Anda di halaman 1dari 3

Yang pertama dilakukan adalah dengan menggunakan sumber radiasi Co-60, setelah

dilakukan pencacahan kemudian ditambahkan sumber radiasi Cs-137 dan dilakukan


pencacahan lagi (pencacahan dengan gabungan sumber radiasi C0-60 dan Cs-137).
Untuk hasil pencacahannya yaitu sebagai berikut:

Dari grafik diatas dapat diketahui bahwa pada isotop Cs-137 terdapat 1
( 1photopeak) yaitu pada channel (CH) = 81 dengan intensitas (CT) = 5504. Pada Cs137hanya dihasilkan 1 photopeak yang sesuai dengan pustaka data nuklir dimana
energinya sebesar 661,661 KeV. Selain itu, dari grafik diatas juga dapat diketahui
bahwa pada isotop Co-60 terdapat 2 ( 2 photopeak) yaitu pada channel (CH) = 167
dengan intensitas (CT) = 2232 dan pada channel (CH) = 194 dengan intensitas (CT) =
1564. Pada Co-60 dihasilkan 2 photopeak yang sesuai dengan pustaka data nuklir
dimana energy sebesar 1173,238 KeV dan 1332,513 KeV.
Dari ketiga data tersebut dapat dibuat grafik hubungan antara channel (CH) dengan
besarnya energi E (keV) , yaitu CH sebagai sumbu x dan energy E sebagai sumbu y,
di dapatkan grafik sebagai berikut:

Grafik tersebut merupakan grafik linier hubungan antara E vs CH dan di dapat


persamaan garis lurus:
y =mx+c
E

E= 5.94CH+ 180.61

CH
(1)

Yang kedua dilakukan adalah pencacahan dengan menggunakan sumber


radiasi Ba-133. Untuk hasil pencacahannya yaitu sebagai berikut:

Dari grafik diatas dapat diketahui bahwa pada isotopBa-133 terdapat 1 ( 1


photopeak). Photopeak dapat digunakan untuk mencari besarnya energi Ba-133 yaitu
dengan memasukkan nilai CH kepersamaan (1):
E= 5.94CH+ 180.61
E = 5.94 x 27 + 180.61
E = 340.99 keV
Untuk mengetahui besarnya ketelitian dapat dihitung sebagai berikut:
r percobaan
|literatuliteratur
| 100

KR=

keV
|356 keV356340.99
| 100
keV

KR=

KR=4.22
Ketelitian=100 KR=100 4.22 =95.78