Anda di halaman 1dari 14

KOMPILASI 25 CONTOH JAWABAN PERTANYAAN TES

WAWANCARA KERJA (JOB INTERVIEW)


1. Beritahukan kami tentang diri Anda?
Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka wawancara kerja, karena itu jangan
menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. tips cara menjawab: Berikan
jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan
pengalaman karir terakhir.
Pertanyaan ini pastinya akan sering muncul ketika Anda tengah menjalani sesi wawancara
kerja. Anda harus mempersiapkan jawaban yang tepat, terbatas pada bidang pekerjaan yang
memang Anda kuasai sebelumnya. Mungkin Anda juga bisa membicarakan terkait karir Anda
sebelumnya, prestasi yang pernah Anda raih, hobi, bahkan aktivitas terakhir yang Anda jalani.
Sejauh ini, kalimat ini adalah pertanyaan yang paling sering muncul dalam sesi interview di
tempat kerja. Bisa dikatakan, pertanyaan ini membuat hampir semua orang merasa grogi
karena harus menceritakan dirinya sendiri. Bagaimana cara menaklukannya? Jawaban terbaik
dari pertanyaan ini adalah dengan memberikan deskripsi singkat tentang diri Anda dan sedikit
ceritakan pengalaman kerja maupun latar belakang pendidikan Anda. Ingat, singkat saja.
Lebih bagus lagi jika Anda bisa mempersiapkan jawaban terbaik untuk pertanyaan ini
sebelum Anda benar-benar berada dalam sesi interview. Anda akan jauh merasa lebih percaya
diri dalam menjawabnya. Ga percaya? Buktikan ya :)
Sebaiknya, jawablah pertanyaan ini dengan menceritakan latar belakang pendidikan,
pengalaman kerja, dan target yang ingin dicapai dalam karir ke depan. Contoh jawaban,
Saya menyelesaikan S1 saya di Universitas Hasanuddin, program studi Geofisika. Selama
kuliah saya aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan sebagai anggota dan pengurus.
Selesai kuliah, saya bekerja di perusahaan X sebagai Junior Seismic Processing. Saya
berpengalaman melakukan pengolahan data seismik 2D untuk berbagai lapangan di
Indonesia. Dst..
Ini adalah pertanyaan paling pertama yang paling sering diajukan oleh interviewer ke
orang yang diwawancarai. sebagaimana yang sering dibilang, kesan pertama itu menentukan
segalanya, jadi anda harus membuat jawaban seringkas dan sejelas mungkin tentang siapa
anda. Untuk menjawabnya, sebutkan kualitas anda, seperti kualifikasi, kepribadian dan
pengalaman kerja. Bukan tentang kejadian pribadi atau keluarga.
Jawaban:

2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?


Ketika pertanyaan ini dikeluarkan saat wawancara kerja, anda diharapkan mampu
mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget,
permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan.
tips cara menjawab: Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda
meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti
Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih
banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti Saya
tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini. Tekankan
keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.
Pertanyaan ini bisa Anda jawab jika Anda telah melakukan sebuah penelitian terlebih dahulu
terkait perusahaan yang Anda lamar. Anda bisa memberikan jawaban terkait aktivitas
perusahaan tersebut, misalkan seperti produk yang dijual atau sistem pemasaran dari
perusahaan yang Anda lamar tersebut.
Jawaban:

3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?/ Apa kelebihan
anda?
Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. tips cara menjawab:
Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah
Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda dalam menentukan prioritas,
mengidentifikasi masalah, dsb
Pertanyaan ini sangat memerlukan jawaban yang sangat luas namun tetap terfokus, misalnya
kemampuan anda dalam memecahkan permasalahan, kemampuan memimpin, perilaku
positif anda, kesanggupan bekerja di bawah tekanan atau kemampuan berorganisasi.
Pertanyaan ini juga kadang susah dijawab. Bahkan, kadang ada yang malah balik bertanya.
Apa ya? Ambillah sesuatu yang tertulis dalam CV Anda yang mungkin tidak dimiliki oleh
pelamar lainnya.
Contoh jawaban, Saya tidak sekadar tugas akhir di bidang seismic processing. Saya sudah
terjun langsung dalam beberapa proyek pengolahan data seismik dan terbiasa berinteraksi
dengan klien. Saya kira ini tidak dimiliki oleh pelamar lainnya.
Pada saat Anda ditanyakan pertanyaan ini, bicarakan kelebihan anda yang dapat meluluskan
anda untuk meraih pekerjaan tersebut. Cara terbaik adalah mendeskripsikan kemampuan dan
pengalaman anda terkait atas kelebihan itu.
Jawaban:

4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini?/ Dan apa yang paling tidak
menarik? Kenapa anda tertarik bergabung dengan perusahaan ini?/ Mengapa anda
menginginkan pekerjaan ini?
tips cara menjawab: Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda
hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik pada saat wawancara
kerja.
Anda harus berhati-hati dalam menjawab pertanyaan ini, sebab ketika Anda akan menjawab
pertanyaan tersebut Anda sangat memerlukan pengetahuan terkait perusahaan serta karir
jangka panjang yang ingin anda raih.
Cara terbaik untuk menjawab ini adalah mencoba melakukan ceritakan tentang ketertarikan
anda, mengapa anda ingin bekerja di perusahaan itu?, seperti kebudayaannya, lingkungan
kerja, pekerjaan itu, dan sebagainya. Jika Anda tidak dapat menemukannya, mungkin anda
harus mempertimbangkan mengapa anda mencoba melamar ke sana.
Jawaban:

5. Mengapa kami harus merekrut Anda?


Pertanyaan ini sama seperti pertanyaan wawancara nomor empat, sebutkan
kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.

saja

Anda bisa menjelaskan keahlian atau kemampuan yang Anda miliki, namun masih yang
berkaitan dengan kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Jangan pernah Anda
mencontohkan kandidat lain sebagai perbandingan kemampuan anda.
Poin penting mengapa interviewer menanyakan hal ini kepada Anda adalah karena mereka
ingin melihat seberapa cocok diri Anda untuk posisi yang mereka tawarkan. Cara paling
mudah untuk memberikan jawaban terbaik dari pertanyaan ini adalah dengan membuat
diferensiasi diri Anda dengan para pelamar yang lain. Sebutkan keunikan diri Anda yang
sesuai dengan posisi yang dibutuhkan perusahaan. Tentunya harus jujur dan tidak mengadangada ya :D
Misalkan jika saat ini Anda melamar di bagian marketing, sebutkan keunikan Anda yang
pandai mempengaruhi orang lain. Ini akan menjadi poin tersendiri bagi Anda di mata HRD.
Meskipun mungkin Anda memiliki beberapa kelebihan lain, Anda hanya perlu menyebutkan
keahlian Anda yang berkaitan dengan pekerjaan yang sedang Anda lamar. Jangan
mengatakan Anda pandai dan teliti dalam keuangan jika Anda melaamar sebagai public
relations dan tak perlu mengatakan Anda pintar presentasi jika posisi yang ingin Anda lamar
adalah akuntan.
Di sinilah coba sebutkan pengalaman, kemampuan, pendidikan dan kepribadian anda
terkait atas pekerjaan tersebut, dan lebih baik lagi jika anda dapat memberikan contoh nyata

akan kelebihan anda, cobalah ceritakan kepribadian anda. seperti keinginan anda yang keras,
keaktifan anda dan sebagainya, karena interviewer menyukai seseorang yang aktif.
Jawaban:

6. Apa kelemahan anda?


Jangan pernah menjawab kalau anda orang malas atau susah bangun pagi. tips cara
menjawab: Jawab dengan diplomatis, seperti Saya kurang percaya diri jika berbicara di
hadapan orang banyak, tapi saat ini saya dalam proses mengatasinya karena ini sangat
berkaitan dengan karir saya ke depan dan saya yakin bisa mengatasi hal ini, atau
Kelemahan saya kurang bisa bekerja sendiri, jadi harus membangun teamwork yang solid.
Intinya setelah mengatakan kelemahan anda, sertakan usaha yang telah anda lakukan untuk
mengatasi kelemahan anda tersebut.
Jangan pernah Anda memberikan jawaban kalau anda merupakan orang yang malas atau
susah bangun pagi. Jawab dengan diplomatis, seperti Saya kurang percaya diri jika berbicara
di hadapan orang banyak, tapi saat ini saya dalam proses mengatasinya karena ini sangat
berkaitan dengan karir saya ke depan dan saya yakin bisa mengatasi hal ini, atau
Kelemahan saya kurang bisa bekerja sendiri, jadi harus membangun teamwork yang solid.
Intinya setelah mengatakan kelemahan anda, sertakan usaha yang telah anda lakukan untuk
mengatasi kelemahan anda tersebut.
Tahukah Anda bahwa ini merupakan pertanyaan yang paling sulit dijawab? Beberapa orang
akan merasa kesulitan dan serba salah ketika menghadapi pertanyaan semacam ini. Mengapa
serba salah? Ketika kita mengemukakan kekurangan, kita khawatir bahwa nilai kita akan
menjadi minus di mata perusahaan. akan tetapi jika kita menyampaikan kelebihan, kita juga
khawatir jika dinilai terlalu percaya diri ataupun sombong.
Duh susah yaaa :(
Lalu bagaimana cara menyikapinya? Triknya adalah sebutkan kelebihan Anda dalam bentuk
kekurangan. Misalkan seperti ini
Saya memiliki kelemahan yaitu kadang terlalu ambisius dalam mencapai suatu target
Saya memiliki kelemahan yaitu begitu disiplin dan tepat waktu sehingga terkadang rekan
kerja harus menyesuaikan dengan deadline yang saya buat
Saya memiliki kelemahan diantaranya adalah sering lupa waktu jika sudah presentasi atau
menyampaikan keunggulan suatu produk
Nah, dengan cara seperti ini, sesungguhnya Anda sedang menyampaikan kelebihan diri Anda
namun dengan cara yang berbeda. Menarik kan? Selamat mencoba! :)
Ada beberapa cara menjawab pertanyaan bermata dua ini, karena di satu sisi anda tidak
boleh memberitahukan kelemahan anda terkait atas pekerjaan yang dilamar, dan tentu saja
di sisi lain jika anda bilang anda tidak punya kelemahan maka anda berbohong.

Pertama anda dapat menyebutkan kelemahan yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan
yang anda lamar ini.
Kedua anda dapat membuat seakan akan kekuatan anda adalah kelemahan, sebagai contoh
"Saya adalah orang yang gila kerja, bahkan sampai saya lupa waktu, yang penting tugas yang
di berikan kepada saya harus tuntas dengan sebaik mungkin".
Ketiga anda dapat menyebutkan kelemahan anda dan membuktikan bahwa anda telah
melewati kelemahan tersebut.
Jawaban:

7. Apakah anda bersedia kerja lembur kapan saja bila diperlukan?


Jawaban untuk ini ada di anda. Jawablah dengan jujur dan berikan alasan yang tepat.
Jawaban ini sebenarnya ada pada diri Anda sendiri, Anda harus menjawab pertanyaan ini
dengan jujur serta berikan alasan yang tepat terkait jawaban yang Anda berikan.
Jawaban:

8. Pengalaman apa yang anda miliki dalam bidang ini? Tolong sampaikan tentang
pengalaman Anda memecahkan suatu persoalan!/ Situasi paling sulit apa yang pernah
anda alami dan bagaimana anda menghadapinya?
Jawab se-spesifik mungkin mengenai keahlian anda di bidang yang anda lamar. Jika tidak
memiliki pengalaman yang khusus setidaknya berikan jawaban yang mendekati keahlian yang
dimaksud.
Tujuan dari pertanyaan ini bagi perusahaan adalah untuk melihat seberapa baik Anda dalam
menangani suatu masalah. Hal ini akan menjadi poin penting penilaian karena terkait
keterampilan Anda ketika berada dalam tekanan kerja. Untuk pertanyaan kali ini, Anda perlu
mengingat kembali prestasi/pencapaian yang pernah Anda dapatkan di tempat kerja
sebelumnya atau pengalaman pribadi dalam hidup Anda yang berkaitan dengan karir. Ajukan
setidaknya 2 cerita yang menarik.
Untuk pertanyaan ini, tidak ada kata benar atau salah, karena ini adalah pertanyaan untuk
menilai perilaku anda saat sedang berada dalam situasi tertentu, interviewer akan menilai
perilaku Anda di masa lalu dan memprediksi bagaimana perilaku Anda di masa depan. Dalam
menjawab pertanyaan ini, berikan contoh nyata akan situasi sulit yang pernah anda alami,

lalu ceritakan bagaimana anda memecahkan masalah tersebut, buatlah agar jawaban anda
tetap positif dan spesifik.
Jawaban:

9. Apakah anda bisa bekerja dalam satu tim?


Selalu jawab Iya dan sebutkan pengalaman yang pernah anda lakukan saat bekerja sama
dengan banyak orang.
Jawaban:

10. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?


Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. tips cara menjawab:
Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari
jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.
Jawaban:

11. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?
Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda
mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.
Jawaban:

12. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?

Beri jawaban yang realistik. tips cara menjawab: Beritahukan saat wawancara kerja bahwa
walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama,
Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan
dan kebutuhannya.
Jawaban:

13. Jika anda diterima kerja, berapa lama anda ingin bergabung di perusahaan ini?
Jawaban jangan terlalu spesifik. Anda bisa menjawab seperti ini Saya ingin selamanya bisa
bekerja di sini dengan catatan perusahaan puas dengan hasil kerja saya.
Ketika Anda menjawab pertanyaan ini, jawablah dengan jawaban yang tidak terlalu spesifik.
Mungkin Anda bisa menjawab pertanyaan ini dengan kalimat, Saya ingin selamanya bisa
bekerja di sini dengan catatan perusahaan puas dengan hasil kerja saya.
Jawaban:

14. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana
pendapat Anda?
Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan
kemampuan Anda. tips Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh
mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih
tinggi.
Jawaban:

15. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?


Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika
hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan
menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan
bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.

Anda harus menjawab pertanyaan ini dengan positif. Walaupun Anda berhenti dikarenakan
adanya masalah dengan pihak perusahaan atau rekan kerja Anda di pekerjaan sebelumnya,
namun jangan sampai Anda menceritakan permasalahan tersebut kepada pewawancara.
Anda bisa mengatakan kalau saat ini Anda ingin mencari kesempatan kerja yang lebih baik
atau peluang melakukan sesuatu yang istimewa dalam karir anda.
Nah, pertanyaan ini bukan hanya sering muncul, tetapi ia juga menjadi trik bagi perusahaan
untuk mengetahui niat Anda sebenarnya dalam melamar pekerjaan baru.
Hati-hati, banyak orang terjebak dalam pertanyaan ini. Mereka seringkali mengatakan resign
karena gaji yang terlalu kecil atau bosan dengan rutinitas.
Hmmm coba posisikan diri Anda menjadi pihak perusahaan yang sedang mewawancarai
Anda. jika Anda mengatakan resign dari pekerjaan lama karena gaji yang kecil, perusahaan
akan menyimpulkan bahwa Anda bisa sewaktu-waktu meninggalkan pekerjaan untuk mencari
gaji yang lebih besar. atau ketika Anda mengatakan bosan dengan rutinitas di pekerjaan yang
lama, perusahaan akan meragukan Anda karena. Bagaimanapun juga setiap pekerjaan akan
menjadi rutinitas seiring berjalannya waktu.
Cobalah lebih cerdik dalam menjawab pertanyaan ini. Kuncinya, jangan beri jawaban
berdasarkan kondisi perusahaan lama Anda namun beri jawaban berdasarkan apa yang
membuat Anda tertarik bekerja di perusahaan baru. Bisa dikatakan, ini akan menyelamatkan
Anda :)
Disini interviewer ingin mengetahui apa kebiasaan anda sebelumnya, dan dari sini interviewer
akan memprediksi apakah anda bisa berkomitmen atas pekerjaan anda dan tidak keluar
secara tiba tiba.
Jawaban:

16. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?
Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. tips cara
menjawab: Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan
yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan
keuangan.
Jawaban:

17. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak
berkenan?

Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan
lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan
masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara
akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme
Anda.
Jawaban:

18. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?


Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah
pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan
hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.
Jangan pernah menjelek-jelekkan atasan Anda sebelumnya. Meskipun Anda mempunyai
masalah yang berat dengan bos sebelumnya sehingga ingin pindah, sebaiknya jangan
diumbar. Jawablah secara diplomatis atau pura-pura lupa.
Contoh jawaban, Bukan masalah besar, hanya perbedaan pendapat biasa. Saya kira hal
biasa, apalagi jika kita bicara soal data seismik. Karena interpretasi kita bisa berbeda.
Biasanya selesai setelah melalui diskusi, dst.
Jawaban:

19. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda? /Mengapa
Anda ingin bekerja di perusahaan ini?
Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. tips cara menjawab: Beritahukan pewawancara
bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan
bersikap defensif.
Di postingan terdahulu saya pernah menyinggung masalah pentingnya melakukan riset
terhadap perusahaan tempat melamar. Tujuan utamanya adalah untuk menjawab pertanyaan
seperti ini. Kemukakan nilai lebih perusahaan dan kesesuaian dengan rencana karir Anda.
Contoh jawaban, Perusahaan ini adalah perusahaan jasa seismik processing terkemuka di
tanah air. Dan keahlian saya adalah seismik processing. Saya yakin perusahaan dapat
menunjang karir saya ke depannya, begitu pula sebaliknya saya dapat berkontribusi kepada
perusahaan.
Jawaban:

20. Jika Anda bisa memilih perusahaan lain untuk bekerja, perusahaan mana yang akan Anda
pilih?
Nah, ini sebenarnya pertanyaan jebakan untuk tahu apakah Anda benar-benar ingin bekerja di
perusahaan tersebut atau hanya sekadar batu loncatan sambil menunggu kesempatan yang
lain. Jika Anda benar-benar ingin diterima, jangan sekali-kali menyebut perusahaan lain,
apalagi kompetitor.
Contoh jawaban, Sebelum memutuskan melamar ke perusahaan ini, saya telah melakukan
riset terlebih dahulu dan saya yakin perusahaan inilah yang paling tepat untuk saya berkarir
sesuai dengan keahlian yang saya miliki.
Jawaban:

21. Berapa gaji yang anda harapkan?


Pertanyaan mudah yang sangat sulit menjawabnya karena sangat sensitif. Jadi jangan
dijawab. tips cara menjawab: Katakan sambil tersenyum Pertanyaan yang cukup sulit, namun
maaf bisakah Bapak/Ibu menjelaskan kisaran gaji untuk posisi ini? Biasanya pihak
perusahaan akan memberikan rentang gaji yang anda tanyakan. Jika tidak, anda bisa
bertanya balik mengenai detail pekerjaan yang akan anda jalani serta tanggung jawabnya,
baru kemudian bisa memperkirakan gaji yang anda harapkan plus mempertimbangkan
tunjangan-tunjangan lain. Itu pun masih kisaran saja, jadi anda sebelumnya harus tahu
kisaran gaji untuk posisi seperti anda.
Pertanyaan ini memang terlihat mudah, namun sulit untuk Anda menjawabnya, sebab
sangatlah sensitif. Oleh karena itu, Anda jangan menjawab pertanyaan ini. Mungkin Anda bisa
mengatakan sambil tersenyum, Pertanyaan yang cukup sulit, namun maaf bisakah Bapak/Ibu
menjelaskan kisaran gaji untuk posisi ini? Biasanya pihak perusahaan akan memberikan
rentang gaji yang anda tanyakan. Jika tidak, anda bisa bertanya balik mengenai detail
pekerjaan yang akan anda jalani serta tanggung jawabnya, baru kemudian bisa
memperkirakan gaji yang anda harapkan plus mempertimbangkan tunjangan-tunjangan lain.
Itu pun masih kisaran saja, jadi anda sebelumnya harus tahu kisaran gaji untuk posisi seperti
anda.
Ini adalah pertanyaan yang membuat sebagian calon pekerja merasa kikuk. Akan ettapi
jangan khawatir, kami punya trik untuk mengatasinya :)

Bagi Anda yang belum memiliki banyak pengalaman dalam interview, katakan bahwa Anda
tidak memiliki gambaran terhadap standar perusahaan. namun, tetaplah berikan batas
minimal gaji yang Anda inginkan.
Cobalah untuk tidak menyebutkan jumlah spesifik gaji yang Anda inginkan namun katakanlah
dalam bentuk kisaran. Seperti antara 5- 10 juta, bukan jumlah spesifik seperti 7,5 juta
misalnya.
Ini juga pertanyaan yang susah dijawab, bahkan ketika sudah beberapa kali wawancara.
Selalu saja muncul pikiran jangan-jangan kekecilan atau jangan-jangan kegedean. Saran
saya, coba cari referensi dahulu sebelum mengikuti interview. Bisa tanya-tanya teman yang
bekerja di perusahaan sejenis atau cari-cari di internet. Jika tidak yakin dengan gajinya, tidak
ada salahnya menyebut kisarannya. Kecuali Anda betul-betul yakin berapa gaji yang Anda
inginkan, silakan disebut saja.
Contoh jawaban, Untuk posisi ini dengan job deskripsi demikian, saya ingin antara X Y
rupiah.
Negosisai gaji merupakan hal yang sulit dan sangat sensitif, karena hal ini mencakup salah
satu tujuan utama manusia, yakni mencari uang, beberapa interviewer menginginkan anda
mengatur standar gaji awal untuk pekerjaan ini jika perusahaan merekrut anda. Dan cara
terbaik untuk mengurangi kesensitifan dari pertanyaan ini adalah menanyakan balik "apa saja
tunjangan yang diberikan terkait dengan gaji", hal ini memberikan petunjuk bahwa Anda tidak
hanya tertarik dengan uang. Serta jangan pernah menjawab "Terserah","Suka-suka" ataupun
"Sesuai kemampuan perusahaan". Itu adalah jawaban terburuk.
Jawaban:

22. Apa target jangka panjang Anda?/ Apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda 5
tahun mendatang?
Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan
mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan
milik perusahaan.
Pertanyaan ini menjadi kunci bagi perusahaan untuk mengetahui apakah Anda seorang yang
visioner/memiliki ambisi besar atau tidak. Bisa dipastikan mereka yang memiliki mimpi besar
dalam hidup akan menjawab pertanyaan ini dengan mudah dan antusias. Namun, perusahaan
juga bisa melihat bahwa calon pekerjanya adalah orang yang tidak memiliki visi ketika ia
kebingungan dalam menjawab pertanyaan ini.
Selain itu, pertanyaan ini juga untuk menguji apa yang sebenarnya andaa inginkan dalam
hidup atau apa yang menjadi passion terbesar dalam hidup Anda.
Jawablah pertanyaan ini dengan jujur dan antusias. Ini adalah kuncinya. Pikirkan jauh-jauh
hari sebelum saat wawancara untuk mematangkan jawaban Anda.

Ini untuk mengetahui apa sebenarnya rencana jangka panjang Anda. Jangan salah jawab
dengan mengatakan 5 tahun yang akan datang akan bekerja di perusahaan lain dengan posisi
dan gaji lebih baik. Jawablah rencana 5 tahun yang akan datang jika bekerja di perusahaan
tersebut.
Contoh jawaban, 5 tahun lagi saya ingin menjadi seismic processor terbaik yang dimiliki
perusahaan ini. Sudah menjadi team leader yang bisa menangani dan mengatur proyek
pengolahan data seismik.
Jawaban:

23. Apa Target Jangka Pendek Anda?/ Apa rencana anda untuk 1 tahun kedepan?
ini kurang lebih mirip dengan pertanyaan wawancara kerja sebelumnya, hanya saja meminta
anda untuk membedakan dengan target jangka panjang
Ini adalah salah satu pertanyaan untuk menilai tingkat komitmen anda atas pekerjaan
anda, alasan lain dari pertanyaan ini adalah untuk mengetahui apakah anda adalah orang
yang mempunyai tujuan atau tidak.
Jawaban yang baik adalah jawaban yang dapat membuat interviewer berpikir bahwa tujuan
anda juga melibatkan pekerjaan terkait dalam jalur karir anda, Jawaban yang memberikan
tujuan jangka panjang akan memberikan kesan bahwa anda adalah orang yang memiliki
motivasi dan bertanggung jawab. Bentuk lain dari pertanyaan ini adalah "Apa Tujuan Kamu ke
Depannya?".
Jawaban:

24. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?/ Apakah anda menganggap diri anda
sukses?
Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang
berlebih. Jangan membuat saat wawancara merasa Anda seorang yang suka membesarbesarkan sesuatu.
Jika Anda diberi pertanyaan seperti ini, maka jawablah selalu dengan kata IYA dan antusias
untuk pertanyaan yang satu ini. Anda bisa menjelaskan terkait keberhasilan yang pernah
Anda capai dalam kehidupan Anda terutama dalam bidang karir.

25. Apakah anda ada pertanyaan untuk saya?/ "Apakah Ada Pertanyaan?"
Selalu siapkan pertanyaan anda. Ini menunjukkan antusias anda bergabung di perusahaan.
Contoh pertanyaan seperti deskripsi pekerjaan yang akan anda jalani atau proyek seperti apa
yang saat ini dikerjakan perusahaan.
Anda harus selalu pertanyaan untuk diajukan kepada pihak pewawancara. Sebab hal ini
menunjukkan antusias anda bergabung di perusahaan. Contoh pertanyaan seperti deskripsi
pekerjaan yang akan anda jalani atau proyek seperti apa yang saat ini dikerjakan perusahaan.
Ini merupakan pertanyaan yang biasa diajukan di akhir wawancara kerja, di sinilah
kesempatan anda untuk menyelesaikan wawancara dengan baik, mungkin pertanyaan
dengan kesempatan ini anda dapat memperoleh informasi tambahan, guna menunjang
pekerjaan anda jika nantinya anda di terima bekerja, dan dari sini anda juga dapat
memberikan kesan baik bagi sang interviewer kalau anda benar benar menginginkan
pekerjaan tersebut.Sebagai tambahan cobalah untuk menanyakan pertanyaan yang pintar,
bukan pertanyaan dengan jawaban singkat dan terkesan sepele. Salah satu respon terbaik
untuk pertanyaan ini yaitu dengan mencoba menanyakan kemungkinan anda untuk
mendapatkan pekerjaan tersebut, lalu berterima kasihlah untuk respon dari interviewer, tapi
jangan malu malu untuk bertanya apapun yang ada di benak anda, karena ini adalah
pekerjaan yang akan anda geluti nantinya.

1. Mengapa Anda pernah mendapatkan nilai C?


Kunci jawabannya adalah : saat kuliah saya tidak hanya menjadikan mata kuliah sebagai satusatunya tempat pembelajaran. Selain kuliah, saya juga aktif dalam beberapa kegiatan dengan
tujuan meningkatkan soft skills saya.

2. Anda sudah lulus 10 bulan yang lalu, tapi mengapa Anda belum mendapatkan
pekerjaan?
Kunci jawabannya adalah : Saya menghabiskan begitu banyak waktu tenaga dan pikiran
selama menjalani masa studi. Setelah lulus, saya sengaja mengistirahatkan diri saya sejenak
agar bisa kembali fresh dan semangat saat menjalani kehidupan baru dalam karir.

3. Mengapa Anda menginginkan pekerjaan ini?


Kunci jawabannya adalah : sebutkan kelebihan perusahaan yang membuat Anda tertarik.
Fokus pada apa yang ada di perusahaan, bukan pada kecenderungan diri Anda.