Anda di halaman 1dari 16

Background

Saat ini pertarungan memperebutkan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku telah di mulai, para kandidat telah berbondong-bondong mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku. Masing-masing kandidat tentunya telah mempersiapkan startegi kampanye yang jitu untuk mendapatkan suara sebanyak-banyaknya. Tidak tanggung-tanggung lobbying tingkat atas pun telah dilakukan guna menghimpun kekuatan dari orang-orang atau lembaga yang akan membantu dalam proses kampanye nanti, baik itu materi atau immateri. Untuk memenangkan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur harus dibuat strategi Komunikasi Politik yang baik dan mampu menarik banyak massa. Dari penyususnan visi dan misi, sampai penyusunan program benar-benar harus memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan kandidat lainnya. Said Assagaff dan Zent Sahuburua merupakn pasangan yang diusung oleh partai golkardan keduanya memiliki background polik yang baik.

Analisis Situations

Sekarang ini 9 Calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) telah terdaftar di KPU Provinsi Maluku, hal ini menandakan bendera persaingan anatar kandidat sudah dimulai. Setiap kandidat telah mempersiapkan strategi kampanye mereka tersendiri. Dari sekian banyak kandidat, yang menjadi saingan terbesar adalah Abdullah Tuasikal dan pasangannya Hendrik Leweriss yang memiliki pendukung sangat banyak dan tersebar di beberapa daerah di provinsi Maluku. Abdulah Tuasikal juga pernah menjadi Bupati Maluku Tengah yang tentunya hal ini menjadi salah satu point plus dalam pemilihan baginya. Para kandidat yang lainnya pun tentu tidak bisa di anggap remeh.

 

Profil Provinsi Maluku

1

Kabupaten/kota

 

.

Kabupaten

9

Kota

2

Jumlah

11

2

Kecamatan

86

.

3

Jumlah

999

.

Kelurahan/Desa

4

Luas Wilayah

46.914

.

5

 

Jumlah Penduduk

1.575.965

.

Sumber : Badan Pengawas Statistik

Masyarakat maluku akan digemparkan oleh aksi-aksi kampanye dari setiap kandidat, tentunya ini membuat mereka menjadi lebih selektif dalam memilih orang yang akan

memimpin mereka. Masyarkat menginginkan agar pemimpinnya nanti dapat menggiring Maluku kearah yang lebih baik, dapat mensejahterakan masyarakatnya. Tidak lagi hanya ekedar janji-janji semata tetapi benar-benar direalisasikan.

Profil Kandidat

BIODATA Nama Lengkap Tempat Tanggal Lahir Agama Pendidikan Terakhir Pekerjaan Jenis Kelamin Alamat Lengkap Status

PENDIDIKAN:

Cagub

: IR. SaidS ASSAGAFf : Ambon, 29 November 1953 : Islam : Fakultas Peternakan UNHAS Makassar : Wakil Gubernur Provinsi Maluku : Laki-laki : Perumahan Wakil Gubernur Karang Panjang Ambon : Menikah

Sekolah Dasar Tawiri

:Ambon

Sekolah Menengah Pertama Katholik

: Ternate

Sekolah Menengah Atas Negeri

: Makassar

Fakultas Perternakan UNHAS

: Makassar

RIWAYAT PEKERJAAN :

Kepala Sub. Bidang Pertanian - (BAPPEDA) Pjs Wakil Kepala Bidang Penelitian (BAPPEDA) Kepala Bidang Ekonomi (BAPPEDA)

Kepala Biro Bina Penyusunan Program (Kantor Gubernur) :1994 - 1997

Wakil Ketua Bappeda (BAPPEDA) Pjs Assisten Administrasi (BAPPEDA) Pjs Ketua Bappeda (BAPPEDA) Kepala Balitbangda (Kantor Gubernur) Sekretaris Daerah Maluku (Kantor Gubernur) Wakil Gubernur Maluku (Kantor Gubernur)

:1982 - 1985 :1985 - 1986 :1986 - 1994

:1997 - 1999 :1999 - 2000 :20002000 :2001 2003 :2003- 2008 :2008 Sampai Sekarang

Cawagub

BIODATA Nama Lengkap : Zeth Sahuburua, SH., MH.

Tempat Tanggal Lahir Agama Pendidikan Terakhir Pekerjaan Jenis Kelamin Alamat Lengkap Status

PENDIDIKAN:

: Titawaai, Maluku Tengah, 1 Sept. 1942 : Kristen : S2 Jurusan Tata Negara Uni. Sam Ratulangsi Manado : Ktua DPD Golkar Maluku, Komisaris Utama PT. Bank Maluku : Pria : Per-Panjang Ambon : Menikah

Sekolah Dasar

:

-

Sekolah Menengah Pertama

:

-

Sekolah Menengah Atas Negeri

:

-

S2 Jurusan Tata Negara Uni. Sam Ratulangi

RIWAYAT PEKERJAAN :

Anggota DPRD Provinsi Maluku 1982- 1987, Ketua DPRD Maluku 1987-1999, Ketua DPRD Maluku 1999- 2004, Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah, Ketua Real Estate Indonesia, Ketua Komusaris Daerah Asosiasi Panel Kayu Indonesia, Ketua Umum Forum Komunikasi Dewan Komisaris/Pengawas Bank

Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia, Komisaris Utama PT. Bank maluku, Ketua DPD Golkar Maluku

: Manado

Visi Misi & Tujuan

Visi : Bersama masyarakat kita bangun Provinsi terunggul di Indonesia Timur Misi :Membangun Provinsi terunggul di bidang pariwisata, pembangunan serta masyarakat yang cerdas dan berbudaya di Indonesia Timur melalui program-program kerja yang telah dicangkan. Tujuan Kampanye

1. Memperkenalkan Kandidat kepada masyarakat melalui program-program kampanye

2. Memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa kandidat layak menjadi pemimpin mereka.

3. Membentuk citra posirif kandidat dimata masyarakat.

4. Menghimpun suara sebanyak-banyaknya pada saat pemilihan.

5. membangun pemilih loyal sebanyak-banyak untuk pemilihan selanjutnya.

Program Kerja

1. Meningkatkan perekonomian melalui pariwisata dan sumber daya alam.

2. Memberdayakan unit usaha kecil menengah, khusunya di sektor perikanan sehingga terciptanya kesejahteraan nelayan. (Karena dikelilingi laut, sebagian besar penduduk Maluku bekerja sebagai nelayan)

3. Meningkatkan pemerataan pendidikan sehingga mengurangi angka buta huruf, khusunya di daerah terpencil.

4. Meningkatkan solidaritas antar Agama sehingga tercipta lingkungan hidup yang kondusif.

5. Pemerataan pembangunan di provinsi Maluku.

STRENGTH

WEAKNESS

Dari segi Elektabilitas di masyarakat Said Assagaff menduduki peringkat pertama dengan prosentase 74,9% dibandingkan 8 kandidat lainnya berdasarkan survei Media Survei dan Strategi (MSS) pada tanggal 13-

Chemistry diantara kedua kandidat belum begitu kuat sehingga belum terlihat kompak

Cawagub Belum memiliki Elektabilitas yang tinggi di masyarakat

19

esember 2012.

Dari segi Kesukaan masyarakat terhadap kandidat, Said Assagaff menduduki peringkat pertama dengan presentase 82,4% dibandingkan kandidat lainnya, berdasarkan survei MSS pada tanggal 13-19 Des. 2012

Dari tingkat Kepuasan masyarakat terhadap kinerja Said Assagaff selama menjabat sebagai Wakil Gubernur maluku mencapai 85%, berdasarkan survei MSS.

Dari hasil survei MSS persen juga

menunjukkan 59,4 persen publik menginginkan Assagaff nmenjabat sebagai Gubernur Maluku periode 2013-2018.

Said Assagaff memiliki pengalaman sebagai Wakil Gubernur Maluku periode 2008-2013

Keduanya memiliki bacground politk yang bersih.

Zent Sahuburua memiliki pengalaman kepemimpinan yang baik bisa di ukur dari kapasitasnya sebagai Ketua DPD Golkar Maluku

Memiliki dukungan partai yang kuat

(Golkar, PPP, PKS, PAN, PDS, Partai Pelopor, PNI Marhainisme )

OPPORTUNITY

THREATS

Sudah banyak masyarakat (kota) maluku yang menjadi pengguna aktif sosial media.

Masih banyak daerah yang sulit untuk dijangkau dalam melakukan kampanye

Keduanya di angkat oleh masyarakat tual sebagai “anak adat Tual” sehingga peluang besar untuk mendapat pendukung yang cukup banyak didaerah Tual.

Masih banyak daerah yang belum terjamah teknologi (internet)

Kandidat lain memiliki massa yang cukup banyak, dan pengaruh yang kuat

Maluku memiliki sumber daya alam yang berlimpah sehingga sangat berpotensi untuk dikembangkan melalu program kerja yang direncanakan.

Masyarakat Maluku memiliki rasa solidaritas yang tinggi

Pemanfaatan komunitas yang ada di Maluku untuk menjadi “agent buzzing” dari kandidat.

Lokasi kota di Maluku yang sedikit sulit di jangkau karena terdiri dari pulau-pulau kecil.

Sedikitnya pendidikan politik sehingga menyebabkan kurangnya minat masyarakat terhadap dunia politik, cenderung apatis.

Karakteristik masyarakat Ambon masih rentan terhadap konflik bila terjadi peluang yang memunculkan konflik. (Mudah diprovokasi)

Target Market dan Target Audience

Target

Market

TM 1 : Publik attentive dimana mereka merupakan publik yang membentuk surrogate electorate atau pemilih bayangan dalam periode anatara massa pemilihan. TM 2 : orang-orang atau organisasi yang memberikan dukungan dalam kampanye baik itu dalam bentuk materi atau immateri. TM 3 : Publik kebijakan atau the leadership public adalah tokoh pollitik baik pejabat atau tokoh partai politik yang mendedikasikan waktu dan pikirannya untuk politik dan berperan dalam proses pengambilan suatu kebijakan . TM 4 : opinian Leader yaitu tokoh masyarakat atau pimpinan adat yang memberikan referensi bagi pemilih dalam menentukan pilihannya. TM 5 : para calaon pemilih yang terbagi menjadi 3 TA yaitu pemilih loyal, swing Voters dan Golput.

Pemilih loyal adalah orang-orang yang mendukung kandidat sebelum dan saat pemilihan

Swing Voters memiliki kharakteristik

Target

Audience

Berusia anatara 17-25 tahun

Mengetahui tentang profil kandidat tetapi belum ada ketertarikan untuk memilih.

Tertarik dengan isu-isu yang berhubungan dengan anak muda

Golput memiliki kharekteristik

Berusia antara 17-35 tahun

Tidak tertarik untuk memilih karna tidak peduli dengan isu politik

Key Message : Bersama masyarakat kita wujudkan Maluku yang Lebih baik

Tagline :Mari katong Manggurebe Maju, Par maluku lebih Baik (Bersama-sama maju, untuk Maluku yang lebih baik)

Main Goal : Terpilihnya kandidat menjadi gubernur dan Wakil Gubernur provinsi Maluku periode 2013-1018

Strategy

• Melihat pemilih dari data demografi, geografi dan psikografi 1 2 • Target sasaran para
• Melihat pemilih dari
data demografi,
geografi dan
psikografi
1
2
• Target sasaran para
pemillih sehingga
menemukan sasaran
• Analisis SWOT
Segmentasi
Research
potensial (target market
(TM), target audience
(TA))
& Targeting
Implementati
Positioning
on to
• Mengimplementas
development
ikan program-
• Menyusun strategi
Marketing mix
program
4 3
Kampanye
• Aplikasi Mix
Marketing

Marketing Mix Berdasarkan target Market dan Target Audience

4P

Marketing Program

Product

Personal Branding (prospective and intropektive )

Biography Candidat and Policy

Party

Promotion

Advertising

Publicity, Public Relation

Special Event in other place

(We must know that what they need)

Price

Psychologi Cost

Economic Cost

National Image

Place

Stucture and Characteristic Society

Volunter Program

(To communicate candidat to society)

Volunter Program (To communicate candidat to society) Landasan pembuatan program kandidat yang sinergis dan tepat

Landasan pembuatan program kandidat yang sinergis dan tepat sasaran agar tercapainya Goal.

Program

Sabalom”Kampanye (Pra-Kampanye),
Sabalom”Kampanye
(Pra-Kampanye),
“Katong”Kampanye (Hari pelaksanaan Kampanye),
“Katong”Kampanye
(Hari pelaksanaan
Kampanye),
“Suu”Kampanye (Pasca-Kampanye)
“Suu”Kampanye
(Pasca-Kampanye)

Research

Observasi Melakukan pengamatan secara langsung terhadap pola tingkah laku dari generasi muda, serta aktifitas dari komunitas-komunitasi yang merupakan salah satu wadah untuk aktualisasi diri. Indepth interview Melakukan wawancara secara mendalam kepada

generasi muda agar dapat mengetahui pola kesukaan mereka, sehingga program yang dibuat sesuai dengan apa yang mereka sukai.

Record

Melakukan pendataan tentang kandidat dari

survei yang dilakukan serta data statistik tentang kependudukan masyarakat Maluku, yang dapat membantu dalam perumusan program kampanye.

kesukaan Generasi Muda di Maluku

28% 40% 17% 15%
28%
40%
17%
15%

Musikkesukaan Generasi Muda di Maluku 28% 40% 17% 15% Politik Kebudayaan Sosial

Politikkesukaan Generasi Muda di Maluku 28% 40% 17% 15% Musik Kebudayaan Sosial

Kebudayaankesukaan Generasi Muda di Maluku 28% 40% 17% 15% Musik Politik Sosial

Sosialkesukaan Generasi Muda di Maluku 28% 40% 17% 15% Musik Politik Kebudayaan

Hasil Survei Kandidat dari segi Kesukaan

Said Assagaff

82,4%

Abdullah Tuasikal

49,8%

Abdullah Vanath

52,8%

Alexsander Litaay

67,1%

Aziz Samual

50,3%

Suaedi Marasabessy

55,3%

Edison Betaubun

69,4%

Freddy Latumahina

53,4%

Nono Sampono

47,5%

 

Jumlah Penduduk Masyarakat Maluku Tahun 2011

Hasil Survei Kandidat dari segi Elektabilitas

Kabupaten/Kota

2011

Said Assagaff

74,9%

Maluku Tenggara Barat

108258

Abdullah Tuasikal

70,2%

Maluku Daya Barat

72672

Abdullah Vanath

43,2%

Maluku Tenggara

99112

Alexsander Litaay

36,42%

Maluku Tengah

371712

Aziz Samual

36,2&

Buru

111447

Suaedi Marasabessy

34,7%

Buru Selatan

55157

Edison Betaubun

22,8%

Kepulauan Aru

86468

Freddy Latumahina

22,8%

Seram bagian Barat

169214

Nono Sampono

21,5%

Seram Bagian Timur

101808

 

Ambon

340427

Tual

59690

Jumlah

1.575.965

*Sabalong* Kampanye

Media Cetak Koran : Siwalima, Ambon Expres, Suara Maluku. Print AD : Balliho, Spanduk, Poster,
Media Cetak
Koran : Siwalima, Ambon Expres, Suara Maluku.
Print AD : Balliho, Spanduk, Poster, Flier, stiker.
Tempat : Jalan utama, Lapangan Merdeka, Ambon Plaza,
Gong Perdamaian, Angkutan Umum, Mobilb kandidat,
Kendaraan Tim sukses dan tempat strategis lainnya.
Perencanaan
Media
Online
Facebook FanPage : selalu mengaupdate
informasi seputar kegiatan kandidat serta membuat perbincangan
yang menarik bersama audience.
Twitter : Selalu mengaupdate informasi seputar kegiatan
kandidat serta membuat perbincangan yang menarik bersama
folloower.
Web Development : Website resmi kandidat yang berisi
artikel-artikel seputar kegiatan yang dilakukan oleh kedua
kandidat, dan selalu di update setiap saat.
Youtube : Mengupload Video Program-program Kampanye
kandidat yang telah dilakukan.
*Sabalom* Kampanye
Kampanye kandidat yang telah dilakukan. *Sabalom* Kampanye Assagaff_Sahuburua @Assagaff_Sahubur Media Elektronik

Assagaff_SahuburuaKampanye kandidat yang telah dilakukan. *Sabalom* Kampanye @Assagaff_Sahubur Media Elektronik Pemasangan iklan Pada

yang telah dilakukan. *Sabalom* Kampanye Assagaff_Sahuburua @Assagaff_Sahubur Media Elektronik Pemasangan iklan Pada
yang telah dilakukan. *Sabalom* Kampanye Assagaff_Sahuburua @Assagaff_Sahubur Media Elektronik Pemasangan iklan Pada

@Assagaff_Sahubur

*Sabalom* Kampanye Assagaff_Sahuburua @Assagaff_Sahubur Media Elektronik Pemasangan iklan Pada media Elektronik

Media Elektronik Pemasangan iklan Pada media Elektronik lokal:

TV : Ambon TV, Maluku TV, TVRI Maluku Jam : Prime Time Durasi : 20 Detik Radio : DSM dan Pelangi Jam : Prime Time Durasi : 20 Detik

Word Of Mouth Untuk daerah-daerah yang terdapat dipelososk-pelosok yang tidak terjangkau oleh ke 3 Media diatas kami mengandalkan Word Of Mouth sebagai media penyampaian pesan, serta Tim sukses yang terseber disetiap daerah-daerah.

Talking Point In Twitter & Facebook

Bulan

 

Talking Point Selama 14 hari Kampanye

 

Hari ke 1

Live Report Flashmob, sejarah flashmob, tema dari flashmob

Hari ke 2

Potensi Pariwisat yang bisa dikembangkan di Maluku

Hari ke 3

Live Report program Ronda-Ronda, Profil Keluarga dan Cerita sukses keberhasilan-keberhasilan dari para kandidat

Hari ke 4

Live Report program Ronda-Ronda, keunikan Seram Bagian Timur, Kuis yang berhadiah merchandise

Maret

Hari ke 5

Live Report program Ronda-Ronda, Keunikan Maluku tenggara

(mingg u ke 1 & 2)

Hari ke 6

Pemilu yang bebas dari unsur Sara

Hari ke 7

Live Report program Makang Patitah, keaneka ragaman kota Tual

 

Hari ke 8

Open Opinions tentang pembangunan di Maluku (berdiskusi di sosmed)

Hari ke 9

Live Report program Pigi Ka Rakyat ,

Hari ke 10

Live Report program Kuliah Tamu, Generasi muda sebagai Penerus masa depan

Hari ke 11

Live Report program Dialog Kandidat, Program Kerja kandidat, Kuis yang berhadiah merchandise

Hari ke 12

Live Report program Timba Laor, sejarah Tradisi Panen Laor di Maluku

Hari ke 13

Live Report program Bagi-bagi Marchendise,

Hari ke 14

Live Report program Special Event, Menginformasikan cara memilih di TPS.

*Satu Hari, Katong lebih Dekat*

*Satu hari, Katong Lebi Dekat* merupakan nama program yang kami ambil dari bahasa Maluku, yang artinya:

Menjadi Lebih Dekat. Bentuknya adalah outbound keluarga. Targetnya adalah para pengusaha, pejabat, lembaga dan instansi beserta keluarga mereka. Tujuannya adalah branding keluarga kedua kandidat (harmonis, Kompak), dam membentuk Chemistry diantara kedua kandidat.

Gala Dinner di kediaman Said Assagaff. Setelah seharian melakukan aktifitas outbound maka untuk melepas penat dilakukan kegiatan dinner. Tujuan dilakukan gala dinner untuk melakukan lobbying tingkat atas kepada para pejabat, pengusaha, lembaga, dan instansi sehingga dapat mendukung kedua kandidat baik itu secara materi atau immateri dalam kampanye nanti.

*Launching Media Centre* Media Centre murupakan pusat informasi kegiatan kedua kandidat selama kampanye. Media Centre juga yang melakukan kegiatan menulis release secara rutin untuk di berikan kepada media mengenai kegiatan kampanye yang dilakukan oleh kandidat (release juga akan di ulpoad di web kandidat). Tujuannya agar media tidak kesulitan mencari informasi tentang kandidat dan terjalin hubungan yang baik dengan media.

*Katong* Kampanye

Flashmob “Mari Katong Badamai”

Kampanye kandidat dibuka dengan Flashmob Dance dan Bernyanyi. Dengan tema “Mari Katong Badamai”. Bentuknya adalah Flashmob dilakukan di 4 tempat yang berbeda, yang akhirnya semua menuju ke lapangan Merdeka kota Ambon. Tema “Mari Katong Badamai” merupakan implementasi dari visi dan misi dari kandidat yang ingin menciptakan Maluku yang kondusif. Kerjasama dilakukan dengan beberapa komunitas (komunitas Rapper, K.dance, dll). Peserta Flasmob mengenakan baju yang telah di design dan berisi informasi mengenai kedua kandidat. Ini juga bertujuan untuk mempromosikan kedua kandidat kepada masyarakat. Kedua kandidat pun ikut melakukan flashmob bersama-sama peserta lainnya.

* Ronda-Ronda* *Ronda-ronda* dalam bahasa Indonesia artinya jalan-jalan/roadshow. Kandidat melakukan roadshow kampanye di beberapa daerah di provinsi Maluku, diantaranya Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Seram Bagian Barat. Bentuknya adalah Dialog Terbuka dengan masyarakat, pemantauan pembangunan, sarasehan dengan ketua adat setempat, seta memberikan sumbangan untuk pengembangan rumah Ibadah di daerah tersebut. Alasan kami memilih daerah-daerah diatas untuk diadakan Roadshow karena jumlah populasi dari didaerah-daerah tersebut sangat besar. Tujuannya

*Makang Patita* *Makang Patita* murupakan sub program dari program *ronda-ronda*. *Makang Patita* adalah acara tradisional di Maluku dimana kita melakukan makan secara bersama-sama. Bentuknya adalah kandidat besama masyarakat besama-sama melakukan persiapan *Makang Patitah*.Massakan yang dihidangakan adalah makanan khas dari provinsi maluku. Tujuannya adalah membentuk ikatan emosional yang mendalam dengan masyarakat. *Makang patitah* dilaksankan di kota Tual.

*Pigi Ka*Rakyat *Pigi Ka* Rakyat memiliki arti turun langsung untuk melihat kehidupan masyarakat. (sasaran)Kandidat melakukukan kunjungan ke para nelayan, pasar tradisional, UKM penyulingan Minyak Kayu Putih, dan UKM kerajinan Kain tenun adat maluku. Untuk para nelayan dibagikan 100 alat Fish Finder dan memberikan edukasi cara penggunaannya. Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa kandidat serius untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya. Dengan turun kelapangan dan melihat kehidupan masyarakat secara langsung dan berdiskusi mengenai permassalahan yang terjadi dan apa yang diharapkan oleh masyarakat serta mencari solusi.

Kuliah Tamu

Kandidat melakukan kuliah tamu di Universitas Patimura Ambon dengan tema “Kembangakan Potensi Wisata dan Pembangunan di Maluku”. Tujuannya adalah untuk menunjukan sisi intelektual dari kandidat kepada masyarakat khususnya mahasiswa, dan sebagai bentuk keseriusan kandidat dalam mengimplementasikan visi dan misi kandidat. Dimulai dari memberikan edukasi dan semangat kepada generasi muda untuk bersama kandidat dalam memajukan Maluku dibidang Pariwisata dan Pembangunan.

Dialog Kandidat Bentuknya : Kandidat membeli spot tayangan di TV nasional (TV One), tayangannya berupa talkshow antara kandidat dan host. Host melakukan wawancara kepada kandidat tentang visi dan misi serta program kerja yang. Tujuannya adalah agar masyarakat mengetahui program kerja yang ditawarkan oleh kandidat, dan menunjukan sejauh mana pemahaman kandidat tentang provinsi Maluku sehingga sisi intelektual kandidat dapat terlihat. Sasarannya adalah 3 TA

*Timbah Laor* Timbah laor merupakan salah satu kegiatan tradisi masyarakat Maluku. Laor adalah (sejenis cacing laut), bulan Maret dan April merupakan moment yang tepat untuk menimbah laor. Kandidat mengajak masyarakat Ambon dan daerah disekitarnya untuk melakukan acara panen Laor, dipesisir pantai liang, Ambon. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakt Maluku tentang penting menjaga tradisi khas daerah Maluku. Dengan melakukan kegiatan bersama-sama dapat tercipta hubungan emosional yang mendalam antara masyarakt dan kandidat

Bagi-bagi Marchendise Merupakan kegiatan yang dilakukan kandidat melalui tim sukses kepada masyarakat berupa pin, stiker, kaos gelang, dan blocknote. (tujuan) Pembagain merchandise tersebut dilakukan sebagai salah satu cara membuat remainding masyarakat terhadap kandidat. (sasaran) Pembagian merchandise tersebut dibagiakan kepada masyarakat.

Special Event *Persembahan dari Kami Untuk Maluku*

Konser ini merupakan acara terakhir dari kampanye pasangan Assagaff dan Sahuburua. Bertempat di pusat kota Ambon yaitu di lapangan Merdeka. Pengisi acara adalah Monita Tahalea, Glenn Fredly, Harvey Malaiholo dan Saykoji (minat musik rap sangat banyak di Maluku). Kandidat juga melakukan orasi agar masyarakat memberi dukungannya kepada kandidat, selain itu para artis pun memberikan dukunganya kepada kandidat dalam kampanye. Konser ini dikenakan sistem ticketing untuk masuk sebesar Rp 20.000,00. (tujuan pada bidang pendidikan)Dana dari ticket masuk, akan dialokasikan untuk memajukan pendidikan di Maluku (membantu sekolah-sekolah dan siswa yang kurang mampu). (sasaran) anak-anak muda, mahasiswa yang masuk kategory swing voter dan gol put.

*Suu* Kampanye

Danke dari Katong (terima kasih dari kami)

Bentuknya adalah mengadakan kegiatan piknik bersama di Resort pantai Ora Maluku. Tujuannya sebagai bentuk ucapan terimakasih kandidat kepada tim suksesnya yang telah mendukung kandidat selama ini. Kegiatan ini pasti akan dilaksanakan apapun hasil dari pemilihan nanti. sebagai bentuk rasa terima kasih kepada wartawan maka kandidat membrikan bingkisan dan kartu ucapan terimakasih. Tujuannya untuk menjaga hubungan yang baik antara kandidat dan Publiknya.

Pengukuran : program dinyatakan berhasil apabila

Partisispasi masyarakat dalam program kampanye kandidat lebih dari 80% dari target yang ditentukan.

Meningkatnya follower di twitter dan fans di Facebook setiap kali program kampanye dilakukan.

Menjadi perbincangan yang positif di Twitter dan Facebook tentang program kampanye kedua kandidat.

Menjadi perbincangan positif di masyarakat tentang program kampanye kandidat.

Peliputan dari beberapa media massa tentang program kampanye.

Terjadi perbincangan positif tentang kandidat dan keluarganya kandidat.

Banyaknya wartawan yang ingin melakukan Wawancara secara eksklusif terhadap kedua kandidat. Keberhasilan program diharapkan dapat

Analysis Of The Crisis

No.

Program

Possibility Of a Crisis

Deal With Crisis

1.

Satu Hari, Katong Lebi Dekat

1.Cuaca yang buruk 2.Kecelakaan pada saat Outbound

1.Backup Plan pada hari lain 2.Menyediakan P3K ketika Outbound

2.

Flashmob

1.Sound Sistem Rusak 2.Padamnya listris secara mendadak 3.Kurangnya massa 4.Cuaca Buruk/ hujan 5.Sampah dari konsumsi peserta yang berserakan 6.Menyebabkan kemacetan yang parah

1. Sound cadangan 2.Genset cadangan 3.Membentuk massa bayang (tim sukses) 4.Lokasi cadangan yaitu di Ambon plaza 5.Menyediakan katong-kantong sampah disekitar area flashmob, serta menyewa OB. 6.Bekerja sama dengan pihak kepolisisan untuk mengatur lalu lintas

3.

Ronda-Ronda

1.Cuaca yang buruk 2.Terjadi kecelakaan saat dalam perjalanan 3.Rusaknya kendaraan 4.Hilangnya atribut kampanye

1.backup plan, kegiatan dilakukan dihari lain 2.Membawa tim medis serta obat-obatan 3.Membawa alat-alat untuk memperbaiki kendaraan serta montir yang ahli dalam memperbaiki kendaraan 4.Cadangan atribut kampanye selalu dibawa

4.

Makang Patitah

1.Membludaknya masyarakat yang mengikuti acara 2.Kurangnya bahan makanan 3.Cuaca yang tidak mendukung/Hujan

1.Membentuk tim khusus yang mendata dalam pengumpulan massa serta tim untuk mengkondisikan peserta 2.Mempersiapkan cadangan bahan makanan

   

4.Banyaknya sampah yang beserakan

3.Mempersiapkan tempat acara yang indoor 4.Menyediakan tempat sampah disekitar area acara

5.

Pigi Ka Rakyat

1.Komploain dari Usaha Kecil Menengah (UKM) lain yang tidak mendapat kunjungan dari kandidat 2.Adaya daerah yang tidak didatangi 3.Cuaca yang tidak kondusif, khusunya didaerah- daerah pesisir

1.Menjadwalkan kunjungan ke UKM lain setelah kampanye

2. Melakukan pemetaan wilayah secarah spesifik dan tepat sasaran

3. Membuat plan yang akurat sehingga mengetahui benar-benar kondisi cuaca sebelum turun kelapangan.

6.

Kuliah Tamu

1.Peserta kuliah tamu tidak mencapai target

1. Bekerja sama dengan pihak kampus untuk menggerakan massa (mahasiswa)

2.

Rusaknya sound sistem

3.Kejadian ketika Massa mulai tidak terkondisikan

2. Menyiapkan sound sistem cadangan

4.Adanya peralatan yang tiba-tiba rusak

3. Menyediakan tim keamanan untuk acara

4. Benar-benar mengecek seluruh peralatan sebelum acara dilaksanakan.

7.

Dialog Kandidat

1.Adanya masyarakat pelosok yang tidak mengikuti acara tersebut melalui TV karena tidak memiliki TV

1. Adanya sound sistem serta proyektor yang

besar sehingga massa tetap dapat mendengar dan melihat proses debat kandidat di beberapa titik. 2.Memberikan pengertian bahwa acar tersebut

benar-benar penting untuk masa depan provinsi Maluku

2.

Kurangnya minat masyarakat terhadap acara

 

8.

Timba Laor

1.kekurangan alat untuk menangkap Laor karena membkudaknya jumlah peserta 2.Cuaca yang buruk

1. Menyediakan alat cadanagan untuk memenuhi kekurangan alat tersebut

2. Melakukan pendekatan ramalan cuaca yang Jitu sehingga mengurangi resiko adanya Cuaca yang buruk

9.

Bagi-Bagi Marchendise

1.Menyebabkan kemacetan ketika kegiatan berlangsung 2.Situasi massa yang tidak terkondisikan

1.bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengatur lalulintas 2.membentuk tim keamanan yang siap siaga

10.

Special Event

1.Terjadinya hujan 2.Penonton yang terlalu antusias sehingga dapat memicu perkelahian 3.Padamnya listrik secara mendadak 4.Sound sistem rusak 5.Penonton membuang sampah sembarangan

1.Menyiapkan tenda-tenda sebagai tempat bertedu 2.Mempersiapkan tim keamanan agar dapat mengendalikan keadaan jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan 3.Mempersiapkan genset cadangan 4.Mempersiapkan sound sistem cadangan 5.Menyediakan tempat sampah di area acara

Time Table

N Kegiatan Bulan O Des Jan Feb Maret April Mei Juni 1 2 3 4
N
Kegiatan
Bulan
O
Des
Jan
Feb
Maret
April
Mei
Juni
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Sabalom
Research
Kampanye
Satu Hari,
Katong Lebih
Dekat (selama 1
Hari)
Launching
Media Centre (1
hari)
Persiapan
(Katong
Kampanye)
2
Katong
Flashmob
Kampanye
(hari-1 Kampanye)
Selama14
Ronda-ronda
hari
(hari ke 2-6
Kampanye)
Makang Patita
(hari-7Kampanye)
Pigi Ka Rakyat
(hari ke 9
Kampnye)
Kuliah Tamu
(Hari Ke 10
Kampanye)
Dialog Kandidat
(hari ke 11
Kampanye)
Timbah Laor
(hari ke 12
Kampanye)
Bagi-bagi
Marchendise
(hari Ke 2-13
kampanye)
Special Event
(hari Ke 14
Kampanye)
3
Suu
Danke Dari
Kampanye
Katong
Pengukuran
Evaluasi

Budgetting

No

 

Kegiatan

Price

Keterangan

1.

Research

Observasi

Rp. 5.000.000

Riset dilakukian untuk membantu dalam merancang program

Indepth interview

Rp. 5.000.000

Record

Rp. 700.000

2.

*Satu Hari, Katong Lebi Dekat*

Outbound

Rp. 15.000.000

Membangun kedekatan dengan TM.

Gala Dinner

Rp. 20.000.000

 

Launching Media Centre

Rp. 7.000.000

3.

Flashmob

   

Memperkenalkan kandidat kepada masyarakat, publikasi untuk poster, spanduk, dan umbul-umbul.

Kostum Flashmob

Rp. 35.000x300 org. =Rp. 10.500.000

Konsumsi

Rp.10.000x300 org.

=Rp. 3.000.000

 

Publikasi

Rp. 5.000.000

4.

 

Transportasi

Rp.75.000.000

Kegiatan dilakukan di beberapa daerah di Provinsi Maluku. Terdapat 4 daerah yang di kunjungi, Seram Bagian Timur, Seram bagian barat, maluku tenggara

Konsumsi

Rp.50.000.000

Publikasi

Rp.30.000.000

*Ronda-Ronda*

Perlengkapan

Rp.20.000.000

keamanan

Rp.30.000.000

 

Bahan Massakan

Rp.50.000.000

Kegiatan dilakukan di kota tual dan merupakan sub program dari program *Ronda-Ronda*

alat

Rp.25.000.000

*Makang Patita*

Publikasi

Rp.10.000.000

keamanaan

Rp.10.000.000

 

Tempat

Rp.9.000.000

5.

 

transportasi

Rp.10.000.000

Dalam kegiatan ini juga dibagikan finding fisher untuk nelayan.

*Pigi Ka Rakyat*

konsumsi

Rp.7.000.000

Keamanan

Rp.7.000.000

 

Peralatan yang diberikan

R.20.000.000

6.

 

Perlengkapan

Rp.10.000.000

Dilakukan di di Ambon

*Timbah Laor*

Keamanan

Rp.7.000.000

Transportasi

Rp.10.000.000

7.

Kuliah Tamu

Konsumsi

Rp.7.000.000

Memberikan kuliah tamu di Universitas Pattimura Ambon

Transportasi

Rp.3.000.000

Keamanan

Rp.10.000.000

 

Publikasi

Rp.6.000.000

8.

Dialog Kandidat

Penyewaan Space TV

Rp.100.000.000

Dialog dilakukan di TV nasional

Transportasi crew Tv

Rp.10.000.000

Penginapan Crew Tv

Rp.3.000.000

Konsumsi Crew Tv

Rp.1.000.000

Keamanan

Rp.3.000.000

9.

 

Marchendise

Rp.40.000.000

Pembagian marchendise dilakukan selama kegiatan kampanye berlangsung

Bagi-bagi Marchendise

Konsusmsi

Rp.10.000.000

Publikasi

Rp.10.000.000

10.

 

Fee Singer

Rp.800.000.000

Merupakan puncak kegiatan kampanye dan di tutup dengan acara ini.

Special Event *Persembahan dari Kami Untuk Maluku*

Tempat

Rp.12.000.000

Perlengkapan

Rp.80.000.000

Keamanan

Rp.40.000.000

 
 

Publikasi

Rp.10.000.000

11

Danke dari Katong

transportasi

Rp.25.000.000

Kegiatan yang dilakukan setelah pemilihan dilakukan.

Konsumsi

Rp.15.000.000

Penginapan

Rp.17.000.000

 

Bingsan

Rp.5.000.000

12

 

Online (website)

Rp.100.000

Perencanaan media dilakukan bahkan sebelum kampanye dilakukan.

Perencanaan Media

Cetak (Spanduk, Balliho, flier, Poster, stiker), Koran

Rp.30.000.000

Elektronik (iklan TV & Radio)

Rp.100.000.000

 

13.

Pengukuran & Evaluasi

-

Rp.15.000.000

 

14.

Jumlah

 

Rp.1.738.800.000

 

Evaluasi

Setelah pelaksanaan kegiatan “Kampanye” ini selesai sebagai mana jadwal yang telah dibuat, maka tim kami akan malakukan evaluasi secara bertahap

1. Tahap jangka pendek (basic level)

2. Tahap pengawasan jangka menengah (intermediate level)

3. Tahap pengawasan jangka panjang (advence level)

Public Awarness Index Dilakukan public awarness Index untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang kandidat disetiap program kampanye yang dijalankan, sehingga dapat memberikan antisispasi apabila terjadi kesalahn atau kekurang pada program selanjutnya yang akan dilaksanakan.

Participation Number Mendata jumlah keterlibatan masyarakat dalam program kampanye dari awal hingga akhir kampanye, selain itu juga mendata antusias masyarakat untuk mengikuti program kampanye kandidat. Media Content Analysis Mendata jumlah pemberitaan di Media Massa dan Online tentang kandidat dan program-progarm kampanye yang telah dilakukan. Social Media Measurement Mendata jumnlah percakapan disosial media tentang kandidat dan program-program kampanye yang telah dilakukan.

The Team:

Andi T Tommy

Eskalator1

Arinda Hutamawati

Nikmatus sholikhah

Contoh Poster kampanye

g
g