Anda di halaman 1dari 14

Nama : Tyas Puspa Rini

Kelas : XI IPA 5
Tugas Kimia
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan ke hadirat Allah swt atas rahmat dan karunia-nya sehingga
saya dapat menyelesaikan laporan kimia ini. Laporan ini membahas tentang teori asam dan
basa.
Didalam laporan ini menjelaskan tentang teori asam dan basa, faktor-faktor yang
mempegaruhi laju reaksi, persamaan laju reaksi, dan orde reaksi. Walaupun didalam laporan
ini terdapat kekurangan atau kesalahan dalam penulisan semoga laporan ini dapat membantu
nilai saya.
Harapan saya, semoga laporan ini dapat menjadi laporan yang baik, dan laporan ini
juga bisa membantu nilai kimia saya, yang telah dilakukan dan dapat menambah wawasan
dan pengetahuan saya tentang kimia. Demikian harapan saya terhadap laporan ini.
Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada guru yang telah membimbing saya,
sehingga laporan kimia ini dapat terselesaikan dengan baik dan benar. Saran dan kritik yang
membangun sangat diharapkan.

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar .............................................................................................. i


Daftar Isi ....................................................................................................... ii
Tujuan Percobaan .......................................................................................... 1
Materi ............................................................................................................ 2-5
Alat dan Bahan ............................................................................................. 6
Langkah-langkah Percobaan ......................................................................... 7
Data Pengamatan .......................................................................................... 8
Foto Hasil Pengamatan ................................................................................. 9-10
Kesimpulan ................................................................................................... 11

ii
TUJUAN PERCOBAAN

Agar siswa dapat mengetahui apakah larutan itu, larutan asam, larutan basa, atau larutan
netral.

1
MATERI

A. Teori Asam Basa Arrhenius dan pH Larutan Asam dan Basa


1. Teori Asam Basa Arrhenius
Pengertian asam dan basa menurut Arrhenius, asam adalah zat yang bila di larutkan
dalam air akan mengalami ionisasi dengan membentuk ion hidrogen (H+) sebagai satusatunya ion positif. Sementara itu, basa di definisikan sebagai zat yang bila dilarutkan dalam
air. Akan mengalami ionisasi dengan membentuk ion-ion hidroksida (OH-) sebagai satusatunya ion negatif.
Dengan demikian, dapat di katakan bahwa asam adalah senyawa yang mengandung
ion hidrogen dengan satu atau lebih unsur lain dan basa merupakan senyawa yang
mengandung ion hidroksida dengan satu atau lebih unsur lain.
a. Asam
Berdasarkan banyaknya ion hidrogen yang dihasilkan maka larutan asam dibagi
menjadi asam monobasis dan asam polibasis.
1) Asam monobasis adalah asam yang dalam larutan air akan menghasilkan satu ion hidrogen
(H+).
2) Asam polibasis adalah asam yang dalam larutan air menghasilkan lebih dari satu ion
hidrogen (H+).
b. Basa
Larutan basa dibagi menjadi basa monobasis dan basa polibasis.
1) Basa monobasis adalah basa yang dalam larutan air akan menghasilkan satu ion hidroksida
(OH-).
2) Basa polibasis adalah basa yang dalam larutan air akan menghasilkan lebih dari satu ion
hidroksida (OH-).
2
2. pH dan pOH

a. Tingkat keasaman (pH)


Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dapat memberikan ion H+ bila dilarutkan
dalam air. Suatu senyawa asam yang terionisasi seluruhnya dan menghasilkan banyak ion H+
disebut asam kuat, seperti asam klorida (HCl), asam bromida (HBr), asam nitrat (HNO3), dan
asam sulfat (H2SO4).
Rumus :
[H+] = a . Ma
PH = - Log [H+]

Senyawa asam yang terionisasi sebagian disebut asam lemah. Contohnya asam
fluorida (HF), asam sianida (HCN), asam sulfida (H2S), dan asam asetat (CH3COOH).
Rumus :

ka . Ma

[H+] =

PH = - Log [H+]

ka
Ma

b. Tingkat kebasaan (pOH)


Senyawa basa yang terionisasi seluruhnya dan menghasilkan banyak ion OH- disebut
basa kuat. Contoh basa kuat diantaranya natrium hidroksida (NaOH), kalium hidroksida
(KOH), kalsium hidroksida (Ca(OH)2), dan barium hidroksida (Ba(OH)2).

3
Rumus :

[OH-] = b. Mb
POH = - Log [OH-]
PH = 14 POH

Senyawa basa yang terionisasi sebagian disebut basa lemah. Contoh larutan basa lemah
adalah amonium hidroksida (NH4OH), almunium hidroksida (Al(OH)3), dan berilium
hidroksida.
Rumus :
[OH-] =

kb . Mb

POH = - Log [OH-]


PH = 14 POH
=

kb
Mb

Keterangan :
a : Jumlah H pada asam
Ma : Molaritas asam
Ka : Tetapan ionisasi asam
b : Jumlah OH pada basa
Mb : Molaritas basa
Kb : Tetapan ionisasi basa
: Derajat ionisasi

B. Teori Asam Basa Bronsted-Lowry


Definisi Asam Basa Bronsted-Lowry
Johannes Nicolaus Bronsted dan Thomas Martin Lowry pada tahun 1923 secara
terpisah mendefinisikan asam-basa sebagai berikut:
Asam adalah donor proton dan sebaliknya basa disebut sebagai aseptor proton
Kemudian teori ini lebih dikenal sebagai teori asam basa Bronsted-Lowry sebagai
penghargaan bagi mereka berdua. Konsep asam basa Bronsted-Lowry tidak menentang
konsep asam-basa Arrhenius akan tetapi bisa dikatakan sebagai perluasan dari konsep
tersebut.
Ion hidroksida dalam konsep Arrhenius tetap menjadi basa dalam konsep BronstedLowry disebabkan ion hidroksida dapat menerima H+ (aseptor proton) untuk membentuk
H2O.
Contoh:
HCl dan HNO3 adalah asam Bronsted-Lowry disebabkan kedua spesies ini mampu
memberikan ion H+ (proton H+) kepada air dengan reaksi sebagai berikut:
HCl(aq) + H2O(l) -> H3O+(aq) + Cl-(aq)
HNO3(aq) + H2O ->H3O+(aq) + NO3-(aq)
NH3 dan ion OH- adalah basa menurut Bronsted-Lowry disebabkan kedua spesies ini adalah
aseptor proton. NH3 dapat bereaksi dengan air untuk membentuk NH4+ dan OH- dapat
bereaksi dengan H+ membentuk air.
NH3(g) + H2O(l) -> NH4+(aq) + OH-(aq)
OH-(aq) + H+(aq) -> H2O(l)
Salah satu keunngulan teori asam-basa Bronsted-Lowry adalah konsep ini bisa menjelaskan
mengenai sifat asam basa reaksi yang reversible. Contoh jenis reaksi ini adalah reaksi
disosiasi asam lemah CH3COOH.
CH3COOH(aq) + H2O
H3O+(aq) + CH3COO-(aq)

Cara mudah mengingat asam basa konjugasi Bronsted-Lowry adalah sebagai berikut:
Untuk membuat asam konjugasi Bronsted-Lowry maka tabahkan satu H+ pada spesies yang
ditanyakan, sedangkan untuk membuat basa konjugasi dari Bronsted-Lowry maka tinggal
ambil satu H+ dari spesies yang ditanyakan.
H2SO4 basa konjugasinya (tinggal ambil 1 H+) adalah HSO4HNO3 basa konjugasinya (tinggal ambil 1 H+) adalah NO3PO43- asam konjugasinya (tinggal tambah 1 H+) adalah HPO42Cl- asam konjugasinya (tinggal tambah 1 H+) HCl

5
ALAT DAN BAHAN

1. ALAT

: -Lakmus Merah
-Lakmus Biru
- 9 Gelas
-Tisu

2. BAHAN

: - Air Garam
- Coca Cola
- Air Kapur Sirih
- Air Jeruk Nipis
- Air Gula
- Cuka
- Air Sabun
- Air Kunyit

6
LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN

1. Sediakan air jeruk nipis, air kapur sirih, air garam, air gula, cuka, coca cola, air kunyit, air
sabun, tisu roll, lakmus merah, lakmus biru dan 9 gelas.
2. Tuangkan air jeruk nipis, air kapur sirih, air garam, air gula, cuka, coca cola, dan air sabun
kedalam gelas.
3. Potong lakmus menjadi 4 bagian.
4. Celupkan lakmus merah kedalam air jeruk nipis, air kapur sirih, air garam, air gula, cuka,
coca cola, dan air sabun.
5. Ulangi percobaan menggunakan lakmus biru.
6. Setelah itu masukan air kunyit kedalam air jeruk nipis, air kapur sirih, air garam, air gula,
coca cola, dan air sabun, dan lihat apa yang terjadi.

7
DATA PENGAMATAN

NO

NAMA ZAT

LAKMUS

LAKMUS

AIR KUNYIT

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

NaOH
HCl
KBr
Air Garam
Coca Cola
Air Kapur Sirih
Air Jeruk Nipis
Air Gula
Cuka
Air Sabun

MERAH
Biru
Merah
Merah
Merah
Merah
Biru
Merah
Merah
Merah
Biru

BIRU
Biru
Merah
Biru
Biru
Merah
Biru
Merah
Biru
Merah
Biru

Coklat
Warna Kunyit
Cerah
Cerah
Coklat
Coklat
Cerah
Cerah
Cerah
Coklat

8
FOTO-FOTO HASIL PENGAMATAN

Larutan zat sebelum


dicampur air kunyit

Larutan zat setelah


di campur air kunyit

Saat mencelupkan lakmus


merah kedalam coca cola

Saat mencelupkan lakmus


merah ke dalam air jeruk nipis

Saat mencelupkan lakmus


biru kedalam air kapur sirih

Saat mencelupkan lakmus


biru kedalam coca cola

10
KESIMPULAN

Larutan HCl, coca cola, air jeruk nipis, dan cuka adalah larutan asam. Karena saat lakmus
biru di celupkan warnanya akan menjadi merah.
Larutan NaOH, air kapur sirih, dan air sabun adalah larutan basa. Karena saat lakmus merah
di celupkan warnanya akan menjadi biru.
Larutan KBr, air garam, dan air gula adalah larutan netral. Karena saat lakmus merah di
celupkan warnanya akan menjadi merah, sedangkan saat lakmus biru di celupkan warnanya
akan menjadi biru.

11