Anda di halaman 1dari 6

SISTIM PENOMORAN SPO

No. Dokumen
RUMAH SAKIT TK II
MOH RIDWAN
MEURAKSA
Jl. Kramat Raya no 174
Jakarta

No. Revisi

Halaman
1 dari 3

Tanggal Terbit
Ditetapkan
Kepala Rumah Sakit Tk.II
Moh. Ridwan Mauraksa

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)
Tanggal Revisi

dr. Achmad Dewanto,Sp.PD


Kolonel Ckm NRP 31441
PENGERTIAN

SPO ( Standar Prosedur Operasional ) adalah suatu perangkat


instruksi / langkah langkah yang dibakukan untuk menyelesaikan suatu
proses kerja rutin tertentu.
SPO Profesi (Keilmuan/Teknis) adalah merupakan SPO keilmuan /
teknis untuk profesi Medis, Keperawatan, dan profesi lainnya. SPO
memuat proses kerja untuk Diagnostik, Terapi, Tindakan, Asuhan.
SPO Pelayanan ( Manajerial ) adalah merupakan SPO pelayanan
Medik,
Keperawatan,
Penunjang
Medik
yang
bersifat
manajerial/administrasi atau berhubungan dengan pelayanan pasien.
SPO Administrasi adalah mengatur tata cara kegiatan dalam
organisasi termasuk hubungan antar unit kerja, dan kegiatan kegiatan
non medis.

TUJUAN

Agar
berbagai
proses
kerja
rutin
terlaksana
dengan
efisien,efektif,konsisten / uniform dan aman dalam rangka meningkatkan
mutu pelayanan melalui pemenuhan standar yang berlaku
1.
SPO dibuat sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan tertentu
bagi seluruh kegiatan di RS Tk II Moh Ridwan Meuraksa
2.
Penomoran SPO dilakukan di bagian pelayanan medis dengan
maksud
untuk
mempermudah
pendokumentasian,
mencegah
penduplikasian nomor, membantu tugas tata usaha dan ditujukan untuk
tertib administrasi rumah sakit.

KEBIJAKAN

SISTIM PENOMORAN SPO


No. Dokumen
RUMAH SAKIT TK II
MOH RIDWAN
MEURAKSA

PROSEDUR

No. Revisi

Halaman
2 dari 3

1. SPO dibuat oleh masing masing kelompok kerja tim akreditasi


rumah sakit beserta seluruh komponen rumah sakit di tiap tiap
departemen pelayanan dan administrasi RS Tk II Moh Ridwan
Meuraksa.
2. SPO yang telah dibuat diserahkan kebagian pelayanan medis
untuk kemudian diserahkan ke ketua komite medik untuk
diberikan persetujuan.
3. Setelah SPO ditanda tangani dan disetujui oleh Ketua Komite
Medik, SPO dikembalikan ke pelayanan medis untuk diserahkan
kepada kepala rumah sakit untuk mendapat persetujuan dan
sebagai dasar untuk membuat surat ketetapan SPO
4. SPO yang disetujui dan disahkan oleh kepala rumah sakit maka
SPO akan diberikan penomoran sesuai tata cara urutan
administrasi sebagai berikut :
a. Penomoran surat di bagian Pelayanan Medis menggunakan
kode kode untuk menjaga kerahasiaan surat.
b. Urutan penulisan pertama adalah bagian Pelayanan Medis
dan selanjutnya disingkat YMD
c. Urutan penulisan kedua berdasarkan jenis surat yang diterima
dan dikeluarkan oleh bagian pelayanan medis dengan
menggunakan kode tertentu. Kode kode Surat di pelayanan
medis :
A : SPO
B : Kebijakan
C : Dokumen Rekam Medis
D : Surat Keluar
E : Surat Masuk
F : Nota Dinas
G : Surat Edaran
H : Surat Undangan
d. SPO dibagi menjadi 3 bagian dengan kode tertentu:
F : SPO profesi
G : SPO pelayanan
H : SPO administrasi

SISTIM PENOMORAN SPO

No. Dokumen
RUMAH SAKIT TK II
MOH RIDWAN
MEURAKSA
PROSEDUR

DOKUMEN TERKAIT
UNIT TERKAIT

No. Revisi

Halaman
3 dari 3

e. Urutan ke tiga merupakan penomoran berdasarkan masing


masing jenis surat di bagian pelayanan medis, dimana nomor
tersebut berurutan mulai penomoran terkecil sampai terbesar,
dan penomoran berdasarkan penomoran satu tahun kalender,
yang dimulai dengan nomor kecil sampai nomor terbesar pada
tahun berikutnya.
f. Urutan ke empat merupakan penomoran berdasarkan bulan
dikeluarkan atau diterimanya surat yang ditulis dengan huruf
romawi.
g. Urutan ke lima berdasarkan tahun pembuatan surat atau
penerimaan surat
h. Masing masing urutan dibatasi dengan garis miring.
1. Buku pedoman penyusunan Standar Prosedur Operasional
(SPO) RS Tk.II Moh. Ridwan Meuraksa
2. Pedoman Penyusunan SPO Rumah Sakit
1. Seluruh unit kerja
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Gawat Darurat
5. Instalasi Kamar Operasi
6. Instalasi Anestesi
7. Instalasi Farmasi
8. Laboratorium
9. Radiologi
10. Unit Laundry
11. Unit Urusan Dalam
12. Unit Rekam Medik
13. Unit Pelayanan Umum

Ketua Komite Medik


RS Tk II Moh Ridwan Meuraksa

Kasi Yanmed
RS Tk II Moh Ridwan Meuraksa

dr.Nirawan Putranto,Sp.M

dr. Ade Netra Kartika, Sp.PD


Mayor Ckm (K) NRP 11990025420972

Letnan Kolonel CKM NRP 31436

RUMAH SAKIT TK. II MOH. RIDWAN MEURAKSA


PELAYANAN MEDIK
Nomor
Lampiran
Perihal

: B/
/ V / 2013
: 2 bendel
: Konsep SPO penomoran SPO

Jakarta, Mei 2013


Kepada
Yth.

Karumkit Tk.II MRM


Kesdam Jaya
di
Jakarta

1.

Menimbang :
a.
Perlu ada perangkat intruksi / langkah-langkah yang dibakukan
untuk penyelesaian suatu proses pekerjaan rutin di RS MRM.
b.

Meningkatkan pelayanan medis yang optimal di RS MRM.

2.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami mengajukan usulan
SOP Laporan Terpadu di RS Tk.II Moh. Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya,
sehingga diharapkan dengan SOP tersebut pelaksanaan Laporan Terpadu
dapat berjalan dengan lancar.
3
Kami mengharapkan koreksi konsep SOP Laporan Terpadu serta
penetapan pemberlakuan SOP tersebut untuk dijadikan dasar kami dalam
pelaksanaan Laporan Terpadu di RS Tk.II Moh Ridwan Meuraksa.Adapun
sebagai bahan koreksi kami lampirkan konsep SOP Laporan Terpadu.
4.

Demikian mohon dimaklumi


Jakarta,

Mei 2013

Kasiyanmed
dr. Ade Netra Kartika, Sp.PD
Mayor Ckm (K) NRP 11990025420972

Tembusan:
1. Ketua komite Medik RS Tk.II MRM Kesdam Jaya
2. Para Kadep RS Tk.II MRM Kesdam Jaya
3. Ka.instalwatnap RS Tk.II MRM Kesdam Jaya
4. Ka.instalwatlan RS Tk.II MRM Kesdam Jaya
5. Ka.instalasi Gawat Darurat RS Tk.II MRM Kesdam Jaya
6. Kasi Tuud RS Tk.II MRM Kesdam Jaya

KESEHATAN DAERAH MILITER JAYA / JAYAKARTA


RUMAH SAKIT TK.II MOH RIDWAN MAURAKSA

SURAT KETETAPAN
NO : SK/
/ V / 2013
Tentang :
PEMBERLAKUAN DAN PENGGUNAAN
PROSEDUR TETAP (SOP) LAPORAN TERPADU
RUMAH SAKIT TK.II MOH RIDWAN MAURAKSA
Menimbang : a.

Bahwa demi tercapainya pelayanan medis yang optimal

b. Bahwa perlu suatu perangkat instruksi / langkah-langkah yang


dibakukan untuk menyelesaikan suatu proses kerja rutin tertentu di RS.
Mengingat : 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 1992 tentang
Kesehatan;
2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia,
Nomor : 983/Menkes/SK/XI/1992, tentang Pedoman Organisasi Rumah
Sakit;
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Pertama
Kedua

:
Pemberlakukan dan penggunaan Prosedur Tetap (SOP) Laporan
Terpadu di Rumah Sakit Tk.II Moh. Ridwan Mauraksa.
: Untuk keteraturan dan ketertiban pelaksanaan Laporan Terpadu
di Rumah Sakit Tk.II Moh. Ridwan Mauraksa.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: Jakarta
:
Mei 2013

Kepala Rumah Sakit Tk.II


Moh Ridwan Mauraksa
dr. Achmad Dewanto, Sp.PD
Kolonel Ckm NRP 31441