Anda di halaman 1dari 2

PAP SMEAR? Apa itu?

ga

nza
lese Go
o
K
A
SM

PAP SMEAR merupakan pemeriksaan sitolog. Tes ini


diperkenalkan oleh Georgios Papanikolaou pada
tahun 1943, untuk mengetahui adanya keganasan
(kanker) melalui mikroskop.

APA ITU

Kanker
Serviks?

Sumber:

Kapan PAP SMEAR dilakukan?

Pemeriksaan PAP SMEAR dapat dilakukan kapan


saja, kecuali pada saat menstruasi.

Tidak melakukan hubungan seksual minimal tiga


hari sebelum tes dilakukan.

PAP SMEAR paling tidak dilakukan satu tahun


sekali bagi wanita yang sudah menikah atau
pernah melakukan hubungan seksual.

Lakukasn PAP SMEAR sesegera mungkin, jangan


tunggu sampai gejala muncul.

http://kapukpkusolo.blogspot.com/2010/09/leafletkanker-serviks.html
http://puskesmasbukitkapurdumai.blogspot.com/2011/03
/ilmu-apa-itu-kanker-leher-rahim.html
http://www.isdaryanto.com/cara-mencegah-kankerserviks
http://tentangkanker.com/2011/kemoterapi-pada-kankerserviks/
http://forbetterhealth.wordpress.com/2009/09/17/papsmear-sebagai-pendeteksi-dini-kanker-serviks/

ubolon
ari Nauli Tamp
sw
e
ar
N
y
b
b
e
D
X2-11

SMA Kolese Gonzaga tp. 2011-2012

lon X2-11
i Nauli Tampubo
ar
w
es
ar
N
by
Deb

Apa itu kanker serviks?


Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah munculnya
sel-sel yang tidak normal pada leher rahim.

Penyebabnya?

Pengobatan kanker serviks

Penyebabnya adalah Human Papilloma Virus (HPV). HPV


adalah sejenis virus yang menyebabkan terjadinya kutil
pada daerah kelamin.

Melalui pembedahan (pengangkatan leher rahim,


indung telur dan seluruh jaringan di sekitarnya).

Radioterapi yaitu dengan menggunakan sinar X


berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara
internal maupun eksternal.

Kemoterapi yaitu metode pengobatan yang


bertujuan untuk membunuh sel kanker dengan
cara merusak dan menghambat factor-faktor
pertumbuhan sel kanker. Tetapi kemoterapi
memberikan beberapa efek samping, contohnya
adalah kebotakan, mual dan muntah.

HPV resiko rendah (type 6 dan 11)


hampir tidak beresiko menjadi
kanker serviks tetapi dapat menjadi
kutil. Sementara HPV resiko tinggi
(type 16 dan 18) akan mengarah ke
kanker serviks.

Bagaimanakah penularannya?
Seberapa seringkah kanker serviks
terjadi?

Kanker serviks adalah kanker nomor dua yang


menyebabkan kematian pada perempuan di seluruh
dunia, setelah kanker payudara.
Setiap tahun sekitar 500.000 perempuan didiagnosis
menderita kanker serviks dan hampir 300.000 meninggal
dunia.
Secara keseluruhan, 2,2 juta perempuan di dunia
menderita kanker serviks.
Kanker serviks cenderung muncul pada perempuan
berusia 35-55 tahun, namun dapat pula muncul pada
perempuan yang berusia lebih muda.

Penularannya bisa terjadi karena hubungan seksual,


terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan.
HPV juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit.

Bagaimanakah gejalanya?
Awal penyakit tidak menimbulkan gejala apa-apa. Gejala
muncul jika sel rahim yang abnormal menjadi ganas, antara
lain:
Kanker stadium dini sering ditandai keputihan berlebihan,

berbau busuk dan tidak sembuh-sembuh.

95% kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma


Virus (HPV).

Menjaga kebersihan bagian kewanitaan.

Melakukan vaksinasi HPV.

Bila terjadi tanda abnormal pada leher rahim, segera


lakukan pemeriksaan PAP SMEAR.

Lakukan hubungan seksual yang sehat.

Laki-laki yang tidak dikhitan harus menjaga higiene


seksual, karena rentan sebagai penyebar Virus HPV.

Jangan berganti-ganti pasangan dalam hubungan


seksual (sex-partner) karena merupakan penyebab
utama masuknya Virus HPV.

Pendarahan vagina yang tidak normal.


Rasa sakit saat hubungan seksual.
Pucat, kesulitan, atau nyeri dalam berkemih, nyeri di sekitar

daerah panggul.
Bila kanker sudah mencapai stadium tiga keatas, maka akan

Mari mencegah kanker serviks!

terjadi pembengkakan di berbagai anggota tubuh misalnya


betis, paha, dan sebagainya.