Anda di halaman 1dari 26

Lembar Kerja Siswa

(LKS)

Mata Pelajaran

: Pemangkasan

Kelas/Semester

: XI KC / III

Program Keahlian

: Kecantikan

Topik/Judul

: Pemangkasan

Tujuan

: Suatu tindakan menguragi panjang rambut dengan peraturan peralatan


dengan metode di pergunakan untuk menghasilkan pangkasan rambut
yang sesuai dengan disin yang di inginkan

Hari/Tanggal

: Selasa , 09 September 2014

Nama siswa

: Dwi Utami

Uraian materi

1. Pengertian
Bentuk dasar pangkas rambut adalah dasar-dasar pemangkasan berbagai model
pemangkasan rambut yang dapat digunakan sebagai patokan berbagai model
pangkas rambut.
Bentuk dasar pangkas rambut , terdiri dari pemangkasan rambut :
a. Solid
b. Graduasi
c. Layer
2. Bentuk Dasar Pangkas Datar
Menurut pola
macam, yaitu :

pangkasnya

dalam

pemangkasan datar

dibagi

menjadi

tiga

a. Pemangkasan Datar Pola Garis Lurus (Solid Form Horizontal Line)


Pemangkasan dengan pola garis pangkas paralel dengan hasil akhir pangkasan
berupa garis lurus, sama panjang antara rambut belakang, samping dan depan.

Gambar 2.1 Pola Garis Pangkas Lurus

b. Pemangkasan Datar Pola Garis Pangkas Diagonal kedepan (Solid Form Diagonal
Forward)
Pemangkasan datar dengan arah garis pangkas diagonal kedepan sehingga rambut bagian
samping depan lebih panjang dari bagian belakang yang hasilnya menyerupai huruf V
terbalik.
c. Pemangkasan Datar dengan Pola Garis Pangkas Diagonal ke Belakang (Solid Form
Diagonal Back)
Pemangkasan datar dengan pola garis pangkas diagonal ke belakang sehingga hasil
pangkasan rambut bagian depan dan samping lebih pendek dari bagian belakang (gambar
2.3).

Gambar 2.2
Pola Garis Pangkas Diagonal Ke Depan

Gambar 2.3
Pola Garis Pangkas Diagonal Kebelakang

3. Bentuk Dasar Pangkas Graduasi


Merupakan pemangkasan rambut dengan pengangkatan dari sudut 15 sampai dengan 60
sehingga membentuk trap. Makin tinggi pengangkatan, akan makin besar tingkat ketajaman
gradasinya. Sebaliknya makin rendah pengangkatan makin kurang ketajaman gradasinya,

sehingga rambut yang panjang berada pada posisi bagian dalam (interior), sedangkan rambut
yang lebih pendek berada pada bagian luar (exterior).
Macam Bentuk Dasar Pemangkasan Bertrap (graduation) ada 3, yaitu :
a. Gradasi paralel
Pembuatan gradasi dengan garis yang sejajar, menghasilkan gradasi sama tinggi dengan sudut
pangkas muka dan belakang sama besar, dengan :
Garis pola pangkas horisontal (gambar 3.1)
Garis pola pangkas diagonal min (oval) (gambar 3.2)
Garis pola pangkas diagonal plus (gambar 3.5)

Gambar 3.1
Pola Horisontal

Gambar 3.2
Pola Diagonal Min

Gambar 3.3
Pola Diagonal Plus

b. Gradasi Plus
Pembuatan gradasi banyak dibuat dibagian belakang daripada di bagian muka, dengan sudut
pangkas lebih besar di bagian belakang daripada di bagian muka.

Gambar 3.4
Gradasi Plus Garis Pola
Pangkas Horisontal

Gambar 3.5
Gradasi Plus Garis Pola
Pangkas Diagonal Kebelakang

Gambar 3.6
Gradasi Plus Garis Pola
Pangkas Diagonal kedepan

c. Gradasi Min
Gradasi di bagian belakang lebih sedikit daripada di bagian muka. Dengan demikian sudut
pangkas lebih besar di bagian muka dari pada bagian belakang.

Gambar 3.7
Gradasi Min Pola Garis
Pangkas Horisontal

Gambar 3.8
Gradasi Min Pola Garis
Pangkas Diagonal Kebelakang

4. Bentuk Dasar Pangkas Layer


Merupakan teknik pemangkasan dengan sudut pengangkatan 90 sampai dengan 180
sehingga membentuk trap penuh sesuai yang dikehendaki. Pemangkasan layer terdiri dari:
a. Basic layer, yaitu pemangkasan sesuai bentuk kepala dengan kepanjangan rambut
yang sama.
b. Increase layer, yaitu pemangkasan layer dengan hasil pangkasan rambut di bagian
luar (exterior) lebih panjang dari pada rambut bagian dalam (interior).
Pola Pangkas Bentuk Dasar Pemangkasan Basic Layer, meliputi :
1. Garis pola pangkas melengkung
Pemangkasan dilakukan dengan menggunakan pola pangkas hair line. Rambut sekeliling
hair line dipangkas sesuai disain dan kepanjangan yang diinginkan. Dilanjutkan
pemangkasan dari luar (eksterior) ke arah dalam (interior) dengan patokan pola tersebut.

Gambar 4.1
Garis Pola Lengkung

2. Garis pola pangkas datar


Pemangkasan dengan patokan dari bagian dalam dengan panjang yang diinginkan,
kemudian pangkas ke arah luar.

Gambar 4.2
Garis Pola Datar

5. Bentuk Dasar Pemangkasan Increase Layer, meliputi :


a. Pemangkasan increase layer pola pangkas tunggal garis pola pangkas horisontal
Pemangkasan yang menghasilkan rambut bertrap penuh atau struktur penuh.

Gambar 5.1
Garis Pola Pangkas Horisontal
b. Pemangkasan increase layer pola pangkas tunggal garis pola pangkas vertikal
Pemangkasan yang menghasilkan rambut bertrap hanya di bagian luar.

Gambar 5.2
Garis Pola Pangkas Vertikal
c. Pemangkasan increase layer pola pangkas tunggal garis pola pangkas diagonal ke
belakang
Pemangkasan yang menghasilkan rambut bertrap sedang.

Gambar 5.3
Garis pola pangkas diagonal belakang
6. Macam-macam model pangkasan
Ada berbagai model pangkasan yang telah dikenal, antara lain :
a. Model Yongenskop
Yaitu model pangkasan yang dilakukan dengan membuat trap tinggi. Untuk model
yongenskop rambut di bagian tengkuk dibuat tipis sekali atau agak tebal.

Gambar 6.1 (Model Yongenskop)

b. Model Pudel
Yaitu dasar pangkasan bentuk Yongenskop, yang pada dasar pangkasnya dibentuk agak
panjang, selain itu untuk membentuk trapnya dibuat agak mengembung sehingga dalam
pemangkasannya tiap lapis rambut pengangkatannya tidak terlalu tinggi.

Gambar 6.2 Model Pudel


c. Model Krant
Pemangkasan dengan mengambil bentuk dasar model pudel. Rambut model krant untuk dasar
pemangkasannya dibuat kurang lebih setengah bahu pola pangkasan agak bulat. Pangkasan
dibagian muka dibentuk pendek melingkar sekeliling kepala, dan bagian kiri dibuat lebih
rendah daripada bagian kanan.

d. The Classic Bob


Pola pemangkasan dibuat memendek dari belakang terus memanjang ke depan membentuk
sudut di kedua sisi depan. Bila dilihat dari bagian belakang, tampak pangkasan garis pola
pangkasan yang menurun.

Gambar 6.4 The Classic Bob

e. The Isadora Look


Pola pemangkasan model ini dibuat memanjang dari belakang terus memendek di depan tidak
membentuk sudut lancip di depan. Apabila dilihat dari bagian belakang, arah pangkasan akan
nampak naik ke atas.

Gambar 6.5 The Isadora Look


f. The Halo
Pemangkasan dengan pola naik hingga menyambung di dahi. Arah pangkasan memanjang
dari bagian belakang dan memendek ke depan hingga membentuk sebuah lingkaran bulat.

Gambar 6.6 The Halo


g. Mini Cut
Bagian belakang dipotong model oval-bulat sampai belakang daun telinga bagian bawah, dan
bagian sisi pemangkasan menurut pola sisi belakang daun telinga yang tidak ditumbuhi
rambut. Untuk bagian muka dipangkas menurut arah sisiran.
h. Midi Cut
Pemangkasan bagian belakang panjangnya pertengahan garis leher dilanjutkan kesamping
mencapai telinga bagian bawah. Dibagian samping tampak lurus atau serong kebawah dengan
panjang bagian telinga bawah atau 1 sampai 2 cm diatasnya.

i. Maxi Cut
Bagian belakang berbentuk oval dengan panjang rambut di bawah ruas leher terakhir, atau
lebih panjang. Untuk bagian samping bersambung dengan bagian belakang, dengan panjang
antara bawah telinga atau lebih panjang
7. MELAKUKAN PERSIAPAN ALAT , BAHAN KOSMETIK
Sebelum melakukan pemangkasan rambut (SOLID FOAM) ada beberapa alat dan bahan
yang harus diketahui , adapun akan diuraikan macam-macam alat , bahan dan kosmetikanya .
N
o
1

Nama

Spesifikasi

Kegunaan

Gunting pangkas

*Ukuran 3,5/4,5 inc


*steinless stell
*tajam

Untuk menggunting rambut


selama proses pemangkasan

Sisir pangkas

*Bahan dari plastic


tahan panas
*Ukuran 16 cm
*Tertulis
pada
badan sisir

*Untuk
menyisir
rambut
ketika proses pemangksan
*Ukuran yang ada dalam
badab sisir untuk menentukan
kepanjangan rambut yang
akan di pangkas

Sisir besar

*Bahan dari plastic


*untuk menyisir rambut kusut
*Gigi besar jarang yang sudah di shampoo dan
dan bertangkai
sebelum di shmapo

Sikat rambut

*Bahan dari plastic * untuk menyisir


bentuk
bulat
, ketika dishampo
dengan pegangan

rambut

Water spayer

*Botol plastic yang *Untuk membasahi


tutupnya
klien
selama
memancarkan air
pemangkasan

rambut
proses

Cape pemangkasan

*Bentuk segi empat *untuk melindungi baju klien


terdapat lingkaran dari
jatuhnya
guntingan
leher
yang rambut

Jepit bergerigi

berperekat
*Ukuran 150 cm
*Bahan parasut
katun

*Untuk
*Dari bahan plastic parting
dengan perkuat

menahan

rambut

Sikat leher

*Bahan dari kayu *Untuk membersihkan leher


dengan bulu halus
dari badab klien

Sisir blow penuh

*Bahan dari plastic *Untuk mengarahkan rambut


tahan panas
yang dikeringkan
*Bergerigi
penuh
dan bertangkai

10

Sisir garpu

*Bahan dari plastic

11

Sisir penataan

*Bahan dari plastic *untuk mengarahkan rambut


dan terdapat tiga dengan sentuhan akhir
gigi dengan kawat
logam

12

Handuk

*Bahan katun
*Warna putih
*Ukuran 35x64 cm

13

Cape penyampoan

*Bahan plastic
*Untuk melindungi baju klien
*Bentuk
lingkar
leher & panjang
minimal menutup
dada dan terdapat

*Untuk menyisir rambut yang


kriting atau kribo

*Untuk melapisi kerah baju


sebelum
dipasang
cape
penyampoan
*Untuk mengeringkan rambut
setelah di shampoo

14

Hand hair drayer

perekat
*Kekuatan
listrik *Untuk
mngeringkan
minimal 750 watt
rambutsetelah dipangkas
*Otomatis
panasdingin

8. PERSIAPAN PRIBADI DAN KLIEN


Pengertian Pribadi
Pribadi adalah anda sebagai operator/ahli kecantikan/beautician yang akan
melakukan pekerjaan.
Kepribadian
a. Memperhatikan sikap sopan dan ramah.
b. Berkomunikasi dengan baik, suara diatur, menyebut nama sesuai dengan
kedudukan/posisi, menatap lawan bicara dengan mendengarkan lawan bicara,
hindari pertanyaan yang menyinggung perasaan seseorang.
c. Menanggapi persoalan dengan tenang dan sportif mengakui.
Penampilan
a. Memperhatikan penampilan dengan merias yang wajar, rambut ditata sesuai
dengan kepanjangan rambut agar tidak mengganggu pekerjaan.
b. Pakaian kerja warna putih, licin, tidak kusut, berlengan,nyaman, tidak
mengganggu pekerjaan. Bahan yang menghisap keringat.
c. Sepatu tertutup (bukan sepatu sandal) warna putih, berhak rendah, tidak berbunyi
waktu berjalan.
d. Tidak mengenakan perhiasan apapun yang dapat mengganggu pekerjaan dan
keselamatan kerja.
e. Kuku tidak panjang dan tidak menggunakan cat kuku.
f. Kebersihan dan kesehatan diri.
g. Hindari bau mulut dengan menjaga kebersihan gigi.
h. Hindari bau badan dengan menggunakan body lotion dan mandi bersih.
PERSIAPAN PRIBADI
Seorang perawat kecantikan dituntut untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan diri
serta berpenampilan yang rapi dan sopan. Adapun persiapan pribadi yang dapat dilakukan
adalah sebagai berikut :

Menggunakan baju kerja yang rapi, bersih dan sopan.


Rambut ditata rapid an diberiakn sentuhan make-up agar wajah tidak keliatan pucat.
Menggunakan sepatu karet yang bertumit rendah.
Tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan kecuali jam tangan.
Menjaga bau badan dan bau mulut.

Cuci tangan sebelum dan sesudah kerja.


Tampilkan ekspresi wajah yang ramah , bersikap sopan , lemah lembut dan berbicara
jelas , baik dan benar.

PERSIAPAN KLIEN DAN MODEL


Persiapan klien berguna untuk memudahkan dalam melakukan perawatan serta
memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap klien selama proses pencucian rambut :

Mempersilahkan klien duduk dan menyalakan keinginannya.


Melepaskan perhiasan dan simpan di tempat yang aman.
Mengadakan wawancara dengan klien untuk menganalisa.

9. MELAKUKAN ANALISA KARAKTERISTIK PELANGGAN


Analisa dilakukan menggunakan metode observasi , untuk mengamati kondisi rambut
dan kulit kepala serta menentukan desain yang tepat.
LEMBAR PENGAMATAN
Nomor model :
Petunjuk

: Berilah tanda () disamping sebelah kanan bila terdapat ciri-ciri rambut yang
sesuai.

1. Pemangkasan Datar Pola Garis Pangkas Lurus


Hasil: Garis lurus, sama panjang antara samping, belakang, depan
2. Pemangkasan Datar Pola Garis Pangkas Diagonal keDepan
Hasil: Samping depan lebih panjang dari belakang, menyerupai huruf V
Terbalik
3. Pemangkasan Datar Pola Garis Pangkas Diagonal ke Belakang
Hasil: Bagian depan dan samping lebih pendek dari belakang

.......
.......
.......

Gradasi dengan sudut pengangkatan 15 sampai 60


4. Gradasi paralel
Hasil: Gradasi sama tinggi dengan sudut pangkas muka dan belakang
sama besar
5. Gradasi plus
Hasil: Bagian belakang sudut pangkasnya lebih besar dari bagian muka
6. Gradasi min
Hasil: Gradasi bagian belakang lebih sedikit dari pada bagian muka
7. Basic layer pola lengkung
Hasil: Pangkasan bagian luar dan dalam sama dengan patokan hair line
8. Basic layer pola datar
Hasil: Panjang sesuai keinginan dengan patokan bagian dalam
9. Increase layer horisontal
Hasil : Rambut bertrap penuh
10. Increase layer vertikal

.......
.......
.......
.......
.......
.......

Hasil: Trap hanya di bagian luar


11. Increase layer diagonal belakang
Hasil: Trap rambut sedang
Langkah-langkah analisa sebagai berikut :
Oval : wajah oval

Round : wajah bulat

Square : wajah kotak

Oblong : wajah panjang

.......
.......

Pear : wajah pir

Diamond : wajah permata

Heart : wajah hati

Jenis rambut dapat digolongkan menjadi 3 macam :

Normal

Berminyak

Kering

LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PANGKAS RAMBUT

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Persiapan awal, meliputi :


Sisir rambut dari kekusutan
Diagnosa keadaan kulit kepala dan rambut
Lakukan pencucian rambut
Keringkan dengan handuk
Sisir kembali untuk menghilangkan dari kekusutan
Parting rambut menjadi 4 bagian

1. Pemangkasan Datar Pola Garis Lurus (Solid Form Horizontal Line)

a. Ambil selapis rambut bagian belakang buat pola garis pangkas lurus, gunakan sebagai
patokan pangkasan tanpa pengangkatan (gambar 7.1)
b. Selapis demi selapis pangkas rambut pada bagian belakang sampai selesai (gambar
7.2)

Gambar 7.1
Patokan Pangkasan Tanpa Pengangkatan

Gambar 7.2
Pemangkasan dibagian belakang

c. Lanjutkan pada bagian depan sisi kanan dan kiri sebagaimana memangkas bagian
belakang (gambar 7.3)

Gambar 7.3. Pemangkasan Sisi Kanan Dan Kiri


d. Kontrol kembali pemangkasan pada bagian belakang dan sisi kanan kiri bagian depan
e. Hasil pemangkasan solid form horizontal line dalam keadaan basah

Gambar 7.4. Pemangkasan Bagian Belakang Dan Sisi Kanan Kiri


f. Hasil pemangkasan setelah dikeringkan tampak belakang dan samping

Gambar 7.5
Hasil pemangkasan keadaan basah, Hasil pangkasan setelah dikeringkan tampak belakang
dan samping
2. Pemangkasan Dasar Pola Garis Pangkas Diagonal ke Depan (Solid Form Diagonal
Forward)
a. Ambil selapis rambut bagian belakang buat pola garis pangkas lurus, gunakan sebagai
patokan pangkasan tanpa pengangkatan.
b. Pangkas dari bagian belakang dengan garis pola V terbalik sebagai patokan.
c. Selesaikan pangkasan dibagian belakang
d. Lanjutkan bagian depan sisi kanan dan kiri dengan mengambil garis pola pangkas
diagonal ke depan disambung dengan pangkasan bagian belakang.

Gambar 7.6
Pangkasan di bagian belakang

Gambar 7.7
Pangkasan dibagian sisi

e. Selesaikan pangkasan selapis demi selapis

Gambar 7.8
Penyelesaian pangkasan selapis demi selapis
f. Keringkan rambut yang telah dipangkas dan rapihkan

Gambar 7.9
Hasil pangkasan keadaan basah

Gambar 7.10
Hasil pangkasan setelah dikeringkan
3. Pemangkasan Dasar Pola Garis Pangkas Diagonal ke Belakang (Solid Form
Diagonal Back)
a. Ambil selapis rambut bagian belakang buat pola garis pangkas lurus, gunakan sebagai
patokan pangkasan tanpa pengangkatan
b. Ambil selapis rambut bagian sisi depan untuk membuat garis pola V sebagai
patokan
c. Lakukan pemangkasan kebagian belakang sampai selesai seluruhnya.

Gambar 7.11
Pemangkasan keseluruhan
d. Teruskan pada bagian depan sisi kanan dan kiri dengan menyambung bagian belakang
yang telah dibuat garis pola pangkas diagonal ke depan.
e. Selesaikan pemangkasan selapis demi selapis, baik bagian sisi kanan, kiri dan
belakang.
f. Rapihkan dan keringkan rambut yang sudah dipangkas.

Gambar 7.12
Penyelesaian Pemangkasan

Gambar 7.13
Hasil Pangkasan Tampak Samping Dan Belakang Sebelum Dikeringkan

Gambar 7.14
Hasil Pangkasan Tampak Samping Dan Belakang Setelah Dikeringkan

4. Pemangkasan Gradasi Paralel


Pemangkasan Dasar Pola Garis Pangkas Horisontal
a. Lepaskan selapis rambut bagian belakang dan pangkas rambut dengan sudut pangkas
0 dari garis pola pangkas horisontal.

Gambar 7.15
Pola Garis Pangkas Horisontal
b. Selesaikan pangkasan bagian belakang selapis demi selapis, lanjutkan sampai batas

ujung telinga dengan sudut pangkas 45

Gambar 7.16
Penyelesaian Pangkasan Bagian Belakang
c. Turunkan selapis rambut bagian samping di atas telinga, sesuaikan pangkasan dengan
garis pola pangkas dengan sudut 45 derajat

Gambar 7.17
Penyelesaian Pangkasan Bagian Depan Sisi Kanan Dan Kiri
d. Selesaikan pangkas rambut selapis demi selapis, dari bagian belakang ke muka
dengan garis pola pangkas sejajar garis pangkas dengan sudut pangkas 45 . Lakukan
kontrol pangkasan dari belakang ke muka.
e. Sisir rambut untuk merapikan hasil pangkasan

Gambar 7.18
Hasil Jadi Pemangkasan Graduation
5. Pemangkasan dasar Layer
Pemangkasan Dasar Pola Garis Pangkas Basic Layer
a. Pangkas rambut di sekeliling hair line sebagai patokan panjang rambut yang akan
dipangkas
b. Lanjutkan dan selesaikan pemangkasan dari daerah depan (poni) menggunakan
patokan yang telah dibuat.

Gambar 7.19 Mengambil Lapisan Rambut

Gambar 7.20
Memangkas Daerah Poni Dan Daerah Eksterior
c. Teruskan memangkas daerah eksterior (belakang), dengan garis pangkas vertikal

Gambar 7.21
Memangkas Daerah Belakang

d. Selesaikan pemangkasan bagian belakang dengan sudut pemangkasan 90,


sambungkan bagian interior dan eksterior
e. Sisir rambut untuk merapikan hasil pemangkasan
f. Hasil jadi pemangkasan basic layer tampak samping dan belakang

Gambar 7.22
Hasil Jadi Pangkasan

Pemangkasan Dasar Increase Layer Pola Garis Pangkas Horisontal


a. Buat patokan panjang pemangkasan, lanjutkan selapis demi selapis dengan sudut
pengangkatan pangkasan sesuai pola pangkas

Gambar 7.23
Mengambil section pertama pangkasan
b. Mengikuti pola pangkas selesaikan pangkasan sampai bagian belakang

Gambar 7.24
Pemangkasan bagian belakang
c. Lanjutkan bagian depan samping kanan dan kiri, sesuaikan dengan sudut pangkas
yang dikehendaki

Gambar 7.25
Pemangkasan bagian depan
d. Lakukan kontrol hasil pangkasan, mulai dari bagian depan sambung sampai ke bagian
belakang, lanjutkan dengan penyisiran dan pengeringan
e. Hasil jadi pangkasan increase layer dari bagian belakang dan samping

Gambar 7.26
Hasil jadi pangkasan increase layer
BERKEMAS
1. Membersihkan alat-alat yang akan digunakan
2. Mengembalikan kosmetik, alat dan bahan pada tempatnya
3. Membersihkan ruangan/area kerja

Anda mungkin juga menyukai