Anda di halaman 1dari 9

1.

Relai listrik

berikut ini adalah penjelasan dari gambar di samping:

Amarture, merupakan tuas logam yang bisa naik turun. Tuas akan turun jika tertarik
oleh magnet ferromagnetik (elektromagnetik) dan akan kembali naik jika sifat kemagnetan
ferromagnetik sudah hilang.

Spring, pegas (atau per) berfungsi sebagai penarik tuas. Ketika sifat kemagnetan
ferromagnetik hilang, maka spring berfungsi untuk menarik tuas ke atas.

Shading Coil, ini untuk pengaman arus AC dari listrik PLN yang tersambung dari C
(Contact).

NC Contact, NC singkatan dari Normally Close. Kontak yang secara default


terhubung dengan kontak sumber (kontak inti, C) ketika posisi OFF.

NO Contact, NO singkatan dari Normally Open. Kontak yang akan terhubung


dengan kontak sumber (kontak inti, C) kotika posisi ON.

Electromagnet, kabel lilitan yang membelit logam ferromagnetik. Berfungsi sebagai


magnet buatan yang sifatya sementara. Menjadi logam magnet ketika lilitan dialiri arus
listrik, dan menjadi logam biasa ketika arus listrik diputus.

Aplikasi Rangkaian Pemicu Relay, ini adalah rangkaian / alat yang akan memicu
relay untuk menjadi ON ketika sesuai situasi / kondisi tertentu. Rangkaian pemicu ini
biasanya memiliki sensor atau rangkaian timer (memanfaatkan 'time delay'). Rangkaian yang
menggunakan sensor misalnya sensor suhu, sensor air, sensor cahaya, sensor arus, dll.
Sedangkan rangkain timer misalnya timer pada mesin cuci, timer tv, dll.

2. Alat ukur listrik

1. Papan skala: digunanakan untuk memebaca hasi pengukuran. Pada papan skala
terdapatskala-skala; tahanandalam satuan ohm, tegangan ACV dan DCV, dan skala-skala
lainnya.
2. Saklar jangkauan ukur: digunakan utuk menentukan posisi kerja multi meter, dan batas
ukur (range).
3. Sekrup pengatur posisi jarum (preset): digunakan untuk menera jarum penunjuk pada
angka nol (sebelah kiri papan skala).
4. Tombol pengatur jarum pada posisinol (zero adjustment): digunakan untuk menera jarum
penunjuk pada angka nol sebelum multimeter digunakan untuk mengukur nilai tahanan.
5. Lubang kabel penyidik: sebagai tempat untuk menghubungkan kabel penyidik dengan
multimeter

3. Motor listrik

1. Rear end Frame


Fungsi dari rear frame adalah sebagai kerangka luar yang memegang bagianbagian dalam alternator, selain itu juga mempunyai saluran udara untuk
meningkatkan efisiensi pendinginan.
2. Pully
Pully berfungsi meneruskan putaran mesin ke alternator Membuat
perbandingan putaran antara putaran mesin dan alternator
3. Bearing
Setiap kecepatan putaran dari rotor tidaklah stabil, dengan adanya perubahan
kecepatan membuat putaran rotor menjadi kasar. Fungsi bearing dalam hal ini
untuk memperhalus putaran rotor sehingga rotor lebih tahan lama digunakan.
4. IC Regulator
Regulator berfungsi mengatur besar arus listrik yang masuk ke dalam
kumparan rotor, sehingga tegangan yang dihasilkan oleh alternator tetap (konstan)
sesuai dengan harga yang telah ditentukan, walaupun putaran mesin yang
menggerakkan berubah-ubah. Di samping itu regulator juga berfungsi pengisian
pada baterai apabila baterai telah penuh dan alternator sudah dapat menyuplai arus
listrik sendiri ke bagian yang memerlukan arus listrik.
5. Sikat Arang dan Rumah Sikat
Sikat arang berfungsi mengalirkan arus ke kumparan rotor melalui slip ring.
Rumah sikat / Brush holder berfungsi sebagai tempat sikat arang.

6. Dioda/Rectifier
Dioda/rectifier

berfungsi

untuk

menyearahkan

arus

listrik.

Didalam alternator terdapat 2 buah rectifier, yaitu rectifier negative dan rectifier
positif. Rectifier positif ditandai dengan adannya terminal B pada alternator.
Terminal B pada alternator biasannya berupa baut yang dibuat lebih panjang dan
atau lebih besar.
7. Rotor
Rotor merupakan bagian yang berputar di dalam alternator, pada rotor terdapat
kumparan rotor (rotor coil) yang berfungsi untuk membangkitkan kemagnetan.
Kuku-kuku yang terdapat pada rotor berfungsi sebagai kutub-kutub magnet, dua
slip ring yang terdapat pada alternator berfungsi sebagai penyalur listrik
kekumparan rotor.

4. Bel Listrik

5. Pengeras Suara

Pengeras suara merupakan salah satu

input line dari speaker atau perangkat audio yang dapat digunakan oleh perangkat

output audio, seperti PC, Player, TV, dan lain sebagainya.


Panel belakang penerima Alat untuk memperbaiki kualitas frekuensi yang diterima suatu

rangkaian transmisi. Alat ini biasanya dirangkaikan bersama alat transmisi lain.
Kerucut kertas, daya keluaran suara optimal yang bisa dihasilkan oleh sebuah speaker.
Nilai PMPO ini, biasanya di dapat dari nilai watt maksimal sebelum amplifier dalam
kondisifaulty.

6. Generator Listrik

keterangan Gambar
Keterangan :
1

: Saringan udara (air cleaner)

: Penyemprot bahan bakar (injector nozzle)

: Katup dan Pegas Katup

: Tuas penekan katup (rocker arm)

: Ruang pembakaran

: Torak (piston)

: Poros engkol (crank shaft)

: Roda gila (fly wheel)

: Saluran pengeluaran bahan bakar (drain plug)

10

: Tangki bahan bakar

11 : Tutup tangki bahan bakar


12

: Tangki air pendingin

13

: Batang torak (conecting rod)