Anda di halaman 1dari 3

Rumah Sakit Pendidikan

Rumah Sakit Pendidikan adalah rumah sakit yang mempunyai fungsi sebagai
tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang
Pendidikan Kedokteran, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya
secara multiprofesi.
Peningkatan kualitas akademik dan riset melalui peningkatan fasilitas layanan,
oleh karena itu dibutuhkan rumah sakit yang memiliki standar yang sesuai untuk
melayani pasien dan mendidik calon-calon dokter. Hal ini sejalan dengan tujuan dari
adanya rumah sakit pendidikan yaitu menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan
yang dapat digunakan untuk pendidikan dan penelitian Kedokteran dan kesehatan
lainnya dengan mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien/klien, memberikan
perlindungan dan kepastian hukum bagi pasien/klien, pemberi pelayanan, Mahasiswa,
Dosen, subyek penelitian kedokteran dan kesehatan, peneliti, penyelenggara Rumah
Sakit Pendidikan, serta Institusi Pendidikan; dan menjamin terselenggaranya
pendidikan, pelayanan, dan penelitian kedokteran dan kesehatan yang bermutu.
Dalam ruang lingkup kesehatan rumah sakit pendidikan memiliki tiga fungsi
yaitu pertama bidang pelayanan yang terintegrasi dengan mengutamakan tata kelola
klinik yang baik, standar pelayanan dan mengutamakan keselamatan pasien. Lalu yang
kedua bidang pendidikan dimana bertugas menyediakan dosen untuk membimbing
mahasiswa memberikan pelayanan klinis sesuai dengan peraturan dan menyediakan
pasien/klien dengan variasi kasus dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan
pendidikan. Sedangkan fungsi ketiga bidang penelitian yaitu mengembangakan
penelitian untuk kemajuan pendidikan kedokteran, ilmu kesehatan dan ilmu biomedis.
Rumah sakit pendidikan terdiri dari 3 jenis yaitu rumah sakit pendidikan umum,
afiliasi dan satelit. Rumah Sakit Pendidikan Utama adalah rumah sakit umum yang
digunakan Fakultas Kedokteran dan/atau rumah sakit gigi mulut yang digunakan
Fakultas Kedokteran Gigi untuk memenuhi seluruh atau sebagian besar Kurikulum
dalam rangka mencapai kompetensi di bidang kedokteran atau kedokteran gigi. Rumah
Sakit Pendidikan Afiliasi adalah rumah sakit khusus atau rumah sakit umum dengan
unggulan pelayanan kedokteran tertentu yang digunakan Fakultas Kedokteran dan/atau
Fakultas Kedokteran Gigi untuk memenuhi Kurikulum dalam rangka mencapai
kompetensi di bidang kedokteran atau kedokteran gigi. Rumah Sakit Pendidikan Satelit
adalah rumah sakit umum yang digunakan Fakultas Kedokteran dan/atau Fakultas

Kedokteran Gigi untuk memenuhi Kurikulum dalam rangka mencapai kompetensi di


bidang kedokteran atau kedokteran gigi.
Titik penting bagi peningkatan layanan kesehatan pada masyarakat adalah
kualitas. Namun tanpa adanya kualitas yang memadai sulit megharapkan terjadinya
perubahan terhadap indeks kesehatan masyarakat. Institusi Pendidikan Kedokteran baik
Pemerintah maupun Swasta bertambah pesat hal ini menyebabkan kebutuhan akan
jumlah Rumah Sakit Pendidikan ikut meningkat. Berdasarkan penelitian Departemen
Kesehatan bersama Universitas Gadjah Mada, pada tahun 2003 terdapat 97 RS yang
berfungsi sebagai Rumah Sakit Pendidikan, namun dari data Asosiasi Rumah Sakit
Pendidian, tahun 2009 terdapat hanya ada 39 rumah sakit yang sacara resmi mempunyai
Surat Keputusan Menteri Kesehatan sebagai Rumah Sakit Pendidikan, pada waktu yang
sama terdapat 52 Institusi Pendidikan Kedokteran Dan terdapat 12 Rumah Sakit Gigi
dan Mulut yang telah mendapat SK Menteri Kesehatan.
Setiap Rumah sakit harus memenuhi persyaratan dan standar untuk ditetapkan
sebagai rumah sakit pendidikan. Persyaratannya adalah telah beroperasi paling sedikit
dua tahun, memiliki izin operasional yang masih berlaku, terakreditasi sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan, memiliki sumber daya manusia yang memenuhi
kualifikasi sebagai dosen, memiliki teknologi kedokteran dan kesehatan yang sesuai
dengan standar nasional pendidikan tenaga kesehatan, memiliki program penelitian
secara rutin, membuat pernyataan kesediaan menjadi Rumah Sakit Pendidikan dari
pemilik rumah sakit dan memiliki dokumen perjanjian kerja sama dengan Institusi
Pendidikan. Sedangkan standar untuk ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan adalah
visi, misi, dan komitmen rumah sakit, manajemen dan administrasi pendidikan, sumber
daya manusia, sarana penunjang pendidikan dan perancangan dan pelaksanaan program
pendidikan klinik yang berkualitas.
Pendanaan penyelenggaraan pendidikan di Rumah Sakit Pendidikan menjadi
tanggung jawab bersama antara Pemilik rumah sakit dan Institusi Pendidikan. Namun
tidak menutup kemungkinan pendanaan penyelenggaraan pendidikan berasal dari
sumber lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pendanaan pendidikan ini dapat digunakan untuk penelitian.

DAFTAR PUSTAKA

1. Hanifa, Lisza Anisa. Perancangan Rumah Sakit Pendidikan dan Pusat


Penelitian Universitas Trisakti dengan Pendekatan eco-Technologi di
Jakarta.
Tersedia di : https://www.academia.edu/8703496/Rumah_Sakit_Pendidikan
diakses pada 5 Maret 2015 pukul 16.00 WIB.
2. Ratnakanyaka, Lalitya Anindya. Rumah Sakit Pendidikan UNS Surakarta.
Tersedia

di

http://eprints.uns.ac.id/5293/1/210821812201103501.pdf

diakses pada 5 Maret 2015 pukul 16.00 WIB.