Anda di halaman 1dari 3

Perkembangan terbentuknya orofacial pada janin.

a) Lengkung faring terbentuk pada minggu keempat. Tiap lengkung faring membawa darah.
Lengkung 1, untuk pembentukan wajah. Pada minggu ke-4, terbentuk tonjolan
maxilla, mandibula dan protuberentia.
Lengkung 2, untuk Os.hyoid/tulang lidah.
Lengkung 3, untuk epiglotis.
b) Janin yang berusia 8 minggu, usia embrioniknya telah berakhir, 90% ukuran manusia normal.
Vaskularisasi dan neuromuscular orofacial prenatal.
Mesenkim lengkung 1 pharyngeal disarafi oleh nervus V (I,II,III). Merupakan
bagian pertama yang terbentuk pada saat janin berusia 16 minggu.
Lengkung 2 pharyngeal, dibentuk oleh lengkung hyoid, disyarafi oleh nervus VII.
Pada saat ini, otot dan tulang mulai terbentuk (bulan 1-2 kehamilan).
Vena pada embrio, Vitelina. : - Embilkalis, darah yang banyak mengandung O2.
Cardinalis, mengembalikan darah dari tubuh ke jantung (janin).
Gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.
Gizi mayor : karbohidrat, protein, lemak.
Gizi minor : - Larut dalam air, seperti vitamin B dan C
- Larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E dan K.
Vitamin A berguna untuk membentuk keratin pada Email gigi.
Vitamin C, D dan phospor berguna untuk pembentukan kolagen untuk gigi. Selain itu
vitamin C dan zat besi berguna untuk membawa O2 sel darah merah dari ibu ke bayi.
Akibat jika calon ibu tidak memenuhi kebutuhan gizi janinnya.
Kekurangan :
o Protein, gigi yang tumbuh lebih kecil dari ukuran normal, mengurangi email dan terjadi
gangguan erupsi.
o Vitamin K : sumbing
o Vitamin B : berkurangnya kekuatan gigi
o Vitamin D : dentin tidak beraturan, dan mengalami gangguan pulpa
Jika gizi yang diberikan pada janin tidak cukup, misalnya kekurangan kalsium maka akan
diambil dari ibu. Sehingga kekuatan gigi ibu berkurang, dan mempermudah terjadinya karies.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan orofacial prenatal :
a) Faktor dalam
Ras/etnik, bangsa, keturunan, umur, jenis kelamin, genetik, kelainan kromosom. trisomi 21, 13 15

b)

Faktor luar
Faktor persalinan : komplikasi persalinan (trauma kepala, asphyksia)
Faktor pascapersalinan : gizi, penyakit kronis, kelainan kongenital, lingkungan
fisik dan kimia, psikologis, endokrin, sosio-ekonomi, lingkungan pengasuhan,
stimulasi dan obat-obatan, radiasi : Kematian sel yang mempengaruhi
embryogenesis. Karsinogenesis. Efek terhadap generasi selanjutnya dan mutasi
sel germinal

Faktor prenatal : gizi, mekanis (posisi bayi), toksin/zaat kimia, infeksi, kelainan
immunologi.
Faktor kesehatan seperti : ibu kurang gizib, penyakit tertentu pada ibu, Diabetes malitusd,
Hipertensi / Hipotensie, Dekompensatio kordisf, Penyakit paru kronisg, Penyakit ginjalh,
Umur ibu / paritasi, ibu yang perokok
Beberapa nutrisi yang harus dipenuhi ibu hamil :
1. Pada trimester pertama janin menjalani proses pembentukan otak, sistem saraf, jantung dan
organ-organ reproduksi.
Zat yang dibutuhkan:
Asam folat , berperan dalam pembentukan sistem saraf pusat, termasuk otak.
Asam lemak tak jenuh, juga berperan dalam pembentukan sistem saraf pusat dan otak
janin.
Vitamin B12, agar semua sel tubuh janin yang telah terbentuk berfungsi normal dan
berfungsi untuk menjaga kerja sel-sel sumsum tulang belakang, sistem saraf dan saluran
pencernaan.
Vitamin D, untuk memperbaiki penyerapan kalsium dan membantu keseimbangan
mineral di dalam darah.
2. Pada trimester II tumbuh kembang janin berjalan lebih cepat, untukitu dibutuhkan zat-zat gizi
penunjang yaitu :
Protein, berfungsi untuk pembentukan jaringan baru serta mempertahankan jaringan yang
sudah terbentuk sebelumnya.
Vitamin A, berungsi untuk proses metablisme yang berkaitan dengan penglihatan,
pembentukan tulang, sistem kekebalan tubuh serta pembentukan saraf.
Zat besi, untuk memebentuk sel darah merah sebagai alat pengedar O2 keselurh tubuh ibu
dan janin.
3. Pada trimester III ibu harus menyiapkan cadangan energi yang cukup. Untuk mempersiapkan
diri menghadapi proses persalinan dan produksi ASI.
Kalori, untuk memenuhi kebutuhan kalori harus mengkonsumsi karbohidrat.
V
\itamin B6, berperan dalam pembentukan senyawa kimia penghantar pesan sel saraf.
Iodon, berfungsi untuk meningkatan angka metabolisme basal ibu.
Magnesium, berungsi untuk kerja saraf dan otot dalam membantu tubuh memproses
karbohidrat.
Niasin, berfungsi untuk menyehatkan kulit, saraf dan pencernaan.
Pertumbuhan/Perkembangan Janin Bayi Dalam Rahim Kandungan Ibu Tiap
Bulan
Sebelum lahir ke dunia, anak akan tumbuh dan berkembang di dalam rahim
ibunya selama kurang lebih sembilan bulan lamanya. Setiap bulan janin
mengalami proses perkembangan yang berbeda-beda. Untuk dapat tumbuh
dan berkembang dengan baik, sang ibu membutuhkan asupan makanan
dengan gizi tertentu.

Ketika hamil seorang wanita mengalami peningkatan kebutuhan asupan gizi untuk mencukupi
kebutuhan dua orang (sang ibu dan janin bayinya), yaitu antara lain seperti energi, protein, mineral,
kalsium, air, omega 3, vitamin, asam folat, zat besi dan lain sebagainya.
1. Bulan Ke-1 (Pertama)
- Sel telur ibu berhasil dibuahi oleh sperma ayah, - Terdapat bola yang menempel pada dinding
rahim, - Bola sel telur berkembang seperti bentuk udang dengan ukuran kecil, - Jantung dan
susunan syaraf pusat terbentuk
2. Bulan Ke-2 (Kedua)
- Bentuk udang berubah menjadi seperti manusia, - Wajah bayi mulai terbentuk dengan ukuran
kepala yang besar, - Ekor bayi hilang, - Jantung mulai berdetak, - Tali pusat dan plasenta terlihat
jelas, - Muncul bagian tubuh tangan dan kaki, - Tumbuh otot-otot
3. Bulan Ke-3 (Ketiga)
- Jantung terbentuk sempurna, - Bagian tubuh kaki dan tangan terbentuk, - Jari-jemari yang
tadinya lengket menyatu jadi terpisah, - Organ-organ vital terbentuk di akhir bulan, - Telinga
mulai terlihat
4. Bulan Ke-4 (Keempat)
- Kuku jari-jemari kaki dan tangan terbentuk, - Organ dalam tubuh janin terbentuk, - Tumbuh
rambut halus pada seluruh tubuh, - Janin berkembang dengan cepat
5. Bulan Ke-5 (Kelima)
- Tumbuh alis, bulu mata dan rambut, - Panca indera berkembang, - Tubuh janin dapat
membentuk selaput putih pelapis tubuh dan kulit, - Janin tumbuh cepat dengan panjang bisa
mencapai 13 cm
6. Bulan Ke-6 (Keenam)
- Sistem pencernaan mulai bekerja dengan mengeuarkan air seni, - Sistem kekebalan tubuh
semakin mantap, - Janin dapat melakukan kontrol gerakan tubuhnya, - Ibu dapat merasakan
gerakan bayi dalam perut
7. Bulan Ke-7 (Ketujuh)
- Tubuh janin telah terbentuk, - Otak mengalami perkembangan pesat, - Organ vital selain paruparu sudah berfungsi dengan baik.
8. Bulan Ke-8 (Kedelapan)
- Janin dapat membuka dan munutup kelopak mata, - Gerakan janin bayi telah terkoordinasi
- Lidah bayi dapat merasakan rasa asam dan manis.
9. Bulan Ke-9 (Kesembilan)
- Fisik janin bayi telah terbentuk sempurna, - Tiap minggu akan tumbuh kurang lebih 225 gram.
- Lapisan lemak tebal tumbuh di bawah kulit janin, - Bayi siap lahir kapan saja .

Anda mungkin juga menyukai