Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Arsitektur lahir dari dinamika antara kebutuhan (kebutuhan kondisi lingkungan yang
kondusif, keamanan, dsb), dan cara (bahan bangunan yang tersedia dan teknologi konstruksi).
Arsitektur prasejarah dan primitif merupakan tahap awal dinamika ini. Kemudian manusia
menjadi lebih maju dan pengetahuan mulai terbentuk melalui tradisi lisan dan praktik-praktik,
arsitektur berkembang menjadi ketrampilan.
Dulunya produk-produk berornamen estetis terbatas dalam lingkup keterampilan yang
mahal, menjadi terjangkau melalui produksi massal. Produk-produk sedemikian tidaklah
memiliki keindahan dan kejujuran dalam ekspresi dari sebuah proses produksi.
Ketidak puasan terhadap situasi sedemikian pada awal abad ke-20 melahirkan
pemikiran-pemikiran yang mendasari Arsitektur Modern, antara lain, Deutscher Werkbund
(dibentuk 1907) yang memproduksi obyek-obyek buatan mesin dengan kualitas yang lebih
baik merupakan titik lahirnya profesi dalam bidang desain industri. Setelah itu, sekolah
Bauhaus (dibentuk di Jerman tahun 1919) menolak masa lalu sejarah dan memilih melihat
arsitektur sebagai sintesa seni, ketrampilan, dan teknologi.

2. RUMUSAN MASALAH
A.Apa itu Arsitektur Modern ?
B.Bagaimana sejarah perkembangan Arsitektur Modern ?
C.Siapa saja yang berpengaruh dalam Arsitektur Modern ?

3. TUJUAN
A.Untuk mengetahui apa itu Arsitektur Modern.
B.Untuk mengetahui sejarah perkembangan Arsitektur Modern.
C.Untuk mengetahui siapa saja yang berpengaruh terhadap Arsitektur Modern.

BAB II
PEMBAHASAN
1. ARSITEKTUR MODERN
Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih
luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai
dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga
ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk.
Banhart CL. Dan Jess Stein Arsitektur adalah seni dalam mendirikan bangunan
termasuk didalamnya segi perencanaan, konstruksi, dan penyelesaian dekorasinya sifat atau
bentuk bangunan, proses membangun, bangunan dan kumpulan bangunan.Marcus Pollio
Vitruvius (1486) Kesatuan dari kekuatan/kekokohan (firmitas), keindahan (venustas), dan
kegunaan/fungsi (utilitas).
Sepanjang sejarah manusia,arsitektur hanya sekali mengalami perubahan mendasar
yaitu saat hadirnya arsitektur modern. Arsitektur modern adalah suatu istilah yang diberikan
kepada sejumlah bangunan dengan gaya karakteristik serupa, yang mengutamakan
kesederhanaan bentuk dan menghapus segala macam ornamen. Arsitektur lainnya yang
melihat gaya modern sebagai sesuatu yang di kendalikan oleh teknologi dan pengembangan
produk dan dengan munculnya bahan-bahan yang dipakai dalam membangun gaya bangunan
modern seperti material besi, baja, kaca dan beton menambahkan pengetahuan bahwa gaya
modern adalah sebuah penemuan baru dalam bidanga Revolusi Industri.
Konggres CIAM (Congres Internationaux dArchitecture Moderne) September 1930
Arsitektur modern adalah pernyataan jiwa dari suatu masa, dapat menyesuaikan diri dengan
perubahan sosial dan ekonomi yg ditimbulkan zaman mesin. Yaitu dg dengan menjari
keharmonisan dari elemen-elemen modern serta mengembalikan arsitektur pada bidangnya
(ekonomi, sosiologi, dan kemasyarakatan) yg secara keseluruhan siap melayani umat
manusia.

Beberapa pendapat tentang arsitektur Modern :


Bentuk mengikuti fungsi ( Form follows function ) yang dicetuskan oleh pemahat

Horatio Greenough atau yang lebih dikenal sebagai Louis Sullivan .


Sedikit adalah lebih (Less is more) di umumkan oleh Arsitek Mies van der Rohe.

Sedikit adalah lebih dan lebih adalah terlalu banyak (Less is more only when more is too

much ) yang dikatakan oleh Frank Llyod Wright.


Sedikit itu membosankan (Less is a bore) yang dicetuskan oleh Robert Venturi, pelopor
arsitektur Postmodern sebagai jawaban atas Gaya Internasional yang tidak menarik yang
dipopulerkan oleh Mies van der Rohe.
Karakteristik Arsitektur modern pada umumnya adalah :

Suatu penolakan terhadap gaya lama.


Suatu yang mengadopsi prinsip bahwa bahan dan fungsi sangatlah menentukan hasil

dalam suatu bangunan.


Suatu yang menyangkut tentang mesin .
Menolak adanya bordiran atau ukiran dalam bangunan.
Menyederhanakan bangunan sehingga format detail menjadi tidak perlu..
Asal dan karakteritis arsitektur modern sampai sekarang ini masih di perdebatkan

dalam kalangan arsitek. Beberapa sejarawan melihat perkemabangan arsitektur modern


sebagai perihal sosial yang erat kaitannya terhadap pembaharuan dan keringanan, suatu hasil
dari perkembangan sosial dan politis.

2. SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR MODERN


Arsitektur modern pertama kali muncul dan dikenal dibarat bersamaan dengan
revolusi industri (1760-1870), selain berdampak terhadap perkembangan teknologi juga
berdampak pada perkembangan budaya dan sosial-politik. Dalam penerapannya era
perkembangan arsitektur ini disesuaikan dengan warna dan corak arsitektur yang sesuai
dengan zaman tersebut.
Pada masa itu muncul orang-orang yang berambisi untuk menghasilkan arsitektur
dengan menggunakan akal dan idenya sebagai sumber

idenya,bukan seni dan

perasaan.Orang-orang itu adalah Boulle, Jacques-Franois Blondel,dan Quatremere De


Quincy.Bagi mereka,arsitektur adalah olah pikir bukan olah seni.Apa yang dilakukan mereka
ini adalah sebuah reformasi dalam dunia arsitektur.Sejarah menobatkan mereka sebagai the
first modern.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa arsitektur modern sudah ada pada abad ke18.Tapi yang dimaksudkan disini adalah ide,gagasan,pikiran atau pengetahuan dasar tentang
arsitektur.Jadi pemikiran dasar atau pokok mengenai arsitektur modrern telah muncul di abad
ke-18.
3

Pikiran dasar tadi baru mendapat kesempatan untuk direalisasikan pada pertengahan
abad ke -19,karena :

Dipertengahan abad ke-19 secara resmi terdapat pendidikan Arsitektur,yaitu Ecole des
beauxarts(arsitektur sebagai kesenian) dan Ecole polytechnique(arsitektur sebagai

teknik sipil)
Munculnya industri bahan bangunan yang mampu menghasilkan keseragaman ukuran
dan kecepatan membangun.

A) Periode 1 (1890-1930)
Terjadi sejumlah pertentangan dalam dunia arsitektur yang ditunjukan melalui
munculnya berbagai eksperimen yang dilakukan oleh perorangan maupun kelompok,yang
dapat dikatakan sebagai berikut :
1) Arsitektur sebagai art vs Arsitektur sebagai science.
2) Arsitektur sebagai form vs Arsitektur sebagai space.
3) Arsitektur sebagai craft vs Arsitektur sebagai assembly.
4) Arsitektur sebagai karya manual vs Arsitektur sebagai karya machinal.
Dibutuhkan 40 tahun untuk mengubah arsitektur menjadi sekarang apa yang dikenal
sebagai arsitektur modern.Periode ini merupakan puncak sekaligus titik awal dari arsitektur
modern.

B) Periode 2 (1930-1939)
Pada periode II perkembangan arsitektur modern sudah sampai di seluruh Eropa,
Amerika dan Jepang, yang mana masing-masing daerah mempunyai perbedaan iklim,
keadaan tanah, corak tradisi, yang bisa mempengaruhi apresiasi bentuknya. Perkembangan
metode hubungan ruang, bentuk, bahan dan struktur tidak lagi bersifat universal, akan tetapi
mempunyai hubungan yang sangat erat dengan tempat dimana bangunan itu didirikan,
mempunyai hubungan erat dengan spesivikasi kedaerahan dan keregionalan.Karakteristik
bentuk dan tampilan dengan gaya International Style atau Universal Style dari arsitektur
modern pada periode ini diwarnai oleh tipe-tipe tampilan baru, yaitu tampilan dengan
memperhatikan penggunaan bahan-bahan lokal atau setempat.
Pada prinsipnya arsitektur merupakan perpaduan antara keahlian, perkembangan
teknologi, industri serta seni dengan faham kedaerahan (manusia dan lingkungan) dengan
tidak mengurangi rasa kesatuan yang disebut kemanusian, akal dan seni dari arsitektur
modern.
Hal ini adalah merupakan keberanian untuk menyalahi zamannya. Hanya dengan
perencanaan yang obyektif dan ketelitian dalam penampilan bahan-bahan asli, maka bahaya

gagalnya perancangan dapat dihindari, namun demikian karya seperti ini masih banyak
dikritik dan disalah artikan.

C) Periode 3 (1939 1966)


Perang Dunia II (1941 1945) menimbulkan kerusakan pada gedung-gedung dan
rumah tinggal, menyebabkan faktor-faktor kebutuhan manusia akan rumah tinggal dan
gedung-gedung menjadi latar belakang pada periode ini. Karena kerusakan akibat perang
tersebut perlu dibangun kembali , maka usaha untuk mempercepat pembangunan antara lain
dengan fabrikasi komponen bangunan yang lebih ekonomis dan rasional sesuai dengan tujuan
Revolusi Industri . Konsekuensi dari pandangan tersebut antara lain ornamen dianggap
sebagai suatu kejahatan dan klassisme baru yang pernah diapakai oleh kaum fasis dan nazi
menjadi simbol negatif dan perlu ditolak.
Dalam sejarah Arsitektur, berakhirnya Perang Dunia II membawa perjalanan
Arsitektur dapat dibaca dari dua sisi yang saling berlawanan yakni:
1) Bagi mereka yang berpihak pada Teknologi dan Industrialisasi, tahun 1950-an dikatakan
sebagai titik puncak kejayaan arsitektur modern.
2) Bagi mereka yang menempatkan arsitektur sebagai karya yang estetik dan artistik, tahun
1950-an dilihat sebagai titik awal kemerosotan arsitektur modern.
Mengapa tahun 50-an dikatakan sebagai puncak arsitektur modern ?
1) Karena tahun 50-an, segenap filosofi dan prinsip arsitektur sebagai ilmu telah dapat
diformulasikan dengan sempurna dari ide sampai dengan realisasinya.
2) Karya-karya arsitektur mampu dan sangat sempurna untuk mengekspresikan space atau
ruang.
3) Produksi massal bahan bangunan oleh pabrik.
Mengapa tahun 50-an dikatakan sebagai kegagalan/ kemerosotan arsitektur modern ?
1) Karena arsitektur telah kehilangan identitas/ ciri individual perancangnya. Tahun-tahun
itu, nama yang dikenal orang adalah nama biro-biro arsitektur, bukan arsiteknya.
2) Walaupun arsitektur menjadi sangat demokratis, dalam masyarakat tidak bisa dihilangkan
adanya hirarki atau kelas-kelas. Maka kata-kata demokratis itu sama saja bohong atau
omong kosong.
3) Dengan maraknya produksi massal, pabrik-pabrik dapat menghasilkan bahan-bahan
bangunan yang sejenis atau mirip, tapi dengan kualitas berbeda.
4) Karena penekanan perancangan pada space, maka desain menjadi polos, simpel, bidangbidang kaca lebar.
5

5) Keseragaman bentuk yang geometris menyebabkan pemandangan yang disharmoni, tidak


menyatu dengan lingkungan. Terutama di Eropa, di mana bentukan yang geometrik
dianggap merusak dan memperburuk lingkungan.
Sekitar tahun 1960, pertentangan antara kedua aliran itu (pro dan kontra 1950) terjadi
lagi. Inti masalahnya adalah "untuk siapa sebenarnya arsitektur itu diciptakan?". Maka tahun
ini menjadi titik awal lahirnya Post-Modernisme yang melawan Modernisme dengan
pernyataannya Less is Bore.

D) Periode 3 fase I (1949 1958).


Pada periode ini penyatuan antara karakter bangunan dengan fungsi, perancangan
tidak hanya mempertimbangkan bagian dalamnya saja, tetapi juga hubungannya dengan
keadaan lingkungan di mana bangunan tersebut akan berdiri.
Bangunan yang tercipta mencerminkan suatu idiologi dengan teknologi, hal ini
terlihat dari penggunaan produk baru, seperti; baja, alumunium, metal, beton pracetak. Yang
penggunaannya dapat dibagi menjadi dua prinsip dasar yang berbeda yaitu:

Dilihat dari segi keindahan eksterior dan interior (estetika).


Dilihat dari metode produksi (efisiensi).
Ciri-ciri lain pada bangunan masa ini adalah:

1)
2)
3)
4)

Penggunaan bidang kaca yang lebar.


Penggunaan dinding penyekat yang diproduksi secara industrial.
Permukaan bangunan mulai agak kasar. (menjurus ke brutalisme).
Sistem cantilever dengan tujuan untuk mendapatkan lantai lebih luas.
Ada 5 aliran yang berkembang pada masa ini (1950an):

1) Aliran penyederhanaan bentuk (minimalism), di dalam kesederhanaan berusaha


mencapai efek yang kaya. Bentuknya lurus-lurus hampir sama untuk berbagai jenis
bangunan.
2) Aliran bentuk sesuai dengan fungsi dan bahan, bila ada bagian yang perlu ditonjolkan
akan dibuat menonjol, sehingga ada variasi pada bentuk masanya. Aliran ini bentuknya
lebih plastis dibandingkan aliran di atas.
3) Aliran pernyataan bentuk melalui struktur (experimental structure), bentuk terlahir dari
permainan gaya-gaya struktural, sehingga tercipta bangunan yang istimewa bentuknya dan
berskala besar.
4) Aliran organik (organic architecture), berusaha menghubungkan alam dan lingkungan ke
dalam pemecahan masalah arsitektural (tokohnya: Frank Lloyd Wright).
5) Aliran perubahan sikap terhadap zaman yang lampau, menggunakan kembali langgamlanggam dari masa lalu yang sudah dipermodern dan disederhanakan.
6

E) Periode 3 fase II (1958 1966).


Setelah mengalami beberapa variasi sebagai akibat dari kemajuan teknologi dan
pandangan-pandangan pada fase I dan periode sebelumnya. Pada fase ini timbul dua aliran
yang menonjol di Eropa dan Amerika yaitu:
1) Aliran Brutalisme, berasal dari beton brut (beton telanjang), yang dipakai oleh Le
Corbusier pada bangunan Unite dHabitation di Marseilles. Bangunan yang dibuat dengan
gaya seperti ini, yaitu menggunakan bahan bangunan yang kasar, seperti beton expose,
batu bata kasar dan bahan lain yang sejenis termasuk di dalam aliran ini. Brutalisme
mengalami dua fase, yaitu:
Brutalisme dalam artian sempit dalam lingkungan Smitthsons (Inggris), lebih

mementingkan etika dari pada estetika.


Internasional Brutalisme, disini lebih bertujuan pada estetika.
Brutalisme memulai suatu perancangnan dari kumpulan ruang yang kecil dan terpisah

serta dihubungkan dengan elemen-2 fungsional yang bebas dan dengan indah dikembangkan
ketika bergabung bersama. Bentuk keseluruhan dari bangunan merupakan faktor yang
menentukan, tetapi bagian-bagian individual dinyatakan dengan tegas dan teliti. (tokohnya:
Le Corbusier, Paul Rudolph, Michael Kallmenn, Eero Sarine, Kenzo Tange, Stubbin).
2) Aliran Formalisme ,perancangan bangunan berdasarkan segi estetika, lebih menonjolkan
bentuk bangunan. Penampilan dipengaruhi oleh faktor emosi dan perasaan dari arsitek,
fungsi dinomer duakan, bentuk luar tidak sesuai dengan fungsinya. Slogan Form follows
function dirubah menjadi Form evokes function (bentuk menciptakan fungsi), bentuk
adalah merupakan titik tolak perancangan. Formalisme dipengaruhi aliran lainnya:
Formalisme vs Brutalisme; bertitik tolak pemikiran yang sama yaitu technical
excellence, kekuatan teknik sebagai suatu cara untuk mencapai keindahan ideal. (Paul

Rudolph).
Formalisme vs Neo-Historisme; ditrapkan bentuk-bentuk masa lampau yang
tujuannya untuk mencapai estetika, perletakan masa simetris, ada plaza di tengah dan
penyusunan ruangnya sama dengan masa abad XIX.
Faham dan aliran yang berkembang pada arsitektur modern memang banyak, namun

perbedaannya sangat tipis. Dan sering perbedaan ini lebih banyak disebabkan oleh penekanan
permasalahan yang berbeda, sedangkan inti permasalahannya sama, yaitu ingin menciptakan
arsitektur yang efisien.
Setelah berjalan beberapa lama, maka arsitektur modern dapat disimpulkan
mempunyai ciri sebagai berikut:
7

Terlihat mempunyai keseragaman dalam penggunaan skala manusia.


Bangunan bersifat fungsional, artinya sebuah bangunan dapat mencapai tujuan

semaksimal mungkin, bila sesuai dengan fungsinya.


Bentuk bangunan sederhana dan bersih yang berasal dari seni kubisme dan abstrak

yang terdiri dari bentuk-bentuk aneh, tetapi intinya adalah bentuk segi empat.
Konstruksi diperlihatkan.
Pemakaian bahan pabrik yang diperlihatkan secara jujur, tidak diberi ornamen atau

ditempel - tempel.
Interior dan eksterior bangunan terdiri dari garis-garis vertikal dan horisontal.
Konsep open plan, yaitu membagi dalam elemen-elemen struktur primer dan
sekunder, dengan tujuan untuk mendapatkan fleksibelitas dan variasi di dalam
bangunan.

3. BAGIAN-BAGIAN DALAM ARSITEKTUR MODERN


A) Arsitektur Constructivist
Constructivist arsitektur adalah suatu bentuk arsitektur modern yang melambangkan
Perserikatan Soviet berlangsung dalam periode 1920 dan awal 1930. Di kombinasikan
dengan teknologi dan pengetahuan rancang bangun.
Proyek arsitektur konstruksi yang paling pertama dan paling terkenal pada tahun
1919,dan sering di sebut sebagai Menara Tatlin'S.Meskipun demikian bangunan ini tidak
dibangun dengan menggunakan kaca dan baja melainkan besi.

B) Arsitektur Art Nouveau


Art Nouveau berada pada puncak tahun 1892 sampai 1902, merupakan sebuah
gebrakan dalam desain arsitektur. Nama " Art Nouveau" diperoleh dari nama dari suatu toko
di Paris, Maison d'Art Nouveau, dan pada waktu itu arsitektur Samuel Bing lewat dan
terinspirasi untuk menamakan desainnya art nouveau.

Art nouveau memperlihatkan ciri khasnya hampir di seluruh bagian eropa.Ironisnya


seni Nouveau kebanyakan dibangun dengan menggunakan bahan material kaca dan jarang
memakai bahan material besi ataupun baja.
Pintu masuk Metro Paris yang dirancang oleh Hector Guimard pada tahun 1899 dan
1900 adalah contoh Seni Nouveau yang terkenal.Dinamis, mengalir, kurva dan berombakombak " cambukan" merupakan irama bentuk dari Seni Nouveau.

C) Arsitektur Brutalisme
Brutalisme adalah gaya arsitektur yang melahirkan pembaharu gerakan arsitek dan
berkembang pada tahun 1950 sampai tahun 1970. Awal gaya sebagian besar diilhami oleh
Arsitek Swiss, Le Corbusier ( khususnya Unit d'Habitation) dan Ludwig Mies van der Rohe.
Bangunan brutalist pada umumnya dibentuk dengan membentur blockish, geometris,bentuk
berulang, dan sering juga mengulang bentuk tapi tanpa adanya ornamen.
Tidak semua bangunan brutalist dibentuk dari beton. Sebagai gantinya, bangunan
dapat mencapai Mutu brutalist melalui suatu bahan yang keras dengan penampilan bagunan
dan material strukturnya terbuat dari beton.Richard & Renzo Piano Center Pompidou sering
dihormati sebagai arsitektur brutalist dengan Bahan dan struktur bangunannya meliputi batu
bata, kaca, baja, batu kasar.

D)Arsitektur Ekspresionis
Arsitektur Ekpresionis mengacu pada gaya arsitektur yang berkembang di dalam
eropa pada permulaan abad ke 20 dan dengan luas mengacu pada desain arsitektur dan
bentuk. Arsitektur Ekspresionis pertama terjadi di Jerman sebagai bagian dari pergerakan
ekpresionisme dan juga di Belanda antara 1910 dan 1925. Gaya ini di karakterisi oleh awal
modernisme di adopsi dari novel-novel dan roman-roman, terkadang terlihat sangat tidak
lazim dengan menggunakan bahan dari batu bata, baja dan terutama kaca. Pendekatan ini
dikembangkan secara pararel oleh pergerakan ekspresoinis tapi dengan kondisi ekonimi yang
terbatas maka hanya ada beberpaa saja bangunan gaya ekspresionis yang secara resmi tertulis
seperti bangunan Alpine Arsitektur yang dibangun oleh Tauts dan Hermann Finsterlin'S yang
membangun Formspiels.
Peristiwa penting di expresionis arsitektur adalah adanya Pameran Werkbund pada
tahun 1914 di Cologne, pada waktu terjadi perebutan kekuasan antara Jerman dan Nazi. Lalu
pada tahun 1933 setelah Nazi merampas kekuasaan di Jerman,gaya ekspresionis diangap
tidak syah dan merosot.
9

E) Arsitektur Futuristik
Arsitektur Futuristik atau futurisme bermula di Italia (1909-1944) dengan bentuk
bangunan yang ditandai oleh anti historicism,garis panjang mendatar, kecepatan, emosi dan
urgensi.Gaya ini dihidupkan oleh Filippo Tommaso Marinetti, dan dia bekerja pada tokoh
arsitektur terkemuka seperti arsitek Antonio Sant'Elia dan seniman Umberto Boccioni,
Giacomo Balla, Fortunato Depero, Enrico Prampolini. Pendukung bangunan futuristik
menyarankan kecepatan, teori pengaruh energi dan ekpresi yang kuat, di dalam usahanya
untuk membuat zaman arsitektur yang modern.
Setelah permulaannya, Futurism telah menjadi suatu kata yang lebih umum untuk
mengangkat kecenderungan yang luas dalam disain modern yang sangat ingin menciptakan
arsitektur dengan gaya masa depan ataupun sedikitnya gaya yang akan datang 10 tahun ke
masa depan.Futurism adalah bukanlah suatu gaya tetapi suatu pendekatan terbuka ke
arsitektur, dan telah ditafsirkan kembali oleh generasi arsitek yang berbeda dari beberapa
dekade, tetapi pada umumnya ditandai dengan membentuk ketajaman, bentuk dinamis,
kontras kuat dan penggunaan material yang berguna.

F) Arsitektur Fungsional
Fungsionalisme di dalam arsitektur adalah prinsip mendisain bangunan didasarkan
pada tujuan dan fungsi bangunan.Pada awal abad ke 20,Louis Sullivan mempopulerkan
ungkapan ' bangunan yang mengikuti fungsi' untuk menangkap suatu ukuran, ruang dan
karakteristik dalam bangunan harus terlebih dahulu di tujukan semata-mata kepda fungsi dari
bangunan tersebut.
Akar dari arsitektur modern adalah arsitek Franco-Swiss dan arsitek Le Corbusier
juga arsitek Jerman Mies van der Rohe.Kedua-Tiganya adalah functionalists sedikitnya
kepada tingkat bangunan mereka yang mengutamakan penyederhanaan dari gaya sebelumnya
yaitu kaya klasik.
Pada pertengahan tahun 1930 functionalism mulai dibahas sebagai suatu pendekatan
estetik bukan sesuatu disain yang integritas.Gagasan untuk functionalism adalah tidak adanya
barang-barang perhiasan atau ukiran seperti dalam arsitektur klasik. Ini bisa kita lihat dalam
bangunan berbentuk silinder karya Fullers.

10

G) International style
Gaya internasional adalah suatu gaya arsitek yang trend pada tahun 1920-1930. Istilah
yang pada umumnya mengacu pada arsitek dan bangunan dari dekade pandangan
perkembangan gaya modern, sebelum Perang dunia II. Istilah ini diambil dari suatu buku
Henry Russell Hitchcock dan Philip Johnson yang mana mereka berdua dikenal sebagai
penggolong arsitektur modern. Sebagai hasilnya, fokus jadilah lebih pada atas gaya penulisan
aspek pandangan moderen.

H) Arsitektur Organik
Arsitektur organik adalah suatu filosofi arsitektur yang mempromosikan keselarasan
antara tempat tinggal manusia dan dunia alam melalui disain mendekat dengan baik pada
lokasi bangunan, perabot, dan lingkungan menjadi bagian dari suatu komposisi dan
dipersatukan juga saling berhubungan. Arsitek Gustav Stickley, Antoni Gaudi, Frank Lloyd
Wright, Louis Sullivan, Bruce Goff, Rudolf Steiner, Bruno Zevi dan Anton Alberts adalah
semua arsitektur terkenal dalam arsitektur organik.

I) Arsitektur Post modern


Post modernity atau postmodern arsitektur adalah suatu periode yang muncul pada
tahun 1950. Postmodern di dalam arsitektur biasanya bergaya jenaka dan menempatkan
ukiran pada bangunannya sebagai jawaban atas gaya internasional yang resmi.
Contoh postmodern arsitektur adalah Bagunan Portland di Portland OP,dan bangunan
Sony ( New York ) yang meminjam acuan dan unsur-unsur dari masa lalu dan mengajukan
lagi simbolisme dan warna klasik ke dalam arsitektur.

J) Arsitektur Visionary
Arsitektur Visionary adalah nama yang diberikan kepada arsitektur yang secara
tertulis atau mempunyai kulitas Visionari. tienne-Louis Boulle, Claude Nicolas Ledoux
dan Jean-Jacques Lequeu adalah salah satu contoh paling awal arsitektur Visionary.
Kemudian menyangkut abad 20, ada pergerakan disain secara ilmu bangunan seperti
Archigram, Archizoom dan Superstudio.

11

4. TOKOH-TOKOH ARSITEKTUR MODERN


Setelah perang Dunia II, perkembangan di berbagai bidang kehidupan sangat cepat,
demikian pula halnya dengan perkembangan arsitektur modern. Tokoh-tokoh arsitektur
modern pada masa sebelumnya seperti Le Corbusier, Frank Llyod Wright, Hendrik Petrus
Berlage tetap menjadi pelopor.
Kemudian arsitektur modern berkembang lebih jauh lagi dipelopori oleh para arsitek
generasi berikutnya, terutama yang pernah menjadi murid dari tokoh-tokoh arsitektur modern
pada masa sebelumnya.

A) Le Corbusier
Pria kelahiran La Chaux De Fonds pada 06 Oktober 1887 ini adalah salah satu dari
pendukung perkembangan arsitektur modern.Beberapa aliran seni arsitektur moderen yang ia
cetuskan,diantaranya Purism adalah hasil aliran seni arsitektur yang dipengaruhi oleh aliran
seni Cubism (kotak/kubus). Sehingga bangunan-bangunan yang berdasarkan aliran seni ini
akan cenderung berujud kotak jika diamati.Dan falsafah yang terkenal dikemukakan beliau
adalah bahwa bangunan tanpa ornamen adalah indah.

B) Frank Lioyd Wright


Frank Lloyd Wright lahir pada 8 Juni 1867.Ia adalah seorang arsitek terkenal dari
awal tahun 1900-an.Rumahnya terkenal dengan julukan Robbie House,yang tata ruangnya
seperti jaringan jalan yang ruwet dan jendela kaca bernoda geometris. Iamengembangkan
serangkaian gaya yang amat bersifat perorangan, sehingga gayanya sangat mempengaruhi
rancang bangunan di seluruh dunia, dan oleh sebab itu sampai saat ini ia masih merupakan
arsitek terkenal dari Amerika Serikat.
Wright juga terkenal karena kehidupan pribadinya yang berwarna dan sering menjadi
berita utama. Seperti kisahnya tentang kegagalan pernikahan pertamanya dan pembakaran
serta pembunuhan di studio Taliesin miliknya pada tahun 1914.

C) Hendrik Petrus Berlage


Berlage lahir pada 1856 di Den Hag.Pada tahun 1880-an ia membentuk suatu
Kemitraan di Belanda dengan Theodore Sanders yang menghasilkan perpaduan proyek
praktis dan utopis. Seorang penulis menuliskan, Berlage menyelenggarakan konfrensi
keanggotaan masyarkat arsitektur(CIAM).
12

Gaya design Berlage banyak dipengaruhi oleh arsitektur bata Neo-romantik Henry
Hobson Richardson dan ini dapat dilihat dari kombinasi struktur besi yang dipadukan dengan
bata pada bangunan kastil Tiga Tokek dari Domenechi Montaner. Karena karya-karyanya ia
sempat dijuluki sebagi Bapa Modernarsitektur di Belanda dan perantara antara
Tradisionalisdan modernist.

D) Kenzo Tange
Kenzo Tange lahir di Osaka, Jepang pada tahun 1913. Dia lulus dari Universitas
Tokyo pada tahun 1938 dan bekerja untuk Kunio Maekawa sampai 1941. Ia belajar
perencanaan kota di sekolah pascasarjana di Universitas Tokyo setelah itu ia diangkat
posisinya sebagai asisten profesor arsitektur. Kenzo menerima gelar di bidang teknik pada
tahun 1959. Dua tahun kemudian mendirikan Tange Kenzo Tange dan Urtec yang kemudian
menjadi Kenzo Tange Associates. Ia menjabat sebagai profesor teknik perkotaan di
Universitas Tokyo 1963-1974.

E) Louis Henry Sulivan


Louis Henry Sullivan lahir 3 september 1856 dan meninggal pada 14 april 1924. Ia
adalah seorang arsitek Amerika, dan telah disebut . Ayah dari pencakar langit sekaligus
bapak Arsitekrut modern. Ia dianggap oleh banyak orang sebagai pencipta pencakar langit
modern, sekaigus adalah seorang arsitek berpengaruh dan kritikus dari Sekolah Chicago,
seorang mentor untuk Frank Lloyd Wright.

F) Alvar Aalto
Alvar Aalto atau yang bernama lengkap Alvar Hugo Hendrik Aalto adalah arsitek
berkebangsaan Finlandia,dan lahir pada 11 mei 1976. Aalto mulai mengenal dunia Arsitektur
semenjak ia mulai belajar di Helsinki Technical Institute (1916-1921) di bawah Armas
Lindgren. Karir pertamanya dimulai sebagai designer pameran. Pada (1916-1921) ia juga
pernah menjabat sebagi kepala Arsitek Finlandia.

13

BAB III
PENUTUP
A.KESIMPULAN
Dari materi tentang Arsitektur Modern Abad 20 di atas,dapat disimpulkan bahwa :
1. Arsitektur modern adalah suatu istilah yang diberikan kepada sejumlah bangunan
dengan gaya karakteristik serupa, yang mengutamakan kesederhanaan bentuk dan
menghapus segala macam ornamen.
2. Arsitektur modern melalui 3 periode utama,yaitu :
a. Periode 1 (1890-1930)
b. Periode 2 (1930-1939)
c. Periode 3 (1939-1966)
3. Tokoh-tokoh berpengaruh dalam Arsitektur modern :
a. LeCorbusier
b. Frank Lioyd Wright
c. Hendrik Petrus Berlage
d. Kenzo Tange
e. Louis Henry Sullivan
f. Alvar Aalto

B.SARAN
Demikianlah makalah saya yang berjudul Arsitektur Modern Abad 20. Saya
menyadari makalah ini masih banyak kekuranganya, karena itu kritik dan saran yang sifatnya
membangun saya terima. Semoga makalah ini sangat berguna bagikita semua, Amin.

14

Anda mungkin juga menyukai