Anda di halaman 1dari 5

Instrumen Penelitian dan Pengolahan Data

Instrumen penelitian
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode yang dianjurkan
IFCC (International Federation of Clinical Chemistry) tanpa 5-piridoksal fosfat.
(Nugraha, 2008)
a. SPGT / ALT
Prinsip kerja :
Prinsipnya adalah enzim tersebut mengkatalisasi pemindahan gugus amino dari L-alanin ke 2oksoglutarat untuk membentuk glutamate dan piruvat (Haki, 2009), seperti dijelaskan dalam
bagan :

(Avecon Healthcare, 2015)


piruvat yang terbentuk di reduksi menjadi laktat oleh enzym laktat dehidrogenase ( LDH ) dan
nicotinamide adenine dinucleotide ( NADH ) teroksidasi menjadi NAD (Haki, 2009).
Banyaknya NADH yang dioksidasi menjadi NAD+ sebanding dengan banyaknya enzim SGPT.
Pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 340 nm (suhu 37C) karena merupakan serapan
maksimal NADH. Dasar reaksi metode kinetik adalah mengukur perbedaan absorbansi antara
dua titik selama periode waktu tertentu selama berlangsungnya reaksi. Hasil pengukuran berupa
Absorbansi (A) yang nantinya akan digunakan dalam perhitungan untuk mengetahui aktivitas
SGPT serum (U/L). Pembacaan absorbansi dilakukan pada menit ke-1, 2, dan 3 setelah
pemberian reagen. Diperkirakan pada menit tersebut aktivitas enzim sedang berada pada
puncaknya (Dewi, 2014).

Reagen :
1. Reagen 1
a. L-alanine
b. TRIS buffer pH 7,5
c. LDH

500 mmol/L
250 mmol/L
> 5000 U/L

2. Reagen 2
a. 2-oxoglutarate
b. NADH
c. Azide

20 mmol/L
0,25 mmol/L
0,1 %

NB : Kit yang digunakan ialah LiquiMAX SPGT(ALT) IFCC Method dibuat oleh Avecon
Healthcare Pvt, Ltd.
(Avecon Healthcare, 2015)
Preparasi :
4 bagian Reagen 1 dicampurkan dengan 1 bagian Reagen 2
(800 L R1 + 200 L R2 ; total 1mL) . Selanjutnya disebut Monoreagen
(Sujono,2015)
Pengujian :
Monoreagen
Serum
Aquades

Blangko
1 mL
100 L

Pengujian
1 mL
100 L
(Sujono,2015)

Pengujian dilakukan selama 4 menit pada suhu 37 C dengan rincian :


A0 : setelah inkubasi 1 menit, pembacaan spektrofotometer menit ke 0
A1 : pembacaan spektrofotometer setelah 1 menit
A2 : pembacaan spektrofotometer setelah 2 menit
A3 : pembacaan spektrofotometer setelah 3 menit
Seluruh pembacaan dilakukan pada panjang gelombang 340 nm.

Aktivitas SPGT diukur dengan rumus :


aktivitas ALT (U/L) = A/min x factor x tf
Faktor yang digunakan adalah 1746
Tf adalah factor temperature dimana tf bernilai 1 bila suhu pengujian adalah 37 C atau 1,82 bila
suhu pengujian adalah 25 C
(Avecon Healthcare, 2015)
b. SGOT / AST
Prinsip kerja :
Aminotransferasi (AST) mengkatalis transaminasi dari L aspartate dan tarate membentuk
L glutamate dan oxaloacetate. (Haki, 2009).

(Avecon Healthcare, 2015)


Oxaloacetate direduksi menjadi malate oleh enzym malate oleh enzym malate dehydrogenase
(MDH) dan niconamide adenine dinucleotide (NADH) teroksidasi menjadi NAD+. Banyaknya
NADH yang teroksidasi, berbanding langsung dengan aktivitas AST dan diukur secara
fotometrik dengan panjang gelombang 340 nm. Hasil pengukuran berupa Absorbansi (A)
yang nantinya akan digunakan dalam perhitungan untuk mengetahui aktivitas SGOT serum
(U/L). Pembacaan absorbansi dilakukan pada menit ke-1, 2, dan 3 setelah pemberian reagen.
Diperkirakan pada menit tersebut aktivitas enzim sedang berada pada puncaknya (Dewi, 2014)

Reagen :
1. Reagen 1
a. L-aspartate

250 mmol/L

b. TRIS buffer pH 7,65


c. MDH
d. LDH
2. Reagen 2
a. 2-oxoglutarate
b. NADH

100 mmol/L
> 550 U/L
> 700 U/L

10 mmol/L
0,2 mmol/L

NB : Kit yang digunakan ialah LiquiMAX SGOT (AST) IFCC Method dibuat oleh Avecon
Healthcare Pvt, Ltd.
(Avecon Healthcare, 2015)
Preparasi :
4 bagian Reagen 1 dicampurkan dengan 1 bagian Reagen 2
(800 L R1 + 200 L R2 ; total 1mL) . Selanjutnya disebut Monoreagen
(Sujono, 2015)
Pengujian :
Monoreagen
Serum
Aquades

Blangko
1 mL
100 L

Pengujian
1 mL
100 L
(Sujono,2015)

Pengujian dilakukan selama 4 menit pada suhu 37 C dengan rincian :


A0 : setelah inkubasi 1 menit, pembacaan spektrofotometer menit ke 0
A1 : pembacaan spektrofotometer setelah 1 menit
A2 : pembacaan spektrofotometer setelah 2 menit
A3 : pembacaan spektrofotometer setelah 3 menit
Seluruh pembacaan dilakukan pada panjang gelombang 340 nm.
Aktivitas SPGT diukur dengan rumus :
aktivitas ALT (U/L) = A/min x factor x tf

Faktor yang digunakan adalah 1746


Tf adalah factor temperature dimana tf bernilai 1 bila suhu pengujian adalah 37 C atau 2,08 bila
suhu pengujian adalah 25 C
(Avecon Healthcare, 2015)
Pengolahan data
Analisa data aktivitas SGPT dan SGOT dilakukan dengan uji korelasi untuk menentukan adanya
hubungan antara durasi tidur terhadap kadar SGPT dan SGOT serta digunakan uji bivariate
dengan metode chi square metode koreksi Yates.
(Pratiwi, 2013)

Anda mungkin juga menyukai