Anda di halaman 1dari 6

TUGAS AKUNTANSI BIAYA

NAMA KELOMPOK 6 :
NI MADE DEWI FEBRIYANTI
(1006305011)
FITRI APRILIA SARI
(1006305044)
NI WAYAN LADY ANDINI
(1006305125)
GUSTI AYU MADE ERVINA ROSIANA (1006305157)

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS UDAYANA
2011

PENGGOLONGAN BIAYA
Penggolongan biaya diperlukan untuk mengembangkan data biaya yang dapat membantu
manajemen dalam pencapaian tujuan perusahaan.
Penggolongan biaya ini didasarkan pada hubungan antara biaya dengan:
1. Obyek Pengeluaran
Prinsip dari penggolongan biaya ini berkaitan dengan tujuan pengeluaran. Pada
prinsipnya, biaya tersebut dikeluarkan untuk tujuan apa.
2. Fungsi Pokok Perusahaan
Dalam perusahaan manufaktur biaya diklasifikasikan menjadi:
Biaya produksi (biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya
overhead pabrik)
Biaya pemasaran (biaya promosi, biaya angkut dan gaji bagian penjualan)
Biaya administrasi dan umum (gaji manajer produksi, gaji bagian akuntansi, dan
personalia, biaya telepon, biaya listrik, dll)
3. Hubungan Biaya dengan Sesuatu yang Dibiayai
Biaya langsung adalah biaya yang terjadi karena ada sesuatu yang dibiayai (biaya
bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung).
Biaya tak langsung adalah biaya yang terjadi tidak tergantung kepada ada atau
tidak adanya sesuatu yang dibiayai (biaya overhead pabrik).
4. Hubungan Biaya dengan Volume Kegiatan
Biaya tetap adalah biaya yang jumlahnya sampai tingkat kegiatan tertentu relatif
tetap dan tidak terpengaruh oleh perubahan volume kegiatan.
Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah sebanding dengan
perubahan volume kegiatan. Sedangkan biaya perunitnya tetap.
Biaya semi variabel adalah biaya yang sebagian tetap dan sebagian lagi berubah
sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Contoh : biaya listrik yang
digunakan untuk penerangan cenderung menjadi biaya tetap karena berapapun
jumlah keluaran yang dihasilkan, penerangan akan tetapdiperlukan oleh pabrik
yang sedang beroperasi. Sebaliknya tenaga listrik yang digunakan sebagai sumber
daya untuk mengoperasikan peralatan akan bervariasi sesuai dengan pemakaian
peralatan tersebut.
5. Atas Dasar Waktu

Untuk tujuan perhitungan laba rugi dan penentuan harga pokok produk secara
teliti, maka biaya diklasifikasikan atas dasar hubungan dengan pembebanannya ke dalam
periode akuntansi tertentu.
Pengklasifikasian biaya atas dasar waktu dapat dibagi dalam:
a. Biaya periode sekarang atau pengeluaran penghasilan (revenue expenditure),
adalah biaya yang telah dikeluarkan dan menjadi beban pada periode sekarang
untuk mendapatkan penghasilan periode sekarang (biaya gaji dan biaya
pemasaran, biaya ini dibebankan pada periode sekarang).
b. Biaya periode yang akan datang ayau pengeluaran modal (capital expenditure)
adalah biaya yang telah dikeluarkan dan manfaatnya dinikmati selama lebih
dari satu periode akuntansi. Misalnya pembelian kendaraan dinas kantor dan
pemasangan AC untuk ruang pertemuan.

COST TERMINOLOGY
1. PENETAPAN HARGA POKOK
Full Costing : memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke dalam harga pokok
produksi, seperti bahan baku, biayatenaga kerja langsung dan overhead pabrik, baik yang
berperilaku variabel maupun tetap.
Variabel Costing : hanya memperhitungkan biaya produksi yang berperilaku variabel ke
dalam harga pokok produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja
langsung dan overhead pabrik variabel.

2. PERENCANAAN
Perencanaan, konstruksi dari program operasional terinci, merupakan proses dari
menyadari kesempatan maupun ancaman eksternal, menentukan tujuan yang diinginkan,
dan menggunakan sumber daya untuk mencapai tujuan tersebut.
3. PENGENDALIAN
Pengendalian adalah usaha sistematis manajemen untuk mencapai tujuan dengan cara
membandingkan prestasi kerja dengan rencana. Aktivitas-aktivitas dimonitor terus
menerus untuk memastikan bahwa hasilnya berada pada batasan yang diinginkan.

4. PENGAMBILAN KEPUTUSAN
- Keputusan jangka pendek : dilakukan oleh manajemen operasi, yang terdiri dari
-

penyelia (supervisor).
Keputusan jangka menengah : dilakukan oleh manajemen menengah (middle

management), yang meliputi kepala bagian, manajer divisi dan manajer cabang.
Keputusan jangka panjang : dilakukan oleh manajemen ekslusif (top management),
yang mencangkup direktur utama, direktur eksekutif, dan para eksekutif yang
menangani berbagai fungsi seperti pemasaran, pembelian, perekayasaan, publikasi
keuangan,dan akuntansi.

METODE PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI


Terdapat dua pendekatan :
1. Full Costing : memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke dalam harga pokok

produksi, seperti bahan baku, biayatenaga kerja langsung dan overhead pabrik, baik
yang berperilaku variabel maupun tetap.
Biaya bahan baku
xxx
Biaya tenaga kerja langsung
xxx
Biaya overhead pabrik variabel
xxx
Biaya overhead pabrik tetap
xxx
Harga pokok produksi
xxx
2. Variabel Costing : hanya memperhitungkan biaya produksi yang berperilaku variabel

ke dalam harga pokok produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga
kerja langsung dan overhead pabrik variabel.
Biaya bahan baku
xxx
Biaya tenaga kerja langsung
xxx
Biaya overhead pabrik variabel
xxx
Harga pokok produksi
xxx

METODE PENGUMPULAN HARGA POKOK PRODUKSI


Pengumpulan harga pokok produksi sangat ditentukan oleh cara produksi. Secara garis
besar, cara memproduksi produk dibagi menjadi dua macam:
1. Produksi atas dasar pesanan
Mengumpulkan harga pokok produksinya dengan menggunakan metode harga pokok
pesanan (job order cost method). Biaya-biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan
tertentu dan harga pokok produksi per satuan produk yang dihasilkan untuk

memenuhi pesanan tertentu tersebut dihitung dengan cara membagi total biaya
produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang
bersangkutan.
2. Produksi massa
Mengumpulkan harga pokok produksinya dengan menggunakan metode harga pokok
proses (process cost method). Biaya-biaya yang dikumpulkan untuk periode tertentu
dan harga pokok produksi per satuan produk yang dihasilkan dalam periode tersebut
dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk periode tersebut dengan
jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode yang bersangkutan.

SIKLUS PEMBUATAN PRODUK

SIKLUS AKUNTANSI BIAYA

PEMBELIAN DAN
PENYIMPANAN BAHAN
BAKU

PENGOLAHAN BAHAN
BAKU MENJADI PRODUK
JADI

PENYIMPANAN PRODUK
JADI DALAM GUDANG

PENENTUAN HARGA
POKOK BAHAN BAKU
YANG DIBELI

BIAYA TENAGA
KERJA
LANGSUNG

PENENTUAN
HARGA POKOK
BAHAN BAKU
YANG DIPAKAI

PENGUMPULAN BIAYA
PRODUKSI

PENENTUAN HARGA
POKOK PRODUK JADI

BIAYA
OVERHEAD
PABRIK