Anda di halaman 1dari 1

Nama : Ranis Sinar R

NIM : 10513084

Percobaan A-1 Termokimia


5 Maret 2015

Tugas Pendahuluan
Soal
1. Tuliskan satu perbedaan utama antara calorimeter biasa dengan
calorimeter bom!
2. Bagaimana menentukan perubahan entalpi pembakaran gas
propane menjadi CO2 dan H2O dari data perubahan energy
dalamnya?
3. Bagaimana wujud asam benzoate murni dan naftalena murni pada
suhu kamar?
4. Apa fungsi 2 liter air yang digunakan dalam percobaan penentuan
kalor pembakaran dengan calorimeter bom?
5. Buat diagram alir dalam percobaan ini (dibuat dalam jurnal)!
Jawab
1. Kalorimeter biasa menerapkan prinsip proses adiabatik. Biasa
digunakan untuk mengukur jumlah energi yang dilepaskan atau
terserap oleh suatu reaksi. Kalorimeter ini hanya terbuat
dari wadah sederhana, disertai tutup yang rapat dan
pengaduk sertatermometer.Zat yang dicampurkan dalam kalorimete
r diaduk dan akan bereaksi,memberi perubahan entalpi. Sementara
bomb kalorimeter menerapkan prinsip proses isokhorik
dan adiabatik. Kontainernya terbuat dari dinding adiabatik dan di
dalam bomb calorimeter energi listik diberikan untuk membakar zat.
Bomb diletakkan dioperasikan menggunakan gas oksigen yang
umumnya bertekanan 30 atm. Bomb, sampel, dan oksigen
membentuk sistem tertutup.
2. Perubahan entalpi dapat ditentukan apabila kita mengetahui energy
dalam dan suhu,perubahan mol zat sesuai persamaan dibawah ini
H= U + nRT
sehingga apabila kita membakar gas propane,kita akan dapatkan
persamaan
C3H8 + 5O2 3CO2 + 4H2O
sehingga n dari pembakaran propane sendiri adalah 1 sehingga
persamaan tersebut dapat disederhanakan sebagai
H= U + RT
3. Asam benzoate murni berwujud kristal tak berwarna sementara
naftalena murni berwujud Kristal putih
4. Air disini berfungsi sebagai media yang menyerap kalor dari bomb
agar kalor yang dilepaskan bomb dapat dihitung dengan bantuan
thermometer untuk mengukur perubahan suhu di dalam air di
sekitar bomb.