Anda di halaman 1dari 6

Persilangan (biologi)

silangan dan F2 untuk generasi kedua hasil persilangan.


[3]
Awalnya tujuan utama dari persilangan ialah menggabungkan dua sifat baik atau unggul dari dua tetua dalam
satu individu atau populasi. [5] Lebih lanjut dalam kegiatan pemuliaan, persilangan digunakan untuk membuat
keragaman genetik pada suatu populasi misalnya jagung
dengan harapan akan muncul fenotipe-fenotipe baru yang
sifatnya berbeda dari kedua tetuanya. [6]

1 Persilangan dan pewarisan sifat

Seorang pemulia tanaman sedang melakukan persilangan pada


tanaman cabai

Persilangan (bahasa inggris: hybridization atau crossing) dalam biologi adalah perkawinan antar individu
ataupun populasi yang berbeda secara genetik untuk menghasilkan gabungan sifat dari tetua ataupun
rekombinasi gen-gen pada keturunannya. [1] Dalam ilmu biologi molekuler persilangan diartikan sebagai teknik berikatannya suatu untaian tunggal DNA atau RNA
dengan untaian komplemen yang berasal dari RNA atau
DNA yang berbeda. [2] Persilangan dapat terjadi di antara individu yang berbeda spesies (persilangan interspesik) maupun antar individu dalam satu spesies (persilangan intraspesik) yang umumnya dikenal sebagai persilangan antar galur (untuk tanaman) atau antar aksesi.
[3]
Perkembangbiakan manusia melalui perkawinan adalah contoh persilangan dalam satu spesies. [3] Dalam ilmu
peternakan istilah persilangan lebih sering disebut dengan perkawinan. [4] Individu keturunan hasil proses persilangan dapat bersifat subur, mandul, maupun mandul
sebagian. [3]

Gregor Johann Mendel (1882-1884), dikenal sebagai bapak genetika karena hasil percobaan persilangan pada populasi kacang
kaprinya menjadi dasar pola pewarisan sifat dan memahami
materi genetik.

Persilangan terjadi secara alami pada tanaman menyerbuk terbuka dan untuk sebagian kecil tanaman menyerbuk sendiri. [7] Pada tanaman menyerbuk sendiri, persilangan buatan telah dipraktikkan sejak lama sebelum
dilakukan percobaan oleh Gregor Johann Mendel. [7]

1.1 Percobaan persilangan mendel sebagai


dasar pewarisan sifat

Generasi keturunan hasil suatu persilangan disebut lial


disimbolkan dengan huruf F besar dan angka yang menandakan urutan generasi. [3] Contoh penulisan generasi keturunan yaitu: F1 untuk generasi pertama hasil per-

Gregor Johann Mendel dikenal sebagai bapak genetika


karena berhasil menemukan pola pewarisan sifat yang
menjadi dasar ilmu genetika pada kacang kapri. [8] [9]
Dalam percobaannya mendel melakukan persilangan di
1

2 PERSILANGAN HEWAN DAN PERSILANGAN MANUSIA

antara kacang kapri yang telah diketahui perbedaan untuk masing-masing sifat yang diamati. [8] Tanaman yang
mendel tanam merupakan galur murni yang apabila ditanam akan menghasilkan tanaman yang sama dengan induknya (true-breeding). [7] [10] Dari percobaan tersebut
ia menyimpulkan bahwa sifat suatu tanaman dikendalikan oleh gen dalam bentuk pasangan alel yang berasal dari
sel kelamin (gamet) masing-masing tetuanya pada proses
perkawinan. [11] Alel-alel pada suatu sifat atau karakter
tanaman ada yang bersifat dominan dan resesif. [10] Kenampakan fenotipe pada keturunan-keturunan hasil persilangan menunjukkan adanya pola-pola pewarisan khusus yang dikenal sebagai hukum pewarisan mendel dan
akhirnya menjadi dasar untuk memahami pewarisan suatu sifat dan kemungkinan modikasinya dalam pembentukan suatu kultivar. [12] [7]

1.2

melibatkan dua sifat atau karakter yang diminati perbedaannya. [13] Persilangan antara kacang kapri berbiji halus dan berwarna hijau dengan kacang kapri tekstur bijinya berkerut dan berwarna kuning adalah contoh persilangan dengan dua sifat beda. [13] Sifat pertama adalah
tekstur biji dan sifat kedua adalah warna biji. [13]
Silang uji
Silang uji (bahasa inggris: test cross) adalah persilangan antara F1 dengan tetua homozigot resesif. [14] Dalam
genetika, silang uji berfungsi untuk mengetahui genotipe
suatu tanaman apakah homozigot atau heterozigot dengan
keadaan fenotipe yang menampakkan sifat dominan. [14]
Silang balik

Jenis-jenis persilangan dalam perco- Silang balik (bahasa inggris: back cross) adalah persilangan antara suatu keturunan hasil persilangan dengan
baan mendel
salah satu tetuanya. [7] Berbeda dengan silang uji, pada

pollen

BB

Bb

B
pistil

silang balik tetua untuk pasangan persilangan tidak harus homozigot resesif. [7] Tujuan dari silang balik adalah
memulihkan penampilan dari individu hasil persilangan
yang kurang baik dan mengakumulasi gen-gen yang menjadi target dari persilangan agar stabil pada individu keturunan. [7] Dalam suatu program pemuliaan, silang balik
biasanya dilakukan berulang-ulang untuk memindahkan
gen atau sifat ketahanan yang kebanyakan bersifat resesif dari tetua donor agar stabil dan terakumulasi dengan
cukup. [7] Individu donor adalah individu atau kultivar
yang digunakan sebagai sumber gen atau sifat yang akan
dipindahkan. [7]
Silang kebalikan

b
Bb

bb

Skema persilangan satu sifat beda antara dua individu yang bergenotipe heterozigot Aa

Persilangan satu sifat beda

Silang kebalikan (bahasa inggris: reciprocal cross) adalah


suatu persilangan antara satu individu sebagai jantan dan
satu sebagai betina beserta kebalikannya, disebut juga dengan persilangan tukar kelamin. [15] [16] Silang kebalikan digunakan untuk mengetahui gen yang mengendalikan suatu sifat berada di sitoplasma dan pengaruh induk
betina atau tidak. [17] Gen yang berada di sitoplasma akan berbeda pewarisannya pada keturunan yang dihasilkan
pada masing-masing silang kebalikan. [17]

Persilangan satu sifat beda atau disebut juga persilangan


monohibrid adalah persilangan yang dilakukan antara 2 Persilangan Hewan dan Persidua individu atau tanaman yang mempunyai perbedaan
langan Manusia
pada satu sifat. [9] Dalam percobaannya mendel melakukan persilangan di antara kacang kapri yang berbiji halus dengan kacang kapri yang bijinya berkerut. [13] Persi- Hewan dan manusia umumnya melakukan persilangan
langan tersebut melibatkan kacang kapri dengan satu sifat dalam berkembangbiak secara seksual. [18] Persilangan
beda yaitu tekstur biji. [13]
ditandai dengan proses bertemunya sel kelamin jantan
(sperma) dengan sel kelamin betina (sel telur) dan dikenal
Persilangan dua sifat beda
sebagai pembuahan. [18] Induk betina akan mengandung
anak atau telur sebagai akibat terjadinya proses pembuPersilangan dua sifat atau disebut juga persilangan di- ahan. [18] Beberapa contoh hewan hasil persilangan inhibrid adalah persilangan di antara dua individu dengan terspesik ialah liger,beefalo dan zebroid. [19]

4.1

Persilangan dalam pembentukan kultivar hibrida

Persilangan Tanaman

Hasil persilangan di antara bunga berwarna merah dan putih

Persilangan pada tanaman dapat diartikan sebagai proses penyerbukan yang terjadi antara tanaman atau populasi yang berbeda secara genetik. [20] Pengetahuan tentang sistem reproduksi dan alat kelamin pada tumbuhan
membuat persilangan menjadi suatu metode yang efektif
untuk memperbaiki penampilan tanaman. [7] Berdasarkan kejadiannya, persilangan pada tanaman dapat terjadi
dengan dua cara yaitu persialangan alami dan persilangan buatan. [7] Pada tanaman menyerbuk terbuka, persilangan tanaman terjadi secara alami baik dengan bantuan
angin maupun serangga, dan bantuan manusia untuk tujuan tertentu. Pada tanaman menyerbuk sendiri persilangan tanaman umumnya dilakukan oleh manusia (persilangan buatan) untuk menggabungkan sifat atau karakter yang
berbeda dari dua atau kultivar tanaman. [7] Persilangan
buatan pada tanaman dilakukan dengan mengumpulkan
serbuk sari dengan cara memotong benang sari beserta
kepala sari (kastrasi) dari tetua jantan dan menyerbukkannya ke putik bunga yang belum diserbukki yang digunakan sebagai tetua betina. [7]

Video persilangan terkendali tanaman jagung

tara galur inbred dengan kultivar bersari bebas. [22] Silang puncak umumnya dilakukan pada saat pengujian keturunan dalam melakukan seleksi untuk memilih galurgalur inbred calon tetua hibrida. [22] Pada beberapa rujukan istilah silang puncak disamakan dengan silang tiga
jalur dalam pembuatan hibrida. [23]
Silang tunggal
Silang tunggal (bahasa inggris: single-cross) adalah persilangan antara dua galur inbred yang digunakan untuk
membuat kultivar hibrida. [7] Hibrida hasil persilangan
ini disebut hibrida silang tunggal serta bersifat homogen
dan heterozigot. [7] Hibrida silang tunggal merupakan
metode pertama perakitan kultivar hibrida yang ditemukan oleh George Harrison Shull pada tahun 1908. [24]
Silang ganda

Silang ganda (bahasa inggris: double crosses) adalah persilangan antara dua hibrida F1 silang tunggal yang berbeda. [7] Keturunan hasil dari persilangan ini disebut hibrida silang ganda dan bersifat homogen heterozigot. [7]
Persilangan tanaman umum digunakan dalam pemben- Awalnya hibrida silang ganda digunakan untuk menggantukan kultivar-kultivar baru baik hibrida, bersari bebas ti hibrida silang tunggal pada jagung yang pada masa itu
[21]
maupun menyerbuk sendiri sebagai bagian dalam pro- produksi dan penampilan tanamannya kurang baik.
[5]
gram pemuliaan tanaman.
Pada tiap program pemuliaan, macam persilangan yang digunakan berbeda-beda
Silang tiga jalur
tergantung tujuan dan metode yang digunakan. [7] [21]

Persilangan dalam pemuliaan tanaman

4.1

Silang tiga jalur (bahasa inggris: three-way crosses) ada-

Persilangan dalam pembentukan kul- lah persilangan antara hibrida F1 hasil silang tunggal detivar hibrida
ngan satu galur inbred. [7] Keragaman genetik hibrida

silang tiga jalur lebih besar daripada hibrida silang tunggal karena menggunakan tiga macam galur inbred yang
berbeda. <[7] Saat ini dalam praktik pembuatan kultivar
Silang puncak (bahasa inggris: top cross) dalam pro- hibrida jagung, silang tiga jalur mulai ditinggalkan dan
gram pembuatan kultivar hibrida adalah persilangan an- digantikan oleh hibrida silang tunggal. [24]
Silang puncak

6 RUJUKAN

4.2

Rancangan persilangan

Rancangan persilangan dalam pemuliaan tanaman adalah suatu skema persilangan di antara kelompok atau galur tanaman yang dibuat dalam suatu program pemuliaan tanaman untuk mendapatkan informasi dan memahami pengendalian genetik pada suatu sifat dan menduga
parameter-parameter genetiknya.
Persilangan dua tetua
Rancangan persilangan dua tetua (bahasa inggris: biparental mating) adalah rancangan yang paling sederhana
dalam menduga varians genetik dari suatu populasi. [21]
Rancangan ini pertama kali ditunjukkan oleh Mather pada tahun 1948 dengan melakukan persilangan pada sejumlah n tanaman yang diambil secara acak dari suatu
populasi. [25]
Rancangan I
Rancangan I (bahasa inggris: design I) disebut juga Rancangan North Carolina I atau rancangan A/B dan pertama
kali digunakan oleh Comstock dan Robinson pada tahun
1948. [26] Setelah persilangan dialel, rancangan I merupakan rancangan persilangan yang paling sering digunakan dalam pemuliaan jagung karena mudah dalam menghasilkan keturunan dalam jumlah yang besar. [21] Rancangan ini juga dapat digunakan untuk populasi tanaman
menyerbuk sendiri yang memiliki banyak bunga dalam
satu tanaman. [21]
Rancangan II
Rancangan II (bahasa inggris: design II) disebut juga rancangan persilangan faktorial atau rancangan AB, dikemukakan pertama kali oleh Comstock dan Robinson pada
tahun 1948. [26] Asumsi-asumsi yang digunakan sama dengan pada rancangan I tetapi lebih teliti karena hasil persilangan yang digunakan sebagai penguji adalah tanaman
yang tak terpilih untuk dibuat persilangan dari populasi
terpilih. [21]
Persilangan dialel
Persilangan dialel (bahasa inggris: diallel crosses) adalah
persilangan yang dilakukan untuk semua pasangan yang
mungkin terjadi pada sejumlah n galur inbred.[21] Persilangan dialel merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menduga parameter genetik dari suatu populasi.
[21]
Pendugaan parameter genetik ini penting dalam evaluasi pasangan galur inbred sebagai calon tetua hibrida
dengan menentukan daya gabung umum dan daya gabung
khusus di antara galur-galur inbred. [21]
Dialel sebagian

Rancangan persilangan dialel sebagian (bahasa inggris: partial diallel)dikembangkan pada tahun 1961 oleh
Kempthorne dan Curnow. [27] Rancangan ini merupakan
modikasi dari rancangan dialel dengan tujuan untuk menambah jumlah tetua yang dapat digunakan dalam persilangan. [21] Perbedaan utama antara rancangan persilangan dialel sebagian dengan dialel penuh adalah pada dialel
sebagian banyak persilangan yang mungkin terjadi atau
dilakukan jumlahnya lebih sedikit dari pada rancangan
dialel penuh.[21]

5 Lihat pula
Pemuliaan tanaman
Rancangan persilangan
Penyerbukan
Penyerbukan sendiri
Penyerbukan terbuka
Pemuliaan hewan
Genetika
Biologi

6 Rujukan
[1] (Inggris) Albert G.J Tacon (1997). The use of interspecies hybrids in aquaculture and their reporting to FAO
17. Rome, Italy: The FAO Aquaculture Newsletter. Diakses 1 April 2014.
[2] (Inggris)Mary Beckman. hybridization. Advameg, Inc.
Diakses 3 April 2014.
[3] (Inggris) George H. Wittler. hybridization. Advameg,
Inc. Diakses 3 April 2014.
[4] (Inggris) animal breeding. Net Industries and its Licensors. Diakses 3 April 2014.
[5] (Inggris) Poehlman JM & Borthakur D (1969). Breeding
Asian Field Crops. New Delhi: Oxford & IBH Publishing.
hlm. 63, 73.
[6] (Inggris) McCouch S. Diversifying Selection in Plant
Breeding. Diakses 3 April 2014.
[7] (Inggris)Poehlman JM (1987). Breeding Field Crops.
New York: Springer Science+Business Media, LCC. hlm.
4, 8, 47 193, 204, 245, 246, 247, 469, 472. ISBN
9789401572736.
[8] (Inggris)Noel Kingsbury (2009). Hybrid: The History and
Science of Plant Breeding. Chicago: The University of
Chicago Press. hlm. 9, 39, 57. ISBN 9780226437040.

[9] (Inggris)Vanessa Sandra Windhausen. heredity and variation, Mendels Experiments. AP and SAT College Board. Diakses 25 April 2014.
[10] Phillip McClean. Mendelian Genetics. Diakses 5 April
2014.
[11] (Inggris)Principle of segregation. Diakses 5 April 2014.
[12] (Inggris) Charmalia Reswari. Genetika dan Hukum
Mendel. Diakses 3 April 2014.
[13] (Inggris)Daniel L. Hartl (1996). Essential Genetics. London: Jones and Bartlett. hlm. 33. ISBN 0-86720-883-X.
[14] (Inggris)Test Cross. Diakses 3 April 2014.
[15] (Inggris)reciprocal cross. Oxford University Press. Diakses 5 April 2014.
[16] Dyah Aryulina dkk (2006). Biologi 3. esis. hlm. 134.
Diakses 5 April 2014.
[17] (Inggris)Cove DJ (1971). Genetics. Cambridge University
Press. hlm. 111. ISBN 0521082552. Diakses 5 April
2014.
[18] (Inggris)Sexual Reproduction in Humans. Diakses 3
April 2014.
[19] (Inggris) 10 Bizarre Hybrid Animals. Twisted Sifter.
2012. Diakses 25 April 2014.
[20] (Inggris)Mulford Foster. Pollination and Hybridization.
Diakses 3 April 2014.
[21] (Inggris) Hallauer et. al (2010). Quantitative Genetics in Maize Breeding. New York: Springer Science+Business Media, LCC. hlm. 5, 64, 119, 123. ISBN
9781441907660.
[22] (Inggris)Plant Breeding Lecture 13. Michigan State
University. Diakses 5 April 2014.
[23] Supartopo (2006). Teknik Persilangan Padi Untuk Perakitan Varietas Unggul Baru 11. Buletin Teknik Pertanian.
Diakses 5 April 2014.
[24] (Inggris) Crow JF. 90 Years ago: The Beginning of Hybrid
Maize 148. genetics. Diakses 5 April 2014.
[25] (Inggris)Mather, K. and J. L. Jinks (1971). Biometrical
Genetics. Ithaca,NY.: Cornell Univ. Press.
[26] (Inggris)Comstock, R. E. and H. F. Robinson (1948). The
components of genetic variance in populations of biparental progenies and their use in estimating the average degree
of dominance. 4:25466. Biometrics.
[27] (Inggris)Kempthorne, O. and R. N. Curnow (1961). The
partial diallel cross. 17:22950. Biometrics.

Pranala luar
hybridization
Experiments in Plant Hybridization

8 TEXT AND IMAGE SOURCES, CONTRIBUTORS, AND LICENSES

Text and image sources, contributors, and licenses

8.1

Text

Persilangan (biologi) Source: http://id.wikipedia.org/wiki/Persilangan%20(biologi)?oldid=7876013 Contributors: Beeyan, Albertus Aditya, Hysocc, Kenrick95Bot dan BP68Rizqi

8.2

Images

Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.svg Source: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/ec/Crystal_Clear_app_xmag.svg License: LGPL Contributors:


Crystal_Clear_app_xmag.png Original artist: Crystal_Clear_app_xmag.png: Everaldo Coelho and YellowIcon
Berkas:Gregor_Mendel.png Source: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d3/Gregor_Mendel.png License: Public domain Contributors: NIH Original artist: Tak diketahui
Berkas:Hybrid-white-pink-dogwood-flowers_-_West_Virginia_-_ForestWander.jpg Source:
http://upload.wikimedia.org/
wikipedia/commons/6/65/Hybrid-white-pink-dogwood-flowers_-_West_Virginia_-_ForestWander.jpg License: CC BY-SA 3.0 us
Contributors: http://www.forestwander.com/2009/03/hybrid-white-pink-dogwood-flowers/ Original artist: ForestWander
Berkas:Persilangan_cabe.jpg Source: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5e/Persilangan_cabe.jpg License: CC BY-SA
3.0 Contributors: Karya sendiri Original artist: BP68Rizqi
Berkas:Punnett_square_mendel_flowers.svg Source:
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/17/Punnett_square_
mendel_flowers.svg License: CC-BY-SA-3.0 Contributors: Karya sendiri Original artist: Madprime
Berkas:Video_Persilangan_Jagung.ogg Source: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/95/Video_Persilangan_Jagung.
ogg License: CC BY-SA 3.0 Contributors: Karya sendiri Original artist: BP68Rizqi

8.3

Content license

Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0