melaksanakan tugas-tugas kesekretariatan antara lain membuat administrasi
kelompok dan lain-lain.
- Melaksanakan urusan administrasi untuk penyelenggaraan rapat-rapat baik
menyangkut intern maupun ekstern kelompok.
- Membuat notulen setiap penyelenggaraan rapat.
- Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh ketua kelompok untuk
memperlancar jalannya organisasi kelompok.
- Melaporkan hasil pelaksaaan tugas kepada ketua kelompok.
3. Bendahara :
- Melaksanakan tugas-tugas perbendaharaan kelompok yang dijabarkan dalam buku
kas menyangkut keuangan kelompok.
- Membukukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh ketua kelompok untuk
meperlancar organisasi kelompok.
- Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh ketua kelompok untuk
memperlancar jalannya organisasi kelompok.
11

Melaporkan hasil pelaksaaan tugas kepada ketua kelompok.

4. Seksi Informasi dan Tekhnologi


- Mencari, menggali, mengkoordinasikan dan membahas serta meneruskan
informasi-informasi yang diperoleh kepada anggota kelompok baik berkaitan
dengan masalah teknis maupun non teknis.
- Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh ketua kelompok untuk
memperlancar jalannya organisasi kelompok.
- Melaporkan hasil pelaksaaan tugas kepada ketua kelompok
5. Seksi Sarana Produksi Perikanan
- Menginventarisir dan mengkoordinasikan kebutuhan-kebutuhan anggota
kelompok berkaitan dengan sarana produksi.
- Mencari dan menginformasikan tempat, harga dan hal-hal yang berkaitan dengan
sarana produksi yang dibutuhkan anggota..
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh ketua kelompok untuk
memperlancar jalannya organisasi kelompok.
- Melaporkan hasil pelaksaaan tugas kepada ketua kelompok.
6. Seksi Produksi dan Pemasaran
- Mencari dan menginformasikan harga dan pasar bagi produksi anggota kelompok.
- Mengkoordinir kegiatan pemasaran produksi anggota kelompok.
- Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh ketua kelompok untuk
memperlancar jalannya organisasi kelompok.
- Melaporkan hasil pelaksaaan tugas kepada ketua kelompok

Pasal 22
Kewenangan dan Hak Pengurus
Kewenangan dan Hak Pengurus :
1. Dalam keadaan yang sangat mendesak diluar program kerja yang telah ditetapkan,
pengurus berwenang mengambil keputusan tanpa harus menunggu keputusan rapat
anggota.
2. Segala keputusan yang diambil seperti tersebut dalam pasal 22 ayat ( 1 ), nantinya
dipertanggung jawabkan dalam rapat anggota.
3. Sepanjang keuangan kelompok memungkinkan, pengurus berhak atas intensif/gajih atau
upah yang besarnya diputuskan dalam rapat anggota.
Pasal 23
Pergantian Pengurus
1. Pergantian pengurus dilakukan apabila :
a. Habis masa jabatannya.
b. Tidak mampu dan tidak dapat melaksanakan tugas dalam waktu yang panjang karena
alasan tertentu yang dapat diterima dengan akal sehat.
c. Melanggar tata peraturan yang telah ditetapkan dalam kelompok.
2. Pergantian pengurus dilakukan melalui rapat anggota berdasarkan usul 50 % + 1 dari
jumlah anggota.
12

BAB VII
SANGSI
Pasal 24.
1. Bagi anggota yang tidak mengikuti rapat /kegiatan rutin dan khusus tanpa alasan diberikan
teguran secara lisan dan tertulis oleh ketua Kelompok atau pengurus.
2. Bagi anggota kelompok yang melanggar Angaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga
Kelompok dan khususnya melanggar Kewajiban anggota sesuai pasal 16 ayat 1 samapai
dengan 4 diberhentikan secara tidak terhormat.
3. Pemberhentian anggota kelompok seperti tersebut dalam pasal 24 ayat ( 2 ) di atas,
didahului dengan pembinaan, teguran secara lisan dan dilanjutkan teguran secara tertulis
yang dilaksanakan oleh pengurus dengan rentang waktu 2 x 30 hari.
4. Bagi anggota yang berhenti karena dipecat, untuk selamanya tidak diperkenankan menjadi
anggota kelompok kembali, tidak mendapat pembagian kekayaan dan tidak berhak atas
kekayaan yang dimiliki kelompok.
BAB VIII
PEMBUBARAN KELOMPOK
Pasal 25
1. Kelompok Nelayan Wahyu Segara dikatakan bubar apabila tidak memenuhi
ketentuan=ketentuan sesuai AD/ART Kelompok.
2. Pembubaran kelompok ditentukan oleh rapat anggota luar biasa yang dihadiri oleh seluruh
anggota dan mendapat persetujuan 75% dari anggota yang hadir.
3. Pembubaran Kelompok disahkan oleh seluruh anggota dan atau sekurang-kurangnya 75%
dari anggota yang hadir sesuai pasal 25 ayat 2 diatas dengan Berita Acara yang dibuktikan
dengan tanda tangan.
4. Pembubaran Kelompok yang sudah sesuai ketentuan pasal 25 ayat 1, 2, 3 harus diketahui
oleh Pelindung dan Penasehat, dengan kehadirannya dalam rapat luar biasa sesuai pasal 25
ayat 2 yang disahkan dengan tanda tangan.
5. Semua kekayaan Kelompok sesuai AD/ART Kelompok penyelesaiannya diselesaikan
dalam Rapat luar biasa sesuai Pasal 25 diatas berdasarkan azas kekeluargaan.
BAB IX
ATURAN TAMBAHAN
1

Bagi anggota yang meninggal dunia keanggotaannya bisa digantikan oleh salah satu
anggota keluarganya yang sebelumya sudah ada musyawarah dikeluarganya.
2. Bagi Keanggotaannya yang telah digantikan sesuai Bab VIII ayat 1 segala kewajiban dan
haknya secara otomatis diterima oleh yang menggantikan.
3. Bagi Anggota yang diberhentikan secara terhormat sesuai pasal 15 ayat 1 huruf a, b, c dan
tidak terhormat harus melunasi segala hutangnya di Kelompok dan apabila tidak melunasi
akan diselesaikan secara hukum yang berlaku.
4. Bagi Anggota yang diberhentikan secara terhormat sesuai pasal 15 ayat 1 huruf d dan e
dan pasal 17 ayat 4 dan 5 mendapat pembagian kekayaan kelompok berdasarkan jumlah
13

seluruh kekayaan kelompok dibagi seluruh anggota dan dikurangi 25% sesuai pasal pasal
15 ayat 1 dan 5.
BAB X
PENUTUP
1. Hal-hal lain yang belum tercantum dalam anggaran rumah tangga ini akan diatur
kemudian berdasarkan keputusan rapat anggota.
2. Perubahan anggaran rumah tangga Kelompok Nelayan Wahyu Segara diputuskan dalam
rapat khusus.
3. Anggaran rumah tangga kelompok Kelompok Nelayan Wahyu Segara berlaku sejak
ditetapkan dan disyahkan oleh rapat anggota.

DITETAPKAN DAN DISYAHKAN DALAM RAPAT ANGGOTA


Hari/Tanggal
Tempat
No

: 15 Januari 2003
: Balai Kelompok Nelayan
Nama Anggota

Jabatan

1.

I KETUT RIKNA

Ketua

2.

I KETUT RINTA

Sekretaris

3.

I WAYAN SUDARMA

Bendahara

14

Tanda - tangan

4.

I NENGAH RIASTA

Seksi Pemodalan

5.

I NENGAH RICA

Seksi Pemasaran

6.

I NENGAH SUKARTA

Seksi Produksi

7.

I WAYAN BERATA

Seksi Sarana & Prasarana

8.

I GEDE SUKERATA

Anggota

9.

I NYOMAN GUNUNG

Anggota

10.

I NYOMAN RASE

Anggota

11

I KETUT MURTI

Anggota

12.

I KETUT KIREG

Anggota

13.

I NENGAH SUTI

Anggota

14.

I WAYAN SUKA

Anggota

15.

I KETUT WAGE

Anggota

16.

I NENGAH SEKAR

Anggota

17.

I WAYAN WARTA

Anggota

18.

I WAYAN RINTA

Anggota

19.

I NYM PASEK PUTRA YASA

Anggota

Mengetahui :
Perbekel Sengkidu,

Kelian Banjar Dinas Subagan

Kelian Banjar Adat Subagan

( I WAYAN DARPI, SH )

( I NENGAH WIDIA )

( I WAYAN SUARDITHA)

Kepala UPT
Dinas Pertenakan Kelautan Dan Perikanan
Kecamatan Manggis
I Nengah Sueta Atmaja, AMD

15