Anda di halaman 1dari 34

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Data Dasar
1. Keadaan Geografis
1.1 Batas Wilayah
Puskesmas Banjarbaru Utara berada di wilayah Kecamatan Banjarbaru
Utara, 2 km dari pusat pemerintahan Kota Banjarbaru.

Wilayah kerja

Puskesmas Banjarbaru Utara terdiri atas 2 kelurahan, yaitu kelurahan Loktabat


Utara dan kelurahan Mentaos.
Puskesmas Banjarbaru Utara memiliki batas wilayah kerja sebagai berikut:

Sebelah utara: Desa Cindai Alus Kabupaten Banjar


Sebelah selatan: Kelurahan Loktabat Selatan KecamataBanjarbaru Selatan
Sebelah timur: Kelurahan Sungai Paring Kecamatan Martapura Kota
Sebelah barat: Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin

Gambar 1.1 Peta Kelurahan Mentaos

Gambar 1.2 Peta Kelurahan Loktabat Utara

1.2 Keadaan Tanah dan Iklim


Sebagian besar wilayah Kecamatan Banjarbaru Utara merupakan dataran
rendah dan dataran tinggi serta keras.Iklim yang berpengaruh adalah musim hujan
dan musim kemarau.
1.3 Jangkauan Transportasi
Puskesmas Banjarbaru Utara berada di wilayah Kecamatan Banjarbaru
Utara, Kota Banjarbaru dengan jarak 2 km dari pusat pemerintahan Kota
Banjarbaru dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit melalui kondisi jalan
yang baik. Jarak terjauh dari puskesmas adalah 4 km pada kelurahan Mentaos dan
kelurahan Loktabat Utara yang terdekat.Seluruh wilayah dapat dijangkau
menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4 sepanjang musim.
1.4 Pembagian Wilayah
Wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara memiliki luas 21,12 km 2,
terdiri atas 2 kelurahan, yaitu kelurahan Loktabat Utara dan kelurahan Mentaos.
Wilayah kelurahan Loktabat Utara memiliki luas 14,24 km 2 dengan jumlah
penduduk sampai akhir tahun 2012 berjumlah 20.653 jiwa.Penduduk terbagi
dalam 48 RT dan 10 RW, jumlah rumah sebanyak 5.167 buah. Wilayah kelurahan
Mentaos memiliki luas 6,88 km2 dengan jumlah penduduk sampai akhir tahun
2012 berjumlah 9.900 jiwa.Penduduk terbagi dalam 18 RT dan 6 RW, jumlah
rumah sebanyak 2.781 buah.

2. Data Demografi
Dari data-data yang telah dikumpulkan pada Kecamatan Banjarbaru Utara
hingga akhir tahun 2012, jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas
Banjarbaru Utara adalah 30.553 jiwa.
Tabel 2.1. Data Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas
Banjarbaru Utara Tahun 2012
No.
1.
2.

Kelurahan
Loktabat Utara
Mentaos
Jumlah

Luas Wilayah
14,24 km2
6,88 km2
21,12 km2

Jumlah Penduduk
20.653
9.900
30.553

Kepadatan penduduk di kelurahan Loktabat Utara rata-rata 1.450 jiwa/km 2,


sedangkan di kelurahan Mentaos rata-rata 1.438 jiwa/km2. Secara keseluruhan,
kepadatan

penduduk

Kecamatan

Banjarbaru

Utara

rata-rata

1.446

jiwa/km2.Menurut Undang-undang No.5 Tahun 1960, tingkat kepadatan penduduk


di suatu daerah dapat dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu :
a. Tidak padat

: kepadatan penduduk mencapai 50 orang/km2

b. Kurang padat : kepadatan penduduk mencapai 51 - 250 orang/km2


c. Padat

: kepadatan penduduk mencapai 250 - 400 orang/km2

d. Sangat padat : kepadatan penduduk melebihi 401 orang/km2


Berdasarkan undang-undang tersebut, kepadatan penduduk wilayah
Puskesmas Banjarbaru Utara termasuk ke dalam kategori sangat padat.
Tabel 2.2. Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Wilayah Kerja
Puskesmas Banjarbaru Utara
No
.

Kelurahan

Laki-laki

Perempua
n

Jumlah
(Orang)

Persentase
(%)
4

1.
2.

Loktabat Utara
Mentaos
Jumlah

10.615
4.560
15.175

10.038
5.340
15.378

20.653
9.900
30.553

67.6
32.4
100

Tael 2.3. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Pekerjaan di Wilayah Kerja Puskesmas
Banjarbaru Utara Tahun 2012
No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Jenis Pekerjaan
Tidak bekerja
Ibu rumah tangga
Pelajar
Pensiunan
PNS
TNI/POLRI
Pedagang
Petani
Karyawan swasta
Buruh
Lain-lain
Jumlah

Jumlah (Orang)
6.866
5.800
6.083
827
2.380
419
459
199
4.720
616
2.184
30.553

Persentase (%)
22,47
18,98
19,91
2,71
7,79
1,37
1,50
0,65
15,45
2,02
7,15
100

Jenis Pekerjaan
Tidak bekerja
Ibu rumah tangga
Pelajar

199
459 4,720

616 2

6,866

419

PNS
TNI/POLRI

2,380
827

Pensiunan

5,800
6,083

Pedagang
Petani
Karyawan swasta
Buruh
Lain-lain

Grafik 2.6. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Pekerjaan di Wilayah Kerja


Puskesmas Banjarbaru Utara Tahun 2012

Dengan mengetahui jenis pekerjaan penduduk yang berada di wilayah


kerja Puskesmas Banjarbaru Utara, maka dapat menentukan tingkat pendidikan
dan tingkat sosial ekonomi seseorang yang dapat mempengaruhi derajat
kesehatan.Pada penduduk di wilayah Banjarbaru Utara mayoritas penduduk tidak
bekerja. Namun, harus ditelaah kembali proporsi jumlah penduduk berdasarkan
usia, sehingga bisa dipastikan apakah tidak bekerja karena usia balita dan lansia
atau memang tidak memiliki pekerjaan. Pekerjaan yang cukup banyak dimiliki
yaitu PNS dan karyawan swasta, sehingga kemungkinan penduduk wilayah kerja
Puskesmas Banjarbaru Utara memiliki tingkat sosial ekonomi menengah.
Agama Islam merupakan agama yang rata-rata dianut oleh penduduk di
Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Utara.Jumlah penduduk berdasarkan agama
tersaji pada tabel dan grafik dibawah ini.
Tabel 2.4. Data Agama yang Dianut oleh Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas
Banjarbaru Utara Tahun 2012
No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Agama
Islam
Kristen
Katolik
Hindu
Budha
Lainnya
Jumlah

Jumlah (orang)
29.410
994
12
103
29
17
30.553

Persentase (%)
96,22
3,25
0,04
0,34
0,09
0,06
100

Taraf pendidikan penduduk di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara


sudah cukup tinggi, di mana rata-rata tingkat pendidikannya adalah lulusan SMA
atau sederajat. Dengan tingginya tingkat pendidikan, maka kesadaran akan
pentingnya kesehatan akan lebih baik sehingga pemahaman terhadap pentingnya
6

perilaku hidup bersih dan sehat juga dapat memenuhi sasaran.Selain itu,
diharapkan pula agar masyarakat tersebut dapat berpotensi untuk dijadikan kader
puskesmas dalam upaya pelaksanaan program puskesmas.Jumlah penduduk
berdasarkan tingkat pendidikan tersaji pada tabel dibawah ini.

Tabel 2.5. Data Jumlah Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Utara
Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2012
No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Pendidikan
Tidak/belum sekolah
Tidak tamat SD/sederajat
Tamat SD/sederajat
Tamat SMP/sederajat
Tamat SMA/sederajat
Diploma I/II
Diploma III/S.Muda
Diploma IV/S-1
Strata II
Jumlah

Jumlah (orang)
4.271
3.948
3.506
4.494
9.621
394
805
3.213
301
30.553

Persentase (%)

1.3 Sarana Kesehatan


Sistem pelayanan kesehatan berkembang sangat pesat, di mana
pembangunan fasilitas kesehatan semakin meningkat dengan harapan dapat
dinikmati oleh seluruh masyarakat.Fasilitas kesehatan di wilayah kerja Puskesmas
Banjarbaru Utara sebagai berikut.

Tabel 2.6. Fasilitas Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Utara


No.
Sarana Kesehatan
Jumlah
1.
Puskesmas induk
1 buah
2.
Puskesmas pembantu
1 buah
3.
Rumah sakit
3 buah
4.
Posyandu Balita
17 buah
5.
Poskesdes
1 buah
6.
Posyandu manula
4 buah
Tabel 2.7. Sumber Daya Fisik di Puskesmas Banjarbaru Utara
Fasilitas
Kondisi
Ruang loket/pendaftaran
Baik
Ruang poli umum
Baik
Ruang poli anak/MTBS
Baik
Ruang KIA/KB
Baik
Ruang poli gigi
Baik
Ruang imunisasi
Baik
Ruang apotek
Baik
Ruang kesehatan lingkungan
Baik
Ruang tata usaha/administrasi
Baik
Ruang laboratorium
Baik
Ruang P2M
Baik
Ruang gizi
Baik
Ruang kepala puskesmas
Baik
WC/kamar mandi
Baik
Gudang
baik
Tabel 2.8. Sarana Penunjang di Puskesmas Banjarbaru Utara
No.
Sarana Penunjang
Jumlah
1.
Kendaraan roda 4
2
2.
Kendaraan roda 2
7
3.
Sterilisator listrik
4
4.
Imunisasi kit
2
5.
Vaccine carrier
7
6.
Lemari es
3
7.
Minor surgery set
3
8.
Laboratorium sederhana
Lengkap

Kondisi
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
8

9.
10.
11.
12.

Emergency kit
Surgical set
Peralatan gigi
Peralatan KIA

1
Lengkap
Lengkap
Lengkap

Baik
Baik
Baik
Baik

Tabel 2.9. Data Jumlah Kader di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Utara
Tahun 2012
No.
Kader
Jumlah
1.
Kader aktif
73
2.
Kader tidak aktif
15
Jumlah
88
Tabel 2.10. Data Jumlah Kader di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Utara
Tahun 2012
Jumlah Kader
Jumlah Kader
No.
Nama Posyandu
yang Ada (Orang)
yang Aktif
1. Kembang Culan
5
3
2. Asparagus
7
6
3. Kejora
7
6
4. Seroja
5
4
5. Teratai
3
3
6. Wijaya Kusuma
7
5
7. Seruni
4
4
8. Tulip
3
3
9. Aster
4
4
10. Kembang Tanjung
5
5
11. Sakura
4
4
12. Kembang Pinus
5
5
13. Matahari
5
5
14. Anggrek Bulan
5
5
15. Mawar
7
5
16. Pakis
6
4
17. Melati
5
5
Jumlah
88
73
Dengan sarana yang lengkap dan dalam kondisi baik di Puskesmas
9

Banjarbaru Utara, maka dapat menunjang pelayanan kesehatan yang baik.

10

1.4 Tenaga Kesehatan


Kepala Puskesmas
Bahrul Ilmi, S.KM, MM
Kepala Bag. Tata Usaha
Masdinah

Fungs. Dokter
dr. Nina Puspitasari
dr. Rita Ervina
dr. Juhai Triyanti
dr. Dwi
dr. Diah

Fungs. Perawat Gigi


Nurul Husna, Amd
Zuraidah
Pomdiani, Amkg
Yulia

Fungs. Apoteker
Feni, S.si, Apt

Fungs. Sanitarian
Mariani
Heldawati
Suparmi

Fungs. Dokter Gigi


drg. Erna Suryanti
drg. Halida

Fungs. Bidan
Hajimah, Am.Keb
Siti Basiah, Am.Keb
Fatmawati, SST
Neneng, Am.Keb
Nurwasilah, Am.Keb
Rica, Am.Keb
Rina, Am.Keb
Yustina, Am.Keb
Yanti, Am.Keb
Hiwayan, Am.Keb
Noorhidayah, Am.Keb
Nurmaulidah, Am.Keb

Fungs. Nutrisionis
Mashul, Amg
Jessie Aprida

Fungs. Perawat
Tuti, AMK
Pahlul, AMK
Marlinda, AMK
Imelda, AMK
Eka, AMK

Fungs. Penata Lab


Siti Latifah
Endang, Amd.Ak

Fungs. Asisten Apoteker


Diany K
Fatimatul

Gambar 2.7. Struktur Organisasi Puskesmas Banjarbaru Utara

11

Tabel 2.11. Sumber Daya Tenaga Kerja di Puskesmas Banjarbaru Utara


No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

NAMA / NIP
Bahrul Ilmi,SKM,MM
19700906 199002 1 001
Masdinah
19690918 198912 2 001
drg.Erna Suryati
19661004 199303 2 009
dr.Diah Ratih S,MM
19580413 198802 2 001
Hajimah S.Taruno,SST
19600412 198011 2 003
Siti Basiyah
19610709 198401 2 001
Mariani
19630905 198512 2 003
Zuraidah
19620826 198502 2 002
Heldawati
19661215 198801 2 003
dr.Juhai Triyanti A
1974088 200604 2 025
Imawati,S.Gz
19770412 200012 2 004
Nurul Awliya,SKM,M.Kes
Fatmawati.S.ST
19690704 199003 2 010
Neneng Suriyawati AM.Keb
19720801 199202 2 003
Fenni Narulita , S.SiApt
19850925 200903 2 004
dr.Rita Ervina
19840531 201101 2 003
dr.Nina Puspitasari
19850928 201101 2 002
dr.Dwi Hidayanti
19810523 201101 2 003
drg.Halida Chaerani
19840209 201101 2 003
Maslimah Elyati,SKM
19681202 198903 2 003
Romdiani Arisanti ,A.M.Kg
19740918 199403 2 001
Nurul Husna ,A.M.Kg
19830830 200501 2 007
Noorwasillah,SST
19720115 200003 2 003
Nurmaulidah ,SST
19780228 200604 2 024
Suparmi

JABATAN

PENDIDIKAN
TERAKHIR
S2

Struktural

SPRG

Struktural

Dokter Gigi
Utama
Dokter

S1

Fungsional

S2

Fungsional

Bidan Muda

D IV

Fungsional

Bidan Penyelia

DI

Fungsional

Sanitarian
Penyelia
Perawat Gigi
Penyelia
Sanitarian
penyelia
Dokter Muda

DI

Fungsional

SP RG

Fungsional

DI

Fungsional

S2

Fungsional

Nutrisonis
Pertama
Epidemiologi
Muda
Bidan Muda

S1

Fungsional

S2

Fungsional

D IV

Fungsional

Bidan Penyelia

D III

Fungsional

Apoteker

S1

Fungsional

Dokter Pertama

S1

Fungsional

Dokter Pertama

S 1\

Fungsional

Dokter Pertama

S1

Fungsional

Dokter Gigi
Pertama
Promkes

S1

Fungsional

S1

Fungsional

Per. Gigi Pelak.


Lanjutan
Per. Gigi
PelakLanjutan
Bidan Pertama

D III

Fungsional

D III

Fungsional

D IV

Fungsional

Bidan pertama

D IV

Fungsional

Sanitarian

DI

Fungsional

Kepala
Puskesmas
Kasubbag TU

KET

12

26
27
28
29
30
31
32

19700325 199703 2 004


Pahlul Dikamal ,A.M.Kep
19741025 200903 1 003
Tuti Handayani ,A.M.Kep
19840123 200903 2 007
Siti Latifah
19730803 199703 2 007
Rica Agustina,AM.Keb
19850804 200903 2 012
Rina Amalia,AM.Keb
19870513 200903 2 008
Norhidayah,AM.Keb
19781002 201001 2 003
Endang Rahayu,AK
19840605 200804 2 002

pelk.Lanjutan
Perawat
Pelaksana
Perawat
Pelaksana
Pranata
Lab.Kes.Pelaks
Bidan Pelaksana
Bidan Pelaksana
Bidan Pelaksana
Pran.lab.Kes
Pelaksana

D III

Fungsional

D III
Fungsional
S M AK
Fungsional
D III
Fungsional
D III
Fungsional
D III
Fungsional
D III

Dengan sumber daya manusia yang memiliki jenjang pendidikan yang


tinggi, maka diharapkan kualitas pelayanan kesehatan dan pelaksanaan program
menjadi maksimal.
3. Sumber Dana
Dana yang diterima Puskesmas Banjarbaru Utara berasal dari beberapa
sumber sebagai berikut:
Sumber dana dari pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan pemerintah
Kota Banjarmasin berupa Proyek Peningkatan Kesehatan Masyarakat
(PPKM) yang digunakan untuk menunjang program.
Biaya operasional dari APBD.

Tabel 2.12. Alokasi dan Realisasi Anggaran rogram dan Kegiatan Puskesmas
Banjarbaru
13

PROGRAM / KEGIATAN

Program Pelayanan Administrasi


Keuangan
Penyediaan Jasa Surat Menyurat
Penyediaan Jasa Komunikasi,Sumber
Daya Air dan
Listrik
Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
Penyediaan Alat Tulis Kantor
Penyediaan Barang Cetakan dan
Penggandaan
Penyediaan Peralatan dan perlengkapan
kantor
Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan
Perundang undangan
Penyediaan Makanan dan Minuman
Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke
luar daerah
Penyediaan Jasa Non PNS

ALOKASI
ANGGARAN
(Rp)

REALISASI
SALDO (Rp)

ANGGARAN (Rp)

450.000

450.000

28.680.000

18.571.314

10.108.686

PERSENTASE

PERSENTASE

REALISASI
ANGGARAN
(%)

REALISASI
FISIK (%)

100%

100%

100%
100%
100%

4.800.000
12.029.000

4.800.000
12.029.000

64,75%
100%
100%
100%

9.038.450

9.038.450

100%

100%

4.612.500

4.612.500

100%

100%

1.020.000

990.000

97,06%

49.020.000

49.020.000

100%

100%

4.800.000

4.800.000

100%

100%

2.003.000

2.003.000

100%

100%

25.421.500

19.399.650

6.021.850

Program Peningkatan Sarana dan


Prasarana Aparatur
Pemeliharaan Rutin / Berkala
GedungKantor
Pemeliharaan Rutin / Berkala Mobil
Jabatan
Pemeliharaan Rutin / Berkala Kendaraan
Dinas /
Operasional
Pemeliharaan Rutin / Berkala
Perlengkapan Gedung
Kantor
Pemeliharaan rutin / Berkala peralatan
gedung kantor
Program Upaya Kesehatan Masyarakat
Peningkatan Kesehatan Masyarakat

76,31%
5.00.000

5.000.000

100%

100%

5.000.000

5.000.000

100%

100%

365.957.100

339.246.700

26.710.400

92,70%

4. Upaya Pokok Puskesmas Banjarbaru Utara


14

Dalam pelaksanaan kegiatan Puskesmas Banjarbaru Utara melaksanakan


program kerja Puskesmas secara terpadu, artinya dalam melaksanakan kegiatan
yang ada di Puskesmas dilaksanakan secara bersama-sama dengan program lain
yang terkait yang ada di Puskesmas Program kerja Puskesmas tersebut meliputi :
a. 6 (enam) program wajib yang dilaksanakan
1. Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana (KIA-KB)
2. Promosi Kesehatan ( Promkes )
3. Kesehatan Lingkungan
4. Perbaikan Gizi
5. Pengobatan
6. Pencegahan, Pemberantasan Penyakit Menular (P3M).
b. Upayaprogram pengembangan yang dilaksanakan
1. Program Kesehatan Mata
2. Program Kesehatan Jiwa
3. Program Perawatan Kesehatan Masyarakat ( PHN )
4. Program Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS )
5. Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah ( UKGS )
6. Program Usaha kesehatan Gigi Masyarakat Desa ( UKGMD )
7. Program Kesehatan Kerja
8. Program Kesehatan Olahraga
c. Program penunjang yang dilaksanakan
1.. Pelayanan Laboratorium sederhana
15

2. Pelayanan Obat ( Apotik )


d. Pelayanan administrasi dan tata usaha
1.

R/R( Simpus )

16

Pelayanan KIA dan KB


Hasil Kegiatan KIA dan KB selama tahun 2013dapat dilihat pada tabel
hasil sebagai berikut.
Tabel 2.13.Tingkat Pencapaian Program dan Kegiatan KIA dan KB
NO
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

PROGRAM /
KEGIATAN
Pelayanan kes.Bumil sesuai
standar untuk kunj.lengkap
Drop out K1 K4
Pelayanan persalinan
Oleh Nakes
Pelayanan nifas lengkap(KN
3)
Pelayanan dan rujukan
bumil resti/komplikasi
Penanganan atau rujukan
Neonatus resiko tinggi
Cakupan BBLR ditangani
Cakupan kunjungan bayi
Cakupan kunjungan
neonatus

SATUAN

TARGET

REALISASI

PERSENTASE
PENCAPAIAN ( % )

Bumil

642

613

95,3

Bumil

10%

29

29

bulin

642

638

100

Ibu/bayi

613

475

Bumil

133

75

57,1

bayi

88

50

56.8

bayi
bayi

98
584

31
574

98,3

bayi

584

574

10.

Jumlah kematian Ibu

Orang

11

Jumlah kematian perinatal

Orang

12

Jumlah kematian Neonatal

Orang

13

Jumlah Bayi lahir mati

Orang

14

Jumlah lahir hidup

Orang

15

Jumlah kematian bayi

Orang

16

Jumlah kematian balita)

Orang

17

Jumlah bumil resiko tinggi


ditemukan nakes

Orang

18

Jumlah Bumil dengan HB <


11 g%

Orang

25

Orang

20

19
20

Jumlah Bumil dengan LILA


< 22,5cm
Pelayanan keluarga
berencana

642

133

77,5

632

82

61,7

17

a.Akseptor KB aktif
diPuskesmas (CU)
b.Akseptor aktif MKET di
Puskesmas
c.Akseptor MKET dengan
komplikasi
d.Akseptor MKET
mengalami kegagalan

PUS

4310

4018

93,23

Orang

277

111

40,07

Orang

orang

Promosi Kesehatan (Promkes)


Hasil Kegiatan Promkes selama tahun 2013 dapat dilihat pada tabel hasil
sebagai berikut.
Tabel 2.14. Tingkat Pencapaian Program dan Kegiatan Promosi Kesehatan
N
O

PROGRAM / KEGIATAN

SATUAN

TARGET

REALISAS
I

PERSENTASE
PENCAPAIAN
(%)

Promosi Kesehatan
1

Penyuluhan Kelompok

kali

10 x

10 x

100

Telaah Kemandirian Posyandu

kali

20

20

100

Pembinaan TOGA

kali

4x

4x

100

Siaran Keliling

kali

6x

4x

Pembinaan Batra

kali

5x

5x

Pengawasan PHBS&RH :
- PHBS RT
- PHBS Tempat Kerja
- PHBS Sekolah
- PHBS TTU
- Pembinaan PHBS
Sekolah
- Penyuluhan PHBS
Sekolah
- Penyuluhan PHBS
RT
- Pembinaan PHBS
RT

10
5x
8x
5x
4x

10
5x
8x
5x
4x

4x

4
-

3x
2x

18

Kesehatan Lingkungan
Tabel 2.15. Tingkat Pencapaian Program Kesehatan Lingkungan Tahun 2013

NO.

PROGRAM/KEGIATAN
Penyehatan Air
a. Sarana air bersih yang
memenuhi syarat
b. Pembinaan kelompok
masyarakat/POKMAIR
c. Penduduk dengan air
bersih
Hygiene dan Sanitasi
Makanan dan Minuman
a.Inspeksi sanitasi tempat
pengolahan makanan
b.Pembinaan tempat
pengelolaan makanan
Penyehatan tempat
pembuangan sampah dan
limbah
a.Inspeksi sanitasi sarana
pembuangan sampah
b.TPS yang memenuhi
syarat
c.TPA yang memenuhi
syarat
Penyehatan Lingkugan
permukiman dan jamban
keluarga
a.Rumah yang memenuhi
syarat kesehatan
b.IS jamban keluarga
memenuhi syarat
c.IS SPAL memenuhi syarat
Pengawasan sanitasi
Tempat-Tempat Umum
a.Inspeksi sanitasi TTU
b.Sanitasi tempat umum
memenuhi syarat

SATUAN

TARGET

REALISASI

PERSENTASEPENCAP
AIAN

Sarana

6052

5772

95,4

Pok

Jiwa

27.894

27.694

100

Sarana

198

198

100

sarana

198

198

100

Sarana

3.645

2.579

70,8

Sarana

13

69,2

Sarana

Sarana

5510

5337

96,9

Sarana

3278

71,8

Sarana

2313

86,8

Sarana
Sarana

169
135

169
132

100
97,8

Pengamanan Tempat
Pengelolaan Pestisida
a.Ispeksi sanitasi sarana

19

pengelolaan pestisida /
pemakai
b.Pembinaan tempat
pengelolaan pestisida
Pengendalian vector
a.Pengawasan tempattempat potensial
perindukan vector
dipukiman penduduk dan
sekitarnya.
b.Pemeberdayaan sasaran
/kelompok /pokja potensial
dalam upaya
pemeberantasan perindukan
vector penyakit
dipemukiman pebduduk
dan sekitarnya
c.Desa /lokasi potensial
yang mendapat intervensi
pemberantasan vector
penyakit menular
Pengawasan Sanitasi :
a.IS Jamban Keluarga
b.IS SPAL
c.TPM yg memenuhi syarat

Sarana

3/34

3/34

100

Sarana

100

Lokasi

Kelompok

75

Desa/Lok

5177
3714
139

4564
2665
136

88,2
71,8
98

Pelayanan Gizi
Tabel 2.16. Tingkat Pencapaian Program dan Kegiatan Gizi Puskesmas
Banjarbaru Utara Tahun 2013
NO.

PROGRAM/KEGIATAN
Penyehatan Air
a. Sarana air bersih yang
memenuhi syarat
b. Pembinaan kelompok
masyarakat/POKMAIR
c. Penduduk dengan air
bersih
Hygiene dan Sanitasi
Makanan dan Minuman
a.Inspeksi sanitasi tempat
pengolahan makanan
b.Pembinaan tempat
pengelolaan makanan

SATUAN

TARGET

REALISASI

PERSENTASE
PENCAPAIAN

Sarana

6052

5772

95,4

Pok

Jiwa

27.894

27.694

100

Sarana

198

198

100

sarana

198

198

100

Penyehatan tempat
pembuangan sampah dan

20

limbah
a.Inspeksi sanitasi sarana
pembuangan sampah
b.TPS yang memenuhi
syarat
c.TPA yang memenuhi
syarat
Penyehatan Lingkugan
permukiman dan jamban
keluarga
a.Rumah yang memenuhi
syarat kesehatan
b.IS jamban keluarga
memenuhi syarat
c.IS SPAL memenuhi syarat
Pengawasan sanitasi
Tempat-Tempat Umum
a.Inspeksi sanitasi TTU
b.Sanitasi tempat umum
memenuhi syarat
Pengamanan Tempat
Pengelolaan Pestisida
a.Ispeksi sanitasi sarana
pengelolaan pestisida /
pemakai
b.Pembinaan tempat
pengelolaan pestisida
Pengendalian vector
a.Pengawasan tempattempat potensial
perindukan vector
dipukiman penduduk dan
sekitarnya.
b.Pemeberdayaan sasaran
/kelompok /pokja potensial
dalam upaya
pemeberantasan perindukan
vector penyakit
dipemukiman pebduduk
dan sekitarnya
c.Desa /lokasi potensial
yang mendapat intervensi
pemberantasan vector
penyakit menular
Pengawasan Sanitasi :
a.IS Jamban Keluarga
b.IS SPAL
c.TPM yg memenuhi syarat

Sarana

3.645

2.579

70,8

Sarana

13

69,2

Sarana

Sarana

5510

5337

96,9

Sarana

3278

71,8

Sarana

2313

86,8

Sarana
Sarana

169
135

169
132

100
97,8

Sarana

3/34

3/34

100

Sarana

100

Lokasi

Kelompok

75

Desa/Lok

5177
3714
139

4564
2665
136

88,2
71,8
98

Pelayanan Gizi
21

Tabel 2.17. Tingkat Pencapaian Program dan Kegiatan Gizi Puskesmas


Banjarbaru Utara Tahun 2013
NO.

PROGRAM/KEGIATAN
Penyehatan Air
a. Sarana air bersih yang
memenuhi syarat
b. Pembinaan kelompok
masyarakat/POKMAIR
c. Penduduk dengan air
bersih
Hygiene dan Sanitasi
Makanan dan Minuman
a.Inspeksi sanitasi tempat
pengolahan makanan
b.Pembinaan tempat
pengelolaan makanan
Penyehatan tempat
pembuangan sampah dan
limbah
a.Inspeksi sanitasi sarana
pembuangan sampah
b.TPS yang memenuhi
syarat
c.TPA yang memenuhi
syarat
Penyehatan Lingkugan
permukiman dan jamban
keluarga
a.Rumah yang memenuhi
syarat kesehatan
b.IS jamban keluarga
memenuhi syarat
c.IS SPAL memenuhi syarat
Pengawasan sanitasi
Tempat-Tempat Umum
a.Inspeksi sanitasi TTU
b.Sanitasi tempat umum
memenuhi syarat
Pengamanan Tempat
Pengelolaan Pestisida
a.Ispeksi sanitasi sarana
pengelolaan pestisida /
pemakai
b.Pembinaan tempat
pengelolaan pestisida
Pengendalian vector
a.Pengawasan tempattempat potensial perindukan
vector dipukiman penduduk

REALISASI

PERSENTASE
PENCAPAIAN

SATUAN

TARGET

Sarana

6052

5772

95,4

Pok

Jiwa

27.894

27.694

100

Sarana

198

198

100

sarana

198

198

100

Sarana

3.645

2.579

70,8

Sarana

13

69,2

Sarana

Sarana

5510

5337

96,9

Sarana

3278

71,8

Sarana

2313

86,8

Sarana
Sarana

169
135

169
132

100
97,8

Sarana

3/34

3/34

100

Sarana

100

Lokasi

22

dan sekitarnya.
b.Pemeberdayaan sasaran
/kelompok /pokja potensial
dalam upaya
pemeberantasan perindukan
vector penyakit
dipemukiman pebduduk
dan sekitarnya
c.Desa /lokasi potensial
yang mendapat intervensi
pemberantasan vector
penyakit menular
Pengawasan Sanitasi :
a.IS Jamban Keluarga
b.IS SPAL
c.TPM yg memenuhi syarat
NO.

PROGRAM/KEGIATAN

Cakupan SKDN
S ( Jumlah Balita )
K ( Jumlah Balita memiliki
KMS)
D (Jumlah Balita
ditimbang)
N (Jumlah Balita yang
naik)
Pencapaian Indikator
Penimbangan
K/S ( Hasil Liputan
program)
D/S ( Tingkat Partisipasi
Masyarakat)
N/D' ( Tingkat keberhasian
Program)
D/K (Tingkat kelangsungan
penimbangan)
N/S (Hasil Pencapaian
Program)
T/D' (Tingkat Jumlah balita
yang T )
Distribusi Vitamin A :
Bayi (6 11 bulan)
Balita (1 - 5 tahun)
Distribusi Vitamin A untuk
Ibu Nifas
Distribusi Tablet Fe pada
bumil :
Fe 1
Fe 3

4
5

Kelompok

75

Desa/Lok

5177
3714
139

4564
2665
136

SASARAN

TARGET

REALISASI

88,2
71,8
98
PERSENTASE
PENCAPAIAN

2691

2691

2691

2628

97,66

2691

2306

85,69

2691

1872

69,57

2691

100

2628

97,66

2691

80

2306

85,69

2068

80

1872

90,52

2628

75

2306

87,75

2691

70

1872

69,57

196

9,48

2068
292
2107

83
83

277
2068

94,86
98,15

613

90

561

91,52

642
642

81
81

521
528

81,15
82,24

23

6
7
8

NO.

10

11

12

Pemantauan ASI Eksklusif


Distribusi obat cacing
Pengukuran TBABS
Kategori Status Gizi
berdasarkan TB/U

PROGRAM/KEGIATAN
Laki-Laki :
Sangat Pendek
Pendek
Normal
Perempuan:
Sangat Pendek
Pendek
Normal
Pemantauan Garam
beryodium:
RT dengan garam
beryodium cukup
Desa dengan kategori baik
Pemantauan Balita BGM
Jumlah BGM
BGM kasus Baru
Persentase Balita
BGM(BGM/D)
Pemantauan Pertumbuhan
Balita di PAUD/TK
Normal
Kurus
Kurus Sekali
Gemuk
Pemantauan Status Gizi
(PSG)
Kategori BB/TB:
Normal
Kurus
Kurus Sekali
Gemuk
Kategori BB/U
Buruk
Kurang
Baik
Lebih
Kategori TB/U:
Pendek

567
681

75
100

221
681

38,24
100

SATUAN
356

TARGET

REALISASI

PERSENTASE
PENCAPAIAN

1,46 %
31,54%
68%

0
3
353

0
0,84
29,16

1,46%
31,54%
68%

3
14
269

1,06
4,90
94,06

206

85

201

98,10

85

100

51
9

0,78
0,33
1,89

286

2691

0,76%

51/2691

964

86%

902

86%
86%
7,46%
5%

902
3
0
59

93,57
0,31
0
6,12

86%
86%
7,46%
5%

247
22
0
31

82,33
7,33
0
10,3

1,46%
7,46%
86%
5%

0
42
234
24

0
14
78
8

32%

35

11,67

300

300

300

24

Normal
Survei KADARZI
KADARZI
NON KADARZI
Pemantaun Bumil KEK:
Jumlah bumil KEK
Pemberian PMTPemulihan:
Balita BGM
BUMIL KEK
Konsultasi Gizi (Pojok
Gizi) dalam gedung

13

14

15

16

68%

265

88,33

75%
25%

193
167

53,61
46,4

10%

62

9,94

100%

51
62

100

300

208

Pengobatan
Tabel 2.18. Tingkat Pencapaian Program Pengobatan Puskesmas Banjarbaru Utara
Tahun 2013
NO.

PROGRAM/KEGIATAN

SATUAN

TARGET

REALISASI

Kunjungan kasus Baru

kasus

34.272

Kunjungan
Lama+kunjungan

Kasus

15.001

PERSENTASE
PENCAPAIAN

Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M)


Tabel 2.19. Tingkat Pencapaian Program P2M Pukesmas Banjarbaru Utara Tahun
2013
NO.

PROGRAM/KEGIATAN

A.TB PARU
a.Pengobatan penderita TB
Paru (DOTS) BTA Positif
b.Pengobatan penderita TB
Paru (DOTS ) negative
rontgen positif
c.Kesembuhan penderita
TBC BTA positif

B.MALARIA
a.Pemerisaan sediaan
darah(SD) pada penderita
malaria klinis
b.Penderita malaria klinis

SATUAN

TARGET

REALISASI

PERSENTASE
PENCAPAIAN

Orang

70%

10

17

Orang

30%

41,5

Orang

85%

19

82

%
Orang

27
APT(0/00)

27

25

yang diobatai
c.Penderita + (positif )
malaria yang diobati sesuai
standar
d.Penderita yang terdeteksi
malaria berat di Puskesmas
yang dirujuk ke RS
3

C.KUSTA
a.Penemuan tersangka
penderita kusta
b.Pengobatan penderita
kusta
c.Pemeriksaan kontak
penderita
d.Penderita kusta yang
selesai berobat (RFT Rate )
D.IMUNISASI
a.Imunisasi DPT 1 pada
bayi
b.Drop Out DPT 3 campak
c.Imunisasi HB-1<7 hari
d.Imunisasi campak pada
bayi
e.Imunisasi DT pada anak
kls 1 SD
f.Imunisasi TT pada anak
SD kelas 2 dan 3
g.TT WUS
h.Bias Campak kls I SD
i.TT 2 BUMIL
E.DIARE
a.Penemuan kasus diare di
Puskesmas dan kader
b.Kasus Diare ditangani
oleh Puskesmas dan kaderr
dengan oral rehidrasi
c.Kasus Diare ditangani
dengan rehidrasi intravena

Orang

<1,06

Orang

Orang

Orang

Orang

552 Bayi

95%

525

95,1

552 Bayi
552 Bayi
552 Bayi

5%
80%
95%

24
541
525

4,57
97,0
95,1

646 Anak

95%

526

81,42

577/521 Anak

95%

460/430

79,92/88,53

WUS
658 Anak
642 WUS

95%
80%

581
189

88,3
29,4

Orang
Orang
Orang

26

10

F.ISPA
a.Penemuan kasus
pneumonia dan pneumonia
berat oleh Puskesmas dan
kader
b.Jumlah kasus pneumonia
dan pneumonia berat
ditangani
c.Jumlah kasus pneumonia
berat /dengan tanda bahaya
ditangani/dirujuk

G. DEMAM BERDARAH
DENGUE(DBD)
a.Angka bebas jentik (ABJ)
b.Cakupan penyelidikan
epidemiologi(PE)
c.Pemeriksaan jentik
berkala
d.Kasus DBD
H.PENCEGAHAN DAN
PENANGGULANGAN
PMS DAN HIV / AIDS
a.Kasus PMS yang diobati
b.Klien yang mendapat
penanganan HIV/AIDS
I.PENCEGAHAN DAN
PENANGGULANGAN
RABIES
a.Cuci luka terhadap kasus
gigitan HPR
b.Vaksinasi terhadap kasus
gigitan HPR yang
berindikasi
J.PENCEGAHAN DAN
PENANGGULANGAN
FILARIASIS DAN
SCHISTOZOMIASIS
a.Kasus Filariasis yang
ditangani
b.Prosentase pengobatan
selektif schistozomiasis
c.Prosentase pengobatan
selektif F.Buski

Orang

284

145

51,05

Orang

284

145

51,05

96
kasus

Orang

Orang

100%

100%

Orang
Orang
Orang

27

5. Data Khusus
Data khusus Puskesmas Banjarbaru Utara meliputi data kefarmasian dan
data 10 penyakit terbanyak.Data tersebut dikumpulkan dari bulan Januari 2013
sampai Desember 2013.Data tersebut tersaji pada grafik dan tabel dibawah ini.

Jenis Penyakit
Penyakit lain
Karies gigi
Gangguan pertumbuhan gigi dan erups i
DM tipe 2
Diare akut
Jenis Penyakit
Penyakit gus i & jaringan periodental
Penyakit vulva & jaringan periapikal
Faringitis
Dis peps ia
Hipertens i primer
Nas opharingitis akut (common cold)

2,000 4,000 6,000 8,000 10,000

Gambar 2.8. Sepuluh Penyakit Terbanyak di Puskesmas Banjarbaru Utara Tahun


2013
Tabel 2.20. Dua Puluh Obat Terbanyak yang digunakan di Puskesmas Banjarbaru
Utara Tahun 2013
Jumlah Pemakaian
No.
Nama Obat
92.321
1 Parasetamol Tablet 500 MG
51.839
2 Klorfeniramin Maleat (CTM) Tablet 4 MG
45.993
3 Piridoksin HCL Tablet 10 MG
Tiamin HCL Mononitrat (VIT.B1) Tablet 50
44.879
4 MG
39.485
5 Gliseril Guaiakolaat Tablet 100 MG
30.978
6 Amoksisilin Tablet 500 MG
30.438
7 Vitamin B.12 Tablet
28.177
8 Asam Askorbat (VIT.C) Tablet 50 MG
28

9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Antasida DOEN Tablet Kombinasi


Vitamin B. Kompleks Tablet
Captopril Tablet 25 Mg
Tablet Tambah Darah Kombinasi
Prednison Tablet 5 MG
Asam mefenamat Tablet 500 MG
Dexamethasone Tablet 0,5 Mg
Kalsium Laktat ( Kalk ) Tablet 500 MG
Ambroxol Tablet 30 MG
Cefadroxil Kapsul 500 MG
Piroksikam Tablet 20 MG
Cimetidine Tablet 200 Mg

27.478
25.000
23.272
23.055
20.451
17.671
13.935
12.099
9.648
9.237
8.120
7.680

Dari hasil tabel di atas, didapatkan analisis sebagai berikut yaitu pada
peringkat pertama pemakaian obat terbanyak adalah parasetamol.Parasetamol
dikenal sebagai anti piretik dan mengandung sedikit anti inflamasi dan sedikit
analgetik.Pemakaiannya di Puskesmas Guntung Payung sebagai terapi sudah tepat
dimana parasetamol sering digunakan untuk penyakit ISPA sebagai penyakit
terbanyak nomor 1.

29

BAB III
ANALISA KEKUATAN DAN KELEMAHAN PUSKESMAS
BERDASARKAN DATA DEMOGRAFIS DAN TEMUAN DI LAPANGAN

A. Kekuatan
1. Tingkat pendidikan Jenis tenaga kerja kesehatan yang ada sudah cukup
lengkap untuk melakukan pelayanan dasar kesehatan.
2. Memiliki sumber daya manusia yang kompeten, tingkat pendidikan tenaga
kerja yang ada sesuai dengan bidang.
3. Kepala Puskesmas sangat kompeten di bidangnya karena berpendidikan S2
Manajemen.
4. Telah terbentuk kader untuk mendukung kegiatan (73 orang aktif).
5. Puskesmas memiliki peralatan medis standar yang berfungsi baik.
6. Puskesmas memiliki klinik sanitasi.
7. Tersedia alat transportasi dinas (ambulan, sepeda motor).
8. Program kegiatan penyehatan lingkungan pemukiman, pengawasan air,
penyehatan makanan dan minuman sudah terjadwal.
9. Memiliki program kerja yang berjalan dengan baik.

B. Kelemahan :
1. Puskesmas tidak memiliki ruangan aula.
2. Tidak semua pasien dengan penyakit yang berbasis lingkungan dirujuk ke
klinik sanitasi.

30

3. Sistem pendataan masyarakat baik pada kelurahan, kecamatan, maupun


puskesmas sendiri masih kurang baik.
C. Kesempatan
1. Tingkat pendidikan masyarakat cukup baik (SMA) dapat digunakan sebagai
pendukung upaya puskesmas dalam mencapai target dan dapat digunakan
sebagai pendukung partisipasi aktif sebagai kader.
2. Tingkat pendidikan mayoritas masyarakat cukup baik (SMA) sehingga
diharapkan pemahaman tentang kesehatan lebih baik dan dapat mendukung
pelaksanaan program-program puskesmas.
3. Adanya kader yang cukup banyak (73 orang).
4. Fasilitas kesehatan (Pustu, Puskesdes, rumah sakit, posyandu, posyandu
manula)dan fasilitas pendukung (Apotek danLaboratorium Kesehatan)
tersedia di wilayah kerja puskesmas.
5. Akses menuju fasilitas-fasilitas tersebut relatif mudah dan cepat.
D. Ancaman
1. Letak puskesmas induk tidak dilalui angkutan umum sehingga cukup sulit
dijangkau oleh masyarakat yang tinggal berjauhan dengan puskesmas.
2. Rumah-rumah yang tidak memenuhi standar kesehatan dapat meningkatkan
faktor risiko penyakit yang berbasis lingkungan.
3. Tidak ada peraturan pemerintah yang mencatumkan target yang jelas sehingga
pelaksanaan program hanya berjalan seadanya.

E. Alternatif Pemecahan Masalah


1. Puskesmas membangun sebuah ruangan yang dapat digunakan sebagai aula.
2. Puskesmas harus lebih aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat
mengenai kesehatan lingkungan melalui kegiatan promosi yang dapat
31

dilakukan oleh kader puskesmas pada pertemuan di kecamatan, kelurahan,


RW, RT, posyandu dan puskesmas pembantu, dapat dalam bentuk penyuluhan
atau pembagian leaflet.
3. Bekerja sama dengan bagian-bagian lain di Puskesmas agar semua pasien
dengan penyakit yang berbasis lingkungan dirujuk ke klinik sanitasi.
4. Berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk menetukan target yang jelas
dalampelaksanaan program sehingga hasil optimal dan evaluasi terarah.
5. Bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Dinas
Pekerjaan Umum dan Tata Kota dan Dinas Pengawasan dan Penertiban
Bangunan dalam melakukan tatalaksana terhadap rumah-rumah yang tidak
memenuhi standar kesehatan yang dapat meningkatkan faktor risiko penyakit
yang berbasis lingkungan.

32

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Puskesmas Banjarbaru Utara merupakan puskesmas yang mulai beroperasi
pada bulan Agustus 2008.Wilayah yang dibawahi oleh Puskesmas Banjarbaru
Utara merupakan wilayah yang berada di kawasan Banjarbaru Utara di mana
terdapat dua kelurahan, yaitu Loktabat Utara dan Mentaos. Wilayah kerja
Puskesmas Banjarbaru Utara memiliki luas 21,12 km2. Dari data-data yang telah
dikumpulkan pada Kecamatan Banjarbaru Utara hingga akhir tahun 2012, jumlah
penduduk di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara adalah 30.553 jiwa.
Puskesmas Banjarbaru Utara telah memiliki unit-unit kegiatan yang
masing-masing unit tersebut memiliki program kesehatan tersendiri dan masingmasing unit yang telah melaksanakan program tersebut. Beberapa hal yang dapat
menjadi dukungan dan kendala dalam pelaksanaan program puskesmas telah
dijelaskan dan diharapkan dapat membantu agar dapat tercapai hasil yang lebih
maksimal.

B. Saran
Dari data yang telah didapatkan disarankan:
1. Puskesmas harus lebih aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat
mengenai kesehatan lingkungan melalui kegiatan promosi yang dapat
33

dilakukan oleh kader puskesmas pada pertemuan di kecamatan, kelurahan,


RW, RT, posyandu dan puskesmas pembantu.
2. Bekerja sama dengan bagian-bagian lain di Puskesmas agar program yang ada
di puskesmas dapat mencapai hasil yang lebih maksimal.
3. Berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk menetukan target yang jelas
dalampelaksanaan program sehingga hasil optimal dan evaluasi terarah.
4. Bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam hal
menurunkan risiko penyakit terutama yang berbasis lingkungan, seperti Dinas
Pekerjaan Umum dan Tata Kota dan Dinas Pengawasan dan Penertiban
Bangunan.

34