Anda di halaman 1dari 50

AKNE VULGARIS

dr. Aryani Sudharmono, Sp.KK(K)


Departemen IK Kulit dan Kelamin
FKUI-RSCM

DEFINISI

Peradangan kronis folikel


pilosebasea, penyebabnya
multifaktor, dengan gejala klinis
komedo, papul, pustula, nodus,
kista

INSIDENS AKNE
- Dimulai pada pubertas / prepubertas
- Mengenai hampir semua remaja 13
19 tahun
- Penyakit terbanyak remaja usia 15 18
tahun

FAKTOR ETIOLOGI
I.

INTRINSIK
:
- Genetik, RAS, Hormonal

I.
-

EKSTRINSIK
:
Diet, iklim / suhu / kelembaban, obat ,
kejiwaan / stres, kosmetika, trauma, dll.

PATOGENESIS AKNE VULGARIS


1. Meningkatnya produksi sebum
2. Hiperkeratinisasi folikel dan duktus
pilosebasea
3. Kolonisasi P . acnes di folikel
4. Proses inflamasi & repons imun

ANDROGEN
SEBOSIT
SEBOREA

KERATINOSIT
DESKUAMASI FOLIKULAR
ISI FOLIKULAR ABNORMAL
KOLONISASI P.ACNES

INFLAMASI

GEJALA KLINIS
Predileksi:

wajah, leher, dada, punggung,


bahu, lengan atas

Keluhan:

gatal, nyeri, estesis +

Efloresensi:

Komedo hitam dan putih papul,


pustul, nodus, kista, jaringan
parut dan pigmentasi

Komedo
lesi utama akne
Komedo terbuka (blackheads)
papul miliar, 0,1 3,0 mm,
berwarna hitam
Komedo tertutup (whiteheads)
papul berwarna kekuningan, 1 mm
Makrokomedo
3 5 mm, letak lebih dalam

TIPE KLINIS AKNE


A . Akne vulgaris
A. Akne juvenilis dan infantil
B. Occupational acne
C. Drug induced acne
D. Akne kosmetika
E. Akne ekskoriae
F. Gram negative folliculitis

KOMEDO TERBUKA

MAKRO KOMEDO

KOMEDO TERTUTUP & TERBUKA

PAPUL, PUSTUL, NODUS

AKNE BERAT

AKNE KONGLOBATA

AKNE VULGARIS BERAT

BEFORE

AKNE VULGARIS BERAT

AFTER

AKNE VULGARIS BERAT

BEFORE

AKNE INFANTUM

OCCUPATIONAL ACNE (CHLORACNE)

Akne venenata (pomade)

AKNE KOSMETIKA

AKNE VULGARIS BERAT

BEFORE

Akne Ekskoriae

Folikulitis gram negatif

DIAGNOSIS BANDING
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Erupsi akneiformis
Folikulitis
Folikulitis pityrosporum
Dermatitis perioral
Rosacea
Dermatitis seboroik
Akne agminata
Adenorma sebaseum

Akne steroid

FOLIKULITIS PITYROSPORUM
Didada, punggung atas
Gatal
Terdiri atas papulpapul kadang-kadang
pustul superfisial di
atas dasar kemerahan,
batas tidak tegas

DERMATITIS PERIORAL

Rosacea

Pada orang berkulit putih,


jarang pada orang berkulit
gelap.
Tidak ada komedo, tidak ada
sebore.
Lokasinya di wajah, simetris
distribusinya sentrofasial,
telangiektasia, papul,
kemerahan dan pustul,
nodus.
Patogenesis ? Diduga
kelainan vaskuler

Akne agminata
Lessi simetris, sub
orbital
papul kemerahan
mirip akne, komedo
negatif
Biasanya hilang
spontan dalam 2-3
tahun, sering
meninggalkan sikatriks

Adenoma sebaseum
Terdapat di dahi, pipi,
terutama sekitar hidung,
berupa papul-papul milier
kemerahan.
Nama lain : angiofibroma
Disertai gambaran klinis
yang lain, misalnya
shagreen patch, fibroma
periungual, epilepsi,
retardasi mental.

Komedo black head

DIAGNOSIS
Gradasi ringan, sedang dan berat
sesuai dengan 2nd Acne Round Table
Meeting (South East Asia), Regional
Consensus on Acne Management, 13
January 2003 (Monday), Ho Chi
Minh City, Vietnam, diambil dari
klasifikasi Lehman et al, 2002

Akne
Ringan

Komedo < 20 , atau Lesi inflamasi


< 15 , atau Total lesi < 30

Akne
Sedang

Komedo 20 100 , atau Lesi


inflamasi 15 50 , atau Total lesi
30 - 125

Akne
Berat

Kista > 5 atau komedo > 100 , atau


Lesi inflamasi > 50, atau Total lesi >
125

TUJUAN PENATALAKSANAAN AKNE


- Mempercepat penyembuhan
- Mencegah pembentukan akne baru
- Mencegah jaringan parut yang
permanen

PENATALAKSANAAN AKNE
A. Prinsip umum
B. Menentukan :
- Diagnosis klinis & gradasi
- Aspek psikologis
A. Pengobatan
B. Tindakan
C. Perawatan kulit
D. Anjuran & saran

A. PRINSIP UMUM
1. Perlu kerjasama dokter dan pasien
2. Harus berdasarkan :
- Penyebab / faktor faktor
- Patogenesis
- Keadaan klinis , gradasi akne
- Aspek psikologis

ASPEK PSIKOLOGIS
Malu, rendah diri, cemas, depresi ->
tidak mau sekolah, menyendiri
Perlu terapi lebih efektif : isotritinoin
oral

C. PENATALAKSANAAN UMUM
Anjuran dan saran

D. PENATALAKSANAAN MEDIKAMENTOSA
Berdasarkan gradasi ( berat ringan )
akne
Diikuti dengan terapi pemeliharaan /
pencegahan

OBAT PADA AKNE


I. TOPIKAL
RETINOID TOPIKAL
Tretinoin (as.Retinoat) gel,krim,solusia : 0,01 % - 0,1 %
Isotretinoin gel
Adapalen gel,krim,solusio : 0,1%
Tazaroten gel, krim : 0, 05 % - 0,1 %
KERATOLITIK
Sulfur 3 10 %
as.Salisilikum
Resorsinol
ANTIBIOTIK /ANTIMIKROBA
Eritromisin gel ,solusio 1 %
Klindamisin gel , solusio 1%
Benzoil peroksida gel 2,5 % - 5 %

OBAT PADA AKNE


II. SISTEMIK
1.

ANTIBIOTIK : paling lama 3 4 bulan

2.

Hormon

3.

Tetrasiklin 3 X 250mg/hr 2 X 500mg/hr


Doksisiklin 2 X 50 100mg/hr
Lymecycline 1 X 150 300 mg/hr
Minosiklin 2 X 50 100 mg/hr
Klindamisin 2 - 3 X 150 - 300mg/hr
Eritromisin 2 3 X 500mg/hr
Linkomisin 2 -3 X 250mg 500mg/hr
Siproteron asetat 2 mg dikombinasikan dgn etinil estradiol
35mg

ISOTRETINOIN : 0,5 2 MG/KG BB /hari sampai


mencapai total cumulative dose 120 150mg/BB

PENGOBATAN AKNE
Akne ringan
Retinoid topikal atau zat keratolitik +/ BPO atau antibiotik topikal

PENGOBATAN AKNE
Akne Sedang :
Retinoid topikal dan BPO atau antibiotik
topikal +/- antibiotik oral

PENGOBATAN AKNE
Akne berat :
Antibiotik oral + retinoid topikal + BPO
atau
Isotretinoin oral atau
Pada Wanita :
Antiandrogen oral + retinoid topikal +
antibiotik oral

TERAPI PEMELIHARAAN
Retinoid topikal atau keratolitik +/ BPO
Nasihat, saran, skin care