Anda di halaman 1dari 12

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI

SESI 4
DI RUANG 23 PSIKIATRI

RUMAH SAKIT UMUM dr. SAIFUL ANWAR MALANG


Jln Jaksa. Agung. Suprapto No.2, Malang, Jawa Timur, Indonesia

PROPOSAL
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI
SESI 4

Untuk memenuhi tugas praktik Profesi Keperawatan


Di IRNA IV Ruang 23 Empati Rumah sakit Dr. Saiful Anwar Malang
Department Kep. Jiwa

Disusun Oleh :
Siti Chotijah
Dedit Budianto
Desi Putri Hermawati
Rifa Diana Kurniawati

PROGRAM STUDY DIII KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2014/2015
LEMBAR PENGESAHAN

PROPOSAL
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI SESI 4
DI RUANG 23 EMPATI
RUMAH SAKIT UMUM dr. SAIFUL ANWAR MALANG

untuk Memenuhi Tugas praktik profesi keperawatan


Disusun oleh:
Siti Chotijah
Dedit Budianto
Desi Putri Hermawati
Rifa Diana Kurniawati

Telah diperiksa dan disetujui pada tanggal Maret 2015

Mengetahui,

Pembimbing Lahan

Pembimbing Institusi

(............................................................)

(..)

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK: SOSIALISASI

A.

LATAR BELAKANG
Manusia merupakan makhluk sosial hidup berkelompok, saling berhubungan untuk

memenuhi kebutuhan sosial seperti saling memiliki, butuh pengakuan, penghargaan dan
pernyataan dari satu dengan yang lain saling ketergantungan yang erat sebagai manusia yang
holistik.
Penggunaan kelompok dalam asuhan keperawatan jiwa member dampak yang positif
dalam upaya promotif, kuratif dan rehabilitative, karena dapat diperoleh dukungan
pendidikan, peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan meningkatkan hubungan
interpersonal serta uji relitas. Berbagai uji keperawatan yang dikembangkan difokuskan pada
klien secara individu, kelompok, keluarga mupun komunitas.
Terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu terapi modalisasi yang dilakukan
perawat pada kelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama. Aktivitas
digunakan sebagai terapi, dan kelompok digunakan sebagai target asuhan.
B. Pengertian
Kelompok adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan satu dengan yang lain,
saling bergantung dan mempunyai norma yang sama. Anggota kelompok mungkin datang
dari berbagai latar belakang yang harus ditangani sesuai dengan keadaannya, seperti
agresif, takut, kebencian, kompetitif, kesamaan, ketidaksamaan, kesukaan, dan menarik.
Semua kondisi ini akan mempengaruhi dinamika kelompok, ketika anggota kelompok
memberi dan menerima umpan balik yang berarti dalam berbagai interaksi yang terjadi
dalam kelompok (Keliat, 2004).
C.

TUJUAN
1.

Tujuan Umum
Klien mampu menyampaikan topik pembicaraan tertentu dengan anggota
kelompok .

2.

Tujuan Khusus
a)

Menyampaikan topik yang akan dibicarakan.

b)

Memilih topik yang ingin dibicarakan

c)

Member pendapat tentang topik yang dipilih

D. KRITERIA KLIEN

1.

Klien yang sudah mampu berkomunikasi dengan orang lain

2.

Klien yang sudah mampu memperkenalkan diri

3.

Klien yang sudah mampu berbicara lancar atau tidak kacau dan dapat dimengerti
oleh orang lain

4.

Klien yang sudah tahap sp 2 dan implementasi

5.

Klien dengan kondisi fisik yang baik

6.

Klien yang dengan sikap kooperatif

7.

Klien telah mengikuti TAK sesi 1, TAK sesi 2, dan TAK sesi 3

PELAKSANAAN KEGIATAN TAK SOSIALISASI : SESI 4


Tempat

Hari/Tanggal :

Ruang Rehab 23 Empati RSSA


Jumat, 20 Maret 2015

Waktu

1 x 30 menit

A. PENGORGANISASIAN
1. Struktur Organisasi
a.
b.
c.
d.

Leader
Co leader
Fasilitator
Observer

:
:
:
:

2. Uraian Tugas
a. Tugas Leader

Membuka acara TAKS


Memperkenalkan anggota terapis
Menjelaskan tujuan aktivitas
Memberikan kesempatan kepada klien untuk saling mengenal
Menjelaskan aturan permainan
Memberikan reinforcement
Mengaktifkan kelompok
Menutup jalannya TAKS

b. Tugas Co Leader

Menyampaikan informasi dari fasilitator kepada leader


Mengingatkan leader bila diskusi menyimpang

c. Tugas Fasilitator

Memfasilitasi klien yang kurang aktif


Menjadi ide model

d. Tugas Observer

Mengobservasi jalan diskusi


Mencatat perilaku verbal selama kegiatan berlangsung
Melaporkan jalannya kegiatan TAK

B. Setting tempat
a. Klien dan terapis duduk bersama dalam lingkaran
b. Ruangan nyaman dan tenang : Ruang TAK Bangsal Srikandi

Keterangan :
: Leader
: Co-leader
: Observer
: Fasilitator
: Klien
: Whiteboard dan meja
C .Media
a.

Laptop

b.

Musik/ lagu

c.

Bola pimpong

d.

Buku catatan dan pulpen

e.

Jadwal kegiatan klien

f.

Flipchart/white board dan spidol

D. Metode
a.

Dinamika kelompok

b.

Diskusi dan tanya jawab

c.

Bermain peran/simulasi

E. Langkah kegiatan
a.

Persiapan
Mengingatkan kontrak dengan anggota kelompok pada sesi 3 TAKS
Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan

b.

Orientasi

Pada tahap ini terapis melakukan :


Salam terapeutik
Memberi salam terapeutik
Peserta dan terapis memakai papan nama
Evaluasi/validasi
Menanyakan perasaan klien saat ini
Menanyakan apakah telah latihan bercakap-cakap dengan orang lain.
Kontrak
Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu menyampaikan, memilih, dan memberi
pendapat tentang topik percakapan.
Menjelaskan aturan main berikut :
Jika ada klien yang meninggalkan kelompok harus minta izin kepada
terapis
Lama kegiatan 45 menit
Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai
c. Tahap kerja

Hidupkan laptop dan play musik dan edarkan bola berlawanan dengan arah jarum jam.

Pada saat musik dimatikan, anggota kelompok yang memegang bola mendapat giliran

untuk menyampaikan satu topik yang ingin dibicarakan. Dimulai oleh terapis sebagai contoh.
Misalnya, cara bicara yang baik atau cara mencari teman.

Tuliskan pada flipchart atau white board topik yang disampaikan secara berurutan.

Ulangi a, b, dan c sampai semua anggota kelompok menyampaikan topik yang ingin

dibicarakan.

Hidupkan kembali musik dan edarkan bola. Pada saat musik dimatikan, minta pada

anggota kelompok yang memegang bola untuk memilih topik yang disukai untuk dibicarakan
dari daftar yang ada.

Ulangi e sampai semua anggota kelompok memilih topik.

Terapis membantu menetapkan topik yang paling banyak dipilih.

Hidupkan kembali musik dan edarkan bola. Pada saat musik dimatikan, minta pada

anggota kelompok yang memegang bola untuk menyampaikan pendapat tentang topik yang
dipilih.

Ulangi h sampai semua anggota kelompok menyampaikan pendapat.

Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi tepuk tangan.

d.Tahap Terminasi

evaluasi

menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK

memberi pujian atas keberhasilan kelompok

rencana tindak lanjut

menganjurkan setiap anggota kelompok latihan bertanya, meminta, menjawab, dan

memberi pada kehidupan sehari-hari (kerja sama).


-

memasukan kegiatan bekerja sama pada jadwal kegiatan harian klien.

kontrak yang akan datang

menyepakati kegiatan berikut, yaitu mengevaluasi kegiatan TAKS.

menyepakati waktu dan tempat

6).Evaluasi dan dokumentasi


Evaluasi
Evaluasi dilakukan pada saat proses tak berlangsung, khususnya pada tahap kerja . Aspek
yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK. Untuk TAK sesi 4,
dievaluasi kemampuan verbal menyampaikan, memilih, dan memberi pendapat tentang topik
percakapan serta kemampuan non verbal dengan menggunakan formulir evaluasi berikut.
Kemampuan Bercakap-cakap topik tertentu
a.
No
.
1
2
3
4

Kemampuan verbal : menyampaikan topik


Aspek yang dinilai

Nama Klien

Menyampaikan topik dengan jelas


Menyampaikan topik secara ringkas
Menyampaikan topik yang relevan
Menyampaikan topik secara

spontan
Jumlah

b.
No

Kemampuan verbal : memilih topik


Aspek yang dinilai

.
1
Memilih topik dengan jelas
2
Memilih topik secara ringkas
3
Memilih topik yang relevan
4
Memilih topik secara spontan
Jumlah

Nama Klien

c.
No

Kemampuan verbal : memberi pendapat


Aspek yang dinilai

Nama Klien

.
1
Memberi pendapat dengan jelas
2
Memberi pendapat secara ringkas
3
Memberi pendapat yang relevan
4
Memberi pendapat secara spontan
Jumlah

d.
No
.
1
2
3
4

Kemampuan nonverbal
Aspek yang dinilai

Nama Klien

Kontak mata
Duduk tegak
Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
Mengikuti kegiatan dari awal

sampai akhir
Jumlah

Petunjuk
1.

Dibawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAKS.

2.

Untuk tiap klien, semua aspek dimulai dengan memberi tanda [] jika ditemukan pada

klien atau tanda [x] jika tidak ditemukan.


3.

Jumlahkan kemampuan yang ditemukan. Jika mendapat nilai 3 atau 4 klien mampu dan

jika nilai 2 klien dianggap belum mampu.


Dokumentasi

Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien ketika TAKS. Misalnya, kemempuan verbal
menyampaikan dan memilih topik percakapan 3, kemampuan memberi pendapat 2, dan
kemampuan non verbal 2. oleh karena itu, catatan keperawatan adalah klien mengikuti TAKS
sesi 4, klien mampu menyampaikan dan memilih topik percakapan, tetapi belum mampu
memberi pendapat. Secara non verbal juga belum mampu. Dianjurkan untuk melatihan klien
bercakap-cakap dengan topik tertentu di ruang rawat ( buat jadwal ).