Anda di halaman 1dari 19

Nama

: Fitri Purnamasari

NIM / Offr.

: 100422401550 / L
UJIAN TENGAH SEMESTER
Mata Kuliah Akuntansi Internasional

1. Sebut dan jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan sistem akuntansi


pada perusahaan MNC!
Seperti halnya dunia bisnis pada umumnya, praktik-praktik akuntansi beserta
pengungkapan informasi finansial di perusahaan di berbagai negara dipengaruhi oleh
berbagai faktor. Radebaugh dan Gray (1997:47) menyebutkan sedikitnya ada empat belas
faktor yang mempengaruhi sistem akuntansi perusahaan, diantaranya:
a. Sifat kepemilikan perusahaan
Kebutuhan akan pengungkapan informasi dan pertanggungjawaban kepada publik
lebih besar ditemui pada perusahaan-perusahaan yang dimiliki public dibandingkan
b.

dengan pada perusahaan keluarga.


Aktivitas usaha
Sistem akuntansi dipengaruhi oleh jenis aktivitas usaha, misalnya agribisnis yang
berbeda dengan manufaktur, atau perusahaan kecil yang berbeda dengan perusahaan

c.

multinasional.
Sumber pendanaan
Kebutuhan akan pengungkapan informasi dan pertanggungjawaban kepada publik
lebih besar ditemui pada perusahaan-perusahaan yang mendapatkan sumber
pendanaan dari para pemegang saham eksternal dibandingkan dengan pada

d.

perusahaan dengan sumber pendanaan dari perbankan atau dari dana keluarga.
Sistem perpajakan
Negara-negara seperti Perancis dan Jerman menggunakan laporan keuangan
perusahaan sebagai dasar penentuan utang pajak penghasilan, sedangkan negaranegara seperti Amerika Serikat dan Inggris menggunakan laporan keuangan yang
telah disesuaikan dengan aturan perpajakan sebagai dasar penentuan utang pajak dan
disampaikan terpisah dengan laporan keuangan untuk pemegang saham.

e.

Eksistensi dan pentingnya profesi akuntan


Profesi akuntan yang lebih maju di negara-negara maju juga membuat system
akuntansi yang dipakai lebih maju dibandingkan dengan di negara-negara yang

f.

masih menerapkan sistem akuntansi yang sentralistik dan seragam.


Pendidikan dan riset akuntansi

Pendidikan dan riset akuntansi yang baik kurang dijalankan di negara-negara yang
sedang berkembang. Pengembangan profesi juga dipengaruhi oleh pendidikan dan
g.

riset akuntansi yang bermutu.


Sistem politik
Sistem politik yang dijalankan oleh suatu negara sangat berpengaruh pada sistem
akuntansi yang dibuat untuk menggambarkan filosofi dan tujuan politik di negara
tersebut, seperti halnya pilihan atas perencanaan terpusat (central planning) atau

h.

swastanisasi (private enterprises).


Iklim social
Iklim sosial diartikan sebagai sikap atas penghargaan terhadap hak-hak pekerja dan
kepedulian terhadap lingkungan hidup. Informasi yang berkaitan dengan hal-hal

i.

tersebut pada umumnya dipengaruhi atas sistem sosial tersebut.


Tingkat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan
Perubahan struktur perekonomian dari agraris ke manufaktur akan menampilkan sisi
lain dari sistem akuntansi, antara lain dengan mulai diperhitungkannya depresiasi
mesin. Industri jasa juga memunculkan pertimbangan atas pencatatan aktiva tak

j.

berwujud seperti merek,goodwill dan sumber daya manusia.


Tingkat inflasi
Timbulnya hyperinflation di beberapa negara di kawasan Amerika Selatan membuat
adanya pemikiran untuk menggunakan pendekatan lain sebagai alternatif dari

k.

pendekatan historical cost.


Sistem perundang-undangan
Di negara-negara seperti Perancis dan Jerman yang menggunakancivil codes, aturanaturan akuntansi yang dipakai cenderung rinci dan komprehensif, berbeda dengan

l.

Amerika Serikat dan Inggris yang menggunakan common law.


Aturan-aturan akuntansi
Standar dan aturan akuntansi yang ditetapkan di negara tertentu tentunya tidak
sepenuhnya sama dengan negara lain. Peran profesi akuntan dalam menentukan
standar dan aturan akuntansi lebih banyak ditemukan di negara-negara yang telah
memasukkan aturan-aturan profesional dalam aturan-aturan perusahaan, seperti di
Inggris dan Amerika Serikat.

2. Jelaskan perbedaan dasar penerapan sistem akuntansi pada perusahaan MNC di


negara-negara berkembang dan di negara-negara maju!
Perbedaan dasar tersebut terletak pada penyusunan atau pelaporan keuangan. Pada
negara-negara maju umumnya pelaporan keuangan lebih kompleks dan banyak. Seperti
keharusan dibuatnya Neraca, Laporan laba rugi, Catatan atas laporan keuangan ataupun
Laporan usaha, adanya laporan khusus berupa Laporan direktur/direksi ataupun Laporan
manajer/manajemen ataupun laporan auditor, serta Laporan arus kas. Negara Jepang

bahkan menambahkan Proposal atas penentuan penggunaan laba ditahan dan Skedul
pendukung selain diwajibkannya Neraca dan Laporan Laba-Rugi.
Pada negara berkembang, pelaporan keuangan dibuat secara lebih sederhana, seperti
Neraca, Laporan laba rugi, Laporan arus kas serta Catatan atas laporan keuangan ataupun
dimulai dari Neraca, Laporan laba rugi, Laporan perubahan ekuitas pemilik, Laporan
arus kas, serta Catatan atas laporan keuangan.
3. Sebut dan jelaskan berbagai strategi bisnis global yang dapat digunakan oleh
perusahaan MNC dalam menguasai pasar! Lengkapi dengan contoh!
Telah diketahui bahwa MNC dapat mengadopsi berbagai struktur organisasi.
MNC juga dapat memilih strategi yang akan mereka ikuti. Strategi Bisnis MNC
(menurut Christopher Bartlett & Sumantra Ghoshal) dikelompokan atas empat (4)
strategi, yaitu :
a. Strategi Multinasional;
Perusahaan induk memberikan kebebasan kepada anak perusahaan untuk
mengembangkan produk dan praktek mereka sendiri serta senantiasa memberikan
pelaporan keuangan (desentralisasi). Strategi ini menimbulkan kendurnya
pengendalian oleh perusahaan induk (kantor pusat), dan sistem informasi
memudahkan desentralisasi dalam pengambilan keputusan strategis serta terdiri dari
proses dan database yang beridiri sendiri (oleh anak perusahaan).
Pizza Hut masuk kedalam perusahaan Multinasional karena dalam menentukan
menunya Pizza Hut menyesuaikan dengan selera dan budaya lingkungan sekitar
dimana mereka melakukan bisnis. Seperti di India dimana mayoritas masyarakatnya
vegetarian, maka Pizza Hut menyediakan berbagai Pizza dengan Toping Vegetarian.

Kantor
Pusat

Skema Strategi Multinasional


b. Strategi Global;
Gambaran dari strategi tersebut adalah adanya pengendalian ada di perusahaan
induk (sentralisasi proses & database). Perusahaan berusaha memenuhi kebutuhan
pelanggan di seluruh dunia dengan produk-produk standar. Produk untuk seluruh
pasar dunia diproduksi secara sentarl dan dikirimkan ke anak-anak perusahaan. Hal
tersebut mengakibatkan sebagaian besar kapasitas sistem informasinya berlokasi

diperusahaan induk dan terdapat sentralisasi proses dan database. Pengendalian sangat
ketat dan strategi diatur oleh pusat. Produsen sepatu Nike termasuk perusahaan Global
Karena perusahaan Nike hadir dan telah menanamkan modalnya di berbagai macam
negara, dan dalam memproduksi Produk-produknya Nike tidak membuat perbedaan
bagi produknya di negara satu dengan negara yang lain. Sebagai contoh untuk tiap
Model Sepatu NIKE disetiap negara memiliki bentuk dan varian yang sama.

Kantor
Pusat

Skema Strategi Global


c. Strategi Internasional;
Merupakan perpaduan strategi global (sentralisasi) dan strategi multinasional
(desentralisasi). Strategi ini memerlukan suatu tim manajemen diperusahaan induk yang
memiliki pengetahuan dan ketrampilan menembus pasar global. Keahlian ini disediakan
anak perusahaan yang digunakan untuk mengadaptasi produk, proses dan strategi
perusahaan bagi pasar mereka sendiri. Dengan strategi ini akan menggunakan sistem
interorganisasi yang menghubungkan proses dan database perusahaan induk dengan anak
perusahaan.

Kantor
Pusat

Skema Strategi Internasional


d. Strategi Transnasional;
Merupkan strategi dimana perusahaan induk dan semua anak perusahaan bekerja
sama memformulasikan strategi dan kebijakan operasi, mengkoordinasikan logistik agar
produk mencapai pasar yang tepat. Tercapainya efisiensi dan integrasi global serta
fleksibilitas di tingkat lokal. Dari skema di bawah terlihat rumitnya sistem pengendalian
yang diperlukan, demikian pula arus sumber daya dari satu titik ke titik lain ketika
perusahaan berfungsi sebagai suatu sistem yang terkoordinasi. Selain itu menunjukkan
kapasitas pemrosesan informasi yang tersedia pada tingkat anak perusahaan. Ketika

perusahaan menerapkan strategi transnasional, perusahaan mencapai integrasi dalam


sistemnya dengan menggunakan standar yang diterapkan pada skala internasional serta
dengan arsitektur yang umum. Tim pengembangan menyertakan wakil dari berbagai
anak perusahaan untuk memastikan bahwa sistem tersebut memenuhi kebutuhan local.
Strategi transnasional menempatkan tanggung jawab yang besar pada pengelola database
untuk memastikan keseragaman rancangan database di seluruh dunia.
Perusahaan retail Carrefour menggunakan strategy transnasional karena walaupun
Carrefour memiliki standar global namun perusahaan ini tetap merespon tanggapan
lokal. misalnya Carrefour Indonesia menanggapi respon lokal dari petani sayuran dan
buah-buahan dan respon itu ditanggapi dengan jalan memasarkan produk-produk petani
lokal di Carrefour.

Kantor
Pusat

Skema Strategi Transnasional


4. Mengacu pada jawaban nomor 3, strategi manakah yang paing relevan digunakan
jika MNC ini masih baru!
Menurut kami, strategi yang paling relevan dan paling memungkinkan untuk
diterapkan pada MNC yang masih baru berdiri adalah strategi kedua, yaitu Strategi
Global, karena kontrolnya yang cenderung mudah yang disebabkan adanya sentralisasi
proses dan database. Produk yang dipasarkan pun masih dalam tahap standar.
Pengendalian juga relatif lebih ketat karena diatur langsung oleh pihat pusat.
5. Mengapa laporan keuangan memiliki potensi menyesatkan selama periode
perubahan harga?
Laporan keuangan dapat memiliki potensi menyestakan selama periode perubahan
harga, karena selama periode perubahan harga, misalnya inflasi, nilai aktiva yang dicatat
sebesar biaya akuisisi awalnya jarang mencerminkan nilai terkininya (yang lebih tinggi).
Ketidak akuratan pengukuran ini mendistorsi (1) proyeksi keuangan yang didasarkan
pada data seri waktu historis (2) anggaran yang menjadi dasar pengukuran kinerja dan

(3) data kinerja yang tidak dapat mengisolasi pengaruh inflasi yang tidak dapat
dikendalikan. Laba yang dinilai lebih pada gilirannya akan menyebabkan :
Kenaikan dalam proporsi pajak
Permintaan dividen lebih banyak dari pemegang saham
Permintaan gaji dan upah yang lebih tinggi dari para pekerja
Tindakan yang merugikan dari negara tuan rumah (seperti pengenaan pajak
keuntungan yang sangat besar).
Kegagalan untuk menyesuaikan data keuangan perusahaan terhadap perubahan dalam
daya beli unit moneter juga menimbulkan kesulitan bagi pembaca laporan keuangan
untuk menginterpretasikan dan membandingkan kinerja operasi perusahaan yang
dilaporkan. Dalam periode inflasi, pendapatan umumnya dinyatakan dalam mata uang
dengan daya beli umum yang lebih rendah (yaitu daya beli periode kini), yang kemudian
diterapkan terhadap beban terkait. Prosedur akuntansi yang konvesional juga
mengabaikan keuntungan dan kerugian daya beli yang timbul dari kepemilikan kas
(ekuivalennya) selama periode inflasi.
Oleh karena itu, mengakui pengaruh perubahan harga seperti inflasi secara eksplisit
berguna dilakukan karena :
1. Pengaruh perubahan harga sebagian bergantung pada transaksi dan keadaan
yang dihadapi suatu perusahaan.
2. Mengelola masalah yang ditimbulkan oleh perubahan harga bergantung pada
pemahaman yang akurat atas masalah tersebut.
3. Laporan dari para manajer mengenai permasalahan yang disebabkan oleh
perubahan harga lebih mudah dipercaya apabila kalangan usaha menerbitkan
informasi keuangan yang membahas masalah-masalah tersebut.
6. Bagaimana pengakuan dan pelaporan akuntansi atas keuntungan atau kerugian
yang timbul akibat penyesuaian kurs pada MNC?
Untuk dua atau lebih valuta asing harus dibuat perkiraan valuta, ini akan terjadi suatu
translasi satu mata uang ke mata uang yang lain ke perkiraan itu dapat menimbulkan
selisih kurs valas. PSAK No. 10 untuk Transaksi Mata Uang Asing Dan Untuk Laporan
keuangan Mata Uang Luar Negeri. Untuk transaksi mata uang asing selaian kontrak
berjangka, maka:
a. Pada tanggal transaksi diakui, setiap aktiva, kewajiban, penerimaan, pengeluaran,
keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi tersebut harus dicatat dan dinilai
dalam mata uang fungsional dari entitas yang melakukan pencatatan dengan
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut.

b. Pada setiap tanggal neraca, saldo yang dicatat dalam mata uang selain mata uang
fungsional dari entitas yang melakukan pencatatan harus disesuaikan untuk
mencerminkan kurs sekarang.
c. Pos aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dilaporkan kedalam mata
uang rupiah dengan menggunakan kurs tanggal neraca. Apabila ada kesulitan dalam
menentukan kurs tanggal neraca maka dapat digunakan kurs tengah Bank Indonesia.
d. Pos non-moneter tidak boleh dilaporkan dengan menggunakan kurs tanggal neraca
tetapi tetap harus dilaporkan dengan menggunakan kurs tanggal transaksi.
e. Pos non-moneter yang dinilai dengan nilai wajar dalam mata uang asing harus
dilaporkan dengan menggunakan kurs yang berlaku pada saat nilai tersebut
ditentukan.
Untuk tujuan perpajakan, dalam mentranslasikan mata uang asing ke rupiah, wajib
pajak dapat memilih antara kurs tetap (sesuai dengan kurs pada saat terjadinya transaksi)
atau kurs menurut tanggal neraca. Dengan catatat metode ini dipakai secara konsisten.
Dalam praktek pembayaran eksport dan impor dapat dilakukan dengan cara, yaitu
Pembayaran di muka (advance payment), Pembayaran kemudian (open account)
Inkaso (collection basis), Letter of credite, Konsinyasi (consignment basis), serta Barter
dan tunai.
Sesuai dengan kondisi masing masing, maka tiap pembayaran dapat menimbulkan
rugi selisih kurs pada saat yang berbeda. Dengan ketentuan yang berlaku, untuk tujuan
perpajakan perusahaan dapat melakukan pencatatan nilai uang itu dengan memlih apakah
berdasarkan Nilai tukar akhir tahun, atau Nilai tukar neraca dengan syarat harus
dilakukan secara taat asas. Perbedaan cara ini hanya terletak pada saat pengakuan rugi
selisih kurs. Percatatan berdasarkan nilai tukar tetap akan mengakui kerugian pada saat
pelunasan utang (sekali saja). Sementara itu, pencatatan berdasarkan nilai tukar neraca
akan mengakui kerugian karena selisih kurs pada setiap akhir tahun dan saat pelunasan
(secara berangsur-angsur).
7. Jika saudara seorang investor, faktor-faktor apa saja yang harus anda perhatikan
dalam berinvestasi? Jelaskan jawaban anda beserta contohnya!
Berikut merupakan hal-hal yang harus diperhatikan dalam berinvestasi, diantaranya.
a) Berita Fundamental
Yang dimaksud berita fundamental disini adalah berita hangat yang sedang terjadi
baik ekonomi maupun politik, yang diperkirakan akan berdampak pada pergerakan
mata uang negara terkait. Dimana biasanya berita tersebut berasal dari situs resmi
pemerintahan, media cetak, media elektronik hingga radio. Akan ada banyak berita

fundamental yang muncul tiap harinya, namun tidak semua berita fundametal itu
penting, jadi investor harus pintar-pintar dalam memilih berita fundamental.
b) Perkiraan Teknikal
Merupakan suatu teknik analisa yang dikenal dalam dunia keuangan yang dimana
digunakan untuk memprediksi trend suatu harga saham dengan cara mempelajari data
pasar yang lampau, terutama pergerakan harga dan volume. Pada awalnya analisa
teknikal hanya memperhitungkan pergerakan harga pasar atau instrumen yang
bersangkutan, dengan asumsi bahwa harga mencerminkan seluruh faktor yang relevan
sebelum seorang investor menyadarinya melalui berbagai cara lain.
c) Manajemen Modal
Manajemen modal disini artinya bagaimana cara seorang investor untuk pintar-pintar
mengatur modal yang akan digunakan, sehingga modal ini benar-benar tepat guna.
Jangan sampai modal yang dianggarkan untuk berinvestasi melampaui target sehingga
tidak mengganggu anggaran keuangan lainnya.
d) Psikologi Internal dan Eksternal
Psikologi seorang investor yg terjun di dunia investasi sangat dipengaruhi oleh faktorfaktor internal maupun eksternal. Faktor internal disini adalah faktor yang muncul
dari dalam diri investor itu sendiri. Sedangkan faktor eksternal disini, adalah yang
berasal dari lingkungan sekitar.
8. Apa yang anda ketahui tentang Foreign Direct Investment, apa manfaat yang
ada dalam strategi ini?
Menurut Krugman (1994) yang dimaksud dengan FDI adalah arus modal
internasional dimana perusahaan dari suatu negara mendirikan atau memperluas
perusahaannya di negara lain. Oleh karena itu tidak hanya terjadi pemindahan sumber
daya, tetapi juga terjadi pemberlakuan control terhadap perusahaan di luar negeri.
Foreign Direct Investment (FDI) merupakan pemberian pinjaman atau pembelian
kepemilikan perusahaan di luar wilayah negaranya sendiri. FDI terjadi manakala bisnis
kita melakukan investasi pada fasilitas dan atau memasarkan suatu produksi di luar
negeri. FDI tidak lain investasi langsung di luar negeri. Jadi, FDI bukanlah ekspor
maupun lisensi. FDI, ekspor, dan lisensi dalam keberadaannya mempunyai posisi sebagai
tiga alternatif cara bisnis kita menggapai pasar luar negeri.
Tujuan utama FDI (Foreign Direct Investment) yaitu:
Mencari sumber daya,
Mencari pasar,
Mencari efesiensi
Mencari asset strategis.
Mencari keamanan politis

FDI (Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri adalah salah
satu ciri penting dari sistem ekonomi yang kian mengglobal. Ia bermula saat sebuah
perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah
perusahaan di negara lain. Dengan cara ini perusahaan yang ada di negara asal (biasa
disebut home country) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan
investasi (biasa disebut host country) baik sebagian atau seluruhnya. Caranya dengan si
penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan
modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya sekurangnya
10%.
Biasanya, FDI terkait dengan investasi aset-aset produktif, misalnya pembelian atau
konstruksi sebuah pabrik, pembelian tanah, peralatan atau bangunan; atau konstruksi
peralatan atau bangunan yang baru yang dilakukan oleh perusahaan asing. Penanaman
kembali modal (reinvestment) dari pendapatan perusahaan dan penyediaan pinjaman
jangka pendek dan panjang antara perusahaan induk dan perusahaan anak atau afiliasinya
juga dikategorikan sebagai investasi langsung. Kini mulai muncul corak-corak baru
dalam FDI seperti pemberian lisensi atas penggunaan teknologi tinggi.
Sebagian besar FDI ini merupakan kepemilikan penuh atau hampir penuh dari sebuah
perusahaan. Termasuk juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki bersama (joint
ventures) dan aliansi strategis dengan perusahaan-perusahaan lokal. Joint ventures yang
melibatkan tiga pihak atau lebih biasanya disebut sindikasi (atau syndicates) dan
biasanya dibentuk untuk proyek tertentu seperti konstruksi skala luas atau proyek
pekerjaan umum yang melibatkan dan membutuhkan berbagai jenis keahlian dan
sumberdaya. Istilah FDI biasanya tidak mencakup investasi asing di bursa saham.
Perusahaan-perusahaan multinasional yang ingin menyedot sumber daya alam
menguasai pasar (baik yang sudah ada dan menguntungkan maupun yang baru muncul)
dan menekan biaya produksi dengan mempekerjakan buruh murah di negara
berkembang, biasanya adalah para penanam modal asing ini. Contoh klasik FDI
semacam ini misalnya adalah perusahaan-perusahaan pertambangan Kanada yang
membuka tambang di Indonesia atau perusahaan minyak sawit Malaysia yang
mengambil alih perkebunan-perkebunan sawit di Indonesia. Cargill, Exxon, BP,
Heidelberg Cement, Newmont, Rio Tinto dan Freeport McMoRan, dan INCO semuanya
memiliki investasi langsung di Indonesia. Namun demikian, kebanyakan FDI di
Indonesia ada di sektor manufaktur di Jawa, bukan sumber daya alam di daerah-daerah.

Salah satu aspek penting dari FDI adalah bahwa pemodal bisa mengontrol--atau
setidaknya punya pengaruh penting--manajemen dan produksi dari perusahaan di luar
negeri. Hal ini berbeda dari portofolio atau investasi tak langsung, dimana pemodal asing
membeli saham perusahaan lokal tetapi tidak mengendalikannya secara langsung.
Biasanya juga FDI adalah komitmen jangka-panjang. Itu sebabnya ia dianggap lebih
bernilai bagi sebuah negara dibandingkan investasi jenis lain yang bisa ditarik begitu saja
ketika ada muncul tanda adanya persoalan.
9. UU Penanaman Modal pertama (UU No. 1/1967) yang dikeluarkan oleh Orde
Baru dibawah pemerintahan Suharto sebenarnya mengatakan dengan jelas bahwa
beberapa jenis bidang usaha sepenuhnya tertutup bagi perusahaan asing.
Pelabuhan, pembangkitan dan transmisi listrik, telekomunikasi, pendidikan,
penerbangan, air minum, KA, tenaga nuklir, dan media massa dikategorikan
sebagai bidang usaha yang bernilai strategis bagi negara dan kehidupan sehari-hari
rakyat banyak, yang seharusnya tidak boleh dipengaruhi pihak asing (Pasal 6 ayat
1). Bagaimana pendapat saudara tentang hal diatas?
Pada dasarnya, asas kesamaan perlakuan terhadap investasi asing dan dalam negeri
sangat bertentangan dengan kepentingan pengembangan kedaulatan ekonomi nasional.
Asas itu mestinya dihapuskan karena pembedaan perlakuan investasi antara dalam negeri
dan luar negeri merupakan hal yang lumrah sesuai dengan kepentingan ekonomi
nasional.
Dalam kondisi tertentu Negara berhak melakukan peninjauan ulang terhadap
keberadaan operasional perusahaan asing yang merugikan kepentingan ekonomi
nasional, khususnya yang mengeksplorasi sumber daya alam.
Jikadidalam UUD 1945 Pasal 33 secara eksplisit menyebutkan: (1) bumi, air, dan
kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai negara; (2) sektor-sektor strategis: dan
(3) yang menguasai hajat hidut orang banyak; dikuasai oleh negara. Oleh karena itu,
mestinya bidang usaha pertanian, listrik, tambang, transportasi dan infrastrukturnya,
telekomunikasi, industri dasar, dan industri strategis tertutup bagi modal asing.
Sedangkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, perkebunan hanya boleh
dilakukan oleh petani/peternak/pekebun dan UMKM/koperasi dan modal dalam negeri.
Jadi sebaiknya penanaman modal dari dalam negeri lebih diutamakan dibandingkan
dengan dari modal asing, penanaman modal asing sebaiknya hanya dimanfaatkan sebagai
pemicu usaha agar masyarakat Indonesia mempunyai keinginan untuk memajukan
negaranya.

10. Jelaskan bagaimana proses derivatif dilakukan?


Dalam dunia keuangan (finance), derivatif adalah sebuah kontrak bilateral atau
perjanjian penukaran pembayaran yang nilainya diturunkan atau berasal dari produk
yang menjadi "acuan pokok" atau juga disebut " produk turunan" (underlying product);
daripada memperdagangkan atau menukarkan secara fisik suatu aset, pelaku pasar
membuat suatu perjanjian untuk saling mempertukarkan uang, aset atau suatu nilai
disuatu masa yang akan datang dengan mengacu pada aset yang menjadi acuan pokok.
Inilah permulaan tujuan dibuatnya suatu derivatif.
Derivatif digunakan oleh manajemen investasi/ manajemen portofolio, perusahaan
dan lembaga keuangan serta investor perorangan untuk mengelola posisi yang mereka
miliki terhadap resiko dari pergerakan harga saham dan komoditas, suku bunga, nilai
tukar valuta asing "tanpa" mempengaruhi posisi fisik produk yang menjadi acuannya
(underlying).
Efek derivatif merupakan Efek turunan dari Efek utama baik yang bersifat
penyertaan maupun utang. Efek turunan dapat berarti turunan langsung dari Efek
utama maupun turunan selanjutnya. Derivatif merupakan kontrak atau perjanjian yang
nilai atau peluang keuntungannya terkait dengan kinerja aset lain. Aset lain ini disebut
sebagai underlying assets.
Jadi, proses derivatif timbul atas kontrak finansial antara 2 (dua) atau lebih pihakpihak guna memenuhi janji untuk membeli atau menjual assets/commodities yang
dijadikan sebagai obyek yang diperdagangkan pada waktu dan harga yang merupakan
kesepakatan bersama antara pihak penjual dan pihak pembeli. Adapun nilai di masa
mendatang dari obyek yang diperdagangkan tersebut sangat dipengaruhi oleh instrumen
induknya yang ada di spot market.
11. Jelaskan dampak transfer pricing pada perusahaan MNC! Baik dari sisi
pembebanan biaya maupun perpajakan.
Transfer pricing sering juga disebut dengan intracompany pricing, intercorporate
pricing, interdivisional atau internal pricing yang merupakan harga yang diperhitungkan
untuk keperluan pengendalian manajemen atas transfer barang dan jasa antar anggota
(grup perusahaan). Bila dicermati secara lebih lanjut, transfer pricing dapat menyimpang
secara signifikan dari harga yang disepakati (harga pasar).
Tujuan harga transfer berubah apabila melibatkan multinational corporation (MNC)
serta barang yang ditransfer melalui batas-batas negara. Tujuan penentuan harga transfer
internasional terfokus pada meminimalkan pajak, bea, dan risiko pertukaran asing,
bersama dengan meningkatkan suatu kompetitif perusahaan dan memperbaiki

hubungannya dengan pemerintah asing. Walaupun tujuan domestik seperti motivasi


manajerial dan otonomi divisi selalu penting, namun seringkali menjadi sekunder ketika
transfer internasional terlibat. Perusahaan akan lebih fokus pada pengurangan pajak total
atau memperkuat anak perusahaan asing. Oleh karena itu transfer pricing juga sering
dikaitkan dengan suatu rekayasa harga secara sistematis yang ditujukan untuk
mengurangi laba yang nantinya akan mengurangi jumlah pajak atau bea dari suatu
negara.
12. Deskripsikan pelaporan keuangan konsolidasi pada MNC!
Laporan keuangan konsolidasi mengombinasikan dua laporan keuangan perusahaan atau
ebih menjadi satu laporan. Maksud daripada laporan keuangan konsolidasi adalah
memberikan informasi akuntansi keuangan sekelompok perusahaan dari satu perspektif
secara untuk.
Transaksi antar anggota keluarga perusahaan tidak dimasukkan dalam laporan
keuangan konsolidasi; hanya aktiva, utang, pendapatan dan biaya dengan pihak ketiga
yang disajikan. Menurut hukum, entitas perusahaan yang terpisah wajib memiliki catatan
akuntansi sendiri-sendiri dan wajib menyajikan laporan keuangan individual. Ini berarti
transaksi dengan anggota lain dalam kelompok perusahaan harus dapat diidentifikasi,
sehingga transaksi tersebut dapat dikeluarkan pada saat penyajian laporang keuangan
konsolidasi.
Laporan keuangan konsolidasi pertama kali muncul sekitar abad 20 di Amerika Serikat.
Masa tersebut merupakan masa ekspansi perekonomian, dan sejumlah perusahaan
tumbuh menjadi perusahaan raksasa. Disisi lain, perseroan induk menjadi hal yang
signifikan di Britania Raya dan Belanda sejak tahun tersebut, dan saat ini, menyusun
laporan keuangan konsolidasi merupakan kewajiban di perusahaan multinasional, dan
kecenderungan akan laporan keuangan konsolidasi tidak dapat disalahkan.
13. Beberapa cara bisa dilakukan MNC dalam meminimalisasi pajaknya, jelaskan cara
tersebut!
Dengan menerapkan Transfer Pricing. Transfer pricing juga sering dikaitkan dengan
suatu rekayasa harga secara sistematis yang ditujukan untuk mengurangi laba yang
nantinya akan mengurangi jumlah pajak atau bea dari suatu negara.
Sebagai contoh, pembebanan harga transfer yang rendah untuk anak perusahaan asing
mungkin akan mengurangi pembayaran bea cukai sebagai akibat dari batas-batas
internasional, atau mungkin membantu anak perusahaan untuk bersaing dalam pasar
asing dengan mempertahankan biaya anak perusahaan yang rendah. Di sisi lain,
mebebankan suatu harga transfer yang tinggi mungkin membantu MNC mengurangi laba

pada negeri yang telah memperketat kendali pengiriman uang asing, atau mungkin
memberikan kemudahan bagi MNC memindahkan pendapatan dari suatu negara yang
memiliki tingkat pajak pendapatan yang tinggi ke suatu negara dengan tingkat pajak
rendah (tax haven country).
Harga transfer sering memicu masalah terutama pada penentuan harga sepakatannya,
karena melibatkan dua unit, yaitu unit pembeli dan unit penjual, dan harga transfer juga
mempengaruhi pengukuran laba unit, harga transfer yang tinggi akan merugikan unit
pembeli sedangkan harga transfer yang terlalu rendah akan merugikan unit penjual, maka
penentuan harga transfer menjadi hal yang sangat penting. Penelitian akhir-akhir ini telah
menemukan bahwa lebih dari 80% perusahaan-perusahaan multinsional (MNC) melihat
transfer pricing sebagai suatu isu pajak internasional utama, dan lebih dari setengah dari
perusahaan ini mengatakan bahwa isu ini adalah isu yang paling penting.
14. Apa yang anda ketahui tentang pengawasan strategi pada MNC? Jelaskan!
Terdapat beberapa pengawasan terhadap strategi dasar yang dapat diikuti perusahaan
multinasional dalam menggunakan informasi untuk mengkoordinasikan induk dan anak
perusahaannya, diantaranya:
Strategi Desentralisasi Pengendalian
Perusahaan induk membiarkan anak perusahaannya mengembangkan produk dan operasi
mereka sendiri. Dengan pengaturan ini, sistem informasi memudahkan desentralisasi
pengambilan keputusan, dan terdiri dari proses dan database yang berdiri sendiri
Strategi Sentralisasi Pengendalian
Perusahaan induk melakukan pengendalian. Dengan pengaturan ini, sebagian besar
kapasitas sistem informasinya berlokasi di perusahaan induk dan dikirimkan kepada anak
perusahaan
Strategi Sentralisasi Keahlian
Merupakan gabungan dari strategi sentralisasi pengendalian dan strategi desentralisasi
pengendalian. Strategi ini membutuhkan tim manajemen di perusahaan induk yang
memiliki keahlian dan kemampuan menembus pasar global. Perusahaan yang
menerapkan strategi bisnis ini menggunakan sistem interorganisasi yang
menghubungkan proses dan database perusahaan induk dengan anak perusahaan
Strategi Penyebaran Keahlian dan Sentralisasi Pengendalian
Yaitu saat perusahaan induk dan anak perusahaan bekerja sama memformulasikan
strategi dan kebijakan operasi serta mengkoordinasikan logistik agar produk mencapai
pasar yang tepat. Strategi ini menempatkan tanggungjawab yang besar pada pengelola
database untuk memastikan keseragaman rancangan database di seluruh dunia

15. Carilah artikel yang terkait dengan topik-topik akuntansi internasional, kemudian buatlah mapingnya!
16.
N

17.

Judul

Penelitian dan

o.
Penulis
22. 23.
Arja

18.

Rumusan

19.

Masalah
1. Hal-hal atau faktor

Variabel

20.

Penelitian
24.

Variabel

Metode
Analisis

28.

Metode

21.

Hasil

1. Standar akuntansi ter pengaruh

Sadjiarto;

apa sajakah yang

Bebas: Perbedaan

Pengumpulan Data,

lingkungan dan kondisi hukum,

AKUNTANSI

mendasari perbedaan

yaitu dengan mencari

sosial dan ekonomi suatu negara

INTERNASION

standar akuntansi

standar akuntansi
25.
26.
Variabel

dan mengumpulkan

tertentu. Hal-hal tersebut

AL :

antara satu negara

menyebabkan suatu standar

HARMONISASI

dengan negara

data sekunder yang


29.
diperoleh dari

VERSUS
STANDARISASI

lainnya?
2. Adakah usaha-usaha
dalam
mengharmonisasi
perbedaan dari
standar akuntansi
tersebut?

Terikat:
27.
Terbentuknya
IASC

buku-buku, Internet
serta sumber lainnya
yang berhubungan
30.
dengan masalah
yang akan dibahas.
31.

akuntansi di suatu negara berbeda


dengan di negara lain. Globalisasi
yang tampak antara lain dari
kegiatan perdagangan antar negara
serta munculnya perusahaan
multinasional mengakibatkan
timbulnya kebutuhan akan suatu
standar akuntansi yang berlaku
secara luas di seluruh dunia.
2. Pembentukan IASC merupakan
salah satu usaha harmonisasi
standar akuntansi yaitu untuk
membuat perbedaan-perbedaan

antar standar akuntansi di berbagai


negara menjadi semakin kecil.
FASB mempunyai pandangan
bahwa tetap harus ada satu standar
akuntansi internasional yang
berlaku di seluruh dunia. Untuk itu
perlu dibentuk organisasi penentu
standar akuntansi internasional
dengan struktur dan proses tertentu.
Menurut FASB, IASC bisa
dimodifikasi menjadi organisasi ini
atau membentuk organisasi baru
32. 33.
2.

Ni Wayan

Yuniasih,
34.
Ni Ketut
Rasmini,
35.
Made
Gede
Wirakusuma;
PENGARUH
PAJAK DAN
TUNNELING

36. Apakah pajak


dan tunneling
incentive
berpengaruh
pada keputusan
transfer pricing
perusahaan
manufaktur
yang listing di

37.

Variabel

Bebas:
38.
Pajak dan
Tunneling Incentive
39.
40.
Variabel
Terikat:
41.
Transfer
pricing

42.

Metoda

atau memodifikasi FASB sendiri.


43. Berdasarkan rumusan masalah

Purposive Sampling

dan hasil pengujian hipotesis

dengan teknik analisis

maka dapat disimpulkan bahwa

menggunakan Teknik

pajak dan tunneling incentive

Regresi Logistik

berpengaruh positif pada

(Binary Logistic

keputusan perusahaan untuk

Regresion)

melakukan transfer pricing.


Beban pajak yang semakin
besar memicu perusahaan

INCENTIVE

Bursa Efek

untuk melakukan transfer

PADA

Indonesia?

pricing denga harapan dapat

KEPUTUSAN

menekan beban tersebut.

TRANSFER

Transaksi pihak terkait lebih

PRICING

umum digunakan untuk tujuan

PERUSAHAAN

transfer kekayaan daripada

MANUFAKTUR

pembayaran dividen karena

YANG LISTING

perusahaan yang terdaftar

DI BURSA

harus mendistribusikan dividen

EFEK

kepada perusahaan induk dan

INDONESIA

pemegang saham minoritas


lainnya. Kondisi yang unik
dimana kepemilikan saham
pada perusahaan publik di
Indonesia cenderung
terkonsentrasi sehingga ada
kecenderungan pemegang
saham mayoritas untuk

44. 45.
3.

Triyono;

47. 1. Apakah

ANALISIS

jumlah uang

PERUBAHAN

beredar

54.

Variabel

Terikat:
55.
Kurs
56.

61.

Metode analisis

melakukan tunneling.
62. Kebijakan untuk menjaga

regresi berganda

inflasi yang rendah dalam

menggunakan Model

jangka panjang melalui

KURS RUPIAH
46. TERHADAP
DOLLAR
AMERIKA

berpengaruh

57.

positif

Bebas:

48. terhadap kurs

Variabel
58. Jumlah

Rupiah terhadap

59.

dollar AS?

beredar, inflasi,

49. 2. Apakah
tingkat Suku
Bunga SBI
berpengaruh
50. negatif terhadap
kurs Rupiah
terhadap

uang yang

tingkat suku
60.
bunga SBI,
dan nilai impor.

ECM (Error Correction

pengetatan moneter (monetary

Model) dengan Uji

tight policy) untuk mengurangi

Stasioneritas ,Uji

jumlah uang beredar dan ini

Asumsi Klasik dan Uji

akan menimbulkan tingkat

Statistik

inflasi yang menurun.


Kebijakan menurunkan tingkat
inflasi dapat dilakukan
63. dengan melihat penyebab
terjadinya
64. inflasi tersebut apakah demand
pull
65. inflation atau cost push

51. dollar AS?

inflation. Pengetatan moneter

52. 3. Apakah

ini juga akan meningkatkan

besarnya inflasi

suku bunga yang berakibatkan

berpengaruh

menguatnya kurs rupiah karena

positif terhadap

adanya peningkatan

53. kurs Rupiah


terhadap dollar
AS?

pemasukan aliran modal luar


negeri.

66.
67.
68.
69.
70.
71.
72.
73.
74.
75.
76.
77.
78.