Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
San, tolong tambahin latar belakang ya.
B. Tujuan Kegiatan
1. Mengetahui gambaran yang realistis dalam merancang pendirian sebuah pabrik.
2. Mendeskripsikan proses produksi, kemitraan, dan pemasaran PT. Yakult Indonesia
Persada.
3. Mendeskripsikan permasalahan dan kendala yang dialami oleh PT. Yakult Indonesia
Persada.
C. Manfaat Kegiatann
Manfaat dari kegiatan kunjung industri adalah:
1. Dapat memperoleh pengetahuan tentang cara berwirausaha mulai dari persiapan
pembuatan produk, cara menjalankan usaha sampai mempertahankan usaha.
2. Dapat mengetahui proses produksi, kemitraan, dan pemasaran minuman Yakult yang
selama ini telah dikonsumsi.
3. Memperoleh pengetahuan tetang peluang kerja bagi lulusan Mahasiswa jurusan
Biologi.
San, cek tujuan n manfaat kita apa sudah sesuai menurut kamu? Kalau belum, ya kamu ganti
aja :D

BAB II
PELAKSANAAN KUNJUNGAN
PT. Yakult Indonesia Persada dibangun pada 2 Februari 1990 dan mulai melakukan
produksi pada tahun 1991. Pada saat itu, pabrik Yakult dibangun pertama kali di Cicurug,
Sukabumi, Jawa Barat. Saat ini, kapasitas produksi maksimalnya adalah 3.650.000 botol/hari.
Kemudian pada tahun 2013 dibangunlah pabrik kedua yaitu di Ngoro, Mojokerto. Hal ini
dilakukan karena pabrik yang berada di Cicurug sudah tidak mampu memproduksi dengna
jumlah lebih banyak. Sehingga untuk memenuhi permintaan pasar, maka dibangunlah pabrik
kedua. Pada 20 Januari 2014 pabrik yang terletak di Ngoro sudah mulai dioperasikan.
a. Deskripsi produk
Yakult merupakan minuman pelopor probiotik. Makanan ini disebut sebagai
pelopor probiotik karena di dalamnya terdapat bakteri L. casei Shirota strain dengan
jumlah lebih dari 6,5 milyar yang bermanfaat bagi usus yaitu untuk membantu
menyehatkan pencernaan. Bakteri ini mampu melewati asam lambung dan cairan
empedu sehingga dapat berperan secara maksimal di dalam usus. Selain itu, bakteri ini
tidak tahan pada suhu yang terlalu panas. Oleh sebab itu, minuman Yakult harus
disimpan pada suhu optimum 10oC. Minuman ini tidak boleh disimpan di suhu yang
terlalu tinggi. Apalagi terkena sinar matahari.
Masa kadaluarsa dari minuman Yakult ini hanya 40 hari. Hal ini bertujuan agar
minuman yang dibawa ke konsumen masih segar dan baik. Untuk bisa memberikan
produk minuman yang masih segar dan baik kepada konsumen, maka dilakukan proses
distribusi yang baik dan profesional.
Komposisi dari Yakult ini adalah air, sukrosa, susu bubuk skim (tanpa lemak),
perisa Yakult, bakteri L. Casei, dan glukosa (dari saripati singkong).

b. Proses Produksi
Proses produksi dimulai dengan pembibitan. Proses ini dilakukan di ruang
pembibitan. Pertama-tama nutrisi dilarutkan dengan air di dalam tabung besar.
Nutrisinya yaitu susu bubuk skim. Kemudian disterilisasi selama 24 jam.

Kemudian cairan yang sudah disterilkan dimasukkan ke ruang pelarutan dan

ditambah air lagi.


Selanjutnya, cairan dimasukkan ke ruang pengkulturan. Di dalam ruangan ini, cairan
berisi nutrisi tadi campur dengan bakteri L. casei. Kemudian difermentasikan selama
satu minggu dengan suhu 37oC hingga menghasilkan asam laktat. Tabung yang

digunakan dala proses ini mapu menampung sebanyak 18.000 liter.


Tahap selanjutnya yaitu proses pencampuran yag dilakukan di ruang pencampuran.
Di ruangan ini, larutan dicampur dengan glukosa dan sukrosa yang sudah disterilkan
serta diberi perisa Yakult. Kemudian dihomogenizer. Hasil dari proses ini adalah
Yakult yang kental dengan konsentrasi yang masih tinggi dan rasanya manis-asam.
Lalu dicampur dengan air di dalam mesin Blacing pump. Kapasitas dalam proses ini

adalah 32.000 liter.


Ruang selanjutnya adalah mesin pembuat botol. Mesin ini mampu memproduksi
11.000 botol/jam. Bahan dari botol ini adalah Polystirene resin. Proses pembuatan
botol ini dengan menggunakan sistem injection blow moulding. Setelah botol ini

jadi, maka dipindahkan dengan menggunakan tekanan udara steril.


Ruang selanjutnya adalah ruang penyusunan botol. Botol-botol ini akan disusun dan

diberdirikan secara otomatis.


Ruang mesin pembotolan. Di dalam ruangan ini, botol-botol yang sudah disusun

akan diisi dengan Yakult. Mesin mampu mengisi sebanyak 45.000 botol/hari.
Ruang pengemasan. Di dalam ruangan ini awalnya terdapat 2 jalur. Kemudian
setelah melalui mesin strum, akan menjadi 1 jalur. Botol-botol yang sudah diisi
Yakult akan di tutup dengan aluminium foil, lalu dipress. Selanjutnya akan dikemas
masing-masing terdiri dari 5 botol yang disebut kemasan malty. Kemudian kemasan
malty ini akan dikemas lagi menjadi 10 pack sehingga total berisi 50 botol. Kemasan
ini desebut kemasan Repack. Terdapat dua jenis kemasan Repack yaitu berwarna
biru dan transparan. Hal ini bertujuan untuk membedakan jalur distribusinya dan
memudahkan

perhitungan

stock.

Kemasan

yang

berwar transparan

akan

didistribusikan ke toko, warung, dan supermarket. Sedangkan kemasan yang

berwarna biru akan didistribusikan oleh Yakult lady.


Mesin pembawa pallet. Mesin ini seperti jalur yang berjalan untuk membawa pallet
berisi tumpukan kemasan Repack. mesin pallet ini mampu membawa 10.000 pallet.
Apabila sudah berjumlah 10.000, maka mesin secara otomatis akan berjalan.
Kemudian pallet akan dibawa ke mesin pendingin.

Ruang pendingin. Di dalam ruangan ini disetting dengan suhu 5 oC. Tidak seperti
ruangan yang lain yang dapat dilihat melalui kaca transparan, ruangan ini sangat
tertutup. Kapasitas penyimpanan ruang pendingin ini adalah 2.700.000 botol. Ruang
ini memberlakukan sistem fifo (first in frst out) yaitu ketika ada pallet masuk, maka
ada pula pallet yang dikeluarkan. Penyimpanan Yakult di ruangan ini maksimal
selama 2 hari. Sehingga dari masa kadaluarsa yaitu 40 hari, konsumen mempunyai
sisa waktu 38 hari untuk menkonsumsinya. Seperti misi perusahaan yaitu untuk

memberian produk mereka dalam kondisi baik dan segar pada konsumen.
Ruang pengendali. Di dalam ruangan ini, dilakukan pengontrolan dan pengendailan
dari seluruh proses produksi. Pengecekan dilakukan untuk melihat apakah sudah
sesuai dengan syarat proses produksi.
Proses produksi di atas selalu dilakukan dengan steril. Alat alat yang digunakan

seperti tabung pencampur, dll setiap kali setelah digunakan akan dibersihkan diUV dan
lantainya disemprot menggunakan desinfektan. Selain itu, setiap ruangan dan tahapan
proses produksi selalu dilakukan pengecekkan apabila ada botol yang rusak atau
pengemasan yang kurang rapat dan rapi.

c. Sistem Distribusi
Ada dua sistem distribusi yang diterapkan oleh PT. Yakult Indonesia Persada
yaitu direct sales dan Yakult lady.
a. Direct sales. Tujuannnya yaitu didistribusikan ke toko tradisional dan toko
modern (minimarket dan supermarket). Proses distribusi ini menggunakan mobil
box. Di dalam mobil ini sudah dilengkapi dengan pendingin dengan suhu 5 oC
sehingga suhunya sama dengan suhu di ruang penyimpanan.
b. Yakult lady. Para Yakult lady akan mendistribusikan Yakult langsung kepada para
konsumen. Yakult lady akan menjual di dekat rumah-rumah penduduk. Yakult
yang mereka bawa akan diletakkan di dalam tas khusus yang berfungsi untuk
mempertahankan suhu Yakult agar tetap dingin. Yakult lady sekaligus bertugas
sebagai pemberi informasi berjalan. Mereka akan memberi informasi tentang
produk Yakult ini terutama tentang manfaatnya.
Pabrik Yakult yang berjumlah dua memiliki tujaun distribusi yang berbeda.
Pabrik yang berlokasi di Sukabumi mendistribusikan Yakult ke Indonesia daerah bagian

Barat, sedangkan pabrik yang berlokasi di Mojokerto mendistribusikan Yakult ke daerah


bagian Timur Indonesia.

d. Perkembangan Perusahaan sejak berdiri hingga sekarang

1930

Dr. Minoru Shirota di Jepang berhasil meneliti dan mengkultur bakteri

1935

L.casei Shirota strain. Kemudian beliau menciptakan produk Yakult


Mulai melakukan kegiatan produksi di Jepang dengan kemasan botol

1955
1963
1964
1967
1990
1991
1997

kaca
Didirikan perusahaan di Jepang
Perusahaan mulai melalukan sistem distribusi dengna jasa Yakult lady
Didirikan pabrik di Taiwan
Didirikan pusat mikro di Jepang yang digunakan untuk penelitian
Didirikan pabrik di Indonesia
Pabrik mulai melakukan produksi
Pabrik di Sukabumi yang awalnya hanya mampu memrpoduksi
1.800.000 botol/hari kemudian berkembang dengan menambah

2001
2003

peralatan sehingga mampu memproduksi 3. 650.000 botol/hari


Mulai membuat iklan di tv
Melakukan inovasi iklan yang baru dengan slogan Cintai Ususmu,

2006
2007
2008-

Minum Yakult Setiap Hari


San, yang ini catatanku gak lengkap
Melakukan inovasi kemasan yaitu dengan kemasan pelangi
Mendapatkan berbagai macam penghargaan dan pada

2013
2014

mendirikan pabrik di Ngoro-Mojokerto


Pabrik di Mojekerto mulai beroperasi dan melakukan kegiatan

2013

produksi

e. Kemitraan
Perusahaan Yakult bermitra dengan perusahaan yang memproduksi susu bubuk
skim yang ada di New Zealand. Selain itu, juga bermitra dengan perusahaan lokal yang
memproduksi gula.

f. Semboyan / Jargon (apa nama lainnya san ? )

Perusahaan Yakult memiliki semboyan Cintai Ususmu, Minum Yakult Setiap


Hari. Maksud dari kata Cintai Ususmu adalah :
-

Cintai ususmu adalah cara baru untuk peduli terhadap diri sendiri.
Usus adalah organ tubuh yang penting agar tubuh menjadi bugar, kuat dan segar.
Jika usus kita baik maka kita pun bisa hidup dengan baik.

BAB III
PEMBAHASAN
Sejak berdiri pada tahun 1990 di Indonesia, perusahaan Yakult berkembang sangat
pesat. Pada awalnya mereka hanya memiliki satu pabrik yang mampu memproduksi 3.
650.000 botol/hari. Akan tetapi karena tinggi permintaan terhadap produk mereka, maka
didirikan pabrik kedua. Dalam hal ini perusahaan telah melakukan keputusan yang sangat
tepat dalam menanggapi kenaikan permintaan produk mereka.
Perusahaan Yakult ini memiliki produk yang sangat bagus. Selain karena produknya
yang memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh, produk ini juga belum memiliki pesaing.
Karena sampai saat ini belum ada produk minuman sejenis di pasaran. Sehingga proses
pemasarannya sangat mudah dan telah memiliki konsumen-konsumen yang tetap. Tanpa
harus takut kehilangan konsumen yang sudah ada karena adanya produk pesaing.
Produk minuman Yakult memiliki sistem pemasaran yang sangat baik dalam beberpa
aspek. Antara lain:
1. Produk
Perusahaan Yakult ini memiliki produk yang sangat bagus. Selain karena
produknya yang memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh, produk ini juga belum
memiliki pesaing. Karena sampai saat ini belum ada produk minuman sejenis di pasaran.
Sehingga proses pemasarannya sangat mudah dan telah memiliki konsumen-konsumen
yang tetap. Tanpa harus takut kehilangan konsumen yang sudah ada karena adanya
produk pesaing. Selain itu mutu produk juga baik dan terjamin karena kesterilan dan suhu
produk yang tetap dijaga sampai tiba ditangan konsumen. Dalam hal kemasan, Yakult
memiliki kemasan yang simpel dengan ukuran yang kecil, botol dari plastik, dan penutup
dari aluminium foil membuat produk mudah dibawa, tidak mudah pecah dan tumpah,
serta tetap steril.
2. Harga
Yakult dijual dengan harga yang terjangkau baik bagi kalangan masyarakat
menengah ke bawah sampai menengah ke atas yaitu Rp. _________. Sehingga dapat
dinikmati oleh konsumen dari kalangan menengah kebawah sampai menengah ke atas.
3. Distribusi
Perusahaan Yakult memiliki sistem distribusi yang sangat baik yaitu dengan dua
cara antara lain Direct Sales dan Yakult Lady. Sistem ini merupakan ciri khas sistem
distribusi perusahaan Yakult.
4. Promosi

Cara promosi Yakult dilakukan dengan memasang iklan di berbagai media, salah
satunya televisi. Dengan semboyan yang simpel tapi bermakna yaitu Cintai Ususmu,
Minum Yakult Setiap Hari. Selain iklan, ada pula Yakult Lady yang bertugas untuk
mempromosikan dan memberikan informasi tentang produk.
Seperti pada perusahaan pada umumnya, Yakult juga menghadapi beberapa kendala
dan permasalahan. Antara lain:
1. Kerusakan produk.
Dalam setiap proses produksi, biasanya mereka menemukan kemasan yang rusak.
Oleh sebab itu, selalu dilakukan proses seleksi dan pengecekan yang sangat ketat dalam
setiap tahap produksi. Apabila ditemukan produk yang rusak, maka akan diambil dan
dipisahkan dari produk yang sudah baik. Kemudian produk yang rusak akan di berikan
kepada para pekerja saat makan siang.
Selain itu untuk mencegah kerusakan produk lebih lanjut setelah diterima
konsumen, makan dikemasan tertera cara penyimpanan produk yang baik yaitu disimpan
di lemari es denga suhu optimum 10oC dan dijauhkan dari sinar matahari.
2. Distribusi terkait masa kadaluarsa
Masa kadaluarsa Yakult yang sangat singkat yaitu 40 hari, menjadi salah satu
kendala yang dihadapi perusahaan. Oleh sebab itu, mereka melakukan proses distribusi
yang cepat. Sehingga, mereka mengusahakan produk sampai di tangan konsumen 32-35
hari sebelum masa kadaluarsa. Selain itu, saat mereka melakukan distribusi ke toko
tradisional dan toko modern, mereka akan melakukan pengecekkan supaya tidak ada
produk yang kadaluarsa saat sudah ditangan konsumen.
3. Masalah kemitraan
Pada awalnya, perusahaan menperoleh susu bubuk skim dari perusahaan lokal di
Indonesia. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, perusahaan tersebut tidak dapat
konsisten dalam memberikan dan menyalurkan produk susu bubuk bkim permintaan
mereka, baik dalam hal jumlah maupun waktu pengiriman. Sementara produk yang harus
diproduksi oleh perusahaan Yakult harus diproduksi setiap hari. Sehingga perusahaan
Yakult akhirnya mengambil keputusan untuk menghentikan hubungan kerjasama denga
perusahaan lokal penghasik susu bubuk skim tersebut dan memutuskan bermitra dengan
perusahaan susu bubuk skim asal New Zealand. Keputusan ini sangat baik dilakukan

agar perusahaan Yakult tetap dapat memproduksi produk mereka dan tidak kehilangan
konsumen mereka.

BAB IV
SIMPULAN
A. Simpulan
San, sesuaikan dengan tujuan yaa.
B. Saran
Untuk Lembaga Unesa
Sebaiknya, sebelum melakukan kunjungan industri, direncanakan dengan baik
dan terstruktur. Baik dalam hal

tempat tujuan/ perusahaan yang akan

dikunjungi, tujuan pelaksanaan, cinderamata untuk perusahaan yang akan


dikunjungi, transportasi, konsumsi, dll. (tambahin dan koreksi san :D)
Simpulan harus sesuai dengan tujuan kegiatan yang telah dilaksanakan. Kalau
perlu saran tulislah, saran untuk Lembaga Unesa, saran untuk mata kuliah KWU,
atau saran untuk Perusahaan Yakults.

Daftar Pustaka
Yang aku tulis di atas dari hasil kunjungan san, jadi Aku dari tadi gak pakai pustaka apa-apa.
Hehe