Anda di halaman 1dari 4

RSUD

KEC. MANDAU

INSTALASI SANITASI DAN LAUNDRY


PENGUMPULAN LIMBAH PADAT B3
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Halaman

SL/RSUD/26

1/4

JL. STADION No. 10


DURI

STANDAR
PROSEDUR
OPRASIONAL

Tanggal Berlaku

Ditetapkan Oleh Direktur

02 April 2013
dr. Ersan Saputra TH
NIP. 19740220 2003 12 1 007

PENGERTIAN

1. Limbah padat rumah sakit adalah semua limbah rumah sakit


yang berbentuk padat sebagai akibat dari kegiatan rumah sakit
yang terdiri dari limbah medis dan non medis.
2. Limbah padat medis adalah limbah padat yang terdiri dari limbah
infeksius, limbah patologi, limbah benda tajam, limbah farmasi,
limbah radioaktif, limbah sitotoksik
3. Limbah padat non medis adalah limbah padat yang dihasilkan
dari

kegiatan

di

rumah

sakit

yang

berasal

dari

dapur,

perkantoran, taman dan halaman.


4. Limbah infeksius adalah semua limbah dari hasil kegiatan
perawatan dan pengobatan pasien, baik yang kontak langsung
dengan tubuh pasien atau cairan

tubuh pasien ataupun tidak

kontak langsung, seperti tabung syringe, botol infus, catheter


urine, urine bag, NGT, verband, masker, sarung tangan, kapas,
pempes, dll.
5. Limbah benda tajam adalah Objek atau alat yang memiliki sudut
tajam, sisi, ujung atau bagian menonjol yang dapat memotong
atau menusuk kulit seperti jarum suntik, jarum IV catheter, jarum
spinal, jarum jahit bedah, bisturi, pipet pasteur, pecahan gelas,
dll.
6. Limbah Sitotoksik adalah limbah yang termasukbahan beracun
berbahaya terutama jika kontak dengan tubuh seperti formalin,
dll.
7. Limbah Farmasi adalah limbah dari obat-obat kadaluwarsa dan

RSUD
KEC. MANDAU

INSTALASI SANITASI DAN LAUNDRY


PENGUMPULAN LIMBAH PADAT B3

JL. STADION No. 10


DURI

Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Halaman

SL/RSUD/26

2/4

limbah yang dihasilkan selama produksi obat-obatan.


8. Limbah kimia adalah limbah yang dihasilkan dari penggunaan
bahan kimia dalam tindakan medis, laboratorium, proses
sterilisasi dan riset.
9. Limbah radioaktif adalah limbah yang dihasilkan dari hasil
kegiatan radiologi.
10. Pengumpulan limbah padat adalah salah satu teknik penanganan
limbah padat yang bertujuan untuk memudahkan pemisahan
limbah yang dimulai dari sumber penghasil limbah ( Ruangan ).
TUJUAN

KEBIJAKAN

Sebagai acuan penetapan langkah langkah untuk pengumpulan


limbah padat B3 di RSUD Kecamatan Mandau.
A. Acuan
Surat

keputusan

Direktur

RSUD

kec.

Mandau

Nomor

58.6/KPTS/IIV/2013 tentang Kebijakan Pengelolaan Limbah


Rumah Sakit.
B. Penanggung Jawab
Prosedur ini dilakukan oleh petugas Instalasi Sanitasi dan laundry
C. Kebijakan
1.

Semua limbah bahan berbahaya dan beracun yang dihasilkan


harus dilakukan pengelolaan.

2.

Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun dimulai


dari sumber penghasil limbah.

3.

Pengelolaan limbah dilakukan mulai dari identifikasi limbah,


pemisahan,

pemberian

label,

pengepakan,

penyimpanan,

pengangkutan dan treatment.


4.

Penangan limbah harus selalu mengutamakan kesehatan dan


keselamatan kerja (K3) dan sesuai prosedur yang di tetapkan.

5.

Petugas

yang

melakukan

penanganan

limbah

harus

RSUD
KEC. MANDAU

INSTALASI SANITASI DAN LAUNDRY


PENGUMPULAN LIMBAH PADAT B3

JL. STADION No. 10


DURI

Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Halaman

SL/RSUD/26

3/4

menggunakan alat pelindungan diri (APD) yang lengkap.


6.

Peralatan

yang

dipakai

untuk

mengumpulkan

dan

mengangkut limbah diberi tanda khusus dan tidak boleh dipakai


untuk keperluan lain di klinik atau rumah sakit.
PROSEDUR

1. Siapkan semua alat dan perlengkapan yang dibutuhkan, pastikan


dalam kondisi bersih dan siap pakai
2. Pakailah APD (Alat pelindung diri) berupa sepatu, sarung tangan,
masker, pada saat melakukan pekerjaan.
3. Tempat sampah (tong sampah) terlebih dahulu dilapisi dengan
kantong plastik warna yang sesuai dengan jenis sampah seperti:
Kantong plastik hitam untuk sampah non medis/domestic
Kantong plastik kuning untuk sampah infeksius
Kantong plastik merah untuk sampah radioaktif
Kantong plastik ungu untuk sampah sitotoksik
Safety box/ jerigen untuk limbah benda tajam
4. Letakkan tempat sampah di ruang tindakan.
5. Kantong plastic beserta isinya harus diambil

setiap hari

dilakukan dalam dua shift, shift 1 dilakukan pada pukul 06.00


09.00 dan

shift 2 dilakukan pada pukul 13.00 18.00 atau

apabila telah berisi 2/3 bagian dan langsung diikat.


6. Untuk Kantong plastic sampah medis dan benda tajam diberi
label ruangan untuk mengetahui sumber dan jumlah

sampah

tersebut agar mudah dalam pencatatan dan pelaporan.


7. Kantong plastic dimasukkan kedalam trolly penyimpanan
sementara sesuai dengan jenis sampah.
8. Letakkan trolly diruangan yang aman tidak mudah terjangkau
oleh manusia atau binatang pengganggu.
9. Setelah kantong plastic yang berisi diambil, tempat sampah
dicuci terlebih dahulu dengan menggunakan bahan kimia yang
mengandung desinfektan, kemudian dikeringkan dengan cara
dilap.
10. Kemudian tempat sampah dilapisi kantong plastic sesuai dengan

RSUD
KEC. MANDAU

JL. STADION No. 10


DURI

INSTALASI SANITASI DAN LAUNDRY


PENGUMPULAN LIMBAH PADAT B3
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Halaman

SL/RSUD/26

4/4

jenis sampah dan ditempatkan di ruangan yang telah ditentukan.


11. Kemudian kumpulkan peralatan dan bersihkan selanjutnya
simpan di ruangan atau gudang penyimpanan.
12. Cucilah tangan dengan sesuai dengan prosedur hand Hygiene/
mencuci tangan setelah selesai melaksanakan pekerjaan .
UNIT TERKAIT

1. Komite PPI
2. Instalasi Sanitasi dan Laundry