Anda di halaman 1dari 3

Adalah

zat atau obat yang berasal dari


tanaman atau bukan tanaman
baik sintetis maupun semi sintetis
yang dapat menyebabkan penurunan
atau perubahan kesadaran, hilangnya
rasa dan dapat menghilangkan rasa
nyeri menimbulkan ketergantungan.

Adalah zat atau obat baik


alamiah maupun sitetis bukan
narkotika yang berkhasiat
psikotropika melalui selektif
pada susunan syaraf pusat yang
menyebabkan perubahan khas
pada aktivitas mental dan
perilaku.

Adalah bahan lain yang


bukan narkotika atau
psikotropika yang
penggunaannya dapat
menimbulkan
ketergantungan.

Ciri-ciri remaja yang berpotensi


menyalahgunakan narkotika,
psikotropika dan zat adiktif
lainnya:

Sifat mudah kecewa dan cenderung menjadi agresif


dan destruktif.
Perasaan rendah diri (low self-esteem)

Tidak bisa menunggu atau bersabar yang berlebihan


Suka
mencari,
melakukan
hal-hal
yang
mengandung bahaya yang berlebihan.
Cepat menjadi bosan dan merasa tertekan, murung
dan merasa tidak sanggup berfungsi dalam
kehidupannya sehari-hari.
Kurangnya motivasi atau dorongan untuk mencapai
suatu keberhasilan dalam pendidikan atau pekerjaan
atau dalam lapangan kegiatan lainnya.
Prestasi belajar menunjukkan hasil yang cenderung
rendah.
Kurangnya
partisipasi
dalam
kegiatan
ekstrakurikuler.
Cenderung memiliki gangguan jiwa, seperti
kecemasan, obsesi, apatis, menairk diri dalam
pergaulan, depresi, kurang mampu menghadapi
stres atau sebaliknya, yaitu hiperaktif.
Cenderung mengabaikan peraturan-peraturan.
Adanya perilaku yang menyimpang, seperti
hubungan seksual yang tidak terlindung, putus
sekolah pada usia yang sangat dini, perilaku
antisosial pada usia dini seperti sering mencuri,
sering berbohong dan kenakalan remaja lainnya.
Suka tidak tidur malam hari atau tidur larut malam
(begadang)
Berkawan dengan orang yang tergolong peminum
berat atau memakai obat secara berlebihan.
Sudah mulai merokok pada usia yang lebih dini
daripada rata-rata perokok lainnya.

Gejala dini penderita


penyalahgunaan narkotika dan
psikotropika:

1. Tanda-tanda Fisik
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.

Kesehatan fisik menurun


Penampilan diri menurun
Badan kurus, lemas, malas
Suhu badan tidak beraturan
Pernafasan lambat dan dangkal
Pupil mata mengecil
Warna muka membiru
Tekanan darah menurun
Kejang otot
Kesadaran makin lama makin menurun
Selera makan berkurang.

2. Tanda-tanda di Rumah
a. Membangkang terhaap teguran orang tua
b. Semakin jarang ikut kegiatan keluarga
c. Berubah teman dan jarang mau mengenalkan
teman-temannya
d. Mulai melupakan tanggung jawab rutinnya di rumah
e. Sering pulang lewat jam malam dan menginap di
rumah teman
f. Sering pergi ke disko, mall atau pesta.
g. Pola tidur berubah: pagi susah dibangunkan malam
suka begadang
h. Bila ditanya sikapnya defensif atau penuh kebencian
i. Menghabiskan uang tabungannya dan selalu
kehabisan uang (bokek)
j. Sering mencuri uang dan barang-barang berharga di
rumah dan ini sering tidak diketahui
k. Sering merongrong keluarganya untuk minta uang
dengan
berbagai
alasan
(panda-pandailah
mengecek apakah uang yang dimintanya untuk
bayar ini dan itu di sekolah, betul-betul diminta oleh
sekolah dan dibayarkan)
l. Malas mengurus diri (tidak mau membereskan
tempat tidur, malas mandi, sering tidur malas
menggosok gigi, kamar berantakan, malas
membantu)
m. Sering tersinggung dan mudah marah

n. Menarik diri dan sering di kamar dan mengunci diri


o. Sering berbohong
p. Bersikap lebih kasar terhadap anggota keluarga
lainnya dibandingkan dengan sebelumnya.
q. Sekali-kali dijumpai dalam keadaan mabuk, bicara
pelo (cedal) dan jalan sempoyongan.
r. Ada obat-obatan, kertas timah, bau-bauan yang tidak
biasa di rumahnya (terutama kamar mandinya atau
kamar tidurnya), atau ditemukannya jarum suntik,
namun akan mengatakan barang-barang itu bukan
miliknya

Apa yang dilakukan oleh orang


tua untuk mencegah
penyalahgunaan narkotika,
psikotropika dan zat adiktif
lainnya?
Orang tua adalah pendidik utama bagi anakanaknya dan menjadi figur/model untuk:
Menjadi panutan
Menjadi teladan
Menjadi seseorang yang istimewa
Di sini peran orang tua sangat besar, sehingga
diharapkan orang tua mampu melakukan beberapa
hal sebagai berikut:
a. Terciptanya suasana hangat dan bersahabat di rumah.
b. Mengembangkan hubungan yang akrab dan komunikasi
yang baik bagi anak-anak, bersikap terbuka dan jujur
terhadap mereka.
c. Mengerti dan menerima setiap anak sebagaimana
adanya.

d. Mendengarkan dan menghormati pendapat anak-anak,


membimbing mereka agar mampu membuat keputusan
yang bijaksana.
e. Memberikan pujian jika mereka berbuat baik/mencapai
suatu prestasi meskipun sedemikian kecil nilainya.
f. Meluangkan waktu bersama anak-anak walaupun
demikian sibuknya.
g. Memberikan tanggung jawab pada anak-anak sesuai
dengan tingkatan usianya.
h. Memperkuat nilai moral dan spiritual sesuai dengan
agama/kepercayaan masing-masing.
i. Mengetahui dan memahami bahaya penyalahgunaan
narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.
j. Mengetahui ciri-ciri seorang anak yang mempunyai
resiko besar untuk menyalahgunakan narkotika.
k. Meminta bantuan ahli jika terdapat suatu
kasus/permasalahan yang tidak dapat diselesaikan
sendiri.

Bahaya Penyalahgunaan
Narkoba

Karena sangat merugikan diri sendiri


dan keluarga anda, masyarakat, lingkungan
serta merusak masa depan generasi muda,
bangsa dan negara

Sasaran : Pegangan Untuk Orang Tua


Strategi : Penyuluhan

Narkotika dan Psikotropika mengakibatkan


ketergantungan fisik dan psikis, depresi yang
hebat, toleransi, gejala putus obat dan
rusaknya organ-organ tubuh seperti otak,
jantung, ginjal, hati, bahkan
mengakibatkan kematian.
Kematian yang sering terjadi secara
mendadak adalah akibat serangan/kram
jantung dan pecahnya pembuluh darah otak.

Hindari Penyalahgunaan
Narkotika Dan Psikotropika

Oleh :

IKA PRATIWI SULISNANI


NIM. 200512135

PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN


STIKES BINA SENAT PPNI
MOJOKERTO
2007

Anda mungkin juga menyukai