Anda di halaman 1dari 9

1. Jika 27,2 gram KH2PO4 (Mr = 136) dilarutkan ke dalam 500 mL air, pH larutan yang terjadi adalah .

(diketahui Ka1 H3PO4 = 10-3, Ka2 H3PO4 = 10-8, Ka3 H3PO4 = 10-13).
A. 8 + log 2
B. 8,5 log 2
C. 7 log 2
D. 4,5 + log 2
E. 4,5 log 2
Jawab E
Asam fosfat (H3PO4) adalah contoh asam poliprotik yang mengion dalam 3 tahap yaitu:
(1) H3PO4 H2PO4- + H+

Ka1 = 10-3

(2) H2PO4 - HPO4- + H+

Ka2 = 10-8

(3) HPO42- PO43- + H+

Ka1 = 10-13

Kita lihat bahwa asam fosfat adalah asam poliprotik lemah dan konstanta ionisasinya sangat menurun
untuk tahap kedua dan ketiga. Jadi kita dapat prediksikan dalam larutan yang mengandung asam fosfat,
konsentrasi asam yang tidak terionisasi sangatlah tinggi, dan spesi lain yang ada dalam konsentrasi tinggi
hanyalah ion H+ dan ion H2PO4-.
Dari soal, garam KH2PO4 akan terion menurut reaksi:
KH2PO4 K+ + H2PO4H2PO4 - + H2O HPO42- + H3O+

Ka2 = 10-8

[H2PO4 -] = 27,2/136 x 1000/500 = 0,4 M


Ka2= [HPO42-][H3O+]/[H2PO4-]
[HPO42-][H+] = Ka2 x [H2PO4-], konsentrasi [HPO42-][H+] adalah sama sehingga bisa ditulis [H+]2.
Sehingga [H+] = (Ka2. M H2PO4-) = (10-8 x 0,4) = (4 x 10-9) = 2 x 10-4,5
pH = 4,5 log 2
Jawaban di atas adalah penyederhanaan, dengan asumsi:
- H3O+ adalah sumber satu-satunya dari H2PO4- , sedangkan H3O+ dari autolisis air diabaikan. Tapi
terbukti pengabaian ini dibenarkan karena 1.10-7 << 2.10-4,5
- [HPO42-][H+] = 2.10-4,5, seharusnya pada kondisi setimbang ada H2PO4- yang berkurang sebesar 2.104,5. Tapi pengabaian ini dibenarkan karena dibanding konsentrasi awal, nilai ini amatlah kecil. 2.10-4,5
<< 0,4
- H2PO- sebenarnya bisa menjadi basa karena dia sifatnya amfoterik:
H2PO- + H2O H3PO- + OH- Kb1. Nilai Kb1 = Kw/Ka1 = 10-14/10-3 = 10-11

Basa

asam asam

basa

Nilai Kb1 << Ka2, maka larutan sifatnya asam.


Dengan penurunan rumus yang panjang diperoleh pendekatan:
[H3O+] = (Ka1 x Ka2)
pH = 5,5 (ini jawaban seharusnya)
2. Senyawa 2-bromopropana dipanaskan dengan NaOH pekat akan menghasilkan senyawa golongan .
A. alkena
B. alkanal
C. aldehid
D. alkanoat
E. alkana
Jawab A
Pada reaksi di atas, basa kuat (-OH) akan bereaksi dengan (-H) maka terbentuklah ikatan rangkap alkena.
Reaksi ini dinamakan reaksi eliminasi 2 (E2).
3. Gas metana (CH4, Mr 16) sebanyak 64 gram dapat bereaksi dengan gas Cl 2 berlebih, menghasilkan
50,5 gram CH3Cl (Mr 50,5), 170 gram CH2Cl2 (Mr 85) dan X gram gas CHCl3 (Mr 120). Setelah dihitung
dengan cermat dan teliti, maka massa gas CHCl3 adalah .
A. 6 gram
B. 12 gram
C. 30 gram
D. 60 gram
E. 120 gram
Jawab E
(1) CH4 + Cl2 CH3Cl + H2, jumlah mol CH3Cl adalah 50,5/50,5 = 1 mol, maka mol CH4 adalah 1
(2) CH4 + Cl2 CH2Cl2 + H2, jumlah mol CH2Cl2 adalah 170/85 = 2 mol, maka mol CH4 adalah 2
(3) CH4 + Cl2 CHCl3 + H2
Jumlah mol CH4 adalah 64/16 = 4 mol, untuk reaksi (1) dan (2) sudah dihabiskan 3 mol, maka sisanya
adalah 1 mol. Maka pada reaksi (3) mol CH4 adalah 1 mol, sehingga mol CHCl3 adalah 1 mol. Maka berat
CHCl3 adalah 1 mol x 120 = 120 gram.
4. Gula 0,1 mol, natrium klorida 0,1 mol, dan natrium sulfat 0,1 mol masing-masing dilarutkan dalam 1
liter air ( air 1 g/mL). Jika penurunan titik beku larutan gula adalah t oC, maka penurunan titik beku
larutan natrium klorida dan natrium sulfat adalah .

A. t oC untuk kedua larutan


B. t oC dan 2t oC
C. 2t oC untuk kedua larutan
D. 2t oC dan 3t oC
E. 3t oC untuk kedua larutan
Jawab D
Tf = Kf x m x i
Ketiga senyawa memiliki molalitas yang sama, maka yang berbeda adalah i nya saja.
i gula = 1, maka Tf = t oC (gula adalah nonpolar)
i NaCl = 2, maka Tf = 2t oC (memiliki 2 ion)
i Na2SO4 = 3, maka Tf = 3t oC (memiliki 3 ion)
5. Diketahui atom X memiliki 16 proton. Menurut kaidah oktet, molekul-molekul yang dapat dibentuk
dengan 8Y adalah .
A. XY2 dan XY3
B. XY dan XY2
C. X2Y dan XY3
D. hanya XY2
E. hanya XY3
Jawab A
Konfigurasi elektron:
X = 2 8 6 (jumlah proton = jumlah elektron = nomor atom)

16

Y=26

Keduanya akan membentuk ikatan kovalen (bukan ion) karena tidak ada serah terima elektron tapi
pemakaian elektron bersama.
Soal ini akan menjadi mudah jika Anda ingat unsur dengan nomor 16 adalah S (belerang), sedangkan 8
adalah O (oksigen). Maka senyawa yang bisa dihasilkan adalah SO 2 dan SO3 atau dalam konteks ini
adalah XY2 dan XY3.
6. Diketahui data Eo sel kimia sebagai berikut
Zn|Zn2+ || Cu2+|Cu Eo sel = 1,10 Volt
Pb|Pb2+ || Cu2+|Cu Eo sel = 0,47 Volt

Berdasarkan data tersebut, maka pernyataan berikut yang benar adalah


A. Di antara Zn, Cu, dan Pb, maka Cu adalah reduktor kuat
B. Urutan potensial reduksi standar: Eo Cu2+|Cu > Eo Pb2+|Pb > Eo Zn2+|Zn
C. Di antara ketiga logam tersebut, Zn adalah logam yang paling sulit dioksidasi
D. Jika sistem setengah sel antara Pb dengan Zn dihubungkan, maka terjadi sel elektrokimia Pb|Pb 2+ ||
Zn2+|Zn Eo sel = 0,63 Volt
E. Sistem setengah sel Cu adalah anoda
Jawab: B
Soal ini akan menjadi mudah jika Anda ingat deret Volta berikut:
Li K Ba Ca Na Mg Al Mn Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn Pb Cu Hg Ag Pt Au
Eo sel adalah selisih Eo reduksi Eo oksidasi. Maka benar Eo sel untuk Pb dan Cu lebih kecil karena
jaraknya berdekatan.
(A) Semakin ke kanan adalah makin kuat sifat oksidatornya, jadu Cu adalah oksidator kuat (bukan
reduktor kuat). SALAH
(B) Semakin ke kiri Eo makin negatif (makin kecil) sehingga Eo Cu yang paling besar (karena letaknya
paling kanan)
(C) Semakin ke kiri adalah makin kuat sifat reduktornya, artinya makin mudah mengalami oksidasi
(ingat: reduktor adalah yang mengalami oksidasi). Sehingga Zn adalah logam yang paling mudah
dioksidasi. SALAH
(D) Jika Pb dan Zn dihubungkan maka supaya menghasilkan Eo yang positif (reaksi bisa berlangsung)
maka penulisannya adalah Zn|Zn2+ || Pb2+|Pb Eo sel = 0,63 Volt. SALAH
(E) Cu adalah oksidator kuat, maka dia mengalami reduksi. Reaksi reduksi terjadi di katoda (ingat: Katred, An-Oks). SALAH
Untuk soal no7-9, bacalah narasi berikut.
Proses Haber-Bosch merupakan proses pembentukan atau produksi ammonia berdasarkan reaksi:
3H2 (g) + N2 (g) 2NH3(g)
Kp dan Kc dari reaksi kesetimbangan (dapat balik) tersebut pada berbagai temperatur adalah :
t (oC)

Kp

Kc

25

9,0 x 105

5,4 x 108

300

4,6 x 10-9

1,0 x 10-5

400

2,6 x 10-10

8,0 x 10-7

Data

7. Dalam wadah 1 L terdapat 20 H2, 28 g N2 dan sejumlah NH3 dalam kesetimbangan pada 300 oC. Jika
gas NH3 dalam kesetimbangan tersebut dipisahkan dan dilarutkan dalam 1 L air, maka pH larutan yang
diperoleh adalah (Kb NH4OH = 10-5).
A. 8
B. 9
C. 10
D. 11
E. 12
Jawab D
3H2 (g) + N2 (g) 2NH3(g) Pada saat kesetimbangan,
mol H2 = 20/2 = 10 mol
mol N2 = 28/28 = 1 mol
Pada suhu 300 oC, nilai Kc adalah 1 x 10-5.
Kc = (NH3)2 / (H2)3 x (N2)
1 x 10-5 = (NH3)2 / (10)3 x (1)
(NH3)2 = 10-2
(NH3) = 0,1 mol
NH3 dilarutkan dalam air maka akan menjadi NH4OH. Konsentrasinya adalah 0,1/1 liter = 0,1 M
[OH] = (Kb x M) = (1.10-5 x 0,1) = 1.10-6 = 1.10-3
pOH = 3, maka pH = 14-3 = 11
8. Jika pada saat kesetimbangan reaksi di atas pada suhu 25 oC tekanan parsial H2 dan N2 masing-masing
adalah 1 atm dan 10 atm, maka tekanan total sistem pada saat kesetimbangan tersebut adalah
A. 3000 atm
B. 3100 atm
C. 3011 atm
E. 3111 atm
Jawab C
Pada suhu 25 oC Kp adalah 9,0 x 105
Kp = (p NH3)2 / (p H2)3 x (p N2)
9 x 10-5 = (p NH3)2/ (1 x 10)

(p NH3)2 = 9 x 106
p NH3 = 3 x 103 = 3000
p total = p NH3 + p H2 + p N2 = 3000 + 1 + 10 = 3011
9. Dari data tetapan kesetimbangan proses Haber-Bosch tersebut di atas, pernyataan yang benar adalah

A. untuk meningkatkan hasil reaksi (NH3), maka dapat dilakukan dengan cara menaikkan suhu
B. reaksi pembentukan amonia adalah reaksi eksotermis
C. perubahan entalphi reaksi peruraian ammonia berharga negatif
D. produk peruraian ammonia terjadi lebih besar pada suhu rendah
E. penambahan katalis akan menaikkan harga kesetimbangan
Jawab C
(A) Dari nilai Kp dan Kc jika suhu dinaikkan ternyata nilainya makin kecil, jika nilai Kp atau Kc kecil
maka reaksi ke kanan semakin susah. Artinya jika suhu dinaikkan maka produk akan semakin kecil.
SALAH
(B) Suhu dinaikkan maka reaksi akan ke arah reaksi endotermis (ke kiri). Berkaitan dengan pilihan (A)
maka reaksi ke kanan adalah eksotermis. SALAH (hapalkan reaksi pembentukan ammonia adalah reaksi
eksotermis).
(C) Reaksi eksotermis, maka nilai H nya adalah negatif. BENAR.
(D) Reaksi pembentukan ammonia adalah reaksi ke kanan, sedangkan reaksi ke kiri adalah pengurainnya.
Proses penguraian lebih mudah terjadi jika suhu tinggi, dapat dilihat pada suhu tinggi nilai Kc nya kecil,
artinya proses pembentukan ammonia kecil justru malah banyak yang terurai. SALAH
(E) Katalis tidak mengubah nilai Kc atau Kp, katalis hanya mempengaruhi energi aktivasi. SALAH
10. Larutan jenuh X(OH) 2mempunyai pH = 9. Hasil kali larutan (Kp) dari X(OH) 2adalah.......
A . 10-10
B . 5 x 10-11
C . 10-11

D . 5 x 10-16

E . 10-18

jawab: D

PH = 9 POH = 14 - 9 = 5
OH -= 10-5
X(OH) 2 X +2+ 2OH
5 x 10-4 . 10-1
Ksp = [X2+] [OH-]2
= (5 x 10-4) (10-5)2 = 5 x 10-16
11. Bilangan oksidasi Cl dalam senyawa KClO2adalah .......
A . +7
B . -1
C . +3
D . +1
E . +5
Jawab: C
Bilangan oksidasi k = +1
O = -2
Cl = ?
k + Cl + 2O = 0 (nol)
+1 + Cl + 2(-2) = 0
Cl = 4 - 1 = +3
12. Pada pembakaran 12 gram suatu persenyawaan karbon dihasilkan 22 gr gas CO2(A, C =
12, O = 16). Unsur karbon senyawa tersebut adalah .......
A . 23%
B . 27%
C . 50%
D . 55%
E . 77%

jawab: C

13. Jika 100 cm 3suatu oksida nitrogen terurai dan menghasilkan 100 cm3nitrogen (II) oksida
dan 50 cm3oksigen (semua volume gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama) maka
oksida nitrogen tersebut adalah ......
A . NO
B . NO2
C . N2O5
D . N2O4
E . NO2O5
jawab: B
Misalkan oksida nitrogen tersebut = NxOy
pada gas-gas, perbandingan volume = perbandingan mol = koefisien reaksi
Volume NxOy : NO : O2 jumlah atom O 2y = 2 + 2
100 : 100 : 50 y = 2
2 : 2 : 1 NxOy NO2
Jumlah atom N 2x = 2
x=1
14. Jika dalam volume 5 liter terdapat 4,0 mol asam yodida, 0,5 mol yod dan 0,5 mol hidrogen
dalam kesetimbangan pada suhu tertentu, maka tetapan kesetimbangan untuk reaksi
pembentukan asam yodida dari yod dan hidrogen adalah ........
A . 46

B . 50
C . 54
D . 60
E . 64
. Kunci : E
H2

+ I2

0,5 mol

2HI

0,5 mol

4mol (vol 5L)

15 . Untuk memperoleh konsentrasi Cl = 0,10 M, maka 250 mL, larutan CaCl 2= 0,15 M
harus diencerkan sampai .......
A . 500 mL
B . 750 mL
C . 1000 mL
D . 1250 mL
E . 1500 mL
Jawab: B